bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.055 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jangka waktu terlama UMKM melakukan penundaan pembayaran selama sembilan bulan == JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi nilai restrukturisasi UMKM mencapai Rp 500 triliun hingga Rp 600 triliun. Adapun asumsi tersebut jika 50 persen kredit UMKM direstrukturisasi oleh perbankan atau perusahaan pembiayaan. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan prediksi tersebut tidak akan terealisasi sebab tidak semua perbankan membutuhkan penyangga likuiditas. “Jadi jumlahnya tidak banyak, kalau misal Rp 500 triliun tidak semua butuh penyangga likuiditas,” ujarnya saat video conference, Jumat (15/5). Wimboh menghitung, jangka waktu terlama UMKM melakukan penundaan pembayaran selama sembilan bulan dari April hingga Desember, maka kebutuhan likuiditasnya tidak mencapai Rp 500 triliun. “Jika sembilan bulan hanya 3/4 menjadi hanya sekitar bunga 12 persen dikali Rp 200 triliun,” ucapnya. Sumber
-
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) akan meningkat akhir tahun. Hal ini sejalan dengan terjadinya pandemi COVID-19 yang mengganggu perekonomian. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan karena itu OJK mengeluarkan kebijakan restrukturisasi. "Akhir tahun ada kenaikan, tapi karena degradasi diragukan menjadi macet. Angka terakhir 2,5% menjadi 2,77% ini yang digarugkan menjadi macet," kata Wimboh dalam konferensi pers virtual, Jumat (15/5/2020). Wimboh mengatakan kebijakan restrukturisasi ini dibutuhkan untuk membantu bank agar kredit macet tidak meningkat. "Kalau ada bank macet, dan gak direstrukturisasi, salah sendiri. Tapi itu kecil kemungkinannya terjadi," jelas dia. Berdasarkan data OJK kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan per Maret 2020 masih tumbuh positif. Kredit perbankan tumbuh sebesar 7,95% yoy, ditopang oleh kredit valas yang tumbuh sebesar 16,84% yoy. Piutang Perusahaan Pembiayaan tercatat tumbuh sebesar 2,49% yoy. Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh sebesar 9,54% yoy. Profil risiko lembaga jasa keuangan pada Maret 2020 juga masih terjaga pada level yang terkendali dengan rasio NPL gross tercatat sebesar 2,77% (NPL net: 0,98%) dan Rasio NPF sebesar 2,75%. Di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah, risiko nilai tukar perbankan dapat dijaga pada level yang rendah terlihat dari rasio Posisi. Simak Video "Imbas Covid-19, Pengusaha Rental Mobil Datangi Kantor OJK" [==] (kil/dna) Sumber
-
Daftar Pelaku Usaha yang Dikecualikan Anies dari Larangan ke DKI
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membatasi masyarakat untuk keluar dan masuk Jakarta demi menekan penularan virus Corona. Hal ini ditegaskan Anies dalam Pergub 47 tahun 2020. Pelaku usaha yang bukan berdomisili ataupun tidak memiliki KTP elektronik (KTP-el) Jabodetabek dilarang Anies keluar dan masuk dan Jakarta. Namun, Anies memberikan pengecualian yang diatur dalam pasal 5 huruf j bagi pelaku usaha yang memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). "Setiap orang, pelaku usaha, atau orang asing yang karena tugas dan pekerjaannya memiliki SIKM," dikutip detikcom dari pasal 5 huruf j Pergub 47 tahun 2020, Jumat (15/5/2020). SIKM menurut pasal 6 ayat 1 bisa didapatkan lewat laman resmi corona.jakarta.go.id. Di dalamnya ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, kemudian mengisi formulir, baru bisa mencetak SIKM. "Setiap orang, pelaku usaha, atau orang asing yang karena tugas dan pekerjaannya dapat memiliki SIKM sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf j, dengan mengisi formulir permohonan secara daring melalui corona.jakarta.go.id," bunyi pasal 6 ayat 1. selain itu Pergub Anies tersebu juga mengecualikan pelaku usaha dari 11 sektor dari larangan keluar masuk Jakarta. Dalam pasal 5 ayat 2 poin d dijelaskan sektor tersebut antara lain adalah kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, dan industri strategis. Berikut ini isi lengkap pasal 5 dan 6 Pergub 47/2020. Klik halaman selanjutnya. Sumber -
Jakarta - Hati-hati, akun WhatsApp Anda bisa saja dibajak orang yang tidak bertanggung jawab. Ada cara untuk mengetahui dan mencegahnya. Pembajakan akun WhatsApp tentu sangat berisiko. Pelakunya bisa menipu kawan dan keluarga Anda. Tapi bagaimana kita bisa tahu kalau akun WhatsApp kita dibajak? Ada sejumlah ciri-cirinya. Anda mesti waspada dan mengambil tindakan jika akun WhatsApp terjadi hal-hal berikut ini: Infografis WhatsApp Dibajak Foto: (detikcom) Nah, jika kamu sudah menemukan ciri-cirinya, itu artinya mesti mengamankan akun WhatsApp sebagai tindakan pencegahan. Ada beberapa cara yang wajib dicoba seperti berikut ini: Infografis WhatsApp Dibajak Foto: (detikcom) Simak Video "Cara Lakukan Video Call WhatsApp hingga 8 Orang" [==] (fay/fyk) Sumber
-
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan untuk melakukan seleksi nasabah yang mengajukan keringanan kredit. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan jangan sampai bank memberikan nasabah yang mampu keringanan kredit. Seperti keringanan kredit untuk kendaraan mewah. "Kita juga harus kasih contoh agar ada empatinya. Jangan sampai nasabah yang kaya, kredit mobil Ferrarri bermiliar-miliar diberi restrukturisasi," kata Wimboh dalam konferensi pers virtual, Jumat (15/5/2020). Selain itu bank juga diharapkan tidak memberikan keringanan kredit untuk pengusaha yang sebenarnya masih memiliki dana untuk bertahan di tengah pandemi. "Saya rasa Bank itu mengerti yang mana yang bisa diberikan. Begini, misalnya pegawai negeri pendapatannya tidak berkurang jangan diberikan restrukturisasi. Sedangkan ada pengusaha restoran, restorannya sepi nggak ada yang dateng mhhal dapat," ucap dia. Dalam hal ini, Wimboh menyerukan kepada para pengusaha agar bisa mengeluarkan dana tabungannya untuk bisa bertahan di tengah pandemi. "Tolong nasabah-nasabah ini kita harus sama-sama kalau ada yang lain ndak makan dikasih makan," pungkas dia. Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengeluarkan pengumuman bagi pelaku industri keuangan yang menjalankan program restrukturisasi kredit. Program yang bertujuan untuk menstimulasi perekonomian dengan memberikan keringanan kepada nasabah ini diberikan dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok/bunga, perpanjangan waktu, dan lain-lain. Pemberlakuan restrukturisasi tersebut merupakan perpanjangan dari POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019, yang sebelumnya dikeluarkan Pada 19 Maret 2020. Simak Video "Anjlok! Pertumbuhan Kredit Bank Tahun 2019 Hanya 6,08%" [==] (kil/dna) Sumber
-
Ada 180 perusahaan leasing yang telah menerima permohonan restrukturisasi kredit. == JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah restrukturisasi pembiayaan yang disetujui oleh perusahaan pembiayaan atau leasing sebanyak 1,48 juta debitur. Angka ini setara dengan nilai transaksi sebesar Rp 44,61 triliun. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data yang disampaikan hingga 12 Mei 2020. “Hampir semua bank berkomitmen dan sudah melaporkan ke OJK,” ujarnya saat video conference di Jakarta, Jumat (15/5). Wimboh merinci jumlah nasabah yang mengajukan permohonan restrukturisasi kredit mencapai 2.210.448 kontrak. Sedangkan saat ini yang masih dalan proses persetujuan mencapai 658.222 kontrak. “Saat ini dari 183 perusahaan pembiayaan, ada 180 perusahaan yang telah menerima permohonan restrukturisasi dan menyampaikan laporannya kepada OJK,” ucapnya. Sementara restrukturisasi perbankan, berdasarkan data per 10 Mei 2020 terdapat 88 bank yang sudah melakukan restrukturisasi kepada 3,88 juta debitur. Angka ini setara dengan nilai transaksi sebesar Rp 336,97 triliun. "Dari jumlah tersebut, restrukturisasi terbesar diberikan kepada nasabah UMKM mencapai 3,42 juta debitur dengan nilai Rp 167,1 triliun," jelasnya. Restrukturisasi ini, menurut Wimboh, tidak langsung bisa didapatkan oleh para debitur. Setidaknya para debitur harus memenuhi beberapa syarat seperti plafon kredit/pembiayaan UMKM maksimal Rp 10 miliar rupiah, debitur merupakan existing individual/perusahaan termasuk debitur kendaraan bermotor roda dua /empat, dan lain-lain. Kemudian peningkatan kualitas kredit/pembiayaan menjadi lancar setelah direstrukturisasi, teknis eksekusi restrukturisasi diserahkan kepada bank/leasing dengan prinsip kehati-hatian, jangka waktu paling lama satu tahun dan debitur terdampak dan kredit lancar sebelum pemerintah mengumumkan darurat Covid-19. “Pelaksanaan restrukturisasi memang menemui banyak kendala. Penyebabnya yaitu adanya perbedaan persepsi masyarakat karena kurangnya pemahaman,” ungkapnya. Selain itu kendala lain yakni industri baik bank maupun multifinance yang masih berpedoman pada Standard Operational Procedure (SOP) yang lama, sehingga cenderung memakan waktu dan birokrasi. Tak hanya itu, kendala datang dari adanya beberapa pemerintah daerah yang menetapkan penundaan penagihan kredit dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengemudi online yang tidak berhubungan langsung dengan perusahaan pembiayaan. "Memang terjadi perbedaan antara masyarakat atau debitur dengan bank dan multifinance, sehingga sering terjadi distorsi di lapangan. Maka kami sampaikan bahwa dalam restrukturisasi ini, ketentuan kredit itu harus betul-betul bahwa kredit yang bisa direstrukturisasi yang tidak macet sebelum dampak Covid-19, kalau sudah macet tidak bisa ikut program restrukturisasi,” jelasnya. Sumber
-
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Pergub 47 tahun 2020. Dalam beleid Anies mengatur tentang larangan berpergian, termasuk untuk pelaku usaha, dalam perjalanan keluar dan masuk Jakarta. Dalam pasal 4 ayat 1 dijelaskan bahwa semua pelaku usaha dilarang melakukan kegiatan keluar dan masuk wilayah Jakarta selama masa darurat Corona. Kemudian, di dalam ayat 3 poin a dan b, dijelaskan bahwa yang boleh keluar masuk Jakarta hanyalah pelaku usaha yang memiliki KTP elektronik (KTP-el) atau izin tinggal di wilayah Jabodetabek. "Orang atau pelaku usaha yang memiliki KTP-el Jabodetabek dan orang asing yang memiliki KTP-el/izin tinggal tetap/izin tinggal terbatas Jabodetabek, dengan tujuan dan/atau dari daerah yang berada di Jabodetabek," dikutip detikcom dari Pergub 47 tahun 2020, Jumat (15/5/2020). Kemudian dalam pasal 4 ayat 2 dijelaskan bagi pelaku usaha yang melanggar maka akan diminta kembali tempat asalnya ataupun dikarantina sesuai dengan komando Gugus Tugas COVID-19 tingkat Provinsi. Berikut ini isi lengkap mengenai pasal pelarangan keluar masuk Jakarta: Pasal 4 (1) Setiap orang atau pelaku usaha dilarang melakukan kegiatan berpergian keluar dan/atau masuk Provinsi DKI Jakarta selama masa penetapan bencana non alam penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai bencana nasional. (2) Setiap orang atau pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenakan tindakan sebagai berikut: a. jika berasal dari Provinsi DKI Jakarta diarahkan untuk kembali ke rumah/tempat tinggalnya, dan b. jika berasal dari luar Provinsi DKI Jakarta diarahkan untuk kembali ke tempat asal perjalanannya atau dikarantina selama 14 (empat belas) hari di tempat yang ditunjuk oleh Gugus 'Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tingkat Provinsi dan/ atau tingkat Kota/Kabupaten Administrasi. (3) Larangan melakukan kegiatan berpergian keluar dan/atau masuk Provinsi DKI Jakarta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku bagi: a. orang atau pelaku usaha yang memiliki KTP-el Jabodetabek; dan b. orang asing yang memiliki KTP-el/izin tinggal tetap/izin tinggal terbatas Jabodetabek, dengan tujuan dan/atau dari daerah yang berada di Jabodetabek. Simak Video "Tangani Warga yang Berkerumun, Anies: Angkat! Masukkan ke GOR" [==] (hns/hns) Sumber
-
Jakarta - Pandemi virus Corona telah membuat perekonomian merosot. Imbasnya dunia investasi ikut terpuruk mulai dari pasar modal hingga pasar uang. Banyak dari produk investasi yang kini risikonya terasa meningkat drastis, seperti saham. Untuk itu perlu ekstra hati-hati jika ingin menempatkan dana investasi dalam kondisi saat ini. Reksa dana bisa menjadi pilih produk investasi di masa krisis pandemi saat ini. Namun tentu tidak semua jenis produk reksa dana memberikan keuntungan. Bahkan ada jenis produk reksa dana yang justru tengah terpuruk saat ini. Direktur Utama Danareksa Investment Management Marsangap P Tamba menerangkan, dari sisi produk reksa dana dia menyarankan untuk memilih produk dengan likuiditas yang masih tinggi saat ini. Produk yang dia sarangkan adalah reksa dana pasar uang. "Buat investor saat ini memang yang paling ideal mungkin yang pasti likuiditasnya tinggi. Kalau orang bilang cash is king kalau kita di MI, reksa dana pasar uang is king saat ini," tuturnya saat konferensi pers virtual, Jumat (15/5/2020). Sementara untuk jenis produk reksa dana yang sedang berisiko tinggi adalah reksa dana saham. Sebab kandungan produk reksadana ini sepenuhnya ditempatkan di pasar saham. Sedangkan pasar modal tengah bergejolak. Meski begitu, menurutnya reksa dana saham masih menjanjikan jika investasinya bersifat jangka panjang. Sebab dengan perekonomian Indonesia yang masih terus berkembang pasar modal dipastikan juga masih memiliki peluang yang besar untuk terus berkembang. Terlebih saat ini banyak saham-saham yang terbilang murah karena terus menurun. "Kalau perspektif jangka panjang saya percaya reksa dana saham secara jangka panjang untuk Indonesia masih sangat baik. Apalagi secara year to date diskonnya sudah 30%," terangnya. Namun Marsangap menilai kondisi saat ini perekonomian masih dalam kondisi stres. Artinya belum ada kepastian kapan perekonomian akan pulih kembali yang diakibatkan pandemi virus Corona. "Di tengah kondisi lagi lucu-lucunya, lagi stres-stresnya dan belum kelihatan cerah kapan ini akan berakhir," tambahnya. Oleh karena itu, jika investor ingin menempatkan dana investasinya dengan jangka waktu pendek atau sedang dia merekomendasikan reksa dana pasar uang. Selain lebih aman menurutnya retrun-nya masih lebih tinggi dari produk investasi perbankan. Selain itu reksa dana pasar uang juga memiliki kemudahan tersendiri. Investor bisa kapan pun mencairkan dananya tanpa ada jeda waktu. Hal itu penting di tengah kondisi krisis. Simak Video "Sepi Job Gegara Corona, Dinar Candy Stres hingga Sakit" [==] (das/dna) Sumber
-
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN bakal menerbitkan surat utang atau obligasi senilai RP 5 triliun tahun ini. Penerbitan obligasi itu untuk menggantikan surat utang yang jatuh tempo tahun ini. "Bonds memang kita merencanakan di RBB kita Rp 5 trilun," kata Direktur Finance, Planning, & Treasury BTN Nixon LP Napitupulu dalam tleconference, Jumat (15/5/2020). "Kemudian untuk menggantikan bonds yang jatuh tempo juga tahun ini kurang lebih Rp 5,3 triliun," tambahnya. Dia bilang, kemungkinan penerbitan surat utang ini akan terbagi menjadi dua. Tahap pertama kuartal III sebesar Rp 2 triliun dan kedua pada kuartal IV sebesar Rp 3 triliun. Lanjutnya, pihaknya terus memantau kondisi pasar. Menurutnya, permintaan bakal naik setelah semester I. "Karena kita melihat market saat ini masih belum terlalu banyak penerbitan bonds at least sampai April kita monitor. Mungkin kita lihat demand dan supply mulai naik lagi setelah semester I. Kita masuk bonds sekitar juli dan Agustus, dan nanti kisaran Oktober," jelasnya. Simak Video "Detik-detik Pesta Sabu di Pinrang Digerebek Polisi" [==] (acd/dna) Sumber
-
Jakarta - Penugasan distribusi 160.000 ton gula rafinasi dari produsen kepada peritel modern jadi sorotan. Apalagi ketika peritel modern melalui Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menyebut 70.000 ton gula dari Asosisasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) menghilang dalam 2 hari entah ke mana. Hal ini dinilainya yang mengakibatkan stok gula di ritel-ritel modern sulit ditemukan. Ketua Umum AGRI Bernardi Darmawan telah membantah hal tersebut. Menurut Bernardi, stok gula rafinasi saat ini terus diguyur baik ke ritel modern maupun pasar tradisional untuk mengatasi kelangkaan. Kemudian, dari sisi pemerintah yang menerbitkan penugasan gula rafinasi tersebut juga angkat bicara. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto mengatakan, memang ada evaluasi dari pihaknya terkait volume gula rafinasi yang akan dipasok AGRI ke Aprindo. "Jadi pemerintah sesuai dengan rapat bersama memutuskan sudahlah penugasan 160.000 ton itu kita gelontorkan saja ke ritel modern, dan harapannya juga distributor yang memasok ritel modern juga memasok ke pasar tradisional, 2 jalur. Ternyata di dalam perjalanannya, kita kan evaluasi 1 minggu setelah itu, kenapa kok ini belum bergerak? Rupanya packer atau distributor yang menyuplai ke ritel modern pun punya keterbatasan," kata Suhanto kepada detikcom, Jumat (15/5/2020). Dengan kondisi tersebut, Kemendag pun mempertanyakan kemampuan Aprindo menyerap gula rafinasi dalam 1 bulan. Angka terakhir yang diperoleh, kemampuan dari peritel modern tersebut hanyalah 20.000 ton per bulan. "Setelah dihitung, kami mendapatkan angka dari Aprindo bahwa ritel modern untuk bulan Mei hanya mampu 20.000 ton," ungkap Suhanto. Pihaknya pun memutuskan agar AGRI memasok gula rafinasi kepada Aprindo sebanyak 30.000 ton, lebih dari kemampuan yang disebutkan Aprindo. "Kami untuk meyakinkan ritel modern, kalau komitmennya hanya 20.000 ton, sudah kita kesepakatan baru dengan para anggota AGRI Anda kita kasih 30.000 ton," jelas dia. Hal tersebut diputuskan, pasalnya pemerintah tidak ingin ada stok yang berlebih di gudang distributor jika kemampuan serap peritel hanyalah 20.000 ton. Oleh sebab itu, sisa dari 30.000 ton tersebut diarahkan Kemendag untuk dipasok ke pasar tradisional. "Sisanya kami minta lagi kepada AGRI disalurkan melalui 2 cara, pertama tetap bekerja sama dengan pedagang pasar melalui jaringannya, tetapi langsung ke pedagang pasar. Cara kedua AGRI kerja sama dengan para pengelola dan dinas-dinas seluruh Indonesia melakukan operasi pasar. Jadi bukan berarti Aprindo nggak dipenuhi, tapi nggak mampu untuk menyerap sebanyak itu (160.000 ton)," papar Suhanto. Ia pun menegaskan, perubahan volume pendistribusian gula rafinasi dari AGRI kepada Aprindo, yang awalnya 160.000 ton menjadi akhirnya 30.000 ton (termasuk dipasok dari Pabrik Gula PT Kebun Tebu Mas), bukanlah mengartikan stok gula tersebut menghilang begitu saja. Namun, pemerintah memang menyesuaikan dengan kemampuan dari peritel modern sendiri. "Bukan menghilang, ada. Aprindo sendiri nggak akan mampu menjual segitu," pungkas dia. Simak Video "Takut Gendut? Ini Tips Minum Boba Rendah Gula" [==] (dna/dna) Sumber
-
Jakarta - Penugasan distribusi 160.000 ton gula rafinasi dari produsen kepada peritel modern jadi sorotan. Apalagi ketika peritel modern melalui Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menyebut 70.000 ton gula dari Asosisasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) menghilang dalam 2 hari entah ke mana. Hal ini dinilainya yang mengakibatkan stok gula di ritel-ritel modern sulit ditemukan. Ketua Umum AGRI Bernardi Darmawan telah membantah hal tersebut. Menurut Bernardi, stok gula rafinasi saat ini terus diguyur baik ke ritel modern maupun pasar tradisional untuk mengatasi kelangkaan. Kemudian, dari sisi pemerintah yang menerbitkan penugasan gula rafinasi tersebut juga angkat bicara. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto mengatakan, memang ada evaluasi dari pihaknya terkait volume gula rafinasi yang akan dipasok AGRI ke Aprindo. "Jadi pemerintah sesuai dengan rapat bersama memutuskan sudahlah penugasan 160.000 ton itu kita gelontorkan saja ke ritel modern, dan harapannya juga distributor yang memasok ritel modern juga memasok ke pasar tradisional, 2 jalur. Ternyata di dalam perjalanannya, kita kan evaluasi 1 minggu setelah itu, kenapa kok ini belum bergerak? Rupanya packer atau distributor yang menyuplai ke ritel modern pun punya keterbatasan," kata Suhanto kepada detikcom, Jumat (15/5/2020). Dengan kondisi tersebut, Kemendag pun mempertanyakan kemampuan Aprindo menyerap gula rafinasi dalam 1 bulan. Angka terakhir yang diperoleh, kemampuan dari peritel modern tersebut hanyalah 20.000 ton per bulan. "Setelah dihitung, kami mendapatkan angka dari Aprindo bahwa ritel modern untuk bulan Mei hanya mampu 20.000 ton," ungkap Suhanto. Pihaknya pun memutuskan agar AGRI memasok gula rafinasi kepada Aprindo sebanyak 30.000 ton, lebih dari kemampuan yang disebutkan Aprindo. "Kami untuk meyakinkan ritel modern, kalau komitmennya hanya 20.000 ton, sudah kita kesepakatan baru dengan para anggota AGRI Anda kita kasih 30.000 ton," jelas dia. Hal tersebut diputuskan, pasalnya pemerintah tidak ingin ada stok yang berlebih di gudang distributor jika kemampuan serap peritel hanyalah 20.000 ton. Oleh sebab itu, sisa dari 30.000 ton tersebut diarahkan Kemendag untuk dipasok ke pasar tradisional. "Sisanya kami minta lagi kepada AGRI disalurkan melalui 2 cara, pertama tetap bekerja sama dengan pedagang pasar melalui jaringannya, tetapi langsung ke pedagang pasar. Cara kedua AGRI kerja sama dengan para pengelola dan dinas-dinas seluruh Indonesia melakukan operasi pasar. Jadi bukan berarti Aprindo nggak dipenuhi, tapi nggak mampu untuk menyerap sebanyak itu (160.000 ton)," papar Suhanto. Ia pun menegaskan, perubahan volume pendistribusian gula rafinasi dari AGRI kepada Aprindo, yang awalnya 160.000 ton menjadi akhirnya 30.000 ton (termasuk dipasok dari Pabrik Gula PT Kebun Tebu Mas), bukanlah mengartikan stok gula tersebut menghilang begitu saja. Namun, pemerintah memang menyesuaikan dengan kemampuan dari peritel modern sendiri. "Bukan menghilang, ada. Aprindo sendiri nggak akan mampu menjual segitu," pungkas dia. Simak Video "Takut Gendut? Ini Tips Minum Boba Rendah Gula" [==] (dna/dna) Sumber
-
Jakarta - Komite stabilitas sistem keuangan (KSSK) akan menunjuk bank penyangga likuiditas. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut dengan Peraturan Pemerintah No. 23/2020 atau aturan turunan dari Perppu No. 1/2020, likuiditas perbankan yang menjadi bank penyangga tidak akan terganggu. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan nantinya pinjaman dari bank penyangga ke bank penerima akan memiliki jaminan kredit. Selain itu Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga akan menjamin agunan kredit tersebut. "Nanti akan ada LPS. Jadi apabila bank pelaksana nggak bisa balikin, nanti LPS akan memprosesnya. Ini skema yang pinjam bank pelaksana langsung. Bagaimana kalau BPR dan lembaga non bank. BPR akan ke BPD dan dianggap bank pelaksana yang restruktur jadi underlying untuk digadaikan kepada bank peserta," ujar Wimboh dalam konferensi pers virtual, Jumat (15/5/2020). Dia mengungkapkan skema penanganan kebutuhan likuiditas dipenuhi dari kapasitas internal bank terlebih dahulu melalui PUAB/Repo/PLJB Bank Indonesia (BI) sebelum mengajukan permintaan bantuan Likuiditas dari Pemerintah. Kemudian, Pemerintah menempatkan dana yang ditujukan untuk memberikan dukungan likuiditas kepada perbankan di Bank Peserta. "Ini kita sediakan apabila ada bank yang membutuhkan, kalau nggak ada ya Alhamdulillah, tapi saya kira ada. Ini adalah skemanya. Dari pemerintah ditempatkan bank besar dan nanti ke bank pelaksana di alirkan dan mereka bisa menggadaikan kredit ke bank peserta dan metodenya mengajukan kepada bank pemerintah," jelas dia. Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23/2020 dan diundang-undangkan pada 11 Mei 2020. PP tersebut Tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam Rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi COVID-19. Dalam pasal 10, tertulis bahwa penempatan dana ditujukan untuk memberikan dukungan likuiditas kepada perbankan yang melakukan restrukturisasi kredit atau memberikan tambahan kredit modal kerja. Selain itu, penempatan dana dilakukan kepada bank peserta (paling sedikit 51% saham dimiliki oleh WNI atau badan hukum Indonesia, bank kategori sehat, termasuk 15 bank beraset terbesar. Simak Video "Imbas Covid-19, Pengusaha Rental Mobil Datangi Kantor OJK" [==] (kil/eds) Sumber
-
BTN terus memaci bisnis digital banking di masa pandemi corona. == JAKARTA-- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya menggenjot bisnis layanan perbankan digital di tengah penyebaran virus corona. Tercatat, pengguna layanan mobile banking BTN naik menjadi 1,2 juta akun dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,62 triliun pada kuartal satu 2020. Direktur Utama BTN Pahala N Mansury mengatakan perseroan telah meluncurkan kembali layanan mobile banking BTN dengan peningkatan fitur dan penampilan yang memudahkan para nasabah. “Di tengah pandemi ini, kami terus memacu bisnis digital banking. Perseroan sudah agresif dengan melakukan beberapa launching bisnis digital,” ujarnya saat video conference di Jakarta, Jumat (15/5). Bank spesialis pembiayaan perumahan ini juga meluncurkan BTN Properti Mobile sebagai inovasi untuk mengembangkan pasar KPR segmen milenial. Adapun pengajuan KPR melalui BTN Properti Mobile per kuartal satu 2020 mencapai sembilan ribu unit dengan nilai transaksi sekitar Rp 3,11 triliun. Kemudian BTN juga melakukan peningkatan situs Portal Rumah Murah BTN guna memperluas kanal penjualan rumah yang kreditnya macet. Tercatat Portal BTN Properti lebih dari 631 ribu unit hunian yang telah mengajukan kredit senilai Rp 356 miliar pada kuartal satu 2020. Situs tersebut juga sudah dikunjungi 152 ribu pengunjung dengan penjualan mencapai Rp 31,4 miliar dari total aset senilai Rp 13,7 triliun. “Layanan perbankan digital membantu perseroan dalam melakukan efisiensi. Sejauh ini telah melakukan efisiensi biaya overhead hingga 15 persen dibandingkan rencana semula. Efisiensi tersebut didukung adanya perbaikan proses bisnis,” jelasnya. Ke depan, perseroan optimistis mencatatkan pertumbuhan positif pada kinerja bisnis. Sumber
-
Jakarta - WhatsApp menjadi platform bertukar pesan yang menjadi favorit banyak orang dengan fitur yang lengkap -- kecuali untuk urusan schedule pesan. Nah, kali ini detikINET akan membahas cara menjadwalkan pengiriman pesan di perusahaan milik Facebook ini. Memang sih WhatsApp belum secara resmi meluncurkan fitur ini, namun ada trik yang bisa dilakukan. Melansir The Indian Express, kemungkinan ini bisa dilakukan baik untuk pengguna Android dan iOS. Akan tetapi, karena Android membutuhkan aplikasi pihak ketiga, risiko yang kamu tanggung akan cukup besar mengingat aplikasi tersebut bisa mengakses akun WhatsApp milik kamu. Bagi pengguna Android, aplikasi yang harus diunduh adalah SKEDit dari Google Play Store. Contohnya seperti ini: Cara schedule atau menjadwalkan pesan di WhatsApp di Android menggunakan third-party app. Foto: The Indian Express Sementara untuk pengguna iOS, tidak dibutuhkan third-party app untuk melakukan schedule pesan WhatsApp. Yang butuhkan hanyalah Siri Shortcuts. Begini langkah-langkahnya: Download aplikasi Shortcuts dari Apple App Store Pilih opsi 'Automation' yang berada di bawah Tambahkan 'Personal Automation' dengan menekan simbol '+' pada pojok kanan atas dan pilih 'Create Personal Automation' Tentukan tanggal dan jam persisnya, kemudian sentuh opsi selanjutnya Pilih 'Add action' dan pilih opsi 'Text' Masukkan pesan yang ingin kamu kirimkan, kemudian tekan ikon '+' Pilih 'WhatsApp' kemudian lanjut dengan opsi 'Send Message via WhatsApp' Tentukan penerima pesan lalu sentuh 'next' Cek detailnya kemudian pilih 'done' Cara schedule atau menjadwalkan pesan di WhatsApp di iOS. Foto: The Indian Express Simak Video "Cara Lakukan Video Call WhatsApp hingga 8 Orang" [==] (ask/fay) Sumber
-
Jakarta - WhatsApp menjadi platform bertukar pesan yang menjadi favorit banyak orang dengan fitur yang lengkap -- kecuali untuk urusan schedule pesan. Nah, kali ini detikINET akan membahas cara menjadwalkan pengiriman pesan di perusahaan milik Facebook ini. Memang sih WhatsApp belum secara resmi meluncurkan fitur ini, namun ada trik yang bisa dilakukan. Melansir The Indian Express, kemungkinan ini bisa dilakukan baik untuk pengguna Android dan iOS. Akan tetapi, karena Android membutuhkan aplikasi pihak ketiga, risiko yang kamu tanggung akan cukup besar mengingat aplikasi tersebut bisa mengakses akun WhatsApp milik kamu. Bagi pengguna Android, aplikasi yang harus diunduh adalah SKEDit dari Google Play Store. Contohnya seperti ini: Cara schedule atau menjadwalkan pesan di WhatsApp di Android menggunakan third-party app. Foto: The Indian Express Sementara untuk pengguna iOS, tidak dibutuhkan third-party app untuk melakukan schedule pesan WhatsApp. Yang butuhkan hanyalah Siri Shortcuts. Begini langkah-langkahnya: Download aplikasi Shortcuts dari Apple App Store Pilih opsi 'Automation' yang berada di bawah Tambahkan 'Personal Automation' dengan menekan simbol '+' pada pojok kanan atas dan pilih 'Create Personal Automation' Tentukan tanggal dan jam persisnya, kemudian sentuh opsi selanjutnya Pilih 'Add action' dan pilih opsi 'Text' Masukkan pesan yang ingin kamu kirimkan, kemudian tekan ikon '+' Pilih 'WhatsApp' kemudian lanjut dengan opsi 'Send Message via WhatsApp' Tentukan penerima pesan lalu sentuh 'next' Cek detailnya kemudian pilih 'done' Cara schedule atau menjadwalkan pesan di WhatsApp di iOS. Foto: The Indian Express Simak Video "Cara Lakukan Video Call WhatsApp hingga 8 Orang" [==] (ask/fay) Sumber
-
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir merombak direksi PT PLN (Persero). Perombakan ini bukan pertama kali, Erick tercatat merombak direksi PLN di akhir tahun lalu. Selain merombak direksi, Erick juga mengubah organisasi pada perusahaan listrik pelat merah tersebut. "Benar ada penyegaran lagi di PLN. Setelah kita menetapkan Dirut dan Wadirut kemarin. Kita lihat, evaluasi yang terjadi, juga masukan Pak Dirut maka dilakukan ada perubahan di organsiasi, supaya lebih fokus penyegaran orang-orangnya juga," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga kepada media, Kamis (14/5/2020). Dalam perombakan ini, Erick memberhentikan dengan hormat Sripeni Inten Cahyani, Djoko Rahardjo Abumanan, Muhamad Ali, dan Ahmad Rofiq dari direksi. Kemudian, mengalihkan Syofvi Felienty Roekman yang semula Direktur Perencanaan Korporat menjadi Direktur Human Capital dan Management, Wiluyo Kusdwiharto semula Direktur Bisnis Regional Sumatera menjadi Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan, dan Syamsul Huda semula Direktur Regional Sulawesi dan Kalimantan menjadi Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara. Selanjutnya, mengangkat Muhammad Iqbal Nur menjadi Direktur Perencanaan Korporat, Bob Sahril sebagai Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Rudy Hendra Prastowo sebagai Direktur Energy Primer, dan Ikhsan Asaad sebagai Direktur Mega Project. Berikut susunan direksi terbaru PLN: 1. Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PLN 2. Darmawan Prasodjo sebagai Wakil Direktur Utama PLN 3. Sinthya Roesly sebagai Direktur Keuangan 4. Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Human Capital dan Management 5. Muhammad Ikbal Nur sebagai sebagai Direktur Perencanaan Korporat 6. Bob Sarir sebagai Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan 7. Rudy Hendra Prastowo sebagai Direktur Energy Primer 8. Muhammad Ikhsan Asaad sebagai Direktur Mega Project 9. Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan 10. Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara 11. Haryanto WS sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali. Simak Video "Erick Thohir Akan Umumkan Dirut-Komut PLN Sore Nanti" [==] (acd/dna) Sumber
-
Sembako yang dibagikan ini dibeli dari nasabah-nasabah UMKM == JAKARTA -- Dalam rangka berbagi kebahagiaan di Bulan Ramadan yang penuh hikmah dan berkah, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) kantor cabang Kramat Jati, Jakarta Timur, melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program BRI Peduli. Dalam program kali ini, Bank BRI menyalurkan paket sembako gratis di Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa(YBKB) dan juga masyarakat terdampak pandemi di sekitaran wilayah Pasar Rebo Jakarta Timur, pada Jumat (15/5). Pimpinan Cabang BRI Kramat Jati, Siddhi Nugroho, mengatakan sembako yang dibagikan ini dibeli dari nasabah-nasabah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hal ini antara lain bertujuan agar nasabah UMKM pada saat pandemi ini juga terus masih dapat memperoleh omzet sehingga dapat terus menjaga kelangsungan bisnisnya. Mengenai pemilihan lokasi, Siddhi Nugroho menyebutkan penyaluran ada kriteria khusus hingga akhirnya dipilih titik-titik tersebut. Siddhi Nugroho meninjau langsung proses distribusi penyaluran bantuan sembako, untuk memastikan bahwa seluruh proses distribusi bantuan berjalan dengan baik dan sampai tujuan. Program yang dilakukan ini merupakan wujud nyata kehadiran BRI peduli untuk Indonesia dalam membantu masyarakat terdampak Covid-19. Pelepasan distribusi bantuan sembako tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Bantuan itu berasal dari dana khusus CSR yang dianggarkan kantor pusat BRI. Adapun kantor cabang BRI sebagai pihak penyalur dan menyerahkan bantuan tersebut. Bantuan CSR yang langsung diserahkan Siddhi Nugroho adalah kepada Dyna Irmayanti, Sekretaris Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa Jalan Raya Tengah Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dyna Irmayanti mengatakan di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, YBKB melakukan Pembagian Paket Iftar dan Santunan 200 Anak Yatim Dhuafa serta Zakat Fitrah 100 Lansia, Janda, Dhuafa. Meski dalam kondisi Pandemi Covid-19. "Kami berkomitmen bahwa penyebaran kebaikan tidak boleh berhenti dan semoga program sosial ini dapat memberi manfaat yang lebih untuk sesama," ujarnya. "Kami merasa sangat terbantu dengan adanya dukungan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Terima kasih kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) yang telah memberikan kepercayaan kepada kami dalam menjalankan program di Bulan Ramadhan ini," katanya. Sumber
-
Jakarta - Merebaknya pandemi COVID-19 telah berdampak pada industri perbankan. Namun, PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) justru semakin menguatkan diri di tengah tekanan tersebut. Buktinya, perseroan tetap dapat membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para nasabah pensiunan. Tak tanggung-tanggung, Bank Yudha Bhakti menggelontorkan Rp 86,5 miliar untuk pembayaran THR bagi nasabah pensiunan pada bulan Mei 2020 ini. THR dibayarkan kepada 34.310 nasabah pensiunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Pembayaran THR ini merupakan bukti bahwa Bank Yudha Bhakti tetap sehat. Perseroan tetap yakin bisa menjalankan bisnisnya dengan baik meski menghadapi banyak tekanan di tengah perlambatan ekonomi saat pandemi COVID-19. Saat banyak sektor bisnis mulai ngos-ngosan menghadapi pandemi dan mulai merugi, Bank Yudha Bhakti justru berhasil membukukan laba bersih sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Di kuartal I 2020, total net profit yang dikantongi mencapai Rp 13 miliar. Untuk memperkuat permodalan dalam melakukan ekspansi bisnis sehingga bisa menorehkan keuntungan lebih besar ke depan, Bank Yudha Bhakti juga akan melakukan penambahan modal melalui right issue. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 1.320.381.878 lembar saham atau setara 17,65% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dana yang dibidik dari aksi korporasi itu sekitar Rp 396,1 miliar. Saat ini Bank Yudha Bhakti sedang merealisasikan rencana right issue tersebut. Setelah terealisasi, Bank Yudha Bhakti akan resmi naik kelas ke Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II dengan modal inti di atas Rp 1 triliun. Mulai hari ini, Jumat (15/5/2020), pemerintah mulai membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) PNS pusat, daerah, prajurit TNI, anggota Polri dan para pensiun. Pencairan THR para abdi negara ini menyusul terbitnya peraturan pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada PNS, TNI, dan Anggota Polri serta pensiunan yang sudah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Dalam melayani pembayaran THR terhadap para nasabah pensiunan tersebut, Bank Yudha Bhakti tetap konsisten mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah dalam rangka mengurangi penyebaran COVID-19. Physical distancing diterapkan bagi nasabah pensiunan yang datang ke kantor cabang Bank Yudha Bhakti untuk mencairkan THR nya. Nasabah yang datang akan melalui pengecekan suhu badan dan dipastikan memakai masker. Selain itu kursi roda juga disiapkan apabila ada nasabah pensiunan yang membutuhkan. Bank Yudha Bhakti selalu berkomitmen memberikan produk dan layanan terbaik demi tercapainya kepuasan nasabah. Simak Video "Pasang Iklan Murah dan Mudah? Adsmart by detiknetwork Aja!" [==] (ads/ads) Sumber
-
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga 12 Mei 2020 ada 1,48 juta debitur perusahaan pembiayaan yang mengajukan restrukturisasi kredit. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan nilainya mencapai Rp 44,61 triliun. "Hampir semua komit dan sudah melaporkan. Untuk lembaga keuangan, yang sudah restrukturisasi, jumlah kontraknya 1.484.768 nasabah dengan nilai Rp 44,61 triliun," kata Wimboh dalam konferensi pers virtual, Jumat (15/5/2020). Dia mengungkapkan saat ini dari 183 perusahaan pembiayaan, ada 180 perusahaan yang telah menerima permohonan restrukturisasi dan menyampaikan laporannya kepada OJK. Wimboh menyebutkan untuk jumlah nasabah yang mengajukan permohonan restrukturisasi kredit mencapai 2.210.448 kontrak. Sedangkan saat ini yang masih dalam proses persetujuan mencapai 658.222 kontrak. Sementara itu untuk restrukturisasi perbankan, berdasarkan data per 10 Mei lalu, terdapat 88 bank yang sudah melakukan restrukturisasi kepada 3,88 juta debitur. "Nilainya mencapai Rp 336,97 triliun. Dari jumlah tersebut, restrukturisasi terbesar diberikan kepada nasabah UMKM yang mencapai 3,42 juta debitur dengan nilai Rp 167,1 triliun," jelas dia. Restrukturisasi ini menurut Wimboh tidak otomatis bisa didapatkan oleh nasabah. Debitur yang bisa mendapatkan restrukturisasi harus memenuhi beberapa syarat. Misalnya seperti plafon kredit/pembiayaan UMKM maksimal Rp10 miliar rupiah, debitur merupakan existing individual/perusahaan termasuk debitur kendaraan bermotor roda dua /empat, dan lain-lain. Dia mengatakan pelaksanaan restrukturisasi memang menemui banyak kendala. Penyebabnya yaitu adanya perbedaan persepsi masyarakat karena kurangnya pemahaman. "Selain itu, kendala lain yakni industri (baik bank maupun multifinance) yang masih berpedoman pada SOP (standard operational procedure) lama sehingga cenderung memakan waktu dan birokrasi," jelas dia. Simak Video "Imbas Covid-19, Pengusaha Rental Mobil Datangi Kantor OJK" [==] (eds/eds) Sumber
-
Sebanyak 62 ribu pekerja BRI menyisihkan penghasilan demi membantu terdampak Covid-19 == JAKARTA -- Gerakan sosial pekerja BRI Grup “BRILian Fight Covid-19” telah menghimpun dana bantuan sukarela sebanyak Rp 22,16 miliar. Tercatat sebanyak 62 ribu pekerja BRI Grup telah berpartisipasi menyisihkan penghasilannya untuk membantu masyarakat di seluruh Indonesia yang terkena dampak pandemi Covid-19. BRI Group sendiri terdiri dari Bank BRI, BRI Syariah, BRI Agro, BRI Life, BRI Insurance, BRI Finance, BRI Ventures, BRI Remittance, Danareksa Sekuritas, Dana Pensiun BRI dan Yayasan Kesejahteraan Pekerja (YKP) BRI serta perusahaan terafiliasi. Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian dan wujud jiwa sosial dari seluruh pekerja BRI Grup atau biasa disebut insan BRILian untuk memudahkan, membantu dan menolong seluruh lapisan masyarakat terdampak Covid-19. “Pandemi ini memberikan dampak ke segala lapisan masyarakat, oleh karenanya BRI ingin membantu memberikan harapan dan semangat bagi kita semua,” imbuh Catur. Tahap awal penyaluran donasi telah dilakukan berupa penyaluran 200 ribu paket sembako kepada masyarakat yang terkena dampak secara ekonomi. Sembako yang diberikan diharapkan dapat mendorong pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat di tengah pandemi. “Pemberian bantuan kami lakukan secara bertahap. Selanjutnya, akan kami salurkan lagi 150 ribu paket sembako tahap kedua. Target penerima akan kami perluas dibeberapa wilayah di Indonesia,” urai Catur. Selain penyaluran sembako, donasi insan BRILian pekerja BRI Grup juga disalurkan kepada Yayasan BUMN sebesar Rp 5 Miliar. Pemberian ini merupakan wujud kepedulian insan BRILian BRI Grup dalam mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Disamping itu, donasi juga akan disalurkan untuk bantuan alat kesehatan seperti masker, alat pelindung diri (APD) dan hand sanitizer, sumbangan ke Palang Merah Indonesia, sumbangan ke BNPB serta bantuan kepada rumah sakit rujukan Covid-19. “Kami pastikan bantuan bisa tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan dalam penyalurannnya kami tetap menerapkan aspek-aspek keamanan dan keselamatan sesuai dengan arahan pemerintah,” tegas Catur. Sumber
-
Jakarta - Menyambut Idul Fitri yang tinggal hitungan hari, Oppo menggelar promo. Apa saja ponsel yang ditawarkan dengan harga spesial? PR Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan pihaknya mengelar program bertajuk Promo Heboh Buat Lebaran yang dimulai 15 Mei 2020. Mereka memberikan cashback hingga Rp 1 juta untuk sejumlah ponsel barunya. "Kami ingin masyarakat Indonesia tetap terkoneksi satu sama lain di momen Hari Raya tahun ini dengan cara menghadirkan banyak lini produk yang dapat menjadi pilihan konsumen. Berbagai perangkat tersebut dilengkapi dengan teknologi terbaru, desain yang ergonomis dan trendi serta sistem operasi yang mudah digunakan," ujarnya dalam keterangan resmi. Ada pun ponsel yang diberikan potongan harga sebagai berikut: Ponsel ini hadir dengan layar AMOLED 6,4 inch dan mengusung empat kamera di bagian belakang dengan kapasitas baterai 4.000 mAh. Reno 3 dibekali RAM 8 GB dan ROM 256. Selama promo Lebaran dilepas seharga Rp 5,199 juta dan diberikan cashback Rp 300 ribu untuk pembelian Reno3. Oppo Reno3 Pro Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Ponsel ini diklaim piawai untuk bermain game. Selain itu ponsel ini handal untuk mengabadikan momen penting berkat dihadirkannya kamera 64 MP. Baterai berkapasitas 4.025 mAh dan fitur pengisian 20W Vooc Flash Charge 4.0 diberikan, berikut RAM 8 GB dan memori internal 256 GB. Oppo memberikan cashback Rp 1 juta. Selama Selama promo lebaran, Reno3 Pro dilepas seharga Rp 7,999 juta. Ponsel yang punya bentangan layar 6,22 inch ini mengusung dua kamera di bagian belakang. Disertakan pula RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Selama promo lebaran, Oppo A12 dilepas seharga Rp 2,299 juta. Oppo berikan cash back Rp 200 ribu saat pembelian ponsel ini. Oppo 31 menawarkan layar berukuran 6,5 inch, ditenagai Helio P35 dengan RAM 6 GB dan memori internal 128 GB. Ada tiga kamera di bagian belakang, sementara baterainya berkapasitas 4.230 mAh. Selama promo lebaran, Oppo A31 dilepas Rp 2,999 juta dengan cashback sebesar Rp 300 ribu. Guna mempermudah konsumen untuk mendapatkan perangkat Promo Heboh Buat Lebaran tanpa harus keluar rumah, Oppo menyediakan layanan pemesanan melalui Official WhatsApp lewat nomor 0815-995-0000. Selain itu, konsumen juga dapat berpartisipasi untuk donasi dalam rangka membantu masyarakat yang terimbas oleh pandemik Covid-19 melalui #SejernihDepanMata. Simak Video "Mengintip Penampakan Oppo Reno3" [==] (afr/fay) Sumber
-
Jakarta - Menyambut Idul Fitri yang tinggal hitungan hari, Oppo menggelar promo. Apa saja ponsel yang ditawarkan dengan harga spesial? PR Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan pihaknya mengelar program bertajuk Promo Heboh Buat Lebaran yang dimulai 15 Mei 2020. Mereka memberikan cashback hingga Rp 1 juta untuk sejumlah ponsel barunya. "Kami ingin masyarakat Indonesia tetap terkoneksi satu sama lain di momen Hari Raya tahun ini dengan cara menghadirkan banyak lini produk yang dapat menjadi pilihan konsumen. Berbagai perangkat tersebut dilengkapi dengan teknologi terbaru, desain yang ergonomis dan trendi serta sistem operasi yang mudah digunakan," ujarnya dalam keterangan resmi. Ada pun ponsel yang diberikan potongan harga sebagai berikut: Ponsel ini hadir dengan layar AMOLED 6,4 inch dan mengusung empat kamera di bagian belakang dengan kapasitas baterai 4.000 mAh. Reno 3 dibekali RAM 8 GB dan ROM 256. Selama promo Lebaran dilepas seharga Rp 5,199 juta dan diberikan cashback Rp 300 ribu untuk pembelian Reno3. Oppo Reno3 Pro Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Ponsel ini diklaim piawai untuk bermain game. Selain itu ponsel ini handal untuk mengabadikan momen penting berkat dihadirkannya kamera 64 MP. Baterai berkapasitas 4.025 mAh dan fitur pengisian 20W Vooc Flash Charge 4.0 diberikan, berikut RAM 8 GB dan memori internal 256 GB. Oppo memberikan cashback Rp 1 juta. Selama Selama promo lebaran, Reno3 Pro dilepas seharga Rp 7,999 juta. Ponsel yang punya bentangan layar 6,22 inch ini mengusung dua kamera di bagian belakang. Disertakan pula RAM 4 GB dan ROM 64 GB. Selama promo lebaran, Oppo A12 dilepas seharga Rp 2,299 juta. Oppo berikan cash back Rp 200 ribu saat pembelian ponsel ini. Oppo 31 menawarkan layar berukuran 6,5 inch, ditenagai Helio P35 dengan RAM 6 GB dan memori internal 128 GB. Ada tiga kamera di bagian belakang, sementara baterainya berkapasitas 4.230 mAh. Selama promo lebaran, Oppo A31 dilepas Rp 2,999 juta dengan cashback sebesar Rp 300 ribu. Guna mempermudah konsumen untuk mendapatkan perangkat Promo Heboh Buat Lebaran tanpa harus keluar rumah, Oppo menyediakan layanan pemesanan melalui Official WhatsApp lewat nomor 0815-995-0000. Selain itu, konsumen juga dapat berpartisipasi untuk donasi dalam rangka membantu masyarakat yang terimbas oleh pandemik Covid-19 melalui #SejernihDepanMata. Simak Video "Mengintip Penampakan Oppo Reno3" [==] (afr/fay) Sumber
-
Minna Padi telah menyelesaikan pendataan seluruh nasabah terkait pembagian likuidasi. == JAKARTA -- Proses pembagian hasil likuidasi produk reksadana PT Minna Padi Aset Manajemen (MPAM) berlanjut pada penyerapan sisa saham. Namun proses tersebut tertahan karena menunggu tanggapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Direktur MPAM Budi Wihartanto mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pendataan atas seluruh nasabah yang bersedia mendapat pembagian likuidasi secara inkind dan nasabah yang hanya bersedia mendapatkan pembagian likuidasi secara tunai. "Dengan begitu, MPAM juga menyisihkan porsi saham milik nasabah yang memilih pembagian likuidasi secara inkind," ujarnya dalam keterangan tulis di Jakarta, Jumat (15/5). Budi menjelaskan masih ada porsi saham milik nasabah incash yang belum terjual. Dalam hal ini, MPAM atau pemegang saham serta afiliasi berkewajiban untuk melakukan penyerapan sisa saham tersebut. "MPAM dan pemegang saham pun memutuskan menyerap sisa saham tersebut dengan batas kemampuan finansial yang dimiliki dengan mempertimbangkan kondisi pasar saat ini," jelasnya. Menurutnya teknis penyerapan sisa saham telah disampaikan kepada OJK dan bank kustodian melalui surat yang tertanggal 8 Mei 2020. Selanjutnya pada 12 Mei, MPAM sudah menjalankan proses penyerapan sisa saham. "Namun bank kustodian belum bersedia menindaklanjuti instruksi dari MPAM. Bank kustodian mensyarakatkan adanya tanggapan atau jawaban dari OJK terlebih dahulu," ucapnya. Alhasil, menurut Budi, saat ini MPAM masih menunggu arahan atau petunjuk dari OJK terkait teknis penyerapan sisa saham agar proses pembubaran dan likuidasi enam reksadana dapat segera diselesaikan. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen MPAM dalam memberikan solusi atas proses pembubaran dan likuidasi reksadananya. Adapun produk yang dilikuidasi adalah reksadana Minna Padi Keraton II, Property Plus, Pasopasti Saham, Pringgondani Saham, Amanah Saham Syariah, dan Hastinapura Saham. Sumber
-
Jakarta - Samsung dan SK Telecom baru saja meluncurkan Galaxy A Quantum. Ponsel ini digadang sebagai ponsel 5G pertama di dunia dengan teknologi Quantum Random Number Generator (QRNG). Ponsel ini memiliki fitur yang sama dengan ponsel kebanyakan. Tapi yang membedakan tentu teknologi QRNG yang membuat ponsel ini lebih sulit untuk diretas dan meningkatkan keamanannya. Dikutip detikINET dari Engadget, Jumat (15/5/2020) generator nomor acak normal biasanya digunakan untuk login ke sejumlah layanan ponsel, seperti platform pembayaran dan two-factor authentication. Layanan ini biasanya menjadi sasaran hacker karena mudah dibobol. Tapi dengan chipset QRNG, angka acak tersebut dibuat menggunakan LED dan sensor CMOS dengan pola yang tidak bisa diprediksi. Sensor CMOS digunakan untuk menangkap 'quantum randomness' dari 'image noise' yang dipancarkan oleh LED. Menurut keterangan SK Telecom, tidak ada teknologi di luar sana yang bisa meretas chipset bernama SKT IDQ S2Q00 tersebut. Sehingga Galaxy A Quantum termasuk salah satu ponsel paling aman yang ada di pasaran saat ini. Tapi chipset tersebut hanya bisa meningkatkan keamanan beberapa aplikasi dan layanan milik SK Telecom saja, seperti SK Pay, login T ID dan Initial. Galaxy A Quantum sendiri merupakan Galaxy A71 5G versi rebranded. Spesifikasinya pun sama yaitu layar Super AMOLED Infinity-O berukuran 6,7 inch dengan resolusi Full HD+ dan sensor sidik jari di bawah layar. Galaxy A71 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Ada empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 64 MP, lensa ultra-wide 12 MP, lensa makro 5 MP dan depth sensor 5 MP. Di bagian depan ada kamera 32 MP untuk selfie. Ponsel ini dilengkapi dengan prosesor Exynos 980 dengan RAM 8 GB dan memori internal 128 GB serta slot micro SD. Galaxy A Quantum menjalankan sistem operasi Android 10 dengan One UI 2.0. Fitur-fitur lainnya antara lain 5G, Bluetooth 5.0, NFC, USB-C dan headphone jack 3,5 mm. Ponsel ini ditenagai dengan baterai 4.500 mAh dan pengisian cepat 25W. Galaxy A Quantum hadir dengan tiga pilihan warna yaitu hitam, biru dan silver. Ponsel ini akan dijual perdana di Korea Selatan pada 22 Mei dengan banderol 649.000 Won atau sekitar Rp 7,8 juta. Simak Video "Unboxing Samsung Galaxy M31 yang Ditenagai 6.000 mAh" [==] (vmp/fay) Sumber
-
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahun buku 2019. RUPST ini juga memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2019 sebesar Rp 1.007.477.080.625,76 atau Rp41,56 per lembar saham kepada pemerintah dan pemegang saham. Selama 2019, PGN berhasil mempertahankan kinerja positif dengan didukung oleh peningkatan kinerja operasional. PGN berkomitmen memperluas utilisasi gas bumi domestik. Saat ini PGN memiliki lini bisnis pipanisasi Gas, CNG, dan LNG. PGN menghadirkan produk yang menyasar segmen pelanggan industri dan komersial, Gas Kita/Jargas untuk rumah tangga dan pelanggan kecil, Gas Link untuk pengguna CNG atau LNG, dan GasKu untuk sektor transportasi yang disalurkan melalui SPBG. Dari kinerja konsolidasi secara operasional, pada posisi hulu PGN meraih catatan lifting minyak dan gas bumi sebesar 28.293 BOEPD dan pada posisi hilir meliputi niaga gas sebesar 990 BBTUD, transmisi gar 2.046 MMSCFD, dan bisnis hilir lainnya 228 BBTUD. Realisasi volume transmisi dipengaruhi oleh penurunan volume Pertagas dan penghentian penyaluran gas oleh PCML melalui pipa Kalimantan Jawa Gas (KJG) pada September 2019. Realisasi lifting lebih rendah dibanding tahun 2018 karena dipengaruhi oleh berakhirnya 2 blok upstream yakni SES dan Sanga-Sanga. Total aset yang dikelola PGN mencapai US$ 7,374 miliar dengan pendapatan mencapai US$ 3,849 miliar dengan EBITDA sebesar US$ 1,040 miliar. Secara konsolidasian, PGN menghasilkan laba operasional sebesar US$ 546 juta dengan laba bersih US$ 68 juta. Realisasi pendapatan atau EBITDA 2019 ini dipengaruhi penurunan pendapatan dari sisi upstream karena berakhirnya 2 blok pada akhir 2018 yakni Blok Sanga-Sanga dan SES serta harga ICP dan finance lease akibat berhentinya pengaliran gas melalui pipa KJG. Secara detail, kinerja keuangan ditopang oleh geliat operasional. PGN tahun lalu berhasil meningkatkan volume distribusi gas dari posisi 960 BBTUD menjadi 990 BBTUD atau naik 3%. Untuk transmisi gas, PGN menyalurkan 2.046 MMSCFD. Peningkatan ini merupakan hasil ekspansi pelayanan yang digarap PGN. Hingga tahun lalu, PGN berhasil mendistribusikan 397.474 gas, naik dari posisi 325.917 dibanding tahun sebelumnya, terlebih lagi adanya lompatan kenaikan jumlah pelanggan sejak 2018 yang hanya sebesar 96.049. Dengan ini, PGN berhasil mengelola market share niaga gas bumi Indonesia sebesar 92%. Selain itu, pada 2019 PGN juga berhasil menambah infrastruktur pipa sepanjang ±253 km (±75 km pipa distribusi dan ±177 km pipa transmisi) sehingga total menjadi ±10.169 km. Untuk ke depannya, PGN juga akan memperluas utilisasi gas bumi melalui pembangunan infrastruktur pemanfaatan gas bumi seperti proyek LNG Teluk Lamong Jawa Timur, Jargas Rumah Tangga, penyediaan infrastruktur minyak bumi dan pipa transmisi Rokan, gasifikasi kilang minyak Pertamina, serta gasifikasi PLTD di 52 lokasi pembangkit listrik PLN untuk meningkatkan pengembangan gas bumi di wilayah baru serta untuk memeratakan akses sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. "Terminal LNG Teluk Lamong ditargetkan dapat mengatasi defisit supply gas di Jawa Timur sebesar 30 BBTUD dan membuka peluang penyaluran LNG Retail sebesar 10 BBTUD, serta mendorong pengembangan bisnis LNG trading di pasar internasional perkembangannya sudah mulai fase uji coba. Kemudian untuk jargas rumah tangga dengan dana APBN, sudah proses konstruksi di 30 kota/kabupaten di luar Pulau Jawa, dari target awal akan dibangun di 49 kota/kabupaten," jelas Rachmat, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2020). Kondisi yang kian berkembang itu mendorong PGN melakukan berbagai inovasi. Seperti disinggung oleh Sekretariat Perusahaan PGN Rachmat Hutam, untuk memberikan layanan yang handal kepada pelanggan eksisting serta menjadi modal dalam menarik minat konsumen yang lebih luas lagi. Ia menambahkan, PGN telah merencanakan pengembangan infrastruktur pada 2020 dengan target mencapai 186 km untuk distribusi dengan rincian 63 km di Jawa dan 123 km di Sumatera. "Untuk penguatan pelayanan tersebut, kami juga terus melakukan pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur. Lebih dari 90% jaringan pipa gas PGN dijamin mempunyai kualitas baik hingga masa 30 tahun," tegas Rachmat. Rachmat yakin PGN bisa menjangkau target yang telah ditetapkan. Terlebih, sejauh ini PGN memiliki portfolio sumber daya manusia yang mumpuni di bidang bisnis gas. Selain itu, mengingat ada tantangan demografi, Rachmat menyebut selain berkualitas, SDM yang dimiliki perusahaan juga ditopang generasi milenial sehingga inovasi layanan, pengembangan produk, dan invensi yang sesuai dengan tantangan zaman akan bisa diatasi PGN. Adapun nilai CSR yang disalurkan PGN pada 2019 mencapai Rp 89,44 miliar. Selain itu, misis sosial yang diemban setiap perusahaan negara juga telah banyak dilakukan oleh PGN dalam program bina lingkungan meliputi penyediaan sarana ibadah, pendidikan, bantuan bencana alam, hingga kesehatan. Rachmat berujar melalui program sosial, segala keberhasilan PGN bisa memberikan efek positif bagi masyarakat luas. Rachmat juga menjelaskan bahwa kinerja operasional dan keuangan di tahun 2020 saat ini terdampak COVID-19. Misalnya pada pembangunan infrastruktur, ada kendala pada keterbatasan pengadaan material dan ruang gerak petugas. Namun Rachmat menjelaskan bahwa pembangunan proyek-proyek strategis tetap berjalan dengan optimal. "Dalam lima tahun ke depan, kami merencanakan target strategis untuk pemenuhan energi bagi 4 juta jargas rumah tangga, serta peningkatan pengelolaan niaga gas bumi mencapai 1.800 BBTUD di domestik dan 600 BBTUD dari global LNG trading," pungkasnya. Simak Video "Detik-detik Pipa Gas Bocor di Lokasi Proyek Tol Layang Cakung" [==] (akn/hns) Sumber