bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.021 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang kuartal I-2020. Dalam periode tersebut, BRI mencetak laba Rp 8,17 triliun. "Secara konsolidasian Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp 930,73 triliun atau tumbuh double digit sebesar 10,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 845,72 triliun. Ini lebih tinggi daripada pertumbuhan kredit industri sebesar 7,95% di bulan Maret 2020," ungkap Direktur Utama BRI Sunarso dalam keterangan resmi, Kamis (14/5/2020). Komposisi kredit UMKM dalam total kredit BRI pun meningkat, dari 77,37% di kuartal I-2019 menjadi 78,31% pada kuartal I-2020. "BRI mampu tetap tumbuh melalui selective growth dan prudent dalam menyalurkan fasilitas pinjaman. Hal ini tercermin dari pengelolaan rasio kredit bermasalah BRI, di mana pada akhir Maret 2020 NPL BRI tercatat 3% jauh di bawah batas maksimal NPL yang ditetapkan regulator sebesar 5%," papar Sunarso. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI hingga akhir kuartal I tercatat Rp 1.029 triliun atau naik sebesar 9,93% secara year on year. Sunarso menyebut, angka DPK tersebut masih di atas pertumbuhan DPK industri perbankan nasional pada bulan Maret 2020 sebesar 9,54%. Dana murah (CASA) masih mendominasi portofolio simpanan BRI, mencapai 55,90% dari total DPK atau senilai Rp 575,18 Triliun. "Di tengah kondisi yang sedemikian menantang, dengan fokus pada kesehatan aset produktif, secara konsolidasian Bank BRI mampu mencetak laba Rp 8,17 triliun dengan aset mencapai Rp 1.358,98 triliun hingga akhir kuartal I 2020," imbuh Sunarso. Dari sisi permodalan, BRI mencatat rasio CAR 18,56% di akhir kuartal I 2020. Dengan rasio kecukupan modal itu, kata Sunarso, BRI memiliki kemampuan untuk melakukan ekspansi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. "Di samping itu likuiditas BRI masih sangat ideal dan BRI mempunyai ruang yang cukup untuk tumbuh secara sehat dimana rasio LDR BRI di kuartal I 2020 tercatat sebesar 90,45%," ujarnya. BRI juga menorehkan kenaikan pendapatan berbasis komisi yang dikatrol oleh peningkatan transaksi digital, dampak dari PSBB dan imbauan physical distancing. Pendapatan berbasis komisi BRI di akhir Maret 2020 tercatat sebesar Rp 4,17 Triliun atau tumbuh 32,91% year on year. Guna mendukung UMKM di tengah pandemi COVID-19, BRI memberikan beberapa program keringanan, di antaranya lewat restrukturisasi kredit UMKM. Hingga akhir April 2020 BRI telah memberikan relaksasi berupa restrukturisasi pinjaman kepada lebih dari 1,4 juta UMKM yang terdampak COVID-19 dengan total pinjaman mencapai Rp 101 triliun. Saat ini, BRI telah membuat skema pinjaman baru untuk UMKM dan pekerja informal. Salah satunya, BRI berkolaborasi dengan Gojek dan Grab merancang skema pinjaman khusus bagi pengendara ojek online, dengan nilai pinjaman antara Rp 5 juta-Rp 20 juta, BRI menargetkan 250.000 pengendara ojek online bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan ini. "Ini juga sesuai dengan arahan presiden bahwa diperlukan sebuah terobosan yang inklusif agar pelaku UMKM terdampak langsung mendapatkan manfaatnya," kata Sunarso. BRI juga menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) tahap pertama sebesar Rp 316 miliar bagi masyarakat, termasuk UMKM terdampak COVID-19, membagikan sejuta masker gratis kepada pedagang pasar, konsultasi dan pendampingan bisnis UMKM oleh 38 ribu relationship manager di seluruh Indonesia, serta pelatihan online atau kelas virtual oleh RKB BRI bagi UMKM. "Ke depan, Bank BRI akan berupaya mempertahankan kinerja dengan menjaga kualitas aset serta terus menciptakan inisiatif inisiatif baru dalam kaitannya memberikan perlindungan dan penyelamatan UMKM di Indonesia," ujar Sunarso. Simak Video "Teras BRI Kapal, Penjaga Kedaulatan Rupiah di Perbatasan" [==] (ega/ara) Sumber
-
Jakarta - Pihak BPJS Kesehatan mempersilakan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) serta Bukan Pekerja (BP) untuk turun kelas. Hal ini menyusul setelah adanya pengumuman kenaikan iuran yang mulai berlaku 1 Juli 2020 untuk kelas I dan II. Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma'ruf mengatakan peserta bisa memproses turun kelas dari sekarang. Yang terpenting peserta tersebut sudah terdaftar sebagai peserta minimal satu tahun. "Perubahan kelas bisa dilakukan setelah minimal terdaftar satu tahun," kata Anas kepada detikcom, Kamis (15/4/2020). Namun peserta tersebut harus berada dalam kelas kepesertaan yang sama. Misal si A sudah jadi peserta kelas I BPJS Kesehatan sejak 2018, namun ia pindah ke kelas II pada Januari 2020. Berarti si A tersebut belum bisa pindah kelas saat ini karena belum satu tahun. "Jadi nunggu setahun dulu," ujarnya. Mengutip laman resmi BPJS Kesehatan, persyaratan lain untuk perubahan kelas juga dibutuhkan asli/fotocopy Kartu Keluarga. Bagi peserta yang belum melakukan Autodebet rekening tabungan dilengkapi dengan: Fotokopi buku rekening tabungan BNI/BRI/Mandiri/BCA (dapat menggunakan rekening tabungan Kepala Keluarga/anggota keluarga dalam Kartu Keluarga/penanggung. Formulir autodebet pembayaran iuran BPJS Kesehatan bermaterai Rp 6.000. Simak Video "Banyak Jalan Menuju Sehat Hanya Dari Rumah" [==] (fdl/fdl) Sumber
-
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan anggaran subsidi sebesar Rp 3,1 triliun yang ditujukan kepada seluruh kelas III mandiri BPJS Kesehatan. Sesuai keputusan Perpres Nomor 64 Tahun 2020, maka peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) mendapat subsidi. Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani menyatakan besaran subsidi yang diterima peserta kelas III mandiri sebesar Rp 16.500 per orang. Sehingga hanya membayar Rp 25.000 per orang per bulan. "Pemerintah telah komit dan masuk pada anggaran tahun 2020 yang masuk Rp 3,1 triliun, ini bantu golongan kelas 3. Kemudian di tahun 2021 dari Rp 25.000 ribu ini akan disesuaikan menjadi Rp 35.000 dan gap dari Rp 42.000 di 2021 ditanggung pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sedangkan kelas 2 dan kelas 1 di perpres baru diturunkan dari perpres lama," kata Askolani dalam video conference, Jakarta, Kamis (14/5/2020). Berdasarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020, besaran iuran peserta untuk kelas I sebesar Rp 150.000 per orang per bulan, kelas II sebesar Rp 100.000 per orang per bulan, kelas III Rp 25.000 per orang per bulan, khusus kelas III nantinya naik kembali menjadi Rp 35.000 di tahun 2021. Askolani menjelaskan, iuran untuk kelas III peserta mandiri seharusnya Rp 42.000 per orang per bulan. Namun di tengah pandemi COVID-19 ini pemerintah memberikan bantuan subsidi sehingga iuran yang dibayarkan mulai tahun depan hanya Rp 35.000 per orang per bulan dan selisihnya disubsidi oleh pemerintah. Sementara Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara, Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan total jumlah peserta BPJS Kesehatan ada 223 juta orang. Di mana peserta penerima bantuan iuran (PBI) sebanyak 133,5 juta orang yang berasal dari pemerintah pusat sebanyak 96,5 juta orang dan daerah sebanyak 37 juta orang. Sedangkan untuk peserta penerima upah pemerintah (PPUP) sebanyak 17,7 juta orang, dan yang berasal dari badan usaha sebanyak 36,4 juta orang. Selanjutnya yang masuk dalam kelompok PBPU sebanyak 30,4 juta orang, dan BP sekitar 5 juta orang. "Secara garis besar ini upaya untuk bangun ekosistem program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang agar dia tetap sehat dan berkesinambungan," ungkap Kunta. Berikut ini kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang tertuang dalam Pasal 34 sebagaimana dikutip detikcom, Rabu (13/5/2020): Peserta PBI baik pusat dan daerah sebesar Rp 42.000 per orang per bulan Iuran Kelas I yaitu sebesar Rp 150 ribu per orang per bulan dibayar oleh Peserta PBPU dan Peserta BP atau pihak lain atas nama Peserta Iuran Kelas II yaitu sebesar Rp 100 ribu per orang per bulan dibayar oleh Peserta PBPU dan Peserta BP atau pihak lain atas nama Peserta Iuran Kelas III Tahun 2020 sebesar Rp 25.500, tahun 2021 dan tahun berikutnya menjadi Rp 35 ribu Simak Video " BPJS Kesehatan Care Center, Siap Melayani Masyarakat 24 jam " [==] (hek/dna) Sumber
-
Pemerintah ingin memaksimalkan kekuatan dalam negeri dalam produksi alat kesehatan. == JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan produksi massal alat kesehatan yang telah berhasil dikembangkan dalam negeri pada akhir Mei nanti. Jokowi mengatakan, sejumlah alat kesehatan yang dibutuhkan untuk mempercepat penanganan virus corona telah berhasil dikembangkan, seperti PCR test kit, rapid diagnostic test, ventilator, dan juga mobile BSL-2. Menurut dia, produksi massal alat kesehatan tersebut dilakukan agar Indonesia tak lagi bergantung pada produk impor dari luar negeri. Hal ini disampaikan Jokowi saat meresmikan gerakan nasional #banggabuatanIndonesia melalui video conference di Istana Merdeka, Kamis (14/5). “Dan kita harapkan ini pada akhir Mei ini semua inovasi-inovasi tersebut bisa diproduksi secara massal. Sehingga kita tidak tergantung lagi pada produk-produk impor dari negara lain,” ujar Jokowi. Jokowi melanjutkan, di tengah pandemi saat ini, pemerintah perlu melihat kembali apa yang menjadi kekuatan bangsa dan apa kelemahannya. Sehingga kekuatan tersebut dapat dimaksimalkan dan dimanfaatkan untuk kondisi saat ini dan kelemahannya dapat diperbaiki. Ia mengatakan, Indonesia sendiri memiliki banyak kekuatan dari berbagai karya dan produk inovasi yang berkualitas. “Saya bersyukur negara dan bangsa kita memiliki banyak kekuatan, banyak karya-karya hebat, banyak produk-produk yang berkualitas yang kita hasilkan, yang lahir dari tangan saudara-saudara kita, yang memiliki talenta-talenta yang hebat,” ucap dia. Selain itu, Indonesia pun juga harus mampu bertumpu pada kekuatan diri sendiri untuk menyelesaikan berbagai masalah dan tantangan di berbagai bidang. “Dalam kondisi seperti ini kita harus mampu bertumpu pada kekuatan kita sendiri, berdiri di atas kaki sendiri. Kita harus mampu menyelesaikan masalah dan tantangan kita sendiri. Tantangan di bidang kesehatan maupun tantangan di bidang sosial ekonomi,” kata Jokowi. Sumber
-
Jakarta - Perum Bulog sudah merealisasi impor gula kristal putih (GKP) sebanyak 22.000 ton dari India. Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, gula-gula tersebut akan mulai masuk ke pasar-pasar tradisional pada akhir pekan ini. Dengan memasok gula tersebut, harapannya harga gula bisa kembali normal. Perlu diketahui, harga gula rata-rata nasional dari data terakhir pusat informasi harga pangan strategis (PIHPS) pada Rabu (13/5) kemarin itu masih tembus Rp 17.650/kg. Sementara, harga acuan di tingkat konsumen yang tertuang dalam Permendag nomor 7 tahun 2020 hanya Rp 12.500/kg. "Bulog siap menyalurkan GKP ke pasar pada akhir pekan ini, guna menjamin ketersediaan gula untuk rakyat, terutama menjelang lebaran, sehingga harga kebutuhan pokok tersebut bisa tetap terjangkau oleh masyarakat luas," kata Buwas dalam keterangan resminya, Kamis (15/4/2020). Buwas memastikan, gula dari Bulog yang nantinya dibeli masyarakat ini akan dapat dibeli dengan harga sesuai acuan tersebut. "Dengan stok yang dikuasai, Perum Bulog sangat optimis dapat menekan harga gula kembali ke HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp.12.500/kg," imbuh dia. Sebelumnya, Direktur Komersial Bulog Mansur mengatakan, gula impor ini dijual Bulog dengan harga Rp 11.900/kg kepada para agen Bulog (Rumah Pangan Kita/RPK) dan juga distributor lain. Ia pun memastikan, RPK dan distributor akan menjual ke masyarakat dengan harga tak melebihi Rp 12.500/kg. "Kita jual Rp 11.900/kg. Jualnya ke seluruh Indonesia. Jadi kita menjaga HET. Setiap pembelian di Bulog siapa pun yang membeli baik RPK, maupun distributor ada pernyataan menjual sesuai dengan HET. Kalau ada yang menjual di atas HET kita dapat, langsung kita cabut," tegas Mansur kepada detikcom, Rabu (13/5/2020). Simak Video "Hadapi Pandemi Covid-19 Kemendag Jamin Pasokan Beras" [==] (ara/ara) Sumber
