bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.023 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Donasi disalurkan kepada para pekerja yang kehilangan mata pencaharian == JAKARTA -- Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI per 1 Mei 2020, terdapat sekitar tiga juta pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Jumlah tersebut terdiri dari pekerja sektor formal dan informal. Melihat hal tersebut, Pendiri Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI, berinisiasi untuk menggalang donasi dari Diaspora Indonesia untuk disalurkan kepada para pekerja yang kehilangan mata pencaharian. Berdasarkan data dari 167 kantor perwakilan Luar Negeri RI, jumlah masyarakat Diaspora di perkirakan sebanyak 4,7 sd 8 juta jiwa. Donasi Diaspora ditetapkan sebesar 50 dolar AS, dapat diberikan selama tiga bulan sampai satu tahun, dan disalurkan kepada penerima secara bulanan. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) ditunjuk sebagai mitra perbankan untuk Program Diaspora Peduli melalui penyediaan Virtual Account serta pembukaan rekening bagi penerima donasi. Launching Diaspora Peduli dihadiri oleh Pendiri Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal, Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, dan Deputy Country Director Indonesia Resident Mission Asian Development Bank Said Zaidansyah di Jakarta, Senin (18/5). Sis Apik Wijayanto mengatakan bahwa, kerja sama ini membuktikan bahwa layanan Cash Management BNI kembali dipercaya untuk mengembang tugas penting. Pada kesempatan yang lalu, BNI berperan penting dalam transaksi yang dilakukan oleh para atlit dan officials dari Asian Games 2018 serta delegasi IMF Annual Meeting 2018 melalui fasilitas Virtual Account. "Dalam rangka turut melawan pandemi virus ini, BNI dipercaya menjadi bank yang mengelola Rekening Donasi Diaspora Peduli melalui aplikasi BNI Direct dan Virtual Account. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan layanan kepada nasabah BNI," ujar Sis. Sumber
-
Jakarta - Belajar online selama masa pandemi virus Corona menjadi hal yang lumrah. Kelas Pintar yang merupakan salah satu platform belajar mengajar pun mengalami kenaikan traffic imbas dari penyakit yang disebab oleh virus SARS-CoV-2 ini. "Kelas Pintar merupakan salah satu edutech yang berkerja sama dengan pemerintah dalam upaya belajar mengajar saat wabah COVID-19 berlangsung. Semenjak adanya pandemi yang diakibatkan virus SARS-CoV-2 ini, traffic Kelas Pintar naik hingga 500%," ujar Fernando Uffie Founder of Kelas Pintar. Dalam video conference bersama rekan media, Uffie mengatakan Kelas Pintar sejak akhir bulan Maret mengimplementasikan 'Work from Home' (WFH) dan ternyata terasa sekali adanya efek kejut. Layaknya proses bekerja, kegiatan belajar mengajar pun lama-lama mengalami penyesuaian. Sadar akan adanya peningkatan traffic yang terjadi, Uffie dan tim berkerja keras untuk memenuhi standar serta kebutuhan murid juga guru. "Kita juga langsung upgrade costumer care karena bukan cuma pengguna tapi juga fitur 'Tanya', dan seiring waktu masuk April sampai Mei kalau bicara mengenai sekolah kita lakukan training online penambahannya 200-300% mengenai sekolah yang pakai service," sambungnya. Kelas pintar sendiri adalah platform pembelajaran efektif melalui perangkat komputer dan smartphone berbasis web maupun aplikasi. Platform ini menunjang untuk jenjang SD-SMA. Simak Video "Muncikari Online Terungkap di Bengkulu Utara" [==] (ask/fay) Sumber
-
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir meminta BUMN untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi skenario The New Normal. Dalam surat edarannya, Erick Thohir meminta agar BUMN menerapkan sejumlah langkah seperti membentuk task force hingga menerapkan protokol kesehatan. "Skenario new normal, tatanan kehidupan baru yang tetap produktif dan sekaligus aman dari Covid-19 adalah keniscayaan. Ini bukan berarti mendahulukan ekonomi ketimbang kesehatan, karena penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi adalah langkah yang bisa dilakukan bersamaan dengan tahapan-tahapan. Kesehatan dan ekonomi bukan saling meniadakan," kata Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam dalam keterangannya, Senin (18/5/2020) Mufti menyebut, skenario new normal akan memberikan tiga dampak. Pertama, gaya hidup sehat akan semakin meningkat di lingkungan BUMN yang melibatkan jutaan orang, mulai karyawan hingga ekosistemnya. "Di surat edaran Pak Erick Thohir kan jelas bahwa perlu protokol kesehatan ini perlu menjadi budaya baru, menjadi gaya hidup keseharian. Kalau ini diterapkan disiplin, selain jangka pendek terhindar dari COVID-19, secara jangka menengah-panjang juga berdampak pada kualitas kesehatan jutaan orang di lingkungan BUMN. Kalau makin sehat, maka makin produktif," ujarnya. Dampak kedua, produktivitas ekonomi lokal dan nasional bisa bertahap ditingkatkan. Skenario new normal BUMN memungkinkan semua rencana bisnis kembali digerakkan dengan lebih cepat ketimbang WFH. "Belanja modal dieksekusi, agenda ekspansi mulai ditata, yang mau bikin pembangkit bisa dipercepat, yang mau tambah cabang bisa dieksekusi, dan sebagainya. Operational expenditure pun keluar dari kantong perusahaan secara lebih besar ketimbang saat WFH," terangnya. Ketiga, menaikkan produktivitas ekonomi secara langsung yang berdampak ke masyarakat. Menurutnya, untuk usia 45 tahun ke bawah dengan tahapan-tahapan pengaturan dan tetap mengacu ke PSBB, ada ratusan ribu karyawan BUMN yang akan kembali bekerja. "Mereka mulai berangkat sampai pulang butuh transportasi, makan, ngopi, beli pomade, make up, semir sepatu, laundry baju kerja, jasa lain-lain, ya ini multiplier effect-nya langsung ke rakyat," ujarnya. Meski demikian, ia meminta semua BUMN disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Harus disiplin agar kita memasuki new normal dengan aman dari COVID-19," tutupnya. Simak Video "BUMN Berniat Gabungkan Holding Rumah Sakit Plat Merah" [==] (acd/dna) Sumber
-
