Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

bot

Moderators
  • Jumlah Konten

    134.553
  • Bergabung

  • Kunjungan terakhir

    Never

Everything posted by bot

  1. Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah mempercepat perbaikan jalan[1] rusak dan berlubang di sejumlah titik strategis menjelang periode mudik Lebaran 2026[2]. Langkah ini dilakukan demi memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung lebih aman dan nyaman. Saat ini, ruas-ruas jalur utama mudik menjadi prioritas penanganan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Salah satu fokus utama adalah jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa yang setiap tahun menjadi urat nadi pergerakan pemudik. Kementerian PU menegaskan, pekerjaan ini merupakan bagian dari persiapan jalur Lebaran 2026 dengan target ambisius H-10 "Zero Potholes" atau bebas lubang. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Target itu bukan tanpa alasan. Volume kendaraan di Pantura diperkirakan kembali melonjak seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, pemerintah ingin memastikan kondisi jalan sudah dalam keadaan prima sebelum puncak arus mudik terjadi. Di jalur pantura, perbaikan jalan juga dilakukan di Jembatan Cilamaya. Jembatan yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini menjadi salah satu simpul krusial lalu lintas kendaraan berat maupun kendaraan pribadi. "Kami telah melakukan pekerjaan penanganan jalan dan jembatan di ruas Karawang, Cikampek, Pamanukan, di Jembatan Cilamaya, tepatnya di KM 107," ujar salah satu petugas Kementerian PU di lapangan dalam laporannya seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (26/2). Sebagai bagian dari pemeliharaan rutin jalan nasional, Kementerian PU telah melaksanakan perbaikan badan jalan di atas Jembatan Cilamaya dengan metode scraping dan pelapisan ulang menggunakan aspal AC-WC PG 70. Material ini dirancang khusus untuk jalan raya dengan beban lalu lintas berat, termasuk jalan tol dan kawasan dengan iklim panas ekstrem seperti di Indonesia. Tahap scraping dilakukan dengan mengupas lapisan aspal lama yang kualitasnya telah menurun. Setelah itu, permukaan jalan dilapisi ulang (overlay) menggunakan AC-WC PG 70 sebagai lapis aus. Metode ini menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata, lebih kuat, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat dilalui kendaraan. "Pekerjaan ini dilakukan dalam kurang waktu satu hari bisa terselesaikan," tambah petugas PU itu. Upaya perbaikan jalan ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan rusak, sekaligus memberikan rasa tenang bagi jutaan pemudik yang akan menempuh perjalanan jauh. ====[3] (sfr) References^ jalan (www.cnnindonesia.com)^ mudik Lebaran 2026 (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  2. Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK[1]) membentuk Working Group on Climate Financing sebagai langkah konkret mengarahkan pembiayaan perbankan ke agenda pembangunan berkelanjutan[2] dan target net zero emission[3] 2060. Kelompok kerja ini dibentuk untuk memperkuat kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, dan pemerintah dalam mendorong transisi ekonomi rendah karbon. Pjs Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK menyelaraskan sistem keuangan nasional dengan kebijakan iklim dan arahan Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Indonesia, kata dia, telah berkomitmen mencapai net zero emission paling lambat 2060 atau bahkan lebih cepat, sejalan dengan Kesepakatan Paris (Paris Agreement). "Sustainable finance merupakan bagian integral dari transformasi ekonomi nasional dan penguatan ketahanan sistem keuangan," ujar Friderica dalam acara The 2nd Indonesia Climate Banking Forum, Kamis (26/2). Menurut Friderica, OJK telah menerbitkan berbagai regulasi untuk mendukung agenda tersebut, termasuk POJK 51/2017 tentang kewajiban laporan keberlanjutan dan POJK 17/2023 mengenai integrasi risiko iklim dalam tata kelola serta manajemen risiko bank. Selain itu, OJK juga meluncurkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan 3.0 dan mendorong pengembangan Bursa Karbon Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menambahkan pembentukan Working Group on Climate Financing menjadi salah satu program strategis untuk memastikan industri perbankan konsisten mendukung pembiayaan hijau. Kelompok kerja tersebut akan menjadi forum koordinasi untuk mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor yang masuk dalam kategori sustainable finance. "Ini adalah salah satu kelompok kerja yang nanti akan sangat bermanfaat buat kita, bagaimana Otoritas bekerja sama dengan industri dan pemerintah untuk mengarahkan pembiayaan kita ke masyarakat yang terkait dengan sustainable finance," kata Dian. Ia menjelaskan, implementasi taksonomi keuangan berkelanjutan akan diperkuat secara operasional di sistem perbankan. OJK juga akan mendorong diskusi intensif dengan industri untuk memastikan kebijakan pembiayaan hijau berjalan efektif. Selain pembentukan working group, OJK juga memperkenalkan Climate Risk and Banking Resilience Assessment (CBRA) untuk mengukur eksposur bank terhadap risiko perubahan iklim. Namun, fokus utama saat ini adalah memastikan arah pembiayaan perbankan selaras dengan agenda transisi nasional. Dian menegaskan kebijakan sustainable finance kini tidak lagi terpisah dari kerangka prudensial. Integrasi risiko iklim telah masuk dalam aspek governance, manajemen risiko, hingga strategi bisnis bank. "Bahwa memang secara umum bisa dikatakan bahwa perbankan kita itu telah siap menghadapi berbagai kemungkinan resiko. Kalaupun dalam worst case scenario itu, di dalam konteks pembiayaan ke depan itu kita tidak akan mengalami kerugian yang signifikan," pungkasnya. ====[4] (ldy/sfr) References^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ pembangunan berkelanjutan (www.cnnindonesia.com)^ net zero emission (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  3. Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah tengah mempertimbangkan kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan dan direncanakan mulai berlaku tahun ini. Bagikan: url telah tercopy Sumber
  4. Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp57,132 triliun pada penutupan tahun buku 2025. Pencapaian ini didorong oleh struktur pendanaan yang solid dan pertumbuhan kredit yang sehat di tengah dinamika ekonomi global. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan hasil tersebut dalam konferensi pers kinerja keuangan tahunan di Jakarta, Kamis (26/2). Ia menjelaskan bahwa ekonomi domestik tetap resilien dengan pertumbuhan mencapai 5,1 persen sepanjang 2025. “Secara keseluruhan, kombinasi inflasi yang terjaga, kebijakan moneter yang lebih longgar, dan ketahanan konsumsi domestik memberikan fondasi yang cukup kuat bagi ekonomi Indonesia ke depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menilai kondisi ini memberikan ruang bagi industri perbankan untuk melanjutkan ekspansi bisnis. BRI berkomitmen penuh mendukung program prioritas pemerintah melalui penguatan ekonomi rakyat yang sejalan dengan visi Asta Cita. Peran strategis ini diwujudkan melalui penyaluran kredit produktif serta perluasan akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi instrumen utama BRI dalam memperkuat sektor UMKM sepanjang 2025. Perseroan berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur dengan porsi terbesar pada sektor pertanian. Selain UMKM, BRI turut menyukseskan Program 3 Juta Rumah dengan menyalurkan KPR Subsidi senilai Rp16,16 triliun. Dukungan ini telah menjangkau lebih dari 118 ribu debitur di seluruh wilayah Indonesia hingga akhir Desember 2025. Perseroan juga aktif dalam penyaluran bantuan sosial non-tunai serta mendukung program strategis seperti Makan Bergizi Gratis. Langkah ini menegaskan peran BRI sebagai mitra utama pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat. Transformasi melalui BRIVolution Reignite terus dijalankan untuk memastikan pertumbuhan perusahaan yang kompetitif dan berkelanjutan. Strategi ini berfokus pada penguatan struktur pendanaan serta pengembangan sumber pertumbuhan baru di berbagai segmen bisnis. Identitas korporasi juga diperbarui melalui semangat 'Satu Bank Untuk Semua' yang resmi diluncurkan pada Desember 2025. Rebranding ini merefleksikan komitmen bank untuk tetap relevan dan hadir dalam setiap fase kehidupan nasabah. Sebagai informasi, kinerja keuangan menunjukkan total aset BRI tumbuh 7,2 persen secara tahunan menjadi Rp2.135 triliun pada akhir tahun. Dana Pihak Ketiga juga meningkat 7,4 persen menjadi Rp1.467 triliun dengan dominasi dana murah yang semakin kuat. Rasio dana murah yang meningkat membantu BRI menekan biaya dana hingga ke level 2,9 persen pada akhir 2025. Hal ini menciptakan struktur pendanaan yang lebih efisien dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kredit BRI tercatat tumbuh 12,3 persen menjadi Rp1.521 triliun dengan fokus utama pada pembiayaan segmen UMKM. Angka pertumbuhan ini melampaui rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan nasional yang berada di level 9,6 persen. Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau NPL pada level 3,07 persen di akhir tahun. “Perbaikan fundamental kinerja BRI tersebut berdampak positif terhadap capaian laba perseroan,” tegas Hery mengenai hasil positif tersebut. Direktur Treasury & International Banking BRI, Faridha Thamrin, menambahkan bahwa likuiditas bank berada dalam kondisi yang sangat memadai. Hal ini tercermin dari rasio pinjaman terhadap simpanan yang terjaga pada level 91,4 persen. Kapasitas permodalan juga sangat kokoh dengan rasio kecukupan modal atau CAR mencapai 23,52 persen pada penutupan tahun. Posisi ini memberikan ruang bagi BRI untuk terus melakukan ekspansi kredit secara aman dan terukur. Sinergi Holding Ultra Mikro antara BRI, Pegadaian, dan PNM menunjukkan hasil signifikan dalam memperluas jangkauan layanan keuangan. Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyebutkan bahwa holding ini telah menjangkau lebih dari 34,5 juta debitur aktif. “Di saat yang bersamaan ekosistem holding ultra mikro BRI Group juga mencatat bahwa di sepanjang tahun 2025 sebanyak 1,4 juta debitur berhasil naik kelas, atau tumbuh 11,82% YoY,” papar dia. Capaian ini menunjukkan efektivitas program pemberdayaan. Akses keuangan digital diperkuat melalui aplikasi BRImo yang kini telah digunakan oleh 45,9 juta nasabah di Indonesia. Nilai transaksi melalui platform tersebut mencapai Rp7.057 triliun atau meningkat sebesar 26,1 persen secara tahunan. Jaringan AgenBRILink juga terus bertumbuh hingga mencapai lebih dari 1,1 juta agen yang tersebar di pelosok desa. Kehadiran para agen ini membantu menciptakan inklusi keuangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal dengan volume transaksi besar. BRI secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam portofolio bisnis melalui pembiayaan berwawasan sosial dan lingkungan. Hingga akhir tahun, portofolio pembiayaan berkelanjutan mendominasi lebih dari separuh total pinjaman yang disalurkan perusahaan. Kinerja sepuluh perusahaan anak juga memberikan kontribusi positif dengan pertumbuhan laba bersih mencapai 16,1 persen secara tahunan. Sektor ini menjadi mesin pertumbuhan baru yang mendukung profitabilitas konsolidasi BRI Group secara keseluruhan. Menutup paparannya, Hery menegaskan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan ekonomi inklusif. Transformasi yang konsisten diharapkan memberikan dampak nyata bagi kemajuan perekonomian Indonesia di masa depan. “BRI tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi memastikan setiap pertumbuhan memberikan dampak nyata bagi rakyat. Dengan fondasi yang kuat dan transformasi yang konsisten, kami optimistis dapat terus tumbuh bersama rakyat untuk Indonesia,” pungkasnya. (rir) Sumber
  5. Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI terus berkomitmen memperkuat layanan keuangan terhadap nasabah, termasuk segmen korporasi, melalui transformasi layanan platform BNIDirect. BNIDirect merupakan digital financial platform untuk layanan Cash Management untuk nasabah bisnis dan institusi, serta mendukung aktivitas transaksi keuangan dengan lebih Cepat, Mudah dan Aman. Melalui layanan cash management berbasis internet banking, BNIDirect turut menopang transaksi nasabah. Sepanjang 2025, BNIDirect membukukan nilai transaksi Rp11.406 triliun sepanjang tahun 2025. Jumlah ini melesat sebesar 26% secara year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp9.025 triliun. Adapun 78% dari total nilai transaksi tersebut berasal dari nasabah korporasi dan bertambahnya nasabah BNIDirect. Tercatat hingga Desember 2025, jumlah nasabah BNIDirect mencapai 261 ribu hingga Desember 2025. BNI sendiri telah melakukan transformasi pada platform BNIDirect yang saat ini tampil lebih simpel, cepat, dan personal, serta mampu mendukung UMKM berkat dukungan sejumlah fitur seperti real-time cash visibility, single authorization, hingga kemudahan dalam bertransaksi. Seiring transformasi tersebut, saldo giro transaksional BNI meningkat signifikan 43,8% YoY. Dari sisi ekspansi, BNI telah menyalurkan kredit korporasi sebesar Rp 518,2 triliun hingga akhir Desember 2025 atau meningkat 20,01% YoY. Bila dirinci, kredit tersebut ditopang oleh sektor swasta atau institusi sebesar Rp 336,3 triliun dan sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp 181,9 triliun. Secara tahunan, terdapat tiga sektor industri yang mendorong pertumbuhan kredit BNI (bank only), yaitu infrastruktur, air, listrik, dan gas, serta sumber daya alam (SDA). Kontribusi dari industri infrastruktur mencapai Rp 63,3 triliun atau meningkat 139% YoY, industri air, listrik, dan gas mencapai Rp 12,6 triliun atau tumbuh 43% YoY, dan SDA mencapai Rp 7,6 triliun atau naik 17% YoY. Sedangkan secara kuartalan (QoQ), kredit BNI ditopang oleh sektor infrastruktur, air, listrik, dan gas, serta layanan bisnis. Kontribusi dari industri infrastruktur mencapai Rp 56 triliun atau melesat 106%, industri air, listrik, dan gas mencapai Rp 8,9 triliun atau meningkat 27%, dan layanan bisnis mencapai Rp 2,5 triliun atau naik Rp 6%. "Strategi pertumbuhan kredit yang terdiversifikasi menjadi kunci dalam menjaga kualitas portofolio di tengah perlambatan ekonomi global," ujar Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena dalam keterangannya, dikutip Kamis (26/2/2026). Pada akhirnya, berkat kombinasi pertumbuhan kredit yang sehat, struktur pendanaan yang tangguh, serta kualitas aset yang membaik, BNI berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 20,0 triliun sepanjang 2025. (rah/rah) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  6. Jakarta, CNBC Indonesia — PT UOB Kay Hian Sekuritas resmi berganti nama menjadi PT Kay Hian Sekuritas. Hal ini menyusul sanksi pembekuan usaha yang dijatuhkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas perusahaan sekuritas ini. Perubahan nama tersebut sebagaimana tertuang dalam pengumuman Peng-00015/BEI.ANG/02-2026. Adapun perubahan nama tersebut telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan HAM pada 20 November 2025 dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 13 Februari 2026. "Dengan adanya perubahan nama tersebut, maka kami informasikan bahwa Surat Persetujuan Anggota Bursa nomor SPAB-5/JATS/BEJ.I.1/V/1995 dan Surat Tanda Daftar Partisipan nomor STDP- 126/BEI.ANG/11-2009 serta seluruh Surat Persetujuan (izin) yang telah dikeluarkan oleh PT Bursa Efek Indonesia masih tetap berlaku," sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis, (26/2/2026). Sebelumnya, PT UOB Kay Hian Sekuritas telah dibekukan izin usahanya sebagai Penjamin Emisi Efek (underwriter) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama satu tahun, mulai 6 Januari 2026. Sanksi ini diberikan karena UOB Kay Hian Sekuritas terbukti melanggar prosedur Customer Due Diligence (CDD) dan menggunakan informasi tidak benar dalam proses penjatahan saham PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) Meski demikian, OJK menegaskan bahwa seluruh aktivitas penjaminan emisi yang telah berjalan sebelum tanggal surat sanksi diterbitkan tetap diperbolehkan untuk dilanjutkan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, melalui keterangan resmi. Dalam hasil pemeriksaannya, OJK menemukan bahwa UOB Kay Hian Sekuritas tidak menjalankan prosedur customer due diligence (CDD) secara memadai terhadap UOB Kay Hian Pte. Ltd., yang bertindak sebagai perantara bagi delapan investor atau referral client selaku beneficial owner. Kedelapan pihak tersebut memperoleh alokasi penjatahan pasti pada IPO REAL. Para beneficial owner yang dimaksud meliputi Adhitya Iqbal Lazuardi, Fahmi El Haq, Faiz Fikry, Faris Elhaq Sukrisman, Muhamad Abdul Ghofur, Muhammad Arum Sulistyo, Satria Utama, serta Zulkarnain. Berdasarkan korespondensi resmi dari UOB Kay Hian Pte. Ltd. kepada UOB Kay Hian Sekuritas, OJK memperoleh fakta bahwa pendanaan pemesanan saham oleh delapan investor tersebut bersumber dari UOB Kay Hian Credit Pte. Ltd.. Selain itu, dokumen pembukaan rekening bank di PT Bank UOB Indonesia pada Oktober 2019 menunjukkan bahwa seluruh investor tersebut mencantumkan status pekerjaan sebagai staf PT Repower Asia Indonesia Tbk. OJK menilai UOB Kay Hian Sekuritas seharusnya menyadari ketidaksesuaian informasi yang disampaikan oleh UOB Kay Hian Pte. Ltd. dalam Formulir Pernyataan dan Persyaratan Saham (FPPS), khususnya pada pernyataan nomor 5, yang diisi dengan jawaban "Tidak", padahal dinilai tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Tak hanya menjatuhkan sanksi kepada korporasi, OJK juga memberikan hukuman individual kepada Yacinta Fabiana Tjang, Direktur UOB Kay Hian Sekuritas periode Desember 2018 hingga Februari 2020. Yang bersangkutan dikenai denda sebesar Rp30 juta serta larangan beraktivitas di pasar modal selama tiga tahun. Sementara itu, UOB Kay Hian Pte. Ltd. turut dikenakan denda administratif sebesar Rp125 juta karena dinilai menggunakan informasi yang tidak benar untuk kepentingan penjatahan pasti IPO REAL. Di luar perkara penjaminan emisi, OJK juga menjatuhkan sanksi terkait pelanggaran ketentuan transaksi material yang melibatkan penggunaan dana hasil IPO. OJK mengenakan denda Rp925 juta kepada PT Repower Asia Indonesia Tbk atas transaksi pembelian tanah di Tangerang dari M. Andy Arslan Djunaid pada 16 Februari 2024. Nilai transaksi tersebut tercatat melebihi 20% dari ekuitas perseroan per 31 Desember 2023 dan termasuk dalam rencana penggunaan dana sebagaimana tercantum dalam prospektus IPO. Namun, OJK menilai perseroan tidak menjalankan prosedur transaksi material sesuai ketentuan yang berlaku. (mkh/mkh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  7. Jakarta, CNN Indonesia -- Vietnam saat ini tengah sedang mengalami transformasi besar di sektor properti. Kini, fokus bergeser ke nilai jangka panjang berupa keberlanjutan, kualitas hidup, dan integrasi dengan alam. Can Gio, distrik pesisir satu-satunya di Ho Chi Minh, merupakan lokasi istimewa. Ho Chi Minh adalah kota besar dengan lebih dari 10 juta penduduk, memiliki hutan mangrove dan laut terbuka yang menjadikannya kawasan ekologi langka, yang dilindungi UNESCO sebagai Cagar Biosfer. Di kawasan ini, Vinhomes Green Paradise hadir sebagai model kota pesisir baru, menyediakan integrasi lingkungan, ketahanan, dan hunian nyaman untuk lintas generasi. Proyek seluas 2.870 hektare ini memiliki garis pantai 121 km, termasuk pantai umum sepanjang 53 km. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Proyek ini pun telah mendapat pengakuan dunia, dengan menjadi peserta resmi pertama dalam kampanye "7 Wonders of Future Cities" dari New7Wonders. Hal ini disebut sebagai pembuktian bahwa Vietnam memiliki visi urban inovatif yang diakui internasional. Senior Advisor Arcadia Consulting Vietnam, Marc Townsend, menilai bahwa proyek Vinhomes Green Paradise benar-benar unik. Ia menyebutnya berbeda dari Dubai yang dibangun di atas infrastruktur yang sudah matang. "Saya belum pernah melihat yang seperti ini," kata Marc. Marc Townsend menjelaskan, terjadi perubahan arus modal diaspora Vietnam dari AS, Eropa, Australia, dan Singapura dengan pergerakan yang lebih strategis, menginginkan proyek baru, inovatif, dan berkualitas tinggi. Sektor properti disebut tetap menjadi favorit, terlebih dengan perbaikan hukum, transparansi, dan pajak untuk investor asing. Vinhomes, merek properti terkemuka Vietnam dari Vingroup, punya keunggulan berupa pengalaman membangun kota terpadu-hunian, ritel, kantor, hingga infrastruktur selama 20 tahun. Vinhomes Green Paradise dirancang memenuhi segala kriteria, mulai visi besar, skala berukuran raksasa, kredibilitas, serta kemampuan merealisasikannya Salah satu hal yang paling menonjol, adalah pendekatan ESG++ (Environmental, Social, Governance plus Regeneration & Resilience) yang menjadi dasar sejak awal. Vinhomes menjalin kolaborasi dengan pakar, berani meletakkan investasi besar, dan memprioritaskan perlindungan terhadap mangrove serta biodiversitas. Vinhomes juga mencakup dua lapangan golf championship (termasuk desain Tiger Woods), hotel internasional, koneksi kereta cepat, transportasi hijau, dan ekosistem lengkap. Proyek ini diyakini dapat menjadi magnet global, khususnya jika infrastruktur bandara dan transportasi Ho Chi Minh City lancar. Sejalan dengan perkembangan Vietnam dari pusat manufaktur menjadi destinasi wisata dan hidup berkualitas, Vinhomes Green Paradise hadir sebagai solusi kota masa depan yang harmonis dengan alam. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  8. Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Pemerintah Inggris meluncurkan Indonesia-UK Strategic Partnership Working Group on Climate Financing. Kerja sama tersebut dilakukan agar dapat memobilisasi pendanaan untuk mendukung agenda keuangan berkelanjutan. Pembentukan kelompok kerja ini merupakan tindak lanjut dari kemitraan strategis Indonesia-Inggris yang telah disepakati antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Januari lalu. Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, transformasi sistem keuangan Indonesia menuju sistem keuangan yang selaras dengan iklim merupakan bagian integral dari komitmen OJK dan sektor jasa keuangan dalam mendukung strategi dan arah kebijakan pembangunan nasional. "Kami menyambut baik dukungan kuat Pemerintah Britania Raya dan Kedutaan Besar Britania Raya dalam mendorong pembentukan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim bersama OJK," ujarnya di Hotel Mandarin Jakarta, Kamis (26/2/2026). Menurutnya, OJK memandang manajemen risiko iklim sebagai komponen strategis dan berorientasi ke depan dalam arsitektur pengawasan, yang berfungsi sebagai jembatan untuk menerjemahkan kebijakan transisi nasional dan sinyal global ke dalam tata kelola sektor keuangan, manajemen risiko, serta alokasi pembiayaan. Dalam kesempatan yang sama. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan, sektor perbankan tetap memiliki ketahanan permodalan yang memadai untuk menyerap tekanan terkait iklim dalam skenario transisi yang dikelola dengan baik. Hal itu tercermin dari rasio CAR yang tetap berada di atas ketentuan regulasi. Artinya, bahwa sektor perbankan Indonesia tidak hanya kuay terhadap risiko terkait iklim, tetapi juga berada pada posisi yang baik untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon. "Sistem keuangan yang tangguh merupakan fondasi utama untuk memastikan stabilitas jangka panjang, pertumbuhan berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat," kata Dian. Selain peluncuran Working Group, OJK juga merilis dua publikasi strategis, yaitu Climate Risk and Banking Resilience Assessment (CBRA) dan Indonesia Banking Sustainability Maturity Report 2025 (SMART). CBRA merupakan kerangka asesmen yang dikembangkan OJK bekerja sama dengan Pemerintah Australia dan Prospera untuk mengukur dampak risiko iklim terhadap ketahanan sektor perbankan secara forward-looking, sekaligus menyediakan referensi berbasis sains bagi industri dalam menyusun strategi transisi dan memperkuat resiliensi terhadap risiko iklim jangka menengah dan panjang. Sementara itu, SMART merupakan hasil penilaian tingkat kematangan penerapan keuangan berkelanjutan pada sektor perbankan nasional. Laporan ini diharapkan menjadi rujukan dalam penyusunan arah kebijakan pengawasan guna memastikan implementasi keuangan berkelanjutan berjalan secara lebih terstruktur, terukur, dan selaras dengan agenda transisi nasional. (ayh/ayh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  9. ${item.formatedDate} WIB `; }); let elem = document.querySelector("#samsung"); elem.innerHTML = elem.innerHTML + html; } }) .catch(function (err) { // There was an error console.warn("Something went wrong.", err); }); } (function () { // panggil fungsi fetch Data G20 // pastikan memanggil fungsi fetch dengan nama yg sudah didefine di atas fetchData20(); })(); Sumber
  10. Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi Pedagang Kaki Lima[1] Indonesia (APKLI) mengadu ke Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono[2] dan meminta pemerintah merevisi peraturan terkait penataan pedagang. Hal ini menyusul kondisi pedagang kaki lima yang kalah bersaing dengan peritel modern seperti Alfamart dan Indomaret. Revisi yang dimaksud adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Ferry mengungkapkan bahwa dirinya banyak menerima pengaduan bahwa ritel modern melanggar aturan yang ditetapkan dalam Perpres 112. Salah satunya, aturan terkait keberadaannya yang tidak boleh kurang dari 500 meter dari pasar tradisional. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Dari situ saja, kami mengimbau itu dicek apakah memenuhi aturan atau nggak. Kalau ternyata keberadaannya ternyata ada yang kurang dari 500 meter atau bahkan berdempetan dengan pasar tradisional, apa sikap kita? Di sini lah sebenarnya arena itu harus dibuat secara fair," ujar Ferry dalam konferensi pers usai menerima APKLI di kantornya, Kamis (26/2). Menkop menyatakan akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk permasalahan tersebut. Ini mengingat, pelanggaran aturan yang dilanggar peritel modern berpotensi menyebabkan penurunan jumlah pedagang kaki lima. "Tadi disampaikan oleh Pak Ali data tentang penurunan jumlah warung kelontong. Artinya, dari hipotesa kesimpulan sementara, kelahiran atau keberadaan retail modern itu punya efek konsekuensi terhadap penurunan omset atau tutupnya warung-warung kelontong," jelasnya. Ketua APKLI Ali Mahsun mengatakan sejak munculnya ritel modern melalui Perpres 112 Tahun 2007, anggotanya yang berjumlah 6,1 juta turun 1 juta menjadi hanya 5,1 juta di akhir 2015. Kemudian, saat Paket Kebijakan Pemerintah yang dirilis pada September 2015 berisi kemudahan dan pelonggaran izin pembangunan ritel modern diperbolehkan masuk hingga ke pelosok Tanah Air, jumlah pedagang kaki lima makin berkurang. Dari 5,1 juta per akhir 2015 menjadi hanya 3,9 juta per akhir 2025. Hal ini karena keberadaan ritel modern yang sangat dekat dengan lokasi mereka sehingga kalah saing dan harus gulung tikar. "Jadi saya laporkan ke Pak Menteri Koperasi, sejak 2007 ada Perpres 112/2007 sampai 2025 sudah ada 2,2 juta warung kelontong yang terkikis," lapor Ali ke Ferry. Oleh sebab itu, APKLI mendesak Kemenkop terutama untuk merevisi aturan tersebut. Jika tidak, maka akan makin banyak pedagang kaki lima yang harus tutup. "Hari ini kami menyampaikan ke Pak Menteri mohon ditinjau kembali Peraturan Presiden 112 dan Paket Kebijakan September 2015. Kita tidak bermusuhan dengan Retail Modern, tapi kita ingin ekonomi rakyat berputar, kedaulatan ekonomi rakyat kembali kita rengkuh dan ekonomi desa berputar untuk desa," pungkasnya. ====[3] (ldy/ins) References^ Pedagang Kaki Lima (www.cnnindonesia.com)^ Ferry Juliantono (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  11. Jakarta, CNBC Indonesia — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengatakan penggabungan antara maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dengan Pelita Air masih dalam pembahasan. Managing Director Stakeholders Management BPI Danantara Rohan Hafas mengatakan dalam aksi korporasi ini membutuhkan perhitungan yang matang karena bukan hanya dari segi keuangan melainkan operasional masing-masing perusahaan. "Jadi keputusannya itu berdasarkan keluar hasil akhirnya itu efisiensinya di mana, berapa, yang mana yang lebih efisien," ujarnya dalam konferensi pers di Wisma Danantara Jakarta, Kamis (26/2/2026). Menurutnya, penggabungan perusahaan menjadi satu bukan perkara mudah. Perlu dipikirkan terkait operasional seperti mekanisme kerja para pilot dan kru pesawat. "Menggabungkan menjadi satu PT, atau aliansi coworking lah ya, apa namanya, satu kolega aja, kolaborasi aja, PTnya sendiri-sendiri masih bisa, tapi booking ordernya satu, maintenancenya satu, ground handlingnya satu, termasuk crewnya mungkin satu," jelasnya. Sebelumnya, Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria mengungkapkan, perusahaan maskapai BUMN akan resmi digabung pada kuartal I tahun 2026. Artinya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) akan resmi menjadi induk Citilink dan Pelita Air yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero). "(Penggabungan) Garuda di kuartal I," ujarnya dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Jumat (12/2/2026). Dony memaparkan, proses penggabungan kedua maskapai pelat merah tersebut akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dengan memisahkan antara problem dan konsep. "Makanya kan saya selalu bilang kan, kita harus pisahkan antara problem dengan konsep, setiap bisnis itu dia harus menyatu di dalam satu ekosistem airlines kita kan," ungkapnya. Dony berharap, masyarakat tidak perlu khawatir karena pembenahan di tubuh Garuda Grup ini akan terus dilakukan perbaikan. Sementara Danantara sebagai pemegang saham utama akan terus memonitor pergerakan transformasi bisnis Garuda. "Pasti kita harus monitor juga proses transformasi daripada Garuda Indonesia, ini nantinya lebih bagus," tutupnya. (mkh/mkh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  12. Jakarta, CNBC Indonesia - Entitas grup Salim melalui PT Tunas Mekar Jaya terpantau memangkas kepemilikan sahamnya di PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) hingga di bawah 1%. Melansir keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham PT Tunas Mekar Jaya sebelum transaksi tercatat sebanyak 77.519.380 unit. Adapun porsi hak suaranya tercatat 1,37%. Setelah transaksi, kepemilikannya berkurang menjadi 52.519.380 unit. Angka ini setara 0,93% hak suara. "Tujuan transaksi adalah divestasi untuk realisasi nilai investasi," sebagaimana dikutip Kamis, (26/2/2026). Transaksi pertama dilakukan pada 12 Februari 2026 dengan jumlah saham yang dilepas sebanyak 17.500.000 lembar. Selanjutnya, transaksi kedua dilakukan pada 18 Februari 2026 dengan jumlah 7.500.000 lembar saham biasa. Harga pelaksanaan pada transaksi tersebut sebesar Rp6.300 per saham. Sehingga, nilai transaksi penjualan saham CBDK oleh Tunas Mekar Jaya senilai Rp157,5 miliar. Sebagai informasi, PT Tunas Mekar Jaya sendiri dikenal sebagai salah satu entitas terafiliasi Grup Salim. Perseroan sendiri dimiliki oleh Hindarto Budiono (99,99%) dan Harris Then (0,0005%). Hindarto diketahui merupakan sosok yang bisnisnya banyak terafiliasi dengan Grup Salim. Sosok kelahiran 17 Juni 1954 di Purwodadi merupakan Komisaris Utama Net Sekuritas dan memiliki 59,5% kepemilikan saham perusahaan broker tersebut. Net Sekuritas adalah broker dengan kode OK yang terafiliasi dengan Grup Salim. (ayh/ayh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  13. Jakarta, CNN Indonesia -- Arus modal global bisa naik turun mengikuti dinamika ekonomi dunia. Namun, remitansi warga Vietnam di luar negeri tetap menjadi salah satu sumber devisa paling stabil bagi negara tersebut. Dalam satu dekade terakhir, nilai remitansi Vietnam konsisten berada di kisaran US$17-18 miliar per tahun. Kota Ho Chi Minh City tercatat sebagai penerima terbesar dengan porsi sekitar 40-53% dari total remitansi nasional. Pada 2025, aliran dana ke kota ini diproyeksikan mencapai US$10,3 miliar atau meningkat 8,3% dibandingkan tahun sebelumnya. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menariknya, arus dana tersebut kini tidak lagi sekadar dialokasikan untuk konsumsi atau simpanan jangka pendek. Sekitar 20-25% remitansi mulai mengalir ke sektor properti. Preferensi ini mencerminkan kecenderungan diaspora Vietnam terhadap aset berwujud yang memiliki kepastian hukum, nilai guna jelas, dan potensi pelestarian kekayaan jangka panjang. Salah satu proyek yang dinilai memenuhi kriteria tersebut adalah Vinhomes Green Paradise di kawasan Can Gio, Ho Chi Minh City. Proyek ini bahkan menjadi Official Participant pertama dalam kampanye global "7 Wonders of Future Cities" yang diprakarsai New7Wonders, mempertegas ambisinya sebagai model kota generasi berikutnya. Remitansi dan Perubahan Strategi Investasi Investor diaspora umumnya tidak bergerak dengan pendekatan spekulatif jangka pendek. Mereka cenderung menimbang faktor fundamental seperti konektivitas infrastruktur, integrasi kawasan, reputasi pengembang, hingga tata kelola profesional. Pengalaman di berbagai negara menunjukkan, properti yang terhubung dengan infrastruktur transportasi strategis, misalnya kereta cepat, memiliki potensi apresiasi lebih tinggi. Koridor transportasi modern di Eropa, Jepang, hingga Amerika Serikat menjadi contoh konektivitas mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dalam konteks Vietnam, perubahan regulasi pertanahan dan perumahan yang memperluas hak kepemilikan bagi warga di luar negeri juga diperkirakan mendorong peningkatan investasi properti berbasis remitansi. Paradigma "13 Menit" Can Gio Transformasi Can Gio tak lepas dari rencana pembangunan metro cepat Ben Thanh-Can Gio yang dijadwalkan mulai groundbreaking pada Desember 2025. Dengan kecepatan operasional hingga 350 km/jam dan target beroperasi pada kuartal IV 2028, waktu tempuh dari pusat Ho Chi Minh City ke Can Gio dipangkas menjadi sekitar 13 menit. Efeknya signifikan. Kawasan yang sebelumnya dipersepsikan sebagai wilayah pinggiran akan terintegrasi langsung dalam radius hunian inti Ho Chi Minh City. Bahkan, akses menuju pusat bisnis berpotensi lebih cepat dibanding sejumlah kawasan urban lain. Secara global, properti di sepanjang jalur kereta cepat tercatat mengalami kenaikan 15-45% setelah operasional dimulai, dengan momentum berlanjut beberapa tahun berikutnya. Hal ini memperkuat daya tarik Can Gio sebagai frontier pertumbuhan baru, apalagi didukung proyek infrastruktur lain seperti Jembatan Can Gio, konektivitas ke Vung Tau, serta akses menuju Bandara Internasional Long Thanh. Kota Pesisir Berstandar ESG++ Selain konektivitas, nilai unik proyek ini terletak pada integrasi lingkungan. Kawasan ini berbatasan dengan cagar biosfer seluas 75.000 