bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.023 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta - Pemerintah berniat untuk menerapkan situasi normal baru atau new normal. Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah me-restart ekonomi dengan cara berdamai dengan wabah COVID-19. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dia diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat kriteria yang bisa mendorong dan mengevaluasi kesiapan daerah untuk me-restart perekonomiannya. Pemerintah akan menggunakan formulasi perhitungan reproduction rate dengan skala R0. "Reproduction rate ini menghitung fungsi dari pada transmisi infection contact rate dan juga menghitung berdasarkan waktu. Di beberapa daerah termasuk DKI sudah memonitor dan menggunakan formulasi ini dan juga akan disiapkan Bappenas," terangnya dalam konferensi pers virtual, Senin (18/5/2020). Airlangga menjelaskan, jika skala R0 suatu daerah lebih dari 1 maka daerah itu masih memiliki infection rate tinggi. Sebaliknya, jika skala R0 kurang dari 1 maka daerah itu bisa me-restart ekonominya dan menerapkan situasi new normal. "Situasi kenormalan baru ini beberapa pertimbangan bisa diperhatikan. Kami sesuai arahan Pak Presiden akan menyiapkan sistem scoring atau penilaian dari segi epidemologi maupun segi kesiapan dan juga, baik itu kesiapan daerah maupun kelembagaan," tambahnya. Sistem scoring yang dimaksud Airlangga dilakukan dari berbagai aspek mulai dari epidemologi berbasis R0 maupun kesiapan daerah terkait dengan perkembangan penyakit, seperti pengawasan virus, kapasitas kesehatan, kesiapan sektor publik, tingkat kedisiplinan masyarakat, maupun respons publik terhadap bagaimana cara bekerja atau cara bersosialisasi di situasi normal baru. "Beberapa hal yang juga akan disiapkan di mana daerah-daerah bisa menyiapkan levelnya seperti di Jabar dan beberapa daerah di Jawa. Itu ada 5 level, pertama level krisis atau belum siap. Level kedua parah, juga belum siap. Tapi di Jabar rata-rata tidak ada yang di level yang paling parah. Tapi yang berikut level substansial, moderat, dan rendah," terangnya. Daerah yang berada dalam level moderat sudah bisa bersiap untuk menerapkan situasi new normal. Mereka harus menyiapkan SOP-nya dan harus dikoordinasikan dengan Satgas COVID-19. "Di mana normal baru, standar baru untuk berkegiatan. Sebagai contoh di kawasan industri sudah ada surat edaran yang juga dikliring atau sesuai dengan apa yang diarahkan oleh Satgas COVID-19. Kemudian di sektor lain, apakah itu pendidikan, restoran, akomodasi, kegiatan ibadah, dan sektor transportasi," tuturnya. Rencana ini akan dibahas kembali secara detil dan akan diputuskan oleh Jokowi. Pemerintah diminta untuk melakukan kajian teknis baik dari segi kesehatan maupun kesiapan. Lalu kapan akan diterapkan? Simak Video "PSBB Hari Ke-5 di Surabaya, Masih Banyak yang Nggak Patuh" [==] Sumber
-
Jakarta - Pemerintah berniat untuk menerapkan situasi normal baru atau new normal. Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah me-restart ekonomi dengan cara berdamai dengan wabah COVID-19. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dia diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat kriteria yang bisa mendorong dan mengevaluasi kesiapan daerah untuk me-restart perekonomiannya. Pemerintah akan menggunakan formulasi perhitungan reproduction rate dengan skala R0. "Reproduction rate ini menghitung fungsi dari pada transmisi infection contact rate dan juga menghitung berdasarkan waktu. Di beberapa daerah termasuk DKI sudah memonitor dan menggunakan formulasi ini dan juga akan disiapkan Bappenas," terangnya dalam konferensi pers virtual, Senin (18/5/2020). Airlangga menjelaskan, jika skala R0 suatu daerah lebih dari 1 maka daerah itu masih memiliki infection rate tinggi. Sebaliknya, jika skala R0 kurang dari 1 maka daerah itu bisa me-restart ekonominya dan menerapkan situasi new normal. "Situasi kenormalan baru ini beberapa pertimbangan bisa diperhatikan. Kami sesuai arahan Pak Presiden akan menyiapkan sistem scoring atau penilaian dari segi epidemologi maupun segi kesiapan dan juga, baik itu kesiapan daerah maupun kelembagaan," tambahnya. Sistem scoring yang dimaksud Airlangga dilakukan dari berbagai aspek mulai dari epidemologi berbasis R0 maupun kesiapan daerah terkait dengan perkembangan penyakit, seperti pengawasan virus, kapasitas kesehatan, kesiapan sektor publik, tingkat kedisiplinan masyarakat, maupun respons publik terhadap bagaimana cara bekerja atau cara bersosialisasi di situasi normal baru. "Beberapa hal yang juga akan disiapkan di mana daerah-daerah bisa menyiapkan levelnya seperti di Jabar dan beberapa daerah di Jawa. Itu ada 5 level, pertama level krisis atau belum siap. Level kedua parah, juga belum siap. Tapi di Jabar rata-rata tidak ada yang di level yang paling parah. Tapi yang berikut level substansial, moderat, dan rendah," terangnya. Daerah yang berada dalam level moderat sudah bisa bersiap untuk menerapkan situasi new normal. Mereka harus menyiapkan SOP-nya dan harus dikoordinasikan dengan Satgas COVID-19. "Di mana normal baru, standar baru untuk berkegiatan. Sebagai contoh di kawasan industri sudah ada surat edaran yang juga dikliring atau sesuai dengan apa yang diarahkan oleh Satgas COVID-19. Kemudian di sektor lain, apakah itu pendidikan, restoran, akomodasi, kegiatan ibadah, dan sektor transportasi," tuturnya. Rencana ini akan dibahas kembali secara detil dan akan diputuskan oleh Jokowi. Pemerintah diminta untuk melakukan kajian teknis baik dari segi kesehatan maupun kesiapan. Lalu kapan akan diterapkan? Simak Video "PSBB Hari Ke-5 di Surabaya, Masih Banyak yang Nggak Patuh" [==] Sumber
-
Jakarta - Sudah cukup lama Amerika Serikat memasukkan Huawei dalam daftar blacklist sehingga tidak diizinkan memakai komponen atau teknologi asal Negeri Paman Sam. Bahkan aturan itu baru-baru ini diperketat. Apa tindakan Huawei? Rotating Chairman Huawei, Guo Ping, mengaku pihaknya akan terus fokus bergerak maju walaupun sanksi AS membayangi. "Dalam setahun belakangan, banyak teknologi menjadi tidak tersedia bagi kami," katanya di panggung Huawei Global Analyst Summit di Shenzhen. "Meskipun begitu, Huawei berjuang untuk bertahan dan berusaha untuk melangkah ke depan," lanjutnya. Ia berharap industri dapat terus bekerja sama. "Industri secara keseluruhan harus bekerja sama untuk memperkuat perlindungan properti intelektual, menjaga kompetisi yang adil, melindungi standar global dan mempromosikan rantai suplai global kolaboratif," cetusnya lagi. Guo meyakinkan bahwa bisnis Huawei tetap solid. Mereka telah menggelar 1.500 jaringan di lebih dari 170 negara dan melayani 3 miliar orang. Kemudian 600 juta konsumen memakai perangkat pintar Huawei. "Di 2025, ekonomi digital akan bernilai USD 23 triliun. "Industri ITC masih punya potensi besar. Kita bisa melihat lebih banyak peluang ketimbang tantangan di industri ICT," paparnya. Huawei pun berencana meneruskan investasinya di tiga area kunci, yaitu konektivitas, komputasi dan perangkat pintar. "Kami akan bekerja dengan pelanggan, mitra, organisasi standarisasi dan semua pemain industri di domain seperti rantai suplai untuk mendorong kolaborasi terbuka dan mengeksplorasi masa depan bersama," tutur dia. Simak Video "Siap Tandingi iPad Pro, Huawei MatePad Pro Resmi Tiba di Indonesia" [==] (fyk/fay) huawei pemerintah amerika Sumber
-
Pada Mei inflasi diprediksi lebih rendah bahkan bisa deflasi. == JAKARTA -- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) turut memengaruhi angka inflasi periode Mei 2020, diperkirakan lebih rendah dibandingkan April 2020 sebesar 0,08 persen secara bulanan dan 2,67 persen secara tahunan. Rendahnya angka inflasi disebabkan kondisi pandemi Covid-19. Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Ryan Kiryanto mengatakan, pada periode Mei inflasi bisa lebih rendah dibandingkan periode April. "Bulan lalu banyak situasi tidak biasa. Ada 51 kota deflasi dan 39 kota terjadi inflasi. Pada Mei inflasi diprediksi lebih rendah bahkan bisa deflasi, mayoritas kota akan mengalami inflasi negatif," ujarnya saat video conference di Jakarta, Senin (18/5). Dia mengungkapkan, rendahnya inflasi ini bukan berarti kabar baik untuk Indonesia. Sebab inflasi rendah mencerminkan rendahnya konsumsi rumah tangga. “Penyebabnya adalah menurunnya penghasilan masyarakat hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB),” ucapnya. Akibat pemberlakukan PSBB, mobilitas orang, barang dan transportasi pun menjadi terganggu. Kondisi inilah yang disinyalir membuat konsumsi rumah tangga menurun. “Hal ini harus diberi perhatian lebih. Sebab kontribusi konsumsi rumah tangga ke PDB saat ini semakin membesar. Jika konsumsi turun maka bisa dipastikan PDB juga akan anjlok. Kondisi ini pun bisa menjangkiti sektor lain,” ucapnya. Sumber
-
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir meminta perusahaan pelat merah melakukan sejumlah langkah dalam rangka mengantisipasi secara lebih dini skenario 'The New Normal'. Sejumlah langkah yang diterapkan di antaranya membentuk task force penanganan dan menyusun protokol penanganan COVID-19. Hal itu tertuang dalam surat edaran Erick yang ditujukan pada direktur utama BUMN. Dalam lampiran surat tersebut juga memuat tahapan pemulihan di mana pada fase I 25 Mei, pegawai di bawah usia 45 tahun masuk kerja. Deputi SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Alex Denni pun menjelaskan skenario new normal tersebut. Dia menjelaskan, dalam menyusun skenario biasanya diidentifikasi variabel-variabel yang paling tidak pasti dan paling berpengaruh. Dari situ, ada dua aspek, yakni kepastian penemuan vaksin dan perilaku masyarakat. Dari dua aspek itu, maka muncul empat skenario. Pertama, death zone yakni kondisi di mana virus menyebar dengan cepat, vaksin belum ditemukan dan sistem perawatan medis tidak sanggup menanggulangi pasien yang jumlahnya melebih kapasitas. Sementara, perilaku masyarakat sangat abai terhadap protokol keselamatan dan kesehatan. "Akibatnya apa? Orang doing business as usual, kontak fisik, salaman cipika-cipiki dan lain-lain dan ini tentu rentan. Biasanya ikutannya jumlah meninggal banyak, bisnis banyak yang bangkrut, PHK massal terjadi di mana-mana, pengangguran meningkat secara signifikan lingkungan tidak aman," katanya dalam teleconference, Senin kemarin (18/5/2020). Skenario kedua adalah new normal. New normal sendiri ialah kondisi virus masih ada, vaksin belum ditemukan. Namun perilaku disiplin dari masyarakat terhadap protokol keselamatan dan kesehatan membuat penyebarannya menjadi melambat, sehingga sistem perawatan rumah sakit bisa menangani jumlah pasien yang ada dengan baik. Dampaknya, jumlah yang meninggal sedikit dan bisnis akan mencari cara-cara baru, produk baru, solusi baru yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam menjalani kehidupan dalam dunia dengan peradaban dan budaya yang baru. Dia mengatakan, new normal bukan berarti kembali seperti kondisi normal sebelumnya. "Dalam skenario 2 masyarakat terbiasa hal-hal baru seperti new normal 9-11. Dulu kalau ke bandara nggak pake buka gesper, sepatu. Setelah 9-11 itu menjadi new normal yang ke bandara harus lewat x-ray , harus buka tali pinggang, sepatu dan lain-lain," jelasnya. Skenario ketiga yakni donkeyman, yaitu kondisi vaksin ditemukan dan perawatan medis bisa menanggulangi atau mengobati pasien COVID-19. Namun, perilaku masyarakat kembali abai terhadap aspek keselamatan dan kesehatan. Imbasnya, rumah sakit tetap ramai meski fatalitas akibat virus COVID-19 tidak tinggi. Skenario keempat adalah longer life hope, yakni kondisi vaksin ditemukan dan sistem perawatan medis bisa menanggulangi atau mengobati pasien COVID-19. Masyarakat terbiasa melakukan kerja secara virtual dan remote, tidak lagi konvensional. Lalu, transformasi digital terjadi secara masif dan produktivitas meningkat secara signifikan. "Dalam konteks inilah BUMN harusnya menjadi influencer dan role model segera menggerakkan masyarakat menuju new normal. Kenapa begitu? Karena BUMN menjadi lokomotif lebih sepertiga ekonomi kita. Kalau BUMN bergerak lokomotif bergerak mendorong ke new normal, maka mudah-mudahan segera masuk new normal dengan alamiah," jelasnya. "Jadi saat ini kalau di awal terjadinya pandemi kita zona berbahaya. Saat ini sebagian masyarakat disiplin, sebagian lagi belum. Kalau kami identifikasi di pertengahan zona berbahaya dengan new normal," tutup Alex. Simak Video "Erick Thohir Buka-bukaan Rencana Rombak Sarinah" [==] Sumber
-
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir meminta perusahaan pelat merah melakukan sejumlah langkah dalam rangka mengantisipasi secara lebih dini skenario 'The New Normal'. Sejumlah langkah yang diterapkan di antaranya membentuk task force penanganan dan menyusun protokol penanganan COVID-19. Hal itu tertuang dalam surat edaran Erick yang ditujukan pada direktur utama BUMN. Dalam lampiran surat tersebut juga memuat tahapan pemulihan di mana pada fase I 25 Mei, pegawai di bawah usia 45 tahun masuk kerja. Deputi SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Alex Denni pun menjelaskan skenario new normal tersebut. Dia menjelaskan, dalam menyusun skenario biasanya diidentifikasi variabel-variabel yang paling tidak pasti dan paling berpengaruh. Dari situ, ada dua aspek, yakni kepastian penemuan vaksin dan perilaku masyarakat. Dari dua aspek itu, maka muncul empat skenario. Pertama, death zone yakni kondisi di mana virus menyebar dengan cepat, vaksin belum ditemukan dan sistem perawatan medis tidak sanggup menanggulangi pasien yang jumlahnya melebih kapasitas. Sementara, perilaku masyarakat sangat abai terhadap protokol keselamatan dan kesehatan. "Akibatnya apa? Orang doing business as usual, kontak fisik, salaman cipika-cipiki dan lain-lain dan ini tentu rentan. Biasanya ikutannya jumlah meninggal banyak, bisnis banyak yang bangkrut, PHK massal terjadi di mana-mana, pengangguran meningkat secara signifikan lingkungan tidak aman," katanya dalam teleconference, Senin kemarin (18/5/2020). Skenario kedua adalah new normal. New normal sendiri ialah kondisi virus masih ada, vaksin belum ditemukan. Namun perilaku disiplin dari masyarakat terhadap protokol keselamatan dan kesehatan membuat penyebarannya menjadi melambat, sehingga sistem perawatan rumah sakit bisa menangani jumlah pasien yang ada dengan baik. Dampaknya, jumlah yang meninggal sedikit dan bisnis akan mencari cara-cara baru, produk baru, solusi baru yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam menjalani kehidupan