Pemerintah kucuri BUMN dengan subsidi, kompensasi, PNM, dan dana talangan == JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pemerintah mengalokasikan tambahan dana dukungan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) total sebesar Rp 149,29 triliun yang kena dampak pandemi Covid-19. “Dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN) kami berikan dalam bentuk subsidi, kompensasi, PNM (penyertaan modal negara), dan dana talangan,” katanya dalam keterangan pers daring terkait PEN di Jakarta, Senin (18/5). Menurut dia, BUMN yang mendapat dukungan dana itu juga sebelumnya mendapat dukungan serupa berupa subsidi, kompensasi, dan PNM dalam Perpres Nomor 54 Tahun 2020 terkait perubahan postur dan rincian APBN 2020. Sri Mulyani memaparkan perusahaan pelat merah yang mendapat dukungan dana pemerintah itu yakni kompensasi diberikan kepada PLN karena tarif listrik yang tidak naik hampir lima tahun sebesar Rp 48,8 triliun dan PNM Rp 5 triliun dalam Perpres 54 tahun 2020. PT Pertamina, kata dia, juga mendapatkan dana kompensasi dari tidak ada kenaikan harga BBM yang sudah ditetapkan subsidi dan sesuai hasil audit BPK sebesar Rp 45 triliun. Kemudian, dukungan dalam bentuk PNM kepada Hutama Karya total Rp 11 triliun, Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Rp 6,27 triliun, Permodalan Nasional Madani (PNM) Rp 2,5 triliun, dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Rp 500 miliar. Selanjutnya, dalam bentuk dana talangan untuk modal kerja yakni PT KAI Rp 3,5 triliun, PTPN Rp 4 triliun dan Krakatau Steel Rp 3 triliun, Perumnas Rp 650 miliar dan Garuda Indonesia juga mendapat dana talangan modal kerja sebesar Rp 8,5 triliun. “Jika ada BUMN yang sedang menghadapi masalah hukum dan tidak berarti menutup soal mereka tapi ini akan dilakukan tata kelola dan akuntabilitas transparansi tinggi. Kami melibatkan BPKP, BPK dan KPK,” katanya. Selain itu, Perum Bulog mendapatkan bantuan sosial sebesar Rp 10,5 triliun. Dukungan lainnya, kata dia, pemerintah juga mengalokasikan Rp 26,1 triliun selain PNM, subsidi dan kompensasi terdiri dari optimalisasi barang milik negara (BMN) sebesar Rp 500 miliar kepada Hutama Karya. Kemudian, penundaan dividen sebesar Rp 400 miliar untuk Hutama Karya, Penjaminan Pemerintah Rp 9 triliun kepada Hutama Karya, serta Pembayaran talangan tanah PSN kepada Hutama Karya (Rp 2,3 triliun), Wika (Rp 1,2 triliun), Waskita (Rp 3,4 triliun) dan Jasa Marga (Rp 5,3 triliun). Selanjutnya, pelunasan tagihan penanganan Covid-19 sebesar Rp 2 triliun dan tagihan piutang kepada BPJS sebesar Rp 1 triliun kepada Kimia Farma dan loss limit penjaminan kepada Askrindo dan Jamkrindo sebesar Rp 1 triliun. Menteri Keuangan mengatakan wabah virus corona mempengaruhi sejumlah BUMN baik dari sisi permintaan dan penawaran, operasional dan keuangan terutama untuk pembayaran kepada pihak kedua. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan kriteria bagi BUMN yang diberikan dukungan tersebut di antaranya memiliki pengaruh terhadap hajat hidup masyarakat, berpotensi menekan sistem keuangan, total aset yang signifikan hingga kepemilikan pemerintah di BUMN itu masih signifikan. Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menambahkan pemerintah memberikan dukungan tidak semata hanya dalam PMN tetapi juga memberikan talangan modal kerja dengan bunga yang rendah. “BUMN yang akan didukung pemerintah itu BUMN yang melakukan penugasan pemerintah untuk hal, proyek yang sifatnya mendasar untuk masyarakat yang sering kali tidak ekonomis, tidak komersial, itu didukung tambahan PNM,” katanya. sumber : Antara Sumber
-
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyediakan pelatihan bidang digital sebagai bentuk penanggulangan pandemi Corona. Tidak bentrok dengan program Kartu Prakerja? Sebelumnya, pemerintah menghadirkan Kartu Prakerja sebagai bantuan biaya pelatihan yang bertujuan mengembangkan kompetensi penerima. Program yang hampir serupa juga disediakan oleh Kominfo dan gratis. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menjelaskan, guna memastikan produktivitas masyarakat di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB), pihaknya membawa tiga program yang bisa dimanfaatkan masyarakat, yaitu Digital Talent Scholarship (DTS) 2020, Siberkreasi Online Class dan program pendampingan untuk para pelaku UMKM/UMi di kawasan wisata prioritas. "Selain berbagai upaya tersebut, Kementerian Kominfo juga menyadari pentingnya memastikan produktivitas masyarakat. Untuk itulah kami menghadirkan tiga program yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan bidang digital secara online," papar Johnny dalam konferensi pers secara virtual, Senin (18/5/2020). Sumber
-
Jakarta - Pengusaha ternama nasional Sandiaga Uno bicara mengenai RUU Cipta Kerja, menurutnya tujuan utama untuk memperbanyak lapangan kerja sangat menarik. Dalam menyusun RUU Cipta Kerja, Sandi mengingatkan agar pemerintah dan DPR bisa lebih banyak berdialog dengan sektor UMKM. Menurutnya, selama ini sektor usaha ini aktif menciptakan lapangan kerja. "Yang menarik tujuan utama ini kan buka lapangan kerja. UMKM ini harusnya jadi lokomotifnya, karena yang aktif buka lapangan kerja ya UMKM. Teman-teman asosiasi lain itu kebanyakan usahanya besar. Mestinya tokoh utamanya UMKM," ujar Sandi dalam sebuah diskusi online, Senin (18/5/2020). Menurutnya, RUU Cipta Kerja yang memakai prinsip omnibus law niatnya sangat baik. Dia menilai Presiden Joko Widodo ingin menggabungkan sifat pengusaha yang ingin cepat untuk membangun perekonomian. Maka dari itu, sederet regulasi yang menghambat ingin dipangkas. "Jadi ini ada proses teknorasi, kalau pengusaha maunya cepat tereksekusi nah ini satu spirit yang mau dibawa Presiden. Saat inaugurasi dia katakan satu hal yang asing itu adalah omnibus law, jadi omnibus ini semua dimasukkan ke satu tempat," jelas Sandi. Sandi menilai RUU ini akan menjadi sangat besar, mengatur soal investasi hingga membangun lapangan kerja. Dia kembali menegaskan kalau memang niatnya membuka banyak lapangan kerja, sektor UMKM harus selalu digandeng. "Jadi di dalmnya sangat beragam dari lapangan kerja sampai investasi dan lain-lain, saya kira ini niat baik, kalau mau ciptakan lapangan kerja saran saya dekati UMKM," kata Sandi. Simak Video "Omnibus Law Cipta Kerja, Baleg DPR Sepakat Bentuk Panja" [==] (dna/dna) Sumber
-
Follow detikFinance Senin, 18 Mei 2020 19:58 WIB Foto Bisnis Pool - detikFinance Jakarta - Negara-negara ini telah melonggarkan lockdown karena penyebaran virus Corona melambat. Seperti apa gejolak ekonomi pasca lockdown di negara-negara tersebut. Foto 1 dari 10 Begini suasana di salah satu pusat perbelanjaan di Copenhagen, Denmark, pasca pemerintah setempat mengijinkan pusat perbelanjaan untuk buka usai lockdown akibat penyebaran virus Corona. Foto: AP/Liselotte Sabroe Baca Juga detikNews Jabar Hari Ini: Pria Reaktif Corona Santuy Motoran-Penemuan Mayat Perempuan Bugil detikHealth Cegah Penyebaran virus Corona, Ini Panduan Belanja ke Pasar detikTravel Colongan Bawa Penumpang Saat Corona, Pesawat Ini pun Disita detikHot Pesan Haru dr Tirta Kenang Perawat Hamil yang Meninggal karena Corona detikNews Di Hari Kedua PSBB, Pasar Besar Malang Belum Terapkan Physical Distancing detikNews Kabar Baik, 13 Santri Positif Corona Klaster Temboro di Luwu Utara Sembuh detikNews Gembira Loka Zoo Yogya Potong Gaji Karyawan Imbas Corona detikNews Saf Salat Bersekat Plastik Sumber
-
Jakarta - Kementerian Keuangan mempercepat pembayaran kompensasi dan penugasan kepada Perum Bulog sebesar Rp 560 miliar. Dana tersebut merupakan sebagian dari yang diberikan kepada tiga BUMN saja dengan total Rp 94,23 triliun. Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan, dana tersebut merupakan biaya pengganti penyerapan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dilakukan perusahaan pelat merah tersebut. "Kalau Rp 560 miliar itu sebenarnya tagihan Bulog kepada pemerintah yang masih dalam proses," kata Tri dalam diskusi online FWBUMN, Senin (18/5/2020). Namun, Tri menuturkan dana kompensasi tersebut belum bisa menutupi semua biaya yang dikeluarkan Bulog dalam menyerap CBP, yang ditargetkan tembus 1,4 juta ton. "Bulog sesuai RKAP kan 1,4 juta ton. Kalau 1,4 juta ton itu anggarannya hampir Rp 10 triliun. Kalau cuma Rp 560 miliar cuma dapat sedikit," papar dia. Ia menegaskan, meski dana kompensasi dari pemerintah tak cukup mengganti ongkos penyerapan CBP, namun Bulog akan tetap menggunakan modal perusahaan misalnya dari Penyertaan Modal Negara (PMN), atau pun pinjaman dari bank. "Bulog melakukan penyerapan gabah dan beras itu masih menggunakan dana yang ada, baik PMN dari modal kerja maupun kredit Bulog sendiri. Jadi kami nggak menunggu, kalau menunggu gabah berasnya sudah kebawa orang lain, nanti pemerintah nggak punya stok. Jadi kami nggak menunggu dana talangan itu, kami menggunakan dana sendiri dan dana dari PMN," tegas Tri. Simak Video "Pandemi Corona, Bulog: Stok Beras 1,4 Juta Ton, Gula 5 Ribu Ton" [==] (hns/hns) Sumber
-
Jakarta - PT Kalbe Farma (Tbk) memprediksi dampak virus Corona (COVID-19) ke perseroan bakal terasa pada kuartal II-2020 ini. Pasalnya, pada laporan keuangan kuartal I-2020, emiten berkode saham KLBF ini masih mencatat pertumbuhan positif 8% dengan bottom line 12%. Penurunan di kuartal II-2020 ini mulai terlihat karena dampak dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat penjualan merosot. "Kami perkirakan kuartal kedua, dampaknya mulai terasa karena dari data lapangan menunjukkan jumlah pasien regular ada penurunan dan mobilitas konsumen relatif terbatas," ujar Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius melalui telekonferensi, Senin (18/5/2020). Hal serupa juga diperkuat Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bernadus Karmin Winata, bahkan pertumbuhan keuangan perseroan diramal bisa tumbuh negatif. Prediksi itu mungkin sebab sejumlah data lapangan mulai mengalami penurunan seperti penurunan jumlah pasien reguler di rumah sakit. Selain itu, terbatasnya aktivitas konsumen juga membuat penjualan produk makanan dan minuman kesehatan melemah. Bernadus melihat, COVID-19 ini bisa memunculkan berbagai skenario. Namun, perusahaan tidak dapat memastikan satu skenario yang pasti terjadi karena belum ada kejelasan kapan berakhirnya pandemi tersebut. "Kami perkirakan di kuartal kedua mulai terasa dan memang skenario jeleknya bisa negatif. Jadi kami selalu memonitor dan waspada terhadap keadaan pasar," ucap Bernadus. Perseroan, katanya tetap melakukan monitoring terhadap pergerakan barang di pasar. Ini mencakup daerah mana saja yang bergerak dan daerah mana yang terbatas. Untuk lebih mendorong penjualan di tengah pandemi ini, Bernadus menyabut Kalbe saat ini sedang memanfaatkan platform digital yang bisa menyasar langsung konsumen ke rumah-rumah. Menurut Bernadus platform digital cukup efektif mendekatkan produk Kalbe ke masyarat. "Respon dari konsumen positif, baik di kota maupun daerah lain. Ini yang kami kerjakan terus supaya dampak COVID-19 bisa diminimalisir," kata Bernadus. Selain itu, perusahaan juga menambah jumlah barang yang akan dijual seperti vitamin, suplemen, herbal, jamu, produk dan alat kesehatan. Hal ini karena menurut perusahaan telah terjadi peralihan kombinasi dari penggunaan vitamin ke suplemen herbal, sehingga produk tersebut saat ini lebih laris dipasaran. Simak Video "Sepi Job Gegara Corona, Dinar Candy Stres hingga Sakit" [==] (dna/dna) Sumber
-
Perseroan akan segera menyusun usulan skenario implementasi The New Normal == JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan mengantisipasi kondisi The New Normal dengan tetap mengutamakan protokol penanganan virus corona Covid-19. Hal tersebut menanggapi Surat Kementerian BUMN No S-336/MBU/05/2020 tertanggal 15 Mei, tentang antisipasi skenario The New Normal. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan perseroan telah mempelajari surat tersebut dan tidak menemukan adanya instruksi bagi seluruh pekerja BUMN yang berusia di bawah 45 tahun untuk masuk kantor mulai 25 Mei 2020. Kementerian BUMN hanya meminta seluruh BUMN untuk memberikan masukan dalam rangka antisipasi The New Normal, dengan tetap memperhatikan protokol penanagan Covid-19 sebagaimana kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masing-masing wilayah. "Perseroan akan segera menyusun usulan skenario implementasi The New Normal untuk bidang perbankan sebagai masukan bagi kementerian dalam menetapkan kebijakan nantinya. Hal tersebut merupakan buttom-up approach yang dilakukan kementerian untuk memastikan bahwa kebijakan yang diterbitkan nantinya akan benar-benar applicable,” ujarnya dalam keterangan tulis di Jakarta, Senin (18/5). Menurutnya perseroan pun memastikan akan melaksanakan operasional bisnisnya di tengah The New Normal, dilengkapi dengan protokol perlindungan dan kesehatan yang memadai dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja dan nasabahnya (people’s first). Sejak munculnya pandemi di Indonesia, sebagai salah satu industri yang dikecualikan dalam penerapan PSBB, BRI telah mengambil langkah-langkah preventif untuk melindungi pekerja dan nasabah dari ancaman pandemi Covid-19, yang disesuaikan dengan protokol penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah. "BRI juga telah membentuk Banking Command Center, yang dilengkapi penyiapan seluruh protokol dalam menjalankan kelangsungan bisnis dengan petugas hotline 24 jam untuk membantu jalannya operasional dalam menghadapi The New Normal," imbuhnya. Pada sisi lain, Sunarso menambahkan saat ini masyarakat semakin terbiasa dengan adanya kondisi The New Normal. Hal tersebut tercermin dari semakin meningkatnya transaksi digital karena adanya imbauan PSBB dan physical distancing. "Transformasi digital di dunia perbankan menjadi dipercepat dengan adanya pandemi ini dan masyarakat dengan cepat beradaptasi, sehingga tetap dapat bertransaksi layanan perbankan BRI di mana pun dan kapan pun,” ucapnya. Sumber