hektare yang diakui UNESCO dan menghadap langsung ke Samudra Pasifik. Dirancang sebagai mega-proyek reklamasi laut berstandar ESG++, Vinhomes Green Paradise mencakup lagoon seluas 800 hektare, dua lapangan golf 18-hole, serta kompleks hiburan skala besar. Infrastruktur kesehatan diperkuat rumah sakit internasional yang bekerja sama dengan institusi medis global, sementara kawasan komersial 24/7 diproyeksikan menjaga aktivitas ekonomi sepanjang waktu. Saat beroperasi penuh, kawasan ini ditargetkan mampu menarik hingga 40 juta pengunjung per tahun, menciptakan basis kuat bagi sektor hospitality, ritel, dan pasar sewa. Aset Lintas Generasi untuk Masa Depan Pengamat properti senior Marc Townsend menyebut proyek ini memiliki ambisi dan skala yang jarang ditemukan di kawasan regional. Berbeda dengan kota-kota yang tumbuh di atas infrastruktur matang, proyek ini diposisikan sebagai katalis pertumbuhan struktural baru dalam arsitektur ekonomi Vietnam. Dengan kombinasi rekor remitansi, regulasi kepemilikan yang semakin kondusif, investasi infrastruktur masif, dan masterplan berstandar global, Can Gio dinilai berada dalam momentum strategis. Bagi investor diaspora, momentum ini dipandang sebagai jendela masuk sebelum konektivitas penuh dan ekosistem kawasan terintegrasi sepenuhnya terwujud. Lebih dari sekadar hunian, proyek ini juga diproyeksikan menjadi aset lintas generasi yang dikalibrasi untuk menjawab standar investasi global dalam beberapa dekade mendatang. (ory/ory) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  14. Jakarta, CNN Indonesia -- Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menuntut Bantuan Hari Raya (BHR[1]) bagi pengemudi ojek online (ojol[2]) setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP[3]) DKI Jakarta, yakni Rp5,7 juta. Ketua SPAI Lily Pujiati menyampaikan tuntutan ini berdasarkan dengan kejadian tahun lalu, yakni THR diubah menjadi BHR. Namun, tidak semua pengemudi ojol mendapatkannya. "Seperti yang dilaporkan SPAI ke Pengaduan BHR di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada 2025 lalu, seorang pengemudi yang berpenghasilan Rp93 juta hanya mendapatkan BHR sebesar Rp50 ribu. Dari 800 aduan, sebanyak 80 persen hanya mendapatkan Rp50 ribu. Jutaan lainnya tidak mendapatkan sama sekali," ujar Lily kepada CNNIndonesia.com, Kamis (23/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Lily menilai keputusan yang dikeluarkan Kemnaker justru membuat aturan BHR yang tidak adil seperti tahun lalu. Hal ini karena surat edaran menteri ketenagakerjaan hanya bersifat imbauan dan tidak wajib. Menurutnya, platform aplikator ojol bisa mengakali aturan tersebut dengan membuat berbagai syarat dan kriteria yang diskriminatif dan tidak adil. "Kriteria yang tidak adil itu mewajibkan pengemudi ojol untuk bekerja selama 200 jam online, harus bekerja selama 25 hari, wajib menerima order 90 persen, order harus diselesaikan 90 persen, semua syarat itu harus dilakukan dalam 12 bulan terakhir. Bila satu syarat tidak terpenuhi misalnya jam kerja hanya 199 jam, maka pengemudi hanya mendapatkan Rp50 ribu dari Rp900 ribu yang dijanjikan," terangnya. Dengan demikian, untuk memastikan pengemudi ojol mendapatkan haknya sebagai pekerja berupa tunjangan yang layak, SPAI menuntut THR sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR bagi Pekerja sebesar 1 kali UMP atau Rp 5,7 juta untuk Jakarta. SPAI meminta nominal tersebut wajib dibayarkan tanpa syarat oleh platform seperti Gojek, Grab, Maxim, Shopee Food, InDrive, Lalamove, Deliveree, Borzo dan lainnya kepada setiap pengemudinya. "Alasan Kemnaker tidak memberikan THR ojol karena status ojol sebagai mitra. Padahal faktanya sehari-hari status hubungan yang tercipta antara perusahaan platform dengan pengemudi adalah hubungan kerja," kata Lily. Sementara itu, Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia meminta pemerintah untuk terus mendorong perusahaan aplikator membayarkan BHR bagi para pengemudi ojolnya. Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono menyampaikan selama hampir setahun mitra dibebankan berbagai potongan dan skema yang tidak adil. Perusahaan mengambil bagi hasil atau biaya potongan aplikasi hampir 50 persen. Menurutnya, hal tersebut membuat beban dan pengeluaran terbesar secara kolektif terdapat pada pengemudi. "Harapan besar kami BHR dapat dibayarkan Rp1,2 juta per pengemudi mitra ojol dan nilai tersebut jika dibreakdown atau dirinci per bulan hanya Rp100 ribu per bulan per pengemudi ojol, dibandingkan dengan margin profit atau margin kelebihan potongan dan skema ojol membayar ke aplikator," kata Igun saat dihubungi CNNIndonesia.com secara terpisah. Meski begitu, Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia tetap mengapresiasi pemerintah yang memperhatikan kelanjutan BHR bagi pengemudi ojol. Igun menilai BHR secara normatif wajib diberikan perusahaan aplikator kepada para pengemudi mitranya. "Dengan adanya SE BHR ojol dari pemerintah walaupun belum memiliki kekuatan daya tekan terhadap aplikator dan masih lemahnya kekuatan hukum bagi para pengemudi ojol, kami dari asosiasi berharap pemerintah terus mendorong perusahaan aplikator agar dapat membayarkan BHR bagi para pengemudi ojolnya," ungkapnya. Selain itu, Igun juga menekankan kepada pemerintah untuk menghentikan pemberian BHR yang bersifat formalitas seperti tahun sebelumnya. "Mayoritas BHR diterima oleh pengemudi mitra ojol hanya sebesar Rp 50 ribu saja, namun laporan ke istana Presiden bahwa aplikator memberikan BHR Rp1 juta yang ternyata faktanya nilai Rp 1 juta hanya diberikan kepada ojol-ojol yang dipilih kolegial atas keinginan aplikator sendiri, bukan kepada mayoritas pengemudi ojol," tegas Igun. ====[4] (sfr/sfr) References^ BHR (www.cnnindonesia.com)^ ojol (www.cnnindonesia.com)^ UMP (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  15. Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) berupaya untuk memperbaiki struktur pendanaan agar lebih kuat. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan bisnis bank pada dasarnya dimulai dari penghimpunan dana. "Jadi banking itu adalah funding game. Jadi apa yang kita mau bangun di BRI itu adalah bagaimana kita membangun funding franchise yang kuat. Intinya kita ingin memperbaiki struktur pendanaan kita," ujar Hery dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan 2025, Kamis (26/2/2026). Hal itu dilakukan dengan menggenjot komposisi dana murah (CASA) yang sudah dilakukan tahun lalu. Hery mengatakan porsi CASA yang tahun 2024 sebesar 66,6% dari DPK, tahun lalu meningkat menjadi sekitar 71%. Untuk melanjutkan pertumbuhan CASA, butuh meningkatkan pertumbuhan tabungan dan giro yang didorong oleh transaksi perbankan. Oleh karena itu, Hery mengatakan pihaknya ingin mendorong layanan transaksi milik BRI seperti BRImo, QRIS, EDC, serta Qlola. Tidak terkecuali, agent BRIlink. Selain itu, Hery juga ingin mendorong volume dan transaksi di BRI. Menurutnya, saat ini tren transaksi di BRI bertumbuh positif, menghantarkan BRI mendekati pesaing teratas. "Jadi kita ingin memang leading di sisi funding murah atau CASA ratio," pungkas Hery. Ia melanjutkan pentingnya faktor user aktif di super app retail BRImo dalam menumbuhkan CASA. Di samping itu, mesin-mesin EDC yang aktif digunakan untuk transaksi kartu-kartu BRI dan juga kartu-kartu lain juga. Lebih lanjut, Hery mengatakan BRI terus memperbaharui super app untuk korporasi, Qlola. Hery mengatakan super app itu harus sejajar dengan super app korporat milik bank-bank sejawat. Dengan begitu, diharapkan nasabah korporasi bisa melakukan transaksi seperti cash management, trading, foreign exchange yang pada akhirnya dapat menambah CASA dalam bentuk giro bagi BRI. "Nah jadi pertumbuhan kita harapkan tetap solid. Harapannya lebih baik dibandingkan dengan tahun 2025 yang lalu," tukas Hery. (ayh/ayh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  16. Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten cat milik Konglomerat Tanoko, PT Avia Avian Tbk (AVIA) membukukan total pendapatan sebesar Rp 8,1 triliun pada tahun 2025, meningkat Rp 652 miliar atau 8,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pertumbuhan volume penjualan sebesar 7,4% di tahun lalu, didukung oleh pertumbuhan penjualan yang sejak kuartal pertama hingga kuartal keempat, baik pada segmen solusi arsitektur maupun barang dagangan. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,7 triliun, meningkat Rp 80 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, dengan marjin laba bersih sebesar 21,5%. Kinerja tahun 2025 didorong oleh strategi keberlanjutan, yang berfokus pada penguatan hubungan pelanggan, perluasan jaringan distribusi, serta peningkatan proses internal. Meskipun kondisi pasar masih penuh tantangan, AVIA tetap mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam jumlah pelanggan yang bertransaksi. Hingga akhir 2025, lebih dari 60.000 toko tercatat aktif bertransaksi dengan Avian Brands. Dari sisi distribusi, sepanjang tahun 2025 Perseroan menambah lima pusat distribusi milik sendiri, sehingga total pusat distribusi yang dimiliki sendiri mencapai 129 titik, didukung oleh 15 pusat distribusi mini serta 38 pusat distribusi pihak ketiga. Sepanjang tahun 2025, Avian Brands juga meluncurkan 12 produk baru di segmen solusi arsitektur. (ayh/ayh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  17. Jakarta, CNBC Indonesia - PT Astra International Tbk. (ASII) menyampaikan melaporkan hasil pembelian kembali (buyback) saham yang terhitung sejak tanggal 19 Januari 2026 sampai dengan 25 Februari 2026 dengan jumlah dana yang dialokasikan untuk pembelian kembali saham sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun. Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ASII telah melakukan buyback saham sebanyak 104.850.800 lembar saham dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 684.972.984.388. Manajemen menegaskan, aksi korporasi ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan. Selain realisasi yang telah berjalan, Astra juga mengungkapkan rencana untuk kembali melaksanakan program buyback saham baru. Namun, detail pelaksanaannya akan diumumkan kemudian sesuai kebutuhan dan kondisi pasar. "Perseroan memiliki rencana kembali untuk melakukan program pembelian kembali saham yang baru, dimana detail pelaksanaannya akan diputuskan dan disampaikan lebih lanjut oleh Perseroan," tulis manajemen, dikutip Kamis (26/2/2026). Program tersebut akan dilakukan berdasarkan Peraturan OJK No. 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Pada Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan atau Peraturan OJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh Perusahaan terbuka. (ayh/ayh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  18. Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perdagangan Amerika Serikat [1](AS) atau DOC menetapkan bea masuk [2]sementara atas impor produk sel dan panel surya[3] dari India, Indonesia, dan Laos. Besarannya setara subsidi umum yang diberikan oleh masing-masing negara. Hal ini dilakukan untuk menekan dampak subsidi pemerintah ketiga negara tersebut terhadap produk surya buatan AS. Mengutip Reuters, tingkat subsidi umum ditetapkan sebesar 125,87 persen untuk impor produk sel dan panel surya dari India, 104,38 persen dari Indonesia, dan 80,67 persen dari Laos dalam lembar fakta yang dirilis oleh DOC. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT DOC mengungkapkan produsen sel dan panel surya yang beroperasi di ketiga negara itu menerima subsidi dari pemerintahnya sehingga membuat produk AS tak kompetitif. Hal tersebut tercermin dari jumlah impor dari ketiga negara tersebut yang mencapai US$4,5 miliar atau setara Rp75,39 triliun (asumsi kurs Rp16.670 per dolar). Angka tersebut hampir dua per tiga dari total impor AS pada tahun 2025. Selain itu, AS menilai kebijakan tersebut juga berkaitan dengan tren pengenaan tarif terhadap impor panel surya murah dari Asia selama lebih dari satu dekade. Sebagian besar produk panel surya murah tersebut diproduksi oleh perusahaan asal China. Sebelumnya, Gedung Putih juga telah mengenakan tarif tinggi untuk produk impor serupa dari Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Kamboja. Kebijakan tersebut membuat impor keempat negara tersebut merosot tajam. Sementara itu, DOC juga secara khusus mengenakan tarif individual untuk produsen asal ketiga negara tersebut. Misalnya, perusahaan asal Indonesia, AS menetapkan tarif sebesar 143,3 persen untuk PT Blue Sky Solar dan 85,99 persen untuk PT REC Solar Energy. Lalu, perusahaan asal India, Mundra Solar dikenai tarif sebesar 125,87 persen sedangkan perusahaan asal Laos, Solarspace Technology Sole Co dan Vietnam, Sunergy Joint Stock Company dikenai tarif 80,67 persen. Pengumuman ini adalah tahap pertama dari dua dari dua keputusan yang akan diambil dalam kasus perdagangan yang diajukan tahun lalu oleh Alliance for American Solar Manufacturing and Trade yang mencakup Hanwha Qcells, First Solar, dan Mission Solar. Pengacara utama aliansi Tim Brightbill menyampaikan langkah tersebut penting untuk memulihkan persaingan yang adil di AS. Selain itu, ia juga menekankan investasi tersebut tidak akan berhasil jika impor yang diperdagangkan secara tidak adil dibiarkan mendistorsi pasar. "Para produsen Amerika menginvestasikan miliaran dolar untuk membangun kembali kapasitas dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja dengan gaji yang layak. Investasi tersebut tidak akan berhasil jika impor yang diperdagangkan secara tidak adil dibiarkan mendistorsi pasar," katanya dalam sebuah pernyataan. Dalam hal ini, DOC dijadwalkan akan mengambil keputusan terpisah bulan depan untuk menilai apakah perusahaan-perusahaan dari Indonesia, India, dan Laos ini menjual produk ke pasar AS di bawah biaya produksi. ====[4] (fln/sfr) References^ Amerika Serikat (www.cnnindonesia.com)^ bea masuk (www.cnnindonesia.com)^ panel surya (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  19. Jakarta, CNBC Indonesia- Harga komoditas emas kembali naik di tengah kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik imbas ketegangan di Timur Tengah hingga kembali memanasnya perang dagang. Pada perdagangan Rabu (25/2/2026), harga emas dunia naik 0,44% di level USD5.170,63 per troy ons. Kilau harga emas yang terus mencetak rekor turut berdampak pada industri perhiasan emas. Founder & President Director PT Nafiri Jaffa Sentosa, Naomi Julia Soegianto mengatakan pergerakan harga emas yang terus naik didorong meningkatnya ketidakpastian global membuat daya beli perhiasan emas ikut melemah. Menghadapi dampak kenaikan harga emas, industri perhiasan emas harus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan pasar lewat desain yang mengikuti tren namun dengan gramasi dan kadar yang lebih kecil. Seperti apa dampak kenaikan harga emas ke bisnis perhiasan? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Founder & President Director PT Nafiri Jaffa Sentosa, Naomi Julia Soegianto dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 26/02/2026) Add as a preferred source on Google [1] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  20. Jakarta, CNBC Indonesia — Sepuluh anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memberikan kontribusi signifikan. Tercatat, laba bersih seluruh entitas anak BRI naik 16,1% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp10,37 triliun sepanjang 2025. Direktur Networking dan Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto mengatakan torehan itu memberikan kontribusi laba sebesar 18,2% terhadap total laba konsolidasian BRI. Adapun BRI membukukan laba bersih sebesar Rp57,13 triliun sepanjang tahun 2025. "Sebagai bagian dari transformasi BRIVolution Reignite BRI mendorong new source of growth melalui penguatan perusahaan anak yang tergabung dalam BRI Group," kata Aquarius dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan 2025, Kamis (26/2/2026). Kesepuluh anak usaha BRI itu adalah PT Pegadaian yang bergerak di industri pegadaian dan pembiayaan mikro, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bergerak di pembiayaan ultramikro, PT Asuransi BRI Life (BRI Life) bergerak di industri asuransi jiwa, PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) bergerak di asuransi umum, bank digital PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO), BRI Finance bergerak di industri pembiayaan, PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) bergerak di pasar modal dan investasi, manajer investasi PT BRI Management Investasi (BRI-MI), modal ventura BRI Ventures (BVI), dan BRI Global Financial Services Co. Ltd yang bergerak di industri remitansi dan pembiayaan. Sepanjang 2025, BRI mencetak laba bersih tahun berjalan konsolidasi sebesar Rp57,13 triliun turun 5,26% yoy dari sebesar Rp60,30 triliun pada tahun 2024. Bila merinci laporan keuangannya, kinerja top line BRI meningkat. Pendapatan bunga tercatat sebesar Rp207,78 triliun, naik 4,27% yoy. Beban bunga ikut naik tipis 1,2% yoy menjadi Rp57,28 triliun. Lantas, pendapatan bunga bersih serta pendapatan jasa asuransi naik 5,54% yoy menjadi Rp 151,8 triliun sepanjang tahun lalu. (mkh/mkh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  21. Jakarta, CNBC Indonesia- Indeks harga saham gabungan pada perdagangan Kamis, 26/02 sembat anjlok hingga 2% dan ditutup zona merah dengan pelemahan 1,45% ke level 8.201 sementara Rupiah menguat ke Rp 16.750 per Dolar AS. Equity Analyst CNBC Indonesia, Susi Setiawati menyoroti salah satu sentimen eksternal yang turut menekan pergerakan pasar modal RI terkait pengenaan tarif impor 104% AS terhadap produk panel surya RI. Seperti apa analisa pergerakan pasar modal RI? Selengkapnya simak ulasan Shafinaz Nachiar dengan Equity Analyst CNBC Indonesia, Susi Setiawati dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 26/02/2026) Add as a preferred source on Google [1] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  22. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perdagangan (Mendag[1]) Budi Santoso memastikan fasilitas tarif nol persen bagi 1.819 produk ekspor Indonesia ke Amerika Serikat[2] (AS) diharapkan tetap berjalan, meski terjadi perubahan kebijakan tarif di Negeri Paman Sam. Kepastian itu disampaikan di tengah dinamika kebijakan perdagangan AS setelah Mahkamah Agung (MA) setempat membatalkan kebijakan tarif global Presiden Donald Trump. "Ini kan masih ada masa konsultasi karena kemarin keputusan Amerika. Tetapi yang sudah kita tanda tangani yang 0 persen masuk ke Amerika, itu tetap kita harapkan berjalan," kata Budi di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Kamis (26/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Fasilitas tarif nol persen tersebut merupakan bagian dari Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Indonesia-AS yang ditandatangani Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington DC pada 19 Februari 2026. Kesepakatan itu membuka akses bebas tarif bagi 1.819 pos tarif produk Indonesia ke pasar AS. Produk yang memperoleh fasilitas tersebut mencakup sektor pertanian dan industri, antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang. Untuk produk tekstil dan apparel, fasilitas tarif nol persen diberikan melalui mekanisme kuota atau tariff rate quota (TRQ). Di sisi lain, dinamika kebijakan tarif AS masih berlangsung setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif darurat Trump yang sebelumnya diterapkan secara luas terhadap berbagai negara. Putusan tersebut menyatakan kebijakan tarif berbasis Undang-Undang International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) tidak memiliki dasar hukum. Meski demikian, Trump tetap mengancam negara-negara mitra dagang yang menarik diri dari kesepakatan perdagangan dengan AS akan dikenakan tarif lebih tinggi melalui dasar hukum lain. Pemerintah AS juga menetapkan tarif impor global baru sebesar 15 persen yang berlaku sementara selama 150 hari. Di tengah ketidakpastian tersebut, pemerintah Indonesia menegaskan perjanjian dagang dengan AS tetap berproses. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyatakan kesepakatan perdagangan RI-AS merupakan perjanjian antarnegara yang memiliki mekanisme implementasi tersendiri. Menurut Airlangga, perjanjian tersebut memiliki masa konsultasi sekitar 60 hingga 90 hari setelah penandatanganan sebelum berlaku efektif, termasuk proses konsultasi dengan DPR di Indonesia dan mekanisme internal di AS. Pemerintah Indonesia juga meminta agar fasilitas tarif nol persen untuk sejumlah komoditas ekspor utama tetap dipertahankan di tengah perubahan kebijakan perdagangan global AS. Selain sektor pertanian, fasilitas itu juga mencakup rantai pasok elektronik, minyak sawit mentah (CPO), tekstil, serta berbagai produk industri lainnya. "Kemarin sudah ada keputusan dari Supreme Court (MA) terkait dengan pembatalan tarif secara global dan meminta pemerintah Amerika mengembalikan, reimburse tarif yang sudah dikenakan ke masing-masing korporasi. Nah, bagi Indonesia yang sudah menandatangani perjanjian, ini namanya perjanjian antar dua negara, ini masih tetap berproses," ujar Airlangga dalam keterangan pers di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2) waktu AS. ====[3] (del/ins) References^ Mendag (www.cnnindonesia.com)^ Amerika Serikat (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  23. Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham [1]Gabungan (IHSG[2]) ditutup di level 8.235 pada perdagangan Kamis (26/2) sore. Indeks saham melemah 86,96 poin atau minus 1,04 persen dari perdagangan sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp28,14 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 56,52 miliar saham. Pada penutupan kali ini, 146 saham menguat, 568 terkoreksi, dan 105 stagnan. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Terpantau, kesebelas indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor transportasi yang minus 2,6 persen. Beralih ke bursa asing, mayoritas bursa saham di kawasan Asia terpantau bergerak di zona merah. Tercatat, indeks Hang Seng Composite di Hong Kong melemah 1,44 persen, indeks Shanghai Composite di China minus 0,01 persen, dan indeks Straits Times di Singapura minus 0,92 persen. Di sisi lain, indeks Nikkei 225 di Jepang plus 0,29 persen. Sementara itu, bursa saham Eropa terpantau bergerak bervariasi. Tercatat indeks DAX di Jerman melemah 0,24 persen, sedangkan indeks FTSE 100 di Inggris plus 0,10 persen. Lalu, bursa Amerika terpantau kompak hijau. Indeks NASDAQ Composite menguat 1,26 persen, indeks Dow Jones plus 0,63 persen, dan indeks S&P;500 naik 0,81 persen. ====[3] (sfr/sfr) References^ Saham (www.cnnindonesia.com)^ IHSG (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  24. Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini, Kamis (26/2/2026) di zona merah. Kendati demikian IHSG berhasil memangkas koreksi sebelum menutup perdagangan. IHSG ditutup turun 86,97 poin atau -1,05% ke level 8.235,26. Sebelumnya IHSG sempat anjlok hingga 2%. Sebanyak 594 turun, 157 naik, 207 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 27,85 triliun, melibatkan 54,04 miliar saham dalam 3,09 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar terkoreksi menjadi Rp 14.744 triliun. Mengutip Refinitiv, semua sektor mengalami koreksi. Industri turun 2,4%, konsumer nonprimer -2,06%, properti -1,88%, dan bahan baku -1,7%. Bukit Ulluwatu Villa (BUVA) tercatat menjadi pemberat utama dengan bobot -5,11 indeks poin. Lalu VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) dan Impack Pratama Industri (IMPC), masing-masing membebani IHSG -5,08 indeks poin dan -5,02 indeks poin. Sementara itu, investor asing mencatat net buy Rp 256,4 miliar pada perdagangan sesi 1. Trimegah Bangun Persada (NCKL) menjadi saham dengan net buy terbesar, yakni Rp 690,1 miliar dan diikuti oleh Merdeka Copper Gold (MDKA) Rp 82,6 miliar serta Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 66,3 miliar. Adapun IHSG dibayangi kondisi geopolitik pada perdagangan hari ini. Iran dan Amerika Serikat (AS) akan melakukan pertemuan tingkat tinggi untuk membahas kesepakatan nuklir Teheran, di Jenewa, Swiss, Kamis (26/2/2026) ini. Meski melegakan, namun hal ini belum tentu meredakan ketegangan kedua negara. Negara-negara Barat selama ini meyakini Iran ingin membuat bom nuklir. Tapi Iran sendiri menyebut apa yang mereka lakukan untuk kepentingan damai. Presiden AS Donald Trump juga terus mengancam akan melakukan serangan jika perjanjian tak terealisasi. Meski mengatakan mengedepankan negosiasi, ia tak memungkiri potensi serangan. "Pilihan saya adalah untuk menyelesaikan masalah melalui diplomasi, tapi satu yang pasti, saya yak akan mengizinkan pen dukung teror nomor satu dunia... memiliki senjata nuklir," klaim Trump. (mkh/mkh) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  25. Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengumumkan laporan keuangan tahun 2025, dengan perolehan laba sebelum pajak konsolidasi (audited) sebesar Rp8,8 triliun. Kinerja ini menghasilkan earnings per share sebesar Rp273,53, yang turut berkontribusi pada pertumbuhan bisnis Bank. Presiden Direktur dan CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, hasil kinerja CIMB Niaga pada tahun 2025 mencerminkan konsistensi performa serta kesehatan fundamental bisnis Bank. "Sepanjang tahun tersebut, kami berhasil memperkuat posisi likuiditas dan permodalan, di mana hal tersebut semakin memperkuat landasan kami untuk terus bertumbuh sekaligus memastikan untuk senantiasa memberikan nilai jangka panjang," ungkap Lani dikutip Kamis (26/2/2026). Kerangka manajemen risiko perseroan, menurut Lani, terjaga dengan baik yang tercermin dari kualitas aset, dengan rasio kredit bermasalah bruto (gross non-performing loan/NPL) sebesar 1,81% dan cost of credit (CoC) yang menurun menjadi 0,74%. Pada akhirnya, perolehan return on equity (ROE) sebesar 13,0% menunjukkan kapasitas Bank dalam menghasilkan profitabilitas yang stabil, dengan tetap menjaga profil keuangan yang disiplin dan solid. "Di tahun 2026, kami akan terus fokus pada pertumbuhan kredit yang prudent, menjaga kualitas aset, memperkuat basis dana murah (current account saving account/CASA), serta menjalankan pengelolaan biaya yang disiplin. Dengan strategi Forward30 sebagai panduan, kami meyakini dapat mempertahankan kinerja yang baik dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para stakeholders, termasuk nasabah dan masyarakat luas. Komitmen ini juga mencerminkan purpose kami 'Advancing Customers and Society', di mana CIMB Niaga berkomitmen membantu nasabah serta masyarakat Indonesia mewujudkan mimpi dan aspirasinya," tambah Lani. Selain itu, CIMB Niaga senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit ratio (LDR) masing-masing sebesar 24,8% dan 86,8%. Total aset konsolidasian adalah sebesar Rp372,7 triliun per 31 Desember 2025, yang semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia. Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp270,5 triliun, tumbuh 3,8% secara setahunan (year-on-year/Y-o-Y), dikontribusikan dari pertumbuhan CASA sebesar 10,1% Y-o-Y menjadi Rp189,5 triliun. Kenaikan tersebut turut berkontribusi terhadap melonjaknya rasio CASA menjadi sebesar 70,0%. Hal ini merupakan hasil upaya Bank untuk membina hubungan dengan nasabah yang lebih erat sekaligus meningkatkan pengalaman nasabah secara keseluruhan melalui layanan digital. Adapun jumlah kredit/pembiayaan naik 4,5% Y-o-Y menjadi Rp238,3 triliun, dengan pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen Perbankan Korporat (+6,7% Y-o-Y), diikuti Perbankan Konsumer (+3,4% Y-o-Y) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) (+2,0% Y-o-Y). Kenaikan di kredit/pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) sebesar 10,1% Y-o-Y. Sementara itu, kontribusi Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) terus menunjukkan posisinya sebagai salah satu Unit Usaha Syariah terbesar di Indonesia. Per 31 Desember 2025, total pembiayaan mencapai Rp55,7 triliun dan DPK tercatat sebesar Rp50,3 triliun. CIMB Niaga Syariah juga terus memperkuat struktur dengan mengoptimalkan pendanaan yang efisien, melalui pengembangan jaringan berbasis komunitas dan kemitraan strategis berbasis prinsip syariah. Langkah ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekosistem keuangan syariah nasional secara lebih luas. Memperkuat Ekosistem Keuangan Digital yang Terintegrasi Adopsi digital oleh nasabah terus meningkat sepanjang tahun 2025, didukung komitmen CIMB Niaga untuk menghadirkan inovasi layanan perbankan melalui solusi digital yang terintegrasi. Pada 2025, 91,6% dari total transaksi keuangan nasabah dilakukan melalui kanal perbankan digital, termasuk OCTO (Aplikasi dan Website), BizChannel@CIMB, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), serta OCTO Pay (e-money). Seiring dengan meluasnya penerapan perbankan digital, CIMB Niaga terus mengintegrasikan layanan kantor fisik dan digital melalui konsep Digital Branch dan Digital Hub. Adapun konsep ini menggabungkan kapabilitas layanan mandiri digital dengan tetap mempertahankan sentuhan layanan personal yang ramah khas CIMB Niaga. Kantor-kantor cabang ini memungkinkan nasabah melakukan layanan seperti pembukaan rekening, penerbitan kartu debit, dan pembaruan Customer Information File (CIF) dalam waktu sekitar lima menit. Hingga 31 Desember 2025, CIMB Niaga telah mengoperasikan 34 Digital Branch dan 28 Digital Hub di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk OCTO (aplikasi dan website), dinilai Lani senantiasa menjadi platform utama untuk memberikan pengalaman digital yang optimal, dengan berbagai fitur unggulan yang memungkinkan nasabah mengelola keuangan sehari-hari secara praktis dalam satu platform, termasuk transfer, pembayaran QRIS dan tagihan, pengajuan pinjaman, layanan asuransi, serta akses investasi. OCTO Call dan OCTO WhatsApp kini juga tersedia di Aplikasi OCTO, sehingga nasabah dapat lebih mudah menghubungi Bank kapan pun membutuhkan, tanpa memerlukan pulsa telepon. Pada 2025, CIMB Niaga melakukan rebranding dengan mengintegrasikan dua platform perbankan digital yang sebelumnya terpisah, yaitu OCTO Mobile (aplikasi mobile) dan OCTO Clicks (internet banking) menjadi satu digital ecosystem dengan nama OCTO. Melalui integrasi ini, nasabah dapat menyelaraskan kredensial yang dimiliki dengan satu user ID, kemudian mengakses aplikasi atau website secara seamless menggunakan detail login yang sama. Kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman perbankan digital yang lebih praktis dan optimal. CIMB Niaga juga menghadirkan inovasi baru melalui OCTO Savers Payroll, yang ditujukan bagi nasabah payroll untuk mengelola keuangan dari hasil pendapatan mereka. Melalui solusi ini, rekening payroll menjadi titik awal dalam mengatur pengeluaran, transaksi, dan perencanaan keuangan melalui layanan digital OCTO. Selain bebas biaya administrasi bulanan dan transaksi tanpa biaya, OCTO Savers Payroll juga menawarkan suku bunga dan promo khusus untuk produk tabungan dan pinjaman, termasuk akses likuiditas jangka pendek melalui fasilitas pembiayaan digital OCTO Loan dengan limit hingga Rp10 juta. Nasabah juga dapat menikmati kemudahan investasi lewat OCTO melalui #GetWealthSoon, yang menghadirkan serangkaian akses untuk membeli dan menjual emas, reksa dana, serta obligasi ritel dan korporasi. Beragam kemudahan ini juga dilengkapi dengan tools untuk melakukan monitoring atas portofolio dan kinerja investasi yang dimiliki nasabah. Transaksi finansial melalui aplikasi dan website OCTO meningkat sebesar 48% pada tahun 2025, di mana pencapaian ini merefleksikan peningkatan engagement nasabah yang semakin kuat dengan platform digital Bank. Melalui inovasi berkelanjutan, CIMB Niaga tetap berkomitmen menghadirkan pengalaman perbankan yang simple, terhubung dan relevan dengan kebutuhan finansial nasabah. Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga terus meningkatkan customer experience dengan menawarkan berbagai produk dan layanan yang komprehensif melalui 394 cabang dan jaringan (termasuk 31 Digital Lounge). Per 31 Desember 2025, jaringan Bank secara nasional didukung oleh 2.786 ATM (termasuk Cash Remittance Machine dan Multidenom Deposit Machine) serta 707.256 EDC, QR dan e-Commerce. Komitmen Pada Keberlanjutan & Pemberdayaan Masyarakat Pada tahun 2025, Bank terus mewujudkan komitmen untuk memajukan nasabah dan masyarakat melalui inisiatif keberlanjutan dan dampak sosial yang terintegrasi. CIMB Niaga mencatat pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp59,5 triliun (25% dari total pembiayaan), yang didorong oleh ekspansi pembiayaan ke sektor energi terbarukan, segmen UMKM, serta pertumbuhan signifikan pada program sustainability-linked loan dan solusi lainnya dalam portofolio pembiayaan berkelanjutan non-ritel. Hingga Desember 2025, perseroan mencatat bahwa 70% dari portofolio pembiayaan kelapa sawit telah tersertifikasi keberlanjutan. Bank juga terus meningkatkan efisiensi energi operasional melalui pemasangan panel surya di dua gedung kantor, modernisasi peralatan kantor, serta pembelian Sertifikat Energi Terbarukan (Renewable Energy Certificates/REC). Inisiatif ini memungkinkan CIMB Niaga mencapai target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Cakupan 1 dan 2 sebesar 46% dibandingkan posisi awal (baseline) tahun 2019. Selain itu, bersama CIMB Group, Bank secara rutin memantau pencapaian target dekarbonisasi interim pada enam sektor dengan intensitas emisi karbon tinggi, yaitu tambang batu bara termal, kelapa sawit, semen, ketenagalistrikan, real estat, serta minyak dan gas bumi. Hingga 2024, lebih dari 50% atau empat dari enam target Net Zero sektor spesifik tahun 2030 telah menunjukkan kinerja sesuai dengan skenario acuan. CIMB Niaga juga terus memberikan dampak sosial dan lingkungan melalui empat pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), mencakup pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, serta iklim dan lingkungan. Pada 2025, inisiatif ini menjangkau lebih dari 10.000 penerima manfaat di bidang pendidikan, dan mendukung sekitar 3.300 penerima manfaat melalui program #CegahStunting bekerja sama dengan UNICEF. Dalam pilar pemberdayaan ekonomi serta iklim dan lingkungan, Bank memberdayakan hampir 1.000 UMKM, termasuk usaha yang dimiliki wanita dan penyandang disabilitas di Indonesia Timur, serta menanam lebih dari 115.000 pohon bambu dengan potensi penyerapan karbon lebih dari 15.000 ton CO₂. "Pencapaian keberlanjutan kami dalam pembiayaan, dekarbonisasi, dan pemberdayaan masyarakat mencerminkan komitmen CIMB Niaga untuk tumbuh secara bertanggung jawab sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. Kami akan terus mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan resilient," tutup Lani. (rah/rah) Add as a preferred source on Google [1] [Gambas:Video CNBC] [2] References^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
×
×
  • Create New...