bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.177 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia cenderung bergerak datar pada perdagangan Kamis pagi (11/9/2025), setelah reli kuat sehari sebelumnya. Sentimen pasar kembali tertekan oleh lemahnya permintaan di Amerika Serikat (AS) dan kekhawatiran oversupply, meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur masih menjadi latar belakang. Menurut Refinitiv pada pukul 10.10 WIB, harga minyak mentah Brent kontrak November 2025 tercatat di US$67,46 per barel, sedikit melemah dibanding sehari sebelumnya di posisi US$67,49. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$63,64 per barel, juga turun tipis dari US$63,67. Kondisi ini menandai jeda dari lonjakan harga lebih dari US$1 pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan saat itu dipicu eskalasi geopolitik, mulai dari serangan Israel terhadap pimpinan Hamas di Qatar hingga langkah Polandia bersama NATO menembak jatuh drone Rusia di wilayah udara mereka. Meski begitu, kedua peristiwa ini dinilai tidak memberi dampak langsung terhadap pasokan minyak global. Fokus pelaku pasar kembali tertuju pada fundamental, terutama data terbaru dari Energy Information Administration (EIA). Stok minyak mentah AS dilaporkan naik 3,9 juta barel pada pekan yang berakhir 5 September, berlawanan dengan ekspektasi penurunan 1 juta barel. Persediaan bensin juga meningkat 1,5 juta barel, berbanding terbalik dengan proyeksi susut 200.000 barel. Selain faktor suplai, indikator ekonomi AS yang menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja serta penurunan harga produsen ikut menekan prospek permintaan energi. Kondisi ini semakin memperkuat ekspektasi bahwa The Federal Reserve (The Fed) berpotensi memangkas suku bunga acuan pada rapat kebijakan pertengahan September. Di sisi lain, Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan menahan suku bunga tetap dalam keputusan kebijakan moneter Kamis malam waktu setempat. CNBC Indonesia (emb/emb) [Gambas:Video CNBC] Next Article Harga Minyak Stabil, Pasar Waspadai Iran & Penurunan Stok AS [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Harga Minyak Stabil, Pasar Waspadai Iran & Penurunan Stok AS (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Saham[1]-saham bank[2] pelat merah kompak menguat pada perdagangan[3] Kamis (11/9) pagi. Hal ini menyusul pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berencana menarik dana Rp200 triliun dari Bank Indonesia (BI) untuk digelontorkan ke sistem perekonomian. Pergerakan positif terlihat dari saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang melesat 6,34 persen ke level Rp4.360. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turut naik 5,41 persen ke Rp4.090, sementara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) terkerek 6,27 persen menjadi Rp1.355. Kenaikan juga terjadi pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang menguat 2,27 persen ke Rp4.500. Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) tak ketinggalan menanjak 4,40 persen ke Rp2.610. Adapun PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai bank swasta terbesar ikut terkerek 1,28 persen ke Rp7.900. Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai penguatan saham perbankan ini dipicu langsung oleh sinyal kebijakan Menkeu Purbaya. "Memang benar kemarin itu kan Menkeu Purbaya mengatakan bahwa ada dana begitu besar di BI, di bank sentral, tapi ini tidak berfungsi sama sekali," ujar dia kepada CNNIndonesia.com, Kamis (11/9). "Supaya ekonomi bergerak, dana yang totalnya Rp425 triliun kemudian yang Rp200 triliun itu akan dibagikan ke perbankan, ya tujuannya untuk menggerakkan pasar. Nah, informasi ini positif sehingga saham-saham berbasis perbankan ini menguat semua," jelasnya. Ibrahim menambahkan langkah tersebut menunjukkan awal kepemimpinan Purbaya cukup propasar. "Jadi Purbaya itu tahu bahwa ini kalo seandainya ekonomi ini masih bermasalah ini luar biasa. Misalnya, menurunkan Rp200 triliun untuk dimasukkan di perbankan untuk memberikan kredit terhadap pengusaha-pengusaha agar perekonomian kembali menggeliat, sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat," jelasnya. Senada, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji juga menilai euforia investor muncul akibat kebijakan itu. "Adapun kenaikan harga saham bank BUMN secara signifikan pada hari ini tentunya mendapatkan euforia dari statement Menkeu Purbaya yang akan menarik Rp200 triliun dari Rp425 triliun uang negara yang mengendap di BI untuk dimasukkan ke sistem perekonomian," katanya. Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (10/9), Purbaya menyatakan akan menarik Rp200 triliun dari total Rp425 triliun dana pemerintah yang saat ini mengendap di BI. "Saya sudah lapor ke Presiden (Prabowo), 'Pak, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian'. Saya (Kementerian Keuangan) sekarang punya Rp425 triliun di BI, cash. Besok saya taruh Rp200 triliun," ujar Purbaya. ====[4] Ia menjelaskan, dana Rp425 triliun tersebut berasal dari setoran pajak dan sumber lain yang tidak bisa diakses perbankan jika dibiarkan mengendap di bank sentral. Dengan dipindahkan ke sistem perbankan, Purbaya menilai dana itu bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat melalui penyaluran kredit. Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menambahkan proses penarikan dana Rp200 triliun itu sudah mulai dijalankan. (del/agt) References^ Saham (www.cnnindonesia.com)^ bank (www.cnnindonesia.com)^ perdagangan (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) mencatatkan laba periode berjalan yang teratribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$97,09 juta pada semester I-2025. Perolehan itu anjlok 48,88% secara tahunan atau year on year (yoy) dari sebelumnya US$189,92 juta. Merinci laporan keuangannya yang berakhir pada periode 30 Juni 2025, pendapatan usaha tercatat sebesar US$1,32 miliar, turun 13% yoy. Tercatat, pendapatan usaha terbesar disumbang dari lini pertambangan dan perdagangan batu bara sebesar US$1,18 miliar, turun 15,75% yoy. Lini pendapatan usaha terbesar kedua berasal dari penyedia TV kabel, internet, dan teknologi sebesar US$96,25 juta, naik 50,37% yoy. Pendapatan energi terbarukan tercatat sebesar US$75.611 dari setahun sebelumnya yang nihil. Sementara pendapatan penyediaan tenaga uap dan listrik menjadi nihil, dari setahun sebelumnya US$9,73 juta. Pendapatan dari perdagangan bersih naik tipis menjadi US$45,74 juta. Pendapatan lain-lain naik menjadi US$601.260. Seiring dengan menurunnya kinerja top line, beban pokok penjualan malah terkerek 1,63% yoy menjadi US$843,34 juta. Alhasil, laba kotor ambles 30,58% yoy menjadi US$479,65 juta. Jumlah beban usaha juga meningkat menjadi US$268,77 juta sepanjang paruh pertama tahun ini, dari setahun sebelumnya sebesar Rp262,42 juta. Lantas, laba usaha anjlok 50,78% yoy menjadi US$210,89 juta. Emiten Grup Sinar Mas ini berhasil mencatatkan peningkatan 118,91% yoy pada pendapatan bunga menjadi US$41,20 juta pada semester I-2025. Ekuitas pada laba bersih investasi juga meningkat 124,07% yoy menjadi US$14,92 juta. Penghasilan lain-lain bersih tumbuh 117,94% yoy menjadi US$11,09 juta. Jumlah liabilitas DSSA tercatat naik menjadi US$1,86 miliar pada semester I-2025, dari US$1,75 miliar pada akhir tahun lalu. Sementara itu, jumlah ekuitas juga naik menjadi US$2,02 miliar dari sebelumnya US$1,94 miliar pada akhir tahun lalu. Jumlah aset perusahaan meningkat menjadi US$3,88 miliar pada paruh pertama tahun ini, dari US$3,69 miliar pada periode 31 Desember 2024. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Dian Swastatika (DSSA) Cetak Laba US$ 80 Juta di Q1/2025, Turun 22% [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Dian Swastatika (DSSA) Cetak Laba US$ 80 Juta di Q1/2025, Turun 22% (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Surveyor Indonesia (Persero) atau PTSI melalui Divisi Bisnis Strategis Sustainable & Environment (DBS SNE) terus memperkuat komitmen mendukung praktik keberlanjutan melalui berbagai layanan yang dirancang untuk membantu pelaku usaha menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta membuka akses terhadap pembiayaan berkelanjutan atau sustainable financing. PTSI menyatakan, ESG kini menjadi standar penting bagi perusahaan untuk menunjukkan transparansi, akuntabilitas, serta komitmen jangka panjang dalam menjaga lingkungan, memperhatikan aspek sosial, dan menerapkan tata kelola yang baik. "Penerapan prinsip ini tidak hanya menjadi acuan bagi investor, regulator, maupun masyarakat dalam menilai kinerja keberlanjutan perusahaan, tetapi juga membuka peluang pendanaan hijau yang semakin dibutuhkan untuk proyek-proyek yang membawa manfaat sosial, lingkungan, dan ekonomi," pernyataan PTSI dalam rilis resmi, baru-baru ini. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Beragam layanan PTSI yang mendukung penerapan ESG itu termasuk konsultansi dan pelatihan, pendampingan dekarbonisasi dan net zero, penyusunan laporan keberlanjutan, hingga verifikasi rantai pasok. "Kompetensi ini menegaskan posisi PTSI sebagai mitra strategis yang siap mendampingi dunia usaha maupun pemerintah dalam mendorong transformasi menuju pembangunan berkelanjutan," ujar Sekretaris PTSI, Parasto Purwo Handoko. Komitmen itu tercermin dalam kolaborasi bersama House of Inang, brand fesyen lokal yang mengusung konsep eco-fashion. Melalui penerbitan Independent Verification Report (IVR), PTSI menilai aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, distribusi, hingga kebijakan ketenagakerjaan. Hasil verifikasi ini tidak hanya memberi pengakuan atas kredibilitas House of Inang sebagai brand fesyen berkelanjutan, tetapi juga menghadirkan dampak nyata berupa penguatan branding, pembukaan akses green financing, serta meningkatkan daya tarik produk di pasar domestik maupun internasional. Dengan langkah ini, House of Inang mampu menunjukkan bahwa praktik keberlanjutan dapat menjadi kunci bagi UMKM untuk naik kelas dan bersaing di pasar global. Selain mendukung sektor industri dan korporasi, PTSI juga mendorong UMKM melalui layanan Sustainability Atestasi. Program ini dirancang untuk memberikan pengakuan resmi bahwa sebuah usaha telah menerapkan praktik keberlanjutan, sehingga bisa menjadi modal penting untuk memperluas akses pendanaan, meningkatkan daya saing, serta memperkuat citra usaha. Proses atestasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penilaian awal, kunjungan lapangan, hingga analisis komprehensif atas aspek bisnis, lingkungan, sosial, dan tata kelola, sebelum menghasilkan rekomendasi peningkatan berkelanjutan. Upaya ini diyakini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, mulai UU No. 20 Tahun 2008 tentang pemberdayaan UMKM, Permenperin No. 39 Tahun 2018 tentang Sertifikasi Industri Hijau, hingga Peraturan Menteri BUMN PER-1/MBU/03/2023 yang menekankan peran BUMN dalam mendukung UMKM melalui program TJSL dan akses pasar berkelanjutan. Dengan dukungan regulasi tersebut, UMKM tidak hanya didorong berkembang secara ekonomi, tetapi juga diarahkan untuk tumbuh selaras dengan prinsip keberlanjutan. Melalui berbagai layanan ini, PTSI memperkuat kontribusi mendukung ekosistem usaha yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada masa depan. Dukungan terhadap penerapan ESG dan pembiayaan berkelanjutan diharapkan dapat memperluas peluang pasar, mendorong daya saing nasional, serta menjadi bagian penting dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Kelautan dan Perikanan[1] (KKP) mengungkap pemilik tanggul beton di Laut Cilincing[2], Jakarta Utara, yang mengadang akses nelayan[3] lokal dalam melaut. Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang Laut KKP Fajar Kurniawan mengatakan KKP telah melakukan verifikasi lapangan terkait keluhan nelayan Cilincing atas tanggul itu. Dari hasil verifikasi terungkap tanggul beton itu merupakan bagian dari proyek reklamasi pantai. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Fajar menyebut proyek reklamasi tersebut merupakan milik PT Karya Citra Nusantara. "Hasilnya, proyek tersebut memiliki izin lengkap dan di lapangan pemrakarsa tidak menutup akses bagi nelayan," ujarnya Rabu (10/9) seperti dikutip dari detikfinance.com. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pung Nugroho Saksono mengatakan tanggul beton yang membentang di laut Cilincing tersebut bukan bagian dari proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall. "Bukan (proyek tanggul laut raksasa)," ujar pria yang akrab disapa Ipunk. Ipunk mengaku timnya telah melakukan pemeriksaan terhadap tanggul beton di laut tersebut, termasuk izinnya. Hasilnya, dia pastikan aktivitas di kawasan tersebut telah mengantongi izin dari Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL). Terus awasi Fajar menjelaskan KKP akan terus mengawasi agar pelaksanaan kegiatan sesuai izin serta tidak merugikan masyarakat pesisir. Ia menegaskan KKP akan mengutamakan kepentingan nelayan dan kelestarian laut adalah prioritas utama. "Pengembangan terminal umum yang dibangun oleh PT KCN sendiri ditujukan untuk memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi maritim Indonesia dengan menyediakan infrastruktur logistik yang modern dan efisien. Hal ini harus berjalan selaras sesuai dengan aturan dan penuh tanggung jawab," imbuhnya. Tanggul laut beton membentang di perairan Cilincing. Stafsus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim menyebut tanggul beton yang berdiri di kawasan pesisir Cilincing, bukan kewenangan Pemprov Jakarta. Dia menyebut pembangunan tanggul itu berada di bawah otoritas KKP. "Itu adalah kewenangan dari KKP. Perizinan terkait itu menjadi kewenangan KKP," kata Chico Hakim kepada wartawan. Chico menjelaskan, lokasi tanggul berada di sekitar kawasan Pelabuhan Marunda. Karena itu, pihak pengelola pelabuhan lebih mengetahui detail perizinan maupun tujuan pembangunan tanggul tersebut. ====[4] (agt/dhf) References^ Kementerian Kelautan dan Perikanan (www.cnnindonesia.com)^ Cilincing (www.cnnindonesia.com)^ nelayan (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Anak Prajogo Pangestu kembali melepas kepemilikan sahamnya di PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), melalui entitas Green Era Energy Pte Ltd. Berdasarkan keterbukaan informasi, aksi divestasi dilakukan dalam tiga tahap pada 3, 8, dan 9 September 2025 dengan total mencapai 78,67 juta lembar saham. Pada 3 September, Green Era Energy menjual 38,65 juta saham di harga Rp8.500 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp328,52 miliar. Disusul penjualan 39,23 juta saham pada 8 September di harga Rp8.350 per saham senilai Rp327,6 miliar. Lalu pada 9 September, dilepas lagi 9,79 juta saham di harga Rp8.350 per saham dengan nilai Rp81,75 miliar. Secara total, dari rangkaian transaksi tersebut, Green Era Energy mengantongi dana segar sekitar Rp737,87 miliar. Usai transaksi, kepemilikan Green Era Energy di BREN turun tipis dari sebelumnya 29,54 miliar saham (22,08%) menjadi 29,45 miliar saham (22,01%). "Transaksi dilakukan dengan tujuan utama untuk menambahkan free float dan likuiditas saham yang beredar," jelas manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (11/9/2025). Sebagai informasi, berdasarkan prospektus IPO BREN, Green Era Energy merupakan perusahaan milik Nancy Pangestu, anak dari konglomerat Prajogo Pangestu. Dia mengendalikan Green Era melalui kepemilikan saham Springhead Holdings Pte. Ltd dan juga secara langsung dengan total 84,01%. Selain Nancy, Agus Salim Pangestu dan Baritono Prajogo Pangestu, putra dari Prajogo juga masing-masing tercatat menggenggam 4,99% saham Green Era. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Penguatan IHSG Terpangkas, Sesi I Naik 0,17% [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Penguatan IHSG Terpangkas, Sesi I Naik 0,17% (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Laju Pesat UMKM Healthcare Berkat Program Pengusaha Muda BRILiaN
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta, CNN Indonesia -- Keluhan yang kerap dialami saat remaja membuat Anita Hartono mempelajari cara memperkuat imun tubuh sekaligus menjaga keseimbangan bakteri baik. Ia mendapati, kombucha atau minuman hasil fermentasi teh yang kaya probiotik dan antioksidan memiliki banyak dampak baik bagi tubuh. Awalnya, Anita mengonsumsi kombucha untuk kesehatan pribadi. Seiring waktu, kebiasaan itu berkembang menjadi inisiatif bisnis dengan merek Mambucha, yang kini telah mengantongi sertifikasi BPOM dan Halal Indonesia. Selama 25 tahun, Anita harus mengonsumsi obat untuk mengatasi masalah pencernaannya. Kemudian pada 2021, seorang teman menyarankan agar ia melepaskan ketergantungan obat dan mencoba kombucha. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Awalnya, aku coba-coba, dan ternyata hasilnya sangat berkhasiat, rasanya pun nikmat. Dari tahun itu juga, aku ingin banyak orang juga merasakan manfaat dari Kombucha," tutur Anita. Kombucha adalah minuman fermentasi tradisional yang telah dikonsumsi sejak lebih dari 2.000 tahun lalu. Terbuat dari larutan teh hijau dan teh hitam yang difermentasi dengan kultur bakteri dan ragi, kombucha mengandung probiotik serta antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, kulit, dan pencernaan. Bagi Anita, kualitas kombucha yang memberi sejuta manfaat hanya dapat dihasilkan dari proses pembuatan yang dilakukan dengan penuh integritas. "Setiap botol kombucha yang baik dimulai dari niat untuk menghadirkan kebaikan alami secara konsisten dan bertanggung jawab," katanya. Nilai ini yang dipegang teguh Anita dalam menghadirkan setiap produk Mambucha. Berkat konsistensi menjaga kualitas produk, permintaan terus meningkat. Alhasil, kapasitas produksi pun diperluas. Kini, usaha Anita didukung lebih dari 40 orang tenaga kerja yang bertugas untuk menangani proses produksi dan distribusi. Adapun kombucha yang diproduksi dalam sebulan mencapai 8 ribu liter yang dikirim ke berbagai kota di Indonesia. Meski belum dapat mengekspor produk kombucha karena masa simpan yang hanya sekitar satu bulan, Mambucha tidak membatasi diri. Anita kini mempersiapkan langkah ekspansi melalui lini skincare alami berbasis fermentasi kombucha, yang dikembangkan khusus untuk menjawab kebutuhan perawatan kulit sensitif, iritasi, hingga peradangan. Ia menargetkan sejumlah negara sebagai tujuan ekspor, antara lain Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, dan Jepang. "Saat ini memang kami belum bisa ekspor kombucha karena masa simpannya yang hanya satu bulan. Tapi melalui skincare ini, kami melihat potensi yang lebih besar untuk menembus pasar internasional," ujar Anita. Perkembangan Mambucha dari dapur rumah ke rumah produksi sendiri tak lepas dari semangat belajar dan kolaborasi di sepanjang perjalanan bisnis. Dalam fase mencari ruang bertumbuh yang lebih luas, Anita menemukan momentum penting melalui program Pengusaha Muda BRILiaN (PMB) yang digagas oleh BRI. Melalui program tersebut, selain mendapat ilmu dan mentor yang relevan dengan fase bisnisnya, ia juga berhasil mencatatkan prestasi sebagai pemenang Best of the Best kategori Healthcare/Wellness di tahun 2024 lalu. Dari program ini, Anita mulai mengenal ekosistem pembinaan UMKM yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan perluasan jejaring strategis. "Saat itu, kondisi bisnis saya masih di usia tiga tahun. Saya ikut PMB bukan karena mengejar hadiah, tapi karena ingin belajar lebih banyak, mencari mentor, dan memperluas wawasan," tuturnya. Salah satu momen yang paling membekas bagi Anita adalah sesi mentoring bersama para praktisi bisnis dan investor. Saat itu, ia menyadari bahwa banyak pelaku UMKM, termasuk dirinya, sering kali terjebak pada label 'kecil'. "Di PMB, kami didorong untuk bermimpi besar. Bahwa UMKM pun bisa menjadi bisnis yang mengubah dunia," kenang Anita. Sejak mengikuti program tersebut, Anita mengakui semakin percaya diri untuk membawa Mambucha naik kelas, membangun fondasi bisnis yang lebih kuat, dan membuka peluang lebih besar ke depan. Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa BRI terus berkomitmen menjadi mitra pertumbuhan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia, baik melalui pembiayaan maupun beragam program pelatihan, pendampingan, serta perluasan akses pasar lewat expo dan pameran. "Kami ingin memastikan UMKM seperti Mambucha tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang dan bersaing di pasar nasional bahkan global," pungkas Dhanny. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber -
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak[1] bergerak datar pada Kamis (11/9) pagi di tengah sentimen melemahnya permintaan di Amerika Serikat[2] dan meningkatnya kekhawatiran pasar atas kelebihan pasokan global. Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent tercatat naik tipis 1 sen atau 0,01 persen ke posisi US$67,50 per barel. Senada, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 2 sen atau 0,03 persen menjadi US$63,69 per barel. Kedua kontrak acuan tersebut sebelumnya menguat lebih dari US$1 pada Rabu (10/9) setelah Israel melancarkan serangan terhadap pimpinan Hamas di Qatar, menyusul insiden penembakan di Yerusalem yang menewaskan enam orang. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Namun kini, fokus pasar beralih ke indikator ekonomi dan keseimbangan suplai-permintaan. Data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS naik 3,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 5 September, berbanding terbalik dengan perkiraan penurunan 1 juta barel. Stok bensin juga naik 1,5 juta barel, melampaui ekspektasi penurunan 200 ribu barel. Peningkatan persediaan, ditambah penurunan harga produsen dan melemahnya pasar tenaga kerja, menjadi sinyal pelemahan ekonomi AS yang semakin nyata. Alhasil itu membuat kenaikan harga minyak imbas serangan Israel ke Qatar tertahan. Apalagi pada saat sama muncul spekulasi pasar bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan pertengahan bulan ini. "Pelonggaran kondisi pasar tenaga kerja membuat FOMC kemungkinan besar akan memilih pemangkasan 25 basis poin minggu depan, meskipun dissent triple langka untuk pemotongan 50 bps bisa saja terjadi," ujar Stephen Brown, Wakil Kepala Ekonom Amerika Utara di Capital Economics. Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya tetap pada pertemuan hari ini. ====[3] (ldy/sfr) References^ Harga minyak (www.cnnindonesia.com)^ Amerika Serikat (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Melantai di pasar modal membuka peluang bagi PT Freeport Indonesia (PTFI) meraup dana segar jumbo guna mendanai ekspansi tambang jangka panjang. Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus mengatakan saat ini cadangan emas Freeport sekitar 24 juta ons hingga tahun 2041. Apalagi saat ini ada tambang baru juga yang akan beroperasi di tahun 2028 mendatang. Sehingga, kira-kira akan menambah kapasitas produksi 240 ribu ton biji per hari. "Dan kalau kita perhatikan, kalau kita lihat sumber daya biji konsentratnya yang di dalam Freeport itu mampu mencapai 58 juta ton emas atau 40 miliar ton tembaga. Nah, kalau di eksplorasi itu memang butuh waktu yang cukup lama. Tapi kalau kita perhatikan kemarin dari Menteri ESDM juga menyampaikan bahwa tambang dari Freeport itu masih bisa dikembangkan hingga 100 tahun ke depan," katanya kepada CNBC Indonesia, dikutip Kamis (11/9/2025). Sementara itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik jika IPO Freeport Indonesia dapat terlaksana. Sebab, perusahaan tambang raksasa tersebut memiliki nilai yang cukup besar. "Wah kami sih menyambut baik ya kalau freeport bisa IPO," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi kepada CNBC Indonesia, dikutip Kamis (11/9/2025). Sebelumnya, Komisaris Utama Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID Fuad Bawazier mendorong agar Freeport Indonesia dapat segera melantai di bursa saham Indonesia melalui skema penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Dia menilai, aksi korporasi tersebut cukup penting, terlebih mayoritas saham PTFI saat ini telah dimiliki oleh Pemerintah Indonesia melalui MIND ID. Di samping itu, IPO PTFI juga dinilai akan membuat pasar modal Indonesia semakin bergairah. "Karena satu, untuk memperkuat pasar modal kita. Pasar modal kan jadi kuat kan? Kan gengsi juga pasar modal kita jadi lebih bergengsi pasar modal kan," ungkapnya dalam acara Cuap Cuap Cuan CNBC Indonesia. Fuad menilai PTFI merupakan perusahaan tambang kelas dunia dengan kinerja pertambangan yang luar biasa. IPO PTFI sendiri akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk turut memiliki perusahaan tambang kelas dunia tersebut. Oleh sebab itu, ia pun berharap supaya perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI bisa dilakukan selepas 2041. Mengingat, investasi di sektor tambang merupakan usaha jangka panjang. "Mungkin juga Danantara nanti bisa dapet duit. Kalau mau ini kan. Apalagi nanti kalau mau dapet tambah saham 10% lagi. Makanya harus diperpanjang," kata dia. Seperti diketahui, pada 2018 lalu Indonesia resmi menjadi pemegang saham mayoritas PT Freeport Indonesia sebesar 51,23% melalui Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertambangan MIND ID atau sebelumnya atas nama PT Inalum (Persero). Adapun nilai akuisisi untuk menjadi pemegang saham mayoritas Freeport ini mencapai US$ 3,85 miliar atau setara Rp 55,8 triliun saat itu. Akuisisi ini menandai peningkatan kepemilikan Indonesia di PTFI dari semula hanya 9,36% menjadi 51,23%. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Mau Tau Valuasi Saham Bank Murah atau Mahal? Begini Caranya [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Mau Tau Valuasi Saham Bank Murah atau Mahal? Begini Caranya (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan rapat kerja dengan komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/9/2025). (Tangkapan Layar Youtube/DPR RI) Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan adanya risiko ekonomi besar di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto jika kontribusi sektor swasta tertekan akibat likuiditas seret. Menteri Keuangan (Menkeu) menjelaskan risiko ini dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, kemarin (11/9/2025). Menurut Purbaya, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), mesin ekonomi pincang karena ekonomi Indonesia lebih banyak ditopang oleh pemerintah dengan fiskalnya. Sementara itu, kontribusi swasta tertekan. Padahal, seharusnya kontribusi swasta bisa mencapai 90%. "Mesin ekonomi kita pincang. Hanya pemerintah yang jalan, sedangkan yang 90% (kontribusi swasta) berhenti, atau diperlambat," ungkap Purbaya. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi hanya mencapai rerata sedikit di bawah 5%. Dia mengaku sudah mengingatkan Jokowi saat itu. "Jika uang Bapak ditaruh di BI, dosa Bapak dua. Satu, ekonominya. Yang kedua sistem kering gak bisa membangun juga. Jadi kalau balikin ke sistem juga, bank, Himbara misalnya, dosa Bapak tinggal satu. Gak bisa bangun, tapi ekonominya jalan," tegasnya. Dia mengungkapkan kondisi ini berbeda dengan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat itu, ekonomi Indonesia bisa mencapai rata-rata 6% sejalan dengan peredaran uang tunai atau dikenal basis moneter yang tumbuh sehat. Pada zaman SBY, Purbaya menerangkan pertumbuhan basis moneter/ base money/ uang primer (M0) rata-rata tumbuh 17% lebih. Alhasil, ini mendorong likuiditas di perbankan berlimpah dan pertumbuhan kredit ikut tumbuh pesat. "Akibatnya, uang di sistem cukup, kredit tumbuh berapa? 22%. Jadi waktu zaman pak SBY, walaupun dia enggak bangun infrastruktur habis-habisan, private sector yang hidup yang menjalankan ekonomi. Itu berhubungan rasio tax," tegas Purbaya. Ketika swasta yang jalan, pajak tumbuh. Saat itu, katanya, bahkan rasio pajak RI 0,6% lebih tinggi dibandingkan zaman Jokowi. "Pada zaman Pak Jokowi uang tumbuh hanya sekitar 7% M0-nya. Bahkan di titik-titik tertentu, dua tahun sebelum krisis (Covid) itu tumbuhnya 0%," tambah Purbaya. Menurut Purbaya, hal ini bisa terulang lagi di pemerintahan saat ini jika tidak ada kebijakan yang benar. "Zaman Pak Prabowo juga bisa sama. Ini sekarang masih baru. Kalau pemerintahnya masih lambat belanjanya, dan mencekik perekonomian juga dari sisi lain dan moneternya juga sama, maka akan lebih buruk dibanding dua zaman sebelumnya. Dua mesin mati (mesin moneter dan mesin fiskal)," ujarnya. Alhasil, kondisi kekeringan likuiditas membuat masyarakat tercekik. Demonstrasi, kata Purbaya, adalah efek dari tekanan berkepanjangan dari ekonomi. "Karena kesalahan fiskal dan moneter yang sebelumnya kita kuasai," tegasnya. Dia bertekad sebagai menteri keuangan akan membalikkan kondisi ini. Menghidupkan kembali mesin fiskal dan moneter. Mempercepat belanja, menurutnya, tidak bisa menjadi solusi. Caranya, kata Purbaya, dia akan menarik uang Rp 200 triliun, tabungan pemerintah yakni SAL dan SiLPA, dari Bank Indonesia (BI). Ini akan diguyur ke sistem perekonomian. Artinya akan disalurkan ke perbankan Tanah Air. "Saya sekarang punya Rp 425 triliun di BI cash. Besok saya taruh Rp 200 triliun," ujarnya. Jika itu masuk ke sistem dan tidak diserap balik oleh BI, ekonomi akan bisa hidup lagi. (haa/haa) [Gambas:Video CNBC] Next Article BI Tambah Guyuran Likuiditas Rp 80 Triliun ke Perbankan [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article BI Tambah Guyuran Likuiditas Rp 80 Triliun ke Perbankan (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Saham emiten bank pelat merah berpesta pada perdagangan hari ini, Kamis (11/9/2025). Hal ini seiring dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tentang menarik Rp 200 triliun dari Bank Indonesia dan mengembalikannya ke sistem perekonomian, kemarin Rabu (10/9/2025). Per pukul 09.16 WIB, saham BTN (BBTN) melaju paling kencang dengan penguatan 7,45% ke level 1.370. Diikuti oleh BNI (BBNI) yang naik 5,12% ke level 4.310 dan BRI (BBRI) 4,38% ke level 4.050. Bank Mandiri (BMRI) tidak ketinggalan, naik 2,27% ke level 4.500. Sebagai informasi, Pemerintah akan menarik dana yang selama ini tersimpan di BI sebesar Rp200 triliun dan dialihkan kepada perbankan. Langkah ini ditempuh untuk mendorong perputaran ekonomi yang lebih cepat. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/9/2025). Keputusan tersebut juga telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. "Sudah, sudah setuju," tegas Purbaya. Purbaya menjelaskan, dana tersebut merupakan kas negara. Pemindahan dana ke perbankan bukan dalam bentuk pinjaman melainkan tambahan likuiditas agar bisa menggenjot penyaluran kredit. "Itu jadi sistemnya bukan saya ngasih pinjaman ke bank dan lain-lain. Ini seperti anda naruh deposito di bank, kira-kira gitu kasarnya. Nanti penyalurannya terserah bank. Tapi kalau saya mau pakai, saya ambil," jelasnya. Meski demikian, Purbaya mengingatkan agar bank tidak menggunakan dana tersebut untuk pembelian Surat Berharga Negara (SBN) ataupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). "Jadi uangnya betul-betul ada sistem perekonomian, sehingga ekonominya bisa jalan," tegas Purbaya. Banjir likuiditas, diyakini Purbaya tidak akan membuat inflasi melonjak. Ekonomi Indonesia masih di bawah potensinya yang diperkirakan sebesar 6,5% sehingga dengan realisasi sekarang artinya masih ada ruang untuk ekonomi tumbuh lebih tinggi. "Kita masih jauh dari inflasi. Jadi kalau saya inject stimulus ke perekonomian, harusnya kalau ekonominya masih di 5%, masih jauh dari inflasi," imbuhnya. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Kredit Bank Lesu, OJK Beberkan Tiga Kondisi [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Kredit Bank Lesu, OJK Beberkan Tiga Kondisi (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah[1] bertengger di Rp16.454 per dolar AS[2] pada Kamis (11/9) pagi. Mata uang Garuda naik 15 poin atau plus 0,09 persen. Mata uang Asia menguat.Peso Filipina plus 0,07 persen, ringgit Malaysia naik 0,01 persen, yuan China naik 0,04 persen, dan dolar Singapura naik 0,01 persen. Sedangkan, mata uang utama negara maju dibuka bervariasi. Euro Eropa menguat 0,02 persen, franc Swiss naik 0,03 persen, dan dolar Kanada minus 0,03 persen. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS setelah data inflasi produsen AS yang lebih rendah dari perkiraan. "Ini meningkatkan prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed," katanya pada CNNIndonesia.com. Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp16.400 sampai Rp16.500 per dolar AS pada hari ini. ====[3] (fby/agt) References^ Nilai tukar rupiah (www.cnnindonesia.com)^ dolar AS (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (10/9/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka terbang 1,12% ke level 7.785,51 pagi ini, Kamis (11/9/2025). Sebanyak 328 saham naik, 145 turun, dan 483 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 1,97 triliun yang melibatkan 2,95 miliar saham dalam 131.400 kali transaksi. Pasar keuangan RI yang berhasil rebound pada perdagangan kemarin Rabu menunjukkan gejolak dari efek reshuffle Kabinet Merah Putih sudah mulai mereda. Akan tetapi tampaknya volatilitas pasar masih akan diuji sejumlah data dari eksternal, utamanya soal inflasi AS dan update mingguan soal pasar tenaga kerja yang akan menjadi penentu utama keputusan suku bunga the Fed pada minggu depan. Sementara itu, bursa Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada Kamis (11/9/2025), mengikuti reli di Wall Street yang terus mencetak rekor tertinggi. Optimisme investor didorong oleh harapan pemangkasan suku bunga The Fed dan data inflasi yang lebih baik dari perkiraan. Melansir CNBC.com, di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 naik tipis 0,23% pada awal perdagangan, sedangkan Topix terkoreksi 0,18%. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,67% dan Kosdaq naik 0,2%. Berbeda dengan kawasan lainnya, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 justru melemah 0,29%. Hong Kong juga diperkirakan dibuka negatif, dengan kontrak berjangka Hang Seng berada di level 25.994, lebih rendah dibanding penutupan sebelumnya di 26.200,26. Adpaun pada perdagangan Rabu (10/9/2025) di Wall Street, sebagian besar indeks utama ditutup menguat dan mencetak rekor baru. Data indeks harga produsen (PPI) terbaru menunjukkan inflasi melandai, memperkuat sentimen positif di pasar. Indeks S&P 500 ditutup naik 0,3% ke 6.532,04, rekor penutupan tertinggi sepanjang sejarah. Bahkan sempat menanjak 0,7% ke 6.555,97 di sesi intraday, juga menjadi rekor baru. Nasdaq Composite ikut menguat tipis 0,03% ke 21.886,06, mencetak rekor penutupan setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi intraday. Namun, Dow Jones Industrial Average justru turun 220,42 poin atau 0,48% ke 45.490,92, tertekan aksi jual pada saham Apple usai peluncuran iPhone terbaru yang mengecewakan investor. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article IHSG Merayap Naik Menuju 7.200, Saham Ini Bantu Gendong [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article IHSG Merayap Naik Menuju 7.200, Saham Ini Bantu Gendong (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) tengah menyiapkan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue dengan target perolehan dana sekitar Rp603,98 miliar. Dana segar ini akan digunakan untuk akuisisi saham PT Bukit Permai Properti serta pengembangan bisnis hotel di Pecatu, Bali. Dalam keterangannya, manajemen BUVA menegaskan bahwa pemegang saham pengendali, PT Nusantara Utama Investama (NUI), berkomitmen melaksanakan seluruh haknya dalam rights issue bahkan siap menjadi standby buyer apabila terdapat sisa saham yang tidak terserap investor. Berdasarkan laporan kepemilikan saham per 31 Agustus 2025, Hapsoro merupakan penerima manfaat akhir BUVA. Dia menggenggam saham perusahaan tersebut, baik secara langsung dan melalui NUI. NUI tercatat menguasai 67,02% saham BUVA atau sebanyak 13,79 miliar lembar saham. Hapsoro juga tercatat sebagai pemegang saham langsung dengan kepemilikan 7,91% atau setara 1,62 miliar lembar saham. Sementara itu, porsi kepemilikan publik mencapai 25,07% atau sekitar 5,16 miliar saham. Dengan struktur kepemilikan tersebut, rights issue ini diperkirakan tidak akan mengubah kendali perseroan karena NUI tetap menjadi pengendali utama. Namun, pemegang saham publik yang tidak mengeksekusi HMETD berpotensi terdilusi hingga 16,36%. Sebagai informasi tambahan, pada semester I/2025, perseroan membukukan laba bersih Rp81,39 miliar, melonjak hampir 10 kali lipat dibandingkan periode sama tahun lalu. Manajemen optimistis, dukungan dari pemegang saham pengendali serta prospek pariwisata Bali akan memperkuat ekspansi bisnis hotel BUVA di masa depan. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Emiten Hashim Djojohadikusumo (WIFI) Mau Rights Issue, Incar Rp 5,9 T [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Emiten Hashim Djojohadikusumo (WIFI) Mau Rights Issue, Incar Rp 5,9 T (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Foto: Ilustrasi dolar Amerika Serikat (AS). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah menguat/melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (11/9/2025). Melansir data Refinitiv, rupiah dibuka di posisi Rp16.430/US$ atau mengalami penguatan 0,12%, setelah pada perdagangan kemarin, Rabu (10/9/2025) rupiah berhasil menguat namun tipis 0,09% di level Rp16.455/US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau tengah mengalami penguatan tipis 0,04% di level 97,82. Pergerakan rupiah hari ini masih sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya dari pergerakan dolar AS. Tekanan datang setelah rilis data inflasi produsen (PPI) AS yang turun 0,1% pada Agustus, setelah sempat melonjak 0,7% di Juli. Data ini memperkuat ekspektasi bahwa The Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada rapat kebijakan pekan depan. Pasar menilai pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin hampir pasti dilakukan, sementara peluang pemangkasan lebih agresif sebesar 50 bps dinilai relatif kecil. Ekspektasi tersebut semestinya memberi ruang bagi rupiah untuk menguat, namun tren penguatan DXY justru menekan mata uang Garuda di tengah ketidakpastian global. Selain faktor data ekonomi, pelaku pasar juga mencermati dinamika politik di Washington. Presiden Donald Trump tengah berupaya memperluas pengaruhnya terhadap komite penentu suku bunga The Fed, yang menambah sentimen spekulatif terkait arah kebijakan moneter AS. Dengan demikian, laju rupiah hari ini akan sangat bergantung pada pergerakan DXY dan prospek kebijakan The Fed. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada rilis data inflasi konsumen AS (CPI) malam ini, yang diperkirakan menjadi pemicu volatilitas berikutnya. Jika inflasi kembali lebih rendah dari perkiraan, peluang penguatan rupiah tetap terbuka meski tekanan dari arus modal asing masih membayangi. (evw/evw) [Gambas:Video CNBC] Next Article Video: Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp16.800-an per Dolar AS [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Video: Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp16.800-an per Dolar AS (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Foto: Kepala Ekesekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa keuangan, Agusman saat menyampaikan Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Agustus 2025. (Tangkapan Layar Youtube/Otoritas Jasa Keuangan) Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan perusahaan pembiayaan untuk melakukan pemisahan atau spin-off Unit Usaha Syariah (UUS). Hal itu mengacu pada Peraturan OJK Nomor 46 tahun 2024. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (KE PVML) OJK Agusman mengatakan, hal tersebut untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan fokus pada pembiayaan berbasis syariah, serta mendorong daya saing. "Spin off UUS perusahaan pembiayaan bertujuan memperkuat kelembagaan, meningkatkan fokus pada pembiayaan berbasis syariah, serta mendorong daya saing dan pertumbuhan berkelanjutan industri pembiayaan syariah," ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (11/9). Menurutnya, langkah ini juga diharapkan dapat memperluas pangsa pasar dan memperkuat peran pembiayaan syariah dalam mendukung perekonomian nasional. Sementara itu, OJK juga mewajibkan perusahaan asuransi atau reasuransi yang memiliki UUS untuk melakukan spin-off paling lambat 31 Desember 2026 sesuai Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2023 (POJK 11/2023). OJK mencatat sebanyak 18 Unit Usaha Syariah (UUS) perusahaan asuransi dan reasuransi direncanakan akan melakukan pemisahan atau spin off pada 2025. Selain itu, terdapat delapan UUS yang memilih untuk mengalihkan portofolio bisnisnya ke entitas lain. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara mengatakan penguatan sektor asuransi dan reasuransi syariah dilakukan melalui pemantauan implementasi POJK Nomor 11 Tahun 2023. Aturan tersebut mewajibkan UUS perusahaan asuransi dan reasuransi untuk melakukan pemisahan usaha sebelum batas waktu yang telah ditentukan. Hingga Desember 2023, sebanyak 41 perusahaan telah menyampaikan rencana kerja pemisahan unit usaha syariah mereka kepada OJK. Dari jumlah tersebut, sembilan UUS telah menyatakan akan melaksanakan spin off. "Sementara pada 2025, direncanakan ada 18 UUS yang spin off dan 8 UUS yang mengalihkan portofolio," kata Mirza dalam Konferensi Pers RDK OJK, Jumat, (9/5/2025). OJK juga meminta unit usaha syariah bank yang telah memiliki aset Rp 50 triliun untuk memisahkan diri dari induk. Saat ini BTN Syariah dan CIMB Niaga Syariah tengah dalamproses spin off . Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan pihaknya telah menerima permohonan dari satu bank lain untuk melakukan pemisahan UUS. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article 18 Asuransi & Reasuransi Spin Off UUS Tahun Ini, 8 Lainnya Menyerah [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article 18 Asuransi & Reasuransi Spin Off UUS Tahun Ini, 8 Lainnya Menyerah (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Warga Jabar Paling Banyak Terjerat Pinjol, Utang Tembus Rp20,2 T
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK[1]) mencatat Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi dengan total outstanding atau utang[2] belum terlunasi di fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol[3]) terbesar di Indonesia. Berdasarkan data terbaru Statistik Lembaga Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI), outstanding pinjol di Jawa Barat menembus Rp20,25 triliun per April 2025. Pinjaman disalurkan ke 6,57 juta rekening aktif dengan tingkat kredit macet 3,72 persen. Posisi kedua ditempati DKI Jakarta dengan total pinjaman Rp12,62 triliun. Pinjaman disalurkan ke 2,65 juta rekening aktif dengan tingkat kredit macet 3,1 persen. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Provinsi dengan jumlah utang pinjol terbesar ketiga disabet oleh Jawa Timur. Total pinjaman ke provinsi ini mencapai Rp10,05 triliun dengan tingkat kredit macet 3,02 persen. Pinjaman disalurkan ke 2,92 juta rekening aktif. Selanjutnya, Jawa Tengah dengan total outstanding pinjaman Rp6,7 triliun dengan tingkat kredit macet 3,32 persen. Pinjaman disalurkan ke 2,53 juta rekening aktif. Kelima, Banten dengan total total outstanding pinjaman Rp5,98 triliun dengan tingkat kredit macet 2,27 persen. Pinjaman disalurkan ke 1,67 juta rekening aktif. Jawa Barat selalu menjadi provinsi dengan utang pinjol terbesar di Indonesia. Pada Juli tahun lalu, total penyaluran pinjaman ke Jabar Rp7,1 triliun. Duit itu disalurkan kepada 3,6 juta akun. Penyaluran pinjol di Jabar juga tak pernah di bawah Rp5,6 triliun sejak awal 2024. Fenomena ini sudah menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia mengaku sulit melarang orang berutang, tetapi Dedi berharap warga Jabar mengurangi budaya konsumtif. "Kan susah ngelarang orang pinjam, enggak bisa. Jadi paling utama adalah ya sudah jangan konsumtif, kalau enggak punya duit jangan maksain (belanja)," kata Dedi saat di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (25/3). ====[4] (fby/dhf) References^ OJK (www.cnnindonesia.com)^ utang (www.cnnindonesia.com)^ pinjol (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber -
Foto: Menteri Keuangan, (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/9/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purba Yudhi Sadewa mengumumkan langkah besar usai dilantik sebagai Bendahara Negara oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin lalu (8/9/2025). Kebijakan yang akan ditempuh ini diungkapkannya di dalam rapat kerja dengan Komisi XI, DPR RI, Rabu (10/9/2025). Dia menegaskan akan memperbaiki koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas perekonomian Indonesia. Purbaya menilai selama ini ada kesalahan pengelolaan kebijakan fiskal dan moneter yang memicu kekeringan likuiditas di masyarakat sehingga menahan laju pertumbuhan ekonomi. Padahal, menurutnya, likuiditas menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pada 2024, dia menilai Indonesia sempat mengalami kekeringan likuiditas. Menurutnya, likuiditas perekonomian "dibuat ketat" oleh pemerintah dan BI saat itu dengan suku bunga tinggi, kebijakan penarikan pajak yang ekspansif, tanpa disertai dengan kebijakan belanja yang tepat waktu. "Yang saya enggak tahu Mei jatuh lagi, Juni, Juli, Agustus jatuh ke 0% jadi periode perlambatan ekonomi yang sempat 2024 gara-gara uang ketat tadi dipulihkan sedikit, tapi belum pulih penuh di rem lagi ekonominya, itu dari sisi fiskal dan moneter," ucap Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI, Rabu (10/9/2025). "Pemerintah karena terlambat membelanjakan anggaran, membelanjakan APBN nya, uangnya kan tetap di bank sentral, rajin narik pajak, enggak apa masuk ke bank sentral kalau dibelanjakan lagi, enggak apa, tapi kan enggak, kita santai-santai kering sistemnya, bank sentral kita juga sama," tegasnya. Alhasil, ekonomi melambat mulai 2023 hingga jelang kuartal II-2024. Namun, kesalahan kebijakan itu malah direspons dengan menyalahkan tekanan ekonomi global saat itu. Purbaya menekankan, padahal roda perekonomian Indonesia mayoritas digerakkan oleh konsumsi domestik. Dia mengungkapkan kesalahan pengelolaan likuiditas ini kerap berulang. Bahkan, pada 2025, hal tersebut kembali terjadi. Pada Mei 2025, uang beredar kembali turun hingga capai 0% pada Agustus. Padahal, empat bulan pertama tahun ini, uang beredar sempat meningkat. Bahkan, tumbuh hingga 7% pada April 2025. Tidak ingin kesalahan ini terulang kembali, Purbaya menegaskan Kementerian Keuangan. menuturkan pihaknya akan menarik uang pemerintah, di antaranya Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SiLPA), yang totalnya sekitar Rp 425 triliun. SAL ini berada rekening pemerintah di BI. Dia menuturkan akan menarik Rp 200 triliun dan mengembalikannya ke sistem perekonomian. "Jadi tugas saya di sini adalah menghidupkan kedua mesin tadi, mesin moneter dan mesin fiskal. Nanti saya mohon restu dari parlemen untuk saya menjalankan tugas itu. Langkah pertama sudah kami jalankan. Saya sudah lapor ke presiden, Pak, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian. Berapa?," katanya "Saya sekarang punya Rp 425 triliun di BI cash. Besok saya taruh (ke sistem) Rp 200 triliun," tegasnya. Dia pun mewanti-wanti BI, jika uang Rp 200 triliun sudah berada di sistem perekonomian, jangan diserap lagi uangnya. "Kalau itu masuk ke sistem dan saya nanti sudah minta ke bank sentral jangan diserap uangnya. Biar aja kalian dengan menjalankan kebijakan moneter, kami dari sisi fiskal yang menjalankan sedikit. Tapi nanti mereka juga akan mendukung. Artinya ekonomi akan bisa hidup lagi," kata Purbaya. Direstui Presiden Keputusan tersebut juga telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini ditegaskan Purbaya saat ditemui di Istana Presiden. "Sudah, sudah setuju," tegas Purbaya. Purbaya menjelaskan, dana tersebut merupakan kas negara. Pemindahan dana ke perbankan bukan dalam bentuk pinjaman melainkan tambahan likuiditas agar bisa menggenjot penyaluran kredit. "Itu jadi sistemnya bukan saya ngasih pinjaman ke bank dan lain-lain. Ini seperti anda naruh deposito di bank, kira-kira gitu kasarnya. Nanti penyalurannya terserah bank. Tapi kalau saya mau pakai, saya ambil," jelasnya. Meski demikian, Purbaya mengingatkan agar bank tidak menggunakan dana tersebut untuk pembelian Surat Berharga Negara (SBN) ataupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). "Jadi uangnya betul-betul ada sistem perekonomian, sehingga ekonominya bisa jalan," tegas Purbaya. Dia pun menegaskan 'likuiditas melimpah' ini tidak akan membuat inflasi melonjak. Ekonomi Indonesia masih di bawah potensinya yang diperkirakan sebesar 6,5% sehingga dengan realisasi sekarang artinya masih ada ruang untuk ekonomi tumbuh lebih tinggi. "Kita masih jauh dari inflasi. Jadi kalau saya injek stimulus ke perekonomian, harusnya kalau ekonominya masih di 5%, masih jauh dari inflasi," tegas. Skema Bagi-Bagi Likuiditas Febrio Kacaribu, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan, menjelaskan skema likuiditas yang akan digelontorkan pemerintah akan mirip dengan penempatan dana untuk program Koperasi Desa Merah Putih. Pada rencananya pemerintah akan meletakkan dana Rp83 triliun ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) agar bisa digunakan dalam program Koperasi Desa Merah Putih. Kini dengan dana sebesar Rp 200 triliun, tentu bisa menyentuh program yang lebih luas lagi. "Jadi yang tadinya Rp83 triliun sekarang jadi Rp200 triliun. Itu bisa, nanti kita didetailkan. Tapi ini intinya adalah kita punya SAL dan juga SiLPA yang kita simpan di Bank Indonesia, tadi diarahkan agar dialirkan ke perbankan agar bisa menciptakan kredit," terangnya. Terkait dengan bank mana saja akan terima dana tersebut, Febrio belum bisa menyampaikan. Hal ini akan terus dikaji, termasuk aturan sebagai landasan hukum kebijakan. "Itu masih sedang kita siapkan," imbuhnya. Febrio ingin agar dana tersebut tidak digunakan bank untuk pembelian Surat Berharga Negara (SBN) ataupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). "Tentunya kita nggak mau perbankannya nanti menggunakan untuk beli SBN, itu tentunya kontraproduktif. Kita siapkan peraturannya," tegas Febrio. Febrio meyakini langkah tersebut akan mampu mendorong penyaluran kredit dan memutar ekonomi lebih cepat. (haa/haa) [Gambas:Video CNBC] Next Article BI Beli SBN Rp132,9 T Demi Amankan Rupiah [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article BI Beli SBN Rp132,9 T Demi Amankan Rupiah (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Foto: Pekerja melipat bendera di usaha konveksi rumahan yang memproduksi bendera umbul-umbul merah putih, topi, hingga kaos di kawasan Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/8/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia - Kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang disalurkan perbankan masih mencatatkan pertumbuhan terbatas. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Juli 2025 kredit UMKM mencapai Rp1.496,93 triliun atau 18,61% dari total kredit, dengan pertumbuhan hanya 1,82% secara tahunan (yoy). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan rendahnya laju kredit UMKM tidak lepas dari sikap perbankan yang lebih berhati-hati. Hal ini dilakukan sebagai upaya mitigasi potensi peningkatan risiko kredit, seiring bayang-bayang perlambatan ekonomi global. "Industri perbankan saat ini berfokus untuk menjaga kualitas penyaluran kredit sebagai bentuk mitigasi terhadap potensi peningkatan risiko kredit di tengah perlambatan ekonomi global," kata Dian, Rabu (10/9/2025). Meski demikian, OJK tetap optimistis penyaluran kredit UMKM akan meningkat hingga akhir tahun. Untuk mempercepat momentum, OJK menerbitkan POJK No. 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan UMKM. Regulasi ini berlaku bagi bank maupun lembaga keuangan non-bank (LKNB), dengan tujuan memberi kemudahan bagi UMKM dalam seluruh tahapan pembiayaan. Beberapa kemudahan yang diatur antara lain kebijakan khusus, skema pembiayaan sesuai karakteristik UMKM, hingga percepatan proses bisnis kredit. Bank dan LKNB juga diwajibkan menyampaikan rencana penyaluran pembiayaan UMKM dalam rencana bisnisnya, yang akan dipantau langsung oleh OJK. Dengan regulasi ini, OJK berharap bank tetap bisa menjaga kualitas aset, tetapi tetap mampu menyalurkan pembiayaan bagi UMKM yang menjadi motor penggerak ekonomi nasional. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article OJK Sebut Risiko Kredit ke UMKM Lebih Tinggi Dibanding Sektor Lain [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article OJK Sebut Risiko Kredit ke UMKM Lebih Tinggi Dibanding Sektor Lain (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa[1] mengaku telah menegur anaknya soal postingan viral di media sosial[2] (medsos). Postingan tersebut soal 'Ayahku sudah melengserkan agen CIA'. Postingan muncul usai ia dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi menteri keuangan menggantikan Sri Mulyani. Unggahan yang dimaksud adalah tulisan dalam Instagram story milik akun pribadi anak dari Purbaya. Tangkapan layar unggahan tersebut sudah tersebar di media sosial, namun kini unggahan tersebut telah dihapus. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Purbaya telah meminta anaknya untuk tidak lagi bermain media sosial. "Dia nggak ngerti, masih kecil. Sudah (dilarang). Sudah tidak main Instagram lagi. Jadi, anak kecil nggak ngerti apa-apa, gitu aja," ungkap Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (10/9) seperti dikutip dari detik.com[3]. Eks Bos LPS itu juga menyatakan dirinya telah menegur keras anaknya soal unggahan yang viral itu. Menurutnya, keluarganya sedikit kaget, setelah menjadi menteri keuangan. Pasalnya, sorotan masyarakat menjadi sangat besar. "Sudah, sudah (ditegur). Kan udah nggak ada lagi di-take down semua di Instagram juga. Dan kita juga nggak biasa kan, biasanya santai, santai nggak ada yang liatin rupanya tiba-tiba dilihatin semuanya setiap gerakan. Baru tahu saya," kata Purbaya. ====[4] (agt) References^ Purbaya Yudhi Sadewa (www.cnnindonesia.com)^ media sosial (www.cnnindonesia.com)^ detik.com (finance.detik.