-
Jakarta - Salah satu firma riset pasar International Data Corporation (IDC), telah mengeluarkan rilis terkait smartphone yang sukses kuasai pasar smartphone, khususnya di Indonesia pada kuartal pertama tahun 2020. Ya, menurut hasil tersebut memang sangat terlihat penurunan dan juga kenaikan dari beberapa brand smartphone dunia yang patut dicermati. Dilansir dari laman resmi IDC, menurut IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker memang pada kuartal pertama tahun 2020 ini pengiriman smartphone menurun hingga 11,7%. Total pada kuartal pertama tahun ini mengirimkan 275,8 juta smartphone ke pasaran. IDC menilai penurunan ini adalah yang terbesar walau sebelumnya juga pernah terjadi penurunan dalam tiga tahun terakhir berkisar -15% hingga -20%. Penurunan ini tidak mengherankan mengingat pandemi COVID-19 yang tengah menyerang dunia, dan sempat lockdownnya China membuat berpengaruhnya penjualan smartphone di seluruh dunia. Memang year on year change beberapa produk cukup terlihat secara global. Beberapa merek mampu mempertahankan bisnis mereka karena produksi lokal, fasilitas dan penyangga pasokan komponen yang aman untuk dua bulan pertama triwulan kesatu. Namun, bila dilihat dari data yang dirilis oleh IDC tersebut, ada beberapa smartphone yang mengalami peningkatan. Seperti, Vivo yang mengalami year on year change sebesar 7,0% untuk pasar global dan di Indonesia Vivo merajai pasar smartphone dengan market share sebesar 27,4%. Vivo berfokus pada pemasaran dan berbagai kampanye promosi untuk smartphone kelas bawah dan menengahnya di pasar Indonesia dan berhasil menjadi pemimpin pasar untuk pertama kalinya di 1Q20. Adapun Vivo membeberkan strategi untuk dapat merajai pasar smartphone Indonesia, yaitu yang pertama memastikan produk mereka tetap tersedia di pasaran untuk para konsumen. Kedua, memastikan produknya berbasis Indonesia, lalu memastikan memberikan produk yang bervariasi dengan fitur dan juga teknologi terkini untuk pasar Indonesia. Terakhir, implementasi marketing dan juga promo yang cocok untuk pasar Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma mengatakan memang awal tahun 2020 merupakan sebuah awal yang berat bagi semua industri, tidak terkecuali industri smartphone. "Dengan adanya basis produksi di Indonesia, kami terus berusaha sekuat tenaga untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen kami akan smartphone. Tidak hanya itu, kami juga berusaha agar produk resmi kami mudah ditemui di pasar," ujar Edy Kusuma dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2020). (prf/fay) Sumber
-
Jakarta - Pusat perbelanjaan termasuk di pasar direncanakan akan kembali dibuka pada 8 Juni 2020 jika tak ada perubahan. Namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Menanggapi rencana tersebut, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan pembukaan Pasar Tanah Abang masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. "Kami menunggu arahan dari Pemprov," kata Arif kepada detikcom, Senin (18/5/2020). Dihubungi secara terpisah, Manajer Bidang Umum dan Humas PD Pasar Jaya Gatra Vaganza mengatakan Pasar Tanah Abang akan terus tutup selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih diterapkan. "Prinsipnya kita ngikutin PSBB itu saja. Selama PSBB masih berlaku, Tanah Abang belum kita buka untuk yang di bawah Pasar Jaya ya, kita kan hanya mengelola Blok A, B, F dan G. Lain dari itu kami nggak tahu," ucapnya. Jika kondisi normal, Gatra menyebut operasional Pasar Tanah Abang akan tutup dua hari sebelum Lebaran dan akan kembali buka setelah 7 hari Lebaran. Itu pun dengan kondisi pasar masih sepi dan baru kembali ramai menjelang Idul Adha. "(Pasar Tanah Abang dibuka 8 Mei) agak sulit kami prediksi. Cuma dengan kondisi dan skenario saat ini jelas mungkin tahun-tahun sebelumnya nggak bisa dijadiin benchmark," imbuhnya. Jika memang 8 Juni nanti Pasar Tanah Abang diizinkan kembali buka, Gatra bilang, akan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan penyebaran COVID-19. "Kayak cuci tangan sebelum masuk, kita taruh tempat cuci tangan, terus (pemeriksaan menggunakan) gun thermal, wajib masker, itu kita lakukan," tegasnya. Simak Video "Pasar Tanah Abang yang Mulai Penuh Sesak" [==] (dna/dna) Sumber
-
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa mudik tetap tegas dilarang pemerintah di tengah pandemi Corona. Namun, menurutnya transportasi di lapangan tetap boleh berjalan ke luar daerah dengan syarat yang ketat. "Perlu diingat juga bahwa yang kita larang itu mudiknya, bukan transportasinya," kata Jokowi mengawali rapat terbatas yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/5/2020). Dia menegaskan bahwa transportasi tetap diizinkan karena banyak urusan tertentu masih butuh mobilitas ke luar daerah. Mulai dari urusan arus logistik, urusan pemerintah, hingga urusan ekonomi yang esensial. Dengan catatan peneraparan protokol kesehatan yang ketat. "Karena transportasi untuk logistik, untuk urusan pemerintahan, untuk urusan kesehatan, untuk urusan kepulangan pekerja migran kita, dan juga urusan ekonomi esensial itu tetap masih bisa berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat," ujar Jokowi. Sebelumnya, Jokowi mengatakan pemerintah akan berfokus pada kebijakan larangan mudik untuk pekan ini dan pekan selanjutnya. Selain itu, dia meminta jajarannya berfokus mengenai pengendalian arus balik. "Dalam minggu ini maupun minggu ke depan, ke depannya lagi pemerintah masih akan tetap fokus pada larangan mudik dan mengendalikan arus balik," ujar Jokowi. Simak Video "Jokowi Larang Seluruh Warga Mudik Lebaran Tahun Ini!" [==] (dna/dna) Sumber
-
Jakarta - Selain bahasa, lewat smartphone kita bisa belajar mengaji. Cukup banyak aplikasi yang siap mengasah kemampuan membaca sekaligus memahami isi Al-Qur'an, salah satunya Aminin. Aplikasi ini merupakan buatan Bahaso Intermedia Cakrawala. Ya mereka adalah developer di balik aplikasi belajar bahasa Bahaso. Aminin tersedia gratis di Android dan iOS. Tapi menarik nggak sih aplikasi ini, berikut ulasan singkatnya. Usai menginstalnya, akan ada permintaan akses lokasi, kamera dan mikrofon. Setelahnya muncul pilihan Masuk atau Registrasi. Bila kamu sudah pernah menggunakan Bahaso, masukan saja akun tersebut di aplikasi ini. Selanjutnya aplikasi akan mengirimkan kode OTP. Kamu bisa memilih dikirim lewat SMS atau email. Aminin Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Kembali ke layar utamanya, aplikasi ini punya dompet digital bernama AminPay. detikINET coba topup, opsi pembayaran yang tersedia hanya lewat App Store dan Play Store. Di bagian bawah AminPay, ada empat ikon utama. Ikon pertama Al-Qur'an, yang apabila diklik akan membuka Al-Qur'an digital. Sungguh mata dibuat manja dengan desainnya. Surat dibuat kartu warna-warni yang sangat indah dan memikat hati. Bikin menggugah semangat untuk membaca Al-Qur'an. Di bagian bawah setiap kartu ayat terdapat ikon tombol play. Bila ditekan kita akan mendengar lantunan ayat yang dibacakan oleh qori. Untuk mengakses isi ayatnya sendiri, kamu cukup menekan kartu. Ayat ditampilkan begitu simpel dan bersih, enak dipandangnya. Kamu bisa swipe kanan dan kiri untuk berpindah ayat. Menu Al-Quran Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Sayangnya saat ini tidak tersedia opsi untuk memperbesar ukuran, karena tulisan yang ada saat ini terlihat cukup kecil. Dan bila boleh mengusulkan boleh ditambahkan warna tajwid untuk memudahkan pengguna. Ketika kamu menekan pada setiap ayat, akan muncul terjemahan dan tafsirnya. Jadi kamu tidak sekadar membaca dan mengetahui artinya, tapi makin memahami makna di balik setiap ayat. Saat kamu menekan agak sedikit lama pada setiap ayat akan menu di bagian bawah. Tekan tombol play untuk mendengarkan bagaimana ayat tersebut dibaca. Ada tombol share untuk membagikan ayat tersebut di WhatsApp atau media sosial. Serta ada ikon untuk menandai ayat dan bookmark. Latih Al-Quran tingkat pemula. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Balik ke menu utama, selanjutnya Latih Al-Qur'an. Ada dua opsi yang disediakan, yakni Pemula dan Mahir. Bila menekan Pemula, kita akan belajar dari pengenalan huruf hijaiyah dan tanda baca. Aminin menyiapkan tiga level uji kemampuan. Saat menekan Mahir, kita akan diajak membaca dan memahami Al-Qur'an. Agar lebih menantang akan ada tes singkat. Konten ini dibutuhkan 'energi' yang bila habis kamu harus membelinya. Latih Qur'an tingkat Mahir. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Dua ikon di menu utama aplikasi Amini ada Diskusi dan AMINTivi. Keduanya belum bisa diakses, ada keterangan dua opsi ini akan segera hadir. Aplikasi Aminin ini dihiasi dengan Renungan Harian yang dengan tiga topik yang telah dipilih pengguna. Di bagian bawah ada menu Beranda, Blog, Pesan dan Akun. Renungan harian. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Nah bila kamu ingin belajar mengaji, atau membaca sekaligus lebih mamahami Al-Qur'an dengan tampilan yang sedap dipandang mata sekaligus memikat hati, cobalah aplikasi Aminin. Simak Video "Blak-blakan Jejak Ratu Elizabeth dan Islam di Inggris" [==] (afr/fay) Sumber
-
Jakarta - Kementerian Keuangan mengumumkan anggaran yang dialokasikan untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada program pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencapai Rp 149,29 triliun. Anggaran tersebut merupakan total dukungan dari pemerintah. "Total dukungan pemerintah kepada BUMN itu sebanyak Rp 104,38 triliun dalam bentuk above the line dan Rp 44,92 triliun dalam bentuk below the line," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam paparannya via video conference, Jakarta, Senin (18/5/2020). Sri Mulyani mengumumkan ada 12 BUMN yang mendapat dukungan pemerintah dalam program PEN. Dukungan yang mencapai Rp 149,29 triliun ini dikucurkan dalam bentuk dana talangan, Penyertaan Modal Negara (PMN), hingga kompensasi. Untuk dana talangan, ada lima perusahaan pelat merah yang dapat, yakni PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp 8,5 triliun, Perum Perumnas Rp 650 miliar, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Rp 3,5 triliun, PT Perkebunan Nusantara (Persero) sebesar Rp 4 triliun, serta PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebesar Rp 3 triliun. Sedangkan anggaran PMN mencapai Rp 25,27 triliun. PMN akan diberikan kepada PT PLN (Persero) Rp 5 triliun, PT Hutama Karya (Persero) Rp 11 triliun, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI Rp 6,27 triliun, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM Rp 2,5 triliun, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Rp 500 miliar. Lalu khusus untuk BPUI akan dibayarkan secara nontunai sebesar Rp 270 miliar. Sedangkan yang mendapat kompensasi adalah PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) masing-masing Rp 38,25 triliun dan Rp 37,83 triliun. Sedangkan untuk Perum Bulog diberikan Rp 10,5 triliun dana tambahan dalam bentuk bantuan sosial (bansos). Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi pelaksanaan anggaran dukungan pemerintah kepada BUMN dalam rangka PEN. "Kami sampaikan kalau ada BUMN yang sedang ada masalah hukum, dana-dana tersebut tidak berarti menutup persoalan mereka, ini dilakukan dengan tata kelola, akuntabilitas, dan transparansi tinggi," ujarnya. "Kami juga akan melibatkan BPKP, BPK, dan KPK dalam melihat operasi dan membantu menggunakan dana talangan, sehingga fungsi BUMN tetap jalan dan tidak ada penyalahgunaan dana talangan," tambahnya. Simak Video "Larangan Mudik Beri Dampak Ekonomi, Ini Solusi Menkeu" [==] (hek/eds) Sumber
-
Jakarta - Pemerintah resmi memberikan insentif keringanan pajak penghasilannya (PPh) Pasal 21 kepada 1.062 bidang industri. PPh Pasal 21 sektor industri tersebut kini ditanggung pemerintah. Insentif PPh Pasal 21 ini masuk dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 44/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019. Aturan ini diteken Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 27 April 2020 dan berlaku hingga September 2020 atau selama enam bulan. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Hestu Yoga Saksama mengatakan seluruh pegawai di 1.062 bidang industri ini bisa memanfaatkan fasilitas tersebut. "Ini kan kelanjutan dari PMK 23/2020, industri kan awalnya hanya 440 KLU (klasifikasi lapangan usaha), nah kemudian kita perluas dengan sektor lain," kata Hestu saat dihubungi detikcom, Jakarta, Senin (18/5/2020). Sebanyak 1.062 bidang pekerjaan ini merupakan perluasan dari PMK Nomor 23 Tahun 2020 yang mengatur bidang manufaktur saja. Melalui PMK Nomor 44 Tahun 2020 pemerintah memperbanyak sektor pekerjaan yang mendapat insentif keringanan pajak ini. Hestu bilang pegawai yang mendapatkan fasilitas ini adalah memiliki gaji maksimal Rp 200 juta per tahun atau sekitar Rp 16 juta per bulan. Nantinya, para pegawai ini mendapatkan tambahan gaji sekitar 15% akibat pajak penghasilannya tidak dipotong oleh perusahaan. Pertama perlu diketahui tarif PPh Pasal 21 untuk seorang yang memiliki gaji tahunan sampai Rp 50 juta berdasarkan Pasal 17 UU PPh dikenakan sebesar 5%. Untuk penghasilan Rp 50 juta-Rp 250 juta, PPh dikenakan sebesar 15%. Lalu penghasilan Rp 250 juta-Rp 500 juta, tarif pajaknya 25%. Sementara penghasilan di atas Rp 500 juta dikenakan tarif pajak 30%. Menurut Hestu, kunci untuk mendapatkan fasilitas ini adalah si perusahaan harus mengajukan kepada DJP Kemenkeu untuk masa pajak April sampai September atau enam bulan sesuai yang ditetapkan pemerintah. Sementara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai perusahaan yang tidak mengajukan keringanan pajak kepada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan akan rugi. Pasalnya insentif tersebut sudah bisa dimanfaatkan selama April hingga September mendatang. Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengatakan salah satu insentif keringanan pajak yang bisa dimanfaatkan perusahaan adalah PPh Pasal 21 yang ditanggung pemerintah. "Namanya juga insentif kalau perusahaan tidak menjalankan maka akan merugikan mereka sendiri," kata Shinta saat dihubungi detikcom. Simak Video "Insentif Super Deductible Tax Dorong Pengusaha Berinovasi" [==] (hek/dna) Sumber
-
Pemerintah memperpanjang subsidi tarif listrik hingga September 2020. == JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan memperpanjang pemberian subsidi listrik hingga September 2020 setelah sebelumnya berlaku dari April hingga Juni 2020. “Subsidi listrik untuk 450 VA (untuk) 24 juta rumah tangga, 900 VA (untuk) 7,2 juta rumah tangga yang subsidi dari mulai April hingga Juni, sekarang akan diperpanjang menjadi sampai September,” katanya dalam keterangan pers daring Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Senin (18/5). Menteri Keuangan mengatakan pemerintah mengalokasikan Rp 6,9 triliun untuk diskon tarif listrik untuk mendukung konsumsi masyarakat yang dianggarkan dalam dana pemulihan ekonomi nasional. Sebelumnya, pemerintah membebaskan tarif listrik untuk pelanggan 450 volt ampere (VA) selama April hingga Juni 2020. Selain itu, pemerintah memangkas 50 persen tarif listrik untuk pelanggan 900 VA juga mulai April hingga Juni 2020. Pemberian keringanan tarif listrik itu merupakan salah satu dari enam kebijakan bantuan pemerintah bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi kecil yang tertekan akibat wabah Covid-19. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani juga memaparkan pemberian bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan selama 12 bulan untuk 10 juta penerima manfaat. Sebanyak 20 juta penerima kartu sembako juga diberikan penuh 12 bulan sebesar Rp 200 ribu per bulan. Sementara itu, untuk bansos di Jabodetabek dan bansos di luar Jabodetabek diberikan sembilan bulan hingga Desember 2020. “Dengan perhitungan untuk Juli hingga Desember perhitungannya hanya menjadi Rp 300 ribu per bulan dari tadinya Rp 600 ribu per bulan,” katanya. Sedangkan untuk bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa kepada 11 juta penerima diberikan awalnya selama enam bulan mulai April hingga September 2020, kini diperpanjang sampai Oktober 2020 dengan bantuan dana menjadi Rp 300 ribu per bulan. Untuk program kartu prakerja, pemerintah tetap mengalokasikan sebesar Rp 20 triliun. “Ini upaya untuk mengurangi dampak Covid tapi sisi konsumsi dengan memberikan bantuan agar mereka tetap menjaga konsumsi pada level kebutuhan dasarnya,” katanya. sumber : Antara Sumber
-
Jakarta - Produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) akhirnya resmi dipatenkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan). Produk ini akan dikerjasamakan bersama PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang) untuk segera dipasarkan ke masyarakat luas. "Saya berterima kasih PT Eagle Indo Pharma bisa membantu kita sama-sama tentunya supaya ini tersedia di masyarakat," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam acara Penandatanganan Kerja Sama terkait Lisensi Formula Antivirus Berbasis Minyak Eucalyptus, Senin (18/5/2020). Menurut Fadjry sejak proses uji coba saja, produk ini sudah mendapat respons positif dari berbagai pihak. Fadjry mengaku sudah banyak mendapat permintaan dari masyarakat atas produk-produk tersebut. "Permintaannya cukup banyak ini seluruh gubernur nelfon saya ini, seluruh menteri-menteri sudah juga menelfon, minta semua ini, tapi belum tersedia barangnya ini, kita masih membuat manual," katanya. Untuk itu, kerja sama bersama Cap Lang ini diharap mampu mempercepat produksi massal ketiga produk antivirus itu demi memenuhi permintaan masyarakat luas. "Harapan saya memang nanti kita coba bantu nanti bagaimana mendorong ini bisa teregistrasi cepat sehingga teman-teman PT Eagle Indo Pharma bisa memproduksi cepat juga. Sehingga paling tidak kita bisa berkontribusi juga terhadap penekanan penyebaran COVID-19," tambahnya. Sebelum dipatenkan, Fadjry menjelaskan bahwa dari berbagai jenis tanaman yang diuji, tanaman euchalyptus atau minyak atsiri yang memiliki kandungan senyawa aktif 1,8-cineole (eucalyptol) ini dianggap paling berdampak menekan pertumbuhan berbagai jenis virus influenza termasuk Corona. Berdasarkan uji laboratorium Balitbang, eucalyptus mampu membunuh virus virus influenza, virus Beta dan gamma corona dalam skala 80-100%. "Dari sekian banyak tanaman herbal yang kita uji, minyak atsiri (eucalyptus) kita yang punya potensi sangat besar, kemungkinan besar sangat bisa menekan pertumbuhan virus Corona," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam telekonferensi bertajuk Launching Anti Virus Corona berbasis Euchalyptus, Jumat (8/5/2020). Adapun ketiga produk yang telah dipatenkan rencananya akan diproduksi dalam bentuk inhaler, balsem atau sebagai minyak tetes biasa yang dapat diteteskan di mesin diffuser, hingga kalung antivirus Corona. "Kita akan kembangkan secara luas, ada yang bentuknya inhaler, roll on, oil diffuser dan balsem," sambungnya. Sumber
-
Jakarta - Produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) akhirnya resmi dipatenkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan). Produk ini akan dikerjasamakan bersama PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang) untuk segera dipasarkan ke masyarakat luas. "Saya berterima kasih PT Eagle Indo Pharma bisa membantu kita sama-sama tentunya supaya ini tersedia di masyarakat," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam acara Penandatanganan Kerja Sama terkait Lisensi Formula Antivirus Berbasis Minyak Eucalyptus, Senin (18/5/2020). Menurut Fadjry sejak proses uji coba saja, produk ini sudah mendapat respons positif dari berbagai pihak. Fadjry mengaku sudah banyak mendapat permintaan dari masyarakat atas produk-produk tersebut. "Permintaannya cukup banyak ini seluruh gubernur nelfon saya ini, seluruh menteri-menteri sudah juga menelfon, minta semua ini, tapi belum tersedia barangnya ini, kita masih membuat manual," katanya. Untuk itu, kerja sama bersama Cap Lang ini diharap mampu mempercepat produksi massal ketiga produk antivirus itu demi memenuhi permintaan masyarakat luas. "Harapan saya memang nanti kita coba bantu nanti bagaimana mendorong ini bisa teregistrasi cepat sehingga teman-teman PT Eagle Indo Pharma bisa memproduksi cepat juga. Sehingga paling tidak kita bisa berkontribusi juga terhadap penekanan penyebaran COVID-19," tambahnya. Sebelum dipatenkan, Fadjry menjelaskan bahwa dari berbagai jenis tanaman yang diuji, tanaman euchalyptus atau minyak atsiri yang memiliki kandungan senyawa aktif 1,8-cineole (eucalyptol) ini dianggap paling berdampak menekan pertumbuhan berbagai jenis virus influenza termasuk Corona. Berdasarkan uji laboratorium Balitbang, eucalyptus mampu membunuh virus virus influenza, virus Beta dan gamma corona dalam skala 80-100%. "Dari sekian banyak tanaman herbal yang kita uji, minyak atsiri (eucalyptus) kita yang punya potensi sangat besar, kemungkinan besar sangat bisa menekan pertumbuhan virus Corona," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam telekonferensi bertajuk Launching Anti Virus Corona berbasis Euchalyptus, Jumat (8/5/2020). Adapun ketiga produk yang telah dipatenkan rencananya akan diproduksi dalam bentuk inhaler, balsem atau sebagai minyak tetes biasa yang dapat diteteskan di mesin diffuser, hingga kalung antivirus Corona. "Kita akan kembangkan secara luas, ada yang bentuknya inhaler, roll on, oil diffuser dan balsem," sambungnya. Sumber
-
Jakarta - Pasar ponsel Tanah Air terhantam virus Corona. Jumlah pengapalan mengalami penurunan, lantas adakah perubahan di daftar para penguasa pasar ponsel di Indonesia? Lembaga riset IDC baru saja merilis laporan terkait pasar ponsel Indonesia sepanjang kuartal pertama 2020. Mereka mencatat sebanyak 7,5 juta unit ponsel yang dikapalkan. Jumlah tersebut turun 7,3% pada periode yang sama dari tahun lalu. Jumlah ini juga menurun 24,1% dari kuartal sebelumnya. Beberapa vendor mampu mempertahankan bisnisnya karena fasilitas produksi lokal dan penyangga pasokan komponen yang aman untuk dua bulan pertama kuartal pertama. Mereka baru mengalami gangguan pasokan hanya pada bulan Maret. IDC melihat perlambatan pasar terasa sekitar bulan Maret ketika pemerintah Indonesia menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang membuat penutupan outlet ritel. Ini mengakibatkan permintaan smartphone jadi lebih rendah. "Ketika Ramadhan semakin dekat dan dengan penyebaran pandemi COVID-19 masih belum dapat diatasi di dalam negeri, pasar smartphone Indonesia akan terus mengalami gejolak yang disebabkan oleh berbagai faktor ekonomi hingga 3Q20," kata Risky Febrian, Analis Pasar IDC Indonesia. "Meskipun ada turbulensi, implementasi peraturan registrasi identitas perangkat seluler internasional (IMEI) menjadi faktor positif yang berkelanjutan untuk industri smartphone lokal karena bertujuan untuk mengurangi impor ilegal dan mempromosikan konsumsi smartphone yang dibuat secara lokal di Indonesia. Ini akan menguntungkan industri lokal dalam jangka panjang," tambah Rizky. Lima Besar Lima penguasa pasar ponsel Indonesia. Foto: IDC Ada pergeseran di daftar penguasa pasar ponsel Indonesia. Vivo kini menduduki posisi pertama, naik dari peringkat kedua di kuartal keempat 2019. Peringkat kedua ada Oppo yang sebelumnya bertengger di posisi pertama. Posisi ketiga masih ditempati Samsung. Xiaomi kembali ke peringkat empat. Sementara Realme harus turun di posisi kelima pada kuartal ini setelah sebelumnya ada di peringkat empat. Simak Video "IDC Pesimistis Ponsel Lokal Bisa Bersaing di Pasaran Saat Ini" [==] (afr/fay) Sumber
-
Jakarta - Penyebaran COVID-19 menekan perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Selain itu, kondisi ini juga turut mempengaruhi pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang ada di perbankan. Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Ryan Kiryanto mengungkapkan saat periode Maret 2020 total aset, kredit dan DPK masih mengalami kenaikan. "Tapi sekarang perhatikan kredit, sudah mulai melandai. Ini nanti lama-lama akan melengkung ke bawah dan kredit year on year akan turun tidak sampai 3%," kata Ryan dalam diskusi Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan di Masa Pandemi COVID-19, Senin (18/5/2020). Dia mengungkapkan kredit diprediksi hanya tumbuh di angka 1-2% sepanjang 2020 ini. Kemudian untuk rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) juga akan mengalami kenaikan karena tekanan yang terjadi pada perekonomian. Hal ini karena dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan memperlambat kegiatan ekonomi yang membuat situasi memburuk. "Saya meyakini NPL gross ini akan bergerak naik karena COVID-19 ini memukul semua sektor tanpa pandang bulu," imbuh dia. Sebelumnya berdasarkan data Bank Indonesia (BI) pada Survei perbankan yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) mengindikasikan pertumbuhan kredit baru pada kuartal I 2020 melambat. Data BI menyebut hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru 23,7%, lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya 70,6%. "Melambatnya pertumbuhan permintaan kredit baru ini karena terjadinya perlambatan pada pertumbuhan kredit investasi yang menjadi 15,1% dari 70,3% dan kredit modal kerja menjadi 16,7% dari 65%," tulis keterangan resmi BI. Simak Video "2,4 Juta Petani Dijanjikan BLT Sebesar Rp 600 Ribu" [==] (kil/fdl) Sumber
-
Jakarta - Penyebaran COVID-19 menekan perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Selain itu, kondisi ini juga turut mempengaruhi pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang ada di perbankan. Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Ryan Kiryanto mengungkapkan saat periode Maret 2020 total aset, kredit dan DPK masih mengalami kenaikan. "Tapi sekarang perhatikan kredit, sudah mulai melandai. Ini nanti lama-lama akan melengkung ke bawah dan kredit year on year akan turun tidak sampai 3%," kata Ryan dalam diskusi Restrukturisasi Kredit/Pembiayaan di Masa Pandemi COVID-19, Senin (18/5/2020). Dia mengungkapkan kredit diprediksi hanya tumbuh di angka 1-2% sepanjang 2020 ini. Kemudian untuk rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) juga akan mengalami kenaikan karena tekanan yang terjadi pada perekonomian. Hal ini karena dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan memperlambat kegiatan ekonomi yang membuat situasi memburuk. "Saya meyakini NPL gross ini akan bergerak naik karena COVID-19 ini memukul semua sektor tanpa pandang bulu," imbuh dia. Sebelumnya berdasarkan data Bank Indonesia (BI) pada Survei perbankan yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) mengindikasikan pertumbuhan kredit baru pada kuartal I 2020 melambat. Data BI menyebut hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru 23,7%, lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya 70,6%. "Melambatnya pertumbuhan permintaan kredit baru ini karena terjadinya perlambatan pada pertumbuhan kredit investasi yang menjadi 15,1% dari 70,3% dan kredit modal kerja menjadi 16,7% dari 65%," tulis keterangan resmi BI. Simak Video "2,4 Juta Petani Dijanjikan BLT Sebesar Rp 600 Ribu" [==] (kil/fdl) Sumber
-
Jakarta - Kawasan Pasar Tanah Abang tepatnya di Jl. Jati Baru II ramai di saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih diterapkan. Sejumlah pedagang menggelar lapaknya hingga memancing masyarakat untuk mendatangi dan berkerumun. Menanggapi itu, Manajer Bidang Umum dan Humas PD Pasar Jaya Gatra Vaganza menegaskan kawasan yang ramai tersebut bukan dikelola oleh PD Pasar Jaya. Pasar Tanah Abang yang dikelolanya khusus untuk Blok A, B, F dan G. "Bukan (PD Pasar Jaya yang kelola). Saya kurang tahu siapa yang mengelola, mungkin wilayah kalau seperti itu. PD Pasar Jaya bukan mengelola kawasan Tanah Abang, tetap ada blok-bloknya. Kita tetap ada gedungnya. Di situ ada Metro Tanah Abang, itu bukan punya kita," kata Gatra kepada detikcom, Senin (18/5/2020). Ia memastikan kawasan yang berada di bawah pengelolaannya masih tutup. Hanya blok G saja yang masih buka, itu pun hanya pedagang yang berjualan jenis bahan pangan. "Sekarang kondisinya semuanya tutup, (Blok) A, B, F. Kalau G karena ada beberapa pedagang penjual makanan itu kemungkinan mereka masih. Ada yang buka tapi sifatnya mereka menjual bahan kebutuhan pokok pangan. Tapi untuk tekstil di blok A, B, F, itu tutup belum buka pasarnya sampai sekarang," ucapnya. Sampai saat ini tidak ada pelonggaran PSBB yang diterapkan. Jika pun ada pedagang yang berjualan di trotoar, ia menyebut kemungkinan itu memang pedagang yang berjualan di situ dan tak menjadi kewenangan PD Pasar Jaya. "(Pada buka di trotoar) kita kan nggak tahu pedagang mana. Takutnya pedagang kaki lima yang sebelumnya memang ada di situ. Sebelumnya (pedagang) kaki lima yang didekat jembatan memang dari dulu sudah ada dan tidak masuk dalam pengelolaan PD Pasar Jaya," tegasnya. Simak Video "Pasar Tanah Abang yang Mulai Penuh Sesak" [==] (dna/dna) Sumber
-
Jakarta - PT Kalbe Farma (Tbk) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Hasil RUPST tersebut, perseroan menyetujui perombakan struktur di jajaran dewan komisaris. Emiten berkode saham KLBF ini mencopot Farid Anfasa Moeloek dari posisi Komisaris Independen. Farid yang sudah menjabat sejak 2008 lalu ini akhirnya digantikan oleh Adi Harsono. Terakhir ia menjabat di posisi tersebut berdasarkan pernyataan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan pada 5 Juni 2017. Dengan adanya perombakan ini maka susunan dewan komisaris dan direksi untuk masa jabatan hingga tahun 2023 sebagai berikut: Dewan Komisaris Presiden Komisaris: Bernadette Ruth Irawati Setiady. Komisaris: Santoso Oen. Komisaris: Ferdinand Aryanto. Komisaris: Ronny Hadiana. Komisaris Independen: Lucky Surjadi Slamet. Komisaris Independen: Lilis Halim. Komisaris Independen: Adi Harsono. Direksi Presiden Direktur : Vidjongtius Direktur : Djonny Hartono Tjahyadi Direktur : Bujung Nugroho Direktur : Ongkie Tedjasurja Direktur : Sie Djohan Direktur : Bernadus Karmin Winata Simak Video "Erick Thohir Buka-bukaan Rencana Rombak Sarinah" [==] (dna/dna) Sumber
-
Jakarta - Misinformasi seputar virus Corona banyak ditemukan di platform online, termasuk TikTok. Aplikasi garapan Bytedance ini juga memiliki caranya sendiri untuk memerangi misinformasi yang berpotensi menyesatkan. Head of Public Policy for TikTok Indonesia, Malaysia, and The Philippines Donny Eryastha mengatakan TikTok memiliki tiga pilar utama untuk mengatasi misinformasi dan konten negatif lainnya. Pilar pertama adalah panduan komunitas yang menjadi tolak ukur mana konten yang boleh dan tidak boleh diunggah di TikTok. "Jadi ini termasuk konten yang vulgar atau misinformasi, jadi konten yang menyampaikan hal yang bisa menyesatkan terutama terkait COVID-19," jelas Donny dalam konferensi pers virtual, Senin (18/5/2020). Konten-konten yang ada di TikTok juga diawasi oleh machine learning dan tim moderator manusia. Untuk konten yang dibuat di Indonesia, diulas oleh moderator Indonesia yang mengerti bahasa dan norma-norma di Tanah Air. Jika terbukti melanggar panduan komunitas, konten tersebut bisa langsung dihapus atau di-takedown oleh TikTok. Selain mencegah penyebaran konten yang telah ada di aplikasi, TikTok juga terus mengadakan edukasi untuk penggunanya dan anak muda lewat beberapa program, salah satunya #SamaSamaNyaman. "Kita selalu berupaya mengedukasi pengguna kami agar mereka lebih mengerti konten apa yang boleh dan tidak boleh, dan bagaimana membuat konten yang positif," pungkas Donny. Simak Video "TikTok Dilaporkan Terkait Dugaan Pelanggaran Privasi Anak-anak" [==] (vmp/fay) Sumber