Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

bot

Moderators
  • Jumlah Konten

    134.957
  • Bergabung

  • Kunjungan terakhir

    Never

Everything posted by bot

  1. Jakarta, CNBC Indonesia - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat telah menghasilkan 173 Hasil Analisis, 4 Hasil Pemeriksaan, dan 1 Informasi Produk Intelijen Keuangan terkait sektor fiskal dengan nilai transaksi yang dianalisis mencapai Rp 934 triliun sepanjang periode 2025. Dari hasil analisis hingga pemeriksaan di sektor fiskal itu, PPATK mengungkapkan adanya satu temuan signifikan sektor perdagangan tekstil, yakni terkait tindakan pihak-pihak tertentu diduga menyembunyikan omzet hingga senilai Rp 12,49 triliun dengan menggunakan rekening karyawan atau pribadi untuk menerima transaksi hasil penjualan ilegal. "Salah satu temuan signifikan terdapat pada sektor perdagangan tekstil, dimana pihak-pihak tertentu diduga menyembunyikan omzet hingga senilai Rp 12,49 triliun," dikutip dari Catatan Capaian Strategis PPATK Tahun 2025, Sabtu (31/1/2026). Meski begitu, PPATK belum merinci kasus perusahaan tekstil yang terkait dengan penghindaran kewajiban perpajakan itu melalui transaksi ilegal. PPATK hanya menekankan bahwa penyampaian produk intelijen keuangan selama 5 tahun terakhir berhasil mengoptimalkan penerimaan negara hingga Rp 18,64 triliun. "Dalam aspek penerimaan negara, kerja sama antara PPATK dan Direktorat Jenderal Pajak melalui penyampaian produk intelijen keuangan telah memberikan kontribusi nyata terhadap optimalisasi penerimaan negara, dengan total nilai mencapai Rp 18,64 triliun selama periode 2020 hingga Oktober 2025," dikutip dari laporan capaian PPATK sepanjang tahun lalu (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  2. Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan signifikan pekan ini. Indeks ambrol nyaris 7% dalam sepekan, bahkan pada perdagangan hari Rabu dan Kamis, IHSG sempat diberhentikan sementara perdagangannya karena turun lebih dari 8% dalam sehari perdagangan. Pada titik terendah perdagangan intraday pekan ini, IHSG sempat menyentuh level 7.482 atau ambruk 18% dari rekor harga penutupan tertinggi bursa yang dicatatkan kurang dari dua minggu lalu. Pelemahan signifikan ini terjadi karena adanya kabar buruk dari penyedia layanan indeks global yang membuat tekanan jual semakin tinggi, khususnya dari investor asing. IHSG mulai ambruk pada perdagangan hari Rabu merespons pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penilaian free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes. Dalam pengumuman tersebut, MSCI menyoroti masih adanya kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia meski terdapat perbaikan minor pada data free float dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI). MSCI menjelaskan bahwa sebagian pelaku pasar global mendukung penggunaan laporan Monthly Holding Composition Report dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai data tambahan. Namun, banyak investor menyampaikan kekhawatiran signifikan atas kategorisasi pemegang saham KSEI yang dinilai belum cukup andal untuk mendukung penilaian free float dan kelayakan investasi. Menurut MSCI, persoalan mendasar masih berkaitan dengan keterbatasan transparansi struktur kepemilikan saham serta potensi perilaku perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga wajar. Oleh karena itu, MSCI menilai dibutuhkan informasi kepemilikan saham yang lebih rinci dan dapat diandalkan, termasuk pemantauan konsentrasi kepemilikan saham, guna mendukung penilaian free float yang lebih robust. "Sejalan dengan kondisi tersebut, MSCI menerapkan perlakuan sementara atau interim treatment untuk sekuritas Indonesia yang berlaku efektif segera," sebagaimana disampaikan dalam pengumuman di situs resminya. Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko perputaran indeks dan risiko investabilitas sembari menunggu adanya perbaikan transparansi dari otoritas pasar terkait. Dalam kebijakan sementara tersebut, MSCI akan membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham atau Number of Shares (NOS) hasil peninjauan indeks maupun aksi korporasi. Selain itu, MSCI tidak akan menambahkan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) serta menahan migrasi naik antar segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard. Atas kejadian ini, terdapat kemungkinan penurunan bobot saham Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Indexes. Bahkan, MSCI membuka peluang reklasifikasi Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market, dengan tetap melalui proses konsultasi pasar. Merespons keputusan MSCI, Goldman Sachs ikut menurunkan peringkat (rating) saham Indonesia menjadi underweight, menyusul peringatan dari indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dalam laporan terbarunya, bank investasi asal Amerika Serikat itu memperkirakan aksi jual pasif (passive selling) oleh investor global masih akan berlanjut, seiring keputusan MSCI yang menilai pasar saham Indonesia menghadapi persoalan struktural, khususnya terkait kepemilikan saham dan free float. Akibatnya investor semakin panik, sehingga sejumlah pejabat dan regulator bertemu untuk mengambil langkah konkrit meredam ketakutan investor. Sejumlah tokoh penting dari Menteri Keuangan Purbaya, Menko Perekonomian Airlangga, CEO Danantara Rosan, CIO Danantara Pandu serta otoritas bursa BEI dan pengawas keuangan OJK buka suara. Buntutnya, pada hari Jumat, Direktur Utama BEI Imam Rachman mengundurkan diri, disusul oleh Ketua OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua OJK Mirza dan Kepala Eksekutif OJK pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi ikut mundur. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  3. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto[1] mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK[2]) dan Bursa Efek Indonesia (BEI[3]) segera menerbitkan aturan baru terkait peningkatan porsi kepemilikan saham publik atau free float. Pemerintah menargetkan batas minimal free float saham naik dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan serta meningkatkan transparansi dan kredibilitas pasar modal Indonesia. "OJK dan BEI diharapkan untuk menerbitkan aturan yang meningkatkan free float dari 7,5 menjadi 15 persen Dan ini ditargetkan kemarin juga sudah diumumkan oleh OJK di bulan Maret ini," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Gedung Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Airlangga menilai peningkatan free float menjadi penting agar pasar modal domestik lebih kompetitif dan selaras dengan standar internasional. Sebagai perbandingan, Malaysia, Hong Kong, dan Jepang telah menerapkan free float minimal sebesar 25 persen. Sementara Singapura, Filipina, dan Inggris berada di kisaran 10 persen. "Thailand sama dengan Indonesia nantinya 15 persen," ucap Airlangga. Ia menilai selama ini porsi saham publik di bursa Indonesia dinilai relatif rendah dibandingkan sejumlah negara lain. "Indonesia atau Bursa Efek free float-nya kemarin terlalu rendah," lanjutnya. Airlangga menilai peningkatan porsi free float akan mendorong stabilitas perdagangan saham serta memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor global. Kebijakan tersebut juga dipandang sebagai sinyal komitmen pemerintah untuk menyelaraskan regulasi pasar modal dengan standar negara-negara maju, sekaligus menjaga posisi Indonesia sebagai negara emerging market. "Kami berharap pasar modal Indonesia menjadi lebih kuat, lebih adil, lebih kompetitif, dan lebih transparan," pungkas Airlangga. ====[4] (lau/ins) References^ Airlangga Hartarto (www.cnnindonesia.com)^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ BEI (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  4. Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah[1] merespons keputusan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar[2] mundur dari jabatannya pada hari ini. Selain Mahendra, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I. B. Aditya Jayaantara juga memutuskan mundur. Pengunduran diri pejabat teras OJK ini menyusul langkah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, yang mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat Pagi. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Langkah beliau ini menunjukkan pertanggungjawaban etik yang baik. Keteladanan seperti ini malah jarang di negeri ini. Langkah beliau beliau ini kita harapkan makin memberi kepercayaan pada bursa kita. Masih ada integritas dan tanggungjawab dari pengurus, regulator dan pengawas pada sektor pasar modal," kata Said dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1) malam. Said menyebut mundurnya para pejabat OJK dan pimpinan BEI ini menjadi sinyal yang baik untuk menguatkan kepercayaan kepada investor "Namun langkah mundur mereka saja tidak cukup untuk lebih membangun kepercayaan investor terhadap bursa. Kita perlu menyempurnakan berbagai kebijakan yang kurang selama ini. OJK sebagai regulator pasar harus berbenah. Salah satu hal yang perlu perbaikan mendesak mengenai kebijakan free float," ujarnya. Said yang juga duduk di Komisi XI DPR mengatakan pada 3 Desember 2025 telah melakukan rapat kerja dengan OJK dan jajaran BEI, dan telah menyepakati beberapa kebijakan perbaikan tentang free float perdagangan saham di bursa. Beberapa poin yang telah disepakati, antara lain kebijakan free float harus di arahkan untuk meningkatkan likuiditas di pasar saham, mencegah resiko menipulasi harga, meningkatkan transparansi dan kepercayaan investor, dan memperkuat pendalaman pasar modal. Kemudian kebijakan free float untuk tujuan pendalaman pasar modal dan penguatan perekonomian nasional harus hati-hati. Menurutnya, dalam menyusun kebijakan free float yang baru, harus memuat beberapa hal, seperti perhitungan jumlah saham free float pada saat pencatatan perdana hanya memperhitungkan saham yang di tawarkan kepada publik, dengan mengecualikan pemegang saham pre IPO. Selain itu mewajibkan perusahaan yang baru tercatat untuk mempertahankan minimal free float selama satu tahun sejak tanggal pencatatan. Lalu usulan free float untuk continous listing obligation dari 7,5 persen menjadi minimal 10-15 persen sesuai dengan nilai kapitalisasi pasar, dan dilaksanakan dalam waktu yang dapat memberikan kesempatan penyesuaian bagi perusahaan tercatat. "Poin poin inilah yang akan nanti kami jadikan pengawasan selama perbaikan kebijakan free float di pasar modal. Selain itu, tentu nanti akan kami membahas di Komisi XI terkait kursi kosong yang ditinggalkan Pak Mahendra dan Pak Inarno sebagaimana ketentuan dalam Undang Undang No 21 tahun 2011 tentang OJK," ujarnya. (fra/fra) ==== [3] References^ Said Abdullah (www.cnnindonesia.com)^ Mahendra Siregar (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  5. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg[1]) Prasetyo Hadi menunjuk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN[2]) untuk mengelola sementara Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru di Sumatra. Prasetyo mengatakan penugasan ini sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyusul dicabutnya izin PT North Sumatra Hydro Energy akibat indikasi pelanggaran tata kelola wilayah dan lingkungan. Saat ditanya apakah PLTA Batang Toru akan diserahkan sepenuhnya ke PLN, Prasetyo menjawab hal tersebut untuk sementara. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Ya. Untuk sementara seperti itu," jawab Prasetyo saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1). Meski begitu, Prasetyo menjelaskan potensi skema kerja sama dengan pihak lain, termasuk swasta tetap terbuka. Namun, ia menegaskan hal tersebut untuk tidak langsung disimpulkan terjadi dalam waktu dekat. "Bahwa tidak menutup kemungkinan ke depan ada beberapa yang dikerjasamakan. Tapi jangan kemudian diartikan yang PLTA Batang Toru sudah pasti dikerjasamakan enggak ya," katanya. Ia menerangkan pemerintah ingin memastikan kegiatan ekonomi strategis tetap berjalan sambil membuka peluang kerja sama dan penataan yang dibutuhkan. "Jadi ini secara konsep atau cara berpikirnya ya, ke depan kalau pun kemudian kami misalnya melakukan penertiban-penertiban, ketika itu kegiatan ekonominya harus berjalan tidak menutup kemungkinan juga kami akan melakukan kerja sama-kerja sama dengan berbagai pihak," terang Prasetyo. Prasetyo menilai kerja sama dapat dilaksanakan dengan berbagai pihak tanpa pengecualian asalkan mendukung kepentingan nasional. "Termasuk pihak swasta sekalipun tidak ada, tidak ada masalah gitu," tambahnya. ====[3] (fln/ins) References^ Mensesneg (www.cnnindonesia.com)^ PLN (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  6. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa[1] melanjutkan reformasi internal di jajaran Direktorat Jenderal Pajak[2] (DJP[3]) dengan melakukan rotasi besar-besaran. Usai merombak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Rabu (28/1), Purbaya mengumumkan sekitar 70 pejabat DJP akan dimutasi pekan depan, lebih banyak dari rotasi DJBC sebelumnya yang melibatkan 30 orang. "Kemarin Bea Cukai saya ganti, berapa tuh 30-an. Besok pajak ada 70 orang saya putar," ujar Purbaya di Kantor BPI Danantara, Jakarta, Jumat (30/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Purbaya menegaskan mutasi ini menyasar pejabat yang terbukti "main-main" atau membiarkan kebocoran penerimaan pajak. Mereka akan dipindahkan ke daerah-daerah yang lebih sepi, sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas dan efisiensi institusi. "Yang ketahuan main-main saya puter ke tempat yang lebih sepi. Jadi kita melakukan perbaikan sungguh-sungguh," jelasnya. Melansir CNBC Indonesia, berikut ini daftar pejabat baru DJBC dan pejabat lainnya yang telah dan akan dilantik Purbaya: I. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) - Sekretariat & Kantor Pusat 1. Gatot Sugeng Wibowo: Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai 2. Imik Eko Putro: Direktur Teknis Kepabeanan 3. Susila Brata: Direktur Fasilitas Kepabeanan 4. Djaka Kusmartata: Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai 5. R. Fadjar Donny Tjahjadi: Direktur Keberatan Banding dan Peraturan 6. Akhmad Rofiq: Direktur Kepatuhan Internal 7. Priyono Triatmojo: Direktur Penindakan dan Penyidikan 8. Parjiya: Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) 9. Dwijo Muryono: Kakanwil DJBC Riau 10. Sodikin: Kakanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau 11. Agus Sudarmadi: Kakanwil DJBC Sumatra Bagian Timur 12. Rizal: Kakanwil DJBC Sumatra Bagian Barat 13. Hendri Darnadi: Kakanwil DJBC Jakarta 14. Agus Yulianto: Kakanwil DJBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta 15. Muhamad Lukman: Kakanwil DJBC Jawa Timur II 16. Iyan Rubiyanto: Kakanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT 17. Budi Harjanto: Kakanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat 18. Bagus Nugroho Tamtomo Putro: Kakanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur 19. Martha Octavia: Kakanwil DJBC Sulawesi Bagian Selatan 20. Encep Dudi Ginanjar: Kakanwil DJBC Khusus Papua - Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) 21. Adhang Noegroho Adhi: Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok 22. Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang: Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta - Akan Dilantik 2 Februari 2026 23. Sugeng Apriyanto: Kepala Biro Advokasi, Setjen 24. Untung Basuki: Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis 25. Rachmat Solik: Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai 26. Mohammad Aflah Farobi: Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai 27. Erwin Situmorang: Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai 28. Rudy Rahmaddi: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatra Utara 29. Rusman Hadi: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I 30. Zaky Firmansyah: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara 31. Agung Widodo, S.Sos: Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam II. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) 32. Agung Yulianta: Direktur Pengelolaan Kas Negara 33. Muhdi: Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan 34. Taukhid: Kakanwil DJPb Provinsi D.I. Yogyakarta III. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) 35. Kusuma Santi Wahyuningsih: Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan IV. Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK) 36. Ayu Sukorini: Direktur Stabilitas Sistem Keuangan dan Sinkronisasi Kebijakan Sektor Keuangan ====[4] (lau/ins) References^ Purbaya Yudhi Sadewa (www.cnnindonesia.com)^ Pajak (www.cnnindonesia.com)^ DJP (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  7. Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK[1]) Mirza Adityaswara ikut mundur tak lama setelah Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dan dua pejabat lainnya mengundurkan diri pada Jumat (30/1). Menurut pernyataan rilis OJK, pengunduran diri Mirza tersebut disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK). "Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mirza Adityaswara menyatakan pengunduran diri dari jabatannya," bunyi kutipan rilis OJK pada Jumat (30/1) malam. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Langkah Mirza mundur terjadi usai Mahendra bersamaan dengan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) Aditya Jayaantara melakukan hal serupa. "Ketua DK OJK, KE PMDK dan DKTK telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatanya," kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi dalam keterangan resmi. Langkah Mahendra dkk itu juga terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambrol dua hari berturut. IHSG dua kali anjlok 8 persen pada perdagangan 27 dan 28 Januari. Dampaknya, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk membekukan sementara perdagangan saham (trading halt) dua hari beruntun. Berikut profil wakil ketua OJK Mirza yang ikut mundur usai Mahendra mundur. Mirza bukan orang baru di industri keuangan dan pemerintahan, dia punya pengalaman lebih dari 30 tahun di ranah tersebut. Dia mengawali karier sebagai Dealer di Bank Sumitomo Niaga pada 1989. Mirza lalu bekerja sebagai Head of Securities Trading & Research di Bahana Sekuritas dari 2002 hingga 2005, demikian dikutip situs resmi OJK. Setelah itu, dia melanjutkan karir profesional di sejumlah institusi jasa keuangan, antara lain Director, Head of Equity Research & Bank Analysis di Credit Suisse Securities Indonesia pada 2005-2008, Managing Director, Head of Capital Market, Mandiri Sekuritas sekaligus sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri Group selama kurun waktu 2008-2010, dan Anggota Dewan Komisioner dan Kepala Eksekutif Dewan Komisioner di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2010-2013. Mirza juga pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia sejak 2013 hingga 2019. Saat menjabat di posisi ini, dia akrab dengan tugas dan fungsi Otoritas Jasa Keuangan. Selama 2015-2019, ia sempat menjadi anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Ex-Officio dari Bank Indonesia. Dalam kurun waktu ini, Mirza bertugas mengawasi implementasi sinergi kelembagaan antara BI dan OJK dalam konteks kebijakan makroprudensial Bank Indonesia yang berkorelasi dengan pengawasan serta pengaturan industri jasa keuangan. Setelah selesai bertugas dari Bank Indonesia, Mirza menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Keuangan pada 2020-2022 dan Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) tahun 2020-2022. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1999 dan meraih gelar Master of Applied Finance dari Macquarie University, Sydney, Australia pada 1995. Mirza lahir pada 9 April 1965 di Surabaya dari pasangan Sutan Remy Sjahdeini dan Sri Isnainingsih. Mendiang ayahnya dikenal sebagai ahli hukum bisnis terkemuka di Indonesia. (isa/rds) ==== [2] References^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  8. Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina[1] Patra Niaga memastikan kualitas bahan bakar minyak (BBM[2]) yang disalurkan ke masyarakat telah sesuai dengan spesifikasi, termasuk nilai Research Octane Number (RON), melalui proses blending dan pengujian laboratorium di setiap tahapan distribusi. Superintendent Fuel RSD Integrated Terminal (IT) Balongan Pertamina Patra Niaga Firman Nugroho mengatakan pengujian kualitas dilakukan secara berlapis sejak produk diterima dari kilang hingga disalurkan ke mobil tangki dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). "Dalam setiap pergerakan minyak, arus minyak, kami melakukan uji lab. Jadi sebelum kami terima transfer produk minyak dari kilang, kita lakukan uji lab," kata Firman di Terminal BBM Balongan, Indramayu, Jumat (30/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menurut dia, pengujian kembali dilakukan setelah produk diterima di terminal dan saat akan disalurkan ke konsumen. Seluruh hasil pemeriksaan tersebut terdokumentasi dalam laporan pengujian. "Begitu juga setelah kami lakukan penerimaan, kami lakukan sampling kembali dan kami uji lab kembali. Begitu pun ketika penyaluran ke unit-unit mobil tangki, setiap harinya kami lakukan pengujian," ujarnya. Firman menegaskan rangkaian pengujian ini memastikan BBM yang diterima masyarakat telah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. "Karena produk kami, kami jamin sesuai dengan spesifikasi. Jadi apa yang kami salurkan, kami harap memang sesuai dengan spesifikasi-spesifikasi tersebut," katanya. Sementara itu, Tester CFR and Aviation PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan Zaeturohmah Febriyanti menjelaskan laboratorium kilang berperan sebagai pengendali dan penjamin mutu produk sebelum dilepas ke rantai distribusi. Pengujian dilakukan mengacu pada spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Zaeturohmah menyebut parameter pengujian BBM tidak hanya mencakup RON, tetapi juga berbagai aspek fisik dan kimia lainnya. "Total parameternya ada sekitar 20 parameter lebih. Jadi tidak hanya RON, ada distilasi, viskositas, stabilitas oksidasi, dan lain sebagainya," ujarnya. Ia menjelaskan seluruh parameter tersebut harus memenuhi spesifikasi sebelum produk dinyatakan layak salur. Untuk menjaga akurasi hasil, peralatan laboratorium wajib terkalibrasi dan personel pengujian telah tersertifikasi. "Alat harus terkalibrasi, metodenya harus terbaru, dan personel juga harus kompeten. Jadi kalau hasilnya kami rilis, itu sudah sesuai spesifikasi," kata Zaeturohmah. Terkait produk seperti Diesel X yang diproduksi Kilang Balongan, Zaeturohmah menegaskan laboratorium berperan memastikan kesesuaian spesifikasi, bukan melakukan riset produk. "Laboratorium bukan tempat riset. Kami menguji sesuai spesifikasi yang diminta dan memastikan kualitasnya sebelum produk dilepas ke konsumen," ujarnya. ====[3] (del/ins) References^ Pertamina (www.cnnindonesia.com)^ BBM (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  9. Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK[1]) kembali mengumumkan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara[2] menyatakan pengunduran diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK). "Proses pengunduran diri ini tidak memengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional," tegas OJK dalam keterangan resmi, Jumat (30/1) malam. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Wakil Ketua Dewan Komisioner untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku guna memastikan keberlangsungan kebijakan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku industri jasa keuangan. Sebelumnya OJK mengumumkan tiga nama pejabat yang mundur dari posisinya, salah satunya Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK, Mahendra Siregar, Jumat (30/1). Pengunduran diri tersebut menyusul langkah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachmanyang mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat Pagi. Selain Mahendra, pejabat OJK lainnya kompak mengundurkan diri. Dia adalah Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi. Pejabat OJK lainnya adalah Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I. B. Aditya Jayaantara. "Ketua DK OJK, KE PMDK dan DKTK telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatanya," kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi dalam keterangan resmi, Jumat (30/1). (ins) References^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ Mirza Adityaswara (www.cnnindonesia.com)Sumber
  10. Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara mengumumkan pengunduran dirinya dari badan pengawas industri keuangan RI. Pengumuman ini terjadi setelah kabar mengejutkan secara bertubi-tubi me dari pasar modal Indonesia. Sebelumnya, tiga pejabat tinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan mundur per hari ini, Jumat, (30/1/2026), pengunduran diri ini terjadi setelah pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) di pagi harinya. OJK menyampaikan bahwa Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi, dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I.B. Aditya Jayaantara telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya. Keterangan Lengkap OJK Soal Pengunduran Diri Mirza Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mirza Adityaswara menyatakan pengunduran diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK). OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional. Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Wakil Ketua Dewan Komisioner untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku guna memastikan keberlangsungan kebijakan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku industri jasa keuangan. OJK berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik dan pelaku industri jasa keuangan melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap proses kelembagaan. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  11. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto[1] memberikan apresiasi atas pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI[2]) Iman Rachman. Langkah itu dianggap sebagai tanggung jawab terhadap penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG[3]) beberapa hari terakhir. "Ya tentunya ya diapresiasi. Tetapi kita terus harus menjaga governance," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Gedung BPI Danantara, Jakarta, Jumat (30/1). Ia menegaskan, pemerintah terus berupaya menjaga tata kelola pasar modal. Ke depan, pemerintah akan memonitor kepengurusan bursa saham berikutnya. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Akan lebih berhati-hati, (menjaga) tata kelola dan menjalankan roadmap yang sudah di UU P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan)," kata Airlangga. IHSG memang sempat anjlok menyusul pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara perlakuan indeks saham Indonesia, termasuk penghentian kenaikan bobot saham dan penambahan saham baru ke indeks. Koreksi tersebut membuat IHSG sempat dua kali anjlok 8 persen pada perdagangan Rabu (28/1) dan Kamis (29/1). Namun, Jumat pagi ini, IHSG berhasil rebound ke level 8.365, naik 1,62 persen dari pembukaan 8.308, menandakan respons positif pasar terhadap sinyal kebijakan pemerintah dan langkah-langkah stabilisasi yang sedang dijalankan. Airlangga menekankan, meski terjadi gejolak, kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Pemerintah berkomitmen menjaga koordinasi antar-lembaga, melanjutkan reformasi pasar modal, dan memperkuat tata kelola, sehingga investor dapat tetap percaya pada stabilitas pasar dan prospek ekonomi nasional. "Kami tegaskan bahwa fundamental Indonesia secara ekonomi tetap kokoh dan koordinasi antara fiskal-moneter berjalan dengan baik," pungkas Airlangga. ====[4] (lau/ins) References^ Airlangga Hartarto (www.cnnindonesia.com)^ BEI (www.cnnindonesia.com)^ IHSG (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  12. Jakarta, CNN Indonesia -- Mahendra Siregar[1] resmi mundur dari jabatan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK[2]) hari ini, Jumat (30/1). Pengunduran diri Mahendra juga berbarengan dengan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) Aditya Jayaantara. "Ketua DK OJK, KE PMDK dan DKTK telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya," kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi dalam keterangan resmi. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Lalu, setelah Mahendra mundur, bagaimana OJK beroperasi?Dalam rilis resmi, OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional. "Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Ketua Dewan Komisioner, KE PMDK dan DKTK untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku guna memastikan keberlangsungan kebijakan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku industri jasa keuangan," demikian pernyataan tersebut. OJK, dalam rilis itu, juga berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik dan pelaku industri jasa keuangan melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, serta akuntabilitas dalam setiap proses kelembagaan. Keputusan Mahendra dan dua pejabat OJK lain untuk mundur merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung langkah pemulihan yang diperlukan. Langkah Mahendra dkk itu juga terjadi usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambrol dua hari berturut. IHSG dua kali anjlok 8 persen pada perdagangan 28 dan 29 Januari. Dampaknya, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk membekukan sementara perdagangan saham (trading halt) dua hari beruntun. (har) ==== [3] References^ Mahendra Siregar (www.cnnindonesia.com)^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  13. Jakarta, CNN Indonesia -- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang telah hadir di sembikan kota. Salah satunya, Malang yang menjadi salah satu hub pengembangan strategis AI CoE dengan fokus membangun kolaborasi antara akademisi, praktisi, startup, dan pelaku industri melalui pilar AI Connect sebagai wadah penciptaan inovasi berbasis AI. Dalam rangka memastikan implementasi AI CoE berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, didampingi Komisaris Independen Ira Noviarti dan Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan, melakukan peninjauan langsung ke AI Connect Malang pada Senin (15/12). Kunjungan ini menegaskan komitmen Telkom agar pengembangan AI tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi pengembangan talenta, industri, dan masyarakat. Sebagai salah satu hub utama pengembangan AI TelkomGroup, AI Connect Malang berperan dalam mengintegrasikan pengembangan talenta, riset terapan, validasi use case, hingga adopsi dan implementasi solusi digital berbasis AI. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini menyampaikan bahwa AI CoE dirancang dengan empat pilar secara holistik mendorong implementasi AI secara menyeluruh dari hulu ke hilir agar ekosistem AI dapat tumbuh secara menyeluruh. Pada tahap hulunisasi, fokus diarahkan ke pembentukan talenta, penguatan riset terapan, serta peningkatan literasi digital di lingkungan akademik, sedangkan hilirisasi difokuskan pada penerapan hasil inovasi AI ke berbagai sektor industri dan layanan publik. "Melalui AI CoE, Telkom memastikan AI tidak berhenti pada konsep atau eksperimen, tetapi benar-benar diimplementasikan untuk menjawab tantangan riil di berbagai sektor. Inilah peran Telkom sebagai enabler ekosistem digital yang menjembatani talenta, teknologi, dan kebutuhan industri," ujar Dian. Pendekatan hulu ke hilir ini diwujudkan melalui sinergi antara pilar AI Campus sebagai ruang pengembangan dan kolaborasi talenta, AI Playground sebagai sandbox riset dan eksplorasi model AI, AI Connect yang menghubungkan kampus, komunitas, startup, dan industri untuk menciptakan inovasi, hingga AI Hub sebagai titik penciptaan nilai melalui proof-of-concept dan adopsi solusi berskala luas. Model ini diyakini berpotensi mendorong perkembangan inovasi AI secara berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan di industri. AI Connect Malang juga menampilkan AI Innovation Showcase yang menghadirkan beragam solusi berbasis AI dari startup, institusi pendidikan, dan mitra industri. Inovasi yang ditampilkan merupakan teknologi berbasis AI yang mencakup game dan konten kreatif, solusi enterprise dan loyalty platform, teknologi AI untuk pendidikan dan pertanian, hingga virtual assistant dan platform pembelajaran berbasis Generative AI. Sejumlah exhibitor mulai dari developer game lokal seperti Restoruzz dan Koperasi Game, startup software house enterprise Algostudio, startup edukasi dan pendampingan AI Nortis AI Academy, lembaga pendidikan vokasi SMK Telkom Sidoarjo, startup PT Jayantara dengan inovasi chat berbasis Generative AI untuk segmen enterprise, hingga akselerator industri kreatif Tombol Start Media. Para inovator yang berfokus pada beragam sektor menunjukkan penerapan nyata AI secara praktis di industri kreatif, pendidikan, UMKM, layanan publik, dan korporasi. Showcase ini menjadi bukti nyata peran AI CoE Malang sebagai ruang validasi use case, dan kolaborasi antara inovator lokal dengan industri dan ekosistem digital TelkomGroup. Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan menambahkan bahwa pengembangan talenta AI yang ada pada AI CoE melalui pilar AI Campus merupakan bagian penting dari strategi Telkom dalam membangun kompetensi digital generasi muda. "Transformasi digital dan AI hanya akan berkelanjutan jika ditopang oleh talenta yang adaptif dan inovatif. Melalui Telkom AI CoE, kami tidak hanya membangun keahlian teknis, tetapi juga mindset kolaboratif agar talenta mampu menciptakan solusi yang berdampak bagi bisnis dan masyarakat," kata Willy. Hingga Desember 2025, Telkom melalui program AI Connect telah membina lebih dari 19 ribu talenta digital, dengan sekitar 15 ribu di antaranya merupakan talenta AI. Melalui berbagai inisiatif, seperti AI Talent Certification, AI Introductory Class, AI Clinic for Business, dan AI Innovation Sprint, Telkom membuka ruang pertumbuhan bagi talenta AI, sekaligus mendorong lahirnya solusi yang relevan dan berdampak. Dengan pendekatan kolaborasi pentahelix antara akademisi, pemerintah, industri, komunitas, dan media, AI CoE diharapkan mampu memperkuat kemitraan strategis, serta membangun ekosistem digital regional yang berdaya saing di masa depan. Selain pengembangan teknologi dan talenta digital, TelkomGroup juga menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Di Malang, Telkom turut menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir kepada BPBD serta memberikan dukungan alat produksi bagi UMKM MakRum sebagai salah satu binaan Rumah BUMN Telkom. Inisiatif ini juga sejalan dengan peran TelkomGroup sebagai BUMN telekomunikasi digital yang berfokus terhadap inovasi dan pertumbuhan bisnis, dengan tetap mempertahankan kontribusi aktif dalam mendorong perkembangan ekonomi digital dan kesejahteraan masyarakat. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  14. Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara mengumumkan pengunduran dirinya dari badan pengawas industri keuangan RI. OJK dalam keterangan resminya menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional. Mirza Adityaswara diketahui merupakan ekonom dan bankir senior yang memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di berbagai sektor keuangan, baik di pemerintah maupun swasta. Ia pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-Officio pada periode 2015-2019, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2013-2019, Dewan Komisioner dan Kepala Eksekutif Dewan Komisioner di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2010-2013. Selain itu, dirinya juga pernah menjabat sebagai Direktur dan Kepala Ekonom PT Mandiri Sekuritas pada 2008-2010, Direktur dan Head of Equity Research and Bank Analysis Credit Suisse Securities Indonesia pada 2005-2008, Direktur dan Head of Securities Trading and Research di Bahana Securities pada 2002-2005, Direktur dan Senior Banking Analyst untuk Indonesia dan Filipina di Indosuez WI Carr Securities Indonesia pada 1998-2001, Direktur dan Senior Banking Analyst di Deutsche Morgan Grenfell Securites pada 1997-1998. Kemudian, Mirza juga pernah menjabat sebagai Direktur Asisten dan Senior Banking Analyst di BZW Niaga Securities Indonesia pada 1995-1997, Senior Officer Syndication Loan Department di Bank PDFCI Indonesia pada 1993-1994, serta Money Market and Foreign Exchange Dealer hingga Head of Credit Analyst Department Bank Sumitomo Niaga Indonesia pada 1989-1993. Mirza meraih gelar Master of Applied Finance dari Macquarie University, Australia tahun 1995 dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia tahun 1992. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  15. Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara mengumumkan pengunduran dirinya dari badan pengawas industri keuangan RI. OJK dalam keterangan resminya menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional. Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Wakil Ketua Dewan Komisioner untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku guna memastikan keberlangsungan kebijakan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku industri jasa keuangan. Sebelumnya, kabar mengejutkan secara bertubi-tubi datang dari pasar modal Indonesia. Tiga pejabat tinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan mundur per hari ini, Jumat, (30/1/2026), pengunduran diri ini terjadi setelah pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) di pagi harinya. OJK menyampaikan bahwa Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi, dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I.B. Aditya Jayaantara telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya. Mahendra Siregar menyatakan bahwa pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan. Profil Mirza Lahir di Surabaya pada 9 April 1965, Mirza Adityaswara memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman karier di industri keuangan dan pemerintahan. Pada 1992, Beliau berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia. Lalu melanjutkan studinya dan meraih gelar Master of Applied Finance dari Macquarie University, Sydney, Australia pada tahun 1995. Mirza Adityaswara mengawali karier sebagai Dealer di Bank Sumitomo Niaga pada tahun 1989. Beliau kemudian bekerja sebagai Head of Securities Trading & Research di Bahana Sekuritas dari 2002 hingga 2005. Lalu Beliau melanjutkan karir profesionalnya di beberapa institusi jasa keuangan, antara lain Director, Head of Equity Research & Bank Analysis di Credit Suisse Securities Indonesia pada 2005-2008, Managing Director, Head of Capital Market, Mandiri Sekuritas sekaligus sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri Group selama kurun waktu 2008-2010, dan Anggota Dewan Komisioner dan Kepala Eksekutif Dewan Komisioner di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2010-2013. Kemudian, Beliau resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia sejak 2013 hingga 2019. Saat menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Beliau juga tidak asing dengan tugas dan fungsi Otoritas Jasa Keuangan. Selama 2015-2019, Beliau diberikan tugas tambahan sebagai anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Ex-Officio dari Bank Indonesia. Dalam kurun waktu itu, Beliau bertugas mengawasi implementasi sinergi kelembagaan antara BI dan OJK dalam konteks kebijakan makroprudensial Bank Indonesia yang berkorelasi dengan pengawasan serta pengaturan industri jasa keuangan. Setelah selesai bertugas dari Bank Indonesia, Beliau menjabat selaku Tenaga Ahli Menteri Keuangan pada 2020-2022 dan Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) tahun 2020-2022. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  16. Jakarta, CNN Indonesia -- Mahendra Siregar [1]mundur dari Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK[2]) pada hari ini, Jumat (30/1) saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG[3]) anjlok drastis selama dua hari terakhir. Selain Mahendra, dua pejabat OJK lainnya yakni Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) Aditya Jayaantara juga ikut mundur. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Ketua DK OJK, KE PMDK dan DKTK telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatanya," kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi dalam keterangan resmi. Lalu, siapa pengganti sementara Mahendra sebagai posisi Ketua Dewan Komisioner OJK usai mundur? Hingga kini, OJK belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan posisi Ketua Dewan Komisioner OJK setelah Mahendra Mundur. Namun, berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur soal pengangkatan dan pemberhentian, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK lah yang akan mengisi kekosongan jabatan ketua sementara waktu. Siapakah dia? Dalam pasal 17 disebutkan, anggota dewan komisioner tak bisa diberhentikan sebelum masa jabatan berakhir, kecuali apabila memenuhi alasan sebagai berikut: a. meninggal dunia b. mengundurkan diri c. masa jabatannya telah berakhir dan tidak dipilih kembali; d. berhalangan tetap sehingga tidak dapat melaksanakan tugas atau diperkirakan secara medis tidak bisa melaksanakan tugas selama lebih dari enam bulan berturut-turut: e. tidak menjalankan tugasnya sebagai anggota Dewan Komisioner lebih dari 3 (tiga) bulan berturut-turut tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan f. tidak lagi menjadi anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia bagi anggota Ex-officio Dewan Komisioner yang berasal dari Bank Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (4) huruf h; g. tidak lagi menjadi pejabat setingkat eselon I pada Kementerian Keuangan bagi anggota Ex-officio Dewan Komisioner yang berasal dari Kementerian Keuangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (4) huruf i h. memiliki hubungan keluarga sampai derajat kedua Dewan dan/atau semenda dengan anggota Komisioner lain dan tidak ada satu pun yang mengundurkan diri dari jabatannya; i. melanggar kode etik; atau j. tidak lagi memenuhi salah satu syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 dan melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 22. Pemberhentian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diusulkan oleh Dewan Komisioner kepada Presiden untuk mendapatkan penetapan. Lalu di bagian pasal 19, merujuk pasal 17 ayat 1. "Wakil Ketua Dewan Komisioner bertindak sebagai pejabat sementara untuk melaksanakan tugas dan wewenang Ketua Dewan Komisioner sampai dengan ditetapkannya Ketua Dewan Komisioner yang baru," demikian pasal tersebut. Di kondisi semacam itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, menurut pasal tersebut, bakal memegang posisi sementara ketua dewan komisioner OJK. CNNIndonesia.com sudah menghubungi juru bicara OJK Sekar Putih Djarot dan Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi. Namun, kedua orang ini tak segera merespons. (isa/rds) ==== [4] References^ Mahendra Siregar (www.cnnindonesia.com)^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ IHSG (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  17. Jakarta, CNN Indonesia -- Chief Executive Officer (CEO) Daya Anagata Nusantara (Danantara[1]) Indonesia Rosan P Roeslani mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI[2]) meningkatkan transparansi dan tata kelola seiring besarnya kontribusi badan usaha milik negara (BUMN) di pasar modal domestik. Rosan menyebut saat ini banyak perusahaan pelat merah yang telah melantai di bursa, dengan kontribusi hampir 30 persen dari total kapitalisasi pasar saham nasional. "Kita lihat banyak perusahaan BUMN kita ini yang sudah listing di publik. Kalau dilihat lebih dalam, hampir 30 persen dari total market kapitalisasi pasar yang ada di bursa itu adalah kontribusi dari BUMN kita," ujar Rosan dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menurut Rosan, besarnya porsi BUMN tersebut membuat penguatan transparansi dan tata kelola BEI menjadi semakin penting, terutama setelah sorotan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap kebijakan free float saham di Indonesia yang memicu gejolak pasar dalam beberapa hari terakhir. "Jadi ya kita juga ingin mendorong agar bursa kita ini menjadi lebih transparan, lebih terbuka. Dan juga menjadi seperti yang disampaikan oleh Pak Menko, selalu menjunjung tinggi tata kelola governance yang baik yang harus kita selalu tingkatkan secara terus-menerus, " katanya. Rosan juga menyatakan Danantara terbuka untuk terlibat lebih jauh di pasar modal seiring rencana percepatan demutualisasi BEI. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan praktik di berbagai negara, di mana sovereign wealth fund (SWF) turut menjadi bagian dari kepemilikan bursa saham. "Danantara tentunya dengan adanya program demutualisasi ini yang akan diakselerasi, kita juga tentunya terbuka dan seperti banyak negara-negara lain, banyak SWF juga menjadi bagian dari bursa itu," ujarnya. Demutualisasi memungkinkan BEI tidak lagi hanya dimiliki oleh anggota bursa, melainkan membuka kepemilikan kepada pihak lain melalui pemisahan fungsi keanggotaan dan kepemilikan. Rosan berharap langkah ini dapat memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan kedalaman dan transparansi pasar modal Indonesia. "Nanti mungkin bursanya melihat bahwa ini adalah sesuatu yang sangat positif, yang memang perlu kita lakukan ke depannya agar bursa kita ini menjadi lebih baik, lebih dalam dan memberikan transparansi yang lebih meningkat," pungkasnya. ====[3] (lau/ins) References^ Danantara (www.cnnindonesia.com)^ BEI (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  18. Jakarta, CNN Indonesia -- Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon I.B Aditya Jayaantara [1]merupakan satu di antara tiga pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK[2]) yang mendadak mundur dari jabatan pada Jumat (30/1) sore. Selain Aditya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi juga mundur bersamaan pada Jumat sore. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Pengunduran diri Aditya terbilang mengejutkan lantaran dirinya baru saja dilantik Mahendra pada 5 Januari 2026 lalu. Itu artinya, Aditya baru menjabat selama 25 hari atau kurang dari sebulan. Mahendra, Aditya, dan Inarno mundur usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok drastis dua hari terakhir hingga sempat memicu trading halt. Mahendra, Aditya, dan Inarno bahkan mundur di hari yang sama dengan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang lebih dulu mengundurkan diri pada Jumat pagi. "Mahendra Siregar menyatakan bahwa pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan," bunyi rilis OJK pada Jumat Sore. OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional. (rds) ==== [3] References^ Aditya Jayaantara (www.cnnindonesia.com)^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  19. Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis kenaikan batas free float yang ditingkatkan dari 7,5% ke 15% akan terserap, khususnya melalui investor institusi. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Inarno Djajadi mengatakan permintaan pasar terhadap saham beredar masih kuat. Ia menegaskan pelaku pasar tidak perlu meremehkan potensi serapan atas tambahan free float tersebut. Menurut Inarno, nilai transaksi harian di bursa dalam beberapa hari terakhir menunjukkan lonjakan signifikan. Ia menyebut transaksi sempat menyentuh Rp40 triliun hingga Rp61 triliun, yang menjadi sinyal bahwa likuiditas dan minat investor tetap terjaga. "Kami melihat bahwasannya demand untuk ke 15 persen itu ada. Tentunya itu mereka mempunyai policy masing-masing. Dalam PMK 118 itu sudah dibuka bahwasannya BPJS Ketenagakerjaan dengan ASABRI itu bisa membeli 15% free float," kata Inarno dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, (30/1/2026). Semenatara Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menambahkan, peningkatan free float merupakan bagian dari pendalaman dan pengembangan pasar modal. Pola ini, kata dia, juga terjadi di berbagai pasar modal maju di dunia yang ditopang oleh peran besar investor institusional domestik. "Dari sisi lain, dari kacamata investor institusional itu, memang mereka memiliki akses lebih luas lagi kepada instrumen-instrumen dalam hal ini yang ada di pasar modal yang cocok dengan risk appetite maupun juga dengan struktur dari apakah pengembalian, apakah dividen, apakah pengembangan yang dibutuhkan oleh pengelolaan dana yang mereka investasikan dalam portfolio," kata Mahendra. Mahendra menekankan pasar modal yang sehat membutuhkan keterlibatan kuat investor institusional dalam negeri. Tanpa peran signifikan mereka di pasar domestik, perkembangan pasar modal dinilai tidak akan optimal. Diketahui, pemerintah berencana menaikkan limit investasi Dana Pensiun (Dapen) dan asuransi di pasar modal Indonesia, dari sebelumnya 8% ke angka 20%. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers terkait upaya reformasi aturan dan kebijakan di Bursa Efek Indonesia (BEI). "Ini terkait regulasi baru sejalan dengan standar yang berpraktik di negara OECD. Indonesia berkomitmen untuk adopsi standar tersebut untuk mempertahankan standar emerging market," ujar Airlangga Hartarto, Jumat (30/1/2026). Dirinya berharap dengan aturan tersebut pasar modal RI akan menjadi lebih kuat, adil dan kompetitif serta transparan. Salah satu implikasi terbesar dari aturan tersebut adalah inflow dana kelolaan perusahaan asuransi dan dana pensiun ke pasar saham. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  20. Jakarta, CNN Indonesia -- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menegaskan perannya sebagai orkestrator ekosistem digital nasional dengan mendorong percepatan transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dalam Workshop Asbanda & BPD Seluruh Indonesia yang digelar pada 22-23 Januari 2026 di Batam. Kegiatan ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, antara lain Ketua Tim Tata Kelola Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata BSSN Ariq Bani Hardi, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, Direktur Eksekutif Asbanda Wimran Ismaun, serta jajaran pimpinan mitra teknologi global seperti Huawei, Alibaba Cloud, Oracle, dan Fortinet. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Mengusung tema "Peranan Pemerintah dalam Mendukung Transformasi Digital pada Bank Pembangunan Daerah", forum ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah, Telkom, dan BPD dari seluruh Indonesia untuk membahas penguatan daya saing, peningkatan produktivitas, serta pengembangan model bisnis perbankan daerah yang adaptif berbasis teknologi digital. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kemitraan strategis Telkom dan Asbanda untuk mempercepat transformasi digital BPD melalui optimalisasi portofolio solusi digital TelkomGroup. Sebagai penyedia solusi digital end-to-end, Telkom menghadirkan beragam layanan terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada konektivitas, tetapi juga mencakup keamanan siber, cloud dan data center, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga solusi digital perbankan. Langkah ini sejalan dengan strategi TelkomGroup dalam memperkuat bisnis B2B ICT Service guna menciptakan pertumbuhan berkelanjutan yang selaras dengan kebutuhan industri. Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan pentingnya transformasi digital bagi BPD sebagai fondasi penguatan ketahanan dan daya saing ekonomi daerah. "Telkom siap mendukung transformasi digital BPD melalui berbagai solusi digital yang relevan agar transformasi berjalan terukur, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," ujar Dian. Senada dengan hal tersebut, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menyampaikan bahwa Telkom hadir sebagai mitra strategis BPD untuk mengakses teknologi global secara terintegrasi. "Telkom berperan sebagai single point of contact bagi BPD dalam mengorkestrasi solusi digital berbasis ekosistem mitra teknologi global. Dengan model end-to-end ini, BPD dapat fokus pada penguatan bisnis inti dan layanan kepada masyarakat," ujar Seno. Diskusi strategis juga dilaksanakan dalam workshop ini yang berfokus pada penguatan ketahanan siber, optimalisasi pemanfaatan AI untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta digitalisasi layanan perbankan guna memperluas pembiayaan UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan workshop, Telkom menghadirkan exhibition booth dan business clinic sebagai wadah penjajakan kerja sama serta penggalian peluang inovasi bersama BPD. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan kunjungan ke hyperscale data center NeutraDC Nxera Batam, yang merepresentasikan kesiapan infrastruktur digital AI-ready Telkom. Fasilitas ini menjadi salah satu lokasi strategis NeutraDC dalam melayani kawasan SIJORI (Singapura, Johor, Riau), didukung oleh ekosistem konektivitas internasional serta penerapan standar global. (kiri ke kanan) Vice President Global Strategic Partnership & Synergy Telkom Arfianto Ramadhan, Direktur Eksekutif Asbanda Wimran Ismaun, Sales Director Alibaba Cloud Pinky Meiska Yuliana saat penandatanganan intensi kolaborasi dalam rangka penguatan kapabilitas dan inovasi BPD pada Workshop Asbanda & BPD Seluruh Indonesia di Batam, Kamis (22/1). (Foto: Arsip Telkom).Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Intensi Kolaborasi oleh Telkom bersama Asbanda terkait Eksplorasi Kolaborasi dalam Penguatan Kapabilitas Keamanan Siber dan Tata Kelola & Kepatuhan Keamanan Siber pada Ekosistem Perbankan Daerah. Kolaborasi ini menjadi komitmen bersama dalam mendorong percepatan transformasi digital sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis baru bagi BPD. Selain itu, penandatanganan serupa juga dilakukan antara Telkom, Asbanda, dan sejumlah partner global, yakni Huawei, Alibaba Cloud, dan Oracle guna memperkuat kapabilitas dan inovasi digital pada ekosistem perbankan daerah. TelkomGroup melalui operating company PT Metra Digital Media (MDM) juga menandatangani nota kesepahaman dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng). Nota kesepahaman ini mencakup pemanfaatan solusi digital AdXelerate 2.0, A2P Business Messaging, dan Smartcard untuk mendukung optimalisasi layanan serta penguatan kapabilitas digital Bank Kalteng. AdXelerate 2.0 adalah platform periklanan digital terintegrasi untuk Social Media & Paid Ads, Programmatic Ads berbasis first-party data, SMS & WhatsApp Campaign, serta layanan Digital Media Agency yang efisien dan relevan. A2P Business Messaging merupakan solusi komunikasi bisnis melalui beragam kanal messaging untuk mendukung pengiriman notifikasi, informasi layanan, serta komunikasi resmi yang aman antar klien dan pelanggan. Sementara Smartcard adalah solusi untuk kebutuhan printing smartcard, dengan fokus pada peningkatan keamanan, efisiensi operasional, dan pengalaman pelanggan. Melalui kolaborasi ini, Telkom berkomitmen untuk menjadi trusted digital partner bagi BPD dalam membangun kapabilitas perbankan digital yang kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi Telkom dalam mendorong transformasi ekonomi digital nasional. (ory/ory) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  21. Jakarta, CNN Indonesia -- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan peran dalam pembangunan fondasi digital nasional yang berkelanjutan melalui forum World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang berlangsung di Davos, Swiss, pada 19-23 Januari 2026. Partisipasi Telkom di forum pun sejalan dengan pembukaan kembali Indonesia Pavilion pada WEF Annual Meeting 2026 dengan mengusung tema "Endless Horizons with Indonesia". Indonesia Pavilion menghadirkan ruang pertemuan bagi para pemangku kepentingan lintas sektor, sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat visi Indonesia serta membuka peluang kolaborasi strategis yang mendukung pengembangan kapabilitas digital secara berkelanjutan. Agenda yang digagas oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bersama Danantara dan KADIN ini menyatukan unsur pemerintah, pelaku bisnis, dan akademisi untuk mendorong dialog, kolaborasi, dan kemitraan global guna mendukung agenda transformasi ekonomi digital Indonesia. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, hadir sebagai narasumber dalam sesi panel discussion yang berfokus pada topik pembahasan "Indonesia's Digital Renaissance: Creating a Connected, Creative, and Competitive Economy". Sesi ini menekankan strategi membangun ekonomi digital yang terhubung, kreatif, dan kompetitif melalui kolaborasi global dan inovasi teknologi, sejalan dengan peran Telkom memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional. Dian Siswarini menyampaikan, bahwa transformasi digital yang berkelanjutan membutuhkan fondasi industri yang kuat, tepercaya, dan terintegrasi. "Melalui World Economic Forum Davos, Telkom menegaskan perannya sebagai penyedia infrastruktur digital strategis yang mendukung kolaborasi lintas industri, menarik investasi jangka panjang, dan memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia di tingkat global," kata Dian. Sebagai perusahaan digital telco terdepan di Indonesia, TelkomGroup memegang peran kunci dalam membangun fondasi digital nasional. Hingga saat ini, TelkomGroup telah menggelar lebih dari 180.000 kilometer infrastruktur backbone dan kabel bawah laut serta terlibat dalam 27 sistem kabel laut internasional. Dengan kepemilikan infrastruktur fiber yang ekstensif, TelkomGroup menjadi tulang punggung konektivitas di negara kepulauan terbesar di dunia, yang mendorong ekosistem digital yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Peran Telkom jadi makin strategis seiring agenda nasional pemerataan akses digital yang menargetkan konektivitas serat optik di 90 persen kecamatan, dengan cakupan mobile broadband bagi 98 persen populasi. Dalam hal ini, TelkomGroup berkontribusi aktif memastikan perluasan jaringan turut menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) guna mengurangi kesenjangan dan mendorong pemerataan akses digital antarwilayah. Saat ini, Telkomsel melayani 157,6 juta pelanggan mobile broadband, sementara IndiHome menjangkau 10,3 juta pelanggan fixed broadband, dengan luas jaringan TelkomGroup yang mencakup sekitar 97 persen populasi Indonesia. Selain konektivitas, TelkomGroup juga memperkuat kedaulatan data nasional melalui pengembangan data center bersertifikasi internasional dan kapabilitas cloud lokal. Inisiatif tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi pemerintah, sektor usaha, dan UMKM, sekaligus memastikan data strategis nasional dikelola secara aman, andal, dan selaras dengan prinsip tata kelola data global. Pada 2026, fasilitas Hyperscale Data Center (HDC) di Cikarang dan HDC NeutraDC Nxera Batam, yang AI-ready, siap beroperasi dan melayani pelanggan, sertta mendukung kebutuhan hyperscaler dan enterprise global. Fasilitas ini didukung oleh ekosistem konektivitas internasional dan standar operasional global. TelkomGroup juga mengutamakan keandalan dan keamanan operasional sebagai prioritas utama dalam memberikan service excellence, yang diwujudkan melalui penguatan rute jaringan, diversifikasi jalur kabel laut untuk mengurangi risiko single point of failure, serta penerapan standar keamanan internasional guna menjaga kepercayaan dan stabilitas layanan. Dian menyatakan, Indonesia telah siap bertumbuh secara digital, juga berkolaborasi secara terbuka dengan mitra global untuk membangun ekosistem digital yang andal dan berkelanjutan. "TelkomGroup berkomitmen menjadi penghubung antara pemerintah, industri, dan partner global untuk mendorong beragam solusi dan inovasi digital demi masa depan Indonesia, sehingga mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Dian. Sebagai anchor enabler infrastruktur digital nasional yang berdaya saing global, TelkomGroup menghubungkan agenda transformasi ekonomi digital Indonesia sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi. Peran ini menegaskan posisi TelkomGroup sebagai penghubung strategis antara kebijakan publik, kebutuhan industri, dan ekosistem digital internasional, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dan pusat peluang investasi di kawasan Indo-Pasifik. Melalui perhelatan ini, TelkomGroup terus berupaya mendorong sinergi antara pemerintah, industri, dan para pemain global untuk mengakselerasi transformasi digital nasional menuju visi Indonesia Emas 2045. Forum World Economic Forum Annual Meeting 2026 dihadiri langsung oleh Presiden RI, dengan melibatkan perwakilan lebih dari 50 negara, 1.000 perusahaan global terkemuka, 100 pimpinan perusahaan, serta kepala negara dan pemimpin dunia dari berbagai sektor industri. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  22. Jakarta, CNN Indonesia -- Dunia keuangan Indonesia dikejutkan dengan gelombang pejabat yang mundur dari jabatannya dalam sehari menyusul pasar saham yang porak-poranda usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG[1]) anjlok selama dua hari terakhir. Pada Jumat (30/1) pagi, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri setelah IHSG rontok drastis hingga sempat memicu trading halt. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dalam konferensi pers di Gedung BEI, Imam mengatakan pengunduran diri ini merupakan bentuk tanggung jawabnya dan berharap keputusannya terbaik untuk pasar modal Indonesia. "Saya sebagai direktur dan utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia," ujar Iman dalam konferensi pers tersebut. Imam tetap memutuskan mengundurkan diri meski IHSG kembali hijau pada Jumat pagi saat pembukaan pasar modal. Jumat pagi ini, IHSG dibuka hijau di level 8.308. Selang 5 menit, indeks menanjak 1,62 persen atau 133 poin ke level 8.365. IHSG bahkan bertahan tetap hijau saat penutupan pasar di Jumat Sore. IHSG ditutup di level 8.329 pada perdagangan Jumat sore, menguat 97,40 poin atau naik 1,18 persen dari perdagangan sebelumnya. Tak lama setelah penutupan pasar modal, kabar mengejutkan datang dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ketika Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan dua pejabat lainnya ikut mundur dari jabatan masing-masing. Berdasarkan rilis resmi OJK yang diterima, dua pejabat lainnya yang mundur antara lain Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I. B. Aditya Jayaantara. Dalam rilis tersebut, Mahendra menyatakan pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan. "OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional," bunyi kutipan pernyataan OJK. (rds) ==== [2] References^ IHSG (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  23. Jakarta, CNBC Indonesia — Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan OJK akan mengambil peran utama dalam proses reformasi di Pasar Modal Indonesia dengan mengawal pelaksanaan sejumlah langkah strategis yang telah ditetapkan bersama Self Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal. Pertama, OJK akan melaksanakan ketentuan transparansi pemegang saham di pasar modal yang lebih kecil dari 5%. Kedua, OJK juga akan menaikkan ketentuan free float saham menjadi 15%. Ketiga, pelaksanaan demutualisasi Pasar Modal Indonesia serta penguatan penegakan hukum dan tata kelola di Pasar Modal. "OJK akan mengawal concern yang disampaikan oleh MSCI dan diharapkan selesai sebelum Mei 2026. Kami akan berkantor di Bursa Efek Indonesia," kata Inarno di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat (30/1/2026). Inarno juga menyebut menghargai keputusan Iman Rachman yang mundur dari kursi direktur utama Bursa Efek Indonesia. Keputusan tersebut dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kondisi pasar yang terguncang dua hari ke belakang usai investor merespons negatif keputusan MSCI membekukan saham RI. Meski demikian, dirinya memastikan tidak ada gangguan operasional apapun dari mundurnya Dirut BEI. "OJK pastikan pengunduran diri tidak akan mengganggu operasional, baik dari bras kliring dan kustodian, selanjutnya sesuai ketentuan dan prosedur, OJK akan tunjuk pelaksana tugas (Plt.) Dirut BEI untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan keputusan strategis serta stabilitas operasional bursa," ujar Inarno. Inarno juga menegaskan beberapa pejabat OJK akan secara paralel berkantor di BEI untuk mengambil peran utama reformasi berkelanjutan yang telah digadang otoritas untuk diimplementasikan demi menenangkan investor asing. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  24. Jakarta, CNN Indonesia -- Mahendra Siregar [1]menjadi sorotan usai mundur mendadak dari jabatannya sebagai ketua dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK[2]) pada Jumat (30/1) petang, saat pasar saham Indonesia porak-poranda terutama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M Ismail Riyadi, mengonfirmasi pengunduran diri Mahendra melalui pernyataan pada Jumat petang. Dia juga menyebut dua pejabat OJK lain yang ikut mengundurkan diri. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Mahendra Siregar menyatakan bahwa pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan," kata Ismail dalam rilis resmi. KE PMDK merupakan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK). Berikut profil Mahendra Siregar yang mundur mendadak saat IHSG remuk. Mahendra bukan orang baru di pemerintahan. Dia pernah menjadi Wakil Menteri Keuangan pada 2011. Saat itu, ia membantu Agus Martowardojo yang jadi Menteri Keuangan. Sebelum itu, dia juga pernah menjadi wakil Menteri Perdagangan pada 2009-2011, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2013-2014, hingga Wakil Menteri Luar Negeri sejak 2019 membantu Retno Marsudi. Di bidang ekonomi, Mahendra juga bukan orang kemarin sore. Ia lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan master dari Universitas Monash Australia dan pernah menduduki jabatan Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional pada 2005-2009. Jauh sebelum itu, Mahendra pernah dipercaya menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada 1998 hingga 2001. Mahendra lahir dari pasangan orang tua etnis Angkola dan Minangkabau pada 17 Oktober 1962 di Jakarta. (isa/rds) ==== [3] References^ Mahendra Siregar (www.cnnindonesia.com)^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  25. Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK[1]) mengumumkan tiga nama pejabat mengundurkan diri dari posisinya, Jumat (30/1). Salah satu yang mundur adalah Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK, Mahendra Siregar[2] Pengunduran diri tersebut menyusul langkah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachmanyang mengundurkan diri dari jabatannya, Jumat Pagi. Selain Mahendra, dua pejabat OJK lainnya kompak mengundurkan diri. Pertama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Kedua, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) I. B. Aditya Jayaantara. "Mahendra Siregar menyatakan bahwa pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan," tulis keterangan resmi OJK, Jumat (30/1) malam. OJK menegaskan proses pengunduran diri Mahendra Cs ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional. Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Ketua Dewan Komisioner, KE PMDK dan DKTK untuk sementara waktu akan dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan tata kelola yang berlaku. Hal itu guna memastikan keberlangsungan kebijakan, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat serta pelaku industri jasa keuangan. "Ketua DK OJK, KE PMDK dan DKTK telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatanya," kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi dalam keterangan resminya. Pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dua kali anjlok 8 persen pada perdagangan Rabu (27/1) dan Kamis (29/1). Alhasil, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan membekukan sementara perdagangan saham (trading halt) dua hari berturut-turut. Itu dipicu keputusan MSCI untuk membekukan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia, Rabu (28/1). Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks. ====[3] (ins) References^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ Mahendra Siregar (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
×
×
  • Create New...