-
Jakarta - Pandemi virus Corona telah membuat dunia usaha terpukul. Dampaknya sangat luas bahkan sampai menyentuh pelaku UMKM. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat keluhan langsung dari pelaku UMKM. Dia sempat berbicara dengan pengrajin kayu asal Bali, I Ketut Gede Arthawa melalui virtual dalam acara Kampanye Nasional 'Bangga Buatan Indonesia', Kamis (14/5/2020). "Pak Ketut dengan adanya pandemi COVID-19 bagaimana kondisinya?" tanya Jokowi. Mendengar pertanyaan itu, Ketut yang tampil bersama istri langsung mengutarakan keluh kesahnya. Dia bilang omzet turun hingga 50%. "Aduh pak pengaruh sekali, turun sampai 50%," ucapnya. Namun Ketut menambahkan bahwa dirinya yakin kondisi ini akan cepat berlalu. Dia berharap bisnisnya bisa kembali pulih. "Ya kita berdoa agar ini semua segera berlalu. Sudah dicoba beralih ke platform online?" timpal Jokowi. Menjawab pertanyaan itu, Ketut mengaku belum pernah mencoba untuk berjualan secara online. Dia juga baru ingin belajar bagaimana cara menjual produknya secara online. "Kalau bisa pindah platform digital biar bisa jualan offline dan online bisa bantu tingkatkan omzet Pak Ketut dan Bu Mary," kata Jokowi. Simak Video "Jokowi Ajak Pengusaha Pertahankan Karyawan di Tengah Pandemi Corona!" [==] (das/fdl) Sumber
-
Jakarta - Industri smartphone Indonesia dalam kuartal pertama tahun 2020 banyak memberikan kejutan, hal ini dapat dilihat dari menurunnya market share beberapa merek ternama hingga melonjaknya permintaan smartphone lain. Seperti dikutip melalui firma riset pasar IDC, secara global beberapa merek smartphone mengalami year-on-year growth negatif. Hanya ada dua merek smartphone yang mencapai year-on-year growth positif yang salah satunya adalah brand smartphone ternama Vivo. Melalui data yang dibagikan IDC, Vivo mengalami year-on-year growth kuartal pertama 2020 sebesar 7,0% untuk pasar global. Sementara di pasar Indonesia sendiri, Vivo meraih pencapaian sebagai brand smartphone nomor satu di Indonesia dengan market share sebesar 27,4%. "Untuk kuartal pertama di tahun 2020, IDC telah mengeluarkan data terbarunya, dan Vivo berada di urutan satu untuk industri smartphone di Indonesia," ungkap Market Analyst IDC Indonesia Risky Febrian, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020). Terkait hal tersebut, Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma mengungkapkan bahwa dengan kepercayaan yang diberikan oleh konsumen, Vivo dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu brand smartphone terbesar secara global maupun di pasar smartphone Indonesia. Vivo juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para konsumen setianya terutama di Indonesia, atas dukungannya dalam pencapaian tersebut. "Vivo Indonesia merasa sangat berterima kasih kepada dukungan konsumen setia Vivo. Apa yang telah kami capai ini merupakan sebuah indikator dari dukungan konsumen kami terhadap kami, serta produk dan layanan yang kami tawarkan," pungkas Edy. Kemudian, untuk strategi yang diterapkan pada Q1 2020, Vivo memiliki beberapa langkah yang relevan dengan kondisi saat ini, agar tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen setianya. Seperti menyajikan lebih banyak varian smartphone dengan teknologi dan fitur terbaru, memperkuat kanal distribusi marketing dan ketersediaan produk di pasar, serta mengadaptasi metode promosi sesuai dengan keadaan saat ini seperti program 'Layanan Antar ke Rumah'. Simak Video "Resmi Mendarat, Vivo V19 Dibanderol Mulai Rp 4,299 Juta" [==] (ega/fay) Sumber
-
Pemerintah menganggarkan Rp 3,1 triliun untuk bantuan iuran PBPU dan BP kelas tiga. == JAKARTA -- Penyesuaian iuran disebut dapat membantu mengatasi defisit keuangan BPJS Kesehatan. Terlebih, outstanding klaim BPJS Kesehatan tercatat sebesar Rp 6,21 triliun dengan utang klaim belum jatuh tempo senilai Rp 1,03 triliun. Melalui putusannya, Mahkamah Agung (MA) telah membatalkan kenaikan iuran jaminan kesehatan bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Peserta Bukan Pekerja (BP). Putusan MA tersebut mempercepat terjadinya defisit Jaminan Kesehatan Nasional yang semula diperkirakan mulai tahun 2024, menjadi 2022. Staf Ahli Menkeu Bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu Kunta Wibawa Dasa menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi defisit keuangan BPJS Kesehatan adalah menyesuaikan iuran melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Perpres 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam regulasi tersebut, pemerintah membagi tiga segmentasi peserta untuk kebijakan iuran. Pertama, Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang seluruhnya akan dibayarkan pemerintah dengan besaran Rp 42 ribu. "Untuk menjamin keberlangsungan, pemerintah daerah dapat berkontribusi dengan membayar iuran," ujar Kunta dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (14/5). Nantinya, Kunta menambahkan, PBI hanya akan didata dari satu sumber yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang mencakup 40 persen penduduk Indonesia terbawah. Segmen kedua, Peserta Penerima Upah (PPU) Pemerintah/Badan Usaha. Sesuai Perpres 64/2020, porsi pembayaran iuran untuk pemberi kerja adalah empat persen, sementara pekerja satu persen. Batasan paling tinggi adalah gaji dan tunjangan (Take Home Pay) Rp 12 juta dengan batas bawah sesuai UMR Kabupaten/Kota. Terakhir, Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (PB) yang terbagi menjadi dua, yakni mandiri dan pendaftaran oleh pemerintah daerah. "Pendaftaran pemda masuk cluster ini, tapi khusus untuk kelas tiga," ucap Kunta. Untuk peserta mandiri kelas satu, besaran iurannya adalah Rp 150 ribu, sementara kelas dua mencapai Rp 100 ribu. Keduanya lebih rendah Rp 10 ribu dibandingkan iuran dalam Perpres 75/2019, regulasi yang semula ditujukan untuk mengubah Perpres 82/2018. Sementara itu, bagi peserta kelas tiga, iuran yang dibayar adalah Rp 42 ribu. Tapi, Kunta menyebutkan, pemerintah akan menanggung Rp 16.500 pada tahun ini dan Rp 7 ribu pada tahun depan sebagai bantuan iuran. Tapi, Kunta menekankan, bantuan hanya akan diberikan ke peserta aktif. Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan, pemerintah telah menganggarkan Rp 3,1 triliun untuk memenuhi bantuan iuran PBPU dan BP kelas tiga. Tapi, anggaran tersebut hanya berlaku untuk bantuan tahun ini. "Anggarannya sudah kami masukkan dalam Perpres 54/2020 (re: regulasi tentang perubahan postur APBN 2020)," kata Askolani. Sumber
-
Petugas keamanan berjaga di depan kantor BPJS Kesehatan di Bekasi, Jawa Barat, kemarin. Pemerintah akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Juli 2020 seperti digariskan dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dengan rincian peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp150.000, kelas II menjadi Rp100.000 dan kelas III menjadi 42.000. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto Salah satu yang mempengaruhi kondisi BPJS Kesehatan saat ini adalah Putusan MA. == JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, BPJS Kesehatan memiliki utang klaim yang jatuh tempo kepada rumah sakit (RS) sekitar Rp 4,4 triliun per Rabu (13/5). Klaim ini belum dibayar setelah lebih dari 15 hari sejak dokumen diterima dan berpotensi dikenakan penalti. Staf Ahli Menkeu Bidang Pengeluaran Negara Kemenkeu Kunta Wibawa Dasa mengatakan, salah satu yang mempengaruhi kondisi BPJS Kesehatan saat ini adalah Putusan Mahkamah Agung (MA). MA telah membatalkan kenaikan iuran jaminan kesehatan bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Peserta Bukan Pekerja (BP). Dengan kondisi tersebut, Kunta menilai, kondisi BPJS Kesehatan menunjukkan masih perlu adanya banyak perbaikan. Khususnya untuk membayar klaim jatuh tempo yang berpotensi memperlebar defisit. "Perlu ada upaya-upaya untuk mengurangi defisit BPJS tadi," kata Kunta dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (14/5). Di sisi lain, outstanding klaim BPJS Kesehatan tercatat sebesar Rp 6,21 triliun dengan utang klaim belum jatuh tempo senilai Rp 1,03 triliun. Sementara itu, yang sudah dibayar sejak 2018 senilai Rp 192,54 triliun. Sebagai dampak Putusan MA, Kunta menyebutkan, kondisi keuangan BPJS Kesehatan tahun ini diperkirakan mengalami defisit hingga Rp 6,9 triliun. Ini termasuk menampung carry over defisit tahun lalu yang mencapai Rp 15,5 triliun. Mulai tahun depan, defisit tersebut berpotensi semakin melebar apabila tidak dilakukan langkah signifikan untuk menjaga kesinambungan program. Bahkan, putusan MA tersebut mempercepat terjadinya defisit Jaminan Kesehatan Nasional yang semula diperkirakan mulai tahun 2024, menjadi 2022. Sumber
-
Petugas keamanan berjaga di depan kantor BPJS Kesehatan di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020). Pemerintah akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Juli 2020 seperti digariskan dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dengan rincian peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp150.000, kelas II menjadi Rp100.000 dan kelas III menjadi 42.000. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto Peserta BPJS Kesehatan kelas 3 akan dipungut iuran sebesar Rp 25.500 == JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menganggarkan Rp 3,1 triliun untuk memenuhi tanggungan iuran BPJS Kesehatan bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas tiga sepanjang 2020. Ini sebagai konsekuensi penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Perpres 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam regulasi tersebut, PBPU dan BP kelas tiga seharusnya dikenakan iuran Rp 42 ribu per Juli 2020. Tapi, pemerintah akan menanggung Rp 16.500 di antaranya sebagia bantuan iuran, sehingga peserta hanya membayar Rp 25.500. Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan, subsidi ini sebagai komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat golongan menengah ke bawah. "Pemeritnah telah commit dan memasukkan ke anggaran 2020 sebesar Rp 3,1 triliun," tuturnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (14/5). Pemerintah juga tetap memberikan subsidi pada tahun depan, namun dengan jumlah lebih kecil. Merujuk pada Perpres 64/2020, pemerintah akan membantu Rp 7 ribu, sehingga peserta hanya membayar Rp 35 ribu. Subsidi diberikan pemerintah pusat bersama dengan pemerintah daerah. Bahkan, mungkin saja masyarakat tidak perlu membayar sepenuhnya. Sebab, pemerintah daerah dapat membayarkan sisa iuran yang harus dibayarkan peserta, yakni Rp 35 ribu. Askolani menekankan, subsidi yang diberikan merupakan bentuk bantuan pemerintah untuk dua aspek sekaligus, yakni peserta maupun instansi BPJS Kesehatan itu sendiri. "Ini dukungan membantu golongan kelas tiga PBPU dan BP agar tetap bayar Rp 25 ribu dan membantu kelangsungan BPJS agar lebih sustainable," katanya. Sumber
-
BRI akan fokus pada penyelamatan sektor UMKM di Indonesia. == JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan laba secara konsolidasian sebesar Rp 8,17 triliun pada kuartal satu 2020. Pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit tumbuh 10,05 persen menjadi Rp 930,73 triliun. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan perseroan berupaya menyelamatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. "Kinerja BRI stabil di tengah terpaan wabah pandemi Covid-19 dan BRI juga akan fokus pada penyelamatan UMKM di Indonesia," ujarnya saat paparan kinerja virtual, Kamis (14/5). Menurutnya komposisi kredit UMKM dibanding total kredit mengalami peningkatan dari 77,37 persen pada kuartal satu 2019 menjadi 78,31 persen pada kuartal satu 2020. Hal ini menjadi salah satu bentuk upaya perseroan sebagai langkah countercyclical terhadap UMKM agar roda perekonomian terus berputar. “BRI mampu tetap tumbuh melalui selective growth dan prudent dalam menyalurkan fasilitas pinjaman. Hal ini tercermin dari pengelolaan rasio kredit bermasalah pada akhir Maret 2020 NPL sebesar tiga persen jauh di bawah batas maksimal NPL yang ditetapkan regulator sebesar lima persen,” jelasnya. Pada sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga akhir kuartal satu 2020 sebesar Rp 1.029,00 triliun atau naik sebesar 9,93 persen secara year on year (yoy). Angka ini juga masih di atas pertumbuhan DPK industri perbankan nasional pada Maret 2020 sebesar 9,54 persen. Kemudian dana murah atau CASA masih mendominasi portofolio simpanan BRI, mencapai 55,90 persen dari total DPK atau senilai Rp 575,18 Triliun. “Di tengah kondisi yang sedemikian menantang, dengan fokus pada kesehatan aset produktif, secara konsolidasian BRI mampu mencetak laba Rp 8,17 triliun dengan aset mencapai Rp 1.358,98 triliun hingga akhir kuartal satu 2020,” ucapnya. Sumber
-
Jakarta - Di era digital di mana orang melakukan komunikasi dengan smartphone, akun Google menjadi bagian penting di dalamnya terkhusus penguna Android. Terlebih di dalamnya tersinkronisasi banyak hal seperti contact, pesan, e-mail, dan location history. Karena itu, mengamankannya adalah hal yang perlu dilakukan. Dikutip detikINET dari Computer World, berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengamankan akun Google. 1. Cek lagi password akun Google milik kamu Mulai dari garda terdepan yang terlihat sepele tapi penting, coba tanyakan pada dirimu sendiri pertanyaan berikut: - Apa password yang kamu gunakan menggunakan nama milikmu atau orang terdekat, ulang tahun, alamat jalan rumah, atau yang mudah untuk di Googling? - Apa password menggunakan kata yang umum dan mudah ditebak menggunakan pola? - Apa password akun Google kamu terbilang pendek? - Apa password akun Google digunakan juga untuk sign in di aplikasi, web, atau layanan lain? Jika di atas jawabannya mayoritas iya, langkah terbaik adalah dengan segera mengganti password milik kamu. 2. Berikan second-layer untuk proteksi Setelah memiliki password yang kuat, tetap ada kemungkinan seseorang bisa menyusup. Namun kamu bisa mencegahnya dengan two-factor authentication pada akun. Cara mengaktifkan second-layer untuk proteksi akun Google. Foto: JR Raphael/IDG Lengkapnya bisa kamu cek di sini untuk langkah-langkahnya di SINI . Sumber
-
Jakarta - Australia mencatat kenaikan angka pengangguran bulanan terbesar dalam sejarah imbas virus Corona. Lonjakan pengangguran diramal akan mencapai rekornya meski pembatasan sosial mulai dilonggarkan. Biro Statistik Australia mencatat 594.300 pekerjaan hilang di April, atau merupakan rekor terbesar. Tingkat pengangguran naik menjadi 6,2%, tertinggi sejak September 2015. Angka ini lebih rendah dari perkiraan ekonom di level 8,3%. "Ini merupakan hari yang berat buat Australia," kata PM Australia Scott Morrison dikutip dari Reuters, Kamis (14/5/2020). Pekan lalu, Reverse Bank of Australia (RBA) bahkan memberi ramalan yang lebih buruk lagi. Menurut RBA, tingkat pengangguran di Australia akan mencapai 10% dari total penduduk. Prediksi RBA diperkuat dengan catatan penurunan pertumbuhan ekonomi Australia yang menyusut sebesar 8% dari sebelumnya. Untuk diketahui, Australia memang memberlakukan langkah-langkah pembatasan aktivitas sosial yang cukup ketat sejak Maret demi mengatasi pandemi tersebut. Mulai dari menutup perbatasannya atau lockdown untuk semua warga asing dan memerintah warganya untuk tetap tinggal di rumah kecuali untuk urusan penting. Simak Video "Dievakuasi Petugas, Pasien Corona di Mamuju Disemangati Warga" [==] Sumber
-
Pernyataan Ketua The Fed memberikan sentimen negatif ke rupiah. == JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (14/5) pagi terkoreksi pasca Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell menepis opsi bank sentral akan mengambil kebijakan suku bunga negatif Pada pukul 9.40 WIB rupiah melemah 68 poin atau 0,46 persen menjadi Rp 14.933 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.865 per dolar AS. "Sentimen negatif kelihatannya masih membayangi pergerakan pasar setelah Gubernur (Ketua) Bank Sentral AS Jerome Powell mengungkapkan pandangannya bahwa perekonomian masih bisa memburuk ke depannya dan memerlukan stimulus tambahan," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (14/5). Selain itu, lanjut Ariston, Jerome Powell juga menepis dukungan The Fed terhadap suku bunga negatif atau di bawah nol persen. "Hal di atas bisa mendukung penguatan dolar AS di sesi Asia hari ini sebagai aset safe haven," kata Ariston. Menurut Ariston, rupiah mungkin bisa melemah terhadap dolar AS, namun tekanan terhadap rupiah mungkin tidak besar karena banyak investor masih yakin dengan perekonomian Indonesia terbukti dengan tingginya minat terhadap Surat Utang Negara (SUN) Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan melemah dengan potensi pergerakan di kisaran Rp 14.800 per dolar AS sampai Rp 15.000 per dolar AS. Pada Rabu (12/5) lalu, rupiah ditutup menguat 40 poin atau 0,27 persen menjadi Rp 14.865 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.905 per dolar AS. sumber : Antara Sumber
-
Jakarta - Banyak orang berbincang secara online ketika melalui masa sulit di tengah pandemi COVID-19, entah video call atau chat. Ternyata salah satu emoji mengalami peningkatan penggunaan selama penyebaran SARS-CoV-2 berlangsung, ada yang bisa tebak? Walaupun emoji dan ini cukup sering digunakan, ternyata masih ada yang mengalahkannya. Yap, dia lah emoji dua tangan yang bersatu alias yang ini nih detikers: . Emoji yang kadang disebut sebagai tangan yang sedang berdoa ini digunakan 25% lebih sering pada April ini dibanding Agustus tahun lalu di mana merupakan kali terakhir analisis karakter yang dilakukan oleh Emojipedia. Penelitian ini diamati dari frekuensi penggunaan di Twitter. Selain itu, ikon masker, mikroba serta sabun batang mengalami peningkatan yang berasosiasi dengan pesan pencegahan terpapar virus Corona. Sementara itu, emoji dan menurun mengingat kini mayoritas orang melakukan karantina. "Cara emoji digunakan untuk menggambarkan pandemi pada dasarnya adalah bahasa tubuh untuk era digital," Vyvan Evans penulis "The Emoji Code: The Linguistics Behind Smiley Faces and Scaredy Cats kepada CNN Business. Menurutnya bahasa digunakan untuk menyampaikan pikiran, namun butuh hal yang bisa menggambarkan intonasi dan ekspresi seseorang demi mencapai komunikasi yang efektif. Di sanalah peranan emoji untuk chatting. Kalau kamu sendiri, emoji apa yang paling kamu sering gunakan belakangan ini? Simak Video "Momen Tadarus Al-Qur'an Raksasa di Banyuwangi di Tengah Pandemi" [==] (ask/fay) Sumber
-
Follow detikFinance Kamis, 14 Mei 2020 10:29 WIB Foto Bisnis ANTARA Foto - detikFinance Jakarta - Ditutupnya sejumlah gerai yang ada di pusat perbelanjaan imbas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Ini siasat industri makanan bertahan di tengah pandemi. Foto 1 dari 9 Karyawan salah satu gerai makanan pizza menawarkan produk kepada warga yang melintas di Pondok Betung, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (13/5/2020). ANTARAFOTO/Puspa Perwitasari Baca Juga detikHot Viral Bioskop Berjamur di Malaysia, Bagaimana Kondisi di Indonesia? detikInet Aplikasi yang Bisa Membantumu Bayar Zakat dari Rumah detikNews Wanita India Lahirkan Bayi Lalu Jalan Kaki 160 Km Saat Lockdown Corona detikNews Respons Pemkab Cianjur yang Disorot KPK soal Bansos COVID-19 detikInet Emoji Ini Jadi Tren saat Pandemi COVID-19, Ada yang Bisa Tebak? detikNews Jokowi Minta Masyarakat Tak Putus Asa Hadapi Corona tapi Tetap Disiplin detikNews Jatim Nyalip Jabar Kasus Corona Terbanyak Kedua di Indonesia Sepakbola Priiit! Serie A Liga Italia Segera Bergulir Lagi Sumber
-
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan laba bersih Rp 8,17 triliun pada kuartal I 2020. Direktur utama BRI Sunarso mengungkapkan laba bersih ini ditopang oleh pertumbuhan fee based income yang terus tumbuh. Sunarso menyebut sepanjang kuartal I 2020 fee based income tercatat sebesar Rp 4,17 triliun atau naik 32,91% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Saat ini kinerja BRI stabil di tengah wabah COVID-19 dan BRI fokus untuk menyelamatkan UMKM di Indonesia," kata Sunarso dalam konferensi pers virtual, Kamis (14/5/2020). Kemudian untuk dana pihak ketiga (DPK) BRI juga menunjukkan pencapaian yang positif hingga akhir triwulan I 2020. DPK BRI tercatat tumbuh 9,93% dalam setahun ini yakni menjadi Rp 1.029 triliun di triwulan I 2020 bila dibandingkan sebelumnya di Rp 936,03 triliun di triwulan I 2019. "Komposisi dana murah menjadi penopang utama DPK BRI sehingga saat ini komposisi CASA BRI menjadi 55,9%," kata dia Sunarso. Sunarso menyebut Loan To Deposit Ratio (LDR) BRI hingga akhir Maret 2020 yakni 90,45% dengan rasio kecukupan modal (CAR) 18,56%. Sedangkan untuk aset BRI, hingga triwulan I-2020 tercatat sebesar Rp 1.358,98 triliun. Simak Video "Teras BRI Kapal, Penjaga Kedaulatan Rupiah di Perbatasan" [==] (kil/eds) Sumber
-
Jakarta - Pemerintah India akan menggelontorkan stimulus ekonomi senilai 20 triliun rupee setara US$ 266 miliar atau sekitar Rp 3.390 triliun (kurs Rp 15.000) untuk meredam dampak virus Corona (COVID-19). Stimulus tersebut setara dengan 10% dari produk domestik bruto (PDB) negara dengan perekonomian terbesar ketiga di Asia itu. "Paket akan memberikan momentum baru dalam perjalanan perkembangan India dan meletakkan India pada jalur kemandirian," ujar Perdana Menteri India Narendra Modi dikutip dari CNN, Kamis (14/5/2020). Selain itu, Modi juga menekankan perlunya negara untuk menjadi mandiri dan pentingnya membeli produk dalam negeri guna membantu perekonomian. "Krisis virus Corona COVID-19 juga telah mengajarkan kita pentingnya rantai pasokan lokal. Kita sekarang harus berpikir tentang produk lokal," katanya. Lebih lanjut, Modi merinci paket stimulus itu akan diperuntukkan bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan serta usaha berskala mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang tengah menghadapi tekanan dari pembatasan ketat aktivitas warga. Selain paket stimulus itu, India juga menghentikan sementara segala macam jenis tender dari perusahaan asing demi melindungi bisnis lokal. Untuk diketahui, India memang masih menerapkan kebijakan lockdown yang baru akan berakhir pada 18 Mei 2020 mendatang, setelah diperpanjang dua kali. Simak Video "Jokowi Ingin Ada Bantuan ke Usaha Mikro hingga Sektor Informal" [==] Sumber
