bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.356 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras[1] (Perpadi) Sutarto Alimoeso menyatakan pihaknya memahami langkah pemerintah yang ingin menghapus klasifikasi mutu beras premium[2] dan medium. Namun, kebijakan tersebut memiliki dampak yang beragam bagi pelaku usaha. "Setiap ada keputusan pemerintah, kami selalu diskusikan dengan anggota. Kami menganalisa untung-ruginya. Tapi secara umum, kebijakan ini berkaitan dengan bagaimana penyediaan pangan, khususnya beras, untuk seluruh masyarakat," ujar Sutarto kepada CNNIndonesia.com, Kamis (31/7). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menurutnya, banyak penggilingan padi kecil yang belum mampu memproduksi beras dengan kadar patah (broken) rendah. "Di lapangan, broken itu memang banyak. Pemerintah memahami ini. Kalau mau direvitalisasi supaya broken-nya lebih sedikit, memang ada kendala di lapangan," jelas dia. Ia menjelaskan tingginya kadar broken tak selalu berdampak pada keamanan pangan. Faktor seperti infeksi jamur atau bahan kimia justru lebih menentukan keamanan beras. Namun, kadar broken bisa memengaruhi derajat sosoh atau tingkat kebersihan gabah yang digiling, yang juga berkaitan dengan kandungan vitamin dalam beras. "Semakin bersih digiling, makin tinggi derajat sosohnya, tapi vitaminnya bisa berkurang. Jadi ada plus-minus. Penggilingan padi kecil biasanya menggiling hari ini, dijual hari ini juga. Tidak disimpan lama, jadi risiko infeksi biologis lebih kecil," ujarnya. Ia menilai penghapusan klasifikasi beras ini pada dasarnya dapat diterima selama kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) tetap sejalan dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). "Jangan sampai HET-nya tidak sesuai dengan HPP. Itu yang penting," katanya. Meski begitu, Sutarto mengakui pelaku usaha yang selama ini sudah memproduksi beras premium dengan harga lebih tinggi mungkin akan merasa terganggu. Namun ia menekankan kebijakan ini perlu dilihat dari aspek keadilan bagi pelaku usaha kecil dan kebutuhan masyarakat luas. "Kalau keuntungannya beda, yang kecil nerima margin kecil, itu tidak adil. Harusnya keuntungan per unit tidak berbeda antara besar dan kecil. Lagi pula masyarakat tidak selalu membutuhkan beras kualitas tinggi," ujar Sutarto. Ia menambahkan tantangan utama dari kebijakan ini justru berada di tingkat konsumen. Banyak konsumen yang terbiasa mengidentifikasi beras premium sebagai beras yang bersih, mengkilap, dan rasanya manis. Namun sebenarnya, beras dengan derajat sosoh tinggi justru memiliki kandungan vitamin lebih sedikit. "Konsumen kita terlanjur kebalik-balik. Seolah-olah yang bersih dan mengkilat itu pasti bagus. Padahal, itu standar untuk ekspor agar lebih awet. Kalau bicara kandungan gizi, aleuron, yang mengandung vitamin, justru banyak terbuang saat digiling bersih," terangnya. Sutarto menyebut sebagian anggota Perpadi sudah menyampaikan kekhawatiran, terutama terkait investasi yang sudah dilakukan untuk memproduksi beras premium. Namun menurutnya, suara yang muncul bukan bentuk penolakan tegas. "Kalau protes sih enggak. Paling keluhannya begini, 'Saya sudah investasi begini, nanti gimana ya?' Itu bentuknya lebih ke beda pandangan saja," kata dia. Ia menyampaikan bahwa Perpadi tetap mengikuti arah kebijakan pemerintah, sembari terus berdiskusi dan menyampaikan masukan secara kolektif dari anggotanya. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) berencana merevisi Peraturan Bapanas Nomor 2 Tahun 2023 tentang Persyaratan Mutu dan Label Beras, termasuk menghapus klasifikasi mutu beras premium dan medium. Revisi ini merupakan bagian dari penyederhanaan regulasi dan penyesuaian dengan kondisi lapangan, menyusul maraknya praktik beras oplosan. Langkah tersebut dibahas dalam rapat bersama lintas lembaga, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BSN, Kementerian Perdagangan, BRIN, serta Perpadi sendiri. Deputi Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan standar pangan nasional harus menjamin mutu dan keamanan produk namun tetap dapat dilaksanakan oleh pelaku usaha di semua level. Sementara itu, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menilai klasifikasi premium dan medium sudah tidak relevan, sedangkan Menko Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyebut ke depan hanya akan ada dua jenis beras, yakni beras umum dan beras khusus yang disertifikasi pemerintah. ====[3] (del/sfr) References^ Beras (www.cnnindonesia.com)^ beras premium (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina Lubricants memperkuat komitmennya dalam mendukung industri maritim nasional dengan berpartisipasi dalam INAMARINE 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 29-31 Juli 2025. Kehadiran perusahaan pelumas nasional ini bertujuan mendukung efisiensi operasional industri maritim Indonesia melalui produk dan layanan unggulan. INAMARINE 2025 merupakan pameran terbesar di Indonesia yang khusus menghadirkan solusi untuk sektor shipbuilding, offshore, shipyard, serta teknologi dan perlengkapan kelautan. Ajang tahunan berskala business-to-business (B2B) ini mempertemukan pelaku industri maritim dari dalam dan luar negeri. VP Marketing Pertamina Lubricants, Nugroho Setyo Utomo, menyampaikan partisipasi dalam INAMARINE 2025 merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisinya di sektor maritim nasional. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Menjalin dan meningkatkan relasi bisnis dengan pelaku industri kapal, shipyard, pelabuhan, dan distributor, serta menawarkan solusi pelumasan dan layanan teknis bersertifikasi untuk mendukung efisiensi biaya dan performa operasional armada," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (31/7). Data dari riset Indonesia Lubricants Industry 2024 oleh Kline Company menunjukkan bahwa kebutuhan pelumas mesin industri di Indonesia didominasi segmen maritim dengan kontribusi 72% dari total kebutuhan 95.000 ton. Angka yang cukup signifikan ini mencerminkan peran penting sektor maritim dalam perekonomian nasional. Proyeksi ke depan menunjukkan tren positif, di mana permintaan pelumas maritim diperkirakan akan mencapai 838.355 ton pada 2034 dengan pertumbuhan tahunan stabil 1,5% selama periode 2024-2034. Kondisi ini sejalan dengan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia dan pentingnya mobilitas laut untuk ekonomi logistik, armada perikanan, hingga pembangunan daerah tertinggal. Pertamina Lubricants di sini berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan maritim Indonesia melalui produk-produk pelumas unggulan yang dirancang khusus untuk mesin kapal dan sektor industri maritim lainnya. Di INAMARINE 2025, Pertamina Lubricants menampilkan rangkaian produk pelumas khusus untuk industri maritim, antara lain MEDRIPAL 570, MEDRIPAL 5040, Salyx, dan Turalik. Produk-produk ini dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan pelumasan mesin dan sistem pada kapal serta operasional offshore. Selain produk, perusahaan juga menawarkan berbagai layanan teknis dan purna jual yang komprehensif. Salah satu yang menjadi unggulan adalah layanan Oil Clinic, sistem analisis pelumas dan kondisi mesin berbasis 44 parameter uji yang telah tersertifikasi ISO 17025:2017. Pengunjung booth Pertamina Lubricants dapat mengikuti edukasi sistem pelumasan, sesi konsultasi teknis, serta demonstrasi langsung produk dan layanan. Tersedia pula layanan oil monitoring, troubleshooting, dan kunjungan teknisi lapangan sebagai bagian dari pelayanan purna jual. Sebagai penutup acara pada Kamis (31/7), Pertamina Lubricants mengadakan presentasi produk bertema 'Understanding Industrial Marine Lubricants', dengan sesi berbagi yang akan dipimpin oleh Sr. Sales Executive Industry Jakarta I, Surya Cakrawijaya. Pada kesempatan terpisah, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan komitmen perusahaan dalam melakukan inovasi dengan produk-produk unggulan ramah lingkungan untuk mendukung pengembangan industri maritim nasional agar bisa bersaing di kancah global. "Sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen menyediakan energi yang andal dan ramah lingkungan di sektor maritim untuk mendukung Indonesia menjadi poros maritim dunia," pungkas dia. (rir) Sumber
-
Foto: Pengamat Ekonomi Aviliani dalam Talkshow Geliat Ekonomi dan Retail Pasca Pemilu di Indonesia. (CNBC Indonesia/Rindi Salsabilla) Jakarta, CNBC Indonesia - Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) meyakini belanja pemerintah bisa mendongkrak pertumbuhan penyaluran kredit perbankan pada semester II-2025. Ketua Bidang Riset dan Kajian Ekonomi Perbankan Perbanas, Aviliani mengatakan belanja pemerintah pemerintah sempat terdampak oleh kebijakan efisiensi pemerintah pada awal tahun ini. Sementara itu penyaluran kredit perbankan sepanjang tahun ini dalam tren melambat, per Juni 2025 di posisi 7,7% secara tahunan. Menurut Aviliani, belanja pemerintah berpotensi mendorong permintaan kredit perbankan, utamanya pada sektor UMKM. "Belanja pemerintah yang justru berpengaruh terhadap perekonomian itu kan selama ini terdampak efisiensi, tampaknya akan mulai dibuka pada semester II. Artinya, UKM seperti akomodasi makanan minuman juga akan terkena dampak yang positif," pungkas Aviliani dalam Perbanas Review of Indonesia's Mid-Year Economy 2025 di Le Meridien Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2025). Ia menyoroti adanya perlambatan pertumbuhan pada kredit UMKM, di saat sektor lainnya masih bertumbuh. Menurut Aviliani, kondisi ini berdampak terhadap pertumbuhan kredit secara keseluruhan. Sementara itu, Aviliani mengatakan pertumbuhan permintaan kredit sektor korporasi akan bergantung pada iklim investasi. "Kalau demand-nya naik, akan ada investasi. Kalau ada investasi, otomatis kredit [korporasi] berjalan," imbuhnya. Aviliani melanjutkan bahwa industri perbankan biasanya mengikuti arah permintaan kredit di pasar, termasuk belanja pemerintah. Namun, belanja pemerintah dipengaruhi oleh faktor makroekonomi serta dinamika pada sektor riil. "Jadi, bank itu kan mengikuti bagaimana bisnis. Oleh karenanya kami berharap pada semester II ini, pemerintah harusnya bisa belanja," terang Aviliani. Mengingatkan saja, data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit perbankan mencapai Rp7.956,4 triliun, naik 7,6% secara tahunan pada Juni 2025. Di antaranya, kredit korporasi tercatat tumbuh 10,6% secara tahunan menjadi, walau melambat dari laju pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 11,6% yoy. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Bos Perbanas Ungkap Momok Industri Perbankan Tahun Ini [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Bos Perbanas Ungkap Momok Industri Perbankan Tahun Ini (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- China[1] menggelontorkan subsidi[2] pengasuhan anak[3] hingga usia tiga tahun sebesar 3.600 yuan atau Rp8,2 juta (kurs Rp2.285 per yuan china) per anak per tahun. Subsidi ini diumumkan pemerintah China pada Senin (28/7). Subsidi ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong angka kelahiran yang menurun akibat banyak anak muda China tidak mau punya anak. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Melansir Reuters, subsidi diberikan bagi anak yang lahir mulai tahun ini. Namun bagi anak yang lahir sebelum 2025, subsidi hanya diberikan sebagian atau parsial. Subsidi ini diperkirakan menguntungkan lebih dari 20 juta keluarga yang memiliki bayi dan balita. Komisi Kesehatan Nasional mengatakan subsidi tunai langsung ini diharapkan dapat mengurangi biaya persalinan dan pengasuhan yang ditanggung keluarga. Dalam dua tahun terakhir, sejumlah provinsi di China sebenarnya telah memberikan subsidi pengasuhan anak dengan nominal yang bervariasi, mulai dari 1.000 yuan hingga 100 ribu yuan per anak (Rp2,28 juta - Rp228,56 juta), termasuk bantuan perumahan. Namun, kebijakan subsidi baru ini akan dibiayai pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah. Pemerintah diperkirakan akan mengumumkan rincian lebih lanjut pada Rabu ini. Tingginya biaya pengasuhan dan pendidikan, ketidakpastian pekerjaan, serta perlambatan ekonomi menjadi sejumlah kekhawatiran yang membuat banyak anak muda di China enggan menikah dan membangun keluarga. Maka tak heran, populasi China menyusut untuk tahun ketiga berturut-turut pada 2024. Namun, para demografi dan ekonom menilai bahwa jumlah subsidi tersebut masih terlalu kecil untuk benar-benar mendorong masyarakat punya anak. Ekonom Capital Economics, Zichun Huang, mengatakan bahwa jumlah dana yang diberikan terlalu kecil untuk memberikan dampak langsung terhadap tingkat kelahiran atau konsumsi masyarakat. "Tetapi kebijakan ini memang merupakan tonggak penting dalam hal pemberian tunjangan langsung kepada rumah tangga dan bisa menjadi dasar untuk transfer fiskal yang lebih besar di masa depan," katanya. Sementara itu, Citi Research memperkirakan pemerintah China bisa menggelontorkan dana hingga 117 miliar yuan atau Rp267,41 triliun untuk menjalankan program subsidi ini pada paruh kedua 2025. Subsidi ini dinilai lebih berperan sebagai kebijakan konsumsi daripada kebijakan populasi. ====[4] (fby/agt) References^ China (www.cnnindonesia.com)^ subsidi (www.cnnindonesia.com)^ anak (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), Hery Gunardi memberi memastikan pembagian dividen interim tahun ini bisa tetap tinggi, meskipun bank pelat merah itu mengalami penurunan kinerja pada sisi bottom line. Hery menyebut rasio pembagian dividen dari laba atau dividen payout ratio untuk dividen interim BRI tahun buku 2025 bisa tetap tinggi di kisaran 90% hingga 95%. Ia menegaskan BRI memiliki permodalan yang memadai untuk melakukan aksi korporasi tersebut. "Dividen kan bisa, dividen kan nggak bisa 90%-95% dari laba, terserah nanti pemegang saham mintanya berapa. Karena CAR-nya kan tinggi, aman," tegas Hery saat ditemui di Le Meridien Hotel, Kamis (31/7/2025). Untuk diketahui, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) BRI berada di posisi 25,01% pada semester I-2025. Adapun rasio CAR minimum bank yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah sebesar 8%. Seperti diberitakan sebelumnya, laba bersih periode berjalan BRI tercatat turun 11,25% secara tahunan menjadi Rp26,53 triliun pada semester I-2025. Hery mengatakan sebenarnya perolehan laba tersebut lebih tinggi dibanding periode yang sama setahun lalu, yakni sebesar Rp29,89 triliun. Sebab, dari perolehan laba tahun lalu, terdapat penyisihan untuk pencadangan atau reverse sebesar Rp4 triliun. "Tahun lalu itu ada reverse CKPN yang besarnya Rp4 triliun. Jadi kalau misalnya Rp29 triliun dikurang Rp4 triliun kan Rp25 triliun. Sekarang [laba] kita kan Rp26 triliun lebih, jadi sebenarnya tahun ini lebih gede labanya," terang Hery pada kesempatan yang sama. Ia kemudian menyorot torehan Pendapatan Operasional Sebelum Pencadangan atau Pre-Provisioning Operating Profit (PPOP) BRI mampu naik kenaikan 2,2% secara tahunan menjadi Rp58,3 triliun, sepanjang semester I-2025. Meski demikian, Hery mengakui bank pelat merah itu tengah memperbaiki kualitas business process dari segmen mikro. Menurutnya, perlu waktu untuk melakukan perbaikan tersebut, sementara direksi BRI baru dirombak besar-besaran pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bulan Maret lalu. "Jadi kalau mikro itu kan butuh waktu kan, kita baru 3 bulan [menjabat] soalnya Nanti kalau udah setahun gitu kan, lebih rapi lagi. Memang penting itu di bank itu adalah nggak bisa short term, kita rapihkan, revamp bisnis prosesnya, kemudian underwriting prosesnya, risk management-nya, operation-nya," terang Hery. Dengan begitu, ia berharap rasio kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) di BRI nanti bakal berangsur membaik. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Kredit BRI Tumbuh 5,97%, Tembus Rp 1.416,62 Triliun di Semester I-2025 [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Kredit BRI Tumbuh 5,97%, Tembus Rp 1.416,62 Triliun di Semester I-2025 (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Foto: Tambang batu bara Asam-Asam yang dikelola PT Arutmin, anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati) Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), mencatatkan penurunan tajam laba bersih sepanjang enam bulan pertama 2025. BUMI ini hanya mengantongi laba bersih senilai US$38,55 juta atau sekitar Rp 633,99 miliar hingga akhir Juni 2025, anjlok 58,52% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$92,96 juta. Padahal, dari sisi pendapatan, BUMI justru mengalami pertumbuhan. Pendapatan konsolidasian meningkat menjadi US$677,93 juta, naik 13,8% yoy dibandingkan semester I-2024 yang sebesar US$595,84 juta. Merinci laporan keuangannya yang berakhir pada periode 30 Juni 2025, penjualan batu bara berkontribusi paling besar pada pendapatan, dengan jumlah US$365,74 juta. Namun perolehan itu juga turun dari setahun sebelumnya sebesar US$378,35 juta. Sementara itu, penjualan emas melonjak menjadi US$117,61 juta dari setahun sebelumnya US$60,05 juta. Penjualan perak juga meningkat menjadi US$3,23 juta dari setahun sebelumnya US$1,22 juta. Namun, beban pokok pendapatan melonjak 5,3% yoy US$570,91 juta menekan marjin laba kotor. Laba usaha tambang milik Grup Bakrie dan Grup Salim itu naik meningkat 24,9% yoy menjadi US$55,30 juta dari hanya US$12,31 juta di semester I-2024. Namun tekanan justru datang dari penurunan signifikan kontribusi entitas asosiasi dan ventura bersama, yang hanya menyumbang laba bersih US$15,85 juta, jauh lebih rendah dari US$45,02 juta setahun sebelumnya. BUMI juga mencatat total aset sebesar US$3,92 miliar per 30 Juni 2025, turun dari US$4,16 miliar per akhir 2024. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Cuaca Normal, Bumi Resources (BUMI) Optimis Target Produksi Tercapai [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Cuaca Normal, Bumi Resources (BUMI) Optimis Target Produksi Tercapai (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden RI Prabowo Subianto[1] menggelar rapat bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan[2] dan jajarannya di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Kamis (31/7). Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, yang juga hadir mendampingi Prabowo, mengungkap rapat itu membahas ketidakpastian kondisi global yang berkecamuk belakangan. "Situasi ini menuntut kewaspadaan dan kesiapan dalam mengambil langkah-langkah antisipatif," kata Teddy di unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet[3]. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menyampaikan dalam rapat itu Prabowo memberikan arahan agar seluruh pihak senantiasa waspada dan menyiapkan langkah konkret menjaga daya dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Teddy pun mengatakan di tengah tantangan global tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan tetap berada di tingkat yang tinggi dibandingkan negara lain. "Hal ini mencerminkan fundamental ekonomi nasional yang tetap solid," ucapnya. Lewat unggahan itu, Teddy juga menyinggung langkah RI bernegosiasi tarif resiprokal dengan AS. Ia menyebut penurunan tarif menjadi 19 persen dari 32 persen itu bisa mendorong ekspor dan investasi pada sektor padat karya, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja. [Gambas:Instagram][4] Lalu, ia juga menyebut bahwa DEN berpandangan akan pentingnya deregulasi di tingkat pusat dan daerah. "Penyederhanaan regulasi akan menjadi katalis untuk percepatan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar dia. ====[5] (nfl/sfr) References^ Prabowo Subianto (www.cnnindonesia.com)^ Luhut Binsar Pandjaitan (www.cnnindonesia.com)^ sekretariat.kabinet (www.cnnindonesia.com)^ [Gambas:Instagram] (www.instagram.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), Hery Gunardi buka suara mengenai penurunan kinerja bottom line yang cukup dalam sepanjang semester I-2025. Seperti diberitakan sebelumnya, laba bersih periode berjalan BRI tercatat turun 11,25% secara tahunan menjadi Rp26,53 triliun sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Hery mengatakan sebenarnya perolehan laba tersebut lebih tinggi dibanding periode yang sama setahun lalu, yakni sebesar Rp29,89 triliun. Sebab, dari perolehan laba tahun lalu, terdapat penyisihan untuk pencadangan atau reverse sebesar Rp4 triliun. "Tahun lalu itu ada reverse CKPN yang besarnya Rp4 triliun. Jadi kalau misalnya Rp29 triliun dikurang Rp4 triliun kan Rp25 triliun. Sekarang [laba] kita kan Rp26 triliun lebih, jadi sebenarnya tahun ini lebih gede labanya," terang Hery saat ditemui di Le Meridien Hotel, Kamis (31/7/2025). Ia kemudian menyorot torehan Pendapatan Operasional Sebelum Pencadangan atau Pre-Provisioning Operating Profit (PPOP) BRI mampu naik kenaikan 2,2% secara tahunan menjadi Rp58,3 triliun, sepanjang semester I-2025. Meski demikian, Hery mengakui bank pelat merah itu tengah memperbaiki kualitas business process dari segmen mikro. Menurutnya, perlu waktu untuk melakukan perbaikan tersebut, sementara direksi BRI baru dirombak besar-besaran pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bulan Maret lalu. "Jadi kalau mikro itu kan butuh waktu kan, kita baru 3 bulan [menjabat] soalnya Nanti kalau udah setahun gitu kan, lebih rapi lagi. Memang penting itu di bank itu adalah nggak bisa short term, kita rapihkan, revamp bisnis prosesnya, kemudian underwriting prosesnya, risk management-nya, operation-nya," terang Hery. Dengan begitu, ia berharap rasio kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) di BRI nanti bakal berangsur membaik. Hery menyebutkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) sebagai contoh, bank yang ia pimpin selama lima tahun, sebelum diangkat ke kursi nomor satu di BRI. "Sehingga nanti kayak di BSI lah gitu. BSI kan NPL-nya kecil, NPL net-nya juga kecil," ucap Hery. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article BRI (BBRI) Bagi Dividen Rp 51,74 Triliun, Simak Jadwalnya [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article BRI (BBRI) Bagi Dividen Rp 51,74 Triliun, Simak Jadwalnya (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Foto: Seorang konsumen membeli emas Logam Mulia di Butik Emas di Galeri 24, Jakarta, Senin (2/6/2025). Harga emas Logam Mulia produksi PT Antam Tbk, kembali terbang pada hari ini. (CNBC Indonesia/Trisusilo) Jakarta, CNBC Indonesia - PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) mencatat produksi dan penjualan hingga semester I tahun 2025 dari berbagai segmen mulai dari emas, nikel, ferinikel, hingga alumina. Mengutip keterangan Antam yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), produksi emas per Juni 2025 sebesar 29.305 kg (942.178 troy oz.) dengan tingkat produksi emas sebesar 438 kg (14.082 troy oz.). Angka tersebut meningkat 84% dari capaian penjualan pada paruh tahun ini sebesar 15.969 kg (513.415 troy oz.). "Harga emas dunia yang masih berada di level tinggi sepanjang paruh tahun ini, dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi global dan ketidakpastian geopolitik, turut mendorong tetap tingginya minat pasar domestik terhadap emas yang diproduksi oleh ANTAM," tulis manajemen, Kamis (31/7). Sebagai respon terhadap tingginya permintaan emas di pasar domestik dan persaingan yang kian ketat, Antam secara konsisten mengupayakan penguatan posisi pasar melalui strategi penjualan yang berfokus pada kualitas produk, keamanan, dan kemudahan akses bagi pelanggan. Lalu, kinerja penjualan bijih nikel per Juni 2025 menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah dan menguasai pasar domestik. ANTM mencatat penjualan bijih nikel sebesar 8,20 juta wet metric ton (wmt), dengan tingkat produksi bijih nikel pada sebesar 9,10 juta wmt. Selanjutnya, produksi feronikel ANTM pada semester I tahun ini di level yang optimal sebesar 9.067 ton nikel dalam feronikel (TNi) dengan tingkat penjualan mencapai 5.763 TNi. Sedangkan produksi bauksit sebesar 1,38 juta wmt dengan penjualan bauksit sebesar 1,03 juta wmt. Sementara produksi Chemical Grade Alumina sebesar 89.385 ton alumina, dengan penjualan sebesar 91.109 ton alumina. Produksi bauksit ANTAM digunakan untuk bahan baku produksi Pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan yang dioperasikan oleh PT Indonesia Chemical Alumina (PT ICA) dan penjualan kepada pelanggan domestik. Kinerja penjualan bauksit ANTAM pada semester I mencatatkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, sejalan dengan prospek positif menyusul rencana dimulainya operasi komersial pabrik Smelter Grade Alumina (SGA) Mempawah yang dikelola oleh PT Borneo Alumina Indonesia. Manajemen mengaku, penjualan komoditas feronikel dan bauksit pada semester memang turut dipengaruhi oleh penyesuaian terhadap regulasi terkait harga jual produk. Namun, komoditas bijih nikel dan emas tetap menunjukkan kinerja solid, mencerminkan keberhasilan strategi diversifikasi portofolio bisnis dan efektivitas langkah operasional Perusahaan dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan di tengah dinamika industri. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Bos Antam Buka Suara Soal Kabar Emas Palsu yang Meresahkan Masyarakat [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Bos Antam Buka Suara Soal Kabar Emas Palsu yang Meresahkan Masyarakat (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) membukukan kenaikan tipis laba bersih pada periode 1 Januari hingga 30 Juni 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis oleh perseroan, laba bersih RATU tercatat US$7,65 juta atau meningkat 3,43% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$7,39 juta. Pertumbuhan laba perusahaan terjadi karena kinerja perusahaan yang efisien memanfaatkan biaya pokok untuk menghasilkan laba. Pasalnya pada periode yang sama pendapatan perseroan mengalami penurunan yang cukup dalam. Sepanjang semester pertama 2025, pendapatan RATU mencapai US$25,15 juta atau ambles 10,04% dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$27,96 juta. Beban pokok perseroan pun turun lebih dalam, tanda adanya efisensi beban, yakni turun 18,62% year-on-year/yoy menjadi US$13,33 juta. Hal tersebut membuat laba bruto bertumbuh positif 2,09% menjadi US$11,82 juta. Adapun marjin laba kotor, yang membagi laba kotor dengan pendapatan, meningkat menjadi 47% per 30 Juni 2025 dari 41,4% per 30 Juni 2024. Sementara dari sisi neraca, nilai aset perusahaan dan ekuitas yang meningkat signifikan setelah melakukan Initial Public Offering (IPO) pada 8 Januari 2025. Total aset perusahaan naik 21,25%, dari 31 Desember 2024, menjadi US$64,05 juta per 30 Juni. Hal ini disebabkan adanya penambahan sisi kas dan setara kas yang melonjak 197,46% dari akhir posisi tahun lalu, menjadi US$30,92 juta. Sementara ekuitas perusahaan menjadi US$12,98 juta dari sebelumnya US$2.041. Peningkatan tersebut terjadi karena adanya penambahan Tambahan Modal Disetor -IPO senilai US$12,98 juta. Sementara dari sisi Liabilitas terjadi penurunan utang sebesar 12,33% dibandingkan 31 Desember 2024, menjadi US$22,29 juta. Adapun penurunan utang terbesar terjadi pada pinjaman bank jangka pendek menjadi US$2,57 juta atau turun 59,04% dari posisi 31 Desember 2024 senilai US$6,27 juta. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] Next Article Mantap! Laba Raharja Energi Cepu (RATU) Naik 64% di Kuartal I-2025 [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Mantap! Laba Raharja Energi Cepu (RATU) Naik 64% di Kuartal I-2025 (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas[1]) buka suara soal rekening nganggur[2] alias sudah lama tidak digunakan (dormant) yang terancam diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK[3]). Sekretaris Jenderal Perbanas Anika Faisal mengatakan rekening dormant bukanlah hal baru dalam dunia perbankan. Sejak dulu bank punya mekanisme mengunci rekening yang tidak aktif dipakai. "Nanti kalau mau dipakai lagi, direaktivasi. Jadi sebenarnya uangnya ada, jadi masyarakat sebenarnya enggak usah khawatir, uangnya tetap ada di bank," katanya dalam acara Perbanas Review of Indonesia's Mid-Year Economy (PRIME) 2025 di Le Meridien Hotel Jakarta, Kamis (31/7). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Anika mengatakan rekening dormant tidak berpengaruh pada operasional bank. Rekening dormant di bank merupakan hal yang biasa sejak puluhan tahun lalu. "Enggak mungkin ada bank yang enggak ada rekening dormant. In any country juga ada. Jadi prinsipnya sebenarnya tidak mempengaruhi operasional bank secara signifikan, karena memang selalu ada," katanya. Ia menambahkan bahwa pemblokiran rekening dormant merupakan bagian dari manajemen risiko bagi bank untuk menjaga uang masyarakat aman. Memang sekarang bank sedang berkolaborasi dengan PPATK untuk memastikan proses penanganan rekening dormant berjalan dengan lancar dan sesuai dengan aturan. "Rekening dormant ini bukan hal baru, wajar dan merupakan bagian dari manajemen risiko bagi bank," katanya. "Mohon bersabar masyarakat dan jangan khawatir bank akan selalu proaktif untuk terbuka, diskusi, membicarakan dan menerima mungkin keluhan atau pertanyaan dari masyarakat," sambungnya. Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menjamin uang nasabah bakal tetap aman dan 100 persen utuh. Dana nasabah yang terblokir akan bisa digunakan kembali jika telah menyelesaikan proses keberatan. "PPATK telah meminta perbankan untuk segera melakukan verifikasi data nasabah. Pengkinian data nasabah perlu dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak merugikan nasabah sah serta menjaga perekonomian dan integritas sistem keuangan Indonesia," jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (29/7). Dasar pemblokiran rekening dormant adalah UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. PPATK mengklaim langkah ini diambil demi menjaga integritas dan keamanan sistem keuangan Indonesia. Terlebih, rekening dormant disebut rawan disalahgunakan. Tindakan ilegal yang dikhawatirkan negara adalah menampung dana hasil tindak pidana, jual beli rekening, peretasan, penggunaan nominee sebagai rekening penampungan, transaksi narkotika, hingga korupsi. Setiap bank punya aturan masing-masing terkait batas waktu toleransi dormant. Ada yang 3 bulan, 6 bulan, bahkan masih diberi kelonggaran hingga 12 bulan. "Waktu 3 bulan itu adalah jangka waktu jika nasabah masuk kriteria sangat berisiko. Misalnya, buka rekening untuk judi online dan habis itu ditinggal setelah dilakukan pengkinian data oleh bank," kata Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK M Natsir Kongah saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com. ====[4] (fby/pta) References^ Perbanas (www.cnnindonesia.com)^ rekening nganggur (www.cnnindonesia.com)^ PPATK (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Foto: Bukalapak. (Dok. Detikcom/Agus Tri Haryanto) Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten teknologi PT Bukalapak.com (BUKA) berhasil menyulap rugi menjadi laba pada paruh pertama tahun 2025. Merujuk pada laporan keuangan terbaru dikutip dari keterbukaan informasi BEI, laba tahun berjalan emiten ini per Juni 2025 tercatat sebesar Rp464 miliar. Sementara di tahun 2024, perseroan membukukan rugi sebesar Rp751,9 miliar. Dari sisi top line, perusahaan ini membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,08 triliun. Capaian ini naik 27,95% dari tahun lalu sebesar Rp2,41 triliun. Pendapatan BUKA ditopang oleh segmen gaming sebesar Rp2,46 triliun, onpine to offline sebesar Rp439 miliar, ritel sebesar Rp160 miliar, dan pendapatan investasi sebesar Rp25.2 miliar. Selain dari pendapatan, laba BUKA ditopang oleh pendapatan keuangan sebesar Rp449,28 miliar. Angka ini dikontribusikan dari pendapatan dari bunga deposito, bank dan obligasi lainnya. Kendati naiknya pendapatan, laba BUKA terhimpit beban pokok pendapatan sebesar Rp2,83 triliun. Beban pokok ini terkerek dari tahun lalu sebesar Rp1,95 triliun. Dari segi permodalan, per Juni 2025, perusahaan mencatatkan aset sebesar Rp24,07 triliun. Hal ini turun tipis dari periode 31 Desember 2024 dengan perolehan Rp24,7. Adapun liabilitas dan ekuitas BUKA tercatat sebesar masing-masing Rp717 miliar dan Rp23,3 triliun. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Bambang Brodjonegoro Mundur dari Komut Bukalapak (BUKA) [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Bambang Brodjonegoro Mundur dari Komut Bukalapak (BUKA) (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah sempat terjadi lonjakan antrean BBM akibat penutupan Jalur Gumitir sejak 24 Juli 2025, situasi di sejumlah SPBU di Jember kini mulai membaik. Pada Selasa (30/7), pantauan di lapangan menunjukkan bahwa panjang antrean kendaraan sudah jauh berkurang. Mobil mengantre hanya sekitar 15 meter dan sepeda motor sekitar 25 meter, dengan antrean yang tertib dan teratur. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan, Pertamina telah memenuhi kebutuhan BBM di SPBU terdampak, termasuk Jember. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Segala skenario di lapangan masif kita lakukan. Alhamdulillah terlihat antrian berangsur terurai dan SPBU beroperasi maksimal. Ini menjadi hasil nyata atas alternatif alih suplai yang sudah kita maksimalkan dalam rangka membanjiri kebutuhan BBM di Jember dan sekitarnya," ujar Ahad. Ahad menerangkan, dampak dari penutupan Jalur Gumitir, berimbas pada perubahan rute kendaraan bermuatan besar termasuk mobil tangki Pertamina. Jalur yang semula Banyuwangi - Gumitir - Jember menjadi Banyuwangi - Situbondo - Arak-Arak - Bondowoso - Jember. Alhasil, mobilitas mobil tangki yang biasanya hanya menempuh waktu 4 jam untuk Round Time Hours (RTH) mengalami perubahan drastis ke 11 jam. Kondisi ini kemudian berimbas pada 'panic buying' masyarakat dengan isu kelangkaan BBM. Nyatanya, Pertamina memastikan stok energi untuk wilayah Jember masih aman mencukupi, namun memang terkendala pada akses distribusi mobil tangki di jalanan. Beberapa hari di minggu pertama pasca penutup Jalur Gumitir, imbas 'panic buying' masyarakat menimbulkan antrian pembelian BBM yang mengular di SPBU dengan panjang antrean hingga 2 kilometer. Segala mitigasi upaya memberikan pelayanan terbaik telah dilakukan oleh Pertamina melalui anak perusahaannya, Pertamina Patra Niaga. Alih suplai dilaksanakan sebagai mitigasi membanjiri penyaluran di Jember dan sekitarnya, yakni dari Surabaya dan Malang, termasuk dari lintas region, mulai dari Semarang, Boyolali, Rewulu hingga Maos, yang mana penyaluran normal berasal dari Terminal BBM di Banyuwangi. Terkait kondisi 'panic buying' sendiri nyatanya juga menjadi keresahan bagi masyarakat. Rizki (21), salah seorang konsumen yang juga warga Jember menyampaikan keluhannya terkait 'panic buying' ini. "Kondisi antrean yang parah di sini sudah terlihat jelas, disebabkan 2 faktor utama. Yang pertama penutupan Jalur Gumitir itu sendiri dan faktor kedua yakni mayarakat yang 'panic buying'. Kemudian selain itu perlu dilaksanakan solusi atas oknum-oknum yang mengambil kesempatan pada situasi ini," ujarnya. Selanjutnya Ahad menyampaikan kepada masyarakat Jember diharapkan dapat membeli BBM sesuai kebutuhan. Dia meminta masyarakat untuk 'panic buying' lagi. "Saat ini proses normalisasi distribusi BBM sudah berjalan untuk area Jember dan sekitarnya, kami himbau agar masyarakat dapat membeli BBM sesuai kebutuhan. Jangan 'panic buying' karena kami pastikan stok aman dan tercukupi untuk proses distribusi," tutup Ahad. (ory/ory) Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub[1]) memastikan Stasiun Karet[2] di Jakarta Pusat batal ditutup. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Arif Anwar menyebut stasiun itu justru akan diintegrasikan pelayanannya dengan Stasiun BNI City (Sudirman Baru) yang jaraknya hanya beberapa ratus meter. Rencana ini menjadi bagian dari pengembangan sistem transportasi terintegrasi di kawasan pusat kota. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Kami luruskan ya, ini bukan penutupan (Stasiun Karet), ini nantinya adalah satu integrasi layanan. Jadi diintegrasikan dari Karet ke BNI City," ujar Arif dalam diskusi di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (31/7), melansir detikfinance[3]. Kendati demikian, Arif menyebut rencana tersebut masih dalam tahap kajian dan belum ada jadwal pasti kapan akan mulai diberlakukan. Sejumlah persiapan infrastruktur telah dimulai, terutama di Stasiun BNI City yang akan menampung pelayanan gabungan tersebut. "Sebagian sudah diproses pembangunan di BNI City. Lalu, penataan lingkungan sekitar Stasiun Karet juga masih dalam kajian. Stasiun Karet ini akan digabungkan penataannya dengan Pemprov DKI. Jadi dia ada program penataan juga," jelasnya. Tahapan rencana penggabungan ini akan dilakukan bertahap. Dimulai dari integrasi layanan antara Stasiun Karet dan BNI City, lalu dilanjutkan dengan penataan kawasan sekitar stasiun. Arif kembali menekankan Stasiun Karet tidak akan ditutup, melainkan menjadi bagian dari layanan terpadu. "Jadi ini rencana besar dan akan dilaksanakan bertahap. Tahap pertama kita integrasikan Stasiun Karet dengan BNI City kemudian menata sekitar stasiun. Jadi stasiun (Karet) itu tidak ditutup tapi diintegrasikan dengan BNI City," tandasnya. ====[4] (del/sfr) References^ Kemenhub (www.cnnindonesia.com)^ Stasiun Karet (www.cnnindonesia.com)^ detikfinance (finance.detik.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Foto: Pabrik cat Avian merupakan pabrik cat terbesar di RI. (CNBC Indonesia/Ayyi Achmad Hidayah) Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten cat milik crazy rich Surabaya, Hermanto Tanoko PT Avia Avian Tbk (AVIA) membukukan laba Rp 782,5 miliar pada semester I-2025. Angka itu turun tipis jika dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 808,2 miliar, atau turun 3,17%. Sementara penjualan konsolidasi meningkat sebesar 8,8% secara year-on-year, didorong oleh pertumbuhan di kedua segmen utama, solusi arsitektur dan barang dagangan. Volume penjualan pada segmen solusi arsitektur (cat dekoratif) tumbuh double-digit sebesar 10,4%. Kinerja di kuartal kedua ini turut mendorong pertumbuhan sepanjang paruh pertama 2025, dengan total penjualan naik 7,3% mencapai Rp 3,88 triliun. Selama periode tersebut, marjin keuntungan tetap terjaga dengan stabil, dengan marjin laba kotor sebesar 43,1%, marjin EBITDA 25,6%, dan marjin laba bersih mencapai 20,1%. "Kami percaya bahwa inovasi adalah fondasi utama dalam mempertahankan daya saing dan memperluas pangsa pasar, terutama di tengah tantangan ekonomi," ujar Andreas Hadikrisno, Kepala Hubungan Investor Avian Brands, seperti dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (31/7/2025). Terlepas dari tekanan ekonomi yang berkelanjutan, Avian Brands mengaku optimis di semester kedua tahun ini. Bagi Perseroan, kondisi pasar yang melemah bukan alasan untuk stagnan, melainkan peluang untuk mengakselerasi pertumbuhan dan memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar. "Saat pasar melambat, kami melihat kesempatan untuk merebut pangsa dari kompetitor. Fokus kami adalah tetap agile dan responsif dalam memenuhi kebutuhan konsumen," tambah Andreas. Dengan strategi inovatif dan dukungan infrastruktur distribusi yang kuat, Avian Brands terus memperkuat reputasinya sebagai pelopor di industri cat dekoratif di Indonesia. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Hermanto Tanoko Beli Saham Perusahaan Lem Dextone, Rogoh Rp275 M [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Hermanto Tanoko Beli Saham Perusahaan Lem Dextone, Rogoh Rp275 M (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- Bisnis penyediaan layanan alih daya atau outsourcing yang menyediakan tenaga kerja pihak ketiga termasuk manajemen keamanan, penjagaan, pelatihan hingga pemeliharaan menghadapi stigma negatif terkait isu perlindungan tenaga kerja terkait hak hingga kurangnya kesejahteraan pekerja . Menanggapi persepsi ini, Perusahaan outsourcing PT Shield On Service Tbk (SOSS)[1]secara proaktif menerapkan berbagai langkah untuk memastikan komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan. SOSS menjalankan bisnis berdasarkan regulasi pemerintah yakni UU Ketenagakerjaan, mekanisme wishtleblowing yang solid, standar etika, pelatihan berkelanjutan hingga pengawasan internal Di sisi lain, SOSS juga secara profesional dan bermartabat dalam memperlakukan tenaga oursourcing yang saat ini berjumlah 28.000 orang dengan memberikan pelatihan terstruktur sesuai dengan UU dan kode etik internal Lalu seperti apa prospek dan tantangan industri outsourcing di tengah efisiensi hadapi ketidakpastian global? Selengkapnya saksikan ulasan Serliana Salsabila dengan Direktur PT Shield On Service Tbk (SOSS)[2], Akira Kawamura dalam Evening Up, CNBC Indonesia (Kamis, 31/07/2025) References^ PT Shield On Service Tbk (SOSS) (www.cnbcindonesia.com)^ PT Shield On Service Tbk (SOSS) (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto[1] mengatakan negosiasi kesepakatan dagang Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA[2]) telah rampung. Rencananya, perjanjian tersebut akan disahkan pada September 2025. Menurut Airlangga, dalam perjanjian dagang ini ada dua komoditas yang menjadi fokus utama yakni minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) dan minyak inti kelapa sawit (Palm Kernel Oil/PKO). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Mengenai CEPA Uni Eropa, kami yakin bahwa pada September, kami akan menyelesaikan semua dokumentasinya," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (31/7). Airlangga menyebutkan perwakilan dari Uni Eropa bahkan akan datang ke Jakarta untuk memfinalisasi dokumen perjanjian sehingga kerja sama itu bisa segera dijalankan. "Saya telah berbicara dengan Komisaris Maro Savkovic, dan beliau berencana datang ke Jakarta pada September untuk menandatangani dokumen tersebut," kata dia. Selain itu, ia menyebutkan Indonesia dan Uni Eropa juga telah menyepakati kuota dagang (trade-in quota) di mana untuk CPO sekitar 1 juta ton. "Dan PKO, saya pikir, itu tergantung pada ekspor PKO tahun lalu ke Uni Eropa," jelasnya. Sementara itu, untuk biodiesel, Indonesia dan Uni Eropa belum membahasnya. Sebab, pemerintah masih fokus pada produksi dalam negeri. "Karena kami tidak mengekspor biodiesel saat ini, kami memproduksinya di dalam negeri," pungkasnya. ====[3] (ldy/sfr) References^ Airlangga Hartarto (www.cnnindonesia.com)^ IEU-CEPA (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Foto: Topping off (penutupan atap) gedung data center pertama H2 DCII, Karawang, 14 Juni 2021/DCII Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait dengan penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, pihaknya masih penelaahan lebih lanjut atas pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi dan perkembangan terkini dari Perseroan. "Suspensi saham masih diberlakukan dalam rangka menjaga pasar yang teratur, wajar, dan efisien," ujarnya kepada wartawan, Kamis (31/7). Nyoman menyebut, BEI akan mencabut suspensi saham DCII apabila seluruh kewajiban telah dipenuhi dan tidak terdapat kondisi material yang dapat berdampak signifikan terhadap kelangsungan perdagangan saham Perseroan. Diketahui, saham emiten data center milik Toto Sugiri dan grup Salim, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) berhasil menyabet rekor saham termahal sebursa gara-gara kenaikan harga yang luar bisa akhir-akhir ini. Sayangnya, saham ini harus rela digembok meskipun mencatat kinerja keuangan yang moncer sepanjang paruh pertama tahun ini. Perjalanan DCII Dari ARA Sampai Digembok Pantauan CNBC Indonesia terkini sampai 30 Juli 2025, saham DCII ini sudah digembok selama lima hari. Terakhir harga saham DCII per 23 Juli 2025, parkir di posisi Rp346.725 per lembar. Sebelum digembok, saham ini berhasil Auto Reject Atas (ARA) alias terbang 20% dalam sehari. Padahal, pada 22 Juli 2025 atau sehari sebelumnya, saham ini juga sempat di suspend karena sudah naik kencang nyaris 100% dalam seminggu. Berkat itu, secara month to date (MTD) saham DCII sudah terbang 128% dan auto jadi saham termahal di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kalau dihitung, untuk beli saham ini, kita butuh modal minimal Rp34,67 juta untuk dapat 1 lot saja. Dengan modal Rp100 juta pun, untuk beli saham DCII ternyata tak dapat sampai 4 lot. Untuk modal segini tentu investor retail semakin sulit untuk bergabung. Digembok Bukan Hal Baru Bagi DCII Soal urusan pergembokan, sebenarnya ini juga bukan hal baru bagi DCII. Pada tahun ini karena sempat santer terdengar akan rumor stock split, pernah kena suspensi dari 25 Februari - 4 Maret 2025. Sebelum kena suspen, pola yang sama seperti yang terjadi bulan ini sudah pernah kejadian pada Februari 2025. Tepatnya, dari 19 - 24 Februari atau selama 4 hari saham ini ARA beruntun. Selepas itu, pada 25 Februari 2025 saham ini digembok sehari dan dilepas pada 26 Februari 2025. Waktu dibuka suspen-nya sehari, saham DCII melesat ARA lagi, kemudian akhirnya digembok lagi sampai 4 Maret 2025 atau selama empat hari perdagangan. Bisa dibilang, aksi pergembokan yang dialami DCII ini lebih lama pada bulan ini. Namun, ketika dibuka nanti pun sudah pasti akan masuk ke perdagangan di papan pemantauan khusus. Seperti yang terjadi pada Maret lalu, setelah suspensi dibuka saham DCII masih lari dengan ARA sebesar 10% per hari. Waktu itu, setelah gembok dibuka saham DCII masih reli 8 hari ARA sampai 13 Maret 2025 sebelum akhirnya ARB. Jadi, kalau pola ini kembali terjadi dan saham DCII diperdagangkan lagi dengan minat beli masih tinggi, ARA masih akan berlanjut, hanya saja persentase nya saja yang jadi lebih minim dari 20% menjadi 10%. Reli kencang dari Februari - Maret ini menjadi sejarah nyata saham DCII, dari yang sideways lebih dari empat bulan di kisaran Rp40.000 - Rp50.000 per lembar berhasil melonjak lebih dari empat kali lipat tembus Rp200.000 per lembar. Catat! Transaksi DCII Ternyata Tak Sebanyak Itu Dibalik kenaikan kencang saham DCII, kita juga perlu check dari transaksinya karena persentase tinggi belum tentu melibatkan transaksi yang besar pula. Untuk bisa ARA dalam sehari per 23 Juli lalu, hanya membutuhkan nilai transaksi sekitar Rp22 miliar saja, yang melibatkan 680 lot saham saja yang berputar sebanyak 553 kali. Dibandingkan nilai transaksi terakhir sebelum suspen, nilai Rp22 miliar memang besar, karena biasanya untuk ARA hanya buruh nilai transaksi di bawah Rp10 miliar. Namun, jumlah itu tentu bisa dianggap "kurang" wajar. Kenapa bisa gitu? karena posisi DCII kini jadi saham nomor tiga terbesar di bursa dari segi market cap, dengan posisi ini dibandingkan peringkat atasnya ada saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang membutuhkan nilai transaksi ratusan miliar rupiah untuk bisa ARA. Memang dari segi free float saja dan jumlah investor saja beda, tetapi dengan kesenjangan nilai transaksi terlalu jauh, ditambah aksi gembok sampai berhari-hari, membuat saham DCII ini pergerakan harga-nya saham volatile. Retail juga sudah masuk dengan harga yang terlampau mahal ini. Sebagai catatan juga, saham DCII ini sampai akhir Juni 2025, pemegang saham-nya hanya berjumlah 903 orang. Dari jumlah ini, 18,55% dipegang retail. Kinerja Keuangan Sampai Prospek Laba DCII 2025 Beralih ke kinerja keuangan DCII, sampai semester I/2025 DCII terpantau kembali mencetak profitabilitas ciamik. Merujuk pada laporan keuangan terbaru, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik induk perusahaan pusat data ini per 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp616,95 miliar melesat 106% secara tahunan (yoy) dari Rp299,5 miliar. Dari sisi top line, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,33 triliun. Melaju 80% yoy dari posisi akhir Juni 2024 senilai Rp737,3 miliar. Pendapatan DCII banyak dikontribusi dari segmen jasa colocation atau layanan penitipan server, dengan capaian Rp 1,25 triliun. Sementara sisanya, pendapatan dari lain-lain tercatat sebesar Rp 83,83 miliar. Di sisi lain, beban pokok pendapatannya ikut terkerek. DCII mencatatkan jumlah beban sebesar Rp539,32 miliar di tengah tahun, di mana sebelumnya bebannya sebesar Rp 318,23 miliar. Meski beban naik, sejauh ini pendapatan masih bisa menutupi sehingga perusahaan masih terhitung cuan. Dari tahun ke tahun tren begitu juga kerap terjadi, tercermin dari profitabilitas DCII sejak 2017 berikut terpantau terus naik. Menariknya, dari laba yang diraup sepanjang paruh pertama tahun ini sudah mencapai 77,47% dari capaian laba akhir tahun lalu di Rp797 miliar. Jika kinerja seperti ini konsisten sampai akhir tahun, artinya sepanjang 2025 DCII bisa meraih pertumbuhan laba dua digit lagi. Pada 2025, Manajemen DCII juga menargetkan pertumbuhan pendapatan dengan kisaran dua digit. Untuk mencapai sasaran tersebut, perusahaan telah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) hingga maksimal Rp 1 triliun. Menurut Direktur Keuangan DCI Indonesia, Evelyn, sebagian besar dana capex itu akan difokuskan untuk pengembangan fasilitas data center terbaru mereka, JK6, yang berlokasi di kompleks DCI Cibitung dan dijadwalkan segera beroperasi. "Sebagian besar dana kami dedikasikan untuk investasi di JK6. Selain itu, kami juga tengah membangun pusat data baru di Surabaya," ungkap Evelyn. Fasilitas data center di Surabaya dirancang dengan kapasitas hingga 9 MegaWatt (MW). Di sisi lain, DCI juga sedang mengembangkan pusat data berskala besar diBintan dengan kapasitas lebih dari 1.000 MW. Secara keseluruhan, kapasitas terpasangDCI saat ini telah mencapai 119 MW yang tersebar di fasilitasCibitung,Karawang, dan Jakarta. Perusahaan saat ini telah melayani lebih dari 207 pelanggan. Semoga dengan prospek pertumbuhan dan kinerja laba yang masih ciamik, saham DCII masih akan terus naik meskipun nantinya diperdagangkan dengan metode FCA. Namun, dengan catatan kalau pola yang sama terjadi sama seperti Maret lalu kejadian lagi. Untuk urusan valuasi saham DCII memang sudah terlampau mahal, PBV lebih dari 200 kali, sementara PER lebih dari 700 kali. Nominal harga apalagi, dengan modal minimum Rp37 juta untuk satu lot, kemungkinan besar partisipasi retail akan sangat minim, artinya sangat rentan untuk "digoreng". Jadi, bisa saja yang terjadi demand tak akan setinggi di Februari - Maret lalu, karena posisi saat ini sudah sangat beda jauh dengan periode itu. Paling penting untuk retail adalah jangan terlalu FOMO di suatu saham, termasuk saham DCII yang sudah reli kencang ini. Kita perlu bijak dalam melihat saham yang benar-benar naik dari fundamental atau memang sedang "digoreng" saja alias hanya naik dalam jangka pendek. Faktanya, secara historis saham DCII naik kencang hanya sekitar sebulan, sisanya bisa empat sampai enam bulan sideways. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article IHSG Jatuh 3,33%, Saham Bluechips dan Konglomerat Berguguran [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article IHSG Jatuh 3,33%, Saham Bluechips dan Konglomerat Berguguran (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sepanjang semester pertama 2025. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, pendapatan perusahaan mencapai US$1,62 miliar sepanjang paruh pertama 2025. Jumlah tersebut bertumbuh 5,33% jika dibandingkan perolehan paruh pertama 2024. Sementara itu, beban pokok BYAN tercatat US$1,09 miliar, sehingga laba kotor perseroan tercatat sebesar US$526,31 juta sepanjang semester pertama 2025. Jumlah tersebut turun dari semester pertama 2024 senilai US$582,56 juta. Kemudian dari sisi bottom line, BYAN mampu membukukan laba diatribusikan kepada pemilik induk senilai US$349,25 juta. Jumlah tersebut turun 7,3% dari laba yang diperoleh pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$376,77 juta. Adapun aset BYAN per 30 Juni 2025 tercatat sebesar US$3,19 miliar. Sementara liabilitas perusahaan tercatat US$923,89 juta per 30 Juni 2025. Jumlah liabilitas tersebut turun US$283,73 juta dibandingkan nilai pada 31 Desember 2024 senilai US$1,21 miliar. Penurunan liabilitas tersebut, utamanya karena utang usaha kepada pihak berelasi yang berkurang senilai US$32,61 juta sehingga tercatat pada 30 Juni sebesar US$28,14 juta saja. Selanjutnya, nilai ekuitas perseroan tercatat US$2,27 miliar per 30 Juni 2025. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] Next Article Batu Bara Lesu, Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Kantongi Laba Rp15,2 T [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Batu Bara Lesu, Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Kantongi Laba Rp15,2 T (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) atau Pertamina membentuk Direktorat Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis, yang berperan sebagai penggerak utama dalam menyelaraskan strategi bisnis perusahaan dengan target dekarbonisasi dan pembangunan rendah karbon. Kehadiran Direktorat Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis dinilai perlu sebagai upaya mempercepat agenda Net Zero Emission (NZE). Sebagai BUMN strategis di sektor energi, Pertamina memandang NZE bukan sekadar kewajiban lingkungan, melainkan strategi utama untuk memperkuat ketahanan energi dan daya saing jangka panjang perusahaan di tengah transformasi global. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menjelaskan bahwa komitmen NZE Pertamina diwujudkan melalui dua pilar utama, yakni dekarbonisasi bisnis dan akselerasi pengembangan energi hijau. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Pilar pertama, dekarbonisasi, mencakup efisiensi energi, loss reduction, pembangkit listrik hijau atau rendah karbon, elektrifikasi peralatan, penggunaan bahan bakar rendah atau tanpa emisi karbon untuk armada, serta peningkatan portofolio aktif," kata Fadjar. Adapun pilar kedua berupa pengembangan bisnis rendah karbon dan offset karbon, dengan fokus pada pengembangan energi panas bumi, energi surya, biofuel, hidrogen biru dan hijau, ekosistem kendaraan listrik dan baterai, teknologi CCS dan CCUS, solusi berbasis alam dan ekosistem, serta pengembangan bisnis pasar karbon. Kedua pilar tersebut diperkuat dengan penyempurnaan Peta Jalan NZE Pertamina, yang saat ini tengah dikembangkan berbasis pada pendekatan ilmiah, strategi bisnis, dan pertimbangan finansial. Roadmap ini dirancang agar selaras dengan standar pelaporan global seperti International Financial Reporting Standards (IFRS S1 dan S2) dan nasional seperti Standar Pengungkapan Keberlanjutan (PSPK 1 dan 2), guna memastikan integrasi penuh antara agenda keberlanjutan dan dampak finansial, sekaligus memperkuat kesiapan Pertamina dalam mengakses skema pembiayaan iklim. Sebagai bentuk konkret dari langkah strategis ini, Pertamina akan menyelenggarakan Workshop "Mengakselerasi Bisnis Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Energi Nasional" yang menandai peluncuran proses penyempurnaan Peta Jalan NZE. Bersamaan, juga diresmikan Universitas Pertamina Sustainability Center yang akan berfungsi sebagai pusat inovasi, riset, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung transisi energi nasional. "Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari upaya integratif Pertamina untuk menjawab tantangan global, sekaligus memimpin arah transformasi energi nasional," ujar Fadjar. Upaya Pertamina ini juga seiring dengan Asta Cita poin 2 dan 8 Pemerintahan Presiden Prabowo, yang menekankan pentingnya swasembada energi dan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, penyelarasan roadmap NZE juga mendukung salah satu dari lima sasaran utama Visi RPJPN 2025-2045, yaitu pembangunan berkelanjutan menuju NZE. Dalam konteks global, Pertamina turut merespons aspirasi Pemerintah Indonesia pasca COP29 yang menekankan pentingnya definisi, klasifikasi, dan peluang kerja sama internasional dalam pembiayaan iklim dan perdagangan karbon. Melalui roadmap yang terintegrasi dan pendekatan kolaboratif, Pertamina memperkuat posisinya dalam diplomasi iklim internasional serta membuka peluang investasi hijau masa depan. "Pertamina percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tujuan, tetapi fondasi utama transformasi bisnis yang resilien, kompetitif, dan berdaya saing global," pungkas Fadjar. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan penurunan laba yang diatribusikan kepada pemilik induk sebesar 60,98% year-on-year/yoy menjadi Rp962,26 miliar sepanjang semester pertama 2025. Perseroan sebenarnya mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan. Berdasarkan laporan keuangan, PTBA mampu mengantongi pendapatan senilai Rp20,45 triliun sepanjang paruh pertama 2025. Nilai tersebut meningkat 4,12% dari pencapaian paruh pertama 2024 sebesar Rp19,64 triliun. Meskipun demikian, beban pokok tumbuh lebih cepat yakni 12,11% yoy menjadi Rp18,21 triliun yang menyebabkan penurunan laba kotor yang signifikan. Laba kotor PTBA tercatat Rp2,25 triliun sepanjang semester pertama 2024, ambles 33,99% dari pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,4 triliun. Hal ini menyebabkan turunnya margin laba kotor menjadi 11% per 30 Juni 2025 dari sebelumnya 17,3% per 30 Juni 2024. Selanjutnya adanya peningkatan beban umum dan administrasi serta berkurangnya penghasilan lain-lain perseroan menyebabkan laba usaha turun dalam. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba usaha yang dibukukan mencapai Rp914,64 triliun atau turun 63,67% yoy. Beban umum dan administrasi semakin mahal 9,10% yoy menjadi Rp1.01 triliun pada paruh pertama 2025. Di sisi lain PTBA kehilangan 83,42% yoy penghasilan lainnya menjadi hanya Rp67,62 miliar karena selisih nilai kurs. Sementara itu,total aset perusahaan tercatat di Rp42,68% per 30 Juni 2025. Liabilitas tercatat Rp22,89 triliun per 30 Juni 2025, ada peningkatan senilai Rp3,75 triliun atau 19,61 dari 31 Desember 2024. Kenaikan liabilitas didorong oleh meningkatnya liabilitas jangka pendek senilai Rp3,7 triliun atau 30,92% dibandingkan posisi akhir tahun lalu. Menurut catatan laporan keuangan, peningkatan liabilitas salah satunya disebabkan oleh adanya utang dividen yang tercatat Rp3,82 triliun per 30 Juni 2025. Utang dividen ini timbul dari persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham yang menyetujui adanya pembagian dividen tahun buku 2024 dengan nilai tersebut atau 75% dari nilai laba yang dibukukan pada 2024. Artinya sifatnya sementara membuat liabilitas meningkat. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Bos PTBA Buka Suara Soal Update Proyek Bahan Baku Baterai [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Bos PTBA Buka Suara Soal Update Proyek Bahan Baku Baterai (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Survei BPS: Ongkos Transportasi Mahal, Bikin Dompet Warga Boncos
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta, CNN Indonesia -- Survei Badan Pusat Statistik[1] (BPS[2]) mengungkap ongkos transportasi[3] di Indonesia sangat tinggi dan menjadi beban biaya hidup masyarakat. Ongkos transportasi yang dikeluarkan masyarakat Indonesia mencapai 12,46 persen dari biaya hidup per bulan. Angka itu melampaui porsi ongkos transportasi ideal versi Bank Dunia, yaitu 10 persen. Survei itu merupakan data tahun 2018. Data itu menjadi diungkap Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan Risal Wasal. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Survei BPS menyebut biaya transportasi masyarakat di kota-kota besar menembus Rp1 juta per bulan. Di Bekasi, Jawa Barat, misalnya, masyarakat mengeluarkan Rp1,9 juta per bulan untuk transportasi. Angka ini setara 14 persen dari total biaya hidup di Bekasi. Di Kota Depok, ongkos transportasi Rp1,8 juta per bulan. Jumlah itu setara 16,3 persen dari total biaya hidup. Masyarakat Kota Surabaya, Jawa Timur mengeluarkan Rp1,62 juta atau 13,61 persen biaya hidup untuk transportasi per bulan. Sementara itu, warga Jakarta merogoh kocek Rp1,59 juta atau 11,8 persen per bulan. Risal mengatakan fenomena ini disebabkan belum terintegrasinya transportasi umum di Indonesia. Dia berkata biaya first mile dan last mile di Indonesia mahal. First mile merujuk biaya layanan transportasi dari rumah ke transportasi publik utama. Adapun last mile biaya layanan transportasi dari transportasi utama ke tempat tujuan. "Orang ke kantor harus naik ojek atau naik apa, menuju ke public transport-nya. Dari public transport kalau dia bawa mobil harus parkir, parkirnya mahal. Padahal naik keretanya cuma Rp3.500," ujar Risal pada diskusi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (31/7), dilansir detik[4]. Wasal mengatakan pemerintah sedang mengonsep ulang integrasi moda transportasi. Nantinya, masyarakat diharapkan bisa mengakses transportasi dengan mudah dan murah dari rumah hingga tempat tujuan. "Kita akan mengevaluasi, mana yang menjadi feeder, mana yang pokoknya. Mana yang hub, mana yang spoke. Kita pastikan dulu itu hingga nanti clear. Mana yang sebagai penunjang, mana yang pokoknya," ucap Risal. "Jadi first mile dan last mile-nya itu bisa kita reduksi, jadi cost orang itu untuk transportasi bisa kita kurangi," tuturnya. ====[5] (dhf/dhf) References^ Badan Pusat Statistik (www.cnnindonesia.com)^ BPS (www.cnnindonesia.com)^ ongkos transportasi (www.cnnindonesia.com)^ detik (finance.detik.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber -
Foto: Smelter PT. Amman Mineral Internasional Tbk. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden) Jakarta, CNBC Indonesia - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) merugi pada semester pertama 2025. Kondisi ini berbeda dari semester pertama 2024 yang masih membukukan keuntungan. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, AMMN mencatatkan rugi yang diatribusikan kepada pemilik induk senilai US$153,51 juta atau setara Rp 2,52 triliun (asumsi kurs Rp 16.400/US$). Padahal pada semester pertama 2024 mencatatkan laba sebesar US$ 443,63 juta (Rp 7,27 triliun). Pembalikan kondisi menjadi rugi tersebut akibat pendapatan yang ambles pada paruh pertama 2025. AMMN hanya mampu mencatatkan pendapatan sebesar US$182,6 juta sepanjang periode Januari hingga Juni 2025. Posisi tersebut anjlok 88,12% dari raihan pada periode yang sama tahun lalu senilai US$1,54 miliar. Adapun laba kotor perusahaan yang berhasil diraup senilai Rp55,7 juta atau anjlok 93% dibandingkan periode yang sama tahuns ebelumnya senilai US$851,89 juta. Kemudian AMMN juga mencatatkan rugi operasional senilai US$30,21 juta per 30 Juni 2024. Raihan tersebut berbanding terbalik dengan laba yang diraih pada semester pertama 2024 senilai US$785,18 juta. Total Aset AMMN tercatat US$12,68 miliar per 30 Juni 2025, meningkat 14,03% dari posisi 31 desember 2024.. Hal ini karena adanya kenaikan kas dan setara kas yang meningkat menjadi US$1 miliar atau US$247,89 juta dari 31 Desember 2024. Kemudian liabilitas perusahaan tercatat US$7,62 miliar pe 30 Juni 2025 atau meningkat US$1,75 miliar dari posisi 31 Desember 2024. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] Next Article Emiten Tambang Salim (AMMN) Raup Laba Rp10,51 T [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Emiten Tambang Salim (AMMN) Raup Laba Rp10,51 T (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah tantangan sektor pertanian yang kian kompleks, Koperasi Gabungan Petani Organik (Gupon) Sekar Langit yang berpusat di Kabupaten Magelang, tampil sebagai teladan koperasi produsen modern. Sejak berdiri pada 2014, koperasi ini konsisten mengusung prinsip data, digitalisasi, dan kearifan lokal sebagai fondasi pengelolaan pertanian yang berkelanjutan. Kini, Gupon Sekar Langit membina lebih dari 1.700 petani dari 11 desa dengan total lahan garapan seluas 776 hektare. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Tak hanya fokus pada produksi padi, sayur, dan palawija, koperasi ini juga terlibat aktif dalam pengolahan hasil panen dan pengembangan jaringan pasar, termasuk hingga ke luar Pulau Jawa. "Kami tidak hanya berpikir soal tanam dan panen, tapi juga bagaimana menjual hasilnya setiap hari. Karena kalau bicara pasar, kita harus konsisten dalam kuantitas dan kualitas," ujar Ketua Koperasi Gupon Sekar Langit Miftahul Fuad kepada awak media di Magelang, Jumat (25/7). Salah satu strategi kunci dalam menjaga keberlanjutan pasokan adalah penerapan sistem tanam bergilir antar desa. Alih-alih panen serempak, koperasi ini menerapkan rotasi tanam. "Dengan sumber mata air yang melimpah, kami tanam bergantian. Desa atas bulan ini, desa tengah bulan depan, dan seterusnya. Ini menjaga stok tetap stabil dan menghindari anjloknya harga saat panen raya," jelas Fuad. Upaya keberlanjutan juga diterapkan melalui konsep ekonomi sirkular. Limbah pertanian seperti sekam padi diolah menjadi bahan bakar oven vertikal untuk pengeringan hasil panen. Di mana abu sekamnya dimanfaatkan kembali sebagai pupuk. Bahkan jerami dan rumput sawah tidak disemprot herbisida agar dapat digunakan sebagai pakan ternak. "Kita saling menghidupi. Petani produksi sayur, kita beli. Ternak juga kami beli hasilnya. Semua kembali ke koperasi," kata Fuad. Digitalisasi dan Kolaborasi dengan Bank Indonesia Perjalanan transformasi Gupon Sekar Langit makin berkembang pesat sejak menjadi mitra binaan Bank Indonesia (BI) pada 2018. Saat itu, Fuad mulai tertarik melihat kiprah BI dalam mendorong pertanian di pameran Soropadan, dan mengajukan proposal kemitraan agar koperasinya bisa naik kelas. "Waktu itu kami berpikir, kok BI enggak cuma urusan uang, tapi juga bantu petani. Kami ajukan surat untuk jadi mitra binaan, karena kami ingin naik kelas," ujarnya. Salah satu dukungan penting adalah digitalisasi manajemen pertanian. Gupon Sekar Langit kini memanfaatkan teknologi digital farming, termasuk perangkat sensor untuk memantau kelembaban, pH tanah, curah hujan, suhu, hingga unsur hara, semua terintegrasi dalam aplikasi ponsel. "Dulu cuma pakai feeling, sekarang pakai data. Kalau tanah sakit, kita tahu dari awal. Hasilnya, produktivitas meningkat dan efisiensi biaya pun membaik," terang Fuad. Tak berhenti di produksi, BI juga memfasilitasi Gupon Sekar Langit untuk mendapatkan sertifikasi keamanan pangan internasional seperti FSSC 22000 dan ISO 22000. Langkah ini membuka akses ke pasar B2B, seperti hotel, restoran, rumah sakit, dan perusahaan, terutama di wilayah Jabodetabek. "Kita harus punya sertifikasi. Dan itu mahal serta sulit dicari. Tapi BI memfasilitasi itu," imbuh Fuad. Di balik sistem yang tertata, Fuad menegaskan bahwa Gupon Sekar Langit tak hanya membina petani sebagai mitra, tapi membentuk ekosistem pertanian berkelanjutan yang saling terhubung. "Kami ingin semua saling terhubung, tidak ada limbah yang terbuang. Bahkan sekam pun bermanfaat," tegasnya. Kini, Gupon Sekar Langit membuka diri untuk petani dari luar 11 desa binaannya. Permintaan pasar terus meningkat, dan koperasi siap memperluas jangkauan kemitraan. "Tantangan kami bukan kekurangan pasar, justru permintaan terus naik. Jadi kami selalu membuka pintu bagi petani lain," jelas Fuad. Dengan pendekatan holistik yang menggabungkan teknologi, prinsip keberlanjutan, dan sistem manajemen modern, Gupon Sekar Langit menjadi contoh nyata bahwa koperasi desa mampu menjawab tantangan zaman. Peran BI Dorong UMKM Naik Kelas Kepala KPw BI Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra. (Foto: CNN Indonesia) Adapun capaian Gupon Sekar Langit tidak lepas dari peran aktif Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Tengah dalam membina UMKM lokal. Melalui program unggulan UMKM Go Grande (Go Green and Sustainable, Digital, and Export), BI mendorong peningkatan daya saing UMKM secara menyeluruh. Kepala KPw BI Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendorong UMKM berkembang dari hulu ke hilir, yakni dari penguatan produksi, pemasaran digital, hingga ekspor. "UMKM Go Grande merupakan program unggulan KPwBI Provinsi Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan daya saing produk UMKM Jawa Tengah," ujar Rahmat. Contohnya, pada sisi hulu, BI mengembangkan inovasi digital farming PERMADI TANDUR (Pertanian Menggunakan Digital, Petani Menjadi Makmur), yang membantu petani dalam penerapan pertanian presisi. Di sisi hilir, BI mendukung penguatan model bisnis melalui promosi digital dan sistem reseller. Gupon Sekar Langit termasuk penerima manfaat program ini. Mereka mendapatkan pelatihan pembuatan alat sensor IoT untuk memantau kondisi tanah, udara, dan air, serta fasilitas pemasaran digital melalui platform e-commerce hingga sosial commerce. Lebih jauh, koperasi ini juga aktif mengikuti berbagai kegiatan promosi perdagangan seperti Pameran UMKM Gayeng, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Pada 2023, Gupon Sekar Langit bahkan diganjar penghargaan dalam ajang BI Awards sebagai Klaster Tanaman Pangan Terbaik. (inh) Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam rangka memperkuat ketahanan siber nasional, Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia (Satsiber TNI) menggandeng PT Sucofindo (Persero) menyelenggarakan pelatihan Awareness ISO 27001:2022. Pelatihan yang berlangsung di Aula Satsiber TNI, Jakarta ini ditujukan bagi para personel Satsiber TNI guna meningkatkan pemahaman tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman siber, pengenalan serangan dan pencegahan dini yang tepat di era digital. Komandan Satuan Siber TNI, Brigjend. TNI J.O. Sembiring memgatakan kegiatan ini penting karena untuk mewujudkan cyber resilience membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Kami melihat Sucofindo sebagai BUMN yang begitu antusias untuk mewujudkan ketahanan di bidang keamanan siber ini. Kami mencoba belajar dan menggandeng Sucofindo dalam beberapa kegiatan mendatang," tuturnya. Direktur Layanan Industri Sucofindo, Budi Utomo menjelaskan ISO 27001:2022 merupakan standar internasional terbaru yang mengatur penerapan sistem manajemen keamanan informasi secara menyeluruh. Pelatihan ini menjadi bentuk kontribusi PT Sucofindo (Persero) dalam mendukung penguatan keamanan siber nasional dan menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data dan sistem informasi di lingkungan militer, terutama menghadapi dinamika ancaman siber yang semakin kompleks. "Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran serta pemahaman para personel TNI dalam mengelola keamanan informasi sesuai dengan praktik terbaik global," ujarnya. Dia menambahkan, selain itu, dari pelatihan ini diharapkan juga dapat meningkatkan keterampilan semua pihak dalam menghadapi tantangan siber, membangun budaya keselamatan dan keamanan siber yang baik. "Termasuk kemampuan pengembangan tools terkait sesuai dengan Standar Keamanan Siber dengan prinsip Zero Trust," jelasnya. J.O. Sembiring memaparkan, pelatihan ini mencakup topik-topik krusial, seperti prinsip dasar keamanan informasi dan kebijakan pengamanan data, identifikasi risiko dan kontrol keamanan siber, perubahan signifikan pada versi ISO 27001:2022, hingga simulasi risiko dan penanganan insiden siber di sektor strategis. Di akhir acara, J.O. Sembiring merencanakan pelatihan berkala dan berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan prajurit TNI. Tak hanya itu pihaknya juga mendorong kolaborasi berkelanjutan dengan mitra professional, seperti Sucofindo dan BSSN Pusat Siber Kementerian Pertahanan sebagai peninjau dalam pelatihan ini. "Ke depan, kami akan membuat pelatihan ini terus ada dan akan mencoba membuat latihan gabungan lagi dengan melibatkan kementerian dan lembaga. Tujuannya, agar setiap prajurit TNI memiliki kesiapan dan ketangguhan dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang," tutup J.O. Sembiring. (ory/ory) Sumber