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (10/9/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melesat 1% pada perdagangan kemarin, Rabu (10/9/2025). Pada akhir sesi II akhirnya indeks bertengger di level 7.699,01, naik 0,92%. Asing masih mencatat net sell jumbo, yakni Rp 1,3 triliun. Akan tetapi sejumlah saham ternyata malah diakumulasi. BBRI menjadi saham dengan net buy terbesar, yakni Rp 71,3 miliar. Hal ini seiring dengan penguatan 2,37% ke level 3.880 saham emiten yang fokus pada kredit UMKM tersebut. Kemudian emiten Prajogo Pangestu (BRPT) menjadi sasaran beli asing terbesar kedua, dengan net buy Rp 62,6 miliar. BRPT naik 5,12% ke level 2.260 kemarin. Lalu Sarana Mitra Luas (SMIL) menutup hari dengan kenaikan 10,68% ke level 570. Saham ini membukukan net buy asing Rp 42 miliar. Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar: 1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 71,3 miliar 2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 62,6 miliar 3. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL): Rp 42 miliar 4. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA): Rp 37,9 miliar 5. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS): Rp 28,9 miliar 6. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI): Rp 10,9 miliar 7. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES): Rp 9,4 miliar 8. PT Bukalapak Tbk (BUKA): Rp 6,5 miliar 9. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA): Rp 6,3 miliar 10. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR): Rp 6,3 miliar Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 0,92% atau menguat 70,40 poin ke level 7.699. Sebanyak 408 saham naik, 256 turun, dan 144 tidak bergerak. Nilai transaksi tergolong ramai atau mencapai Rp 15,67 triliun. Sebanyak 30,55 miliar saham berpindah tangan dalam 1,83 juta kali transaksi. Sejumlah saham menjadi sasaran dan paling ramai ditransaksikan investor pagi ini adalah BBCA, ANTM, BMRI, dan BBRI. Penguatan tersebut menjadi angin segar bagi investor pasar modal Tanah Air. Sebagai informasi, IHSG kemarin terjun 1,78% ke posisi 7.627,60. Sudah tiga hari indeks pasar saham RI terjerembab di zona merah. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Dana Asing Keluar Pasar Modal Rp1,25 T, Saham Ini Malah Jadi Incaran [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Dana Asing Keluar Pasar Modal Rp1,25 T, Saham Ini Malah Jadi Incaran (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kondisi ekonomi[1] RI tengah disebut dalam kondisi darurat meski tumbuh 5,12 persen pada kuartal II 2025 kemarin. Salah satu pihak yang menyampaikannya adalah Aliansi Ekonom Indonesia. Aliansi yang menaungi 383 ekonom dan akademisi di bidang ekonomi itu melihat adanya penurunan kualitas hidup terjadi di berbagai lapisan masyarakat secara masif. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Mereka juga mengungkap sejumlah indikasi ekonomi Indonesia sedang tidak baik-baik saja. 1. Upah riil Pada 2022-2024, ekonomi Indonesia tumbuh 5 persen. Tetapi upah riil stagnan dan hanya tumbuh 1,2 persen. Pada 2010-2020, upah riil tumbuh 5,1 persen saat ekonomi RI tumbuh 5,4 persen. 2. Pengeluaran per kapita Pertumbuhan rata-rata pengeluaran per kapita di periode 2018-2024 melambat dibandingkan 2012-2018. Koreksi pertumbuhan rata-rata 2 poin persentase. 3. Lapangan kerja Mereka menyebut 80 persen lapangan kerja baru pada 2018-2024 tercipta di sektor berbasis rumah tangga dengan upah di bawah rata-rata nasional. Tingkat pengangguran usia 15-24 tahun tiga kali lipat dibanding usia 25-34 tahun pada 2016-2024. 4. Kebijakan tidak menjawab kebutuhan masyarakat Anggaran TNI dan Polri naik 6 kali lipat dari 2009 ke 2026. Di sisi lain, anggaran perlindungan sosial hanya tumbuh 2 kali lipat. Alokasi anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp335 triliun, mengambil porsi 44 persen dari anggaran pendidikan. 5.Pungli Mereka menyebut 15 persen usaha kecil, 24 persen usaha menengah, dan 35 persen usaha besar harus membayar pungutan liar (pungli), lebih besar dibandingkan negara Asia Pasifik lainnya. 6. Hubungan negara dengan warga yang kurang harmonis Aliansi menyebut kanal penyampaian aspirasi masyarakat tertutup. Ini memicu persekusi yang didorong konfllik kepentingan, gugurnya warga negara dalam upaya menuntut hak. Selain itu, keamanan sipil diabaikan. Aliansi yang dalam petisinya terdapat nama Yose Rizal Damuri, Wijiyanto Samirin, Vivi Alatas, Teuku Riefky itu menyebut masalah yang menimpa ekonomi Indonesia itu tidak terjadi secara mendadak tapi sudah terakumulasi melalui proses panjang imbas ketidakadilan sosial yang terjadi di Indonesia. "Walau ada tekanan dari guncangan global, kondisi di Indonesia ini tidak terjadi tiba-tiba, melainkan akumulasi berbagai proses bernegara yang kurang amanah sehingga menyebabkan berbagai ketidakadilan sosial," kata Aliansi Ekonom Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (9/9). Kondisi darurat ekonomi ini bertolak belakang dengan yang selama ini disampaikan pemerintah. Pemerintah sering membanggakan ekonomi RI yang tumbuh di kisaran 5 persen lebih baik dibandingkan negara lain. Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI pada 15 Agustus lalu membanggakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI. Prabowo mengatakan ekonomi RI tetap tumbuh meskipun perekonomian global terguncang karena perang tarif. Perang itu dipicu kebijakan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. "Di tengah perang dagang, perang tarif, ekonomi Indonesia masih tumbuh 5,12 persen dan pakar yakin ini akan meningkat di saat yang akan datang," kata Prabowo pada Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8). Lantas benarkah ekonomi RI sedang darurat? Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P. Sasmita mengatakan ekonomi Indonesia bisa dilihat dari beberapa aspek. Pertama, secara komparatif. Kalau kacamata ini yang dipakai, angka pertumbuhan 5 persen sejatinya memang terbilang tinggi. Kedua, secara kontekstual. Angka pertumbuhan 5 persen katanya boleh dikatakan terbilang rendah. "Secara kontekstual, Indonesia sedang dalam fase demographic dividen, perlu lapangan kerja yang sangat banyak yang harus ditopang oleh investasi swasta besar-besaran. Jadi idealnya pertumbuhan berada di level 7-10 persen," katanya. Ketiga, secara kualitatif. Menurutnya, secara kualitas pertumbuhan ekonomi RI tersebut juga kurang. Pasalnya sistem ekonomi RI hanya ditopang dan dinikmati oleh jejaring oligarkis. Alhasil, pertumbuhan lebih menguntungkan kelas atas dan para oligar. Hal ini terjadi karena investasi yang tumbuh lebih banyak ditopang oleh sektor padat modal dan sektor finansial sehingga pembukaan lapangan kerja kurang maksimal dan sektor informal semakin membesar dari hari ke hari. "Sehingga pendeknya, pertumbuhan 5,12 masih jauh dari kebutuhan di satu sisi dan kurang mendukung distribusi kekayaan negara secara adil di sisi lain. Sehingga wajar banyak 'grievances' yang muncul dan sangat mudah tersulut aksi-aksi perlawanan terhadap negara dan pemerintah," katanya. Ronny yakin pemerintah menyadari masalah ekonomi yang terjadi sejak lama. Namun, tampaknya pemerintah sulit mencari jalan keluar dari sisi fiskal yang sudah terlanjur terkavling-kavling berdasarkan kekuatan dan pengaruh politik. Kavling membuat belanja negara tidak produktif dan cenderung memperkaya segelintir pihak. Jika pemerintah tak mencari jalan keluar, Ronny mengatakan bahaya terpahit secara ekonomi yang terjadi adalah ketimpangan ekonomi yang semakin menganga dan korupsi akan semakin merajalela. Bahaya ini berpotensi berimplikasi secara sosial, karena ketimpangan yang tinggi dan rampant corruption menyimpan risiko instabilitas sosial politik. "Karena itu, salah satu strategi antisipasinya adalah dengan melakukan langkah-langkah strategis untuk menyeimbangkan kembali distribusi kue ekonomi nasional, mendorong pembukaan lapangan pekerjaan seluas-luasnya, menekan korupsi sampai ke level minimal, dan mengalokasikan anggaran negara secara tepat dan produktif," katanya. Segendang sepenarian dengan Rony, Peneliti Next Policy Shofie Azzahrah menilai yang menjadi masalah dari pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,12 persen pada kuartal II-2025 adalah pertumbuhan ini tidak sepenuhnya inklusif karena manfaatnya lebih banyak dirasakan kelompok menengah-atas. Sektor yang berkontribusi besar dalam angka pertumbuhan; perdagangan, transportasi, restoran, dan pariwisata lebih banyak dinikmati masyarakat kelas menengah-atas. "Sebaliknya, sektor industri pengolahan yang menyerap banyak tenaga kerja justru pertumbuhannya melemah," katanya. Selain itu, pertumbuhan ekonomi ini juga tidak disertai dengan peningkatan penciptaan lapangan kerja formal. Data BPS per Februari 2025 menunjukkan bahwa 59,4 persen pekerja masih terserap di sektor informal. Padahal pekerja sektor ini upahnya rendah dan minim perlindungan sosial. Hal ini menandakan bahwa pertumbuhan belum cukup kuat untuk meningkatkan kualitas lapangan pekerjaan. "Masalah lain adalah daya beli masyarakat bawah yang masih tertekan. Penjualan kendaraan bermotor menurun, dan upah riil buruh tani maupun buruh bangunan stagnan, sehingga kelompok berpenghasilan rendah tidak ikut merasakan manfaat pertumbuhan," katanya. Shofie mengatakan pemerintah sebenarnya menyadari adanya masalah dalam kualitas pertumbuhan ekonomi. Tetapi langkah yang diambil belum menyeluruh dan komprehensif. Memang katanya, pemerintah melaksanakan sejumlah program untuk mendorong inklusivitas, seperti bantuan sosial dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun justru di sinilah muncul kritik, termasuk soal rencana 50 persen dari dana pendidikan akan dialihkan untuk mendukung program MBG. Akibatnya, ruang fiskal untuk investasi di sektor pendidikan yang seharusnya menjadi kunci peningkatan kualitas tenaga kerja. Padahal tanpa pendidikan yang memadai, masyarakat sulit memperoleh pekerjaan formal dengan upah layak, dan akhirnya hanya terjebak di sektor informal berproduktivitas rendah. "Dengan kata lain, meskipun pemerintah berusaha menolong masyarakat lewat kebijakan populis jangka pendek, fondasi jangka panjang berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia malah berpotensi terabaikan. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memang tahu masalahnya, tetapi respons kebijakannya belum fokus pada akar persoalan," katanya. Jika pemerintah tidak merespons dengan tepat, maka kesenjangan sosial akan makin melebar karena pertumbuhan hanya dinikmati kelompok menengah-atas, sementara masyarakat bawah semakin tertinggal. Hal ini berpotensi menimbulkan ketidakpuasan, protes, bahkan instabilitas sosial. [Gambas:Photo CNN][2] Kemudian, kualitas tenaga kerja akan stagnan. Tanpa pendidikan yang memadai, banyak orang sulit masuk ke pekerjaan formal dan akhirnya tetap bergantung pada sektor informal dengan upah rendah. Begitu juga pertumbuhan ekonomi menjadi rapuh. "Jika hanya bertumpu pada konsumsi kelas menengah-atas atau sektor musiman, ekonomi mudah goyah saat daya beli melemah atau harga komoditas turun," katanya. Shofie mengatakan apabila kesenjangan terus melebar dan pemerintah tidak responsif, potensi gejolak sosial seperti 1998 bukan mustahil terulang. Pada 1998, krisis ekonomi dipicu oleh lemahnya fundamental, tingginya beban utang, serta runtuhnya kepercayaan publik terhadap pemerintah. Kondisi saat ini, kata Shofie, memang berbeda. Tetapi kalau dibiarkan bisa memiliki risiko serupa 1998; pertumbuhan ekonomi tidak inklusif, daya beli masyarakat bawah yang tertekan, dan kebijakan populis yang berpotensi membebani fiskal seperti MBG. "Tanda-tanda ketegangan sosial juga sudah terlihat. Gelombang demonstrasi yang meluas di berbagai kota pada Agustus 2025 menunjukkan bahwa masyarakat mulai mengekspresikan ketidakpuasan, terutama terkait kenaikan biaya hidup, pajak tanah, dan kebijakan yang dianggap tidak adil. Jika kondisi ini dibiarkan, risiko akumulasi ketidakpuasan bisa memicu instabilitas politik dan ekonomi," katanya. ====[3] Buka Ruang Tragedi 1998 Berulang --[4] References^ ekonomi (www.cnnindonesia.com)^ [Gambas:Photo CNN] (cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)^ -- (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti tren perlambatan pertumbuhan tabungan masyarakat, khususnya pada kelompok tabungan dengan nominal kecil. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa otoritas bersama pemerintah terus berkoordinasi dan memantau perkembangan ini. Menurutnya, pertumbuhan tabungan perseorangan di bawah Rp100 juta masih melambat, sementara tabungan di bawah Rp10 juta justru terkontraksi. "Pertumbuhan tabungan masyarakat utamanya di bawah Rp100 juta, dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pergerakan pendapatan masyarakat, siklus konsumsi, dampak kebijakan dan bantuan sosial, serta minat investasi masyarakat," ujar Dian dalam keterangan resmi, Rabu (10/9/2025). Meski demikian, pada Juli 2025 tabungan rupiah perseorangan di bawah Rp100 juta tercatat meningkat baik secara bulanan maupun tahunan, masing-masing sebesar 0,67% dan 5,54%. Namun, tabungan di bawah Rp10 juta masih terkontraksi, dipengaruhi siklus konsumsi saat awal tahun ajaran baru. Dian menekankan agar perbankan tetap memperkuat likuiditas serta aktif menawarkan produk Dana Pihak Ketiga (DPK) dan instrumen investasi yang menarik bagi masyarakat. Selain itu, bank juga diharapkan berperan dalam edukasi keuangan, terutama mengenai pentingnya keseimbangan antara penghasilan dan pengeluaran, serta menekankan urgensi menabung untuk kebutuhan mendesak maupun berjaga-jaga di masa depan. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Kredit Bank Lesu, OJK Beberkan Tiga Kondisi [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Kredit Bank Lesu, OJK Beberkan Tiga Kondisi (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Aksi jual asing masih berlanjut. Net foreign sell pada perdagangan Rabu (10/9/2025) mencapai Rp 1,3 triliun. Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham dengan net sell asing terbesar, yakni Rp 251,7 miliar. Kendati demikian saham BMRi menguat 2,09% ke level 4.400 pada perdagangan kemarin. Kemudian saham ANTM menjadi sasaran terbesar kedua aksi jual asing dengan net sell Rp 134,2 miliar. Berbeda nasib dengan BMRi, saham ANTM terkoreksi 4,1% ke level 3.510. Emiten Bakrie, Bumi Resources Minerals (BRMS) menjadi saham dengan net foreign sell terbesar ketiga, yakni Rp 118,6 miliar. Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin: 1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 251,7 miliar 2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 134,2 miliar 3. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 118,6 miliar 4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 96,3 miliar 5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 83 miliar 6. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS): Rp 59,9 miliar 7. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Rp 45,6 miliar 8. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI): Rp 42 miliar 9. PT United Tractors Tbk (UNTR): Rp 40,1 miliar 10. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp 35,1 miliar Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 0,92% atau menguat 70,40 poin ke level 7.699. Sebanyak 408 saham naik, 256 turun, dan 144 tidak bergerak. Nilai transaksi hari ini tergolong ramai atau mencapai Rp 15,67 triliun. Sebanyak 30,55 miliar saham berpindah tangan dalam 1,83 juta kali transaksi. Sejumlah saham menjadi sasaran dan paling ramai ditransaksikan investor pagi ini adalah BBCA, ANTM, BMRI, dan BBRI. Penguatan tersebut menjadi angin segar bagi investor pasar modal Tanah Air. Sebagai informasi, IHSG pada hari sebelumnya terjun 1,78% ke posisi 7.627,60. Sudah tiga hari indeks pasar saham RI terjerembab di zona merah. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] Next Article Asing Masih Net Sell, Ini Saham yang Jadi Korban [1][2]References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)^ Next Article Asing Masih Net Sell, Ini Saham yang Jadi Korban (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Keuangan (Kemenkeu[1]) memastikan uang pemerintah senilai Rp200 triliun yang dialihkan dari Bank Indonesia[2] (BI) ke perbankan tak bakal digunakan untuk membeli surat berharga negara (SBN[3]). "Itu nanti kita pastikan (Rp200 triliun bukan untuk beli SBN)," kata Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (10/9). "Memang betul bahwa kalau kita melakukan penempatan dana, dalam hal ini kan kita ingin supaya itu digunakan untuk menciptakan kredit. Tentunya kita enggak mau perbankan nanti menggunakan untuk membeli SBN, itu tentunya counterproductive. Kita siapkan peraturannya," tegasnya. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Febrio menekankan niat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa adalah mempercepat penambahan likuiditas di perekonomian Indonesia. Harapannya, akan tercipta kredit yang disalurkan perbankan kepada masyarakat dan bisa menggerakkan perekonomian. Akan tetapi, Febrio belum bisa merinci pasti bentuk simpanan dana pemerintah tersebut. Ia hanya menegaskan Kemenkeu masih dalam tahap menyiapkan regulasi terkait. Ia juga tak menjawab pasti apakah dana pemerintah sebesar Rp200 triliun itu hanya akan disimpan di bank-bank BUMN atau juga menyasar perbankan swasta. Pengalihan dana pemerintah dari Bank Indonesia menjadi langkah pertama Purbaya untuk membalikkan perekonomian Indonesia yang lesu. Menkeu yang baru dilantik pada Senin (8/9) itu mengklaim sudah melapor langsung kepada Presiden Prabowo Subianto terkait rencana tersebut. "Saya sudah lapor ke Presiden (Prabowo), 'Pak, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian'. Saya (Kementerian Keuangan) sekarang punya Rp425 triliun di BI, cash. Besok saya taruh Rp200 triliun," kata Purbaya dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (10/9). "Begitu saya masuk ke (Kementerian) Keuangan, sebelumnya sudah kita lihat, bahwa sistem finansial kita agak kering. Makanya ekonominya melambat, makanya dalam 1 tahun-2 tahun terakhir orang susah cari kerja dan lain-lain. Karena ada kesalahan kebijakan di situ, moneter dan fiskal," jelasnya selepas rapat. Pemerintah memang memarkir dana di BI. Dana 'nganggur' itu di antaranya sisa anggaran lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SiLPA). ====[4] (skt/pta) References^ Kemenkeu (www.cnnindonesia.com)^ Bank Indonesia (www.cnnindonesia.com)^ SBN (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber