bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.124 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Reputasi Singapura sebagai tujuan aman bagi keluarga kaya asal China mulai memudar. Kondisi ini membalik arus masuk kekayaan yang sebelumnya terjadi dengan mengorbankan pusat keuangan rival seperti Hong Kong dan Jepang. Melansir CNBC.com, daya tarik Singapura bagi orang kaya China melonjak sejak 2019, saat Hong Kong diguncang gelombang protes pro-demokrasi. Ketegangan ini diperburuk oleh pengetatan Beijing dengan penerapan UU Keamanan Nasional setahun berikutnya, yang mendorong banyak keluarga China mencari jarak dari pengaruh politik pusat. Stabilitas politik, sistem hukum independen, rezim family office yang mendukung, dan penggunaan bahasa Mandarin membuat Singapura kian menarik bagi kalangan superkaya. Namun, kasus pencucian uang senilai SG$3 miliar pada 2023, yang dikenal sebagai "Fujian case", membuat otoritas memperketat aturan serta menyeleksi ulang klien-klien kaya. "Ketika kasus Fujian mencuat, banyak orang kaya asal China hengkang. Hampir semuanya pindah ke Hong Kong, Timur Tengah, maupun Jepang," ujar Ryan Lin, Direktur Bayfront Law di Singapura. Lin mencatat, pengajuan aplikasi family office dari klien China kini turun 50% dibanding 2022. Hal ini terjadi seiring berlapisnya pemeriksaan latar belakang dan semakin ketatnya regulasi baru. Otoritas Moneter Singapura (MAS) juga memperketat aturan terkait aset kripto. Mulai 2025, setiap platform yang menawarkan produk kripto hingga tokenized equities ke luar negeri wajib berlisensi, dengan syarat modal minimum SG$250 ribu serta kepatuhan AML dan manajemen risiko teknologi. "Aturan baru itu membuat para pelaku kripto hengkang. Hampir semua klien kami di sektor ini sudah angkat kaki," kata Lin. MAS menegaskan, skandal pencucian uang tidak mengubah standar regulasi mereka. "Singapura menyambut kekayaan yang sah, dan kami bekerja sama dengan lembaga keuangan untuk memastikan praktik yang sehat, efektif, dan efisien," ujar juru bicara MAS. Menurut Iris Xu, pendiri Jenga, lembaga jasa korporasi bagi klien China, efek domino kasus Fujian serta kegagalan besar seperti Three Arrows Capital dan FTX memicu pembersihan agresif oleh perbankan. Bank melakukan uji tuntas ulang, menutup rekening, hingga menolak aplikasi family office, membuat klien merasa kehilangan akses. "Hal ini menghancurkan kesabaran dan kepercayaan klien," kata Xu. "Kalau tidak diberi rekening, di mana mereka bisa berbisnis? Akhirnya dana mereka dipindahkan ke Jepang, Hong Kong, dan Dubai." Hambatan juga muncul di bidang imigrasi. Pemohon permanent residence maupun family office diwajibkan menjalani pemeriksaan mendalam, termasuk mengungkap detail keluarga yang dianggap terlalu invasif. "Dari perspektif mereka, muncul pertanyaan: Apakah saya harus mendeklarasikan anak di luar nikah hanya untuk mengelola kekayaan di Singapura?" tambah Lin. Data Henley & Partners memperkirakan arus masuk orang kaya ke Singapura turun drastis pada 2025. Hanya 1.600 jutawan yang diperkirakan masuk, jauh di bawah 3.500 orang pada 2024. Carman Chan, pendiri Click Ventures, juga mengamati pergeseran tersebut. Ia menilai banyak family office yang sebelumnya membuka bisnis di Singapura kini memilih kembali ke Hong Kong. Chan menyebut kewajiban perekrutan tenaga kerja lokal serta lamanya proses KYC menjadi kendala besar. Family office dengan dua orang staf saja wajib mempekerjakan satu tenaga lokal, yang sering kali sulit dipenuhi. "Kalau tidak ada pekerja lokal yang cukup, itu menjadi bottleneck. Anda tidak bisa serta-merta memindahkan staf dari luar negeri ke Singapura," jelas Chan. Dengan regulasi ketat dan persetujuan KYC yang bisa memakan waktu lebih dari setahun, investor kini mencari alternatif. Dubai dan Hong Kong disebut menawarkan proses yang lebih cepat dan fleksibel, sehingga menjadi destinasi baru bagi keluarga kaya China. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Singapura, AS & China Paling Getol Beri Utang ke RI, Segini Nilainya! [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Singapura, AS & China Paling Getol Beri Utang ke RI, Segini Nilainya! (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita[1] menilai langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa[2] menyalurkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia[3] (BI) ke enam bank nasional dapat membawa dampak positif bagi perekonomian. Ia menyebut kebijakan tersebut berpotensi memperkuat daya dorong sektor manufaktur yang saat ini membutuhkan likuiditas untuk menjaga aktivitas produksi. "Berkaitan dengan policy oleh Pak Purbaya, menteri keuangan kita, saya bisa menyampaikan itu angin segar bagi perekonomian, yang akan pasti banyak memberikan nilai positif bagi manufaktur Indonesia," kata Agus di Inspektorat Jenderal Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (11/9). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Kebijakan pengalihan dana ini dilakukan setelah sebelumnya dana pemerintah dalam jumlah besar tersimpan di BI. Penempatan dana tersebut di perbankan diproyeksikan menambah likuiditas dalam sistem keuangan yang selanjutnya bisa dialirkan ke pembiayaan sektor riil. Purbaya menyampaikan Rp200 triliun akan disebar ke enam bank, terdiri dari empat bank umum konvensional dan dua bank umum syariah. Ia tidak menyebutkan secara spesifik nama bank yang terlibat, namun menekankan setiap bank akan menerima dana dalam porsi yang berbeda. "Ada proporsinya beda-beda. Nanti, nanti kita atur (pembagian dana Rp200 triliun ke enam bank). Harusnya cepat. Malam ini saya tanda tangan, besok sudah masuk ke bank-bank itu," ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (11/9). Sejumlah pihak memperkirakan empat bank BUMN anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, kemungkinan termasuk dalam daftar penerima. Namun, Purbaya hanya memastikan bahwa dua dari enam bank yang ditunjuk adalah bank syariah. Langkah ini menjadi kebijakan awal Purbaya sejak dilantik sebagai bendahara negara pada 8 September lalu. Ia menyebut kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto. "Saya sudah lapor ke Presiden, 'Pak, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian'. Saya sekarang punya Rp425 triliun di BI, cash. Besok saya taruh Rp200 triliun," kata Purbaya dalam rapat dengan Komisi XI DPR, Rabu (10/9). Pengalihan dana dari BI ke perbankan dimaksudkan untuk mempercepat perputaran uang di masyarakat dan mendorong sektor usaha agar tidak terhambat oleh keterbatasan pendanaan. ====[4] (del/agt) References^ Agus Gumiwang Kartasasmita (www.cnnindonesia.com)^ Purbaya Yudhi Sadewa (www.cnnindonesia.com)^ Bank Indonesia (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Jakarta, CNBC Indonesia — Dalam sebulan terakhir anak Prajogo Pangestu, Nancy Pangestu telah melepas 2,1 miliar saham Barito Renewables Energy (BREN). Per 31 Juli 2024, perusahaan milik Nancy, Green Era memiliki 31,58 miliar atau 31.577.660.000 (23,6%). Green Era tercatat beberapa kali melepas saham BREN. Aksi teranyar dilakukan pada 10 September 2025. Perusahaan melepas 39,23 juta saham BREN, sehingga kepemilkannya turun menjadi 29,46 miliar atau 29.463.224.100 (22,02%). Sebelumnya Green Era melakukan divestasi dalam tiga tahap pada 3, 8, dan 9 September 2025 dengan total mencapai 78,67 juta lembar saham. Pada 3 September, Green Era Energy menjual 38,65 juta saham di harga Rp8.500 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp328,52 miliar. Disusul penjualan 39,23 juta saham pada 8 September di harga Rp8.350 per saham senilai Rp327,6 miliar. Lalu pada 9 September, dilepas lagi 9,79 juta saham di harga Rp8.350 per saham dengan nilai Rp81,75 miliar. "Transaksi dilakukan dengan tujuan utama untuk menambahkan free float dan likuiditas saham yang beredar," jelas manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (11/9/2025). Dalam aksi jual terbaru, belum diketahui harga yang dipakai oleh Green Era. Mengacu pada data perdagangan, BREN ditutup di level 8.550 pada 10 September 2025. Jika mengacu pada harga tersebut, perusahaan milik anak Prajogo mengantongi total Rp 355,45 miliar. Sebagai informasi, berdasarkan prospektus IPO BREN, Green Era Energy merupakan perusahaan milik Nancy Pangestu, anak dari konglomerat Prajogo Pangestu. Dia mengendalikan Green Era melalui kepemilikan saham Springhead Holdings Pte. Ltd dan juga secara langsung dengan total 84,01%. Selain Nancy, Agus Salim Pangestu dan Baritono Prajogo Pangestu, putra dari Prajogo juga masing-masing tercatat menggenggam 4,99% saham Green Era. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Tiba-Tiba Prajogo Pangestu Bersanding dengan Elon Musk [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Tiba-Tiba Prajogo Pangestu Bersanding dengan Elon Musk (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Jakarta, CNBC Indonesia — Dalam sebulan terakhir anak Prajogo Pangestu, Nancy Pangestu telah melepas 2,1 miliar saham Barito Renewables Energy (BREN). Per 31 Juli 2024, perusahaan milik Nancy, Green Era memiliki 31,58 miliar atau 31.577.660.000 (23,6%). Green Era tercatat beberapa kali melepas saham BREN. Aksi teranyar dilakukan pada 10 September 2025. Perusahaan melepas 39,23 juta saham BREN, sehingga kepemilkannya turun menjadi 29,46 miliar atau 29.463.224.100 (22,02%). Sebelumnya Green Era melakukan divestasi dalam tiga tahap pada 3, 8, dan 9 September 2025 dengan total mencapai 78,67 juta lembar saham. Pada 3 September, Green Era Energy menjual 38,65 juta saham di harga Rp8.500 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp328,52 miliar. Disusul penjualan 39,23 juta saham pada 8 September di harga Rp8.350 per saham senilai Rp327,6 miliar. Lalu pada 9 September, dilepas lagi 9,79 juta saham di harga Rp8.350 per saham dengan nilai Rp81,75 miliar. "Transaksi dilakukan dengan tujuan utama untuk menambahkan free float dan likuiditas saham yang beredar," jelas manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (11/9/2025). Dalam aksi jual terbaru, belum diketahui harga yang dipakai oleh Green Era. Mengacu pada data perdagangan, BREN ditutup di level 8.550 pada 10 September 2025. Jika mengacu pada harga tersebut, perusahaan milik anak Prajogo mengantongi total Rp 355,45 miliar. Sebagai informasi, berdasarkan prospektus IPO BREN, Green Era Energy merupakan perusahaan milik Nancy Pangestu, anak dari konglomerat Prajogo Pangestu. Dia mengendalikan Green Era melalui kepemilikan saham Springhead Holdings Pte. Ltd dan juga secara langsung dengan total 84,01%. Selain Nancy, Agus Salim Pangestu dan Baritono Prajogo Pangestu, putra dari Prajogo juga masing-masing tercatat menggenggam 4,99% saham Green Era. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Tiba-Tiba Prajogo Pangestu Bersanding dengan Elon Musk [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Tiba-Tiba Prajogo Pangestu Bersanding dengan Elon Musk (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI dengan agenda keputusan RKA Tahun 2026 Kementerian Keuangan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis 11/9/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menyalurkan dana Rp 200 triliun ke perbankan nasional mulai hari ini, Jumat (12/9/2025). Langkah ini bertujuan untuk memperkuat likuiditas bank agar penyaluran kredit semakin deras, sekaligus menjadi upaya menggerakan roda perekonomian di tengah perlambatan kredit. Berikut 5 fakta terkait kebijakan Menteri Keuangan Purbaya yang barus saja menjabat 3 hari tersebut: Sumber Dana Purbaya menegaskan Kementerian Keuangan akan menarik uang pemerintah, di antaranya Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SiLPA), yang totalnya sekitar Rp 425 triliun. SAL ini berada rekening pemerintah di BI. Dia menuturkan akan menarik Rp 200 triliun dan mengembalikannya ke sistem perekonomian. "Jadi tugas saya di sini adalah menghidupkan kedua mesin tadi, mesin moneter dan mesin fiskal. Saya sekarang punya Rp 425 triliun di BI cash. Besok saya taruh (ke sistem) Rp 200 triliun," tegasnya. Direstui Presiden Purbaya mengambil keputusan untuk mencairkan dana mengendap tersebut pada hari ketiga dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan. Dirinya pun menekankan, kebijakan ini sudah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini ditegaskan Purbaya saat ditemui di Istana Presiden. "Sudah, sudah setuju," tegas Purbaya. Purbaya menjelaskan, dana tersebut merupakan kas negara. Pemindahan dana ke perbankan bukan dalam bentuk pinjaman melainkan tambahan likuiditas agar bisa menggenjot penyaluran kredit. 6 Bank Menjadi Percobaan Pertama Adapun, enam bank tersebut a.l. empat bank Himbara, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI), dan dua bank syariah. Salah satu bank syariah tersebut adalah Bank Syariah Indonesia (BSI). Purbaya menekankan bahwa tujuan utama kebijakan tersebut adalah agar sektor swasta tetap bergerak dan tidak kekeringan likuiditas. "Itu dulu kita memastikan sektor swasta jalan nanti kita lihat butuhnya berapa lagi. Kita pelajari dampaknya," tegasnya. Menurutnya, suntikan dana tersebut akan memaksa para perbankan untuk bekerja lebih keras menggenjot penyaluran kredit agar tidak terjadi pembayaran suku bunga kepada nasabah lebih besar daripada yang diterima dari penyaluran pinjaman atau negative spread. "Mereka pintar untuk mencari proyek-proyek yang bagus untuk menyalurkan dana itu supaya tidak mengalami negative carry, negative spread. Jadi dengan cara itu, hampir pasti uang akan nyebar di sistem perekonomian dan ekonomi akan tumbuh lebih cepat. Kredit pasti akan tumbuh lebih cepat dari yang sekarang," tegasnya. Jangan Dibelikan SRBI-SBN Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, telah berbicara dengan pihak perbankan untuk tidak menggunakan dana kas negara senilai Rp 200 triliun, yang akan dipindahkan pemerintah dari BI ke sistem keuangan dalam negeri untuk membeli surat berharga, seperti SBN ataupun SRBI. "Kita sudah bicara dengan pihak bank, janganlah beli SRBI atau SBN," ucap Purbaya di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/9/2025). Dana kas negara yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) di BI itu memang ditujukan untuk mempertebal likuiditas perekonomian, seperti mendorong pertumbuhan peredaran uang primer atau M0. Oleh sebab itu, ia menekankan, dana itu harus terus disalurkan untuk menggerakkan perekonomian ke depannya, seperti dengan penyaluran kredit atau pembiayaan. "Kalau ditaruh di brankas, rugi dia. Misalnya enggak ditaruh di BI lagi ya, Rugi dia kan? Dia akan terpaksa menyalurkan dalam bentuk kredit," ucap Purbaya. "Jadi yang kita paksa adalah diberi bahan bakar supaya market mechanism berjalan sehingga mereka terpaksa menyalurkan, bukan terpaksa, yang biasanya tadi santai-santai, terpaksa berpikir lebih keras sedikit," tegasnya. Bermanfaat untuk Menumbuhkan Kredit dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Purbaya menilai selama ini ada kesalahan pengelolaan kebijakan fiskal dan moneter yang memicu kekeringan likuiditas di masyarakat sehingga menahan laju pertumbuhan ekonomi. Padahal, menurutnya, likuiditas menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi. Dia mengungkapkan kesalahan pengelolaan likuiditas ini kerap berulang. Bahkan, pada 2025, hal tersebut kembali terjadi. Pada Mei 2025, uang beredar kembali turun hingga capai 0% pada Agustus. Padahal, empat bulan pertama tahun ini, uang beredar sempat meningkat. Bahkan, tumbuh hingga 7% pada April 2025. Purbaya menjelaskan penempatan ini tidak menimbulkan biaya bagi pemerintah, tetapi secara otomatis akan memaksa bank mengelola dana tersebut agar memberikan imbal hasil. "Tapi kan bank gak akan mendiamkan uang itu, itu gak ada cost nya. Dia akan terpaksa mencari return yang lebih tinggi dari cost. Disitulah mulai pertumbuhan kerja tumbuh. Jadi saya memaksa market mekanisme berjalan dengan memberi senjata ke mereka. Inisiatif tersebut merupakan percobaan tahap awal. Purbaya menjelaskan jika skema tersebut berhasil pemerintah akan melanjutkan kebijakan tersebut secara bertahap hingga terlihat dampak signifikan terhadap perekonomian. "Ini percobaan pertama. Nanti kita akan berlanjut terus sampai kita lihat ada impact yang signifikan dari sistem," ujarnya. (haa/haa) [Gambas:Video CNBC] Next Article Gantikan Sri Mulyani, Purbaya ke Investor: Tak Ada Kebijakan Aneh-aneh [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Gantikan Sri Mulyani, Purbaya ke Investor: Tak Ada Kebijakan Aneh-aneh (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia Pasifik mayoritas bergerak naik mengikutip Bursa Wall Street. Kenaikan tersebut disebabkan oleh sentimen berkurangnya temanan inflasi dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed. Indeks acuan Jepang, Nikkei 225, naik 0,41% setelah mencapai rekor tertinggi baru pada hari Kamis. Sementara Topix bertambah 0,61%. Sedangkan Kospi Korea Selatan naik 0,83%, dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil naik 0,65%. Selanjutnya, Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,41%. Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.464, juga lebih tinggi daripada penutupan terakhirnya di 26.086,32. kepala strategi di Interactive Brokers Steve Sosnick mengatakan, ekuitas di beberapa bagian dunia telah menguat karena berkurangnya tekanan inflasi dan ekspektasi penurunan suku bunga AS mendorong sentimen investor. "Momentum dan janji untuk mendapatkan uang yang lebih mudah adalah alasan utama. Berbagai bank sentral, seperti ECB dan PBOC, telah memangkas suku bunga atau menggunakan stimulus moneter, dan sekarang The Fed kemungkinan akan bergabung," ujarnya mengutip CNBC Indonesia, Jumat (12/9). Semalam di Amerika Serikat, ketiga indeks utama ditutup menguat, karena para trader mengantisipasi bahwa pembacaan terbaru dari pengukur inflasi konsumen utama tidak akan menghalangi Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga acuan minggu depan. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 617,08 poin, atau 1,36%, pada 46.108,00, sementara indeks S&P 500 berakhir naik 0,85% pada 6.587,47. Nasdaq Composite naik 0,72% menjadi 22.043,07. Ketiga indeks utama mencetak level tertinggi intraday baru sepanjang masa pada hari perdagangan dan ditutup pada level rekor. Pembacaan CPI menunjukkan kenaikan 0,4% untuk bulan ini, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, lebih tinggi dari 0,3% yang diperkirakan para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Wall Street Rekor, Bursa Asia Mayoritas Hijau Pagi Ini [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Wall Street Rekor, Bursa Asia Mayoritas Hijau Pagi Ini (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin[1]) memperingatkan pelaku industri agar tidak melakukan praktik TKDN washing[2] karena risikonya cukup berat. Risiko mulai dari peringatan hingga pencabutan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan pengawasan merupakan bagian penting dalam reformasi tata cara sertifikasi TKDN. Ia menilai aturan yang dibuat tidak akan berjalan efektif apabila tidak dibarengi dengan pengawasan di lapangan ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Sebaik apapun aturan akan keikhlasan makna apabila ada abuse atau ada penyimpangan di lapangan. Oleh sebab itu, sebaik-baiknya aturan, kalau tidak dibarengi dengan pengawasan, maka saya khawatir itu akan menjadi problem," ujar Agus dalam konferensi pers di Itjen Kemenperin, Jakarta Selatan, Kamis (11/9). Ia menambahkan strategi pengawasan dilakukan oleh tim pengawas yang dikoordinasikan Inspektorat Jenderal Kemenperin. Pengawasan ini mencakup Lembaga Verifikasi Independen (LVI), pemegang sertifikat, hingga kementerian/lembaga dan BUMN/BUMD yang terlibat. "Sanksi tegas akan juga kami berikan terhadap pelanggaran-pelanggaran yang akan terjadi di lapangan, mulai dari peringatan, pencabutan sertifikat. Kami juga meyakini bahwa reformasi dari tata cara sertifikasi TKDN dan BMP (Bobot Manfaat Perusahaan) ini akan menghapuskan praktik TKDN washing dan pemalsuan sertifikat," kata Agus. Apa itu TKDN washing? Agus menjelaskan TKDN washing adalah kegiatannya. Sementara sertifikat palsu adalah outputnya. Ia mencontohkan ada industri besar yang mengklaim dirinya sebagai industri kecil hanya untuk mendapatkan kemudahan tertentu. "Jadi contohnya itu sederhana sekali, sebetulnya dia bukan industri kecil, bahkan dia industri besar. Dia mengakali diri sendiri, dia mengklaim dirinya sebagai industri kecil. Itu salah satu contoh kegiatan TKDN washing," jelasnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kemenperin Heru Kustanto menyamakan praktik ini dengan pencucian uang. Bedanya, yang dimanipulasi adalah status barang impor agar seolah-olah diproduksi di dalam negeri. "Misalnya TKDN washing ini memang kita memilihkan mirip seperti money laundry. Kedua, barang ini barang impor, diakal-akalin sehingga seolah-olah dia produksi dalam negeri. Padahal setelah kita cek, dia produksi di luar. Di dalam negeri hanya packaging saja. Tidak ada label-label yang serius. Itulah yang kami sebut TKDN washing," ungkap Heru. Dalam paparannya, Agus menjelaskan pelanggaran TKDN bisa terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari penyampaian dokumen yang tidak benar, pelanggaran komitmen, produksi yang tidak sesuai dengan sertifikat, hingga pemalsuan dokumen. Untuk mengatasi hal itu, sanksi yang diberlakukan mencakup rekomendasi pencabutan sertifikat TKDN, pencabutan penunjukan terhadap lembaga verifikasi, serta pemberian sanksi bagi pejabat pengadaan barang dan jasa di kementerian atau lembaga. Pengawasan sendiri dilakukan secara menyeluruh oleh tim pengawas di bawah koordinasi Inspektorat Jenderal. Lingkup pengawasan meliputi lembaga verifikasi independen, pemilik sertifikat, hingga K/L/BUMN/BUMD. ====[3] (del/pta) References^ Kemenperin (www.cnnindonesia.com)^ TKDN washing (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Meskipun investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) senilai Rp 192,1 miliar pada perdagangan Kamis (11/9/2025), sejumlah saham justru diborong. Data bursa mencatat, saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) menjadi primadona dengan aksi beli bersih asing mencapai Rp 491,9 miliar. Diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang mengantongi net buy Rp 316,2 miliar. Selain itu, beberapa saham tambang juga tak luput dari bidikan asing. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatat net buy Rp 65,6 miliar, sedangkan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) diborong Rp 37,3 miliar. Selengkapnya, berikut daftar 10 saham dengan net foreign buy terbesar kemarin: 1. PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS): Rp 491,9 miliar 2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 316,2 miliar 3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 65,6 miliar 4. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL): Rp 50 miliar 5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 37,3 miliar 6. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rp 28,5 miliar 7. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS): Rp 19,8 miliar 8. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 18,1 miliar 9. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA): Rp 18,1 miliar 10. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG): Rp 17 miliar Sementara itu, IHSG menguat 0,64% atau naik 48,90 poin ke level 7.7447,91 pada penutupan perdagangan Kamis (11/9/2025). Sebanyak 408 saham naik, 263 turun, dan 135 tidak bergerak. Nilai transaksi tergolong ramai atau mencapai Rp 18,43 triliun yang melibatkan 33,15 miliar saham dalam 1,97 juta kali transaksi Mayoritas sektor perdagangan bergerak di zona hijau, dengan penguatan terbesar dicatatkan oleh sektor finansial, kesehatan dan barang baku. Sedangkan hanya sektor energi, teknologi, properti dan konsumer non primer yang mengalami pelemahan. Saham emiten perbankan BUMN tercatat menjadi penggerak utama IHSG. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article 10 Saham Pilihan Asing Kala IHSG Menguat [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article 10 Saham Pilihan Asing Kala IHSG Menguat (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Pemerintah akan mengucurkan dana tabungan senilai Rp 200 triliun kepada enam bank hari ini, Jumat (12/9/2025). Hal ini diharapkan akan menjadi bahan bakar perbankan untuk menyalurkan kredit dan pembiayaan. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menilai langkah strategis pemerintah dalam menempatkan dana di perbankan dapat memberikan tambahan ruang likuiditas sekaligus memperkuat fungsi intermediasi. Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan kebijakan ini diharapkan mampu mendorong penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang menjadi prioritas pemerintah. "BNI menyambut baik setiap kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Penempatan dana di perbankan tentu akan menambah ruang likuiditas dan menjadi stimulus positif dalam mendukung pembiayaan di sektor riil," ujar Okki dalam keterangan resmi, Jumat (12/9/2025). Okki menegaskan, BNI berkomitmen menyalurkan kredit secara sehat dan produktif, selaras dengan agenda pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Meski demikian, ia menilai efektivitas kebijakan ini tetap bergantung pada aturan teknis dan implementasi lebih lanjut dari regulator. Beberapa aspek yang perlu kejelasan mencakup skema penempatan dana, tata kelola, jangka waktu, mitigasi risiko, serta prioritas penyaluran ke sektor tertentu. Kebijakan penarikan dana excess reserve ini sendiri dipandang sebagai langkah tepat untuk memperkuat intermediasi perbankan dan mendukung akselerasi pemulihan ekonomi nasional. Dengan likuiditas yang lebih kuat, bank diyakini akan lebih agresif dalam mendanai proyek strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam kesempatan berbeda Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan perusahaan akan menunggu lebih lanjut rencana pemerintah tersebut. "BRI berkomitmen untuk terus bekontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Nasional, baik melalui penyaluran kredit secara prudent di sektor-sektor produktif serta melalui berbagai dukungan terhadap program pemberdayaan lainnya," katanya. Sebagai informasi, hingga akhir Juni 2025, penyaluran kredit BRI mampu tumbuh 6,0% YoY menjadi sebesar Rp1.416,6 triliun. Dari total kredit yang disalurkan tersebut, segmen UMKM mengambil porsi 80,32%. Terpisah, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) Nixon L. P. Napitupulu mengatakan tambahan likuiditas akan menciptakan ruang yang lebih longgar bagi bank. Menurutnya, kondisi ini bisa menekan ketatnya kompetisi bunga dana (cost of fund) dan mendorong bank untuk lebih agresif menyalurkan kredit. "Bagus dong memperbaiki likuiditas perbankan, sehingga sedikit longgar. Perang suku bunga dana pasti akan menurun dan perbankan pasti akan mencari jalan menaikkan pertumbuhan kredit agar dana tadi bisa optimal. Kalau BTN kan ingin naikkan dari 8% ke 10%. Cuma kan ini berpacu dengan waktu, dibutuhkan kecepatan keputusan juga," ujar Nixon kepada CNBC Indonesia, Kamis (11/9/2025). Sementara itu, Corporate Secretary PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Wisnu Sunandar juga mengapresiasi kebijakan tersebut. Ia menilai, penempatan dana pemerintah akan memperkuat likuiditas bank di tengah kondisi pasar yang ketat. "Sebagai bank yang juga mendapat amanah men-support program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih, penyaluran rumah bersubsidi, dan program Makan Bergizi Gratis, tentu dana ini akan kembali kepada rakyat dalam bentuk fasilitas pembiayaan melalui bank sehingga diharapkan dapat berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat," kata Wisnu. Ia menambahkan, sejauh ini kinerja BSI masih solid dan berkelanjutan. "Hingga Mei 2025, BSI masih dapat menumbuhkan pembiayaan dobel digit," tutupnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan Purba Yudhi Sadewa mengumumkan langkah besar usai dilantik sebagai Bendahara Negara oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin lalu (8/9/2025). Kebijakan yang akan ditempuh ini diungkapkannya di dalam rapat kerja dengan Komisi XI, DPR RI, Rabu (10/9/2025). Dia menegaskan akan memperbaiki koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas perekonomian Indonesia. Dia mengungkapkan kesalahan pengelolaan likuiditas ini kerap berulang. Bahkan, pada 2025, hal tersebut kembali terjadi. Pada Mei 2025, uang beredar kembali turun hingga capai 0% pada Agustus. Padahal, empat bulan pertama tahun ini, uang beredar sempat meningkat. Bahkan, tumbuh hingga 7% pada April 2025. Tidak ingin kesalahan ini terulang kembali, Purbaya menegaskan Kementerian Keuangan akan menarik uang pemerintah, di antaranya Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SiLPA), yang totalnya sekitar Rp 425 triliun. SAL ini berada rekening pemerintah di BI. Dia menuturkan akan menarik Rp 200 triliun dan mengembalikannya ke sistem perekonomian. "Jadi tugas saya di sini adalah menghidupkan kedua mesin tadi, mesin moneter dan mesin fiskal. Nanti saya mohon restu dari parlemen untuk saya menjalankan tugas itu. Langkah pertama sudah kami jalankan. Saya sudah lapor ke presiden, Pak, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian. Berapa?," katanya "Saya sekarang punya Rp 425 triliun di BI cash. Besok saya taruh (ke sistem) Rp 200 triliun," tegasnya. Dia pun mewanti-wanti BI, jika uang Rp 200 triliun sudah berada di sistem perekonomian, jangan diserap lagi uangnya. "Kalau itu masuk ke sistem dan saya nanti sudah minta ke bank sentral jangan diserap uangnya. Biar aja kalian dengan menjalankan kebijakan moneter, kami dari sisi fiskal yang menjalankan sedikit. Tapi nanti mereka juga akan mendukung. Artinya ekonomi akan bisa hidup lagi," kata Purbaya. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Kredit Bank Lesu, OJK Beberkan Tiga Kondisi [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Kredit Bank Lesu, OJK Beberkan Tiga Kondisi (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Bisakah Gebrakan Rp200 T Purbaya Buat Rakyat Gampang Cari Kerja?
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa[1] langsung menggebrak usai dilantik Presiden Prabowo Subianto[2] pada Senin (8/9) lalu. Tak lama setelah dilantik, ia menyatakan akan membongkar celengan negara yang berada di BI untuk mendongkrak ekonomi yang belakangan ini lesu. Purbaya menyebut selama ini pemerintah punya celengan Rp425 triliun di BI ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dana yang berasal dari hasil pungutan pajak dan sumber penerimaan negara lain itu hanya dibiarkan mengendap dan tidak bisa diakses perbankan. Akhirnya, sistem keuangan dalam negeri kering, ekonomi melambat dan orang Indonesia susah mencari kerja. "Sistem finansial kita agak kering, makanya ekonominya melambat, makanya dalam 1-2 tahun terakhir orang susah cari kerja dan lain-lain, karena ada kesalahan kebijakan di situ, moneter dan fiskal," kata Purbaya dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (10/9). Purbaya mengatakan sudah lapor ke bosnya untuk memanfaatkan itu dan sudah direstui. "Saya sudah lapor ke Presiden (Prabowo), 'Pak, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian'. Saya (Kementerian Keuangan) sekarang punya Rp425 triliun di BI, cash. Makanya saya taruh Rp200 triliun," ungkap Purbaya. Lalu tepatkah kebijakan itu. Bisakah juga kebijakan itu membuat rakyat mudah cari kerja lagi? Pengamat perbankan sekaligus Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan mengamini penyaluran Rp200 triliun ke enam bank akan menambah likuiditas bank. Ia mengatakan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (loan to deposit ratio/LDR) bank-bank milik negara sudah di atas 90 persen. Menurutnya, kehadiran suntikan dana itu baik karena akan menambah ruang bank untuk menyalurkan kredit. "Dengan adanya tambahan likuiditas tersebut, maka dapat mendorong bank untuk menyalurkan kredit yang dapat mendorong pergerakan ekonomi serta harapannya adalah dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan daya beli masyarakat," kata Trioksa kepada CNNIndonesia.com, Jumat (12/9). Meski demikian, Trioksa memberi sejumlah catatan terhadap kebijakan Purbaya itu. Ia mengingatkan kebijakan ini tidak bisa berdiri sendiri. Pemerintah, ucapnya, perlu memastikan kemudahan dan kepastian investasi dan usaha. Menurutnya, penciptaan lapangan kerja hanya bisa terwujud bila suntikan Rp200 trililiun ke bank didukung iklim usaha yang baik. Trioksa menilai kesuksesan kebijakan ini memang juga bergantung pada kondisi perekonomian global. Akan tetapi, ia melihat kebijakan Purbaya ini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Bila kondisi global terkendali, harapannya bisa sesuai prediksi Pak Menkeu bisa di atas 5 persen atau bahkan menyentuh 6 persen di tahun-tahun mendatang, yang terpenting adalah bagaimana kebijakan tersebut dapat meningkatkan daya beli masyarakat," ucapnya. Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Syafruddin Karimi mengatakan dampak penempatan dana pemerintah memang pernah terbukti menggandakan kredit pada periode 2020-2021. Saat itu pemerintah melakukan penempatan dana Rp66,99 triliun ke bank. Dana memicu sekitar Rp382-387 triliun kredit. Artinya kata Syarifuddin, injeksi dana yang besar dengan tata kelola dan target sektor yang ketat berpotensi mengungkit pembiayaan beberapa kali lipat. Dengan begitu, serapan tenaga kerja juga bisa meningkat terutama di sektor konstruksi dan rantai pasok bahan bangunan yang menyerap jutaan pekerja. Kemudian, serapan tenaga kerja juga terjadi UMKM yang menyumbang porsi dominan pekerjaan nasional. "Sehingga akses kredit murah cepat berubah menjadi perekrutan karyawan, pembelian bahan baku, dan perluasan kapasitas usaha," katanya. Agar dampak kebijakan tersebut maksimal, sambungnya, pemerintah perlu menetapkan multiplier minimum atas dana yang ditempatkan, pelaporan berkala realisasi kredit dan indikator tenaga kerja, serta clawback jika target tidak tercapai. "Dengan arsitektur seperti ini, injeksi Rp200 triliun bukan hanya mempercantik neraca bank, melainkan mendorong proyek baru, memperluas usaha, dan menciptakan lapangan kerja secara terukur," katanya. Ia menambahkan dampak penyebaran uang Rp200 triliun ke ekonomi dan penciptaan lapangan kerja memang tidak instan. Tapi juga katanya, tidak perlu waktu bertahun-tahun untuk melihat dampaknya. "Ketika pemerintah memindahkan dana ke bank dan BI tidak menyerap balik, likuiditas mengembang dalam hitungan hari; 2-8 minggu kemudian biaya dana dan suku bunga kredit mulai turun; pada bulan kedua-ketiga penyaluran kredit tampak nyata di KPR, modal kerja, dan koperasi; dalam 1-2 triwulan proyek perumahan, konstruksi, serta UMKM mendorong perekrutan; dan dampak makro ke PDB cenderung memuncak pada horizon 3-6 triwulan," katanya. Agar garis waktu ini terjadi katanya, pemerintah wajib mengikat dana pada output melalui kuota sektoral dan wilayah. Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira meminta Purbaya agar memastikan betul bank menggunakan suntikan Rp200 triliun dengan baik. Bhima berpendapat memindahkan Rp200 triliun dari BI ke enam bank belum tentu mendorong ekonomi. Ia menyoroti potensi uang itu dibelikan surat berharga negara (SBN) oleh bank. "Kalau bank himbaranya parkir dana di SBN, sama saja, itu namanya keluar kantong kanan, pindah kantong kiri, bukan pompa likuiditas ke masyarakat," ucap Bhima. Ia juga mengingatkan agar uang tersebut tidak dipakai membiayai program pemerintah tinggi risiko, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Bhima menyarankan Purbaya menerbitkan peraturan menteri keuangan (PMK) khusus untuk ini. Aturan itu dibuat untuk membatasi penggunaan suntikan Rp200 triliun oleh bank agar benar-benar masuk ke sektor riil. Bhima juga menyarankan Purbaya mendorong bank untuk memakai uang itu mendanai sektor energi baru terbarukan (EBT). Selain sesuai dengan visi Prabowo mewujudkan 100 persen EBT 10 tahun ke depan, sektor ini juga dinilai bakal menciptakan lapangan kerja. "Sektor energi terbarukan itu punya andil mendorong 19,4 juta green jobs dalam 10 tahun ke depan, tapi selama ini bank Himbara kurang dari 1 persen porsi penyaluran kredit ke sektor energi terbarukan. Peralihan dana kas pemerintah dari BI ke Himbara jadi momentum transisi ke motor ekonomi yang prospektif," ujar Bhima. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny Sasmita meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhati-hati menarik Rp200 triliun dari BI dan menaruhnya di bank. Ia mempertanyakan apakah selama ini perlambatan ekonomi disebabkan likuiditas yang ketat. Ronny khawatir teori yang diungkap Purbaya tak sesuai dengan kondisi sebenarnya. "Kalau permintaan kreditnya yang lemah, justru ini nanti bank yang kebingungan buat mencari cuan. Kalau dipaksakan, tentu berisiko. Untuk membuatnya bekerja, mau tak mau BI rate ditekan lagi ke bawah," kata Ronny. [Gambas:Photo CNN][3] "Masalahnya, kalau suku bunganya terlalu rendah, sementara kondisi ekonomi riil masih berisiko, risikonya juga bertambah," ucapnya, Ronny menilai kebijakan ini memang inovatif. Purbaya dinilai menggabungkan kebijakan moneter dengan fiskal. Meski demikian, Ronny mempertanyakan sebenarnya uang yang selama ini diendapkan di BI itu untuk apa. Ia mengingatkan agar pemerintah tak justru menggunakan uang tidak sesuai peruntukan. "Cuma masalahnya, kalau itu duit pemerintah yang mestinya disalurkan via fiscal policy jadinya masuk ke ranah moneter. Padahal yang harusnya belanja itu pemerintah, tapi diminta bank yang salurkan. Proses Intermediasinya jadi panjang," ujarnya. ====[4] Tetap Ada Risiko Mengintai Bongkar Celengan Negara Rp200 T di BI --[5] References^ Purbaya Yudhi Sadewa (www.cnnindonesia.com)^ Prabowo Subianto (www.cnnindonesia.com)^ [Gambas:Photo CNN] (cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)^ -- (www.cnnindonesia.com)Sumber -
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menegaskan komitmennya mendukung program prioritas pemerintah, khususnya agenda hilirisasi nasional. Hingga Juni 2025, kredit Bank Mandiri ke sektor hilirisasi mineral tercatat mencapai Rp 35,75 triliun, tumbuh 15,65% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 30,91 triliun. Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara mengatakan pembiayaan tersebut disalurkan untuk pengembangan smelter nikel, tembaga, aluminium, hingga refinery emas. Ia menegaskan, pertumbuhan kredit ini tetap diiringi dengan kualitas pembiayaan yang terjaga. "Sinergi ini merupakan bentuk komitmen Bank Mandiri untuk mendukung agenda hilirisasi nasional, meningkatkan ketahanan energi, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi kerakyatan," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (12/9/2025). Ashidiq optimistis percepatan hilirisasi dapat memberi dampak luas bagi perekonomian. Tak hanya meningkatkan nilai tambah sumber daya alam (SDA), hilirisasi juga akan membuka lapangan kerja baru, memperkuat diversifikasi ekonomi, hingga menekan ketergantungan ekspor bahan mentah. Dukungan Bank Mandiri ini juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo, terutama terkait industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kedaulatan ekonomi melalui hilirisasi SDA. "Kami optimis hilirisasi akan menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bank Mandiri akan konsisten mendukung sektor prioritas ini dengan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang baik," tambahnya. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan 26 sektor komoditas sebagai prioritas hilirisasi, meliputi mineral, migas, perikanan, pertanian, perkebunan, hingga kehutanan. Sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi menuju kemandirian dan daya saing global. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Nasabah Prioritas Bank Mandiri Minimal Saldo Rp1 M, Ini Keuntungannya! [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Nasabah Prioritas Bank Mandiri Minimal Saldo Rp1 M, Ini Keuntungannya! (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Pajak warisan[1][2] menjadi sorotan publik setelah mantan personel Trio Kwek Kwek[3] Leony[4] Vitria Hartanti mengeluhkannya di media sosial. Leony curhat ia terkena pajak puluhan juta rupiah saat hendak mengurus balik nama rumah warisan ayahnya. Ia berkata mendiang ayahnya tak memberi surat waris atas rumah itu. "Jadi, kalau misalnya gue mau ganti nama rumah yang atas nama bokap gue terus ganti nama gue, gue tuh kena pajak waris yang harus gue bayar lagi itu 2,5 persen dari nilai rumahnya," kata Leony melalui akun Instagram @leonyvh, Senin (8/9). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Which is gue harus ngeluarin duit puluhan juta lagi cuman buat balik nama doang," imbuhnya. Sebenarnya, bagaimana aturan pajak warisan? Merujuk Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), tanah dan/atau bangunan warisan bukan objek pajak. Meski demikian, tanah dan bangunan warisan harus memenuhi sejumlah syarat agar tidak kena pajak penghasilan (PPh). Pertama, aset itu harus sudah dilaporkan dalam surat pemberitahuan (SPT) tahunan pewaris. Pewaris juga harus melunasi semua pajak terutang atas aset tersebut. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-8/PJ/2023 juga menyebut ahli waris harus memiliki surat keterangan bebas pajak penghasilan (PPh). Jika syarat-syarat itu tak dipenuhi, maka tanah dan bangunan warisan tetap menjadi objek pajak. Maka, ahli waris tetap dikenakan PPh 2,5 persen dari nilai tanah atau bangunan yang diwariskan. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) Rosmauli menjelaskan ada dua kategori subjek pajak. Pertama, subjek pajak warisan belum terbagi. Kewajiban perpajakan bagi subjek ini hanya muncul dalam hal atas warisan yang belum terbagi tersebut menghasilkan penghasilan kena pajak. Ia mencontohkan rumah warisan yang disewakan. Karena menghasilkan penghasilan dari uang sewa, maka pewaris ataupun ahli waris wajib membayarnya terlebih dulu. "Apabila rumah tersebut telah dibagikan dan menjadi milik ahli waris, rumah atas warisan tersebut dikenakan pajak penghasilan yang berupa PPh Final dan akan terutang pada saat ahli waris akan melakukan balik nama sertifikat atas tanah dan/ atau bangunan atas warisan tersebut," kata Rosmauli kepada CNNIndonesia.com, Kamis (11/9). Kategori kedua warisan yang sudah terbagi. Menurut Rosmauli, kategori ini sebenarnya terkena pajak hingga 2,5 persen dari nilai rumah dan/atau bangunan. Meski demikian, rumah dan/atau bangunan warisan bisa bebas dari PPh. "Rumah atau tanah warisan dapat diberikan pembebasan PPh Final tersebut apabila ahli waris memiliki Surat Keterangan Bebas (SKB) PPh atas pengalihan tanah dan/atau bangunan atas waris sesuai pasal 3 ayat (1) huruf d PER-8/PJ/2023," kata Rosmauli. ====[5] (dhf/pta) References^ Pajak (www.cnnindonesia.com)^ warisan (www.cnnindonesia.com)^ Trio Kwek Kwek (www.cnnindonesia.com)^ Leony (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Foto: Pergerakan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia — Dana asing masih mengalir keluar dari pasar modal Tanah Air, meskipun dalam dua hari perdagangan terakhir Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau. Pada perdagangan kemarin, Kamis (11/9/2025), net foreign sell mencapai Rp 192,1 miliar. Asing tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 6,58 triliun dan jual Rp 6,77 triliun. Bank Mandiri (BMRI) dan BCA (BBCA) menjadi saham dengan net sell asing terbesar. BMRI mencatat net foreign sell Rp 466,4 miliar di tengah sentimen positif terhadap emiten bank pelat merah. Pada perdagangan kemarin, BMRI naik 1,82% ke level 4.480. Di posisi kedua, BBCA membukukan net sell asing Rp 416 miliar. Saham BBCA naik paling mini dibandingkan dengan tiga saham bank jumbo lain, yakni 0,64% ke level 7.850. Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin: 1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 466,4 miliar 2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 416 miliar 3. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN): Rp 84,5 miliar 4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 41,7 miliar 5. PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA): Rp 39 miliar 6. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF): Rp 36,1 miliar 7. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk: Rp 35,9 miliar 8. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 30,5 miliar 9. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA): Rp 29,3 miliar 10. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 22,5 miliar Sementara itu, IHSG menguat 0,64% atau naik 48,90 poin ke level 7.7447,91 pada penutupan perdagangan Kamis (11/9/2025). Sebanyak 408 saham naik, 263 turun, dan 135 tidak bergerak. Nilai transaksi tergolong ramai atau mencapai Rp 18,43 triliun yang melibatkan 33,15 miliar saham dalam 1,97 juta kali transaksi Mayoritas sektor perdagangan bergerak di zona hijau, dengan penguatan terbesar dicatatkan oleh sektor finansial, kesehatan dan barang baku. Sedangkan hanya sektor energi, teknologi, properti dan konsumer non primer yang mengalami pelemahan. Saham emiten perbankan BUMN tercatat menjadi penggerak utama IHSG. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Asing Banyak Lepas Saham Ini Jelang Libur Panjang [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Asing Banyak Lepas Saham Ini Jelang Libur Panjang (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa[1] mengguyur 6 bank duit[3][2] negara Rp200 triliun Jumat (12/9) ini. Dana negara itu selama ini mengendap di Bank Indonesia (BI). Purbaya membocorkan enam yang akan diguyur dana pemerintah. Mereka terdiri dari empat bank umum konvensional dan dua bank umum syariah. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Ada (bank) syariah dua," jelas Purbaya usai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Kamis (11/9). Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) beranggotakan empat bank BUMN yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Purbaya tak mengungkap jelas bank konvensional dan syariah mana saja yang bakal 'kecipratan' duit Rp200 triliun. Ia hanya menegaskan porsi dana yang akan disimpan di tiap bank akan berbeda-beda. "Ada proporsinya beda-beda. Nanti, nanti kita atur (pembagian dana Rp200 triliun ke 6 bank). Harusnya cepat (proses pemindahan dana pemerintah dari Bank Indonesia). Malam ini (Kamis) saya tanda tangan, besok sudah masuk ke bank-bank itu," tegas Sang Menkeu. Pengalihan dana pemerintah dari BI menjadi langkah pertama Purbaya untuk membalikkan perekonomian Indonesia yang lesu. Menkeu yang baru dilantik pada Senin (8/9) itu mengklaim sudah melapor langsung dan mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto untuk mengeksekusi rencana tersebut. "Saya sudah lapor ke Presiden (Prabowo), 'Pak, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian'. Saya (Kementerian Keuangan) sekarang punya Rp425 triliun di BI, cash. Besok saya taruh Rp200 triliun," kata Purbaya dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (10/9). "Begitu saya masuk ke (Kementerian) Keuangan, sebelumnya sudah kita lihat, bahwa sistem finansial kita agak kering. Makanya ekonominya melambat, makanya dalam 1 tahun-2 tahun terakhir orang susah cari kerja dan lain-lain. Karena ada kesalahan kebijakan di situ, moneter dan fiskal," imbuhnya usai rapat. Pemerintah memang memarkir dana di BI. Dana 'nganggur' itu di antaranya sisa anggaran lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SILPA). ====[4] (skt/agt) References^ Purbaya Yudhi Sadewa (www.cnnindonesia.com)^ bank (www.cnnindonesia.com)^ duit (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG[1]) diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat (12/9). Founder WH-Project William Hartanto melihat pasar saham kembali bergerak positif seiring sentimen yang disebut sebagai "Purbaya effect". Penguatan indeks terlihat setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelontorkan stimulus Rp200 triliun ke bank-bank Himbara yang mulai berlaku hari ini. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Euforia memang sempat memicu panic buying pada saham-saham perbankan, meski masih dibayangi tekanan jual sehingga IHSG hanya ditutup naik tipis 0,64 persen," ujar William dalam riset hariannya. Secara teknikal, candlestick IHSG pada perdagangan kemarin berhasil menembus level MA5. Jika posisi ini bertahan, ia mengatakan indeks berpotensi melanjutkan tren penguatan dalam waktu dekat. Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.700 dan resistance 7.800 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni HRUM, JPFA, ANRM, dan BBTN. Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai IHSG pada perdagangan kemarin gagal menembus garis SMA-20 dan resisten Fibonacci di level 7.841. Kondisi ini memunculkan potensi koreksi menuju 7.600. "Meski ada peluang koreksi, IHSG tetap bisa kembali positif apabila penutupan harian mampu bertahan di atas garis SMA-20," ujar Ivan dalam riset hariannya. Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.534, 7.460, 7.383, dan 7.233, dan resistance 7.841, 7.923, 8.025, dan 8.102 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, ANTM, BBNI, BBRI, dan BRPT. IHSG ditutup di level 7.747 pada Kamis (11/9) sore. Indeks saham menguat 48,89 poin atau naik 0,64 persen dari perdagangan sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp18,62 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 33,17 miliar saham. Pada penutupan kemarin, 408 saham menguat, 263 terkoreksi, dan 135 stagnan. ====[2] (del/sfr) References^ IHSG (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah mempercepat upaya menuju swasembada pangan, salah satunya pada komoditas strategis gula. Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyusun Roadmap Swasembada Gula Nasional dengan target swasembada gula konsumsi pada 2028, serta swasembada total, termasuk kebutuhan industri dan bioetanol, pada 2030. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menilai target tersebut bisa dicapai lebih cepat berkat dukungan politik yang kuat dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Strategi yang ditempuh adalah pembenahan menyeluruh dari hulu hingga hilir, mulai dari benih, tanam, hingga hilirisasi. "Juga sistem penjualan supaya lebih baik dan menguntungkan petani. Logikanya sederhana, kalau petani untung, mereka akan terus menanam. Sebaliknya, kalau rugi, mereka jera. Karena itu kami dorong sistem distribusi dan hilirisasi yang lebih adil," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/9). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dalam rangka mengatasi kendala permodalan yang selama ini dihadapi petani, pemerintah menyiapkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus tebu rakyat. Skema ini memberikan kemudahan akses modal baik untuk kebutuhan operasional maupun investasi. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Andi Nur Alam Syah, menyatakan dukungan pembiayaan ini menjadi salah satu kunci untuk mempercepat swasembada gula. "Program swasembada gula tidak hanya bicara soal lahan dan produksi, tetapi juga kepastian modal bagi petani. Dengan KUR khusus yang lebih fleksibel dan pro-petani, kami yakin semangat petani tebu akan semakin meningkat," kata dia. Pemerintah juga telah menerbitkan Permenko Nomor 12 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2022 mengenai Pedoman Pelaksanaan KUR. Regulasi ini memberikan relaksasi kebijakan KUR reguler maupun KUR khusus untuk sektor pertanian, tebu rakyat. Pada kesempatan terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, menegaskan dukungan penuh pemerintah dalam memperkuat program kemandirian pangan, termasuk lewat penguatan pembiayaan tebu rakyat. "Sesuai amanat Presiden Prabowo dalam mencapai program prioritas kemandirian pangan dan pertumbuhan ekonomi 8%, tentu butuh dukungan kebijakan. Salah satunya adalah support pemerintah untuk program tebu rakyat," ucapnya. Ferry menambahkan, ada beberapa relaksasi yang diberikan. Pertama, suku bunga flat 6% tanpa batasan akses dan tanpa bunga berjenjang. Kedua, offtaker atau pembeli hasil panen dapat menyampaikan calon debiturnya yang masuk kategori khusus. KUR khusus tebu memberikan plafon kredit hingga Rp500 juta dengan bunga 6% efektif per tahun. Skema ini tidak mengenakan bunga gradual dan tidak membatasi akses berulang selama petani memiliki mitra usaha atau offtaker. Keunggulan lain adalah petani dapat mengakses KUR tanpa agunan tambahan karena offtaker bertindak sebagai penjamin (avalis). Hal ini tentunya sangat meringankan beban petani yang selama ini kesulitan menyediakan jaminan kredit. Direktur Pembiayaan Pertanian, Purwanta, menilai skema ini memberikan kepastian usaha bagi petani. "Relaksasi KUR khusus tebu ini membuka akses pembiayaan yang lebih mudah. Petani tidak lagi terbebani agunan tambahan, cukup dengan kemitraan offtaker. Ini sekaligus menjamin adanya pasar dan kepastian harga bagi petani," tegas dia. Kementan optimistis target swasembada gula dapat tercapai lebih cepat melalui pendekatan yang komprehensif. Kombinasi perbaikan dari hulu hingga hilir, dukungan pembiayaan yang memadai, dan sinergi antar kementerian diharapkan dapat mempercepat pencapaian kemandirian gula nasional. (rir) Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkapkan mayoritas terlapor dalam perkara dugaan kartel pinjaman online (pinjol) menolak Laporan Dugaan Pelanggaran (LDP) yang disampaikan oleh tim investigator. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Deswin Nur, menjelaskan penolakan disampaikan dalam sidang majelis komisi dengan agenda penyampaian tanggapan para terlapor terhadap LDP serta daftar alat bukti berupa surat, dokumen, maupun saksi/ahli. Adapun sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Rhido Jusmadi bersama seluruh anggota majelis, dan digelar di Kantor KPPU Jakarta, Kamis (11/9). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Para Terlapor dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait Layanan Pinjam-Meminjam Uang atau Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (Fintech P2P Lending) di Indonesia menolak Laporan Dugaan Pelanggaran (LDP) yang disampaikan Investigator KPPU," kata Deswin. Daswin melanjutkan, penolakan tersebut disampaikan oleh 95 terlapor secara tertulis. Sementara satu terlapor baru menyampaikan tanggapan secara lisan di hadapan majelis. "Menyampaikannya secara lisan di depan persidangan dan berkomitmen akan menyerahkan tanggapan tertulis dimaksud paling lambat Senin 15 September 2025 jam 08.30 WIB," ujarnya. Ia menambahkan, masih ada satu terlapor yang sama sekali tidak hadir tanpa memberikan keterangan hingga sidang berakhir. Kondisi ini, kata Deswin, akan dicatat majelis sebagai bagian dari proses persidangan. "Paska sidang ini, Majelis Komisi akan mempelajari tanggapan tertulis Para Terlapor atas LDP, dan akan melanjutkan sidang pada 15 hingga 18 September 2025 dengan agenda pemeriksaan alat bukti terlapor (Inzage)," katanya. (inh) Sumber
-
Foto: Seorang konsumen membeli emas Logam Mulia di Butik Emas di Galeri 24, Jakarta, Senin (2/6/2025). Harga emas Logam Mulia produksi PT Antam Tbk, kembali terbang pada hari ini. (CNBC Indonesia/Trisusilo) Jakarta, CNBC Indonesia - PT Antam Tbk mendapat berkah dari demand emas yang tinggi yang menyebabkan melonjaknya harga emas dunia dan domestik. Hal tersebut tercermin dari capaian kinerja keuangan emiten dengan kode bursa ANTM tersebut sepanjang semester pertama 2025. Antam berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp5,14 triliun sepanjang periode Januari hingga Juni 2025 atau tumbuh 240% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya pada 2024 yakni sebesar Rp1,51 triliun. Laba yang dikantongi oleh perseroan didorong oleh tingkat pendapatan yang melonjak signifikan yakni 154,51% year-on-year/yoy. Pendapatan perseroan per Juni mencapai Rp59,02 triliun rupiah. Peningkatan tersebut signifikan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu Yaitu Rp 23,19 triliun rupiah, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ANTAM, Arianto Sabtonugroho Rudjito dalam Public Expose 2025 yang digelar oleh BEI mengatakan bahwa kontributor pendapatan utama Antam adalah dari bisnis logam mulia. "Sektor emas itu menjadi penyumbang terbanyak atau sekitar 84% dari pendapatan perseroan. Kemudian diikuti dengan kontribusi dari sektor nikel, yaitu 13%," ujar Arianto. Pada enam bulan pertama 2025, penjualan emas mencapai Rp49,54 triliun atau 84% dari total penjualan Perusahaan, tumbuh 163% dari Rp18,83 triliun pada 2024. Volume penjualan emas juga meningkat 84% menjadi 29.305 kg. Peningkatan kinerja emas didorong oleh tingginya permintaan domestik serta optimalisasi kanal digital. Aplikasi ANTAM Logam Mulia yang diluncurkan pada Maret 2025 terbukti efektif mendorong penjualan ritel secara signifikan. Seperti diketahui, sepanjang semester pertama 2025 harga emas dunia yang menjadi acuan mengalami peningkatan harga yang luar biasa. Berdasarkan data Refinitiv harga emas spot global telah meningkat 25,8% sepanjang semester pertama 2025. (ras/fsd) [Gambas:Video CNBC] Next Article Video: Direktur Antam Buka Alasan Harga Emas Terus Naik, Bisa Lanjut? [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Video: Direktur Antam Buka Alasan Harga Emas Terus Naik, Bisa Lanjut? (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina[1] (Persero) membukukan pendapatan[2] sebesar Rp672 triliun per Juli 2025, meski di tengah tekanan penurunan harga minyak dunia. Direktur utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius mengatakan kinerja keuangan tetap positif di tengah berbagai tantangan karena berbagai upaya yang dilakukan perseroan di paruh awal tahun ini. "Pertamina menjaga kinerja keuangan tetap positif hingga Juli 2025, meskipun menghadapi penurunan parameter yang signifikan pada harga minyak mentah, diesel atau solar, dan kurs dolar AS dibandingkan dengan periode 2024," ujar Simon dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI, Kamis (11/9). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Penerimaan ini sejalan dengan kontribusi perseroan kepada negara melalui pajak, dividen dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yang tercatat paling tinggi di antara perusahaan Badan Usaha Milik negara (BUMN) lainnya. "Hingga Juli 2025, kontribusi tersebut telah mencapai Rp225,6 triliun, menjadikan Pertamina sebagai penyumbang dividen terbesar untuk Danantara, sekaligus BUMN kontributor pajak terbesar," jelasnya. Dari sisi operasional, Pertamina mencatat beberapa capaian, di antaranya, temuan cadangan migas baru sebesar 724 juta barrel oil equivalent di wilayah Kerja Rokan. Kedua, produksi sustainable aviation fuel pertama di Asia Tenggara dengan kapasitas 9 ribu barel per hari. Ketiga, proyek revitalisasi tanki Arun dengan kapasitas 127.200 m³, yang ditargetkan selesai pada 2025. Keempat, pengoperasian pembangkit listrik tenaga panas bumi Lumut Balai dengan kapasitas 800 GWh. Kelima, meluncurkan Pertamax Green 95 di 160 outlet dengan volume penjualan 4,83 ribu kiloliter sampai dengan Juli 2025. "Dan tentunya, target untuk penyelesaian RDMP Balikpapan, kami usahakan akan mulai start pada 10 November 2025, dan diharapkan pada 17 November 2025 sudah beroperasi dengan kapasitas yang minimal," terangnya. Selain itu, Pertamina juga berkomitmen untuk terus mendorong program pemerintah, antara lain melalui pengadaan BBM Satu Harga di 573 titik dengan total volume penyaluran sebesar 2,6 juta kiloliter, Pertalite, LPG 3 kg hingga program lain seperti diskon avtur sebesar 10 persen pada periode hari raya. "Dengan kontribusi ini, Pertamina tidak hanya menjaga ketahanan energi, tetapi juga memperkuat peranannya dalam perekonomian nasional," pungkas Simon. ====[3] (ldy/pta) References^ Pertamina (www.cnnindonesia.com)^ pendapatan (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Dok. PTFI | CNN Indonesia Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan saat ini pihaknya fokus penyelamatan 7 pekerja yang terjebak di area tambang usai longsor pada Senin lalu. Dia menuturkan pihaknya juga menggandeng Kementerian ESDM, MIND ID dan Freeport McMoRan dalam rangka penyelamatan 7 pekerja perusahaan tersebut. Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Direktur PT Freeport Indonesia[1] Tony Wenas mengatakan saat ini pihaknya fokus penyelamatan 7 pekerja yang terjebak di area tambang usai longsor pada Senin lalu. Dia menuturkan pihaknya juga menggandeng Kementerian ESDM, MIND ID dan Freeport McMoRan dalam rangka penyelamatan 7 pekerja perusahaan tersebut. "Kami upayakan yang paling terbaik untuk fokus penyelamatan 7 karyawan tersebut. Tantangannya adalah material yang turun lebih banyak sehingga memerlukan penanganan ekstra dan waktu lebih lama," kata Tony dalam keterangannya, Kamis (11/9). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Pihaknya juga mendatangkan pihak keluarga dari 7 karyawan tersebut ke area kerja. Tujuannya, adalah untuk mendapatkan informasi langsung dan memonitor upaya penyelamatan 7 pekerja tersebut. "Kami mendatangkan keluarga dari keluarga yang terjebak tersebut untuk bersama-sama melihat langsung dan mendapatkan informasi terkini," katanya. Diketahui, Tim Tanggap Darurat PTFI bekerja tanpa henti membuka akses ke lokasi perkiraan keberadaan karyawan dengan alat berat, bor, dan drone, meski terkendala material basah aktif. Selain itu, mereka juga berupaya memulihkan kembali akses komunikasi. (asa) ==== [2] References^ PT Freeport Indonesia (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- BPJS Kesehatan memperkuat budaya pencegahan melalui kebijakan Skrining Riwayat Kesehatan (SRK) bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Mulai September hingga Oktober 2025, peserta diwajibkan melakukan skrining sebelum mengakses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik, maupun praktik dokter mandiri. SRK menjadi langkah penting untuk deteksi dini risiko penyakit. Peserta JKN bisa mengisinya kapan saja, tidak harus saat sedang berobat. Caranya cukup dengan mengisi kuesioner singkat mengenai riwayat penyakit pribadi, keluarga, serta gaya hidup. Proses ini bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, website resmi BPJS Kesehatan, layanan WhatsApp (Pandawa), atau dengan bantuan petugas di FKTP. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menurut Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, skrining berperan sebagai 'alarm dini' untuk menjaga kualitas hidup peserta. "Budaya pencegahan harus menjadi fondasi dalam Program JKN. Dengan skrining, peserta tidak hanya menunggu sakit, tetapi memiliki kesempatan mengenali potensi penyakit lebih awal, sehingga dapat melakukan intervensi sejak dini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/9). Ia menambahkan, manfaat SRK tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga fasilitas kesehatan. Bagi peserta, skrining membantu memahami kondisi kesehatan dan memungkinkan akses layanan yang lebih cepat. Bagi tenaga medis, data skrining bermanfaat untuk memetakan risiko penyakit sehingga penanganan bisa dilakukan secara lebih terarah dan risiko komplikasi dapat ditekan. Melalui SRK, peserta bisa mengetahui risiko terhadap sejumlah penyakit, di antaranya diabetes mellitus tipe 2, hipertensi, stroke, penyakit jantung iskemik, kanker leher rahim, kanker payudara, anemia pada remaja putri, tuberkulosis, PPOK, kanker paru, hepatitis B dan C, talasemia, hingga kanker usus. Data evaluasi pada 2024 menunjukkan lebih dari 45 juta peserta JKN telah mengikuti skrining kesehatan. Hasilnya membantu FKTP melakukan deteksi dini serta memberikan tata laksana medis yang lebih cepat dan tepat. Rizzky menekankan bahwa SRK bukan sekadar administrasi, melainkan upaya membangun kesadaran masyarakat. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, peserta diharapkan memulai pola hidup sehat, mulai dari mengatur pola makan, memperbanyak aktivitas fisik, hingga mengurangi faktor risiko. "Inilah yang menjadi tujuan utama dari transformasi layanan Program JKN, yakni menciptakan masyarakat yang tidak hanya sembuh dari sakit, tapi juga lebih sehat sejak awal," pungkas dia. BPJS Kesehatan pun mendorong peserta melakukan skrining setidaknya sekali dalam setahun. Fasilitas kesehatan juga diharapkan meningkatkan jumlah layanan skrining bagi peserta terdaftar. Dengan begitu, Rizzky berharap Program JKN dapat berkembang menjadi layanan yang lebih promotif dan preventif (pencegahan), tidak hanya berfokus pada pengobatan tetapi juga pada upaya menjaga kesehatan masyarakat sejak awal. (rir) Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) blak-blakan soal rencana pembagian dividen tahun buku 2025. Ini mengingat, harga batu bara tengah mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Bukit Asam, Una Lindasari menyatakan, pihaknya berharap agar harga batu bara bisa kembali stabil. Dengan demikian, perusahaan ini tetap mampu mencetak laba bersih pada masa mendatang serta kembali membagikan dividen melalui laba tersebut. "Kita sama-sama berdoa saja, mudah-mudahan harga batubara lebih tinggi lagi supaya profit kami tetap terjaga. Tapi untuk saat ini, kami tetap akan berusaha supaya tidak mengecewakan investor," ujar dia dalam Pubex Live 2025, Kamis (11/9/2025). Sebagaimana diketahui, harga batu bara sempat anjlok beberapa waktu lalu di tengah dinamika supply dan demand di pasar global. Ditambah lagi, pemerintah menerbitkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 72 Tahun 2025 yang disusul oleh penerbitan Kepmen ESDM No. 268 Tahun 2025. Akibatnya, PTBA hanya berfokus pada penjualan batubara yang bisa memenuhi kriteria yang terdapat di dalam peraturan baru, yaitu sesuai dengan Harga Patokan Batubara (HPB). Dari sisi keuangan, pendapatan PTBA tumbuh 4% year on year (yoy) menjadi Rp 20,45 triliun pada semester I-2025. Namun, laba bersih PTBA justru turun sebesar 59% yoy menjadi Rp 0,83 triliun. Hal ini seiring penurunan harga jual rata-rata batu bara PTBA sebesar 4% yoy menjadi Rp 930.000 per ton. Una menambahkan, PTBA juga mencatatkan kenaikan biaya produksi sekitar 3% yoy dibandingkan enam bulan pertama tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya adalah efek kenaikan royalti, kenaikan harga bahan bakar karena PTBA seiring penggunaan B40 sebagai bahan bakar, serta kenaikan biaya transportasi sesuai dengan kontrak dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menetapkan kebijakan kenaikan biaya 4% setiap tahunnya. (Elga Nurmutia/fsd) [Gambas:Video CNBC] Next Article Siap-siap, Bakal Ada Pengumuman Penting dari PTBA [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Siap-siap, Bakal Ada Pengumuman Penting dari PTBA (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina Patra Niaga[1] melaporkan seluruh pembeli LPG 3 Kg[2] sudah terdata 100 persen, meski pengaturan pembatasan belum diterapkan. Hal ini dilaporkan oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Mars Ega Legowo saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (11/9). "Untuk LPG, saat ini sudah 100 persen transaksi LPG 3 kg mencatat nomor NIK (Nomor Induk Kependudukan)," ujar Mars Ega. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Meski belum diterapkan, Mars Ega memastikan secara sistem perusahaan sudah siap. Apalagi, Pertamina sudah membangun ratusan ribu agen untuk penyaluran LPG subsidi. "Meskipun saat ini belum ada pengaturan maupun pembatasan, namun secara kesiapan sistem, kami sudah membangun di 269 ribu titik LPG subsidi," jelasnya. Selain itu, penyaluran subsidi lainnya seperti solar dan biosolar juga sudah 100 persen menggunakan QR Code. Sedangkan, QR Code untuk Pertalite diharapkan selesai di tahun ini. "Sehingga, program subsidi tepat ini mempunyai impact untuk mendorong produk-produk non-subsidi terus meningkat," imbuhnya. Dengan pendataan ini, Pertamina memprediksi jumlah penyaluran Pertalite dan solar tidak akan melebihi kuota yang ditetapkan. Hal ini sejalan dengan peralihan konsumsi konsumen ke Pertamax yang penjualannya meningkat hingga 24 persen sampai Juli 2025. "Dapat kami gambarkan bahwa untuk produk Pertalite saat ini, kita realisasi di bawah kuota 10 persen di bawah kuota. Untuk solar subsidi juga demikian, kita ada 3 persen di bawah kuota. Sehingga, pengendalian subsidi tepat ini terus mendorong produk non-subsidi," tegasnya. ====[3] (ldy/pta) References^ Pertamina Patra Niaga (www.cnnindonesia.com)^ LPG 3 Kg (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa[1] tengah mengutak-atik Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN[2]) 2026, termasuk urusan defisit. Ia memastikan bakal ada perubahan pada RAPBN tahun depan. "Ada perubahan (RAPBN 2026) sedikit, pasti. Saya enggak tahu, ini tergantung diskusi sama Banggar (Badan Anggaran DPR RI). (Defisit RAPBN 2026) bisa berubah, bisa naik, bisa turun," kata Purbaya usai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Kamis (11/9). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Presiden Prabowo Subianto sudah menyampaikan postur RAPBN 2026 pada 15 Agustus 2025 lalu. Sang Kepala Negara menetapkan defisit APBN 2026 adalah Rp638,8 triliun atau setara 2,48 persen dari produk domestik bruto (PDB). Selain potensi perubahan target defisit, Menkeu Purbaya mengatakan dirinya bakal mengakomodir suara pemerintah daerah (pemda). Ia memberi sinyal bahwa dana transfer ke daerah (TKD) bakal dinaikkan. Dana TKD di RAPBN 2026 dipatok Rp650 triliun atau turun 29 persen dibandingkan alokasi pada 2025 yang menyentuh Rp919 triliun. Penurunan ini menuai kritik, bahkan menjadi polemik karena beberapa pemda akhirnya mengerek tarif pajak daerah dengan gila-gilaan. "Kalau kita lihat, anggaran (APBN) juga harus meredam keresahan daerah, sampai titik tertentu," ucap Purbaya soal sinyal kenaikan TKD di 2026. Di lain sisi, Menkeu Purbaya membantah isu akan mengerek rasio utang hingga 43 persen terhadap PDB. Ia berjanji masih akan menjaganya di level yang sudah ditetapkan dalam RAPBN 2026, yakni di kisaran 39 persen. Purbaya kemudian menegaskan bakal fokus mempercepat belanja pemerintah. Bahkan, dirinya siap mengirim tim khusus dari Kemenkeu untuk mendampingi sejumlah kementerian/lembaga (K/L). Menurutnya, realisasi belanja yang lambat juga terkait dengan munculnya K/L baru. Purbaya menganggap beberapa instansi anyar itu belum terbiasa. "Saya enggak tahu yang mana (K/L) detailnya, tapi nanti akan kita dampingi. Mungkin kita kirim orang dari Keuangan untuk membantu mereka kalau enggak bisa proses surat-surat segala macam ya," jelasnya. "Terus kalau enggak bisa juga, nanti secara reguler, kementerian yang lambat saya akan datangi dan meeting dengan mereka. Dan jumpa pers di depan teman-teman wartawan semua kenapa lambat, supaya semuanya bergerak lebih cepat," tandas Purbaya. ====[3] (skt/pta) References^ Purbaya Yudhi Sadewa (www.cnnindonesia.com)^ RAPBN (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber