bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.022 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) yang menghubungkan Jakarta dan Bandung kembali menjadi sorotan publik, pasalnya baru-baru ini Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu RI) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan dirinya menolak APBN digunakan untuk membayar utang kereta yang diberi nama Whoosh tersebut. Purbaya menjelaskan, pihaknya telah memastikan posisi pemerintah tetap jelas dan tegas terkait pembiayaan proyek strategis tersebut. Menurutnya, selama struktur pembayarannya tertata dengan baik dan transparan, pihak pemberi pinjaman seperti China Development Bank (CDB) tidak akan mempersoalkan. Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan bahwa pihak Whoosh saat ini masih melakukan studi lanjutan terkait skema pembiayaan. Setelah hasil kajian selesai, mereka akan menyampaikan usulan resmi kepada pemerintah untuk ditinjau lebih lanjut. Ia juga menekankan, Danantara memiliki kapasitas tersendiri untuk menambal utang kereta cepat yang ditaksir Rp2 triliun per tahun. "Sudah saya sampaikan karena kan Danantara terima dividen dari BUMN kan hampir Rp 90 triliun. Itu cukup untuk nutup yang Rp 2 triliun bayaran tahunan untuk kereta api cepat dan saya yakin uangnya juga setiap tahun akan lebih banyak 90 triliun akan lebih," jelasnya. Meski demikian, opsi pembayaran utang menggunakan dividen yang dihimpun dari BUMN dengan tegas ditolak oleh Danantara. Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir mengungkapkan hasil dividen perusahaan BUMN yang dikelola oleh lembaga investasi tersebut tidak digunakan untuk membayar utang perusahaan pelat merah. "Nggak ada buat bayar utang, ini semuanya untuk investasi," kata Pandu di Hotel Luwansa Jakarta, Kamis (16/10). Pandu mengungkapkan, seluruh aset perusahaan BUMN yang dikelola oleh Danantara seluruhnya untuk kebutuhan investasi. Sementara, terkait dengan proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung atau Whoosh masih didiskusikan dengan pihak terkait, termasuk Kementerian. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai holding BUMN diketahui sedang berupaya mencari solusi untuk menyelesaikan lilitan utang PT. KAI (Persero) akibat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria mengungkapkan salah satu opsi yang akan dilakukan adalah melalui suntikan modal karena pinjaman proyek Whoosh sangat besar. Disamping itu, Danantara juga akan mencarikan solusi lain terhadap keberlangsungan perusahaan. Dony memandang, jika dilihat secara operasional, EBITDA KAI sudah mencatat angka yang positif, namun ekuitas perusahaan terlalu kecil dibandingkan dengan nilai pinjaman membangun proyek kereta cepat. Oleh sebab itu, Danantara masih mempertimbangkan terkait penambahan modal ekuitas atau menyerahkan kepada industri infrastruktur kepada pemerintah. Opsi lainnya, pembahasan bersama pemerintah juga mempertimbangkan opsi menjadikan sebagian infrastruktur KCIC dapat dikategorikan sebagai aset milik negara, seperti halnya model Badan Layanan Umum (BLU). Berapa Utang Kereta Cepat Whoosh? Mengutip laporan keuangan tahunan 2022 yang diaudit oleh RSM, diketahui proyek Kereta Cepat Whoosh menelan total biaya US$ 7,26 miliar atau setara Rp 119,79 triliun (asumsi kurs Rp 16.500/US$). Angka tersebut termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) sebesar US$ 1,21 miliar (Rp 19,96 triliun) dari nilai investasi awal yang ditetapkan senilai US$ 6,05 miliar (Rp 99,82 triliun). Mayoritas porsi dana pengerjaan proyek Whoosh diperoleh dari utang pinjaman dari China Development Bank (CDB) dengan bunga utang mencapai 3,3% dan tenor hingga 45 tahun. Pinjaman modal luar negeri menjadi salah satu bentuk pembiayaan dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Proyek KCJB didanai lewat skema B2B yang salah satunya bersumber dari pinjaman dana dari China Development Bank. Dijelaskan, dalam proyek ini, pinjaman modal luar negeri berasal dari China Development Bank (CDB) sebesar 75%. Sementara 25 persen modal lainnya dikucurkan oleh ekuitas pemegang saham. Adapun komposisi konsorsium BUMN memegang saham di KCIC sebesar 60% melalui sejumlah perusahaan BUMN yang tergabung dalam PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), sedangkan China melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd memiliki 40%. Perusahaan pelat merah yang tergabung dalam tubuh PSBI antara lain, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI 58,53%, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 33,36%, PT Jasa Marga (Persero) Tbk 7,08%, dan PT Perkebunan Nusantara I 1,03%. Mengutip laporan keuangan PT KAI per 30 Juni 2025, Pada tanggal 31 Januari 2024, PT KAI menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan para pihak No. 02/KONTRAK-PSBI/I/2024. Fasilitas pinjaman yang diberikan terdiri dari dua fasilitas yakni: Fasilitas A: Pinjaman berjangka USD dengan total komitmen sebesar US$ 325,62 juta dengan bunga 3,3% Fasilitas B: Pinjaman berjangka RMB (yuan) dalam keseluruhan total komitmen sebesar US$ 217,08 juta dengan bunga 3,2% per tahun. Total pinjaman tersebut adalah senilai US$ 542,7 juta. Angka ini setara dengan porsi utang yang harus ditanggung oleh PSBI dari total cost overrun. Sebagai catatan, dari total US$ 1,21 miliar cost overrun porsi PSBI (60%) adalah US$ 726 juta, dengan 25% dipenuhi dari modal ekuitas yakni penyertaan modal negara (PMN) dari APBN. Sementara itu, nilai investasi awal senilai US$ 6,05 miliar juga seharusnya menggunakan rumus yang sama, yakni sesuai porsi kepemilikan dan dengan pembagian 75% utang dan 25% ekuitas. Dari angka tersebut diketahui porsi PSBI (60%) adalah senilai US$ 3,63 miliar, dan setelah dikurangi 25% yang dimodali lewat ekuitas, seharusnya total pinjaman PSBI ke CDB adalah sekitar US$ 2,72 miliar (Rp 44,92 triliun). Selaras dengan porsi PSBI, Beijing Yawan (40%) juga seharusnya menanggung US$ 2,42 miliar, dan setelah dikurangi 25% modal dari ekuitas, pinjaman Yawan ke CBD senilai US$ 1,82 miliar (Rp 29,95 triliun). Mengutip laporan AidData, Proyek kereta cepat memperoleh utang dari CDB dalam dua fasilitas pinjaman dengan dua mata uang berbeda. Fasilitas pinjaman pertama senilai US$ 2,74 miliar diberikan dalam denominasi dolar AS memiliki tenor tempo 40 tahun, dengan masa tenggang 10 tahun, suku bunga 2%, dan tidak ada jaminan dari negara (sovereign guarantee). Angka ini mirip dengan porsi PSBI jika mengikuti aturan pembiayaan 75:25 dan sesuai porsi kepemilikan saham. Selanjutnya, ada juga fasilitas pinjaman kedua senilai US$ 1,83 miliar diberikan dalam denominasi RMB (yuan) memiliki tenor tempo 40 tahun, dengan masa tenggang 10 tahun, suku bunga 3,46%, dan tidak ada jaminan dari negara (sovereign guarantee). Angka ini mirip dengan porsi Beijing Yawan jika mengikuti aturan pembiayaan 75:25 dan sesuai porsi kepemilikan saham. AidData sendiri merupakan lembaga Transparansi Bantuan, Teknologi Informasi, dan Geocoding yang didirikan pada 23 Maret 2009. Kantor pusatnya berada di Williamsburg, Virginia. Laman webnya menyediakan akses ke catatan keuangan pembangunan dari sebagian besar donor bantuan resmi. Artinya menggunakan aturan pembiayaan 75:25 dengan tanggung renteng porsi kepemilikan saham, utang konsorsium PBSI mencapai Rp 3,26 miliar (Rp 54 triliun) dengan beban bunga per tahun mencapai US$ 74,5 juta (Rp 1,2 triliun). CNBC Indonesia telah beberapa kali meminta konfirmasi kepada pihak PT KAI terkait beban sebenarnya utang konsorsium PSBI di proyek Kereta Cepat Whoosh, namun belum memperoleh respons dan komentar hingga berita ini diturunkan. Mengutip laporan keuangan PT KAI, PSBI memiliki total aset Rp 27,39 triliun per akhir Juni 2025. Sementara kewajiban perusahaan mencapai Rp 18,93 triliun. Adapun total kerugian yang dicatatkan PSBI mencapai Rp 1,62 triliun dengan Rp 951,48 miliar diatribusikan kepada PT KAI. Kondisi keuangan yang masih berdarah-darah tersebut agak sedikit membaik dari catatan akhir tahun 2024, dimana PSBI membukukan rugi Rp 4,19 triliun dengan Rp 2,34 triliun diatribusikan kepada PT KAI. Sinking fund Kereta Cepat Jakarta Bandung tercatat senilai Rp 1,38 triliun pada akhir Juni 2025, berkurang dari RP 1,73 triliun pada akhir 2024. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] Next Article Semester I-2025, Laba KAI Naik Tipis 6,3% ke Rp 1,17 Triliun [2] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Semester I-2025, Laba KAI Naik Tipis 6,3% ke Rp 1,17 Triliun (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir[2][1] mengungkapkan BUMN[3] Indonesia masih kalah saing, bahkan dari perusahaan di Asia Tenggara (ASEAN). Karena itu, Pandu meminta pemimpin BUMN berbenah. Misalnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang selama ini dianggap sudah besar di Indonesia. Pandu mengatakan kapasitas Mandiri dan BNI yang digabung bahkan belum sanggup menyaingi DBS Singapura. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Bank Mandiri (dan) BNI, Anda mungkin menganggap ini besar di Indonesia, tapi market cap mereka digabung pun tidak sampai setengah Bank DBS Singapura," ungkap Pandu dalam 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Optimism on 8% Economic Growth di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Kamis (16/10). "Singapura kewarganegaraannya 6 juta, market cap (Bank DBS) US$110 miliar. Jadi, Anda bisa hitung sendiri berapa (kapitalisasi pasar) Mandiri-BNI. Kalau Anda buka aplikasi, ya kurang setengah (dari market cap DBS Singapura)," jelasnya. Fakta tersebut, menurut Pandu, menjadi pertanyaan besar. Mandiri hingga BNI yang selama ini dianggap punya kapitalisasi pasar besar, ternyata masih kalah jauh levelnya di tingkat regional. Oleh karena itu, Pandu menekankan pentingnya kehadiran Danantara. Badan baru itu bertugas mewujudkan keinginan Presiden Prabowo Subianto meningkatkan kualitas BUMN. "Kalau di Indonesia mungkin besar, tapi kalau secara regional, bukan yang terbesar. Ini adalah keinginan Pak Presiden (Prabowo) mencapai (pertumbuhan ekonomi) 8 persen. Anda akan berubah, bukan lagi menjadi 15-16 terbesar, Anda ingin menjadi G7 atau tujuh negara ekonomi terbesar. Untuk itu, perusahaan-perusahaan yang ada di BUMN harus mencapai level itu," tegasnya. Selain BUMN di sektor perbankan, Pandu menyoroti kinerja perusahaan pelat merah yang bergerak dalam urusan minyak dan gas bumi (migas). Ia secara spesifik menguliti kinerja PT Pertamina (Persero) yang masih kurang maksimal. Ia melihat kinerja Pertamina kalah saing dari Petronas milik Malaysia. Padahal, Negeri Jiran dulu belajar dari Indonesia. "Pertamina sekarang produce (minyak) 800 ribu barel per hari. Dulu ada perusahaan Malaysia yang belajar dari kita, namanya Petronas. Sekarang Petronas (produksi minyak) 2,5 juta barel per hari," beber Pandu. "Penduduk (Malaysia) 20 juta, kita penduduknya hampir 300 juta. And this is why, kenapa Danantara sekarang mulai dibuat, dikonsolidasikan. Adalah untuk bagaimana bisa bersaing secara global. Pertamina, Mandiri, bukan lagi kompetisinya di Indonesia. Kompetisinya global," sambungnya. Begitu pula dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Pandu membandingkan kinerja keuangan maskapai penerbangan nasional alias flag carrier itu masih kalah dari Air New Zealand yang namanya jarang didengar orang. Oleh karena itu, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda pada Rabu (15/10) mengangkat dua direksi asing. Keduanya adalah Direktur Transformasi Neil Raymond Nills serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Balagopal Kunduvara. "Anda bilang, 'Kenapa harus ada warga negara asing?'. Saya kasih contoh (maskapai) pesawat-pesawat terbesar, kayak Emirates, itu bisa dibilang majority direksinya orang asing. Air New Zealand, mungkin gak pernah dengar, tapi profitnya itu dua kali lipat Garuda. Mungkin bisa dibilang majority juga orang asing, bukan New Zealand. Memang dari sisi Danantara kita ingin membawa paradigma baru, bukan lagi hanya melihat ke dalam, tapi juga melihat ke luar," tuturnya. CIO Danantara itu meminta perusahaan pelat merah terus berbenah. Pandu Sjahrir ingin BUMN mulai berpikir untuk bersaing di kancah internasional. Ia menegaskan kondisi Indonesia saat ini sudah berbeda dengan masa lampau. Menurutnya, fokus Danantara sekarang adalah mencari sumber daya manusia (SDM) terbaik untuk meningkatkan kualitas BUMN. "Mandiri kita ingin bersaing langsung secara global, Pertamina menjadi perusahaan terbesar di oil and gas. Ini penting karena kalau kita tidak berubah di Danantara, market yang akan mengubah kita ... Kita ingin semua perusahaan di Danantara melihat ke atas, bersaing ke atas," pesannya. "Dari 1.063 perusahaan, kita lihat mana yang bisa menjadi global champion, kita push. Perusahaan yang belum menjadi perusahaan nasional, bagaimana bisa menjadi perusahaan nasional besar atau terbesar, kalau enggak, kita merger. Kalau memang tidak punya kesempatan itu, mohon maaf, akan kita tutup," wanti-wanti Pandu. ====[4] (skt/agt) References^ Danantara (www.cnnindonesia.com)^ Pandu Sjahrir (www.cnnindonesia.com)^ BUMN (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia menggelar Road to CNBC Indonesia Awards 2025 "Best Regional Banks" sebagai bentuk apresiasi kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang berhasil mencatatkan kinerja baik ketidakpastian perekonomian global sekaligus berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Pemerintah RI melalui Kemenko Perekonomian terus mendorong penguatan peran dan kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus membangun sistem keuangan hijau di daerah. Plt Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum & Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian RI, Elen Setiadi mengatakan Kemenko Perekonomian memastikan sistem perbankan termasuk BPD mendukung pengembangan sektor usaha yang selaras dengan prinsip ESG termasuk sektor UMKM. Dalam mendukung Pendanaan BPD ke sektor terkait ESG yang terus bertumbuh selaras dengan tren global mendukung transisi energi dan hilirisasi, BPD didorong untuk berpartisipasi dalam program pemerintah seperti KUR perumahan hingga pembangunan PLTS mikro dan Koperasi Merah Putih yang mengelola sumber energi hijau. Seperti apa upaya pemerintah mendorong kontribusi BPD dalam penerapan ESG? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Plt Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum & Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian RI, Elen Setiadi dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2025 "Best Regional Banks", CNBC Indonesia (Kamis, 16/10/2025) Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham[1] Gabungan (IHSG[2]) ditutup di level 8.124 pada Kamis (16/10) sore. Indeks saham menguat 73,58 poin atau naik 0,91 persen dari perdagangan sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp19,46 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,17 miliar saham. Pada penutupan kali ini, 412 saham menguat, 250 terkoreksi, dan 141 stagnan. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Terpantau, sembilan dari 11 indeks sektoral menguat, dipimpin oleh sektor kesehatan yang naik 2,85 persen. Sementara itu dua sektor lainnya melemah, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang minus 0,44 persen. Beralih ke bursa asing, bursa saham di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi. Tercatat, indeks Shanghai Composite di China menguat 0,10 persen dan indeks Nikkei 225 di Jepang naik 1,27 persen. Di sisi lain, indeks Straits Times di Singapura melemah 0,30 persen dan indeks Hang Seng Composite di Hong Kong minus 0,09 persen. Sementara itu, bursa saham Eropa pun terpantau dominan melemah. Tercatat indeks DAX di Jerman melemah 0,16 persen dan indeks FTSE 100 di Inggris minus 0,13 persen. Sedangkan, bursa Amerika terpantau dominan hijau. Indeks S&P;500 menguat 0,40 persen dan indeks NASDAQ Composite plus 0,66 persen. Di sisi lain indeks Dow Jones melemah 0,04 persen. ====[3] (del/sfr) References^ Saham (www.cnnindonesia.com)^ IHSG (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar[1] rupiah ditutup di posisi Rp16.580 per dolar[2] Amerika Serikat (AS) di perdagangan pasar spot Kamis (16/10) sore. Rupiah[3] turun 4 poin atau minus 0,03 persen. Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan posisi rupiah Rp16.580 per dolar AS. Pergerakan mata uang negara-negara Asia bervariasi sore ini. Dolar Hong Kong naik 0,04 persen, peso Filipina minus 0,14 persen, dan yen Jepang turun 0,02 persen. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Kemudian, ringgit Malaysia naik 0,08 persen, dolar Singapura plus 0,05 persen, won Korea Selatan plus 0,24 persen, dan baht Thailand turun 0,04 persen. Senada, mata uang utama sejumlah negara maju juga bergerak variatif. Euro Eropa minus 0,02 persen, dolar Australia turun 0,14 persen, dan dolar Kanada naik 0,06 persen. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penyebab rupiah ditutup datar terhadap dolar AS adalah absennya data-data ekonomi penting. "Investor cenderung wait and see, terlebih mengantisipasi serangkaian pidato pejabat-pejabat the Fed malam ini," katanya pada CNNIndonesia.com Kamis (16/10). ====[4] (fby/dhf) References^ Nilai tukar (www.cnnindonesia.com)^ dolar (www.cnnindonesia.com)^ Rupiah (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia menggelar Road to CNBC Indonesia Awards 2025 "Best Regional Banks" sebagai bentuk apresiasi kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang berhasil mencatatkan kinerja baik ketidakpastian perekonomian global sekaligus berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar memastikan komitmen Bank Maluku Malut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penerapan prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengembangan bisnis Bank Maluku Malut. Dalam pembiayaan kredit, Bank Maluku Malut selain memperhatikan faktor lingkungan juga berfokus mendorong kinerja sektor yang mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), termasuk industri biomasa, irigasi hingga Pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Selain itu dalam proses operasional juga menerapkan prinsip keberlanjutan dengan mengurangi penggunaan listrik, air dan kertas. dimana hal in tercermin dalam BOPO atau Beban Operasional Pendapatan Operasional yang terus berkurang menjadi 74%. Seperti apa penerapan ESG dann peran Bank Maluku Malut dalam penguatan ekonomi daerah? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2025 "Best Regional Banks", CNBC Indonesia (Kamis, 16/10/2025) Sumber
-
Purbaya Beri Rp149 T ke Sjafrie, Termasuk Buat Borong Jet China?
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa[1] menyetujui proposal anggaran[2] US$9 miliar atau setara Rp149 triliun (asumsi kurs Rp16.574 per dolar AS) yang diajukan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin[3]. Namun, Purbaya menegaskan dirinya tidak tahu detail apakah uang itu termasuk untuk membeli pesawat tempur J-10 Chengdu dari China. Ia hanya menegaskan sudah memberi lampu hijau pengajuan anggaran Kementerian Pertahanan. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Kalau untuk (proposal anggaran Kemenhan) yang tahun depan (2026) sudah kita setujui. Ini (beli J-10 Chengdu) enggak tahu pakai (uang) yang mana, tapi sudah cukup banyak anggaran mereka," ujar Purbaya di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta Selatan, Rabu (15/10). "Sekian, saya lupa, US$9 miliar (tambahan anggaran Kemenhan) kalau enggak salah atau lebih. Saya lupa angkanya, tapi sudah disetujui. Jadi, harusnya sudah siap semua untuk yang (permintaan anggaran) sebelumnya," tambahnya. Purbaya menekankan dirinya masih perlu melakukan pengecekan ulang terkait anggaran Kemenhan, termasuk berapa nominal yang dipakai untuk membeli jet tempur J-10 Chengdu. Ini termasuk kapan waktu pengadaan pesawat tersebut, apakah tahun depan atau justru setelah 2026. "Saya mesti double check lagi, apa dia (Kemenhan) mau impornya tahun depannya lagi (2027) atau kapan? Tapi yang dia (Menhan Sjafrie) minta selama ini sudah kita penuhi," tandas sang Bendahara Negara. Berdasarkan unggahan di Instagram @menkeuri, Purbaya dan Sjafrie pernah bertemu pada 22 September 2025 lalu. Menhan Sjafrie dan jajaran anak buahnya mengunjungi langsung Kantor Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat. Pertemuan itu membahas dukungan Kemenkeu terhadap Kemenhan, yakni dalam rangka menjaga keamanan dan kedaulatan Indonesia. Ini menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto pada Nota Keuangan 15 Agustus 2025 lalu: pertahanan yang kuat adalah fondasi kedaulatan. Pada September 2025 lalu, Kepala Biro Humas Setjen Kemenhan Brigjen Frega Wenas Inkiriwang mengatakan pembelian pesawat tempur J-10 Chengdu buatan China masih dikaji oleh TNI AU. Proses ini dilakukan demi memastikan pembelian pesawat itu tepat untuk memperkuat pertahanan udara Indonesia. Di lain sisi, Sjafrie juga tidak membantah maupun membenarkan rencana pembelian jet tempur dari China. Ia hanya mengatakan pesawat itu akan terbang di langit Jakarta dalam beberapa waktu ke depan. "Sebentar lagi terbang di Jakarta," kata Sjafrie di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (15/10). ====[4] (skt/sfr) References^ Purbaya Yudhi Sadewa (www.cnnindonesia.com)^ anggaran (www.cnnindonesia.com)^ Sjafrie Sjamsoeddin (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber -
Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia menggelar Road to CNBC Indonesia Awards 2025 "Best Regional Banks" sebagai bentuk apresiasi kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang berhasil mencatatkan kinerja baik ketidakpastian perekonomian global sekaligus berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Per September 2025, Bank BPD Bali berhasil mencatatkan pertumbuhan aset 9,01% sebesar Rp42,4 Triliun dan modal inti mencapai Rp5,2 Triliun. Dari sisi kredit, tumbuh 9,82% dengan portofolio kredit mencapai Rp24,7 Triliun ditopang kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumer. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPT) tumbuh 6,68% mencapai RP35,5 Triliun yang ditopang setoran dana pemerintah provinsi dan pemda di Bali. Dalam pengembangan bisnis BPD, Bank BPD Bali juga memastikan dukungannya terhadap prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dilaksanakan melalui 4 program yakni Go Modern, Go Digital, Go Online, Go Global yang sesuai dengan konsep Tri Hita Karana Bank BPD Bali juga memastikan kehadirannya dalam mendukung sektor program prioritas pemerintah termasuk UMKM hingga sektor proyek infrastruktur. Seperti apa kinerja dan strategi bisnis Bank BPD Bali? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2025 "Best Regional Banks", CNBC Indonesia (Kamis, 16/10/2025) Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP[1]) mengungkapkan lebih dari 800 juta rumah tangga di dunia menggantungkan hidup pada sistem pangan biru[2] atau blue food system sebagai sumber mata pencaharian. Sementara, lebih dari 3 miliar orang mengandalkan pangan laut untuk memenuhi kebutuhan protein dan nutrisi penting sehari-hari. Plt Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud menjelaskan pangan biru memiliki peran strategis dalam sistem pangan global, bukan hanya sebagai sumber protein, tetapi juga karena nilai keberlanjutan dan dampak ekonominya. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Blue food mengandung protein, lemak, mineral, vitamin, dan asam lemak omega-3 yang tinggi, namun memiliki jejak karbon paling kecil dibanding sumber protein darat seperti ayam, sapi, maupun babi," ujar Machmud dalam forum Agri Food Summit 2025 di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (16/10). Menurut data yang ditampilkan KKP, lebih dari 2.500 spesies biota laut dapat dijadikan sumber pangan, dengan efisiensi konversi pakan mencapai 1,3 hingga 1,8 kali lebih baik dibandingkan ternak darat. Selain ramah lingkungan, pangan biru juga dinilai berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan global. Machmud menambahkan potensi Indonesia di sektor ini sangat besar. Saat ini, produksi perikanan budidaya nasional baru mencapai 6,4 juta ton per tahun, jauh di bawah potensi lestari sebesar 100 juta ton. "Kalau kita kelola dengan baik, ke depan Indonesia bisa seperti China yang sudah mencapai 78 juta ton produksi budidaya. Semua itu bagian dari ekonomi biru yang berkelanjutan," katanya. Melalui program ekonomi biru, KKP berfokus pada lima pilar, yakni perluasan kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur, pengembangan budidaya laut dan darat yang ramah lingkungan, pengawasan pulau-pulau kecil, serta pengurangan sampah plastik di laut melalui program plastikasi nelayan. Langkah tersebut, lanjut Machmud, bukan hanya untuk menjaga ekosistem laut, tetapi juga memastikan keberlanjutan sumber pangan bagi generasi mendatang. "Semua upaya ini ditujukan untuk ketahanan pangan. Pangan biru ke depan harus menjadi pilihan utama karena sehat, berkelanjutan, dan bisa mendukung ekonomi masyarakat pesisir," ujarnya. ====[3] (del/sfr) References^ KKP (www.cnnindonesia.com)^ pangan biru (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten yang bergerak di bidang properti, PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA) anjlok selama 4 hari berturut-turut menyentuh auto reject bawah (ARB). Hingga saat ini saham DADA amblas 14,74% ke level Rp 81 per saham. Adapun kapitalisasi pasar DADA mencapai Rp 601,9 miliar. Pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk, PT Karya Permata Inovasi Indonesia pada 10 Oktober 2025 lalu telah melepas 2,14 miliar saham tersebut pada saat DADA menyentuh level harga tertinggi. Belum ada keterangan mengenai harga penjualan dan tujuan dari transaksi. Akan tetapi dengan asumsi harga penutupan pada 10 Oktober 2025, yakni Rp 152, maka pengendali mengantongi Rp 326,04 miliar. Sebagai informasi, saham DADA sempat menjadi sorotan. Pada awal tahun harga saham emiten bersandi DADA ini bertengger di level Rp 9. Kemudian saham DADA sempat menyentuh level tertinggi Rp 240 pada 10 Oktober 2025, setelah sebelumnya mencapai harga penutupan tertinggi Rp 178 pada 8 Oktober 2025. Dengan demikian saham DADA sempat melonjak 2.000% lebih sepanjang tahun berjalan (ytd). Kenaikan saham DADA diikuti dengan rumor yang menyebut harga saham akan menyentuh ratusan ribu rupiah. Akan tetapi tidak ada kejelasan informasi mengenai hal tersebut. Bursa Efek Indonesia sempat mengkritisi kenaikan saham DADA. Manajemen menyebut bahwa tidak memiliki informasi penting yang belum diungkapkan dan dapat mempengaruhi saham perusahaan. "Hingga surat ini dibuat, tidak terdapat kejadian, kondisi, atau fakta penting lainnya yang material yang dapat mempengaruhi harga saham Perseroan maupun kelangsungan usaha Perseroan," tulis manajemen. Sebelumnya, DADA sempat masuk ke Papan Pemantauan Khusus atau Full Call Auction (FCA). Kemudian Bursa Efek Indonesia mengeluarkan DADA dari FCA setelah sahamnya menunjukkan peningkatan likuiditas signifikan. Saham DADA masuk ke daftar FCA karena rendahnya nilai transaksi dan aktivitas perdagangan yang terbatas. Namun, akhir-akhir ini, pergerakan sahamnya menunjukkan peningkatan volume dan frekuensi transaksi. Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar membenarkan hal ini bahwa, saham DADA dipindahkan dari Papan Pemantauan Khusus ke Papan Pengembangan, efektif mulai Jumat (10/10/2025). Dalam keterangan tersebut, BEI menyebut saham DADA tidak lagi memenuhi kriteria efek berisiko rendah likuiditas, yakni harga rata-rata saham di bawah Rp51 atau nilai transaksi harian di bawah Rp5 juta dengan volume kurang dari 10.000 saham selama tiga bulan terakhir. . (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] [1] Next Article Video: Cara Jadi Miliarder Lewat Saham Mulai dari Rp10 Juta [2] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Video: Cara Jadi Miliarder Lewat Saham Mulai dari Rp10 Juta (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di perdagangan Kamis (16/10/2025). Merujuk data Refinitiv, rupiah mengalami pelemahan tipis 0,03% atau ke level Rp16.565/US$. Setelah, pada pembukaan rupiah sempat menguat 0,06% ke level Rp16.550/US$ sebelum harus mengakui kekuatan greenback hingga akhir perdagangan. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau tengah mengalami pelemahan 0,17% ke level 98,626. Rupiah mengalami pelemahan tipis disaat indeks dolar AS (DXY) tengah tertekan. Pelemahan DXY terjadi setelah tensi dagang antara Amerika Serikat dan China kembali meningkat. Hal ini terjadi di tengah tudingan dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer yang menilai kebijakan ekspor logam tanah jarang China bisa mengancam rantai pasok global. Ketegangan ini mendorong pelaku pasar mencari aset lindung nilai dan menahan posisi pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Selain itu, ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) juga menjadi faktor utama yang menekan dolar AS. Dalam pidatonya, Ketua The Fed Jerome Powell memberi sinyal bahwa peluang pemangkasan suku bunga tetap terbuka, seiring stagnasi di pasar tenaga kerja AS dan tertundanya publikasi data ekonomi akibat government shutdown. Ketidakpastian arah kebijakan ini membuat dolar AS melemah, tetapi pada saat yang sama rupiah belum mampu memanfaatkan momentum penguatan, seiring investor cenderung menunggu kejelasan lebih lanjut sebelum kembali masuk ke aset berisiko di emerging markets. (evw/evw) [Gambas:Video CNBC] [1] Next Article Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570 [2] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570 (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perdagangan Republik Indonesia resmi menghadirkan Paviliun UMKM BISA Ekspor untuk pertama kalinya dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 yang berlangsung pada 15-19 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten. Paviliun ini menjadi wujud nyata dari program prioritas UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor) yang bertujuan mendorong pelaku UMKM naik kelas hingga mampu menembus pasar global. Menteri Perdagangan Budi Santoso atau Busa menyampaikan, selain menjadi ruang pamer produk Indonesia yang telah berhasil ekspor, Paviliun UMKM BISA Ekspor juga menjadi simbol nyata komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM Indonesia menembus pasar global. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Paviliun ini bukan hanya etalase produk, tetapi juga cerminan dari proses panjang pendampingan dan transformasi pelaku UMKM Indonesia agar siap bersaing di pasar global. Kami ingin dunia melihat Indonesia sebagai negara yang menawarkan perdagangan yang mengedepankan inovasi, inklusivitas, dan keberlanjutan," ujar Busan. Sebanyak 20 UMKM terpilih dari berbagai sektor, mulai dari industri kreatif, manufaktur, hingga produk primer, tampil di paviliun ini. Seluruh peserta telah melalui proses kurasi dan merupakan bagian dari program fasilitasi ekspor Kemendag. Beberapa di antaranya bahkan telah mencatatkan transaksi ekspor serta menjalin kemitraan dengan mitra dagang internasional. Mengangkat Kearifan Lokal Para pelaku usaha yang berpartisipasi membawa beragam produk unggulan, seperti PT Bio Konversi Indonesia dengan pupuk hayati organik cair, CV Wellgroo Dinamika dengan tas kulit, PT Brana Wira Mandiri dengan produk anyaman eceng gondok, hingga Mamasoul Indonesia dengan sepatu berkualitas ekspor. Selain menonjolkan kualitas, banyak produk UMKM juga mengusung nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas yang memperkuat daya tarik di pasar ekspor. Salah satu contohnya adalah PT Cerita Kreatif Kita dengan produk tas kulit yang dipadukan rotan "Wresti Medium". Produk ini terinspirasi dari tarian tradisional Bali Puspawresti, yang menggambarkan kelembutan, keluwesan, dan keanggunan. Nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam desain tas yang anggun, dengan perpaduan anyaman rotan dan kulit yang lembut. Foto: Arsip Kemendag.Mendag menjelaskan, produk UMKM Indonesia tidak hanya bersaing dari segi kualitas, tetapi juga membawa cerita, identitas, dan keunikan lokal yang tidak dimiliki produk negara lain. "Ini menjadi kekuatan sekaligus diferensiasi yang dibutuhkan untuk menembus pasar global," ungkap Busan. Selain menampilkan produk-produk unggulan, Paviliun UMKM BISA Ekspor juga dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif bagi para buyer dan pengunjung. Setiap etalase dilengkapi dengan katalog digital yang dapat dipindai, sehingga memungkinkan pengunjung untuk mengakses informasi lengkap mengenai produk serta potensi ekspor yang dimiliki. "Kami ingin pengunjung dan buyer tidak hanya melihat produknya, tetapi juga memahami cerita dan potensi di balik setiap produk UMKM yang ditampilkan. Paviliun ini menjadi jendela dunia untuk mengenal berbagai produk Indonesia," kata Busan. Kehadiran Paviliun UMKM BISA Ekspor mendapat sambutan positif dari buyer mancanegara. Salah satu pengunjung asal Virginia, Amerika Serikat, Will Archer mengungkapkan kekagumannya terhadap tampilan dan konsep paviliun yang dihadirkan. "Saya telah melihat beberapa produk ini di lokasi berbeda, tetapi melihat semuanya dikurasi dan ditampilkan bersama dalam satu paviliun seperti ini sungguh mengesankan," ujar Will. "Saya juga suka konsep integrasi digital yang disediakan. Jadi, selain menampilkan produk secara fisik, pengunjung juga bisa memindai kode respons cepat (QR) untuk mempelajari lebih lanjut dan menjelajahi lebih banyak produk di dalam katalog digital," kata Will. (ory/ory) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Dikritik Purbaya, Bos Danantara Beberkan Alasan Investasi ke SBN
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta, CNBC Indonesia — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) merespons Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengkritik rencana investasi ke Surat Berharga Negara (SBN). Chief Investment Officer Pandu Sjahrir mengatakan rencana tersebut dilakukan untuk mencari instrumen yang memiliki likuiditas tinggi. Bahkan, rencana tersebut juga telah didiskusikan oleh para Dewan Pengawas termasuk Menteri Keuangan. "Ya ini kan untuk bisa Danantara Investment mulai. Nah, kebetulan kita hanya ada waktu dua bulan ya. Ya salah satunya memang yang kita harus bisa yang paling cepat, kita harus cari market yang paling liquid. Ya salah satunya memang di pasar bond, bond market," ujarnya di Hotel Luwansa Jakarta, Kamis (16/10). Pandu menyebut, keinginan Danantara adalah menempatkan dana pada instrumen yang menghasilkan keuntungan tinggi, seperti pasar modal. "Ya kita mau di public market equity, tapi equity itu memang perlu likuiditas yang lebih banyak. Makanya tadi saya sebutkan kita hanya US$ 1 miliar per hari, itu harus ditingkatkan, harus bisa 5 atau 8 miliar per hari. Sama, nggak boleh kalah juga dengan India contohnya," ungkapnya. Untuk mencapai hasil keuntungan yang maksimal, kata Pandu, Danantara harus fokus untuk memperdalam pengelolaan investasi ke sektor pasar modal. "Jadi ini salah satu yang perlu kita fokuskan, bagaimana memperdalam pasar modal di Indonesia," pungkasnya. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkritik langkah BPI Danantara untuk menempatkan sebagian dana yang didapatkan dari dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke instrumen obligasi pemerintah. Menurutnya strategi tersebut kurang optimal dan tidak mencerminkan peran Danantara sebagai lembaga pengelola investasi nasional. "Dan sebagian (dividen) katanya akan ditaruh di obligasi, penyelenggaraannya ke pemerintahan lagi. Saya lagi sempat mengkritik, kalau Anda taruh obligasi begitu banyak di pemerintahan, keahlian Anda apa?," ujar Purbaya setelah menghadiri rapat perdananya sebagai dewan pengawas Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di kantor Wisma Danantara, Rabu (15/10/2025). Purbaya menjelaskan dana yang diterima Danantara dari dividen BUMN cukup besar dan bisa dimanfaatkan untuk membiayai proyek strategis seperti pembayaran utang kereta cepat Whoosh. Namun, Purbaya mengakui bahwa pihak Danantara sudah menjelaskan bahwa langkah menempatkan sebagian dana ke instrumen obligasi pemerintah bersifat sementara. Pasalnya, Danantara disebut sedang menyiapkan rencana proyek investasi baru. "Tapi mereka bilang ini kan hanya 3 bulan terakhir, ini karena tidak sempat buat proyek ke depan, akan mereka perbaiki," ujarnya. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] Next Article Beli SBN SR022 di Bibit, Kupon 6,55% & Cashback s.d. Rp45Jt [2] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Beli SBN SR022 di Bibit, Kupon 6,55% & Cashback s.d. Rp45Jt (www.cnbcindonesia.com)Sumber -
Jakarta, CNN Indonesia -- BUMN[1] PT Timah[2] Tbk memberhentikan sementara Nur Adi Kuncoro [3]dari posisi Direktur Operasi dan Produksi. Perseroan memberi penjelasan mengenai pemberhentian itu melalui keterbukaan informasi. Pemberhentian sementara dilakukan Senin (13/10). "Perseroan mengumumkan keterbukaan informasi Pemberhentian Sementara Sdr. Nur Adi Kuncoro dari Jabatan sebagai Direktur Operasi dan Produksi PT TIMAH Tbk karena terdapat alasan yang mendesak bagi Perseroan," kata Division Head Corporate Secretary PT Timah Reni Kurniawan melalui keterbukaan informasi, Rabu (15/10). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Merujuk ketentuan pasal 11 ayat 27 Anggaran Dasar Perseroan, perseroan menyebut anggota direksi sewaktu-waktu dapat diberhentikan sementara oleh dewan komisaris. Perseroan menyampaikan pemberhentian sementara ini tidak berdampak pada operasional, keuangan, dan/atau kelangsungan usaha mereka. Untuk mengisi posisi tersebut, perusahaan menunjuk Direktur Utama PT Timah Restu Widiyantoro sebagai pelaksana tugas (Plt.). "Sampai dengan ditetapkan pada keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) terdekat," ucap PT Timah. Nur Adi Kuncoro menjabat Direktur Operasi dan Produksi sejak 15 Juni 2023. Ia dipilih melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan. ====[4] (dhf/sfr) References^ BUMN (www.cnnindonesia.com)^ PT Timah (www.cnnindonesia.com)^ Nur Adi Kuncoro (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Kelas Menengah di Persimpangan: dari Gaya Hidup ke Daya Bertahan
bot posted a topic in Berita Bisnis
Catatan: Artikel ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak mencerminkan pandangan Redaksi CNNIndonesia.com Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam beberapa waktu terakhir, perekonomian global tengah menghadapi tekanan yang tak terhindarkan. Termasuk ke Indonesia. Ancaman resesi global terus membayangi dan kian diperparah dengan konflik geopolitik, inflasi berkepanjangan, serta perlambatan ekonomi di negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. World Bank dalam laporannya menyebutkan bahwa "Risiko resesi global meningkat akibat suku bunga yang tinggi, investasi yang lemah, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi negara berkembang." (World Bank Global Economic Prospects, Juni 2025). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Berdasarkan hasil survei 26 ekonom (Saputra, D, 2025) ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh lebih lambat pada kuartal II/2025 yaitu sebesar 4,8 persen, dibandingkan kuartal I/2025 yang mencapai 4,87%. Perlambatan ini dipengaruhi tren pelemahan daya beli, tekanan inflasi pangan, serta turunnya ekspektasi pertumbuhan konsumsi rumah tangga. Meski Indonesia secara teknis belum masuk ke resesi (dua kuartal pertumbuhan negatif), tekanan ekonomi yang terjadi belakangan ini membuat banyak keluarga kelas menengah harus "mundur" dan kembali fokus pada kebutuhan dasar. Pergeseran konsumsi ini tidak berjalan linier, melainkan fluktuatif dan sangat dipengaruhi oleh kondisi mikro-ekonomi (kebutuhan rumah tangga). In this Economy Era: Reflasi & Realita Merespons kondisi ekonomi Indonesia saat ini, Menteri Keuangan yang baru, Purbaya Yudhi Sadewa terlihat lebih fokus untuk meningkatkan ekonomi lewat belanja masyarakat. Hal ini diperkuat dengan keputusan menyebarkan Rp200 triliun dana pemerintah yang tersimpan di Bank Indonesia kepada Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Rakyat). Melalui rencana ini, masyarakat Indonesia khususnya kelas menengah dan bawah yang tergolong paling rentan terhadap guncangan ekonomi, perlu mengatur keuangan. Terutama karena kondisi ekonomi "reflasi" ini condong bisa mendorong inflasi karena belanja masyarakat meningkat. Kelas menengah ini dianalogikan oleh pakar ekonomi Dr. Anisa Dwi Utami dari Institut Pertanian Bogor memiliki "duck syndrome", yaitu tampak tenang di permukaan, tapi berjuang keras di bawah tekanan finansial dan sosial, seperti inflasi, kesulitan ekonomi, dan ekspektasi tinggi dari media sosial. Fenomena ini menunjukkan ada kesenjangan antara penampilan luar dan kondisi internal yang penuh tekanan bagi masyarakat, utamanya kelas menengah. Dalam konteks ini, mulai muncul perilaku baru di kalangan masyarakat khususnya generasi milenial dan Gen Z, yaitu pengeluaran yang lebih bijak dan terencana (conscious spending). Bukan sekadar menahan konsumsi, tetapi mengalokasikan uang atau finansial sesuai nilai dan prioritas hidup. Survei Jakpat (2023) menunjukkan bahwa 68% milenial Indonesia lebih memiliki pengeluaran yang bermakna, seperti kesehatan dan pengalaman dibanding barang mewah. Tren ini dipicu oleh berbagai faktor: ketidakpastian ekonomi global, kenaikan biaya hidup, dan meningkatkan literasi keuangan. Melek Finansial, Belanja Rasional Kondisi ini tidak hanya mencerminkan tanggapan terhadap tekanan ekonomi, tapi juga menunjukkan kesadaran finansial yang mulai tumbuh di kalangan masyarakat. Conscious spending tidak identik dengan mengurangi pengeluaran secara drastis, melainkan menyesuaikan pola belanja dengan nilai dan tujuan finansial pribadi. Artinya, masyarakat terutama generasi saat ini semakin sadar bahwa uang yang mereka keluarkan harus sejalan dengan hal yang benar-benar menjadi prioritas bagi hidup mereka. Peningkatan literasi keuangan, atau pengetahuan dan keterampilan yang esensial untuk mengelola keuangan pribadi secara efektif, juga menjadi faktor penting. Semakin seseorang memahami cara mengelola keuangan, semakin besar kemungkinannya untuk menerapkan pola belanja yang bijak dan terencana. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan ada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang turut mendorong munculnya perilaku belanja yang lebih bijak. Riset OJK Tahun 2022 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan nasional meningkat signifikan dari 38,03% pada 2019 menjadi 49,68% pada 2022. Kenaikan ini berkorelasi dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam merencanakan keuangan secara lebih bijak. Dari Budgeting ke Wealth Building Pengetahuan literasi dasar seperti pada penerapan konsep budgeting 50/30/20 (50% kebutuhan pokok, 30% keinginan, 20% tabungan/investasi) sangat membantu penerapan conscious spending. Artinya, masyarakat tidak berarti menghapus total pengeluaran non-primer, namun tetap mengalokasikan dana hiburan secara terencana sebagai bagian dari pola hidup (life style). Salah satu prinsip yang dapat dijadikan referensi untuk mengatur keuangan sehari-hari: Setelah memahami prinsip dasar metode 50/30/20 dan pengelolaan anggaran bulanan, terdapat pendekatan lanjutan membangun ketahanan finansial jangka panjang. Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah Spending Cap & Wealth Ladder. Konsep ini mengacu pada gaya hidup hemat (frugal living) dan investasi bertahap. Dalam framework ini, individu menetapkan spending cap, batas pengeluaran hidup yang tetap meski pendapatan meningkat. Tujuannya untuk mencegah inflasi gaya hidup (lifestyle inflation). Selisih dari penghasilan yang tidak digunakan untuk konsumsi, kemudian dialokasikan mengikuti tangga prioritas keuangan (wealth ladder), yaitu: Dana darurat minimal 3-6 bulan biaya hidup, Pelunasan utang konsumtif, dan Investasi dengan barbell strategy: alokasi aset rendah risiko dengan high upside secara seimbang untuk menciptakan ketahanan finansial jangka panjang (Taleb, Antifragile, 2012). Contoh penerapan konsep oleh seorang individu dengan penghasilan Rp10 juta per bulan: Konsep spending cap and wealth ladder memperkenalkan pendekatan jangka panjang yang menekankan gaya hidup hemat dan alokasi strategis. Dalam konteks ini, literasi keuangan bukan sekadar pengetahuan, tapi alat yang dapat membentuk perilaku finansial seseorang, mulai dari perencanaan keuangan harian hingga strategi investasi jangka panjang. Literasi keuangan menjadi penghubung antara penghasilan saat ini dengan ketahanan finansial masa depan. Dengan pemahaman literasi keuangan yang baik, seseorang menjadi lebih sadar terhadap prioritas jangka pendek hingga panjang, risiko konsumtif dan pentingnya dana darurat, dan strategi investasi sesuai dengan risiko. Tiga poin penting dari literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan: Pertama keputusan pengeluaran dan investasi dibuat berdasarkan alokasi yang jelas dan terencana. Kedua, individu siap menghadapi kondisi darurat tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Ketiga, pendapatan tidak hanya sebagai konsumsi, tetapi juga membangun aset dan ketahanan finansial. Antara Konsumsi dengan Kesadaran Finansial Perlambatan ekonomi global dan nasional telah menekan daya beli masyarakat Indonesia, terutama kelas menengah yang selama ini menjadi motor konsumsi. Pemerintah Indonesia menanggapi reflasi melalui stimulus fiskal untuk mendorong minat belanja masyarakat. Namun, kebijakan ini akan efektif apabila disertai dengan kesiapan psikologis dan finansial masyarakat secara bijak. Di sinilah konsep conscious spending muncul sebagai respons adaptif kelas menengah, yakni pola belanja yang selaras dengan nilai dan prioritas hidup, bukan sekadar mengikuti tren atau tekanan sosial. Tanpa pemahaman atau literasi keuangan tentang budgeting, dana darurat, dan strategi investasi masyarakat rentan terjebak dalam lifestyle inflation ketika gaya hidup tidak sebanding dengan peningkatan pendapatan. Dengan demikian, stimulus ekonomi harus sejalan dengan intervensi keuangan yang lebih realistis. Tujuannya bukan hanya meningkatkan konsumsi, tetapi membentuk masyarakat yang dapat mengelola keuangan secara bijak, membangun aset produktif, dan menciptakan gaya hidup dengan realitas ekonomi. Melalui cara ini, kelas menengah dapat bertahan di tengah tekanan global, tetapi juga berpeluang naik kelas secara struktural dan berkelanjutan. Artikel opini ini dituliskan bersama Danish F. Adinata (Supply Chain Transformation - L'Oréal) dan M. Akmal Daffari (Customer Business Development - Paragon Corp).(vws/vws) Sumber -
Jakarta, CNN Indonesia -- Pameran dagang internasional Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 langsung membukukan capaian besar di hari pertama penyelenggaraan. Sebanyak 131 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan pembeli dari berbagai negara ditandatangani dengan nilai mencapai US$ 9,98 miliar. Produk yang paling banyak diminati dalam kesepakatan tersebut meliputi batu bara, investasi energi biru, emas, biodiesel, hingga furnitur. Penandatanganan MoU berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (15/10), dan disaksikan langsung oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso. Busan sapaan akrab Budi Santoso menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, angka transaksi yang cukup besar di hari pertama TEI mencerminkan tingginya minat pasar global terhadap produk Indonesia. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Penandatanganan MoU hari ini menjadi awalan bagus bagi jalannya TEI 2025. Artinya, para buyer melirik produk-produk Indonesia dan memang banyak diminati. Perwakilan perdagangan (perwadag) RI di luar negeri telah bekerja dengan baik dan kami optimistis dengan kontribusi TEI 2025 dalam membangun momentum ekspor produk-produk Indonesia, termasuk produk dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," kata Busan dikutip Kamis (16/10). Busan menambahkan, keberhasilan ini juga tak lepas dari peran aktif perwadag RI di luar negeri yang memperkenalkan produk Indonesia melalui rangkaian business matching. Kementerian Perdagangan, kata dia, akan memastikan realisasi MoU sebagai bagian dari uapya mendorong ekspor. "Akan terus kami monitor," kata Mendag Busan. Salah satu buyer dari Malaysia yang ikut serta dalam MoU hari ini adalah Mydin Mohamed Holdings Bhd yang merupakan salah satu perusahaan ritel besar di Negeri Jiran. Ritel ini membeli beragam jenis barang, mulai dari makanan, tekstil, hingga kerajinan tangan. General Manager Import & Export Division Mydin Mohamed Holdings Bhd, Norman Rajen Abdullah, menyampaikan ketertarikannya membeli produk dari Indonesia karena karakteristik konsumen yang serupa antara Indonesia dan Malaysia. Indonesia pun memiliki kredibilitas halal yang dipercaya di pasar Malaysia. Selain itu, berbagai inovasi produk Indonesia yang berhasil di pasar Indonesia juga dapat dilihat sebagai pertanda positif jika produk yang sama dibawa ke pasar Malaysia. "Indonesia dan Malaysia serumpun dan karakteristiknya memiliki kesamaan dan sama-sama mayoritas muslim sehingga kepercayaan terhadap produk halal dari Indonesia sudah lebih tinggi dibanding dari negara lain. Kami juga menemukan inovasi produk setiap kali datang, misalnya spageti instan yang viral di Indonesia. Jadi, kami rasa potensi ini juga sama di Malaysia," kata Rajen. (inh) Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia menggelar Road to CNBC Indonesia Awards 2025 "Best Regional Banks" sebagai bentuk apresiasi kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang berhasil mencatatkan kinerja baik ketidakpastian perekonomian global sekaligus berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2025 menyampaikan kinerja keuangan Bank Maluku Malut periode 30 September 2025. Aset Bank Maluku Maluku tercatat sebesar Rp10.031.035.364.385 dengan pertumbuhan sebesar 14,70% (yoy) , Dari sisi penyaluran rkedit tercatat Rp 5,7 triliun serta Dana Pihak Ketiga sebesar Rp7,34 triliun atau naik 12,09% (yoy) serta laba bersih tembus Rp150,9 Miliar atau tumbuh 22,68% (yoy). Dalam upa menjaga pertumbuhan bisnis BPD yang berkualitas dan berkelanjutan, Bank Maluku Malut menerapkan 6 kebijakan strategi yakni pengemban digital banking, penguatan tata kelola, pengembangan kapasitas dan kapabilitas SDM, penguatan program kemitraan, akselerasi kredit dan mendukung program pemda pemprov Maluku dan Maluku Utara. Seperti apa kinerja dan strategi bisnis Bank Maluku Malut? Selengkapnya simak paparan Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2025 "Best Regional Banks", CNBC Indonesia (Kamis, 16/10/2025) Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Chief Investment Officer (CIO) Danantara[1] Pandu Sjahrir [2]mengungkapkan alasan kuat pemerintah menghapus tantiem komisaris BUMN[3]. Ia menegaskan Danantara patuh terhadap aturan main di tingkat internasional. Akan tetapi, fasilitas keuangan yang selama ini diberikan bagi komisaris BUMN ternyata jauh lebih tinggi dari implementasi global. "Ada mind shift yang sangat besar sedang terjadi di Danantara. Perubahan dari sisi komisaris yang kita lakukan, karena kita com (comply), komisaris-komisaris kita dibandingkan secara dunia, sorry to say memang terlalu mahal," ungkapnya dalam 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Optimism on 8% Economic Growth di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Kamis (16/10). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Itu yang harus kita ubah secara tantiem dan segala. Kurang lebih di Danantara kita save Rp8,2 triliun yang sekarang uangnya bisa digunakan untuk investasi, dari (penghapusan) tantiem komisaris," tegas Pandu. Penghapusan tantiem bagi komisaris perusahaan pelat merah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Danantara Indonesia Nomor S-063/DI-BP/VII/2025. Surat tertanggal 30 Juli 2025 itu ditujukan kepada seluruh direksi dan dewan komisaris BUMN serta anak usaha. Ke depan hanya direksi BUMN yang masih berhak mengantongi tantiem, insentif, dan penghasilan dalam bentuk lainnya. Pemberian hak keuangan itu harus sesuai kinerja perusahaan, tanpa adanya manipulasi. "Kalau direksi berbeda, karena direksi harus bekerja dan kita harus com (comply) dengan global standard. Itu yang kita lakukan," bebernya soal alasan tantiem masih diberikan untuk jajaran direksi BUMN. "Kalau kita tidak berubah di perusahaan-perusahaan Danantara, market yang akan mengubah kita," wanti-wanti Pandu. Presiden Prabowo Subianto memang keras terhadap BUMN. Terlebih, ia melihat masih banyak jajaran manajemen BUMN yang justru menyalahgunakan kepercayaan negara untuk kepentingan pribadi. Ia menegaskan aksi-aksi culas itu sudah tak bisa ditoleransi. Prabowo bahkan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Kejaksaan Agung untuk memburu pejabat BUMN nakal lewat jalur hukum. "Dia kira itu (BUMN) perusahaan nenek moyang. Perusahaan rugi, dia tambah bonus untuk dirinya sendiri, berengsek bener itu!" ucap Prabowo mengumpat dalam Pidato Munas ke-VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta, Senin (29/9). "Saya mau kirim Kejaksaan dan KPK untuk kejar-kejar itu, bagaimana saudara, perlu dikejar atau tidak? Nanti dibilang Prabowo kejam lagi," sambungnya. ====[4] (skt/sfr) References^ Danantara (www.cnnindonesia.com)^ Pandu Sjahrir (www.cnnindonesia.com)^ BUMN (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menegaskan, hasil dividen perusahaan BUMN yang dikelola oleh lembaga investasi tersebut tidak digunakan untuk membayar utang perusahaan pelat merah. "Nggak ada buat bayar utang, ini semuanya untuk investasi," kata Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir di Hotel JS Luwansa Jakarta, Kamis (16/10). Pandu mengungkapkan, seluruh aset perusahaan BUMN yang dikelola oleh Danantara seluruhnya untuk kebutuhan investasi. Sementara, terkait dengan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh masih didiskusikan dengan pihak terkait, termasuk Kementerian. "Nanti kita harus pelajari dulu, dari situ dikasih alternatif, nanti dari sisi alternatif biar diomongkan di lintas kementerian," ucapnya. Sebagai informasi, proyek mercusuar yang diselesaikan era pemerintahan Presiden Joko Widodo tersebut dalam situasi polemik, karena beban utang proyeknya membebani neraca keuangan PT Kereta Api Indonesia (Persero). PT KAI dalam proyek itu berperan sebagai pemimpin perusahaan konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia, yang menjadi pemegang saham mayoritas di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pengelola Whoosh. Diketahui, proyek ini mengalami pembengkakan nilai proyek dari US$ 6,07 miliar menjadi sekitar US$ 7,27 miliar. Mayoritas porsi utang dari pembiayaan proyek ini didominasi oleh pinjaman dari China Development Bank (CDB) dengan bunga utang mencapai 3,7%-3,8% dengan tenor hingga 35 tahun. Adapun konsorsium pelat merah, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia memegang 60% saham KCIC, sedangkan China melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd memiliki 40%. Perusahaan pelat merah yang tergabung dalam tubuh PSBI antara lain, PT KAI 58,53%, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 33,36%, PT Jasa Marga (Persero) Tbk 7,08%, dan PT Perkebunan Nusantara I 1,03%. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan enggan menggunakan APBN untuk ikut menanggung beban utang proyek Whoosh yang dikelola oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Purbaya menjelaskan, ini karena Danantara sebagai holding BUMN sudah memiliki kemampuan finansial sendiri karena dividen sudah langsung masuk ke kasnya. "Mereka kan sudah punya manajemen sendiri, sudah punya dividen sendiri, yang rata-rata setahun bisa dapat Rp 80 triliun atau lebih," kata Purbaya saat diskusi dengan media massa secara daring, Jumat (10/10/2025). "Harusnya mereka manage dari situ, jangan sampai kita lagi, karena kan kalau enggak ya semuanya kita lagi," tegasnya. Meski begitu, Purbaya menegaskan, dirinya belum diajak diskusi langsung oleh pihak manajemen Danantara untuk mengelola utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. "Saya belum dihubungi untuk masalah itu sih. Nanti begitu ada saya kasih tau update-nya seperti apa," ujar Purbaya. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] Next Article Bos OJK Buka Suara Soal Aliran Dividen BUMN ke Danantara [2] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Bos OJK Buka Suara Soal Aliran Dividen BUMN ke Danantara (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada gula[1] konsumsi[2] pada 2028 dan memperkuat produksi bioetanol[3] pada 2030. Padahal, hingga kini produksi nasional baru mampu memenuhi sekitar 30 persen-35 persen dari total kebutuhan gula nasional. Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Denaldy Mulino Mauna mengungkapkan saat ini kebutuhan gula nasional mencapai sekitar 7 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri baru berada di kisaran 2,5 juta ton. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dari jumlah tersebut, kontribusi PTPN sekitar 850 ribu ton, dengan area tebu yang dikelola mencapai 180 ribu hektare. "Kalau dilihat secara nasional, kontribusi kami itu sekitar 30-35 persen. Dari total 180 ribu hektare yang kami kelola, 70 persennya merupakan lahan milik petani. Jadi kolaborasi dengan petani menjadi faktor kunci untuk mewujudkan swasembada gula," ujar Denaldy dalam forum Agri Food Summit 2025 di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (16/10). Denaldy menjelaskan masih terdapat kesenjangan pasokan sekitar 3,5-4 juta ton yang perlu dikejar untuk mencapai target swasembada. Saat ini, total luas lahan tebu nasional mencapai sekitar 540 ribu hektare. Di sisi lain, kebutuhan untuk mencapai target 7 juta ton gula memerlukan penambahan minimal 500 ribu hektare lagi. Menurutnya, strategi utama PTPN dalam mengejar target tersebut meliputi intensifikasi, perluasan lahan, dan digitalisasi proses produksi. Dari sisi intensifikasi, PTPN berupaya memperbaiki kualitas tanaman tebu rakyat yang sebagian besar sudah melewati masa produktif. "Hampir 85 persen tebu rakyat saat ini sudah berusia di atas empat tahun, padahal idealnya di tahun ketiga atau keempat sudah harus dibongkar. Karena itu kami bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan berbagai pihak untuk melakukan program bongkar ratoon dan peremajaan tebu rakyat," katanya. Selain intensifikasi, perluasan lahan tebu juga menjadi prioritas. PTPN bersama Kementan tengah menyiapkan skema kolaboratif untuk membuka areal baru serta mengembangkan varietas tebu unggul yang tahan terhadap cuaca ekstrem dan hama. Langkah berikutnya adalah digitalisasi proses hulu hingga hilir melalui platform Ekosistem Digital Tebu Rakyat (ETERA), sebuah ekosistem digital yang menghubungkan petani, pabrik gula, perbankan, penyedia pupuk dan saprotan, hingga Perum Bulog sebagai off-taker. "Digitalisasi ini sudah menjadi keharusan, bahkan kami kombinasikan dengan teknologi AI supaya setiap masalah di lapangan bisa diketahui dan diselesaikan secara cepat dan tepat. Melalui sistem ini, kami bisa menghubungkan seluruh rantai pasok, dari petani sampai pembeli akhir," ujar Denaldy. Menurut data Kemetan yang ditampilkan dalam forum tersebut, konsumsi gula nasional diproyeksikan meningkat dari 6,4 juta ton pada 2020 menjadi 8,9 juta ton pada 2030. Sementara produksi domestik baru tumbuh dari 2,2 juta ton menjadi 2,5 juta ton dalam periode yang sama. Kondisi itu membuat Indonesia masih bergantung pada impor gula dengan nilai mencapai Rp47,2 triliun pada 2024, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). ====[4] Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2023, pemerintah menetapkan sejumlah target untuk memperkuat ketahanan industri gula nasional, antara lain peningkatan produktivitas tebu hingga 93 ton per hektare, perluasan areal hingga 700 ribu hektare, dan peningkatan produksi bioetanol dari tebu sebesar 1,2 juta kiloliter. "Kami melihat program pemerintah ini selaras dengan upaya PTPN memperkuat hilirisasi dan nilai tambah tebu nasional. Karena pada akhirnya, semua ini bukan hanya tentang swasembada gula, tapi juga kesejahteraan petani dan kemandirian energi," tutur Denaldy. Forum Agri Food Summit 2025 yang digelar bertepatan dengan Hari Pangan Dunia ini menjadi wadah bagi pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan lembaga keuangan untuk memperkuat kolaborasi menuju visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045. (del/agt) References^ swasembada gula (www.cnnindonesia.com)^ konsumsi (www.cnnindonesia.com)^ bioetanol (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Supply Chain PT Pupuk Indonesia [1](Persero) Robby Setiabudi Madjid mengungkapkan kenaikan harga[2] pupuk memiliki dampak langsung terhadap produktivitas[3] pertanian nasional. Berdasarkan kajian internal dan hasil penelitian, setiap kenaikan harga pupuk sebesar Rp1.000 per kilogram dapat menurunkan dosis pemupukan petani hingga 13 persen-14 persen, yang berimbas pada penurunan hasil panen sekitar 7,5 persen-8 persen atau setara 2,4 juta ton beras per tahun. "Kalau harga pupuk itu naik saja Rp1.000 per kilo, petani rata-rata akan mengurangi dosis pupuknya 13-14 persen. Akumulasinya, produksi pertanian bisa turun 7,5-8 persen, atau setara dengan 2,4 juta ton beras dalam satu tahun," ujar Robby dalam forum Agri Food Summit 2025 di Jakarta, Kamis (16/10). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Robby menjelaskan dua aspek utama yang menentukan keberhasilan sistem pemupukan adalah ketersediaan (availability) dan keterjangkauan (affordability). Ia menilai ketersediaan pupuk sangat krusial karena sekitar 62 persen hasil produksi pangan bergantung pada sistem pemupukan yang seimbang dan tepat waktu. Menurutnya, ketika pupuk tidak tersedia atau harganya sulit dijangkau, petani cenderung menurunkan dosis penggunaan, yang pada akhirnya menekan hasil panen dan memengaruhi ketahanan pangan nasional. "Petani itu sebenarnya pengusaha. Jadi ketika biaya input seperti pupuk naik, mereka otomatis akan menyesuaikan dosisnya. Inilah sebabnya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pupuk menjadi hal yang sangat strategis," ucap Robby. Meski begitu, Robby menyebut saat ini Pupuk Indonesia telah berada di jalur yang benar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kondisi geografis dan kesuburan tanah Indonesia merupakan potensi besar yang dapat dioptimalkan, terutama dengan dukungan pemerintah melalui berbagai program peningkatan produktivitas pertanian. "Kondisi kita sudah baik, Indonesia punya tanah subur, iklim tropis yang mendukung tanam dan panen sepanjang tahun. Kalau kondisi ini ditambah dengan penyempurnaan unsur input usaha tani, ini bisa menjadi lompatan besar di bidang ketahanan pangan," ujarnya. Pupuk Indonesia, lanjut Robby, terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga melalui inovasi serta efisiensi rantai pasok. Dukungan penuh dari pemerintah, menurutnya, menjadi faktor penting agar ketersediaan dan keterjangkauan pupuk dapat terus terjamin di tengah tekanan biaya produksi global yang meningkat. Forum Agri Food Summit 2025 sendiri menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, industri, dan akademisi untuk membahas langkah konkret menuju ketahanan pangan berkelanjutan dan visi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045. ====[4] (del/pta) References^ Pupuk Indonesia (www.cnnindonesia.com)^ kenaikan harga (www.cnnindonesia.com)^ produktivitas (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala strategi global J.P. Morgan Asset Management, David Kelly mengungkapkan bahwa Amerika Serikat (AS) sedang menuju kebangkrutan. Dalam sebuah catatan minggu ini, ia mengatakan belum ada yang panik meski secara data yang ada pemerintah AS sedang menuju kebangkrutan secara perlahan. Mengutip Fortune, Kelly menguraikan bahwa meskipun perekonomian menghadapi serangkaian masalah (geopolitik, perang dagang, perubahan penegakan hukum imigrasi, dan penutupan pemerintah, sebagai contoh), salah satu masalah jangka panjang utama adalah bagaimana pemerintah AS akan membayar utangnya. Dalam upaya untuk mengurangi utang federal AS dan kontribusinya terhadap utang nasional yang lebih luas, Presiden AS Donald Trump awalnya meminta CEO Tesla Elon Musk untuk membentuk Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) dengan tujuan memangkas US$ 2 triliun dari anggaran federal. Namun, keduanya kemudian berselisih paham terkait Undang-Undang One Big Beautiful Bill, yang diperkirakan oleh Kantor Anggaran Kongres (CBO) akan menambah utang nasional sebesar US$ 3,4 triliun selama dekade mendatang. Gedung Putih membalas dengan menyatakan bahwa rezim tarifnya akan mengimbangi pengeluaran dan penurunan pendapatan akibat pemotongan pajak. CBO memperkirakan bahwa tarif akan mengurangi total defisit sebesar US$4 triliun pada tahun 2035. Utang nasional Amerika Serikat terus melonjak setiap detiknya. Bahkan, per 14 Oktober 2025, utang tersebut mencapai lebih dari US$37,8 triliun, dan terdapat pembayaran bunga sebesar US$1,2 triliun untuk melunasi pinjaman tersebut. CEO JPMorgan Jamie Dimon dan Ketua The Fed Jerome Powell telah menyatakan kekhawatirannya akan hal ini. Maksud Kelly adalah meskipun investor memperhatikan perhitungan dasar, masalah ini akan terus berlanjut dalam jangka waktu yang panjang. "Walaupun kita bangkrut, kita bangkrut secara perlahan. Pasar obligasi global sangat menyadari perkembangan utang AS. Fakta bahwa bahkan saat ini, pemerintah AS dapat meminjam uang selama 30 tahun dengan imbal hasil hanya 4,6% menunjukkan keyakinan bahwa masih ada ruang bagi pemerintah untuk meminjam lebih banyak," tulis Kelly dalam sebuah catatan, dikutip dari Fortune, Kamis (16/10/2025). Ekonom tersebut menulis bahwa dalam jangka pendek, para spekulan kasual mungkin memiliki alasan untuk optimis. Misalnya, ia merujuk pada pendapatan tarif yang meraup jumlah yang signifikan (US$31 miliar pada bulan Agustus, menurut Gedung Putih) dan perkiraan terbaru dari CBO dan Komite untuk Anggaran Federal yang Bertanggung Jawab bahwa defisit untuk tahun fiskal 2025 akan mencapai 6% dari PDB, turun dari 6,3% tahun lalu. Penurunan pinjaman sebagai persentase pertumbuhan ekonomi ini merupakan faktor kunci yang diperhatikan oleh para pemberi pinjaman di Amerika. Rasio utang terhadap PDB suatu negara merupakan barometer yang jelas tentang apakah negara tersebut akan mampu membayar utangnya atau membayar suku bunga yang lebih tinggi untuk menjual obligasi. Namun Kelly memperingatkan: "Ada baiknya kita berhenti sejenak di sini untuk mempertimbangkan angka ini. Total utang federal di tangan publik sekarang hampir US$30,3 triliun atau, kami perkirakan, 99,9% dari PDB. Dimulai dari level ini, jika PDB nominal tumbuh sekitar 4,5% ke depannya (terdiri dari pertumbuhan riil 2,0% dan inflasi 2,5%), maka defisit anggaran di atas 4,5% akan menyebabkan rasio utang terhadap PDB meningkat. Berdasarkan asumsi kami, rasio utang terhadap PDB naik dari 99,9% pada 30 September 2025, menjadi 102,2% dari PDB 12 bulan kemudian." Ia menambahkan, utang AS kemungkinan akan meningkat lebih cepat dari ini. Terkait tarif, misalnya, masih ada pertanyaan mengenai legalitas tindakan Trump. Jika tarif tersebut dibatalkan oleh Mahkamah Agung AS, setidaknya akan memaksa pemerintah untuk kembali ke tahap perencanaan untuk mengenakan tarif pengganti di bawah otoritas lain atau dengan mengirimkan rancangan undang-undang melalui Kongres. Lebih lanjut, Kelly menyebut hal ini dapat memaksa pengembalian dana substansial atas tarif yang telah dibayarkan dalam beberapa bulan terakhir. Perkiraan ini bergantung pada "tidak adanya resesi dan tidak perlunya pengeluaran besar lainnya untuk prioritas domestik atau internasional." Pertanyaan tentang apakah AS secara teknis sudah berada dalam resesi di beberapa negara bagian semakin meningkat. Kelly menambahkan: "Karena semua ini, defisit sebesar 6,7% dari PDB mungkin dianggap sebagai perkiraan yang terlalu rendah untuk defisit tahun ini." Intinya bagi investor adalah mendiversifikasi portofolio mereka jika utang Amerika mulai melonjak lebih cepat daripada kondisi saat ini. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] Next Article Kepercayaan Investor Global Menguat Terhadap Saham BRI, Ini Alasannya! [2] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Kepercayaan Investor Global Menguat Terhadap Saham BRI, Ini Alasannya! (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyebut antusiasme investor pada proyek pengelolaan sampah kota menjadi energi atau waste to energy cukup besar. Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir mengatakan ada lebih dari 100 perusahaan dari dalam negeri maupun asing, yang tergabung dalam 70 konsorsium menyatakan minat terhadap proyek waste to energy. "Kita sudah mulai prosesnya dari dua minggu lalu. Ya alhamdulillah bagus sekali," ujarnya di Hotel JS Luwansa Jakarta, Kamis (15/10/2025). Pandu optimis pada masa depan proyek ini karena Peraturan Presiden yang memayungi program energi bersih itu sudah terbit. Langkah selanjutnya yaitu memilih pemain-pemain yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang tepat untuk sektor ini. Disebutkan bahwa proyek mengubah sampah menjadi energi atau waste to energy membutuhkan investasi sebesar Rp 91 triliun. Rencananya proyek ini akan dilaksanakan di 33 kota di seluruh Indonesia. Tahap awal akan dilakukan di 10 kota besar terlebih dahulu seperti kota Tangerang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali dan Makassar. Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) memiliki daya kapasitas yang mampu mengolah sebanyak 1.000 ton sampah per hari. Dalam pemilihan lokasi PSEL, akan dipertimbangkan sejumlah kriteria yang mana tidak hanya dari segi sampahnya, tapi juga dari kesediaan air, lahan, dan yang lain-lainnya. "Ya, Insya Allah sih akhir tahun ini nanti kita sudah bisa launching," pungkasnya. Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait penanganan sampah perkotaan melalui pengolahan sampah menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden RI Nomor 109 Tahun 2025 "Presiden RI menunjukkan komitmen kuat untuk menyelesaikan permasalahan sampah nasional melalui solusi inovatif yaitu mengubah sampah menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan," mengutip pengumuman di laman Kementerian Lingkungan Hidup. Penanganan sampah perkotaan menjadi energi mempertimbangkan beberapa hal, termasuk kondisi timbunan sampah di Indonesia tahun 2023 yang mencapai 56,63 juta ton per tahun dengan capaian pengelolaan sampah nasional tahun 2023 hanya sebesar 39,01%. Sementara sisa sampah sebesar 60,99% hanya dikelola dengan sistem pembuangan terbuka (open dumping). Sampah tersebut telah menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan serta gangguan kesehatan masyarakat sehingga mengakibatkan terjadinya kedaruratan sampah terutama di perkotaan. Kedaruratan sampah dinilai perlu ditangani secara cepat khususnya pengolahan sampah dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan. Hasil pengolahan sampah dapat menjadi sumber energi terbarukan berupa listrik, bioenergi, bahan bakar minyak terbarukan, dan produk lainnya dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan untuk mendukung ketahanan energi. Hal tersebut selaras dengan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan yang tidak berjalan efektif. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] Next Article Bulan Depan Danantara Bakal Sulap Sampah di 7 Kota Ini Jadi Energi [2] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Bulan Depan Danantara Bakal Sulap Sampah di 7 Kota Ini Jadi Energi (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama Perum Bulog[1] Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan hingga pertengahan Oktober 2025, Bulog telah menyalurkan lebih dari 500 ribu ton beras[2] program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai pasar dan jaringan ritel[3] di seluruh Indonesia. "Beras SPHP yang sampai dengan hari ini sudah tembus lebih dari 500 ribu ton. Dan ini per hari kami jual ke pasar, salurkan maksimal di antara range-nya antara 5.000 ton sampai 6.000 ton per hari. Ini kami lakukan. Syukur Alhamdulillah ini berkat sinergi dari seluruh stakeholder," ujar Rizal dalam forum Agri Food Summit 2025 di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (16/10). Agri Food Summit 2025 digelar dalam rangka Hari Pangan Dunia Sedunia 16 Oktober. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menjelaskan penyaluran beras SPHP dilakukan melalui tujuh jalur distribusi, mulai dari pengecer pasar tradisional, Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, instansi pemerintah pusat dan daerah, hingga TNI-Polri yang turut membantu penjualan di lokasi keramaian. Selain itu, ritel modern, Rumah Pangan Kita (RPK) binaan Bulog, serta sejumlah BUMN seperti PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN juga ikut menyalurkan beras murah tersebut. "Teman-teman TNI-Polri sampai jualan di pasar-pasar ataupun di tempat-tempat keramaian. Seperti kalau teman-teman lari car free day setiap minggu di (Bundaran) HI itu pasti ada yang jualan. Sampai seperti itu kami lakukan," jelas Rizal. Dalam kesempatan itu, Rizal juga menyampaikan Bulog tengah menyiapkan perubahan sistem penyerapan gabah dan penguatan infrastruktur logistik. Ke depan, Bulog akan bekerja sama dengan Kodes Merah Putih, yang dibentuk atas arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk mempermudah pembelian hasil panen dari petani. "Ke depan konteks ini akan kami ubah konsepnya. Nanti petani dibeli oleh Koperasi Merah Putih, dan kami akan beli dari Koperasi Merah Putih. Dengan begitu, ada keuntungan di koperasi, ada juga keuntungan di petani," tuturnya. Bulog juga mendapatkan dukungan tambahan dari pemerintah berupa pembangunan 100 gudang baru di berbagai kabupaten dan kota yang belum memiliki fasilitas pergudangan. Langkah ini diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi dan memperkuat kapasitas penyimpanan pangan nasional. "Lokasi Bulog sekarang ada di 501 titik dengan total 1.529 gudang. Kalau ditambah 100 lagi berarti kami lebih kuat. Rencananya, gudang baru ini akan bersifat multifungsi, dilengkapi dengan dryer, Rice Milling Unit (RMU), bahkan silo, sehingga daya simpan gabah bisa lebih panjang," kata Rizal. Menurutnya, silo mampu memperpanjang masa simpan beras hingga lebih dari tiga tahun, jauh lebih lama dibanding penyimpanan di gudang konvensional yang hanya bertahan 1 tahun hingga 1,5 tahun. Langkah-langkah tersebut, kata Rizal, merupakan bagian dari upaya Bulog memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia pada 2045. ====[4] (del/agt) References^ Bulog (www.cnnindonesia.com)^ beras (www.cnnindonesia.com)^ ritel (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Prabowo Subianto[1] menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon [2]dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca[3] Nasional. Kebijakan ini menjadi dasar baru bagi penguatan tata kelola iklim nasional serta bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat transisi menuju ekonomi hijau. Perpres 110/2025 menghadirkan kerangka pengendalian emisi yang menempatkan kebijakan iklim sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Melalui instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK), pemerintah berupaya menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Proses penyusunan regulasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, pelaku usaha, akademisi, hingga mitra pembangunan internasional. Pemerintah berharap aturan tersebut dapat diterapkan secara efektif dan sesuai dengan kepentingan nasional. Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Ary Sudjianto mengatakan Perpres ini tidak hanya mengatur tata kelola emisi, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan investasi berbasis iklim. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi fondasi bagi pembiayaan hijau yang kredibel dan terukur. "Dengan tata kelola yang kuat dan transparan, Perpres ini memperkuat peran nilai ekonomi karbon sebagai instrumen untuk membuka akses pembiayaan iklim internasional dan mendukung pencapaian target NDC Indonesia," ujar Ary dalam media briefing di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (15/10). "Kebijakan ini menunjukkan bahwa aksi iklim menjadi pondasi ekonomi hijau yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya. Pemerintah menyiapkan sistem penghitungan dan pelaporan emisi yang kredibel (Measurement, Reporting, and Verification/MRV) agar setiap kredit karbon yang diterbitkan merepresentasikan pengurangan emisi yang nyata dan terukur. Sistem ini diharapkan dapat mendorong peluang investasi hijau, meningkatkan kualitas lingkungan, dan memperkuat pembiayaan berbasis kinerja iklim. Kebijakan NEK juga dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas, termasuk oleh pelaku usaha lokal dan pemerintah daerah. Pemerintah menargetkan perdagangan karbon berjalan terbuka dan efisien, sehingga pelaku usaha di berbagai wilayah memiliki kesempatan setara untuk berpartisipasi dalam upaya pengurangan emisi. Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan Nani Hendiarti menyampaikan terbitnya Perpres 110/2025 menjadi bagian dari langkah Indonesia membangun sistem ekonomi hijau yang terintegrasi. Ia menilai kebijakan ini memberi arah lebih jelas terhadap pembentukan pasar karbon nasional yang kredibel dan selaras dengan pasar global. "Terbitnya Perpres Nomor 110 Tahun 2025 menandai kesiapan Indonesia sebagai pusat global pasar karbon berintegritas tinggi, yang mendukung pertumbuhan hijau yang berdaya saing, mempercepat pencapaian target iklim nasional, dan mensejahterakan masyarakat," kata Nani. Kebijakan baru ini juga menyederhanakan tata kelola perdagangan karbon agar lebih efisien dan transparan. Pemerintah memperkuat koordinasi antarinstansi melalui pembagian peran yang lebih jelas antara Komite Pengarah, Kementerian Lingkungan Hidup, serta kementerian sektoral lainnya. Pendekatan tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan dan partisipasi lintas sektor. Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral Mari Pangestu menilai Perpres ini mencerminkan arah baru pembangunan nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing. Ia menyebut kebijakan tersebut juga menjadi sinyal bahwa Indonesia berkomitmen memperkuat peran dalam kerja sama global berbasis ekonomi hijau. "Dengan memperkuat transparansi, integritas, dan kepastian hukum, Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra terpercaya dalam kerja sama multilateral dan perdagangan internasional yang berorientasi pada ekonomi hijau," ujar Mari. ====[4] (del/agt) References^ Prabowo Subianto (www.cnnindonesia.com)^ Karbon (www.cnnindonesia.com)^ Gas Rumah Kaca (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber