bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.021 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam aturan ini presiden memiliki kekuasaan tertinggi dalam rangka pengangkatan, pemindahan, hingga pemberhentian PNS. "Presiden selaku pemegang kekuasaan tertinggi pembinaan PNS berwenang menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS," bunyi pasal 3 ayat 1 aturan tersebut seperti dikutip detikcom, Jumat (15/5/2020). Presiden juga bisa mendelegasikan kewenangan untuk menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS kepada menteri di kementerian, pimpinan lembaga di lembaga pemerintah nonkementerian, sekretaris jenderal di sekretariat lembaga negara dan lembaga nonstruktural, gubernur di provinsi, dan bupati/walikota. Yang menarik, dalam aturan ini presiden juga berhak mengambil kembali pendelegasian kewenangan tersebut dalam dua ketentuan, dalam pasal 3 ayat 7: Pendelegasian kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat ditarik kembali oleh Presiden dalam hal: a. Pelanggaran prinsip sistem merit yang dilakukan oleh PPK; atau b. Untuk meningkatkan efektivitas penyelengaraan pemerintahan. Sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan faktor politik, ras, agama, asal usul, jenis kelamin, dan kondisi kecacatan. Aturan ini telah diteken dan ditetapkan oleh Jokowi pada 28 Februari 2020. Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Simak Video "Ini 12 Kategori PNS yang Nggak Dapat THR" [==] (fdl/fdl) Sumber
-
Jakarta - Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Sunarso menjelaskan bank pelat merah sudah melakukan restrukturisasi kredit kepada 1.718.507 nasabah dengan nilai Rp 223,16 triliun. Hal itu realisasi hingga 30 April 2020. Keringanan yang dimaksud adalah pembebasan/pengurangan bunga kredit dan penundaan angsuran pokok selama paling lama 6 bulan. "Sampai dengan 30 April sebanyak 1,7 juta debitur dengan total Rp 223 triliun telah kami lakukan restrukturisasi, dan rinciannya itu Himbara ya," kata dia dalam diskusi online yang tayang di YouTube, Jumat (15/5/2020). Khusus untuk BRI saja, total kredit yang sudah direstrukturisasi mencakup 1.410.895 debitur dengan nilai Rp 101,232 triliun. Sedangkan secara total seluruh bank BUMN, yaitu segmen UMKM sebanyak 1.560.390 debitur dengan nilai Rp 137,062 triliun, lalu non UMKM 158.117 debitur senilai Rp 86,096 triliun. "Itu yang sudah kita lakukan restrukturisasi," jelasnya. Sebagai informasi, sejak 1 April 2020 debitur KUR memperoleh pembebasan bunga dan penundaan angsuran pokok KUR selama paling lama 6 bulan. Selain itu, pemerintah juga memberikan perpanjangan jangka waktu dan tambahan plafon yang ada dalam ketentuan KUR. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi baik debitur KUR eksisting, maupun calon debitur KUR yang baru untuk memperoleh relaksasi ini. Berikut persyaratan bagi debitur KUR yang dapat memperoleh relaksasi tersebut: Syarat Umum 1. Kualitas kredit per 29 Februari 2020 yakni: a. Kolektabilitas performing loan (kolektabilitas 1 dan 2) dan tidak sedang dalam masa restrukturisasi b. Kolektabilitas performing loan (kolektabilitas 1 dan 2) dan dalam masa restrukturisasi, dapat diberikan stimulus dengan syarat restrukturisasi berjalan lancar sesuai PK restrukturisasi dan tidak memiliki tunggakan bunga dana atau pokok 2. Bersikap kooperatif dan memiliki itikad baik Syarat Khusus Penerima KUR mengurangi penurunan usaha dikarenakan minimal salah satu kondisi seperti: a. Lokasi usaha berada daerah terdampak COVID-19 yang diumumkan pemerintah setempat b. Terjadi penurunan pendapatan atau omzet karena mengalami gangguan terkait COVID-19 c. Terjadi gangguan terhadap proses produksi karena dampak COVID-19 Simak Video "Dievakuasi Petugas, Pasien Corona di Mamuju Disemangati Warga" [==] (toy/ara) Sumber
-
Ketergantungan APBN pada utang kian menghebat di masa pandemi. == JAKARTA -- Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) melihat Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) yang melanda, membuka kerentanan struktural APBN yang telah menahun seperti terbatasnya kapasitas fiskal, besarnya beban belanja terikat, defisit anggaran yang telah menjadi norma, dan ketergantungan pada pembiayaan utang yang masif. Berbekal Perppu No. 1/2020 yang kini telah disahkan sebagai UU, pemerintah merombak postur dan alokasi APBN 2020 secara signifikan hanya dengan Perpres. Atas nama penyelamatan perekonomian nasional dan stabilitas sistem keuangan dari dampak Covid-19, melalui Perpres No. 54/2020, defisit anggaran melonjak drastis dari Rp 307 triliun (1,76 persen dari PDB) menjadi Rp 853 triliun (5,07 persen dari PDB), dengan pembiayaan utang menembus Rp 1.000 triliun. “Kapasitas fiskal yang terus menurun dalam lima tahun terakhir dari 10,9 persen menjadi hanya 9,6 persen dari PDB, diproyeksi semakin jatuh pasca Covid-19,” tutur Yusuf Wibisono, Direktur IDEAS, pada soft launching hasil riset IDEAS yang bertajuk ‘Wajah APBN Pasca Covid-19’, di Tangerang Selatan, Kamis (14/5) kemarin. Yusuf Wibisono menambahkan bahwa Tax ratio APBN 2020 yang semula ditargetkan 10,7 persen dari PDB dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, pascapandemi turun menjadi hanya 8,7 persen dari PDB, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 2,3 persen. Proyeksi ini bisa semakin memburuk seiring asumsi pertumbuhan ekonomi yang bergerak ke arah -0,4 persen. Dengan politik anggaran yang sangat terbuka terhadap utang, jatuhnya kapasitas fiskal di masa pandemi ini segera ditutup dengan utang untuk menopang belanja tidak terikat (discretionary expenditure). Pada APBN yang penuh dengan belanja terikat (belanja birokrasi dan bunga utang), stimulus fiskal yang signifikan harus dilakukan dengan utang yang sangat masif, hingga Perppu No. 1/2020 menabrak aturan pengelolaan makroekonomi yaitu diizinkannya BI membeli SBN di pasar primer. “Stimulus ekonomi melawan dampak Covid-19 melalui Perppu No. 1/2020 harus dibayar amat mahal yaitu dengan mencabut aturan disiplin anggaran pemerintah sekaligus monetisasi defisit anggaran oleh bank sentral,” kata Yusuf Wibisono. Dengan timbunan utang sebelum pandemi, stok utang pemerintah semakin melonjak. Per Maret 2020, stok utang pemerintah tercatat Rp 5.192 triliun atau sekitar 32,1 persen dari PDB, berlipat dua dari posisi Oktober 2014 yang Rp 2.601 triliun. Pada akhir tahun, stok utang pemerintah diperkirakan akan mencapai Rp 5.784 triliun atau 34,4 persen dari PDB. “Kenaikan utang pemerintah pascapandemi semakin mengkhawatirkan. Dalam tiga bulan pertama 2020, stok utang pemerintah rata-rata bertambah Rp 138,2 triliun per bulan, melonjak 4 kali lipat dari rata-rata periode Juli 2013-Desember 2019,” ujarnya menambahkan. IDEAS melihat Ketergantungan APBN pada utang kian menghebat di masa pandemi. Beban bunga utang melonjak hampir empat kali lipat dalam satu dekade terakhir, dari Rp 88,4 triliun pada 2010, menjadi Rp 335,2 triliun pada 2020. Pada saat yang sama, pembayaran cicilan pokok utang berlipat lebih dari empat kali, dari Rp 127 triliun menjadi Rp 539 triliun. “Dengan pemerintah semakin dalam terjerat perangkap utang, berutang untuk bayar utang, maka pembuatan utang baru oleh pemerintah terus meningkat drastis dari waktu ke waktu. Dengan kehadiran pandemi, diperkirakan pemerintah akan menarik utang baru hingga Rp 1.439,8 triliun,” ungkap Yusuf Wibisono. Melihat besarnya porsi belanja tidak terikat perintah, maka belanja untuk stimulus fiskal dan perlindungan sosial yang dibawah kewenangan pemerintah, seringkali harus dibiayai dengan utang, dan dengan jumlah yang tak pasti. Alokasi belanja modal, subsidi, dan bantuan sosial selalu merupakan residual belaka, bahkan dengan proporsi yang terus menurun. Secara ironis, hal ini justru semakin memuncak di kala pandemi menghampiri. Yusuf Wibisono memberikan perbandingan bahwa pasca Perppu No.1/2020, beban pembayaran bunga utang tahun ini melonjak menjadi Rp 335,2 triliun. Beban bunga utang Rp 335,3 triliun ini setara dengan sejumlah besar belanja penting untuk ratusan juta rakyat, mulai dari program keluarga harapan (Rp 37,4 triliun), kartu sembako (Rp 43,6 triliun)), subsidi listrik (Rp 58,3 triliun), bansos Jabodetabek dan Non Jabodetabek (Rp 19,6 triliun), Kartu Prakerja (Rp 20 triliun), BLT Dana Desa (Rp 21,2 triliun), subsidi bunga UMKM dan ultra mikro (Rp 34,2 triliun), cadangan kebutuhan pokok dan operasi pasar (Rp 25 triliun), bantuan operasional sekolah (Rp 53,5 triliun), bantuan operasional penyelenggaraan PAUD (Rp 4 triliun) hingga bantuan operasional kesehatan dan KB (Rp 15,3 triliun). Keberpihakan anggaran pada si miskin justru semakin memburuk di kala krisis. Dibutuhkan terobosan strategi untuk menurunkan beban utang. Strategi pengelolaan utang mainstream selama ini sangat pro-kreditor (investor) namun cenderung abai terhadap kondisi debitor, khususnya kemampuan negara untuk melakukan stimulus fiskal dan perlindungan sosial kepada rakyat, terlebih di saat krisis. “Dalam jangka pendek, pemerintah setidaknya harus secara intensif mengadopsi pendekatan pembiayaan defisit anggaran yang lebih berbasis instrumen filantropi, bukan instrumen komersial murni, antara lain socially responsible investment (SRI) bond dan sukuk wakaf (cash-waqf linked sukuk),” pungkas Yusuf Wibisono, seraya menutup pembahasannya. Sumber
-
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat pada Rabu silam mengeluarkan imbauan para ilmuwan untuk memproteksi data studi terkait COVID-19 dari hacker China. Data yang ditakutkan bocor antara lain seputar vaksin dan pengobatan novel coronavirus. "Ini menimbulkan ancaman signifikan terhadap respons negara kita terhadap COVID-19," kata Biro Investigasi Federal dan Departemen Keamanan Dalam Negeri menyinggung soal upaya China yang sedang berfokus pada sektor kesehatan dan penelitian. Dikutip dari Kyodo News, tidak ada kasus hacking yang signifikan pada rilis namun FBI mengatakan tengah melakukan investigasi. "Oknum-oknum ini telah diamati berusaha mengidentifikasi dan secara tidak legal memperoleh kekayaan intelektual serta data kesehatan masyarakat yang terkait dengan vaksin, perawatan, dan pengujian dari jaringan dan personel yang berafiliasi dengan penelitian terkait COVID-19," demikian tertulis dalam siaran pers. Peringatan ini muncul setelah pemerintahan di bawah Presiden Donald Trump cukup gencar mengkritik China, di mana virus pertama kali terdeteksi dan dianggap 'gagal menghentikan penyebaran penyakit pada sumbernya'. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian juga telah mengkritik Washington karena menargetkan China dengan 'rumor dan fitnah tanpa bukti'. "China adalah pendukung kuat keamanan cyber dan menjadi korban serangan cyber. Kami dengan tegas menentang dan melawan semua jenis serangan cyber yang dilakukan oleh peretas," ujarnya. Simak Video "Trump Kukuh Virus Corona Buatan Manusia" [==] (ask/fay) Sumber
-
Jakarta - Grab hari ini mengumumkan startup yang menjadi finalis pada program Grab Ventures Velocity (GVV) tahap 3. Dari 5 startup finalis yang diumumkan oleh Grab, 4 di antaranya berasal dari Indonesia dan satu berasal dari Singapura. Adapun 4 startup asal Indonesia yang berhasil menjadi finalis adalah Luna POS, KliknClean, Printerous dan GetCraft sedangkan Workmate menjadi salah satunya startup yang berasal dari luar Indonesia (Singapura). Kelima startup tersebut nantinya akan menjadikan Indonesia sebagai market utama. Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan di tengah pandemi kali ini, Grab memahami startup juga menghadapi dampak yang tidak terduga. Dengan adanya GVV ini Grab berupaya membina startup agar bertahan dan membangun bisnis yang kuat terhadap dampak seperti saat ini. "Ada 5 besar startup yang berhasil untuk menarik perhatian kami untuk membantu para UMKM dalam menghadapi COVID-19. Yaitu KliknClean(solusi kebersihan), Luna POS (manajemen keuangan), Printerous (low cost printing), Workmate (manajemen SDM), dan Get Craft (demand growth). Kami harap GVV dapat membantu UMKM dan juga menjalankan program pemerintah" tutur Neneng dalam telekonferensi pers virtual, Jumat (15/5/2020). Kelima startup terpilih tersebut selanjutnya akan memperoleh bimbingan yang dapat memperkuat model bisnis mereka di tengah pandemi. Di sisi lain, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki yang turut hadir dalam telekonferensi pers virtual tersebut menyampaikan program GVV yang dibuat oleh Grab dapat membantu pemerintah dalam pengembangan UMKM. "Kami pemerintah apresiasi GVV, dan sangat mendukung setiap langkah pengembangan UMKM. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Saya yakin bila kita bekerja bersama-sama kita bisa mengatasi COVID-19 dan bangkit," imbuh Teten. Program GVV ini akan dilangsungkan selama 16 minggu ke depan, setelah itu kelima startup akan melakukan pitching kepada Grab. Selama program ini, startup yang terpilih juga akan menguji layanan mereka ke basis merchant GrabFood. Startup yang berhasil akan mendapat kesempatan untuk berkolaborasi bersama Grab dalam bentuk kemitraan komersial. Turut hadir pada telekonferensi tersebut, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan juga para finalis dari GVV tahap ketiga kali ini. (prf/fay) Sumber
-
Jakarta - Pemerintah kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan, kali ini iuran kelas I dan II saja yang dinaikkan per Juli 2020, sementara kelas III akan dinaikkan tahun depan. Ajakan turun kelas pun bermunculan, memang BPJS Kesehatan sendiri pun mengizinkan apabila ada masyarakat yang mau turun kelas. Namun, menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad ada konsekuensi besar dari gelombang turun kelas BPJS. Pertama, menurut Tauhid kalau kebanyakan orang yang turun kelas target penerimaan pasti akan rendah. "Implikasinya ini kalau dinaikkan iurannya, ini semua banyak yang mau turun kelas, khawatirnya kalau kelas III ini volumenya besar target penerimaan negara dari premi asuransi BPJS juga akan rendah," kata Tauhid kepada detikcom, Jumat (15/5/2020). Dia menilai kalau sudah begini pemerintah percuma saja menaikkan iuran, karena penerimaannya tidak bertambah banyak. Klik halaman selanjutnya. Simak Video "Bos BPJS Kesehatan Yakin Naiknya Iuran Bisa Atasi Defisit" [==] Sumber
-
KPR subsidi menjadi penopang terbesar pertumbuhan kredit BTN. == JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 457 miliar pada kuartal satu 2020. Pencapaian ini didorong penyaluran kredit dan pembiayaan senilai Rp 253,25 triliun pada akhir kuartal satu 2020 atau tumbuh 4,59 persen dari Rp 242,13 triliun periode sama tahun sebelumnya. Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan penopang terbesar pertumbuhan kredit perseroan berasal dari segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi sebesar Rp 112,78 triliun atau tumbuh 10,57 persen dari kuartal satu 2019 sebesar Rp 101,9 triliun. "Dampak dari penyebaran Covid-19 telah terlihat berbagai sektor pada kuartal satu 2020. Namun berbagai strategi yang telah dijalankan perseroan sejak tahun lalu menjadi bantalan cukup tebal untuk mempertahankan kinerja positif," ujarnya saat video conference di Jakarta, Jumat (15/5). Pahala menjelaskan segmen KPR nonsubsidi menempati porsi sebanyak 31,58 persen terekam penyaluran kredit sebesar Rp 79,99 triliun pada kuartal satu 2020. Secara total, kredit sektor perumahan mencatatkan kenaikan sebesar 4,14 persen secara year on year (yoy) dari Rp 219,73 triliun pada Maret 2019 menjadi Rp 228,82 triliun pada bulan sama tahun ini. Segmen kredit nonperumahan juga mengalami kenaikan sebesar 9,05 persen yoy dari posisi sebesar Rp 22,41 triliun pada 31 Maret 2019 menjadi Rp 24,43 triliun pada periode sama tahun ini. Kenaikan terbesar segmen ini ditopang melesatnya penyaluran kredit korporasi sebesar 87,75 persen yoy menjadi Rp 6,54 triliun pada 31 Maret 2020. BTN juga telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 221,72 triliun per kuartal satu 2020 atau naik 2,73 persen yoy, sehingga Liquidity Coverage Ratio (LCR) perseroan masih kuat pada level 140,51 persen per 31 Maret 2020. Kemudian aset perseroan per kuartal satu 2020 senilai Rp 308,19 triliun atau naik 2,27 persen yoy dari Rp 301,35 triliun pada kuartal satu 2019. Kinerja Bank BTN dapat terjaga ditopang bisnis yang masih tumbuh, langkah efisiensi, dan upaya mempertebal likuiditas serta pencadangan yang telah dilakukan perseroan sejak tahun lalu. "Kami mampu mencatatkan pendapatan bunga senilai Rp 6,17 triliun. Kinerja tersebut, laba operasional perseroan sebelum provisi tercatat sebesar Rp 870 miliar," jelasnya. Per kuartal satu 2020, coverage ratio perseroan melonjak ke level 105,66 persen dari 45,07 persen pada periode yang sama tahun lalu. Kemudian perseroan juga mencatatkan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 18,73 persen pada kuartal satu 2020 atau naik 111 basis poin (bps) dari 17,62 persen pada kuartal satu 2019. "Peningkatan permodalan tersebut didukung penerbitan subdebt pada awal 2020 yang mencatatkan kelebihan permintaan hingga lebih dari 10 kali," ucapnya. Perseroan juga mencatatkan penurunan Cost of Fund (CoF) sebesar 61 bps dibanding tahun lalu. Perbaikan CoF tersebut disebabkan adanya peningkatan tabungan reguler Batara sebesar 6,8 persen yoy menjadi Rp 18,23 triliun. "Secara gradual, dari Januari hingga Maret 2020, cost of fund BTN juga menunjukkan tren perbaikan,” ucapnya. Sumber
-
London - Upaya lockdown di berbagai negara adalah untuk meminimalisir penularan COVID-19. Kini setelah lockdown mulai dilonggarkan, warga pun menjadi semacam partisipan dalam eksperimen tentang bagaimana situasi yang akan terjadi pasca lockdown. Ilmuwan di Inggris memperingatkan melonggarkan lockdown terlalu cepat dalam fase 'eksperimen' ini bisa menyebabkan gelombang kedua paparan virus Corona. Karena itu, pembukaan lockdown harus dilakukan dengan hati-hati dan terukur. "Kita melonggarkan hal-hal yang kita anggap aman dulu dan kemudian mengawasinya dengan sangat hati-hati," kata Dr Mike Tildelsey, akademisi dari University of Warwick, Inggris. "Seiring kita memasuki fase ini, kita adalah 'hewan percobaan'. Tapi seiring fase ini berjalan, kita akan lebih memahami seberapa efektif," tambahnya. Dikutip detikINET dari BBC, Dr Mike menyarankan toko atau bisnis hanya bisa dibuka jika sosial distancing dapat dilakukan. Kemudian mereka yang bisa bekerja dari rumah sebaiknya meneruskannya. Sementara orang tua yang rentan tetap harus lebih dilindungi. Lockdown dipercaya meminimalisir penularan COVID-19. Sekarang setelah ada kelonggaran, perlu diketahui nantinya seberapa tinggi kontak sosial yang bisa dilakukan untuk menjaga agar Corona bisa tetap dikendalikan. "20 sampai 30% peningkatan kontak antar orang adalah maksimum. Vaksin masih lama. Saat ini, kita perlu sebanyak mungkin orang bisa beradaptasi," kata Profesor Azra Gahni dari Imperial College London. Fase eksperimen ini memang tidak dikendalikan ilmuwan dan benar-benar melibatkan dunia nyata. Maka sebelum dapat diketahui hasilnya, orang harus tetap menjaga diri, tidak berbuat sembarangan. "Ini tentang nyawa, harus ada keseimbangan soal risiko penyakit ini dan bagaimana menjalani hidup sehari-hari. Kita bisa mencapai hal itu selama orang bersikap sosial secara bertanggung jawab," kata Profesor Gahni. Simak Video "Menentang Lockdown, Ribuan Warga Berkumpul di Lapangan" [==] (fyk/fay) Sumber
-
Follow detikFinance Jumat, 15 Mei 2020 15:31 WIB Foto Bisnis Ari Saputra - detikFinance Jakarta - Sejumlah pesawat terparkir di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. AP II membatasi frekuensi terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Jumat (15/5/2020). Foto 1 dari 4 PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II membatasi frekuensi terbang dari Bandara Soekarno Hatta.menjadi hanya 5-7 penerbangan per jam atau 200 penerbangan dalam satu hari. Baca Juga detikNews Ramai-ramai Pulang Kampung Via Bandara karena Celah Aturan Menganga detikNews Antrean di Soetta Padat, Ada 6 Penumpang Mendarat di Bandara Solo Hari Ini detikNews AP II soal Bandara Soetta Padat saat PSBB: Ada 13 Flight Hampir Bersamaan detikTravel Bandara Wina Tawarkan Tes COVID-19, Kalau Negatif Tak Perlu Karantina detikTravel Kamu yang Akan Terbang dengan Lion Grup, Wajib Tahu Ini detikNews Lion Group Kembali Buka Penerbangan Domestik-Mancanegara dengan Syarat detikNews Pengecekan Penumpang di Bandara Soeta Diperketat detikNews Begini Suasana Bandara Soekarno Hatta Pagi Ini Sumber
-
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan sejumlah risiko yang bakal dihadapi industri perbankan jika pandemi COVID-19 berkepanjangan. Paling tidak ada tiga risiko yang akan dihadapi perbankan. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menjelaskan, risiko yang pertama adalah risiko kredit. Hal itu terjadi karena sektor riil terutama UMKM mulai kesulitan membayar kewajibannya kepada perbankan. "Pertama kami melihat ada risiko-risiko kredit. Ini tentunya mulai akan terlihat kalau sektor UMKM kita mulai terganggu dan tidak membayar kewajibannya kepada industri keuangan kita," kata dia dalam diskusi online yang tayang di YouTube, Jumat (15/5/2020). Menurutnya kondisi tersebut akan membuat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) meningkat. Namun dia yakin perbankan pasti akan berpikir bagaimana memitigasinya jika risiko tersebut benar-benar terjadi. Lalu yang kedua adalah risiko pasar, yaitu perubahan aset lembaga jasa keuangan yang diakibatkan oleh yield instrumen keuangan dan pelemahan nilai tukar. "Juga ada risiko pasar karena memang akibat dari pelemahan yield instrumen keuangan, kemudian juga pelemahan nilai tukar, itu pasti akan terjadi juga risiko pasar," sebutnya. Risiko likuiditas juga membayangi industri perbankan jika merebaknya virus Corona berlarut-larut. "Ke depan kita terus akan melakukan pemantauan day to day karena tekanan likuiditas akibat dari pressure tadi, kalau nasabahnya tidak membayar, kemudian pasti banknya akan mulai anget itu cash flow-nya, bagaimana memenuhi likuiditasnya," tambahnya. Simak Video "Imbas Covid-19, Pengusaha Rental Mobil Datangi Kantor OJK" [==] (toy/ara) Sumber
-
Follow detikFinance Jumat, 15 Mei 2020 15:16 WIB Foto Bisnis Agung Pambudhy - detikFinance Jakarta - Sejumlah sopir yang menggantungkan hidupnya di Stasiun gambir mengaku mulai mengalami penurunan penghasilan akibat pandemi Corona. Foto 1 dari 5 Seorang sopir bajaj terlihat menunggu penumpang di Stasiun Gambir. Baca Juga detikNews Cerita Warga di Klaten, Bansos Corona Disunat Rp 200 Ribu Untuk Ini detikNews Salurkan Bansos ke 169.383 KK, Pemda DIY Kucurkan Rp 203 M detikNews Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, Bupati Klaten: Ya Pasti Memberatkan detikNews Kasus Positif Corona di Kudus Tambah 4 Jadi 46, Ada dari Nakes detikNews PSBB Tangerang Raya Akan Diperpanjang Jelang Idul Fitri detikNews Kasus Corona Terkendali, DMI Ciamis Izinkan Warga Gelar Salat Id di Masjid detikNews Bantuan Sembako untuk Masyarakat Terdampak COVID-19 Sepakbola Priiit! Serie A Liga Italia Segera Bergulir Lagi Sumber
-
Jakarta - Pemerintah sudah menerbitkan kebijakan pengalihan gula rafinasi menjadi gula konsumsi untuk mengatasi kelangkaan stok dalam negeri. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menugaskan para produsen gula rafinasi swasta untuk mengguyur stoknya ke distributor dan pasar-pasar tradisional secara langsung. "Kita diminta melakukan operasi pasar dan penjualan langsung ke pedagang pasar. Jadi anggota AGRI ini sedang repot-repotnya, karena permintaan pemerintah, kita ikut masuk ke pasar-pasar," kata Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Bernardi Dharmawan kepada detikcom, Jumat (15/5/2020). Untuk volumenya, Kemendag menugaskan 250.000 ton gula rafinasi ini segera dipasok ke masyarakat. Untuk pembagiannya, 235.000 ton didistibusikan oleh AGRI, dan 35.000 ton oleh Pabrik Gula (PG) PT Kebun Tebu Mas (KTM). "Kalau total 250.000 ton itu ada satu PG Kebun Tebu Mas (KTM), 15.000 ton, AGRI 235.000 ton," imbuh dia. Ia mengatakan, dalam pelaksanaannya pemerintah meminta dapat selesai terdistribusi ke pasar-pasar dalam waktu satu bulan. "Itu yang AGRI penugasan diminta bahwa harus selesai di bulan Juni, bahkan sekarang diminta sebelum Lebaran selesai, jadi bergerak terus nih. Kami penugasan, tapi kami dipepet terus supaya selesai," tuturnya. Menurut Bernardi, pihaknya cukup kerepotan. Pasalnya, produsen rafinasi tidak punya pengalaman mendistribusikan gula langsung ke pedagang di pasar-pasar tradisional. "Kami nggak punya jalur distribusi karena kami semua b to b. Yang ngambil adalah industri makanan dan minuman langsung ke pabrik kami," ungkap dia. Meski begitu, pihaknya terus berupaya memasok gula-gula tersebut, dengan target dapat dibeli masyarakat seharga Rp 12.500/kg. "Kita menjual ke pedagang, sampai pedagang itu menjual Rp 12.500/kg, karena harus dikendalikan. Ke pedagangnya variasi, ada yg Rp 11.700-11.800 kg. Karena ini permintaan pemerintah, kita ingin membantu. Tapi pemerintah hanya memberi kami untuk kapasitas 1 bulan saja, memang harus selesai Mei sampai Juni, nggak boleh lebih dari itu," tandas dia. Simak Video "Takut Gendut? Ini Tips Minum Boba Rendah Gula" [==] (ara/ara) Sumber
-
Jan Riggins dan anak gadisnya Olivia (13) asal Texas menyukai seni yang dibuat dari kapur. Foto: Instagram/@janrigginsart Sebelum pandemi, mereka terbiasa untuk mengikuti kompetisi seni. Foto: Instagram/@janrigginsart Tapi bukan berarti ibu dan anak ini berhenti berkarya, mereka menuangkan kreativitas mereka di atas trotoar. Foto: Instagram/@janrigginsart "Ketika semua festival dibatalkan atau ditunda, aku sangat kecewa. Itulah awal aku memutuskan untuk menggunakan pinggir jalan rumahku," ujarnya kepada Bored Panda. Foto: Instagram/@janrigginsart Tetangga mereka ternyata sangat sangat menyukainya sehingga karya mereka tak berhenti pada ikan koi 3D saja yang merupakan gambar pertama mereka. Foto: Instagram/@janrigginsart Jan mengatakan ia dan sang putri menggambar sejak akhir Maret dan menghasilkan karya spektakuler. Foto: Instagram/@janrigginsart Bahkan ada Baby Yoda! Foto: Instagram/@janrigginsart Jan bahkan menggambar khusus tetangganya yang sedang berulang tahun, so sweet... Foto: Instagram/@janrigginsart Gemas banget ya lego Spiderman yang satu ini! Foto: Instagram/@janrigginsart Butuh keahlian dan kesabaran tingkat dewa untuk bisa menciptakan seni seperti ini. Untuk lebih lengkap melihat karya Jan dan sang putri, silakan kunjungi akun Instagram @janrigginsart. Foto: Instagram/@janrigginsart Sumber
-
Jakarta - Amazon dilaporkan mulai memproduksi secara massal pelindung wajah (Face Shields) dan akan dijual dalam beberapa waktu dekat ini yang diprioritaskan untuk para tenaga medis. Hingga saat ini Amazon telah menyumbangkan hampir 10 ribu pelindung wajah dan selama beberapa minggu ke depan Amazon telah berencana untuk menyediakan ratusan ribu biaya tambahan di situs Amazon. Dilansir detiKINET dari Engadget, menurut postingan blog Amazon, pada awal bulan Maret seorang Manager Program di Amazon bergabung dengan sekelompok pembuat di Washington State yang mencetak pelindung wajah 3D untuk pekerja medis. Kelompok tersebut telah mengembangkan desainnya sendiri dan sedang menyusun sendiri pelindung wajah di kantor mereka. Karyawan Amazon pun meminta bantuan ke Prime Air dan tim dari Amazon untuk menyempurnakan desain pelindung wajah tersebut. Mereka akan mengoptimalkan pelindung wajah untuk dicek di mesin 3D dan cetakan injeksi serta memastikan produknya ringan dan nyaman dipakai. Desain ini pun telah disetujui oleh National Institute of Health (NIH). Amazon pun mengatakan pelindung wajah ini akan diprioritaskan untuk pekerja medis dan setelahnya akan tersedia untuk konsumen umum. "Karena inovasi desain dan kemampuan rantai pasokan kami, kami yakin dapat memberikan dengan harga yang jauh lebih murah hampir dari sepertiga harga masker saat ini. Sehingga pelindung wajah dapat digunakan kembali dan tersedia untuk para pekerja medis," tulis Amazon. Simak Video "Pandemi Corona Bikin Harga Saham Amazon Selangit!" [==] (jsn/fay) Sumber
-
Porsi Jawa mencapai 55 persen dan luar Jawa sebesar 45 persen. == JAKARTA -- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, meski Jawa masih menjadi daya tarik utama bagi investor, pemerataan investasi terus didorong ke seluruh Indonesia. Plt Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Farah Indriani menegaskan, BKPM tetap mendorong pemerataan investasi di seluruh Indonesia. "Jadi tidak hanya di Jawa saja," ujarnya melalui keterangan resmi pada Jumat, (15/5). Jika dibandingkan data kuartal I 2020 dengan periode sama pada 2019 lalu, total investasi di Jawa memang turun 0,9 persen. Walaupun memang Jawa masih lebih mendominasi dibandingkan luar Jawa. "Tapi gap-nya makin kecil," kata Farah. Pertumbuhan investasi di luar Jawa, lanjut Farah, terus menunjukkan peningkatan dan makin berimbang dengan Jawa. Total investasi penanaman modal asing (PMA) di Jawa sejak 2016 sampai kuartal I 2020 mencapai 66,86 miliar dolar AS. Sedangkan investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 739,70 triliun atau setara 53,09 miliar dolar AS. Selama periode lima tahun tersebut, rasio realisasi investasi PMA dan PMDN di Jawa mencapai 55 persen, lalu di luar Jawa sebesar 45 persen dari total investasi sebesar Rp 3.047,2 triliun. "Ini angka yang tidak sedikit," kata Farah. Realisasi investasi PMA di Jawa pada 2019 sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2018, investasi PMA di Jawa mencapai 17,04 miliar dolar AS, sedangkan pada 2019 menjadi 15,47 miliar dolar AS. "Dapat kita amati di sini, jika investor asing juga mulai melirik lokasi di luar Jawa. Pembangunan infrastruktur di luar Jawa tentunya menjadi poin positif bagi investor," kata dia. Sektor yang mendominasi investasi PMA di Jawa selama 2016 hingga kuartal I 2020 yaitu Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran sebesar 12,07 miliar dolar AS, Listrik, Gas, dan Air senilai 10,25 miliar dolar AS, dan Transportasi, Gudang, serta Telekomunikasi sebesar 9,34 miliar dolar AS. Disusul Industri Kimia dan Farmasi sebesar 5,28 miliar dolar AS, juga Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain sebesar 5,27 miliar dolar AS. Sedangkan untuk investasi PMDN didominasi oleh sektor Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi senilai 14,17 miliar dolar AS, Konstruksi 8,22 miliar dolar AS, dan Industri Makanan sebesar 5,51 miliar dolar AS. Lalu sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran sebesar 4,28 miliar dolar AS, dan Listrik, Gas, dan Air senilai 4,07 miliar dolar AS. Sumber
-
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat logam mulia, perhiasan permata menjadi barang yang paling banyak diekspor selama bulan April 2020. Nilai ekspor tercatat sebesar US$ 12,19 miliar. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan ada sekitar lima barang yang nilai ekspornya melonjak selama April 2020. Salah satu yang paling tertinggi adalah logam mulia, perhiasan permata. "Berdasarkan HS 2 digit, yang meningkat cukup besar adalah logam mulia, perhiasan permata. Pada April masih alami peningkatan ekspor US$ 92,9 juta," kata Suhariyanto dalam paparannya via video conference, Jakarta, Jumat (15/5/2020). Suhariyanto bilang, logam mulia, perhiasan permata RI ini paling banyak dikirim ke Singapura, Swiss, dan Hong Kong. Selain itu, ada pulp dari kayu yang nilai ekspornya bertambah US$ 50,9 juta. Di mana, negara tujuannya China, Korea Selatan, dan Turki. Di posisi ketiga ada plastik dan barang dari plastik yang nilainya bertambah US$ 40,6 juta, negara tujuannya China, Jepang, dan Amerika Serikat. Sementara di nomor empat ada berbagai makanan olahan yang nilainya bertambah US$ 21,9 juta, serta olahan dari tepung yang bertambah US$ 20,6 juta dengan negara tujuan CHina, Malaysia, dan Filipina. "Sebaliknya, ada beberapa HS 2 digit yang turun cukup dalam, pertama bahan bakar mineral. Kemudian kendaraan dan bagiannya, lalu ada lemak dan hewan nabati, lalu pakaian dan aksesorisnya bukan rajutan, dan mesin dan peralatan," ungkapnya. Pangsa pasar ekspor Indonesia selama April 2020, terbesar masih ke China dengan share 16,01%, disusu oleh Amerika Serikat (AS) sharenya 11,99%, lalu Jepang sebesar 8,75%, Singapura 6,92%, dan India 6,91%. Sementara ke ASEAN sebesar 22,26% dengan nilai US$ 11,37 miliar dan Uni Eropa sebesar 8,89% dengan nilai US$ 4,54 miliar. Sementara sisanya ke beberapa negara mitra dagang lainnya. Simak Video "Kabar Baik Atau Buruk? Harga Emas Hampir Rp 1 Juta/Gram!" [==] (hek/fdl) Sumber
-
Jakarta - Sebuah studi menyebutkan bahwa kucing rupanya dapat terinfeksi dan menjadi transmisi virus Corona (COVID-19) di lingkungan sekitarnya. Tapi kabar baiknya, belum ada bukti mereka dapat menularkan ke manusia. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wisconsin telah melakukan penelitian terhadap kucing, untuk mengetahui apakah hewan peliharaan tersebut dapat terjangkit seperti halnya harimau dan singa di Kebun Binatang Bronx, New York, AS, yang dinyatakan positif COVID-19. Untuk mengetahui hal itu, peneliti menempatkan tiga kucing yang telah positif COVID-19 dengan tiga kucing yang tidak terjangkit dalam sebuah ruangan selama lima hari. Hasilnya, semua kucing tersebut positif COVID-19. Meski telah positif, kucing-kucing itu tidak memilik gejala layaknya telah terpapar sebuah virus. "Tidak ada bersin, tidak ada batuk, mereka tidak memiliki suhu badan tinggi atau kehilangan berat badan. Jika pemilik hewan peliharaan itu melihat, maka ia tidak akan menyadarinya," sebut Pakar Virus dari Universitas Wisconsin, Peter Halfmann dilansir dari Mashable, Jumat (15/5/2020). Studi ini menjadi acuan peneliti untuk memperingati orang-orang, khususnya yang memelihara kucing di rumahnya agar bisa menjaganya, terutama membatasi interaksi dengan hewan tersebut dan orang lain. Orang-orang yang mempunyai gejala virus Corona juga dianjurkan untuk tidak mendekati kucing karena berpotensi hewan tersebut jadi transmisi di lingkungan sekitarnya. Setiap hari, tim peneliti Universitas Wisconsin ini mengambil tes swap dari hidung kucing dan setelah enam hari, semua kembali negatif. "Jika mereka dikarantina di rumah mereka dan khawatir akan menyebarkan COVID-19 kepada anak-anak dan pasangan, mereka juga harus waspada untuk memberikan hewan peliharaan tersebut," tutur Halfmann. Kendati begitu, peneliti juga menekankan agar ada penelitian lebih lanjut, apakah COVID-19 yang dibawa kucing itu bisa menularkan ke manusia. Hasil studi ini pun telah diterbitkan ke dalam New England Journal of Medicine. Simak Video "Yuk! Belajar Cara Membuka Masker Kain yang Benar" [==] (agt/fay) Sumber
-
Peringkat pertama realisasi investasi pada kuartal I 2020 yakni Jawa Timur. == JAKARTA -- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, Pulau Jawa masih menjadi daya tarik bagi investor. Khususnya Provinsi Jawa Barat. Melalui keterangan resmi pada Jumat, (15/5), Plt Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Farah Indriani menjelaskan, berdasarkan data pada Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (KOPI) BKPM, provinsi yang menempati peringkat pertama realisasi investasi secara nasional pada kuartal I tahun 2020 yakni Jawa Timur. Nilai investasinya sebesar 2,18 miliar dolar AS. Hanya saja jika melihat data lima tahun terakhir atau 2016 sampai kuartal I 2020, kata Farah, Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih berpusat di provinsi Jawa Barat. Total investasinya mencapai 35,68 miliar dolar AS. "Disusul DKI Jakarta sebesar 30,60 miliar dolar AS, Jawa Timur 20,16 miliar dolar AS, serta Jawa Tengah 16,38 miliar dolar AS. Kemudian Banten 15,95 miliar dolar AS, dan Daerah Istimewa Yogyakarta 1,18 miliar dolar AS," ungkap Farah. Farah menyebutkan, selama lima tahun terakhir investasi PMA di pulau Jawa banyak berlokasi di provinsi Jawa Barat, nilainya 22,98 miliar dolar AS. Kemudian provinsi DKI Jakarta sebesar 17,89 miliar dolar AS, Banten 10,98 miliar dolar AS, Jawa Tengah 8,82 miliar dolar AS, Jawa Timur 6,04 miliar dolar AS, dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 0,15 miliar dolar AS. Berbeda dengan PMA, investasi PMDN di pulau Jawa mayoritas berada di provinsi Jawa Timur, nilainya sebesar 14,12 miliar dolar AS. Disusul oleh provinsi DKI Jakarta sebesar 12,71 miliar dolar AS, Jawa Barat 12,69 miliar dolar AS, Jawa Tengah 7,56 miliar dolar AS, dan Banten 4,97 miliar dolar AS. Sektor yang mendominasi investasi PMA di pulau Jawa selama 2016 hingga kuartal I 2020 yaitu Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran sebesar 12,07 miliar dolar AS, Listrik, Gas, dan Air senilai 10,25 miliar dolar AS, dan Transportasi, Gudang, serta Telekomunikasi sebesar 9,34 miliar dolar AS. Disusul Industri Kimia dan Farmasi sebesar 5,28 miliar dolar AS, juga Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain sebesar 5,27 miliar dolar AS. Sedangkan untuk investasi PMDN didominasi oleh sektor Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi senilai 14,17 miliar dolar AS, Konstruksi 8,22 miliar dolar AS, dan Industri Makanan sebesar 5,51 miliar dolar AS. Lalu sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran sebesar 4,28 miliar dolar AS, dan Listrik, Gas, dan Air senilai 4,07 miliar dolar AS. Sumber
-
Jakarta - Pemilik sekaligus pendiri Tencent, Ma Huateng kini menjadi orang terkaya di China. Kekayaanya sudah melampaui Bos Alibaba, Jack Ma. Melansir Forbes, Jumat (15/5/2020), kekayaan Ma meroket setelah saham perusahaan yang bergerak di bidang game online naik 14% sepanjang tahun ini. Kenaikan itu berkat meningkatnya pengguna game online selama masa lockdown pandemi virus Corona. Menurut data Forbes, Ma Huateng tercatat memiliki kekayaan bersih US$ 48,2 miliar, setara Rp 713 triliun (kurs Rp 14.800). Angka itu naik dari posisi 18 Maret 2020 sebesar US$ 38,1 miliar. Sementara itu, Jack Ma memiliki kekayaan lebih rendah yakni $ 41,2 miliar setara Rp 609 triliun. Harta Jack Ma itu sebenarnya baik dari US$ 38,8 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kekayaan Ma Huateng berasal dari kenaikan saham Tencent. Seperti perusahaan game dan internet lainnya di seluruh dunia, Tencent melihat permintaan untuk layanannya melonjak pada periode Januari dan Maret, ketika China berstatus lockdown untuk menahan penyebaran virus Corona. Tetapi China saat ini secara bertahap mulai melonggarkan lockdown. Perusahaan pengembang game PUBG ini pun mulai diragukan apakah keuntungan masih bisa berlanjut. Meski begitu pertumbuhan bisnis Tencent tidak searah dengan pertumbuhan konsumsi China yang terus menurun. Tencent justru membukukan kenaikan pendapatan sebesar 31% dari bisnis game-nya, yang merupakan sumber pendapatan terbesar, pada kuartal pertama. Performa yang kuat oleh game mobile Peacekeeper Elite dan Honor of Kings memimpin peningkatan pendapatan dari sektor game. Total pendapatan Tencent naik 26% menjadi 108,1 miliar yuan (sekitar US$ 15 miliar) pada kuartal pertama. Tetapi analis melihat keuntungan Tencent hanya bersifat sementara. Dengan kembali dibukanya sekolah dan kantor di China orang akan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk bermain game online. Terlebih lagi, pemulihan ekonomi yang berkepanjangan dari kontraksi PDB China sebesar 6,8% pada kuartal pertama juga kemungkinan akan membuat konsumen menarik kembali pengeluaran. Ini, ditambah dengan kurangnya rilis game baru yang besar sejauh ini, mungkin akan menyebabkan penurunan pertumbuhan game kuartal ini dibandingkan dengan kuartal pertama. "Pada kuartal kedua, pertumbuhan di China tidak akan terlalu jelas," kata Senior Analis Omdia, Cui Chenyu. Simak Video "Sepi Job Gegara Corona, Dinar Candy Stres hingga Sakit" [==] (das/dna) Sumber
-
Follow detikFinance Jumat, 15 Mei 2020 13:59 WIB Foto Bisnis Agung Pambudhy - detikFinance Jakarta - PT KAI mengoperasikan perjalanan Kereta Api Luar Biasa untuk berbagai rute sejak tanggal 12-31 Mei 2020. Stasiun Gambir pun langsung dipenuhi calon penumpang. Foto 1 dari 8 Suasana terkini Stasiun Gambir saat ramai pembelian tiket kereta luar biasa. Baca Juga detikInet Riset: Kucing Bisa Jadi Transmisi COVID-19 Tanpa Gejala detikNews Selama 22 Hari, 3.482 Kendaraan Pemudik Ditolak Masuk Jateng detikHealth Kata Psikolog Soal Youtuber Indira Kalistha yang Disebut Remehkan Corona Wolipop Hotel Sediakan Kamar 'Isolasi' Buat Suami-Istri yang Berantem karena Corona detikNews China Akan Tes Corona 11 Juta Warga Wuhan dalam 10 Hari, Mungkinkah? detikNews Ribuan Orang Mungkin Meninggal Setelah 2 Pengungsi Rohingya Positif Corona detikNews Ratusan TKI Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang detikNews Potret Lesu Jakarta di Masa Pandemi Sumber
-
Jakarta - Bulan Ramadhan tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya restoran jadi tempat paling banyak diburu saat waktu buka puasa, tahun ini restoran tampak sepi bahkan tutup karena ada pandemi virus Corona (COVID-19). Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bidang Restoran, Emil Arifin mengatakan sudah ada 8.000-an restoran di seluruh pulau Jawa yang berada di mal tutup karena pusat-pusat perbelanjaan tempat mereka berjualan berhenti beroperasi. "(Hotel yang tutup) diperkirakan 8.000-an. Itu hitungannya dari mal yang tutup tuh 77 (di Jakarta). Di dalam mal tuh kira-kira ada 30-an restoran, belum lagi ada yang stand alone tuh di luar, yang di DKI saja ada 4.700 (restoran). Jadi lebih dari 8.000, itu di Jawa ya," kata Emil kepada detikcom, Jumat (15/5/2020). Agar bisnis bisa bertahan hidup, Emil bilang, rata-rata penjualan beralih ke online. Mau tidak mau ada yang harus merubah menunya karena menu tersebut dinilai tidak cocok jika didiamkan terlalu lama. "Supaya lebih bisa diterima karena nggak semua makanan bisa dikirim online. Kayak makanan Jepang itu kan memang enaknya dimakan pas panas, jadi ada waktunya. Jadi bentuknya sekarang frozen dibawa ke rumah, sampai rumah dipanasin. Jadi pada merubah strategi menu sama cara-cara menyajikannya," jelasnya. Untuk mencoba menarik pembeli, pihak restoran juga tidak jarang menjual voucher dengan harga diskon. Meskipun cara tersebut dinilai tidak dapat menutupi pendapatan yang hilang selama ini. "Nggak terlalu efektif juga karena banyak persaingannya, mulai dari ibu-ibu rumah tangga yang bikin juga sendiri. Jadi impact-nya nggak terlalu banyak daripada buka langsung," imbuhnya. Simak Video "Tips Jadi Pengusaha Sukses di Usia Muda" [==] (fdl/fdl) Sumber
-
Jakarta - Momen Lebaran biasanya digunakan untuk bersilaturahmi bersama seluruh kerabat dan keluarga besar di kampung halaman. Di tengah situasi pandemi ini, meski tidak bisa mudik dan pulang ke kampung halaman, silaturahmi Lebaran masih bisa dijalin dengan melakukan video call. Buat kamu yang Lebaran ini akan melakukan silaturahmi bareng keluarga besar, mulai dari 10 hingga 100 orang, tentu membutuhkan aplikasi yang bisa mendukung aktivitas tersebut. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa aplikasi video call gratis yang bisa tampung banyak orang untuk silaturahmi bareng keluarga besar selama Lebaran. 1. Google Hangout Hangout merupakan aplikasi besutan Google yang bisa digunakan untuk video call hingga limit 10 orang. Aplikasi ini bisa diakses melalui perangkat mobile Android, iOS, hingga melalui website. 2. Zoom Zoom menyediakan fitur gratis dan premium. Untuk fitur gratisnya, Zoom dapat digunakan untuk video call hingga 100 orang. Namun meski demikian, Zoom membatasi video call yang diikuti oleh lebih dari 3 peserta maksimal hanya 40 menit saja. 3. WhatsApp Lebih banyak dari Hangout, baru-baru ini WhatsApp meningkatkan jumlah limit peserta pada fitur video call hingga 50 orang. Peningkatan ini dilakukan agar WhatsApp mampu bersaing dengan rival-rivalnya. WhatsApp tidak memberi batasan waktu sehingga pengguna bisa melakukan video call lebih lama. Itulah beberapa pilihan aplikasi video call yang bisa digunakan untuk bersilaturahmi bersama kerabat dan keluarga besar pada saat lebaran. Agar makin lancar silaturahminya, tentu kamu membutuhkan kuota internet dengan jumlah yang besar serta sinyal yang lancar. Untuk itu, kamu bisa menggunakan produk baru dari Smartfren yakni Smartfren 1ON+. Dengan membelinya seharga Rp 20 ribuan, kamu bisa mendapat bonus kuota mingguan hingga 52 GB serta masa aktif selama 1 tahun atau 365 hari. Dengan kuota sebanyak itu, tentu kamu bisa bolak-balik silaturahmi dengan kerabat dan keluarga. Jadi, meski di rumah saja dan tidak mudik, keseruan lebaran tetap bisa kamu rasakan bersama mereka yang berada di lokasi jauh. Selain itu, yang menarik Smartfren 1ON+ tidak akan memotong pulsa kamu ketika kuota internet sudah habis. Kamu boleh menahan lapar, haus, serta berbagai hal saat berpuasa, namun tidak untuk rasa kangen saat Lebaran dan kuota internet menggunakan Smartfren 1ON+ untuk #AntiPuasaKuota. Banyak kuota banyak pula gratis nelponnya. Smartfren 1ON+ menawarkan bonus lain yakni gratis nelpon ke sesama pengguna Smartfren. Pembelian pulsanya juga sangat mudah, bisa dilakukan melalui aplikasi MySmartfren dengan sistem pembayaran transfer e-banking, OVO, dan Gopay. Yuk manfaatkan #KuotaAntiWasWas dari Smartfren 1ON+ agar bisa silaturahmi ramai-ramai bareng kerabat dan keluarga di manapun mereka berada. Jangan lupa download aplikasi MySmartfren di Play Store dan App Store untuk pembelian pulsa dan paket datanya. Informasi selengkapnya bisa dilihat di sini. Selain buat video call ramai-ramai, kamu juga bisa manfaatin kuota dari Smartfren ini buat ikutan challenge TikTok dari Smartfren 1ON+ lho! Ajak keluargamu buat seru-seruan main TikTok dan jangan lupa share ke media sosial dengan hastag #KuotaAntiWasWas karena ada banyak hadiah menarik dari Smartfren. Info selengkapnya bisa dilihat di sini. (prf/fay) Sumber
-
Ini disebabkan kontraksi pertumbuhan ULN lembaga keuangan. == JAKARTA -- Bank Indonesia mencatat tren perlambatan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia, terutama ULN swasta masih berlanjut. ULN swasta pada akhir kuartal I 2020 tumbuh 4,5 persen secara tahunan (year on year /yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 6,6 persen (yoy). "Perkembangan ini disebabkan kontraksi pertumbuhan ULN lembaga keuangan dan melambatnya pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan," demikian disampaikan Bank Indonesia, Jumat (15/5). Pada akhir kuartal I 2020, ULN lembaga keuangan terkontraksi -2,3 persen (yoy), berbalik arah dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 3,6 persen (yoy). ULN perusahaan bukan lembaga keuangan juga tumbuh melambat dari 7,6 persen (yoy) pada kuartal IV 2019 menjadi 6,7 persen (yoy) pada kuartal I 2020. Beberapa sektor dengan pangsa ULN terbesar, yakni mencapai 77,7 persen dari total ULN swasta, adalah sektor jasa keuangan & asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas & udara dingin (LGA), sektor pertambangan & penggalian, dan sektor industri pengolahan. Struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Kondisi tersebut tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir kuartal I 2020 sebesar 34,5 persen, turun dibandingkan dengan rasio pada kuartal sebelumnya sebesar 36,2 persen. Di samping itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 88,4 persen dari total ULN. Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. "Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," tulis Bank Indonesia. Sumber
-
Jakarta - Aktivitas fotografi dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat ini cukup terbatas. Hal itu karena adanya imbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah saja bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan. Meskipun begitu, bukan berarti passion dalam dunia fotografi harus ikut dikorbankan. Masih banyak cara untuk menyalurkan hobby memotret yang bisa digeluti meski di rumah saja. Contohnya seperti beberapa tips fotografi yang dibagikan oleh fotografer profesional Martha Suherman dalam memotret objek-objek yang ada di rumah. Martha adalah seorang fotografer yang sudah berkecimpung selama 20 tahun dalam dunia fotografi, sejak saat ia berkuliah di jurusan desain komunikasi visual pada tahun 2000 silam. Dari channel YouTube pribadinya, banyak tips memotret ciamik di rumah aja yang dibagikan oleh Martha. Seperti saat memotret ikan cupang. Objek yang tampak biasa ini ketika dipotret dengan kreativitas akan menghasilkan karya seni yang memukau. Martha Suherman Foto: Dok. YouTube/Martha Suherman Dalam memotret ikan cupang ini Martha menyarankan untuk menyimpannya pada akuarium yang berbentuk kotak. Ikan kemudian dipotret saat melebarkan siripnya agar pose ikan terlihat dinamis. "Tujuannya adalah supaya dia berenangnya tidak jauh ke belakang (hanya berenang ke kiri dan belakang), sehingga kita pengaturan untuk aperture-nya akan lebih mudah," ungkap Martha dikutip dari Channel YouTube, Jumat (15/5/2020). Selain itu, Martha juga mengungkapkan peluang bisnis dari memotret cupang, bisa dimanfaatkan bagi para peternak sebagai bentuk promosi. "Memotret cupang ini juga berguna untuk teman-teman yang berjualan ikan cupang dan menternakkan ikan cupang atau berjualan ikan cupang. Jadi bisa dijualkan online di internet (sebagai promosi)," ungkapnya. Martha Suherman Foto: Dok. YouTube/Martha Suherman Menurutnya, dengan memotret komoditas usaha dan memasangnya di media online, maka usaha tradisional dapat bertransisi menjadi usaha digital. Contohnya ketika Martha membagikan tips memotret foto produk berupa makanan yang ciamik untuk online shop. "Sekarang ini karena lagi masa PSBB kayak gini, otomatis semua orang pengen belinya online. Kita tuh harus punya gambar foto makanan yang mewakili dan kelihatan enak pastinya jadi orang terpancing untuk beli makanannya," ungkapnya. Tipsnya pun sederhana untuk dicerna, misalnya menggunakan background netral dan foto produk yang berdiri sendiri karena sebagai foto katalog produk ketika berjualan. Lalu saat memotret produk pakaian, harus juga dilampirkan foto mengenai detail dari pakaian tersebut. Hal itu akan memberikan informasi lebih kepada konsumen yang melihat produk, sehingga mereka bisa lebih mempercayai produk yang dijual karena informasi yang diberikan sesuai kenyataan. Martha Suherman Foto: Dok. YouTube/Martha Suherman Ada juga beberapa tips memotret dengan hanya menggunakan smartphone yang Martha bagikan. Seperti mengenali layar smartphone apakah layar tersebut IPS atau AMOLED yang bisa saja mempengaruhi foto yang diambil. Bisa juga settingan menggunakan pro mode di smartphone sehingga bisa mengatur aperture, ISO, dan lainnya secara manual. "Tapi kalau misalkan teman-teman di smartphone-nya belum ada pro mode bisa dicari aplikasi yang bisa di download untuk memaksimalkan smartphone itu sendiri. Lalu kita juga harus tahu apa itu komposisi, karena apa pun kameranya komposisi itu adalah unsur yang paling penting di fotografi," ujarnya. Namun, Martha menjelaskan seni fotografi tidak terlalu bergantung dengan hardware-nya, akan tetapi lebih kepada bagaimana cahaya mempengaruhi potret yang diambil. "Fotografi itu adalah cahaya. Jadi kalau teman-teman tahu asal katanya, bahwa fotografi adalah melukis dengan cahaya. Artinya kita harus mengenali cahaya itu sendiri, cahaya itu yang membedakan hasil fotografi kamu bagus atau tidak," jelas Martha. Martha pun melihat seiring dengan perkembangan dunia saat ini, fotografi sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Sehingga semua orang perlu minimal menguasai dasar-dasar dari seni fotografi. Untuk mempelajari dasar-dasar fotografi dan mencoba aktivitas fotografi di rumah saja, kunjungi kanal YouTube milik Martha di sini. (prf/ega) Sumber
-
Kebijakan OJK dinilai mampu mendukung dunia usaha sekaligus sektor keuangan == JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan sejumlah kebijakan di tengah pandemi virus corona. Kebijakan ini dinilai mampu mendukung dunia usaha sekaligus sektor keuangan. Adapun kebijakan OJK tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK 03/2020 tentang Stimulus Perekonomian sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 di industri perbankan serta POJK Nomor 14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank. Ekonom PT Bank Danamon Tbk Wisnu Wardhana mengatakan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan OJK termasuk kebijakan fiskal dan moneter mampu menenangkan pasar keuangan. "Relaksasi aturan OJK memberikan ketenangan kepada pasar terutama dari kekhawatiran risiko likuiditas,” ujarnya kepada Republika di Jakarta, Jumat (15/5). Berdasarkan POJK Nomor 11/POJK 03/2020 ada empat kebijakan pokok antara lain pertama kebijakan meredam volatilitas di pasar keuangan dalam menjaga kepercayaan investor dan stabilisasi pasar. Kedua, memberi napas bagi sektor riil dan informal untuk dapat bertahan di tengah pandemi virus corona melalui relaksasi restrukturisasi kredit/pembiayaan. Ketiga, OJK juga memberikan relaksasi bagi industri jasa keuangan agar tidak perlu membentuk tambahan cadangan kerugian kredit macet akibat dampak virus corona. OJK juga memberikan ruang likuiditas yang memadai untuk menopang kebutuhan likuiditas perbankan. Keempat, OJK melakukan resolusi pengawasan industri jasa keuangan yang lebih efektif dan cepat melalui Cease and Desist Order dan Supervisory actions/resolutions lainnya. Menurut Wisnu keempt kebijakan OJK dapat membantu sektor perbankan terutama restrukturisasi kredit bagi nasabah yang terkena dampak virus corona. “Seluruh kebijakan OJK dapat menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia," ucapnya. Menurutnya kebijakan yang relatif baru itu sudah memberikan dampak positif pada sektor keuangan. Meskipun persentase debitur yang menggunakan fasilitas itu baru sekitar lima persen. “Perlu diingat bahwa umur dari aturan relaksasi ini masih relatif baru. Kalau dilihat dalam waktu singkat sudah dapat 5 persen, saya pikir efektif,” ucapnya. Sementara Direktur Riset Core Indonesia Piter Abdullah menambahkan empat fokus kebijakan OJK dapat saling melengkapi dengan kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah dan Bank Indonesia. Kebijakan ini mampu mendorong dunia usaha dan memperkuat industri keuangan. “Dengan kebijakan ini OJK ikut membantu memperkuat daya tahan dunia usaha, sekaligus sektor keuangan dalam menghadapi wabah Covid-19. Selama terjadinya wabah Covid-19, dunia usaha dan lembaga keuangan utamanya perbankan, mengalami tekanan likuiditas,” ucapnya. Piter menilai keempat kebijakan OJK mampu memperkuat dunia usaha terutama kebijakan restrukturisasi kredit dan perbankan tak perlu menambahkan cadangan kerugian kredit macet. “Dengan melakukan relaksasi restrukturisasi kredit melalui kebijakan relaksasi ini, dunia usaha terbantu yang pada akhirnya juga memperkuat perbankan,” katanya. Meski demikian, Piter mengakui restrukturisasi kredit saja tak cukup untuk sebagian pelaku usaha. Maka diperlukan kebijakan lain dari pemerintah maupun bank sentral yang bisa memperkuat dunia usaha. “Memang untuk beberapa perusahaan yang kesulitan likuiditasnya begitu besar, restrukturisasi kredit saja tidak cukup, perlu bantuan lainnya. Tapi arah kebijakannya sudah benar,” ucapnya. Sumber