-
IHSG melemah ke posisi 4.530,1. == JAKARTA -- Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (14/5) pagi lanjut melemah usai pidato Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell Rabu (13/5) malam. Pada pukul 09.17 WIB IHSG melemah 24,26 poin atau 0,53 persen ke posisi 4.530,1. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 6,41 poin atau 0,95 persen menjadi 668,06. "Kami perkirakan IHSG dapat melanjutkan koreksi pada hari ini," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Kamis (14/5). Gubernur The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa penurunan suku bunga di bawah nol persen (negative interest rate) saat ini belum menjadi opsi bagi The Fed. Pernyataan itu menunjukkan sikap The Fed meskipun Powell berpandangan bahwa outlook ekonomi AS ke depan sangat tidak menentu dan memiliki risiko penurunan yang signifikan. Sementara di sisi lain, dukungan fiskal tambahan dinilai perlu untuk menghindari risiko keterpurukan ekonomi dan membantu pemulihan ekonomi menjadi lebih kuat. Pasar saham AS ditutup melemah pada perdagangan semalam, dengan S&P 500 turun 1,75 persen, Dow Jones turun 2, 17 persen dan Nasdaq 1,55 persen. Sementara imbal hasil (yield) obligasi AS tenor 10 tahun masih bergerak mendatar (sideways) di level 0,643 persen. Pergerakan sideways juga terjadi pada harga minyak mentah Brent di level 29,3 dolar AS per barel. Dari Inggris, rilis data ekonomi PDB pada kuartal I-2020 menunjukan pertumbuhan yang terkoreksi 1,6 persen (yoy), lebih baik dari perkiraan konsensus minus 2,1 persen. Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 154,26 poin atau 0,76 persen ke 20.112,79, Indeks Hang Seng menguat 350,6 poin atau 1,45 persen menjadi 23.829,7, dan Indeks Straits Times melemah 31,89 poin atau 1,24 persen ke 2.540,12. sumber : Antara Sumber
-
Jakarta - Ekonomi Inggris menyusut 5,8% pada bulan Maret dan mencatat rekor baru kemunduran ekonomi. Hal itu disebabkan karena terpukul oleh pandemi virus Corona (COVID-19). Menurut Kantor Statistik Nasional Inggris, kontraksi yang terjadi terburuk sejak pencatatan bulanan sepanjang 1997. Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris pada kuartal I-2020 turun 2% dibanding kuartal sebelumnya. Penurunan ini merupakan yang terjadi paling tajam sejak krisis keuangan global. "Dengan kedatangan pandemi hampir setiap aspek ekonomi terpukul pada Maret, menyeret pertumbuhan ke rekor penurunan bulanan. Layanan dan konstruksi mencatat penurunan pada bulan tersebut dengan pendidikan, penjualan mobil dan restoran semua jatuh secara substansial," kata Ahli Statistik Ekonomi Jonathan Athow, dilansir CNN, Kamis (14/5/2020). Resesi diperkirakan dapat lebih buruk pada bulan April dan Mei. Toko-toko, pub, restoran, teater, bioskop dan pusat kebugaran di Inggris baru ditutup pada minggu terakhir bulan Maret, ketika pemerintah memperketat tindakan lockdown untuk menekan penyebaran COVID-19. "Angka-angka PDB bulan Maret menunjukkan bahwa ekonomi Inggris telah jatuh bebas dalam dua minggu sejak pembatasan diberlakukan. Dengan pembatasan yang diberlakukan hingga pertengahan Mei dan hanya terangkat sedikit, April akan jauh lebih buruk," kata Ekonom Senior Inggris, Ruth Gregory. Beberapa sektor industri mencatat penurunan pada bulan tersebut. Hanya pembuatan obat-obatan, sabun dan produk pembersih satu-satunya bidang yang tumbuh selama kuartal pertama. Bank of England memperingatkan bahwa ekonomi Inggris bisa menyusut hingga 14% tahun ini. Hal itu akan menjadi kontraksi tahunan terbesar sejak penurunan 15% pada 1706, berdasarkan estimasi terbaik data historis bank. Dalam sebuah laporan yang meneliti dampak COVID-19, bank sentral mengatakan PDB bisa turun sebanyak 25% pada kuartal kedua, meninggalkan ekonomi sekitar 30% lebih kecil daripada akhir 2019. Pengangguran meningkat menjadi 9%. Bank of England mengharapkan pemulihan ekonomi bisa cepat pada 2021. Tetapi semua tergantung pada pelonggaran bertahap, langkah-langkah jarak sosial, hingga stimulus moneter dan fiskal. "Sangat signifikan, tergantung pada evolusi pandemi dan bagaimana pemerintah, rumah tangga dan bisnis merespons," ujarnya. Bank sentral telah bergerak untuk melawan goncangan ekonomi yang disebabkan oleh tindakan lockdown selama berminggu-minggu. Salah satunya dengan memangkas suku bunga ke rekor terendah di bulan Maret dan meluncurkan program pembelian obligasi senilai £ 200 miliar atau setara dengan US$ 248 miliar. Pemerintah Inggris telah meluncurkan paket stimulus yang mencakup keringanan pajak untuk bisnis dengan total £ 30 miliar atau setara US$ 37 miliar dan pinjaman tanpa bunga hingga 12 bulan. Pemerintah juga membayar gaji untuk 7,5 juta pekerja di bawah program retensi pekerjaan yang baru saja diperpanjang empat bulan hingga akhir Oktober. Ekonom memperkirakan bahwa program cuti bisa menelan biaya Departemen Keuangan Inggris hingga £ 100 miliar atau US$ 123 miliar. Simak Video "Pandemi Corona, Pertumbuhan Ekonomi ASEAN Alami Penyesuaian" [==] (fdl/fdl) Sumber
-
Jakarta - Vivo Y30 resmi hadir di Indonesia. Ponsel ini dibanderol Rp 2 jutaan, apa saja yang ditawarkan? Vivo Y30 mengadopsi desain layar kekinian. Di sudut kiri atas terdapat punch hole yang menjadi rumah bagi kamera depan 8 MP. Penerapan punch hole ini membuat rasio screen-to-body 90,7%. Bentangannya sendiri 6,47 inch dengan resolusi HD+. "Desain layar terkini Ultra O Screen dapat memberikan pengalaman yang lebih baik dan lebih luas misalnya pada saat menonton film ataupun bekerja menggunakan smartphone," terang Ricky Bunardi, Product Manager Vivo Indonesia. Tampilan layar Ultra O Screen dan AI Quad Camera Vivo Y30 Foto: undefined Kamera menjadi salah yang diunggulkan dari Vivo Y30. Ada empat kamera yang disematkan pada bagian belakang. Terdiri dari 13MP main camera, 8MP super wide angle, 2MP super macro, dan 2MP super bokeh. Vivo Y30 turut dimodali baterai berkapasitas besar yakni 5.000 mAh. Dilengkapi USB Type-C serta fitur reverse charging untuk mengisi daya perangkat lain. Dapur pacunya mengusung Helio P35 yang diracik dengan RAM 4GB. Sementara memori internalnya 128GB cukup lapang untuk menyimpan dan mengunduh file, foto, video ataupun aplikasi. Vivo Y30 hadir dengan varian warna elegan yang terinspirasi dari keindahan batu permata, yaitu Emerald Black dan Moonstone White. Ponsel ini dibanderol seharga Rp 2,799 juta. Bila berminat, Vivo menjualnya di toko offline dan online. Setiap pembelian Vivo Y30 di Shopee, konsumen bisa mendapatkan hadiah langsung seperti earphone, Grab Voucher senilai Rp 20,000, gratis biaya pengiriman dan voucher cicilan dari Kredivo. Simak Video "Resmi Mendarat, Vivo V19 Dibanderol Mulai Rp 4,299 Juta" [==] (afr/afr) Sumber
-
Jakarta - Segala rencana untuk memulihkan ekonomi dunia kembali dibayangi oleh kekhawatiran atas adanya gelombang kedua pandemi virus Corona. Sebagaimana diketahui, belakangan beberapa negara seperti Korea Selatan dan Jerman sudah mulai melonggarkan pembatasan sosial di negara mereka, akan tetapi malah muncul kasus-kasus baru di sana. Hal ini tampaknya turut memicu naiknya harga emas yang menjadi pilihan investasi aman di saat wabah. Harga emas Antam misalnya, perlahan kembali naik dalam dua hari terakhir setelah sepekan lebih turun terus. Harga logam mulia atau emas batangan Antam hari ini tercatat naik Rp 2.000. Emas Antam dijual dengan harga Rp 910.000/gram. Demikian dikutip detikcom dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Kamis (14/5/2020). Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp 3.000 ke level Rp 815.000/gram. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut. Harga emas batangan tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi. Berikut rincian harga emas Antam hari ini: Emas batangan 1 gram Rp 910.000 Emas batangan 5 gram Rp 4.370.000 Emas batangan 10 gram Rp 8.675.000 Emas batangan 25 gram Rp 21.580.000 Emas batangan 50 gram Rp 43.085.000 Emas batangan 100 gram Rp 86.100.000 Emas batangan 250 gram Rp 215.000.000 Emas batangan 500 gram Rp 429.800.000 Simak Video "Kabar Baik Atau Buruk? Harga Emas Hampir Rp 1 Juta/Gram!" [==] (eds/eds) Sumber
-
Jakarta - Peraturan Pemerintah (PP) No 23 Tahun 2020 tentang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah keluar. Lewat kebijakan itu, pemerintah menyediakan dana besar untuk menangani dampak wabah COVID-19. Juru Bicara Presiden Bidang Hukum Dini Purwono menjelaskan, PP itu diterbitkan untuk melindungi perekonomian agar tetap bertahan di tengah wabah. "PP ini bertujuan melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan usaha rakyat agar tetap bertahan di masa sulit dan menghindari terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)," kata Dini dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Kamis (14/5/2020). Dia menjabarkan ada sejumlah pilihan bantuan yang disediakan pemerintah lewat PEN. Pertama lewat Penyertaan Modal Negara (PMN) pada BUMN yang ditunjuk untuk meningkatkan kapasitas perusahaan, atau melaksanakan penugasan khusus dari pemerintah. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, total dukungan untuk BUMN dalam rangka PEN ini mencapai Rp 152,15 triliun yang terdiri dari PMN sebesar Rp 25,27 triliun, pembayaran kompensasi sebesar Rp 95,23 triliun, dan talangan pemerintah atau investasi dalam bentuk modal kerja sebesar Rp 32,65 triliun. Kedua, melalui penempatan dana pemerintah untuk memberikan dukungan likuiditas perbankan yang berkategori sehat dan tergolong 15 bank beraset terbesar. Likuiditas itu ditujukan untuk melakukan restrukturisasi kredit atau tambahan kredit modal kerja. Ketiga, melalui investasi dan atau penjaminan Pemerintah melalui badan usaha yang ditunjuk berdasarkan ketentuan perundang-undangan. Adapun sumber pendanaan PEN diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta sumber lainnya sesuai perundang-undangan. "Dalam pelaksanaannya, PEN diawasi dan dievaluasi oleh Menteri Keuangan bersama BPK dan BPKP untuk memastikan program ini dimanfaatkan sesuai tujuan pemulihan ekonomi nasional," kata Dini. Simak Video "Jokowi Minta Seluruh Kementerian Segera Belanjakan Anggaran!" [==] (das/fdl) Sumber
-
Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ada di level Rp 14.895. Angka ini menguat 45 poin atau 0,3% pada pagi ini. Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Kamis (14/5/2020). Hingga pukul 09.25 WIB, dolar AS terpantau bergerak di rentang Rp 14.880-14.895. Kurva pergerakan dolar AS terhadap rupiah dalam dua bulan terakhir sejak perluasan penyebaran COVID-19 di Tanah Air menunjukkan tren penurunan. Namun pergerakannya dalam beberapa hari terakhir mulai kembali menunjukkan penguatan. Kenaikannya sendiri memang cukup landai, alias perlahan tapi pasti. Terbukti penguatannya dalam seminggu terakhir yang mulai meningkat. Hal ini bisa jadi dipicu oleh sentimen gelombang kedua COVID-19 yang membuat orang mencari instrumen aman penempatan dananya. Dari data RTI, dolar AS pagi ini menunjukkan pelemahan. Dolar AS berada di level Rp 14.848 atau melemah 30 poin. Dolar AS sendiri pagi ini terpantau unggul terhadap mata uang yuan China dan dolar Singapura. Sebaliknya keok terhadap dolar Australia, euro, poundsterling, dan yen Jepang. Sementara rupiah pagi ini mayoritas melemah terhadap yuan China, euro, dolar Australia, dan dolar Singapura. Simak Video "Rupiah Keok Dihajar Dolar AS, Tembus Rp 14.500" [==] (eds/eds) Sumber