dalam dunia dengan peradaban dan budaya yang baru. Dia mengatakan, new normal bukan berarti kembali seperti kondisi normal sebelumnya. "Dalam skenario 2 masyarakat terbiasa hal-hal baru seperti new normal 9-11. Dulu kalau ke bandara nggak pake buka gesper, sepatu. Setelah 9-11 itu menjadi new normal yang ke bandara harus lewat x-ray , harus buka tali pinggang, sepatu dan lain-lain," jelasnya. Skenario ketiga yakni donkeyman, yaitu kondisi vaksin ditemukan dan perawatan medis bisa menanggulangi atau mengobati pasien COVID-19. Namun, perilaku masyarakat kembali abai terhadap aspek keselamatan dan kesehatan. Imbasnya, rumah sakit tetap ramai meski fatalitas akibat virus COVID-19 tidak tinggi. Skenario keempat adalah longer life hope, yakni kondisi vaksin ditemukan dan sistem perawatan medis bisa menanggulangi atau mengobati pasien COVID-19. Masyarakat terbiasa melakukan kerja secara virtual dan remote, tidak lagi konvensional. Lalu, transformasi digital terjadi secara masif dan produktivitas meningkat secara signifikan. "Dalam konteks inilah BUMN harusnya menjadi influencer dan role model segera menggerakkan masyarakat menuju new normal. Kenapa begitu? Karena BUMN menjadi lokomotif lebih sepertiga ekonomi kita. Kalau BUMN bergerak lokomotif bergerak mendorong ke new normal, maka mudah-mudahan segera masuk new normal dengan alamiah," jelasnya. "Jadi saat ini kalau di awal terjadinya pandemi kita zona berbahaya. Saat ini sebagian masyarakat disiplin, sebagian lagi belum. Kalau kami identifikasi di pertengahan zona berbahaya dengan new normal," tutup Alex. Simak Video "Erick Thohir Buka-bukaan Rencana Rombak Sarinah" [==] Sumber
-
Jakarta - Jika alam semesta penuh dengan bintang-bintang, termasuk Matahari, kenapa penampakannya hitam, tidak terang? Kalau ruang angkasa terang, apakah lubang hitam akan terlihat? Atau, jika langit kita putih dan terang, apakah kita masih bisa melihat bintang? Sebuah penjabaran ilmiah tentang semua pertanyaan ini dibahas dalam sebuah video berjudul 'What If the Universe Was White Instead of Black?'. Seperti dikutip dari Insh.world, sebelum memulai pembahasan, perlu diketahui bahwa secara ilmiah, hitam bukanlah warna. Dalam definisi ilmiah, warna adalah spektrum tampak dari gelombang cahaya. Objek berwarna hitam menyerap semua warna dari spektrum tersebut. Dengan kata lain, 'hitam' sebenarnya adalah sebuah ketiadaan warna. Sedangkan 'putih' merupakan pencampuran semua warna dan mengandung seluruh gelombang cahaya yang terlihat. "Warna adalah cara pandang sensor persepsi kita terhadap dunia. Dan kaitannya dengan alam semesta, bisa dibilang tadinya berwarna putih," urai penjelasan dalam video tersebut. Saat peristiwa ledakan Big Bang membentuk alam raya, tidak ada bintang-bintang untuk memancarkan cahaya. Jagat semesta pun tampak buram penuh dengan 'sup panas' proton, elektron, dan neutron. Setelah 300 ribu tahun berlalu, ruang angkasa mulai mendingin dan partikel-partikel dari ledakan tadi mulai menyatu menjadi atom dan molekul. Alam semesta berubah menjadi transparan. Meski demikian, bila kita bisa melihatnya, yang tampak hanya kegelapan. Hal ini dikarenakan sama sekali tidak ada sumber cahaya tercipta. Masa ini disebut sebagai era kegelapan kosmik. Ketika bintang pertama mulai terbentuk akibat percampuran hidrogen dengan helium, era kegelapan kosmik pun berakhir. Sumber
-
Jakarta - Pemerintah memiliki program Kartu Pra Kerja atau pelatihan bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan dan ingin meningkatkan keahlian. Ada insentif dalam program ini. Dalam praktiknya, Kartu Pra Kerja ini menuai polemik mulai dari mitra sampai jenis pelatihan dan insentif yang diberikan. Kini muncul situs tandingan prakerja.go.id yakni prakerja.org. Mengutip laman resminya disebutkan pelatihan-pelatihan yang diberikan tanpa biaya alias gratis. Kemudian kualitas pelatihan bersaing dengan pelatihan berbayar. Selanjutnya prakerja.org membuka semua pihak berkontribusi memberikan pelatihan gratis. "Prakerja.org adalah bentuk kritik terhadap pemerintah terhadap program Kartu praKerja. Lihat manifesto lengkap kami. Anda bisa bergabung dalam aksi nyata dengan menghubungi kami di admin@prakerja.org," tulis pengumuman tersebut, dikutip Senin (18/5/2020). Disebutkan pula seluruh informasi yang ada di prakerja.org bersifat pendidikan dan bukan untuk keperluan komersial. Pemegang hak atas kekayaan intelektual seluruh konten pendidikan dalam prakerja.org ini adalah milik masing-masing pencipta konten. Oleh karena itu jika da pihak yang keberatan kontennya di-publish diminta untuk menghubungi pihak prakerja.org. Prakerja.org juga tidak mengutip biaya apapun dan tidak menarik keuntungan komersial. Situs ini juga tidak memberikan insentif apapun kepada pihak manapun terkait konten yang dipublikasikan. "Apabila terjadi pendapatan untuk prakerja.org seperti iklan, donasi atau pendapatan lain akan digunakan untuk operasional," tulisnya. Simak Video "Pekerja dan Pelaku Usaha Mikro Bisa Ikut Program Kartu Prakerja" [==] (kil/ara) Sumber
-
Jakarta - Pemerintah memiliki program Kartu Pra Kerja atau pelatihan bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan dan ingin meningkatkan keahlian. Ada insentif dalam program ini. Dalam praktiknya, Kartu Pra Kerja ini menuai polemik mulai dari mitra sampai jenis pelatihan dan insentif yang diberikan. Kini muncul situs tandingan prakerja.go.id yakni prakerja.org. Mengutip laman resminya disebutkan pelatihan-pelatihan yang diberikan tanpa biaya alias gratis. Kemudian kualitas pelatihan bersaing dengan pelatihan berbayar. Selanjutnya prakerja.org membuka semua pihak berkontribusi memberikan pelatihan gratis. "Prakerja.org adalah bentuk kritik terhadap pemerintah terhadap program Kartu praKerja. Lihat manifesto lengkap kami. Anda bisa bergabung dalam aksi nyata dengan menghubungi kami di admin@prakerja.org," tulis pengumuman tersebut, dikutip Senin (18/5/2020). Disebutkan pula seluruh informasi yang ada di prakerja.org bersifat pendidikan dan bukan untuk keperluan komersial. Pemegang hak atas kekayaan intelektual seluruh konten pendidikan dalam prakerja.org ini adalah milik masing-masing pencipta konten. Oleh karena itu jika da pihak yang keberatan kontennya di-publish diminta untuk menghubungi pihak prakerja.org. Prakerja.org juga tidak mengutip biaya apapun dan tidak menarik keuntungan komersial. Situs ini juga tidak memberikan insentif apapun kepada pihak manapun terkait konten yang dipublikasikan. "Apabila terjadi pendapatan untuk prakerja.org seperti iklan, donasi atau pendapatan lain akan digunakan untuk operasional," tulisnya. Simak Video "Pekerja dan Pelaku Usaha Mikro Bisa Ikut Program Kartu Prakerja" [==] (kil/ara) Sumber
-
Jakarta - Sebuah lembaga survei di Amerika Serikat (AS) yang bernama Gobankingrates.com melakukan survei pada bulan Mei 2019 mengenai milenial di AS untuk mengetahui kebiasaan mereka dalam mengelola keuangan. Salah satu topik yang menjadi surveinya adalah berapa banyak jumlah tabungan yang mereka miliki di rekening mereka. Gobankingrates.com menemukan fakta bahwa 54% milenial yang berusia 20-35 tahun tidak memiliki tabungan lebih dari Rp 16.000.000. Nah! itu fakta untuk milenial di AS, negara yang tergolong maju dan sudah memiliki kesadaran yang cukup tinggi akan pentingnya mengatur keuangan pribadi. Apa kabar dengan milenial di negara kita yang tergolong masih negara berkembang dan belum memiliki cukup kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan? Padahal setiap orang tahu ada begitu banyak kebutuhan di masa depan yang perlu dipersiapkan seperti membeli kendaraan, membeli rumah, menyiapkan dana pernikahan, maupun dana pendidikan. Belum lagi banyaknya keinginan-keinginan yang bersifat konsumtif seperti mengganti gadget terbaru, nongkrong di tempat yang unik dan viral, ataupun hanya sekadar minum es kopi/boba milk tea kekinian. Lalu kalau sudah seperti ini apa yang seharusnya kita lakukan? Banyak orang sibuk berselancar mencari informasi di internet tentang cara menabung yang paling ampuh, paling cepat mengumpulkan uang dalam jumlah yang banyak, dan dalam waktu yang sesingkat mungkin. Ini jelas salah kaprah. Padahal bukan metode menabungnya yang salah, tapi lebih ke penyebab mengapa kita selalu gagal. Mungkin semua seharusnya kembali kepada membentuk cara berpikir dulu tentang penyebab kegagalan kita dalam menabung. Jadi coba kita lihat tiga alasan kita selalu gagal dalam mengumpulkan uang untuk ditabung, bahkan ketika niatnya sudah terkumpul. 1.Tidak Punya Uang untuk Ditabung! Di poin pertama ini akan muncul segala macam alasan yang akan selalu bisa untuk dikeluarkan pada poin ini. Dari hal yang bersifat menyalahkan, beralasan untuk berbakti hingga ketidakmampuan diri sendiri dalam mengelola keuangan miliknya sendiri. Oke coba diperhatikan hal pertama yang sering dijadikan alasan adalah gaji yang terlalu kecil, lalu uang yang habis untuk membantu orang tua, sampai sadar kalau diri mereka sendiri itu boros. Hal-hal tersebut selalu atau seringkali menjadi alasan-alasan lumrah milenial di Indonesia. Mengapa hal-hal tersebut terjadi? Karena mereka tidak menabung pendapatan mereka ketika awal mereka mendapatkan gaji/pendapatan. Karena semestinya mereka mampu menabung 20-10% uang yang didapatkan untuk tapi memenuhi tabungan mereka. Bagi yang telah memiliki tanggungan/utang atau tidak bisa menjadi alasan, bisa dikecilkan jumlahnya menabung 10%-5% untuk ditabung. Setelah jelas menabung di awal bukan menyisihkan di akhir, untuk ditabung semestinya milenial di Indonesia memiliki tabungan yang cukup untuk menghimpun dana darurat mereka, atau memenuhi kebutuhan mereka seperti penjelasan di atas seperti membeli kendaraan, membeli rumah pertama, dan menikah. Namun karena kebiasaan yang salah yaitu menghabiskan dulu pendapatan di awal dan baru menyisihkan uang untuk ditabung di akhir itu pun dengan catatan 'kalau ada sisanya' maka ini penyebab pertama kalau menabung selalu gagal meskipun sudah memiliki niat menabung sebesar apapun. Yang sering terjadi adalah tidak ada sisa karena semua uang sudah habis terpakai dan yang lebih parah tidak tahu ke mana uang tersebut terpakai dan untuk apa, sehingga penting untuk bisa mencatat pengeluaran bulanan, apalagi di zaman sekarang dengan menggunakan aplikasi, yaitu Moneesa. Moneesa bisa diunduh di sini http://bit.ly/moneesa-playstore. Tidak hanya mencatat pengeluaran tapi kebanyakan orang juga harus mempunyai proteksi. Masalahnya suka banyak yang salah beli. Nah, kamu bisa curhat chatting dulu nih dengan agen tanpa harus tatap muka langsung atau bertukar nomor HP. Bagaimana caranya? Dengan menggunakan aplikasi Bregaswaras. Bregaswaras yang bisa diunduh di sini http://bit.ly/bregaswaras-playstore. Balik ke nabung, ayo coba diubah cara bertindaknya yaitu dengan bukan disisihkan di akhir, tapi ditabung dulu di awal baru disisihkan untuk segala macam kebutuhan hidup. Dahulukan menabung, mengapa demikian? Karena kebutuhan hidup di depan yang tidak menentu membuat kita harus memiliki tabungan, uang yang siap dipakai sebagai dana darurat. Sudah memenuhi dana darurat kita masih memiliki kebutuhan jangka panjang lainnya yang sudah masuk ke dalam daftar tunggu untuk dipenuhi. Simak Video "Cara Buat Celengan Pesawat dari Botol Bekas" [==] (ara/ara) Sumber
-
Jakarta - Pada pertengahan bulan Maret lalu, Apple menutup semua tokonya di luar China akibat dari dampak virus COVID-19 yang melanda berbagai negara di dunia. Kini Apple dilaporkan akan membuka tokonya kembali. Dilansir dari TechCrunch, Pimpinan Ritel Apple Deirde O'Brien mengatakan saat ini sudah ada hampir 100 toko yang telah memulai kembali membuka layanannya. "Di setiap toko, kami fokus untuk membatasi jumlah pengunjung di toko dan akan memberikan banyak ruang kepada semua orang serta memperbaiki fokus kami pada layanan di Genius Bar dan di seluruh toko kami," ujar O'Brien. Juru bicara Apple juga menambahkan pada pekan depan Apple akan memulai membuka sejumlah toko di Amerika Serikat secara bertahap lebih dari 25 toko di tujuh negara bagian. "Komitmen kami untuk membuka kembali toko ketika kami yakin lingkungan sudah aman," katanya. Apple pun akan menerapkan aturan social distancing atau jaga jarak untuk membatasi jumlah pengunjung dan juga membatasi layanan toko. Karyawan toko dan pengunjung di Apple Store juga akan diwajibkan memakai masker. Apple juga akan melakukan pengecekan suhu tubuh di pintu masuk dan juga memberikan pertanyaan seputar kesehatan pengunjung. Apple juga akan melakukan pembersihan lebih dalam termasuk pada produk-produk display yang kerap disentuh pengunjung. Apple juga mengatakan sedang memantau kesehatan dan peraturan yang berlaku untuk menentukan waktu buka toko. Dan Apple pun juga mengatakan akan siap menutup kembali tokonya jika diperlukan. "Bukan keputusan yang dibuat terburu-buru dan pembukaan toko tidak berarti bahwa kami tidak akan mengambil langkah pencegahan untuk menutupnya lagi jika kondisi setempat tidak menjamin," ujarnya. Simak Video "Akibat Wabah Corona, Apple Tutup Tokonya di China" [==] (jsn/fay) Sumber
-
This video is dedicated to touching. Listen to Harry Styles’ new album ‘Fine Line’ now: https://HStyles.lnk.to/FineLineAY Follow Harry Styles: Facebook: https://HarryStyles.lnk.to/followFI Instagram: https://HarryStyles.lnk.to/followII Twitter: https://HarryStyles.lnk.to/followTI Website: https://HarryStyles.lnk.to/followWI Spotify: https://HarryStyles.lnk.to/followSI YouTube: https://HarryStyles.lnk.to/subscribeYD Lyrics: Tastes like strawberries On a summer evening And it sounds just like a song I want more berries And that summer feeling It’s so wonderful and warm Breathe me in Breathe me out I don’t know if I could ever go without I’m just thinking out loud I don’t know if I could ever go without Watermelon sugar high Watermelon sugar high Watermelon sugar high Watermelon sugar high Watermelon sugar Strawberries On a summer evening Baby, you’re the end of June I want your belly And that summer feeling Getting washed away in you Breathe me in Breathe me out I don’t know if I could ever go without Watermelon sugar high I just wanna taste it I just wanna taste it Watermelon sugar high Tastes like strawberries On a summer evening And it sounds just like a song I want your belly And that summer feeling I don’t know if I could ever go without Watermelon sugar high I just wanna taste it I just wanna taste it Watermelon sugar high I just wanna taste it I just wanna taste it Watermelon sugar high Watermelon Sugar #HarryStyles #WatermelonSugar #FineLine
-
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka di Indonesia bisa bertambah jutaan orang sebagai dampak Corona terhadap perekonomian nasional. Sri Mulyani menegaskan pemerintah masih memegang skenario berat, di mana pertumbuhan ekonomi berada di angka 2,3% selama tahun 2020. Meski demikian pemerintah juga sudah menyiapkan skenario sangat berat di mana ekonomi akan minus 0,4%. "Dalam skenario berat kemiskinan naik 1,89 juta orang dan pengangguran naik 2,92 juta orang," kata Sri Mulyani dalam paparannya via video conference, Jakarta, Senin (18/5/2020). Melambatnya ekonomi Indonesia, kata Sri Mulyani dikarenakan tingkat konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat yang turun tajam. Di mana pada kuartal I-2020 hanya 2,7%. Realisasi itu diluar dari perkiraan pemerintah. Jika penurunan tingkat konsumsi terus terjadi, maka mau tidak mau skenario pertumbuhan ekonomi akan masuk pada sangat berat, di mana pertumbuhan hanya minus 0,4%. Dari skenario itu, jumlah kemiskinan dan pengangguran yang bertambah juga semakin banyak. "Kalau dari skenario lebih berat lagi, kemiskinan bahkan bisa meningkat di 4,86 juta dan pengangguran meningkat 5,23 juta orang," ungkapnya. Meski demikian, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku pemerintah terus berupaya menjaga laju pertumbuhan ekonomi berada di level 2,3% hingga akhir 2020 atau sesuai dengan skenario berat. "Kita masih gunakan skenario pertumbuhan ekonomi 2020 pada range 2,3% itu sudah jadi skenario berat yang sekarang jadi skenario optimis," ujarnya. Simak Video "Sepi Job Gegara Corona, Dinar Candy Stres hingga Sakit" [==] (hek/dna) Sumber
-
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka di Indonesia bisa bertambah jutaan orang sebagai dampak Corona terhadap perekonomian nasional. Sri Mulyani menegaskan pemerintah masih memegang skenario berat, di mana pertumbuhan ekonomi berada di angka 2,3% selama tahun 2020. Meski demikian pemerintah juga sudah menyiapkan skenario sangat berat di mana ekonomi akan minus 0,4%. "Dalam skenario berat kemiskinan naik 1,89 juta orang dan pengangguran naik 2,92 juta orang," kata Sri Mulyani dalam paparannya via video conference, Jakarta, Senin (18/5/2020). Melambatnya ekonomi Indonesia, kata Sri Mulyani dikarenakan tingkat konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat yang turun tajam. Di mana pada kuartal I-2020 hanya 2,7%. Realisasi itu diluar dari perkiraan pemerintah. Jika penurunan tingkat konsumsi terus terjadi, maka mau tidak mau skenario pertumbuhan ekonomi akan masuk pada sangat berat, di mana pertumbuhan hanya minus 0,4%. Dari skenario itu, jumlah kemiskinan dan pengangguran yang bertambah juga semakin banyak. "Kalau dari skenario lebih berat lagi, kemiskinan bahkan bisa meningkat di 4,86 juta dan pengangguran meningkat 5,23 juta orang," ungkapnya. Meski demikian, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku pemerintah terus berupaya menjaga laju pertumbuhan ekonomi berada di level 2,3% hingga akhir 2020 atau sesuai dengan skenario berat. "Kita masih gunakan skenario pertumbuhan ekonomi 2020 pada range 2,3% itu sudah jadi skenario berat yang sekarang jadi skenario optimis," ujarnya. Simak Video "Sepi Job Gegara Corona, Dinar Candy Stres hingga Sakit" [==] (hek/dna) Sumber
-
Makassar/Yogyakarta - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII memastikan pasokan dan distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) di enam propinsi yang ada di wilayah Sulawesi aman. Langkah pengamanan stok dan peningkatan kehandalan distribusi telah dilakulan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG jelang lebaran. Ketahanan stok LPG untuk wilayah Sulawesi saat ini lebih dari 12 hari. Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan, mengatakan bahwa secara garis besar konsumsi LPG di Sulawesi mengalami tren peningkatan. "Perhitungan peningkatan konsumsi LPG ini diambil dari rerata penyaluran normal yaitu sepanjang bulan Januari hingga Februari 2020 dibandingkan dengan rerata penyaluran saat masa satgas Covid-19 di bulan April hingga Mei 2020," katanya, Senin (18/5/2020).. Hingga seminggu jelang lebaran, rerata konsumsi LPG all product baik PSO maupun non-PSO di Sulawesi Selatan masih tercatat yang paling tinggi dengan angkanya mencapai 876,66 Metric Ton (MT)/hari. Konsumsi tertinggi berikutnya dipegang Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah dengan rerata konsumsi LPG masing-masing adalah sebesar 249,76 MT/hari serta 187,88 MT/hari. Konsumsi berikutnya disusul Sulawesi Tenggara yang pada periode yang sama rerata konsumsi LPG-nya adalah sebesar 165,20 MT/hari. Sementara rerata konsumsi LPG untuk Gorontalo dan Sulawesi Barat masing-masing adalah sebesar 107,86 MT/hari serta 95,37 MT/hari. Pada periode tersebut, Pertamina MOR VII mencatat kenaikan konsumsi LPG Public Service Obligation (PSO) ukuran 3kg dari 1.511,60 Metric Ton (MT)/hari atau setara 503.866 tabung/hari menjadi 1.541,24 MT/hari atau setara 513.746 tabung/hari. "Dengan kata lain, terjadi peningkatan sebesar 29,64 MT/hari setara 9.880 tabung/hari atau sebesar 1,96% dari penyaluran normal," ujar Hatim. Sedangkan untuk produk LPG Non-PSO, di mana Elpiji 12kg, Bright Gas 5,5kg dan 12kg mengalami penurunan jumlah konsumsi dari 123,48 MT/hari menjadi 122,04 MT/hari atau menurun 1,17% dibandingkan dengan penyaluran normal. Kenaikan konsumsi LPG PSO ini, lanjut Hatim, tak lepas dari imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk lebih banyak tinggal di rumah sehingga aktivitas memasak di rumah semakin meningkat. Sedangkan untuk LPG Non-PSO, produk yang mengalami penurunan terbesar adalah Elpiji 12kg yaitu sebesar 36,22% yang salah satunya dipengaruhi oleh penerapan Single Brand Produk Bright Gas 12kg," jelasnya. Produk LPG yang juga mengalami penurunan jumlah konsumsi adalah produk LPG untuk sektor non-rumah tangga yang biasanya diserap oleh industri rumah makan, kafe serta hotel. Tercatat konsumsi rata-rata harian masa Covid-19 hingga bulan Mei 2020 turun 39,49% atau yang semula 32,15 MT/hari menjadi 19,46 MT/hari. Namun, Hatim melanjutkan, secara keseluruhan konsumsi LPG di Sulawesi meningkat sekitar 0,93%. "Kami juga memprediksi bahwa akan ada kenaikan konsumsi jelang lebaran ini sesuai dengan tren tahunan," paparnya. Berikutnya update kondisi pasokan LPG di Yogyakarta. Klik halaman selanjutnya. Simak Video "Gegara Corona, Penjualan Pertamina Terendah Sepanjang Sejarah" [==] Sumber
-
Makassar/Yogyakarta - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII memastikan pasokan dan distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) di enam propinsi yang ada di wilayah Sulawesi aman. Langkah pengamanan stok dan peningkatan kehandalan distribusi telah dilakulan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG jelang lebaran. Ketahanan stok LPG untuk wilayah Sulawesi saat ini lebih dari 12 hari. Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan, mengatakan bahwa secara garis besar konsumsi LPG di Sulawesi mengalami tren peningkatan. "Perhitungan peningkatan konsumsi LPG ini diambil dari rerata penyaluran normal yaitu sepanjang bulan Januari hingga Februari 2020 dibandingkan dengan rerata penyaluran saat masa satgas Covid-19 di bulan April hingga Mei 2020," katanya, Senin (18/5/2020).. Hingga seminggu jelang lebaran, rerata konsumsi LPG all product baik PSO maupun non-PSO di Sulawesi Selatan masih tercatat yang paling tinggi dengan angkanya mencapai 876,66 Metric Ton (MT)/hari. Konsumsi tertinggi berikutnya dipegang Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah dengan rerata konsumsi LPG masing-masing adalah sebesar 249,76 MT/hari serta 187,88 MT/hari. Konsumsi berikutnya disusul Sulawesi Tenggara yang pada periode yang sama rerata konsumsi LPG-nya adalah sebesar 165,20 MT/hari. Sementara rerata konsumsi LPG untuk Gorontalo dan Sulawesi Barat masing-masing adalah sebesar 107,86 MT/hari serta 95,37 MT/hari. Pada periode tersebut, Pertamina MOR VII mencatat kenaikan konsumsi LPG Public Service Obligation (PSO) ukuran 3kg dari 1.511,60 Metric Ton (MT)/hari atau setara 503.866 tabung/hari menjadi 1.541,24 MT/hari atau setara 513.746 tabung/hari. "Dengan kata lain, terjadi peningkatan sebesar 29,64 MT/hari setara 9.880 tabung/hari atau sebesar 1,96% dari penyaluran normal," ujar Hatim. Sedangkan untuk produk LPG Non-PSO, di mana Elpiji 12kg, Bright Gas 5,5kg dan 12kg mengalami penurunan jumlah konsumsi dari 123,48 MT/hari menjadi 122,04 MT/hari atau menurun 1,17% dibandingkan dengan penyaluran normal. Kenaikan konsumsi LPG PSO ini, lanjut Hatim, tak lepas dari imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk lebih banyak tinggal di rumah sehingga aktivitas memasak di rumah semakin meningkat. Sedangkan untuk LPG Non-PSO, produk yang mengalami penurunan terbesar adalah Elpiji 12kg yaitu sebesar 36,22% yang salah satunya dipengaruhi oleh penerapan Single Brand Produk Bright Gas 12kg," jelasnya. Produk LPG yang juga mengalami penurunan jumlah konsumsi adalah produk LPG untuk sektor non-rumah tangga yang biasanya diserap oleh industri rumah makan, kafe serta hotel. Tercatat konsumsi rata-rata harian masa Covid-19 hingga bulan Mei 2020 turun 39,49% atau yang semula 32,15 MT/hari menjadi 19,46 MT/hari. Namun, Hatim melanjutkan, secara keseluruhan konsumsi LPG di Sulawesi meningkat sekitar 0,93%. "Kami juga memprediksi bahwa akan ada kenaikan konsumsi jelang lebaran ini sesuai dengan tren tahunan," paparnya. Berikutnya update kondisi pasokan LPG di Yogyakarta. Klik halaman selanjutnya. Simak Video "Gegara Corona, Penjualan Pertamina Terendah Sepanjang Sejarah" [==] Sumber
-
Jakarta - Untuk menekan dampak ekonomi akibat COVID-19 pemerintah dan regulator mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit. Sayangnya kebijakan tersebut dinilai belum optimal. Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi XI DPR, Amir Uskara menjelaskan hal ini dinilai belum optimal karena minimnya sosialisasi ke dunia usaha baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun dari bank ke debiturnya yang terdampak. Amir menjelaskan kebijakan darurat ini membutuhkan implementasi yang cepat agar menahan risiko kenaikan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). "Tuntutan dari dunia usaha memang mendesak, sementara waktu untuk menyiapkan perangkat aturannya sangat singkat. Hal ini menjadi salah satu penyebab, sektor jasa keuangan agak kesulitan merestrukturisasi kredit karena aturan yang mereka miliki yaitu restrukturisasi kredit saat kondisi normal," kata Amir dalam diskusi virtual, Senin (18/5/2020). Dia mengungkapkan bank atau perusahaan pembiayaan harus selektif terutama dalam menganalisa, memilih dan memutuskan debitur yang benar-benar layak mendapat relaksasi karena usahanya terdampak Covid-19. Menurut Amir salah satu bank yang cepat merespon kebijakan restrukturisasi ini adalah BRI, hingga kuartal I-2020 kata Amir bank dengan kode perdagangan BBRI itu telah merestrukturisasi kredit senilai 101 triliun rupiah kepada sekitar 1,4 juta debiturnya terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan pangsa terbesar bank tersebut. Simak Video "Mau Kartu Kreditmu Tak Dibobol Orang? Simak Tips Berikut Ini" [==] Sumber
-
Jakarta - Untuk menekan dampak ekonomi akibat COVID-19 pemerintah dan regulator mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit. Sayangnya kebijakan tersebut dinilai belum optimal. Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi XI DPR, Amir Uskara menjelaskan hal ini dinilai belum optimal karena minimnya sosialisasi ke dunia usaha baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun dari bank ke debiturnya yang terdampak. Amir menjelaskan kebijakan darurat ini membutuhkan implementasi yang cepat agar menahan risiko kenaikan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). "Tuntutan dari dunia usaha memang mendesak, sementara waktu untuk menyiapkan perangkat aturannya sangat singkat. Hal ini menjadi salah satu penyebab, sektor jasa keuangan agak kesulitan merestrukturisasi kredit karena aturan yang mereka miliki yaitu restrukturisasi kredit saat kondisi normal," kata Amir dalam diskusi virtual, Senin (18/5/2020). Dia mengungkapkan bank atau perusahaan pembiayaan harus selektif terutama dalam menganalisa, memilih dan memutuskan debitur yang benar-benar layak mendapat relaksasi karena usahanya terdampak Covid-19. Menurut Amir salah satu bank yang cepat merespon kebijakan restrukturisasi ini adalah BRI, hingga kuartal I-2020 kata Amir bank dengan kode perdagangan BBRI itu telah merestrukturisasi kredit senilai 101 triliun rupiah kepada sekitar 1,4 juta debiturnya terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan pangsa terbesar bank tersebut. Simak Video "Mau Kartu Kreditmu Tak Dibobol Orang? Simak Tips Berikut Ini" [==] Sumber
-
Shenzhen - Pemerintah Amerika Serikat terus menekan Huawei, yang terbaru AS meminta semua perusahaan chipset yang menyuplai Huawei tapi memakai teknologi mereka, harus meminta lisensi khusus. Huawei pun menyatakan keheranannya dan menyebut keputusan itu jahat. "Pemerintah AS terus teguh dalam menyerang Huawei, tapi apa yang akibatnya bagi dunia?" kata Rotating Chairman Huawei, Guo Ping, menambahkan bahwa hal itu malah akan merugikan banyak pihak, termasuk perusahaan AS sendiri. "Dalam upaya tak kenal lelah mereka untuk mencekik perusahaan kami, pemerintah AS telah memutuskan untuk mengabaikan kecemasan banyak perusahaan dan asosiasi industri," sebut Huawei dalam keterangan resmi di event Huawei Global Analyst Summit 2020 di Shenzhen, China. "Keputusan itu sewenang-wenang dan jahat, mengancam untuk merusak seluruh industri di dunia. Aturan baru ini akan berimbas pada ekspansi, perawatan dan operasi berkelanjutan jaringan bernilai ratusan miliar dolar yang diluncurkan di lebih dari 170 negara," tambah mereka. "Kami memprediksi bisnis mau tidak mau akan terpengaruh. Kami akan mencoba semua yang kami bisa untuk mencari sebuah solusi," tambah mereka. Aturan baru tersebut tampaknya dibuat mengincar pasokan chip HiSilicon Huawei yang dibuat oleh TSMC, yang sebenarnya bukan perusahaan asal AS. Huawei hanya bisa mendapat pasokan chip yang saat ini sudah diproduksi oleh TSMC, itu pun kalau pengapalannya bisa terjadi dalam waktu 120 hari. TSMC bahkan kabarnya telah menghentikan pasokan untuk Huawei meski mereka belum memberikan komentar resmi. "Dalam jangka panjang, ini akan merusak kepercayaan dan kolaborasi dalam industri semikonduktor global di mana banyak industri bergantung, meningkatkan konflik dan kerugian di industri tersebut," cetus Huawei. Simak Video "Siap Tandingi iPad Pro, Huawei MatePad Pro Resmi Tiba di Indonesia" [==] (fyk/fay) Sumber
-
Jakarta - Belajar online gratis menawarkan beragam fitur keren seperti yang ada pada Kelas Pintar. Lantas, untuk urusan kuota dan bandwitch-nya bagaimana? Platform belajar online gratis banyak dipergunakan selama COVID-19 melanda. Salah satunya adalah Kelas Pintar yang memiliki banyak fitur menarik mulai dari live video, group chat, sampai whiteboard virtual. Meski begitu, Fernando Uffie Founder of Kelas Pintar mengatakan pihaknya sudah memikirkan hal ini matang-matang. Kekhawatiran soal bandwitch dan kuota yang terpakai pun telah dicari solusinya. "Pada dasarnya kita capture image secara periodik, secara intelijen sistem kita atau sekolah bisa identifikasi bandwitch-nya," ujarnya dalam video conference bersama rekan media, Senin (18/5/2020). Dengan kata lain, sistem secara pintar akan menyesuaikan gambar yang ditangkap baik guru maupun murid namun tetap bisa terkontrol dari segi pengawasan. Terlebih, Kelas Pintar menyadari pihaknya tidak dapat bekerja sendiri. Mereka pun mengaku telah menjalin kerjasama dengan sejumlah operator untuk urusan penunjang sarana internet. "Di awal saya sampaikan kalau memang kerjaan ini tidak bisa dilakukan Kelas Pintar sendiri. Bicara internet kita sudah kerjasama dengan tiga operator karena kita percaya coverage global mereka banyak dan nation wide," tutur Uffie. Bicara soal belajar online maka masuk juga ke urusan transformasi digital dan kesiapannya. Kelas Pintar menyebut pihaknya telah merangkul kerjasama pemain lokal untuk pembuatan tablet guna penyediaan komputer bagi guru dan siswa yang fasilitasnya belum memadai. Simak Video "Sekolah Diliburkan Gegara Corona, Ini Alternatif Belajar Gratis via Online" [==] (ask/fay) Sumber
-
Jakarta - Pengusaha ternama nasional Sandiaga Uno menyindir soal kurangnya pemberdayaan UMKM di rest area pada jalan tol. Padahal menurutnya, dalam UU no 38 tahun 2004 soal jalan tol, UMKM memiliki porsi mayoritas untuk mengisi rest area. "Di UU no 38 tahun 2004 tentang jalan tol, disebutkan bahwa jalan tol ini harus dikasih rest area. Nah salah satu yang mengisinya di dalamnya dijelaskan UMKM jadi mayoritas," ungkap Sandi dalam sebuah diskusi online, Senin (18/5/2020). Dia menegaskan harusnya rest area menjadi tempatnya UMKM untuk berusaha. Sandi menyebut rest area jangan dikuasai perusahaan-perusahaan besar. "Menurut saya rest area ini tempatnya UMKM jangan jadi dikuasai perusahaan besar terus," tegas Sandi. Hal ini juga disinggung Ketua Umum DPP HIPPI Suryani Motik, dia menegaskan bahwa harusnya rest area jadi lokasi strategis untuk UMKM. Suryani juga bicara soal kesempatan usaha UMKM di mall-mall. Menurutnya, UMKM harus mendapat tempat khusus di mall, namun sampai sekarang dia menilai UMKM sulit mendapat tempat di mall. "Jadi seperti rest area ini lokasi strategis buat UMKM, UMKM harus jadi prioritas. Lalu juga di mall, setahu saya dulu di mall itu sekitar 10-20% wilayahnya buat UMKM. Tapi nggak tau sekarang," kata Suryani. Dia menegaskan pengusaha UMKM bukan mau memusuhi perusahaan besar, justru para pengusaha UMKM inginnya bisa berjalan berdampingan dengan pengusaha besar. "Kita ini tidak mau memusuhi perusahaan besar, justru kita maunya tuh hidup berdampingan dengan mereka," kata Suryani. Soal kurangnya UMKM di rest area pun pernah juga membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel. Dalam sebuah rapat terbatas, dia menyinggung soal eksistensi perusahaan kopi dan ayam goreng besar yang sudah mendominasi rest area di Indonesia. "Misalnya rest area jalan tol, rest area di jalan tol isi dengan produk-produk brand lokal, karena yang lalu-lalu kita lihat kalau rest area itu pasti isinya kalau kopi ya kopi itu, kalau ayam ya ayam itu, nggak usah saya sebutkan saya kira Bapak Ibu tahu semuanya, ini mulai harus digeser" kata Jokowi di kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/12/2019). Simak Video "Sepi Job Gegara Corona, Dinar Candy Stres hingga Sakit" [==] (dna/dna) Sumber
-
Brebes - Perajin telur asin, oleh oleh khas Brebes, Jawa Tengah, nasibnya kini benar benar merana. Masa pandemi COVID-19 telah menyebabkan turunnya omzet penjualan. Pandemi COVID-19, dampaknya benar benar dirasakan oleh semua kalangan. Tak terkecuali para pelaku UMKM di Brebes yang menyediakan oleh oleh khas Brebes. Bagi perajin oleh oleh telur asin, masa dimana makin mendekati hari raya adalah momen untuk menambah produksi hingga berlipat lipat. Mereka sengaja menggandakan produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat saat arus mudik dan balik lebaran. Namun harapan meraup laba banyak saat moment lebaran ini harus kandas. Pandemi COVID-19 telah menghempaskan harapan pedagang ini. Alih alih mengalami peningkatan jumlah pembeli, yang terjadi justru sebaliknya. Pembeli telur asin menurun tajam karena adanya PSBB dan larangan mudik. Dinah (52) pemilik telur asin HTM di Desa Pesantunan mengaku, sejak terjadi pandemi, dirinya sudah tidak memproduksi telur asin dalam jumlah banyak. Telur asin yang diproduksi hanya untuk menyediakan kebutuhan warga sekitar. "Kalau saat saat seperti ini, biasanya kami mengasinkan 70 sampai 80 telur asin untuk memenuhi permintaan pelanggan dan pemudik. Sekarang hanya membuat kurang dari 10 ribu butir. Lebaran kali ini beda jauh. Sepi tidak ada pembeli karena memang ada larangan mudik," ujar Dinah ditemui di kiosnya, Senin (18/5/2020) siang. Didit (46) perajin telur asij Tip Top di Kelurahan Gandasuli mengungkapkan hal yang sama. Pandemi ini telah menurunkan jumlah penjualan hingga 90 persen. "Adanya pembatasan (PSBB), mudik dilarang, jadinya omzet turun. Kalau dihitung hitung sampai 90 persen dari normal," ungkap Didit. Klik halaman selanjutnya. Simak Video " Telur Asin Pedas dari Bumi Parahyangan, Nikmat Banget!" [==] Sumber
-
Jakarta - GoFood terus memaksimalkan pendapatan UMKM kuliner di tengah pandemi. Melalui promo beragam kuliner favorit untuk memperingati Hari Kuliner Nasional (Harkulnas) pada 1 April - 5 Mei lalu, GoFood berhasil memberi kontribusi bisnis yang lebih positif untuk 74.000 mitranya yang mengikuti Harkulnas. Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo menyebut bahwa memang ada kecemasan terhadap keberlangsungan usaha kuliner lokal, terutama selama masa PSBB. "Karena, dengan semakin ketatnya aturan yang membatasi kontak sosial, terdapat perubahan perilaku konsumen yang sebelumnya memiliki banyak pilihan untuk makan di tempat makan (dine in), menjadi melakukan pemesanan makan secara online dari rumah," terang Catherine dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2020). Menurut Catherine, hal ini yang menyebabkan banyak mitra merchant UMKM yang bisnisnya bergeser dari penjualan offline menjadi online. Berbagai upaya juga dilakukan Gojek, termasuk pada Harkulnas GoFood untuk meningkatkan eksposur dan visibilitas mitra usaha agar bisa menjaga kelangsungan mitra merchant termasuk UMKM. Selama Harkulnas sendiri, GoFood juga meningkatkan penjualan harian merchant dengan cara mempromosikan UMKM melalui shuffle cards di aplikasi supaya lebih banyak menjangkau pelanggan, memberikan promo ongkir pada pelanggan, mengurangi biaya operasional melalui voucher diskon belanja bahan baku, hingga meningkatkan efisiensi bisnis UMKM melalui fitur Recommended Campaign di aplikasi GoBiz. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada kuartal I, ekonomi Indonesia hanya tumbuh 2,97%, cukup tergerus secara signifikan dari perkiraan pertumbuhan pada awalnya. Di tengah situasi ini, Harkulnas GoFood 2020 mencatat keberhasilan puluhan ribu mitra UMKM dalam memaksimalkan pendapatannya di mana jumlah pesanan dan omzet merchant yang berpartisipasi rata-rata lebih tinggi 12% dibanding merchant di luar program. Beberapa temuan menarik pun didapat selama Harkulnas yang dapat menjadi referensi UMKM menyusun strategi bisnis, antara lain sebagai berikut: ● Batam, Jabodetabek, dan Surabaya mencatat pertumbuhan transaksi tertinggi selama program ● Aneka Kopi menjadi minuman yang paling sering dipesan menemani masyarakat yang semakin banyak bekerja dari rumah ● Ayam Geprek dan Aneka Nasi Goreng adalah tipe makanan yang paling banyak dipesan karena selain sudah populer di GoFood, pengguna kini turut memesan menu tersebut untuk anggota keluarga yang lebih lama menghabiskan waktu di rumah ● Waktu pemesanan tertinggi terjadi pada pukul 18.00 - 20.00 WIB (sebelum Ramadhan) dan pukul 16.00 - 19.00 WIB (saat Ramadhan) "Selain hasil yang positif dari Harkulnas, harapan mitra usaha kuliner untuk bisa berangsur pulih terlihat semakin besar yang terlihat dari peningkatan transaksi serta pertumbuhan omzet rata-rata mitra merchant GoFood sebesar 10% di awal bulan Mei ini, dibandingkan minggu sebelumnya di bulan April. Bahkan, beberapa merchant yang menjual snack atau camilan mengalami kenaikan transaksi yang lebih tinggi, yaitu 30% dibandingkan sebelum masa pandemi, hal ini dikarenakan perubahan preferensi konsumen yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah," lanjut Catherine. GoFood juga mendukung gerakan nasional #BanggaBuatanIndonesia untuk membantu UMKM menjalankan bisnis secara online agar bisa melewati masa sulit selama pandemi. Selain itu, GoFood juga mengimbau mitranya untuk memperketat protokol keamanan dan kebersihan makanan, termasuk penerapan pengantaran tanpa kontak fisik langsung. "GoFood dan mitra UMKM menghadapi pandemi ini bersama. Program-program yang selama ini telah kami fasilitasi seperti Harkulnas telah membuka jalan bagi para mitra usaha kuliner untuk semakin dikenal masyarakat luas dan menjadi pilihan kuliner favorit baru bagi pelanggan, agar secara konsisten dapat terus menjadi andalan, bahkan setelah masa promo berakhir. Kami optimis bahwa bersama-sama, pasti ada jalan untuk terus bertahan melalui masa sulit ini," tutupnya. (prf/fay) Sumber
-
Jakarta - Angka inflasi periode April tercatat 0,08% secara bulanan dan 2,67% secara tahunan. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya 0,1%. Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Ryan Kiryanto mengungkapkan rendahnya angka inflasi ini disebabkan kondisi yang tidak biasa akibat pandemi COVID-19. Ryan menyebut periode Mei inflasi bisa lebih rendah dibandingkan periode April. "Bulan lalu banyak situasi tidak biasa. Ada 51 kota deflasi dan 39 kota terjadi inflasi. Pada Mei ini inflasi diprediksi lebih rendah bahkan bisa deflasi, mayoritas kota akan mengalami inflasi negatif," ujar Ryan dalam diskusi virtual, Senin (18/5/2020). Dia mengungkapkan rendahnya inflasi ini bukan berarti kabar baik untuk Indonesia. Pasalnya, inflasi rendah mencerminkan rendahnya konsumsi rumah tangga. Penyebabnya adalah menurunnya penghasilan masyarakat hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Akibat pemberlakuan PSBB tersebut, mobilitas orang, barang dan transportasi pun menjadi terganggu. Kondisi inilah yang disinyalir membuat konsumsi rumah tangga menurun. Menurut dia hal ini harus diberi perhatian lebih. Sebab kontribusi konsumsi rumah tangga ke PDB saat ini semakin membesar. Jika konsumsi turun maka bisa dipastikan PDB juga akan anjlok. Kondisi ini pun bisa menjangkiti sektor lain. "Ketika konsumsi rumah tangga mengalami penurunan yang dalam, pasti total PDB anjlok itu sudah terjadi ke negara kita. Dampaknya tunggu aja ke sektor lain terutama ke sektor keuangan dan perbankan," jelasnya. Simak Video "Pemerintah: PSBB Senjata Terbaik Untuk Kendalikan Covid-19" [==] (kil/fdl) Sumber
-
Jakarta - Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) XL Axiata melakukan perubahan susunan dewan komisaris dan direksi. Untuk posisi Presiden Komisaris tidak ada perubahan, masih dipegang oleh Muhamad Chatib Basri. Perubahan terjadi di bawahnya, beserta jajaran direksi perusahaan. Dalam RUPST tersebut, disetujui pengangkatan Dato' Mohd Izzadin Idris dan Hans Wijayasuriya yang masing-masing sebagai komisaris baru XL Axiata, di mana mereka menggantikan Kenneth Shen dan Peter J. Chambers. Dato' Mohd Izzadin saat ini menjabat sebagai Executive Director/Deputy Group CEO Axiata Groups Bhd. Sebelumnya bergabung dengan Axiata, Izzadin menjabat sebagai Group Managing Director/Chief Executive Officer UEM Group Berhad, sejak Juli 2019 sampai dengan Oktober 2018. Sementara itu Hans Wijayasuriya saat ini menjabat sebagai Regional CEO for South Asia & Corporate Executive Vice President dari Axiata Group sejak bulan Januari 2016. Sementara untuk jajaran direksi, rapat menyetujui pengangkatan David Arcelus Oses sebagai Direktur baru XL Axiata mengisi kekosongan Allan Russell Bongke yang mengajukan pengunduran diri pada 23 Maret lalu. David bukan orang baru di operator seluler ini. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Chief Marketing Officer XL Axiata terhitung sejak tahun 2016 dan per April 2020, David dipercaya untuk memegang peranan sebagai Chief Commercial Officer XL Axiata. Berikut susunan Dewan Komisaris XL Axiata yang baru: Presiden Komisaris Dr. Muhamad Chatib Basri Komisaris Tan Sri Jamaludin bin Ibrahim Vivek Sood Dr. David R. Dean Dato' Izzaddin bin Idris Dr. Hans Wijayasuriya Komisaris Independen Yasmin Stamboel Wirjawan Muliadi Rahardja Julianto Sidarto Berikut susunan Direksi XL Axiata yang baru: Presiden Direktur Dian Siswarini Direktur Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin Yessie D. Yosetya Abhijit J. Navalekar David Arcelus Oses Dalam rapat ini juga menyetujui pembagian deviden yang diambil dari keuntungan diperoleh perusahaan untuk tahun buku yang terakhir 31 Desember 2019. "Sesuai dengan kebijakan dividen yang dimiliki XL Axiata telah disetujui oleh Dewan Komisaris pada tanggal 28 Januari 2011, dividen tunai adalah sebesar minimal 30% (tiga puluh persen) dari laba bersih yang dinormalisasi di tahun sebelumnya dengan maksud untuk meningkatkan rasio payout di masa mendatang," tutur Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini. Untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2019 XL Axiata telah membukukan keuntungan sebesar Rp712,5 miliar. Setelah penyesuaian one-off item, perseroan membukukan keuntungan setelah penyesuaian sebesar Rp719,1 miliar. Sesuai dengan kebijakan deviden di mana 30% dari keuntungan setelah penyesuaian sebesar Rp215,7 miliar akan didistribusikan kepada pemegang saham, setara dengan Rp20 (dua puluh Rupiah) per lembar saham. Sisa Rp 496,7 juta akan dicatat dalam Saldo Laba Ditahan untuk mendukung pengembangan usaha XL Axiata. Simak Video "XL Axiata Getol Bangun Jaringan di Daerah Pelosok" [==] (agt/fay) Sumber