bot
Moderators-
Jumlah Konten
129.647 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta, CNBC Indonesia- Perdagangan Kamis, 15 Januari 2026 berhasil membawa Indeks harga saham gabungan ke zona hijau dengan penguatan 0,45% ke level 9.073. Sementara Rupiah masih melanjutkan tren pelemahan ke posisi Rp 16.880 per Dolar AS. Seperti apa analisa perdagangan akhir pekan ini? Selengkapnya simak Maria Katarina dengan Equity Analyst CNBC Indonesia, Susi Setiawati dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026). Indeks naik 42,82 poin atau 0,47% ke level 9.075,40. Sebanyak 339 saham naik, 331 turun, dan sisanya belum bergerak. Nilai transaksi hari ini tergolong ramai atau mencapai Rp 28,25 triliun, melibatkan 50,63 miliar saham dalam 3,37 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kini menyentuh level Rp 16.542 triliun atau nyaris mencapai US$ 1 miliar. Adapun pada perdagangan intraday hari ini, untuk pertama kalinya IHSG mampu menebus level 9.100, meskipun hanya sesaat. Pada titik tertingginya, IHSG berada di 9.10,82. Sektor konsumer non primer dan finansial tercatat menjadi motor penggerak utama kinerja IHSG hari ini. Sementara itu, sektor infrastruktur dan barang baku tercatat mengalami koreksi paling dalam hari ini. Duo bank BUMN yang dikendalikan Danantara tercatat menjadi penopang utama kinerja IHSG hari ini. Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang melesat 2,69% ke Rp 3.820 per saham dengan sumbangsih 15,72 indeks poin. Lalu disusul oleh Bank Mandiri (BMRI) yang melesat 3,10% ke Rp 4.990 per saham dengan kontribusi penguatan 11,65 indeks poin. Kedua emiten tersebut diketahui baru saja menuntaskan pembagian dividen interim atas kinerja tahun buku 2025. BBRI diketahui telah membayarkan dividen kepada pemegang saham yang berhak senilai Rp 137 per saham, sedangkan BMRI membagikan sejumlah Rp 100 per saham. Sementara itu saham milik konglomerat tercatat menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini, dengan sumbang koreksi paling besar dibebani oleh saham BUMI dan BRMS. Adapun pasar keuangan Indonesia hari ini akan menutup perdagangan pada pekan kedua Januari 2026. Pasar keuangan libur pada Jumat untuk memperingati Isra Mi'raj. Dengan perdagangan pekan ini yang pendek maka pelaku pasar perlu mencermati sejumlah sentimen, baik dari dalam ataupun luar negeri. Di dalam negeri, tekanan terhadap mata uang Garuda kini telah melampaui sekadar fluktuasi angka di layar monitor perdagangan antarbank, melainkan sudah memukul pasar fisik secara nyata. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada perdagangan hari ini, harga jual Dolar AS di sejumlah money changer utama di Jakarta telah menembus angka keramat Rp17.000. Di kawasan sentra valuta asing seperti Menteng, Jakarta Pusat, kurs jual tercatat berada di rentang yang mengkhawatirkan, yakni Rp16.930 hingga Rp17.010 per Dolar AS. Fenomena ini mengindikasikan adanya lonjakan permintaan fisik dolar yang signifikan, baik dari masyarakat yang melakukan aksi hedging maupun pelaku usaha yang panik mengamankan likuiditas valas untuk kebutuhan impor bahan baku yang mendesak. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK[1]) mengungkap perusahaan pinjaman daring (pinjol[2]) PT Dana Syariah Indonesia (DSI[3]) menggunakan skema ponzi berkedok syariah dalam menjalankan perusahaan. Skema Ponzi adalah modus investasi palsu yang memberikan keuntungan kepada investor bukan berasal dari profit yang diperoleh dari kegiatan operasi perusahaan, tetapi berasal dari investor selanjutnya yang dilakukan dengan cara merekrut anggota baru. "Kalau dari skemanya yang kami cermati ini adalah skema ponzi berkedok syariah. Jadi saya tidak mengecilkan harapan dari paguyuban, kami telah menghentikan transaksi dari DSI," ujar Deputi Bidang Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono dalam Rapat Komisi III DPR RI, Kamis (15/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Selain menghentikan transaksi PT DSI, Danang menyebutkan, pihaknya juga memblokir rekening pihak yang terdeteksi terafiliasi dengan perusahaan. Pembekuan rekening dilakukan sejak 18 Desember 2025. "Terhadap 33 rekening, dengan saldo sekitar Rp4 miliar," kata Danang. Danang menjelaskan skema ponzi terdeteksi setelah menelusuri total dana masyarakat yang berhasil dikumpulkan PT DSI pada periode 2021-2025 mencapai Rp7,478 triliun, di mana Rp6,2 triliun berhasil dikembalikan, dan sisanya Rp1,2 triliun belum dikembalikan dan berpotensi gagal bayar. Dari total gagal bayar sekitar Rp1,2 triliun, sebesar Rp167 miliar digunakan untuk biaya operasional. Lalu, sebesar Rp796 miliar disalurkan ke pihak ketiga yang merupakan perusahaan terafiliasi pemilik dan Rp218 miliar dipindahkan ke perorangan atau entitas terafiliasi lainnya. "Memang kalau dari aliran dana yang menikmati ini adalah afiliasi-afiliasi dari perusahaan tersebut," ujarnya. OJK sebelumnya telah mengenakan sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha (PKU) kepada DSI sejak 15 Oktober 2025 buntut kasus gagal bayar perusahaan kepada sejumlah pemberi pinjaman (lender). Kemudian, lembaga pengawas itu memfasilitasi pertemuan antara pengurus penyelenggara DSI dengan para lender di Kantor OJK di Jakarta pada Selasa (28/10). Mengutip dari siaran pers di laman OJK, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas sejumlah pengaduan masyarakat yang masuk dalam saluran pengaduan konsumen OJK mengenai tertundanya pengembalian dana maupun pembayaran imbal hasil dari DSI. Informasi mengenai pemblokiran rekening DSI oleh PPATK yang diungkapoleh Paguyuban Lender DSI melalui media sosialnya @paguyubanlenderdsi. Paguyuban Lender DSI menyebut DSI telah dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan rekening perusahaan telah diblokir oleh PPATK. Saat ini DSI tidak mempunyai kemampuan untuk membayarkan sisa kewajiban kepada para lender. "Penyelesaian masalah akan diarahkan melalui forum RUPD (Rapat Umum Pemberi Dana)," ujarnya dalam unggahan tersebut, Senin (29/12). Pihak lender mengatakan DSI hanya mampu mengembalikan sejumlah Rp450 miliar, padahal dana macet yang harus dibayarkan ke lender mencapai Rp1,47 triliun. Dalam surat kepada lender, DSI menyebutkan hanya mempunyai kemampuan keuangan senilai Rp450 miliar yang berasal dari pelunasan kewajiban dari borrower yang berkinerja lancar, dan penjualan jaminan atau agunan dari borrower yang mengalami keterlambatan atau wanprestasi. Kemudian, keuangan juga berasal dari aset milik DSI yang secara hukum dapat dijual tanpa mengganggu keberlangsungan operasional perusahaan, serta aset lain yang masih memerlukan proses hukum tambahan sebelum dapat dilikuidasi. ====[4] (ldy/sfr) References^ PPATK (www.cnnindonesia.com)^ pinjol (www.cnnindonesia.com)^ DSI (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri bernilai tambah melalui partisipasi dalam kredit sindikasi PT Petro Oxo Nusantara (PON), perusahaan petrokimia nasional berorientasi ekspor. Dalam skema tersebut, KB Bank berkontribusi pada fasilitas kredit sindikasi dengan total pembiayaan sebesar US$95,92 juta. Pembiayaan ini dialokasikan untuk mendukung pengembangan kapasitas produksi, penguatan struktur pembiayaan, serta pemenuhan kebutuhan modal kerja PT Petro Oxo Nusantara. KB Bank berperan sebagai Joint Original Mandated Lead Arranger, Underwriter, and Bookrunner (JOMLAUB) sekaligus Escrow Agent. Peran strategis ini mencerminkan kepercayaan para pihak terhadap kapabilitas, tata kelola, dan kinerja KB Bank dalam pembiayaan berskala besar. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT PT Petro Oxo Nusantara merupakan produsen pionir dan terbesar produk 2-Ethyl Hexanol (2-EH), Normal-Butyl Alcohol (NBA), Iso-Butyl Alcohol (IBA), serta CO₂ Liquid (LCO₂) di Indonesia dan Asia Tenggara. Produk-produk tersebut menjadi bahan baku utama bagi berbagai sektor industri, seperti plastik, cat, perekat, dan lain-lain, dengan mayoritas penjualan ditujukan ke pasar ekspor, termasuk China, Singapura, Malaysia, Uni Emirat Arab, Australia, dan India. PT Petro Oxo Nusantara merupakan entitas dalam Pertamina Group melalui PT Tuban Petrochemical Industries yang berperan strategis dalam mendukung pengembangan industri petrokimia di Indonesia. Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, partisipasi dalam pembiayaan sindikasi ini sejalan dengan strategi Bank untuk memperkuat portofolio pembiayaan pada sektor produktif yang berorientasi ekspor dan berdaya saing global. "Pembiayaan sindikasi kepada PT Petro Oxo Nusantara merupakan bagian dari komitmen KB Bank dalam mendukung pengembangan industri petrokimia nasional yang berkontribusi besar terhadap rantai pasok industri dan kinerja ekspor," kata Darma dalam keterangannya dikutip Kamis (15/1). "Kami optimistis kolaborasi ini akan mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, baik bagi Perseroan maupun bagi perekonomian nasional," ujar Darma melanjutkan. Selain pembiayaan, partisipasi KB Bank dalam sindikasi ini juga membuka peluang sinergi dan pengembangan layanan perbankan lainnya, termasuk pengelolaan escrow, trade finance, serta layanan treasury dan valuta asing. Presiden Direktur PT Petro Oxo Nusantara Jaya Martapa menyampaikan, pihaknya mengapresiasi & berterima kasih atas kepercayaan para kreditur yang telah bekerjasama sehingga kredit sindikasi ini dapat terlaksana. "Kami percaya melalui kemitraan strategis ini dapat menciptakan iklim usaha industri sektor petrokimia yang positif serta memberikan manfaat lebih bagi devisa negara serta pembangunan nasional," ujarnya. Ke depan, KB Bank akan terus memperluas peran dalam pembiayaan sindikasi dan proyek-proyek strategis di berbagai sektor, sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (inh) Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tengah mendalami aliran dana fintech peer to peer (P2P) lending PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Dalam temuan awalnya, PPATK menilai aktivitas DSI terindikasi sebagai skema ponzi yang dibungkus dengan konsep syariah. Deputi Bidang Pemberantasan PPATK Danang Tri Hartono mengungkapkan berdasarkan data transaksi keuangan periode 2021 hingga 2025, PT DSI berhasil menghimpun dana masyarakat sebesar Rp7,478 triliun. Dari jumlah tersebut, dana yang telah dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk imbal hasil tercatat sebesar Rp6,2 triliun. "Sehingga terdapat selisih dana yang belum dikembalikan kepada masyarakat kurang lebih Rp1,2 triliun," ungkap Danang dalam rapat dengan Komisi III DPR RI, di Jakarta, Kamis, (15/1/2026). Danang menjelaskan, dari selisih dana tersebut sekitar Rp167 miliar digunakan untuk biaya operasional perusahaan. Biaya itu meliputi kebutuhan listrik, internet, sewa tempat usaha, gaji, iklan, serta pengeluaran operasional lainnya. Selain itu, sekitar Rp796 miliar disalurkan ke perusahaan-perusahaan terafiliasi dengan DSI. Berdasarkan temuan PPATK, perusahaan-perusahaan tersebut secara kepemilikan masih berada di bawah kendali pihak yang sama. Tak hanya itu, PPATK juga menemukan aliran dana sekitar Rp218 miliar yang dipindahkan ke perorangan atau entitas lain yang juga terafiliasi. Dari pola transaksi tersebut, PPATK menilai pihak yang paling menikmati aliran dana adalah afiliasi-afiliasi perusahaan tersebut. "Nah, kalau dari skemanya yang kami cermati ini adalah skema ponzi berkedok syariah. Saya tidak mengecilkan harapan dari paguyuban lender," tandasnya. Sebagai langkah pencegahan, PPATK telah menghentikan transaksi DSI dan sejumlah pihak terafiliasi sejak 18 Desember 2025. Penghentian tersebut mencakup 33 rekening dengan total saldo sekitar Rp 4 miliar. Dalam kesempatan yang sama, Bareskrim Polri juga meningkatkan status penanganan perkara dugaan pembiayaan proyek properti fiktif oleh DSI ke tahap penyidikan. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menyatakan pihaknya telah menerima empat laporan perkara terkait kasus tersebut. Total korban yang tercatat mencapai lebih dari 1.500 lender, dengan pihak terlapor yakni Taufiq Aljufri selaku Direktur Utama DSI. Ade Safri menjelaskan, perkara ini bermula dari aduan kesulitan penarikan dana yang disampaikan lender sejak Juni 2025. Dalam skema pendanaan, DSI menjanjikan bagi hasil sebesar 23% dengan porsi 18% untuk lender dan sisanya menjadi bagian perusahaan. Namun dalam praktiknya, dana yang dihimpun dari lender diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya. Penyidik menduga DSI menciptakan borrower fiktif maupun memanfaatkan borrower asli dengan proyek fiktif tanpa sepengetahuan pihak borrower. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyelesaikan penyidikan tindak pidana pasar modal berupa transaksi semu atau menyesatkan atas perdagangan saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk. (SWAT) dan melimpahkan berkas perkara tersebut kepada Jaksa Penuntut Umum. Perkara tindak pidana pasar modal tersebut terjadi pada periode Juni hingga Juli 2018. Dalam perkara ini, para tersangka diduga bersekongkol melakukan transaksi saham emiten industri kertas tersebut dengan menggunakan rekening efek pihak nominee melalui sembilan perusahaan efek, sehingga menciptakan gambaran semu mengenai harga saham SWAT di Pasar Reguler. Transaksi melalui rekening efek pihak nominee tersebut mengakibatkan pertemuan transaksi sebanyak 60.121 kali atau sekitar 10,0%, dengan volume transaksi mencapai 639.778.200 saham atau 14,7%, serta nilai transaksi sebesar Rp230.892.423.600 atau 13,3%. Pola transaksi tersebut diduga dilakukan melalui dominasi transaksi, pertemuan transaksi, inisiator beli untuk menaikkan harga, serta pola buying market impact pada periode 8 Juni sampai dengan 5 Juli 2018. Atas perbuatan tersebut, Penyidik OJK menyimpulkan telah terjadi tindak pidana pasar modal sebagaimana diatur dalam Pasal 91 dan/atau Pasal 92 juncto Pasal 104 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling banyak Rp15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah). Penyidik OJK telah melaksanakan pelimpahan berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum dan berkas perkara tersebut telah dinyatakan lengkap (P-21). Selanjutnya, pada Selasa (13/1/2026), Penyidik OJK telah melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Boyolali. Dalam penanganan tindak pidana di sektor jasa keuangan, OJK senantiasa berkoordinasi dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan dan Kepolisian, guna memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. OJK menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum secara tegas dan berkelanjutan terhadap setiap pelanggaran di sektor jasa keuangan, sebagai bagian dari upaya menjaga integritas pasar modal serta memberikan perlindungan kepada investor dan masyarakat. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks harga saham[1] gabungan (IHSG[2]) ditutup di level 9.075,4 pada Kamis (15/1) sore, setelah sempat menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah (all time high) 9.100 siang tadi. Pada penutupan sore ini, indeks saham menguat 42,82 poin atau naik 0,47 persen dari perdagangan sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, sebanyak 339 saham menguat, 331 terkoreksi, dan 133 lainnya stagnan. Tercatat, tujuh dari 11 indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor industri, yakni turun 2,17 persen. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Secara keseluruhan, investor hari ini melakukan transaksi sebesar Rp27,88 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 50,34 miliar saham. Beralih ke asing, bursa saham Asia bergerak bervariasi. Tercatat Nikkei 225 di Jepang menguat 1,34 persen, indeks Hang Seng Composite di Hong Kong minus 1,72 persen, dan indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,33 persen. Senada dengan Asia, bursa saham Eropa bergerak bervariasi. Terpantau indeks FTSE 100 di Inggris menguat 0,84 persen, indeks DAX di Jerman turun 0,21 persen, dan indeks CAC 40 di Prancis naik 1,46 persen. Sedangkan, bursa saham AS kompak berada di zona hijau. Indeks S&P 500 menguat 0,23 persen, indeks NYSE Composite naik 0,72 persen, dan indeks NASDAQ Composite menguat 0,18 persen. Kinerja pasar modal Indonesia menunjukkan tren positif di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tercatat, IHSG tiga kali memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah, sinyal kuat atas kepercayaan investor terhadap arah ekonomi nasional. Pencapaian bersejarah ini dimulai pada 15 Agustus 2025, saat IHSG untuk pertama kalinya menembus level 8.017. Tren penguatan ini berlanjut hingga awal tahun 2026. Pada Kamis (8/1), IHSG kembali mencetak rekor di level psikologis 9.002, dan puncaknya terjadi pada perdagangan Kamis (15/1) hari ini, di mana indeks parkir di level tertinggi baru, yakni 9.100. Keberhasilan IHSG mencetak rekor berulang kali ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian,menilai rentetan rekor ini merupakan cerminan dari ekspektasi tinggi masyarakat dan pelaku usaha terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Menurutnya, pergerakan ini membuktikan bahwa kebijakan pemerintah saat ini disambut baik oleh pasar. "Pencapaian IHSG di level tertinggi sepanjang masa adalah refleksi dari harapan bahwa fase perbaikan ekonomi sedang berlangsung. Pasar keuangan selalu bergerak lebih cepat dalam menangkap sinyal perbaikan ekonomi dibandingkan sektor lapangan usaha," ujar Fakhrul, Kamis (15/1), dalam keterangan resmi. Ia menekankan pentingnya keselarasan kebijakan antara tim ekonomi pemerintah dengan bank sentral. Menurutnya, selama koordinasi tersebut terjaga, pasar akan terus merespons secara positif. Senada, Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji Gusta, melihat bahwa pasar saham domestik memang sedang dalam jalur pendakian yang solid. Hal ini didukung oleh kesiapan pemerintah dalam menjalankan program-program prioritas. "Pemerintah tengah menyiapkan berbagai paket ekonomi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada tahun ini," kata Nafan. Namun, Nafan mengingatkan agar pelaku pasar tetap tenang dan tidak terlalu euforia. Pasalnya, pemegang saham berpotensi melakukan aksi jual untuk mencairkan keuntungan setelah kenaikan yang cukup tinggi ini. "Kondisi saat ini sudah menunjukkan kenaikan yang sangat jenuh, sehingga perlu diwaspadai adanya potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek," tambahnya. ====[3] (ldy/sfr) References^ saham (www.cnnindonesia.com)^ IHSG (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah [1]ditutup di level Rp16.896 per dolar AS[2] pada Kamis (15/1) sore. Mata uang Garuda melemah 31 poin atau minus 0,18 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp16.880 per dolar AS pada perdagangan sore ini. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Mata uang Asia bervariasi. Yuan China turun 0,06 persen, dolar Singapura turun 0,09 persen, peso Filipina melemah 0,15 persen, ringgit Malaysia plus 0,26 persen, won Korea Selatan naik 0,48 persen, yen Jepang naik 0,03 persen, dan baht Thailand naik 0,32 persen. Di negara maju, pergerakan nilai tukar juga bervariasi. Poundsterling Inggris stagnan, euro Eropa minus 0,05 persen, franc Swiss turun 0,04 persen, dolar Kanada naik 0,01 persen, dolar Australia melemah 0,07 persen. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah terhadap dolar AS seiring sentimen negatif yang berlanjut terkait defisit anggaran serta prospek pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI). "Di sisi lain, dolar AS masih menguat didukung data ekonomi AS yang solid dan retorika hawkish dari para pejabat The Fed," ujar Lukman pada CNNIndonesia.com. ====[3] (fby/sfr) References^ rupiah (www.cnnindonesia.com)^ dolar AS (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Airlangga soal Defisit APBN Nyaris 3 Persen PDB: Jangan Khawatir
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto[1] tidak khawatir defisit[2] Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN[3]) yang nyaris menyentuh batas maksimal 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir 2025 lalu. Ia menyinggung defisit di negara lain dua kali lipat dari Indonesia. "Jangan khawatir tentang defisit anggaran 3 persen, Negara lain dua kali lipat dan mereka tidak khawatir. Jadi mengapa kita harus khawatir tentang hal itu?," kata Airlangga dalam acara Business Outlook Indonesia Business Council (IBC) melalansir Detik.com, Rabu (14/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Defisit APBN 2025 tercatat di level Rp695,1 triliun atau 2,92 persen terhadap PDB. Angka tersebut hampir menyentuh batas maksimal defisit APBN menurut Undang-Undang Keuangan Negara (UUKN), 3 persen terhadap PDB. "Defisit APBN 2025 dijaga di bawa 3 persen dari PDB, dengan realisasi pendapatan negara mencapai 91,7 persen dan belanja negara 95,3 persen dari target," beber Airlangga. Airlangga menyampaikan pemerintah telah memerhitungkan segala risiko ekonomi, baik dari kondisi nilai tukar hingga pasar modal Tanah Air. Untuk itu, Airlangga optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi ke depan. "Akan ada banyak kabar baik yang akan datang dan saya pikir tren global, termasuk IMF (International Monetary Fund) cukup optimistis terhadap ekonomi Indonesia," ujarnya. Di samping itu, Airlangga mengklaim ekonomi Indonesia jauh dari jurang resesi. Bahkan peluang Tanah Air masih lebih baik dibandingkan Amerika Serikat (AS), China, hingga Jepang. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, meliputi pelambatan ekonomi dan meningkatnya ketegangan geopolitik, Airlanngga tetap optimistis. "Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan kuat dengan probabilitas resesi rendah berdasarkan penilaian Bloomberg, dibandingkan dengan AS, China dan Jepang," ungkap Airlangga. Dia menjelaskan, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh di kisaran 5 persen selama tujuh tahun terakhir. Adapun angka inflasi Indonesia diklaim masih terkendali di level 2,92 persen. "Indeks keyakinan konsumen meningkat menjadi 123,5 persen, didorong berbagai stimulus pemerintah per Desember, tercermin pada meningkatnya konsumsi masyarakat," jelasnya. Di sisi lain, Ekonom Citigroup Helmi Arman menaikkan proyeksi defisit APBN RI 2026 ke level 3,5 persen terhadap PDB. Angka tersebut meningkat dari proyeksi sebelumnya di level 2,7 persen. ====[4] Dia memprediksi, pemerintah akan merevisi UUKN dan melonggarkan batas defisit APBN yang lama, pada semester kedua tahun ini. "Opsi tersebut bisa dihindari jika pemerintah memilih memangkas tajam anggaran belanja," ujar Arman melansir dari Bloomberg, Senin (12/1). Sementara itu, rasio utang RI terhadap PDB diperkirakan meningkat di kisaran 42 persen pada 2029. Angka tersebut meningkat dari perkiraan 2025 yakni 39 persen. (ins/sfr) References^ Airlangga Hartarto (www.cnnindonesia.com)^ defisit (www.cnnindonesia.com)^ APBN (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber -
Jakarta, CNBC Indonesia- Pelaku pasar keuangan global 2026 masih mewaspadai sejumlah sentimen yang masih menimbulkan ketidakpastian di awal tahun 2026, mulai dari Ketegangan geopolitik Timur Tengah, Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, perang dagang hingga tekanan Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump kepada Gubernur The Fed, Jerome Powell. Menilik gejolak global yang masih panas dan dampaknya terhadap arah pergerakan pasar dan kebijakan bank sentral, Direktur Investasi PT Bahana TCW Investment Management, Doni Firdaus memandang prospek Bank Indonesia untuk mempertahankan level suku bunga acuan 4,75% pada RDG BI di Januari 2026. Proyeksi arah kebijakan suku bunga RI ini didasarkan pada kondisi Rupiah yang masih mengalami tekanan di tengah penguatan Dolar indeks serta potensi lonjakan inflasi di tengah upaya pemerintah mengerek ekonomi. Bahana TCW juga belum melihat dampak signifikan pemangkasan BI Rate yang sudah mencapai 100 Bps namun transmisinya ke perbankan dan ekonomi ril sehingga BI belum akan kembali menurunkan suku bunga. Selain itu posisi Rupiah yang tengah mengalami tekanan membuat BI masih akan jadi pertimbangan penting BI untuk menahan level BI Rate. Seperti apa pelaku pasar melihat arah kebijakan suku bunga di tengah gejolak awal tahun 2026? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Investasi PT Bahana TCW Investment Management, Doni Firdaus dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Bareskrim Polri meningkatkan status penanganan perkara dugaan pembiayaan proyek properti fiktif yang dilakukan oleh fintech peer to peer lending (P2P) Dana Syariah Indonesia (DSI) ke tahap penyidikan. Kasus ini diduga melibatkan praktik penghimpunan dana dari ribuan lender untuk membiayai proyek fiktif. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut pihaknya telah menerima empat laporan perkara terkait kasus tersebut. Total korban dalam perkara ini disebut lebih dari 1.500 lender, dengan pihak terlapor yakni Taufiq Aljufri selaku Direktur Utama DSI. Ade Safri menjelaskan, kronologi perkara bermula dari adanya aduan kesulitan penarikan dana oleh lender pada Juni 2025. Dalam skema awal, total porsi bagi hasil seharusnya sebesar 23%, dengan alokasi 18% untuk lender dan sisanya menjadi bagian DSI. Namun dalam praktiknya, dana yang dihimpun dari lender diduga digunakan untuk mendanai proyek-proyek fiktif. Penyidik menduga DSI menciptakan borrower fiktif maupun menggunakan borrower asli, tetapi dengan proyek yang tidak pernah ada dan dilakukan tanpa sepengetahuan borrower. "Jadi tanpa sepengetahuan borrower, PT DSI menciptakan proyek properti fiktif. Di antara 100 proyek yang diklaim, 99 di antaranya fiktif," jelas Ade dalam Rapat bersama Komisi III DPR RI, di Jakarta, Kamis, (15/1/2026). Bareskrim juga mengungkap latar belakang operasional DSI yang berdiri pada 2017 dan mulai beroperasi sejak 2018. Meski demikian, DSI baru mengantongi izin usaha resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2021. Dalam proses penyidikan, Bareskrim turut menerima laporan hasil analisis transaksi keuangan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Laporan yang diterima pada 15 Januari 2025 tersebut menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan penelusuran dan pelacakan aset. "Ada beberapa indikasi fraud yang ditemukan, di mana dana lender yang dihimpun di rekening escrow DSI dialihkan ke perusahaan afiliasi PT DSI ini. Ini masuk ke rekening vehiclenya, atau perusahaan yang terafiliasi dengan PT DSI," jelasnya. Selain itu, penyidik juga menemukan adanya proyek fiktif yang dibuat dengan memanfaatkan identitas borrower yang sudah terdaftar di sistem. Dalam kasus ini, borrower yang namanya digunakan disebut tidak mengetahui bahwa identitasnya dipakai untuk proyek fiktif tersebut. Terkait penelusuran aset, Bareskrim telah melakukan analisis aliran dana untuk melacak hasil kejahatan. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap dugaan upaya pengaburan dan penyamaran aset hasil tindak pidana. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan temuan indikasi fraud, PT DSI diduga melanggar ketentuan Pasal 158 Peraturan OJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI). Pelanggaran tersebut antara lain mencakup larangan melakukan kegiatan usaha di luar ruang lingkup LPBBTI sebagaimana diatur dalam Pasal 158 huruf A dan huruf D. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi[1] mengungkap Presiden RI Prabowo Subianto [2]menginstruksikan 80 persen kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP[3]) dialokasikan untuk keilmuan saintek (science, technology, engineering, and mathematic/ STEM). Ia menyampaikan itu usai Prabowo berdiskusi dengan akademisi dari berbagai perguruan tinggi Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1). "Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen," kata Pras. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menyampaikan wacana itu guna mengejar ketertinggalan Indonesia dalam bidang tersebut. Pemerintah tengah fokus mengejar ketertinggalannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Pada hari ini, Prabowo berdiskusi dengan guru besar, rektor, hingga dekan ke Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1) hari ini. Wamendikti Saintek Stella Christie menyebut pertemuan ini merupakan momen bersejarah. Ia menyebut Prabowo merupakan presiden yang sangat peduli akan perkembangan iptek di Indonesia. Ia juga menyampaikan di bawah kepemimpinan Prabowo anggaran Kemendikti Saintek mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam kesempatan itu, Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan peningkatan anggaran riset nasional hingga 50 persen. Ia menyampaikan Prabowo menaruh perhatian besar terhadap peningkatan dana penelitian di Indonesia. Ia pun menyatakan peningkatan ini penting lantaran dana riset Indonesia saat ini baru sekitar 0,3 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB). ====[4] (mnf/sfr) References^ Prasetyo Hadi (www.cnnindonesia.com)^ Prabowo Subianto (www.cnnindonesia.com)^ LPDP (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Para investor perlu mencermati leading dan lagging stocks. Keduanya mencerminkan kinerja suatu saham, yang dapat menjadi pertimbangan investor dalam menentukan pilihannya, apakah ingin membeli, menahan, atau menjual. Saham leading adalah saham yang kinerjanya menggerakkan pasar secara keseluruhan, dan pergerakannya mendahului gerak pasar secara umum. Sementara saham laggard adalah saham yang relatif berkinerja buruk terhadap pasar, memiliki imbal hasil yang lebih rendah dari rata-rata pasar. Menilik laporan perkembangan ekonomi dan pasar modal Indonesia edisi Januari 2026 yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), saham-saham milik konglomerat masih menjadi penopang pergerakan IHSG sepanjang tahun lalu. Mulai dari saham DCII milik konglomerat teknologi Toto Sugiri, saham BRMS dan BUMI milik Grup Bakrie, BRPT dan PTRO milik konglomerat petrokimia Prajogo Pangestu, hingga FILM milik konglomerat media dan hiburan Manoj Punjabi. Namun pergerakan saham leading tertinggi terjadi pada MORA, yang melesat 2.463,83% secara year to date (ytd) 2025. Saham itu menyumbang 68,14 poin bagi indeks. Leading stock penyumbang poin sebesar adalah DSSA milik Grup Sinar Mas, dengan kontribusi terhadap IHSG sebesar 246,68 poin. Sementara itu, saham-saham blue chip menjadi lagging bagi indeks. Seperti saham big banks RI BBCA, BBRI, BMRI. BEI menyoroti bahwa sektor perbankan memang memiliki dampak terbesar bagi pergerakan IHSG. BBCA pun menjadi saham lagging dengan bobot pemberat terbesar, yakni 97,39 poin. Sementara penurunan harga saham lagging terbesar secara ytd dialami oleh AMRT, minus 30,70% ytd. Lantas apa saja saham yang mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun lalu? Mengutip data BEI pada Senin (15/1/2026), berikut 10 saham leading dan lagging secara ytd 2025. Leading 1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA): +246,68 poin, +172,97% 2. PT DCI Indonesia Tbk. (DCII): +200,48 poin, +375,06% 3. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT): +147,11 poin, +255,43% 4. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS): +88,87 poin, +217,92% 5. PT MD Entertainment Tbk. (FILM): +86,82 poin, +297,75% 6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM): +85,18 poin, +28,41% 7. PT Astra International Tbk. (ASII): +77,99 poin, +36,73% 8. PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA): +68,14 poin, +2.463,84% 9. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI): +62,09 poin, +210,17% 10. PT Petrosea Tbk. (PTRO): +50,55%, +296,20% Lagging 1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA): -97,39 poin, -16,54% 2. PT Bayan Resources Tbk. (BYAN): -76,80 poin, -22,47% 3. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN): -65,88 poin, -24,19% 4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI): -64,90 poin, -10,29% 5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI): -57,22 poin, -10,53% 6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT): 38,24 poin, -30,70% 7. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP): -17,36 poin, -27,91% 8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO): -16,10 poin, -25,51% 9. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI): -14,41 poin, -20,96% 10. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO): -13,64 poin, -8,57% (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, masih ada 29 perusahaan asuransi yang belum memenuhi ketentuan ekuitas minimum sesuai aturan OJK. Otoritas menargetkan, jumlah perusahaan yang memenuhi syarat permodalan tersebut akan terus meningkat hingga batas akhir tahap pertama, pada akhir tahun 2026. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) berikut ini. Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah Garuda ditutup tertekan 0,15% ke level Rp16.880/US$. Posisi ini sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang masa, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 24 April 2025, ketika rupiah ditutup di level Rp16.865/US$. Sepanjang perdagangan, rupiah sempat dibuka menguat hingga 0,33% dan berada di level Rp16.800/US$ pada awal perdagangan. Namun, seiring berjalannya perdagangan, tekanan jual terus meningkat sehingga rupiah berbalik melemah hingga ditutup di zona terendah hari ini. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,05% atau terapresiasi ke level 99,186. Penguatan dolar AS ini menjadi salah satu faktor eksternal yang menekan pergerakan rupiah, seiring meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset berdenominasi dolar. Pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/ The Fed) di tengah rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang relatif solid. Data menunjukkan inflasi produsen AS pada November meningkat tipis, disusul penjualan ritel yang tumbuh lebih kuat dari perkiraan. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak memiliki rencana untuk memecat Ketua The Fed Jerome Powell, meredam kekhawatiran pasar terkait independensi bank sentral AS. Meski demikian, pasar masih memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan akhir bulan ini, dengan peluang pemangkasan suku bunga mulai terbuka pada pertengahan tahun. Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) menegaskan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga di tengah tekanan global. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin G. Hutapea, menyatakan bahwa pergerakan mata uang global pada awal 2026, termasuk Indonesia, masih dipengaruhi oleh eskalasi tensi geopolitik, kekhawatiran terhadap independensi bank sentral di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed, di tengah meningkatnya kebutuhan valuta asing domestik pada awal tahun. Meski menghadapi tekanan eksternal tersebut, Erwin menegaskan Bank Indonesia konsisten menjaga stabilitas nilai tukar melalui kebijakan stabilisasi yang dilakukan secara berkesinambungan. Langkah tersebut mencakup intervensi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) off-shore di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika, serta intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, Domestic NDF (DNDF), dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Selain itu, berlanjutnya aliran masuk modal asing, khususnya ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan pasar saham, serta posisi cadangan devisa yang memadai, dinilai turut menjadi faktor penopang stabilitas rupiah di tengah volatilitas pasar keuangan global. (evw/evw) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Jenderal Pajak (DJP[1]) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini bisa menyita dan menjual saham[2] para pengemplang pajak[3]. Ini adalah bagian dari upaya penagihan bagi wajib pajak yang menunggak kewajibannya dan mulai berlaku sejak ditetapkan pada 31 Desember 2025. Kewenangan ini tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-26/PJ/2025 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penyitaan dan Penjualan atas Surat Berharga Berupa Saham yang Diperdagangkan di Pasar Modal dalam Rangka Penagihan Pajak. Beleid ini adalah turunan dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 61 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penagihan Pajak atas Jumlah Pajak yang Masih Harus Dibayar. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Dalam rangka pelaksanaan penagihan pajak, berdasarkan PMK Nomor 61 Tahun 2023, negara berwenang melakukan penyitaan dan penjualan barang milik penanggung pajak berupa saham yang diperdagangkan di pasar modal," tulis DJP dalam bagian pertimbangan beleid ini yang dikutip, Kamis (15/1). Dalam beleid ini ada tiga ruang lingkup yang diatur. Pertama, rekening dalam pelaksanaan penyitaan dan penjualan saham di pasar modal dalam rangka penagihan Pajak. Kedua, pemblokiran saham dalam Sub Rekening Efek dan harta kekayaan yang tersimpan dalam Rekening Dana Nasabah milik Penanggung Pajak. Ketiga, penyitaan dan penjualan saham yang diperdagangkan di pasar modal. Kemudian, dalam rangka pelaksanaan penyitaan dan penjualan saham di pasar modal, maka Direktur Jenderal Pajak harus memiliki Rekening Efek, Rekening Dana Nasabah, dan Rekening Penampungan Sementara atas nama Direktorat Jenderal Pajak. Sementara untuk tata caranya, pelaksanaan penyitaan bisa dilakukan ketika pejabat sudah terlebih dahulu menyampaikan permintaan, yakni pemberitahuan nomor rekening keuangan penanggung pajak, pemberitahuan informasi saldo harta kekayaan penanggung pajak yang ditujukan kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. Pemberitahuan nomor Rekening Keuangan Penanggung Pajak sebagaimana dimaksud, termasuk informasi yang dapat berupa: a. Nomor Tunggal Identitas Pemodal; b. nomor Sub Rekening Efek; c. jenis dan jumlah surat berharga yang terdapat di dalam Sub Rekening Efek; d. nama dan kode surat berharga yang terdapat di dalam Sub Rekening Efek; e. Perantara Pedagang Efek Anggota Bursa yang mengelola Sub Rekening Efek; f. nomor Rekening Dana Nasabah; dan g. Bank Rekening Dana Nasabah. ====[4] (ldy/sfr) References^ DJP (www.cnnindonesia.com)^ saham (www.cnnindonesia.com)^ pajak (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Sinar Mas melalui pilar usaha Sinar Mas Agribusiness and Food menggelar program pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi 66 guru dari 44 satuan PAUD di Kota Dumai, Riau, guna memperkuat kapasitas pengajaran serta meningkatkan pengalaman belajar anak-anak usia dini di ruang kelas, beberapa waktu lalu. Dalam implementasinya, Sinar Mas turut menggandeng Tzu Chi Sinar Mas, PT Ivo Mas Tunggal selaku anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, ADM, serta pemerintah daerah setempat. General Manager PT Ivo Mas Tunggal, Paulus Tumanggor menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan fasilitator program. Ia optimistis, bahwa selain meningkatkan kompetensi guru, pelatihan yang telah berjalan sejak Juli 2025 ini juga dapat memperluas jejaring profesional antar pendidik PAUD. "Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat sekaligus mendampingi anak-anak pada masa emas pertumbuhannya," kata Paulus. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Mengusung tema 'Mengajar dengan Hati, Kreativitas, dan Kepositifan untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini yang Tangguh', para peserta mendapatkan pembekalan terkait tiga fokus area pembelajaran, yakni disiplin positif, pembelajaran dengan memanfaatkan bahan daur ulang, serta metode pembelajaran imersif bagi guru taman kanak-kanak. Seorang peserta pelatihan, Kepala Sekolah TK Negeri 1 Sungai Sembilan, Fitriyani mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait perkembangan dan pendekatan kepada anak yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan kreatif, sehingga anak jadi tertarik untuk belajar. "Pelatihan ini sangat bermanfaat, tidak hanya dari materi yang disampaikan, tetapi juga dari berbagai perspektif dan pengalaman baru yang kami dapatkan," tutur Fitriyani. Di kesempatan yang sama, Walikota Dumai, H. Paisal dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kesiapan belajar anak sejak usia dini. Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, serta terkait upaya menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas. "Pemerintah Kota Dumai menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ini merupakan bagian dari upaya bersama kita dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini," pungkas Paisal. Selama ini, perusahaan yang dinaungi Sinar Mas Agribusiness and Food telah menjadikan inisiatif dalam ranah pendidikan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial guna menjangkau masyarakat, khususnya anak-anak usia didik beserta pelajar. Hal ini dikarenakan sebagian besar fasilitas produksi yang mereka kelola berada jauh dari pusat kota. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat aturan pinjaman fintech peer to peer lending untuk menekan risiko kredit macet. OJK menetapkan batas maksimum rasio utang terhadap penghasilan melalui SEOJK 19 Tahun 2025, sebagai turunan dari POJK 40 Tahun 2024. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) berikut ini. Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengenakan sanksi administratif berupa peringatan tertulis, denda, dan pembatasan kegiatan usaha kepada PT Dana Syariah Indonesia (DSI) terkait dengan pelanggaran ketentuan dalam penyelenggaraan usaha pinjaman daring atau Pindar sebagaimana diatur dalam POJK 40/2024. "OJK terus menindaklanjuti indikasi pelanggaran melalui mekanisme pengawasan dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku," sebagaimana disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam jawaban tertulis, dikutip Kamis, (15/1/2026). Sebelumya, OJK telah memfasilitasi pertemuan berkala antara manajemen DSI dan perwakilan lender sejak Oktober 2025 sebagai bagian daripelindungan konsumen, dan proses komunikasi tersebut terusdimonitor. Lalu, sejak 2 Desember 2025, DSI berada dalam pengawasan khusus dan pemeriksaan khusus masih berlangsung, termasuk pendalaman transaksi dan kepatuhan terhadap ketentuan. "Penelusuran aset dan underlying pendanaan dilakukan dalam rangka pemeriksaan khusus yang saat ini masih berjalan untuk memastikan kelengkapan data dan informasi," ungkapnya. Berdasarkan pemantauan terhadap upaya pengembalian dana lender, saat ini DSI tengah berupaya untuk menginventarisasi aset-aset yang dikuasai untuk digunakan sebagai sumber pengembalian dana lender. OJK juga bekerja sama dengan PPATK dalam rangka penelusuran transaksi keuangan DSI. Adapun pemblokiran rekening dilakukan berdasarkan kewenangan PPATK. Setiap permohonan terkait pembukaan rekening ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku. Lebih lanjut, Agusman mengatakan bahwa Indikasi fraud masih terus dilakukan pendalaman secara komprehensif. Sesuai ketentuan POJK 40/2024, Penyelenggarawajib menyediakan akses informasi kepada Lender atas penggunaandananya. Ke depan, OJK terus melakukan penguatan pengaturan dan pengawasanterhadap industri Pindar guna memastikan kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan, penerapan tata kelola perusahaanyang baik, manajemen risiko yang memadai, serta peningkatanpelindungan konsumen. Langkah-langkah tersebut dilakukan untukmenjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri Pindar, termasukPindar syariah. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani[1] melaporkan realisasi investasi[2] mencapai Rp1.931,2 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/ yoy) dan 101,3 persen dari target investasi 2025 yang dipatok Rp1.905,6 triliun. "Target investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun alhamdulillah tercapai, bahkan lebih sedikit dari target yang dicanangkan," ucap Rosan dalam konferensi pers di Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Kamis (15/11). Menurut Rosan, 2025 bukanlah tahun yang mudah. Pasalnya, ekonomi global masih diliputi ketidakpastian, mulai dari perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, hingga fragmentasi perdagangan internasional. Belum lagi, pada November lalu, bencana melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Namun, Indonesia bisa melalui berbagai tantangan itu dengan baik. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Ini membuktikan Indonesia selalu bisa menjaga kepercayaan investor dan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berkesinambungan," ujarnya. Rosan mengungkapkan ribuan triliun investasi itu berhasil menyerap 2.710.532 tenaga kerja atau naik 10,4 persen (yoy). Berdasarkan wilayah, mayoritas investasi berada di luar Pulau Jawa yang menyentuh Rp991,2 triliun atau 51,3 persen.Kemudian, 48,7 persen sisanya ada di Pulau Jawa dengan realisasi Rp940 triliun. Secara provinsi, Jawa Barat dan Jakarta mendominasi investasi dengan realisasi masing-masing Rp296,8 triliun (15,4 persen) dan Rp270,9 triliun (14 persen). Tahun lalu, sebagian besar investasi berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp1.030,3 triliun alias 53,4 persen dari total capaian investasi. Adapun kontribusi penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp900,9 triliun atau 46,6 persen. Singapura masih menjadi negara dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia dengan nilai investasi US$17,4 miliar.Kemudian ada Hong Kong yang mengucurkan US$10,6 miliar, China US$7,5 miliar, Malaysia US$4,5 miliar, dan Jepang senilai US$3,1 miliar. Rosan kemudian merinci lima besar subsektor realisasi investasi tahun lalu. Pertama, investasi paling besar datang dari industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya senilai Rp262 triliun atau 13,6 persen dari total investasi. Kedua, subsektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi senilai Rp211 triliun atau 10,9 persen. Ketiga, subsektor pertambangan sebesar Rp199,6 triliun alias 10,3 persen. Keempat, jasa lainnya yang menyerap Rp170,5 triliun atau 8,8 persen. Kelima, subsektor perumahan, kawasan industri, perkantoran senilai Rp140,4 triliun alias 7,3 persen. ====[3] (sfr) References^ Rosan Roeslani (www.cnnindonesia.com)^ investasi (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, mengumumkan pembayaran dividen interim kepada para pemegang saham pada Kamis, 15 Januari 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada Rabu,17 Desember 2025, emiten berkode saham BBRI telah menetapkan dividen interim tunai untuk tahun buku 2025 sekurang-kurangnya Rp 20,6 triliun atau setara dengan Rp 137 per saham. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) berikut ini. Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Adhi Karya [1]Tbk buka suara terkait pembongkaran tiang monorel[2] di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta[3]. Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Rozi Sparta mengakui tiang monorel tersebut milik perusahaan sebagai kontraktor yang melaksanakan pekerjaan konstruksi di kawasan tersebut. "Tiang konstruksi monorail saat ini tercatat sebagai aset Adhi sesuai dengan putusan pengadilan negeri Jakarta Selatan pada tahun 2012 dan legal opinion jamdatun tahun 2017 yang menjadi rujukan hukum dalam pencatatan aset," ujar Rozi dalam keterangan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (15/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Terkait pembongkaran, Rozi mengatakan sebagai mitra pembangunan pemerintah, Adhi berkomitmen untuk memastikan seluruh proses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia memastikan, Adhi juga sangat mendukung kebijakan yang diambil Pemprov Jakarta dalam penyelesaian permasalahan tiang monorel melalui pembongkaran. Hanya saja, perusahaan berharap dalam proses yang dilakukan didampingi oleh lembaga hukum seperti Kejaksaan Agung dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). "Terkait dengan pembongkaran tiang monorel agar tercipta sinergi dan tata kelola yang baik diperlukan solusi berupa pendampingan oleh lembaga independen, seperti JAMDATUN/BPKP," jelasnya. Pendampingan itu, kata Rozi, diperlukan agar penyelesaian pembongkaran tiang monorel tersebut mendapatkan keputusan yang komprehensif dan berlandaskan hukum dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. "Mengingat Adhi merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan setiap tindakan penghapusan atau pengambilalihan aset (dalam hal ini pembongkaran tiang monorel) memerlukan kepastian hukum terlebih dahulu," pungkasnya. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI akan membongkar tiang monorel yang mangkrak mulai minggu ketiga Januari. Pada November 2025, Pramono sempat memberi tenggat waktu sebulan kepada Adhi Karya untuk membongkar tiang-tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Jika dalam satu bulan tidak ada tindakan, Pemprov DKI akan melakukan pembongkaran. ====[4] (ldy/pta) References^ Adhi Karya (www.cnnindonesia.com)^ tiang monorel (www.cnnindonesia.com)^ Jakarta (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Daftar Isi Jakarta, CNBC Indonesia - Krisis di Iran memantik gelombang demo besar dan telah menelan 2.500 korban jiwa. Namun, pertanda terbesar bahwa keadaan akan memburuk di Iran bukan berasal dari kemarahan oposisi negara yang telah lama terpendam atau harapan kaum muda yang frustrasi karena ingin memperoleh kebebasan lebih besar. Pertanda itu malah datang dari runtuhnya sebuah bank. Mengutip The Wall Street Journal, akhir tahun lalu, Bank Ayandeh, yang dikelola oleh kroni-kroni rezim terbebani kerugian hampir US$ 5 miliar (Rp 83,5 triliun) akibat tumpukan pinjaman macet, akhirnya resmi diputuskan bangkrut. Pemerintah Iran bergerak cepat melebur dan menggabungkan bank bangkrut tersebut menjadi bank negara dan mencetak uang dalam jumlah besar untuk mencoba mengakali kerugian yang dialami institusi keuangan bermasalah itu. Hal itu memang menutupi masalah, tetapi sama sekali tidak menyelesaikannya. Sebaliknya, kegagalan tersebut menjadi simbol sekaligus pemicu keruntuhan ekonomi yang pada akhirnya memicu protes yang kini menjadi ancaman paling signifikan bagi rezim sejak berdirinya Republik Islam pada setengah abad yang lalu. Runtuhnya bank tersebut memperjelas bahwa sistem keuangan Iran, yang tertekan akibat sanksi bertahun-tahun, pinjaman macet, dan ketergantungan pada uang cetak yang mengerek inflasi, telah menjadikan ekonomi Iran semakin tidak mampu membayar utang dan kekurangan likuiditas. Lima bank lain diperkirakan juga mengalami kondisi yang sama parahnya. Krisis ini terjadi pada waktu yang paling buruk. Kredibilitas pemerintah Iran telah terpuruk akibat perang 12 hari dengan Israel dan AS pada bulan Juni yang menunjukkan bahwa mereka tidak mampu melindungi penduduknya dari serangan luar. Para pemimpinnya menolak segala permintaan dalam negosiasi mengenai program nuklir, sehingga pencabutan sanksi menjadi mustahil. Pada bulan November, Israel dan AS mengancam akan menyerang lagi jika Iran mencoba untuk membangun kembali persenjataan rudal balistik atau upaya nuklirnya. Mata Uang Tertekan Rial Iran jatuh ke dalam spiral penurunan baru yang hampir tidak dapat dihentikan oleh negara tersebut. Tindakan penegakan hukum AS telah memutus akses Iran terhadap aliran dolar yang sangat penting dari Irak, secara signifikan mengurangi likuiditas mata uang asing dari penjualan minyak, dan membuat cadangan devisa luar negerinya tidak dapat diakses karena sanksi. Setelah puluhan tahun melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah dan menggunakan aliran uang gelap untuk menjaga perekonomian negara yang babak belur agar tetap berfungsi, Teheran telah mencapai jalan buntu dan tidak memiliki banyak opsi untuk mengatasi krisis ekonomi yang semakin dalam atau sekedar untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang semakin putus asa. Ratusan pedagang, yang biasanya tidak mau ikut bergabung dalam protes massal di negara itu, kini ramai-ramai turun ke jalan-jalan Teheran untuk menuntut bantuan. "Bank Ayandeh adalah bank yang sangat berpengaruh dan korup yang menggarisbawahi bahwa sistem perbankan Iran merupakan saluran untuk memperkaya orang-orang yang berpengaruh," kata Adnan Mazarei, mantan wakil direktur Departemen Timur Tengah dan Asia Tengah di Dana Moneter Internasional (IMF), dikutip dari The Wall Street Journal, Kamis (15/1/2026). Ia menyebut kegagalan bank tersebut memperparah hilangnya legitimasi rezim setelah serangan Israel. Sejarah Bank Ayandeh Adapun Bank Ayandeh didirikan pada tahun 2013 oleh Ali Ansari, seorang pengusaha Iran yang menggabungkan dua bank milik negara dengan bank swasta lain yang ia dirikan sebelumnya untuk membentuk bank baru. Ia berasal dari salah satu keluarga terkaya di Iran dan memiliki rumah mewah bernilai jutaan dolar di London utara. Secara politik, ia dipandang dekat dengan mantan Presiden konservatif Mahmoud Ahmadinejad. Inggris menjatuhkan sanksi kepada Ansari tahun lalu, hanya beberapa hari setelah runtuhnya Ayandeh, menyebutnya sebagai "bankir dan pengusaha Iran yang korup" yang membantu membiayai organisasi paramiliter dan bisnis elit Iran yang luas, Korps Garda Revolusi Islam. Dalam sebuah pernyataan pada bulan Oktober, Ansari menyalahkan kegagalan bank tersebut pada "keputusan dan kebijakan yang dibuat di luar kendali bank." Ayandeh menawarkan suku bunga tertinggi di antara bank-bank Iran lainnya, menarik jutaan deposan dan banyak meminjam dari bank sentral. Para ekonom menyebut bank sentral mencetak uang untuk menjaga agar bank tersebut tetap likuid dan bertahan. Seperti bank-bank Iran bermasalah lainnya, Ayandeh memiliki sejumlah besar pinjaman bermasalah, salah satu dari berbagai faktor yang akhirnya menyebabkan kegagalannya. Investasi Serampangan Investasi terbesar Ayandeh adalah Iran Mall, yang dibuka pada tahun 2018. Proyek tersebut menampilkan kemewahan yang berlebihan yang tidak masuk akal di tengah stagnasi ekonomi Iran lainnya. Sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dunia, mal ini merupakan "kota dalam kota" dengan bioskop IMAX sendiri, perpustakaan, kolam renang, dan kompleks olahraga, serta taman dalam ruangan, ruang pamer mobil, dan aula cermin yang dimodelkan seperti istana kekaisaran Persia abad ke-16. Para ekonom dan pejabat Iran mengatakan proyek ini merupakan contoh pinjaman mandiri, di mana Ayandeh secara efektif meminjamkan uang kepada perusahaan-perusahaannya sendiri. Ketika bank itu bangkrut, sebuah laporan di kantor berita Tasnim, mengutip seorang pejabat tinggi bank sentral, mengatakan bahwa lebih dari 90% sumber daya bank terikat dalam proyek-proyek yang dikelola sendiri. Virus yang Dibiarkan Hidup Ayandeh selama bertahun-tahun berada di bawah pengawasan beberapa politisi konservatif dan reformis yang mendorong penutupan bank tersebut dan berpendapat bahwa dukungan bank sentral terhadap Ayandeh akan mendorong inflasi karena kebutuhannya untuk mencetak uang guna mendanai bank sakit. Seruan tersebut mencapai puncaknya akhir tahun lalu. Kepala peradilan Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejei, secara terbuka meminta bank sentral pada bulan Oktober untuk mengambil tindakan, mengancam di media sosial untuk mengambil tindakan hukum jika otoritas perbankan tidak turun tangan. Bank sentral mengumumkan pembubaran bank tersebut keesokan harinya. Pemerintah mengambil alih utang bank dan memaksanya untuk bergabung dengan pemberi pinjaman milik negara terbesar di negara itu, Bank Melli. Setidaknya lima bank Iran lainnya sekarang menghadapi nasib serupa, menurut para ekonom dan pernyataan dari seorang pejabat bank sentral tahun lalu. Termasuk Bank Sepah milik negara, salah satu bank terbesar di negara itu, yang sebelumnya telah menyerap bank-bank gagal lainnya. Ekonomi Iran Runtuh Keruntuhan ekonomi Iran telah berlangsung selama bertahun-tahun tetapi terjadi dengan cepat dalam beberapa bulan terakhir. Mata uang nasional terjun bebas. Harga pangan naik dengan laju inflasi tahunan 72%, hampir dua kali lipat rata-rata dalam beberapa tahun terakhir. Negara ini juga menghadapi krisis energi dan air yang sangat parah sehingga Presiden Masoud Pezeshkian mengusulkan pemindahan ibu kota dari Teheran ke wilayah yang lebih dekat ke pantai Samudra Hindia. Upah tidak mengikuti kenaikan harga, dan kenaikan harga yang cepat mendorong warga Iran ke titik paling kritis. Orang-orang mengatakan mereka tidak mampu lagi membeli makanan. Dengan nilai rial yang terus turun setiap jam, pemilik toko tidak tahu bagaimana menetapkan harga. Importir merugi bahkan sebelum mereka dapat menjual barang dagangan mereka. Sementara pemerintah menghabiskan uang untuk menutup Ayandeh, mereka memangkas dukungan untuk masyarakat. Anggaran yang diusulkan pemerintah pada bulan Desember mencakup sejumlah langkah penghematan. Anggaran tersebut menyerukan penghapusan insentif nilai tukar bagi importir, penghapusan beberapa subsidi roti, dan penjualan bensin impor dengan harga pasar. "Kelas menengah Iran telah hancur," kata seorang seniman wanita berusia 43 tahun yang tinggal di Teheran. "Ketika Anda bahkan tidak bisa lagi mencoba mendapatkan makanan, Anda tidak punya apa-apa lagi untuk kehilangan." Pelarian Modal dari Iran Para ekonom mengatakan krisis keuangan yang semakin memburuk ini mencapai puncaknya bersamaan dengan tekanan sangat besar lainnya termasuk pengetatan sanksi internasional, dampak perang tahun lalu dengan Israel, dan bertahun-tahun salah urus ekonomi yang melemahkan kemampuan pemerintah Iran untuk mengatasinya. Sanksi AS dan Eropa yang semakin memburuk telah memaksa industri minyak Iran untuk bergantung pada "armada bayangan" internasional berupa kapal tanker untuk mengekspor produknya, yang berarti bahwa lebih banyak pendapatan minyak mengalir ke tangan perantara dan lebih sedikit ke kas negara dan perekonomian Iran secara keseluruhan. Tindakan keras AS terhadap pencucian uang oleh bank-bank Irak telah merampas salah satu sumber dolar terpenting Iran. Bank-bank Irak dikenal sebagai "paru-paru" sistem keuangan Iran, memberikan likuiditas kepada bank-bank Iran yang terisolasi. Perang Juni dengan Israel juga memberikan guncangan hebat yang membuat pemerintah perlu meningkatkan pengeluaran pertahanan untuk membangun kembali kemampuan militernya sendiri dan memperkuat sekutu seperti Hizbullah. Tekanan militer mulai meningkat lagi pada akhir tahun setelah jeda enam bulan. AS dan Israel memperingatkan akan adanya serangan baru terkait program rudal Iran, ancaman yang diperkuat oleh serangan Amerika di Caracas untuk menangkap presiden Venezuela pada awal Januari. Kekhawatiran tentang serangan baru mempercepat pelarian modal dari Iran yang dimulai selama perang 12 hari musim panas lalu dengan Israel. Warga Iran membuang rial dan memindahkan uang mereka ke mata uang asing, emas, dan aset seperti mata uang kripto. Djavad Salehi-Isfahani, seorang ekonom di Virginia Tech, memperkirakan total pelarian modal Iran tahun lalu berkisar antara $10 miliar hingga $20 miliar. Masyarakat Teriak & Turun ke Jalan Krisis energi akibat kekurangan gas alam yang dimulai pada tahun 2024 menyebabkan pemadaman listrik yang berkepanjangan. Pemadaman terjadi meskipun negara tersebut memiliki kekayaan minyak dan gas yang melimpah dan menimbulkan pertanyaan tentang upaya pemerintah yang berisiko selama beberapa dekade untuk memperkaya uranium. Pemadaman listrik yang semakin meningkat, kekurangan air yang semakin parah, dan mata uang yang semakin tidak berharga memicu kesan di antara banyak warga Iran bahwa negara mulai gagal. Pemerintah mencoba menenangkan para pengunjuk rasa dengan memperkenalkan subsidi tunai bulanan sebesar 10 juta rial per orang atau sekitar US$ 7 (Rp 120.000), dan berjanji untuk menindak tegas para pelaku yang mengerek harga. Gubernur bank sentral Iran mengundurkan diri pada akhir Desember dan digantikan oleh Abdolnaser Hemmati, mantan menteri perekonomian, yang telah dimakzulkan oleh parlemen tahun lalu ketika negara tersebut jatuh ke dalam krisis mata uang. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Protes dimulai pada akhir tahun dan meningkat selama dua minggu, menyebar ke puluhan kota di seluruh negeri. Ribuan orang melakukan protes dalam beberapa hari terakhir meskipun terjadi pemadaman internet dan penindakan keras pemerintah yang mengakibatkan ribuan orang tewas. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar[1]) berencana melepas saham[2] Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati [3]lewat pertukaran kepemilikan saham (swap share) dengan pemerintah pusat. Pemprov Jabar mengincar kepemilikan saham Bandara Husein Sastranegara Bandung sebagai kompensasi. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Dedi Mulyadi mengatakan langkah ini merupakan opsi rasional untuk mengakselerasi pengembangan BIJB Kertajati agar ditangani sepenuhnya oleh pusat, sembari mengamankan aset daerah di lokasi. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Pak Gubernur kemudian berpikir, salah satu alternatifnya untuk mempercepat pengembangan tujuan dari pembangunan Kertajati, memberikan pelimpahan dari provinsi ke pusat. Maksudnya saham yang dimiliki oleh provinsi di Kertajati yang dominan itu dilepas," ujar Dedi, dikutip dari Antara, Rabu (15/1). Pemprov Jabar ingin tidak sekadar melepas saham, melainkan menukarnya dengan hak kepemilikan di bandara yang terletak di jantung Kota Bandung. Bandara yang menjadi incaran adalah Bandara Husein Sastranegara. Pemprov Jabar sendiri masih memegang dominasi kepemilikan saham BIJB Kertajati sebesar kurang lebih 70 persen, sementara sisanya dimiliki oleh PT Angkasa Pura II dan Koperasi ASN Jawa Barat. "Diganti atau dilepas, dengan harapannya mungkin Husein. Provinsi bisa sahamnya disimpan di Husein," ujar Dedi. Dedi mengatakan besarnya porsi saham daerah di Bandara Kertajati menjadi beban tersendiri dalam fleksibilitas pengembangan bandara. Dengan menyerahkan saham mayoritas ke pusat, Dedi berharap kendali operasional, pelayanan, hingga pengaturan rute penerbangan dapat dieksekusi lebih cepat dan masif oleh pemerintah pusat tanpa hambatan birokrasi daerah. Pelepasan saham sendiri disiapkan untuk 2027. Namun, Dedi memastikan komitmen Pemprov Jabar pada 2026 tidak berubah. Pihaknya tetap mengalokasikan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar untuk menjaga "denyut nadi" operasional BIJB Kertajati tahun ini. "Untuk 2027 ke depan, kita sudah mempersiapkan tukar guling. Minimal dalam konteks saham ya, karena kalau urusan hubungan udara sih sebetulnya sudah kewenangannya pusat," katanya. Sementara itu, Direktur Utama PT BIJB Ronald H Sinaga menegaskan manajemen secara profesional siap mengikuti keputusan para pemegang saham. "Kalau kami siap saja, kalau pusat mau mengelola mengambil alih mangga silakan, bagus. Bagi kita enggak masalah siapa pemegang sahamnya karena kita kan manajemen yang mengelola bandara," ujar Ronald. Ronald menjelaskan jika Kertajati ingin tetap menyandang status Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maka Pemprov Jabar wajib mempertahankan saham minimal 51 persen. Namun, jika akan dikelola pemerintah pusat melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan diambil, maka pemerintah pusat memiliki diskresi untuk mencaplok seluruh saham dengan konsekuensi mengambil alih seluruh liabilitas finansialnya. "Kalau jadi BUMN ya silakan diambil semua, tapi konsekuensinya utang sekitar Rp2 triliun harus dibayar atau ditanggung pusat," ujar Ronald. ====[4] (fby/sfr) References^ Jabar (www.cnnindonesia.com)^ saham (www.cnnindonesia.com)^ (BIJB) Kertajati (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten yang tergabung dalam himpunan bank negara (Himbara) kompak melesat pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2025). Penguatan saham bank BUMN ikut mendorong reli IHSG yang kini telah menembus level psikologis 9.000. Hingga akhir perdagangan sesi pertama hari ini, saham Bank Negara Indonesia (BBNI) memimpin penguatan dengan kenaikan 4,82% ke Rp 4.570 per saham. Dalam sepekan saham BBNI telah naik 8,55% dan dalam tiga bulan terakhir telah naik 20%. Kemudian ada saham Bank Mandiri (BMRI) yang hari ini menguat 3,82% ke Rp 5.025 per saham. Dalam sepekan saham bank yang fokus di segmen korporasi ini telah naik 4,25% dan dalam tiga bulan terakhir mengalami apresiasi 23%. Lalu diikuti oleh saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang menguat 2,42% ke Rp 3.810 per saham pada perdagangan hari ini. Saham bank yang memiliki fokus di segmen UMKM ini telah naik 7,32% dalam tiga bulan terakhir. Diketahui hari ini, Bank Mandiri dan BRI telah menuntaskan aksi korporasi penting yakni pembagian dividen interim kepada pemegang saham yang berhak. BRI membagikan dividen interim Rp 137 per saham, sedangkan Bank Mandiri membagikan Rp 100 per saham. Selain tiga raksasa perbankan Tanah Air tersebut, saham dua bank yang dikendalikan oleh Danantara juga ikut menguat hari ini. Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) hari ini menguat 2,22% ke Rp 2.300 per saham, dengan saham Bank Tabungan Negara (BBTN) naik 1,67% ke Rp 1.220 per saham. Melesatnya harga saham-saham perbankan secara luas terjadi beriringan dengan koreksi yang dialami oleh saham-saham emiten konglomerat. Diketahui emiten grup konglomerat telah menjadi penopang kinerja IHSG dalam dua tahun terakhir, dengan saham-saham sektor perbankan malah bergerak sebaliknya. Meski saham-saham emiten perbankan harganya masih relatif tertekan, namun tetap mampu memberikan return kepada para pemegang saham, utamanya lewat dividen. BMRI dan BBRI diketahui telah membagikan dividen interim, namun investor masih menantikan dividen final dari bank-bank BUMN yang diproyeksi angkanya akan lebih besar dari pembagian dividen interim. Seluruh emiten bank BUMN diketahui secara rutin membagikan dividen kepada para pemegang saham, dengan pembagian dividen final akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang umumkan dilaksanakan pada kuartal pertama setiap tahunnya. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber