Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

bot

Moderators
  • Jumlah Konten

    129.948
  • Bergabung

  • Kunjungan terakhir

    Never

Everything posted by bot

  1. Jakarta - Konsumsi BBM di wilayah Kota/Kab Bekasi, Purwakarta, Subang dan Karawang (Purwasuka) mengalami penurunan imbas dari PSBB dan WFH. Per April 2020 misalnya, produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) turun sebesar 30% dan Gasoil (Dexlite dan Pertamina Dex) terkoreksi 28%, dibandingkan dengan konsumsi BBM normal. Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengatakan pada kondisi normal konsumsi rata-rata Gasoline di wilayah Kota/Kab Bekasi dan Purwasuka, yang termasuk dalam Sales Area Retail Karawang, mencapai 4.523 kilo liter (KL) per hari. Sedangkan, Gas Oil pada kondisi normal adalah 2.369 KL/hari. "Walau demikian, sebagai bentuk komitmen kami untuk melayani kebutuhan masyarakat, seluruh SPBU tetap beroperasi dan tidak ada yang tutup, termasuk SPBU yang berada di ruas tol Jakarta-Cikampek dan sebaliknya," ujar Dewi dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020). Sementara, kebutuhan LPG di sektor rumah tangga saat ini meningkat karena sebagian besar masyarakat kini beraktivitas dari rumah. Pada bulan April, konsumsi LPG nonsubsidi untuk sektor rumah tangga, yakni Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg naik 3%. Kenaikan konsumsi juga dialami LPG subsidi 3 kilogram (KG), mencapai 16%. Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi LPG ini, selama bulan April, Sales Area Retail Karawang telah melakukan penambahan pasokan (fakultatif) LPG 3 kg lebih dari 50% dibanding konsumsi harian normal masyarakat. Penambahan tersebut dikucurkan secara bertahap sejak 1-29 April 2020. "Kami memastikan stok BBM dan LPG saat ini berada dalam kondisi penuh dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terutama pada bulan Ramadhan ini. Pertamina juga telah melakukan tambahan pasokan (fakultatif) untuk LPG di wilayah MOR III, yang didistribusikan kepada masyarakat melalui agen dan pangkalan LPG resmi Pertamina," jelas Dewi. Satuan Tugas Ramadhan Idul Fitri (Satgas Rafico) Pertamina 2020 telah aktif sejak 1 April 2020 hingga 8 Juni 2020 mendatang untuk menjaga keberlangsungan penyaluran energi. Masyarakat dapat menghubungi Call Center 135 untuk informasi maupun pemesanan produk Pertamina yakni BBK dan LPG Non Subsidi dalam program Pertamina Delivery Service. Promo Bright Gas Ramadhan Bagi pengguna LPG Bright Gas, Pertamina tengah menawarkan berbagai promo Ramadhan. Salah satunya, promo diskon khusus bagi konsumen yang memesan Bright Gas melalui Call Center Pertamina 135 akan mendapat diskon biaya isi ulang hingga 25% serta bebas biaya antar. Promo ini berlaku nasional sejak 20 April hingga 18 Juni 2020. Selain itu, program penukaran (trade-in) tabung LPG subsidi 3 kg menjadi Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg. Pada program ini, masyarakat dapat menikmati potongan harga saat penukaran tabung, bahkan dapat memperoleh tabung perdana Bright Gas 12 Kg secara gratis untuk penukaran 3 tabung LPG 3 kg. Promo ini berlangsung nasional sejak 1 Mei- 0 Juni 2020. "Melalui berbagai promo pada bulan Ramadhan ini, serta dengan akses layanan antar Pertamina Delivery Service, kami berharap masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan tenang. Pertamina berkomitmen untuk menyediakan energi, tulus tak berhenti," pungkas Dewi. Simak Video "Gegara Corona, Penjualan Pertamina Terendah Sepanjang Sejarah" [==] (mul/mpr) Sumber
  2. Jakarta - Konsumsi BBM di wilayah Kota/Kab Bekasi, Purwakarta, Subang dan Karawang (Purwasuka) mengalami penurunan imbas dari PSBB dan WFH. Per April 2020 misalnya, produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) turun sebesar 30% dan Gasoil (Dexlite dan Pertamina Dex) terkoreksi 28%, dibandingkan dengan konsumsi BBM normal. Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Dewi Sri Utami mengatakan pada kondisi normal konsumsi rata-rata Gasoline di wilayah Kota/Kab Bekasi dan Purwasuka, yang termasuk dalam Sales Area Retail Karawang, mencapai 4.523 kilo liter (KL) per hari. Sedangkan, Gas Oil pada kondisi normal adalah 2.369 KL/hari. "Walau demikian, sebagai bentuk komitmen kami untuk melayani kebutuhan masyarakat, seluruh SPBU tetap beroperasi dan tidak ada yang tutup, termasuk SPBU yang berada di ruas tol Jakarta-Cikampek dan sebaliknya," ujar Dewi dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020). Sementara, kebutuhan LPG di sektor rumah tangga saat ini meningkat karena sebagian besar masyarakat kini beraktivitas dari rumah. Pada bulan April, konsumsi LPG nonsubsidi untuk sektor rumah tangga, yakni Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg naik 3%. Kenaikan konsumsi juga dialami LPG subsidi 3 kilogram (KG), mencapai 16%. Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi LPG ini, selama bulan April, Sales Area Retail Karawang telah melakukan penambahan pasokan (fakultatif) LPG 3 kg lebih dari 50% dibanding konsumsi harian normal masyarakat. Penambahan tersebut dikucurkan secara bertahap sejak 1-29 April 2020. "Kami memastikan stok BBM dan LPG saat ini berada dalam kondisi penuh dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terutama pada bulan Ramadhan ini. Pertamina juga telah melakukan tambahan pasokan (fakultatif) untuk LPG di wilayah MOR III, yang didistribusikan kepada masyarakat melalui agen dan pangkalan LPG resmi Pertamina," jelas Dewi. Satuan Tugas Ramadhan Idul Fitri (Satgas Rafico) Pertamina 2020 telah aktif sejak 1 April 2020 hingga 8 Juni 2020 mendatang untuk menjaga keberlangsungan penyaluran energi. Masyarakat dapat menghubungi Call Center 135 untuk informasi maupun pemesanan produk Pertamina yakni BBK dan LPG Non Subsidi dalam program Pertamina Delivery Service. Promo Bright Gas Ramadhan Bagi pengguna LPG Bright Gas, Pertamina tengah menawarkan berbagai promo Ramadhan. Salah satunya, promo diskon khusus bagi konsumen yang memesan Bright Gas melalui Call Center Pertamina 135 akan mendapat diskon biaya isi ulang hingga 25% serta bebas biaya antar. Promo ini berlaku nasional sejak 20 April hingga 18 Juni 2020. Selain itu, program penukaran (trade-in) tabung LPG subsidi 3 kg menjadi Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg. Pada program ini, masyarakat dapat menikmati potongan harga saat penukaran tabung, bahkan dapat memperoleh tabung perdana Bright Gas 12 Kg secara gratis untuk penukaran 3 tabung LPG 3 kg. Promo ini berlangsung nasional sejak 1 Mei- 0 Juni 2020. "Melalui berbagai promo pada bulan Ramadhan ini, serta dengan akses layanan antar Pertamina Delivery Service, kami berharap masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan tenang. Pertamina berkomitmen untuk menyediakan energi, tulus tak berhenti," pungkas Dewi. Simak Video "Gegara Corona, Penjualan Pertamina Terendah Sepanjang Sejarah" [==] (mul/mpr) Sumber
  3. Jakarta - Untuk membantu masyarakat memiliki hunian lebih cepat, Sinar Mas Land menawarkan program Move in Quickly. Program ini dapat memberikan keringanan pembayaran uang muka untuk pembelian berbagai produk hunian dari Sinar Mas Land. Program ini pun dibagi ke dalam tiga periode yang dimulai dari tanggal 22 Maret sampai dengan 31 Desember 2020. Setiap periode di dalam program ini menawarkan keringanan harga harga mulai 20% dengan syarat dan ketentuan berlaku. Namun, setiap periode akan mengalami penurunan keringanan 5%. Dalam program ini, produk hunian yang ditawarkan Sinar Mas Land di antaranya rumah, rumah toko (ruko), serta apartemen siap huni (ready stock), maupun yang masih dalam proses pembangunan (under construction). Produk-produk Sinar Mas Land yang ditawarkan pada saat ini tersebar di berbagai kota dan daerah di Indonesia. Adapun beberapa produk yang telah ready stock untuk dapat dibeli oleh konsumen yaitu, Jakarta: Aerium (apartemen), The Elements (apartemen), dan Southgates (apartemen) BSD: Alesha (rumah), Asatti (apartemen low rise), dan Whelford (rumah) Batam: The Nove (rumah dan apartemen) Surabaya: Klaska (apartemen). Untuk harga properti baik rumah, ruko, maupun apartemen yang ditawarkan berkisar mulai Rp 500 juta hingga Rp 8,3 miliar. Tentunya dengan program Move in Quickly, konsumen mendapatkan potongan uang muka untuk seluruh jenis property tersebut. Program tersebut juga bisa dengan mudah konsumen ikuti, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Sinar Mas Land Foto: Sinar Mas Land Konsumen bisa membeli produk hunian baik secara tunai maupun KPR Ekspress. Ada juga pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang diberikan kepada konsumen. Saat ini, tengah berlangsung periode pertama yang telah dimulai sejak 22 Maret hingga 30 Juni 2020 mendatang. Di periode ini, Sinar Mas Land memberikan keringanan tertinggi untuk konsumen yang membeli dengan pembayaran tunai. Keringanan harga yang ditawarkan sebesar 20% untuk produk yang siap huni. Bagi konsumen yang membeli unit untuk produk siap huni dengan menggunakan KPR akan mendapatkan keringanan DP sebesar 15%. Sedangkan pembelian produk under construction secara KPR akan memperoleh keringanan DP 15% yang dapat dicicil sebanyak 12 kali, ditambah keringanan 15% total nilai kredit yang diperoleh saat akad kredit. Sinar Mas Land Foto: Sinar Mas Land Selanjutnya, periode kedua akan berlangsung mulai tanggal 1 Juli hingga 30 September 2020 dan periode ketiga akan berlangsung pada 1 Oktober hingga 31 Desember 2020. Di mana keringanan pada periode kedua akan diberikan sebesar 15% dan periode ketiga sebesar 10%. Seluruh pembelian di ketiga periode tersebut telah termasuk di dalamnya pembebasan terhadap BPHTB. Tentunya setiap konsumen yang membeli hunian Sinar Mas Land dalam waktu terdekat, akan mendapatkan potongan keringanan harga jauh lebih banyak. Untuk Anda yang tertarik mengikuti program Move in Quickly untuk membeli hunian impian, dapat menghubungi nomor telepon 021-53159000 atau mengunjungi langsung situs www.sinarmasland.com/moveinquickly. Simak Video "Polisi Temukan Zat Radioaktif Ilegal di Rumah Pegawai Batan" [==] (mul/ega) Sumber
  4. Jakarta - Untuk membantu masyarakat memiliki hunian lebih cepat, Sinar Mas Land menawarkan program Move in Quickly. Program ini dapat memberikan keringanan pembayaran uang muka untuk pembelian berbagai produk hunian dari Sinar Mas Land. Program ini pun dibagi ke dalam tiga periode yang dimulai dari tanggal 22 Maret sampai dengan 31 Desember 2020. Setiap periode di dalam program ini menawarkan keringanan harga harga mulai 20% dengan syarat dan ketentuan berlaku. Namun, setiap periode akan mengalami penurunan keringanan 5%. Dalam program ini, produk hunian yang ditawarkan Sinar Mas Land di antaranya rumah, rumah toko (ruko), serta apartemen siap huni (ready stock), maupun yang masih dalam proses pembangunan (under construction). Produk-produk Sinar Mas Land yang ditawarkan pada saat ini tersebar di berbagai kota dan daerah di Indonesia. Adapun beberapa produk yang telah ready stock untuk dapat dibeli oleh konsumen yaitu, Jakarta: Aerium (apartemen), The Elements (apartemen), dan Southgates (apartemen) BSD: Alesha (rumah), Asatti (apartemen low rise), dan Whelford (rumah) Batam: The Nove (rumah dan apartemen) Surabaya: Klaska (apartemen). Untuk harga properti baik rumah, ruko, maupun apartemen yang ditawarkan berkisar mulai Rp 500 juta hingga Rp 8,3 miliar. Tentunya dengan program Move in Quickly, konsumen mendapatkan potongan uang muka untuk seluruh jenis property tersebut. Program tersebut juga bisa dengan mudah konsumen ikuti, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Sinar Mas Land Foto: Sinar Mas Land Konsumen bisa membeli produk hunian baik secara tunai maupun KPR Ekspress. Ada juga pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang diberikan kepada konsumen. Saat ini, tengah berlangsung periode pertama yang telah dimulai sejak 22 Maret hingga 30 Juni 2020 mendatang. Di periode ini, Sinar Mas Land memberikan keringanan tertinggi untuk konsumen yang membeli dengan pembayaran tunai. Keringanan harga yang ditawarkan sebesar 20% untuk produk yang siap huni. Bagi konsumen yang membeli unit untuk produk siap huni dengan menggunakan KPR akan mendapatkan keringanan DP sebesar 15%. Sedangkan pembelian produk under construction secara KPR akan memperoleh keringanan DP 15% yang dapat dicicil sebanyak 12 kali, ditambah keringanan 15% total nilai kredit yang diperoleh saat akad kredit. Sinar Mas Land Foto: Sinar Mas Land Selanjutnya, periode kedua akan berlangsung mulai tanggal 1 Juli hingga 30 September 2020 dan periode ketiga akan berlangsung pada 1 Oktober hingga 31 Desember 2020. Di mana keringanan pada periode kedua akan diberikan sebesar 15% dan periode ketiga sebesar 10%. Seluruh pembelian di ketiga periode tersebut telah termasuk di dalamnya pembebasan terhadap BPHTB. Tentunya setiap konsumen yang membeli hunian Sinar Mas Land dalam waktu terdekat, akan mendapatkan potongan keringanan harga jauh lebih banyak. Untuk Anda yang tertarik mengikuti program Move in Quickly untuk membeli hunian impian, dapat menghubungi nomor telepon 021-53159000 atau mengunjungi langsung situs www.sinarmasland.com/moveinquickly. Simak Video "Polisi Temukan Zat Radioaktif Ilegal di Rumah Pegawai Batan" [==] (mul/ega) Sumber
  5. Jakarta - Sejak pandemi COVID-19 merebak di Indonesia, institusi pendidikan merupakan salah satu yang pertama diimbau 'merumahkan' peserta didik dan para gurunya. Terhitung sekitar pertengahan Maret 2020, sekolah berlomba memindahkan proses pembelajaran dari sekolah ke rumah melalui pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan berbagai fitur pada teknologi online, seperti online video conferencing, student-led online portfolio, hingga alat pendeteksi plagiarisme submisi tugas secara digital. Prinsip pembelajaran jarak jauh yang digunakan oleh sebagian besar institusi pendidikan saat ini adalah 'classroom as usual' atau dengan kata lain, proses pembelajaran tetap terselenggara seolah-olah para peserta didik dan guru masih berada di kelas, hanya saja tatap muka dilakukan secara maya melalui perangkat komputer untuk menggantikan tatap muka langsung. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilakukan bervariasi, namun sekolah tetap berupaya untuk dapat menyelenggarakan KBM online secara penuh-waktu sesuai dengan hari dan jam belajar siswa di sekolah dengan harapan agar tujuan pembelajaran pada periode tersebut dapat tercapai sesuai kurikulum. Ada beberapa faktor yang membuat penerapan prinsip 'classroom as usual' dalam KBM online tidaklah ideal dalam situasi pandemi virus Corona yang kita hadapi sekarang, khususnya terkait dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sedang berlangsung di sejumlah wilayah di Tanah Air. Smartphone, salah satu perangkat untuk belajar jarak jauh. Foto: Brainberries Pertama, terdapat ketidakmerataan akses terhadap internet dan gadget untuk memfasilitasi proses pembelajaran. Tidak semua peserta didik dan guru memiliki komputer, tablet, atau smartphone yang dapat digunakan untuk mengakses ruang kelas online. Seandainya pun ada, belum tentu satu keluarga memiliki jumlah perangkat yang cukup untuk digunakan oleh setiap anak berusia sekolah secara bersamaan. Kedua, pembelajaran jarak jauh tidak dapat dilakukan secara sinkronus (real-time). Tuntutan untuk melakukan komunikasi online secara serempak melalui komputer atau perangkat komunikasi lainnya setiap hari pada jam pelajaran sekolah tidaklah realistis. Sebelum pandemi virus Corona, sudah banyak contoh pembelajaran jarak jauh yang terselenggara di tingkat universitas maupun sekolah dasar dan menengah (melalui metode homeschooling). Salah satu prinsip yang dikedepankan dalam pembelajaran jarak jauh adalah pembelajaran secara tidak serempak atau asinkronus. Ketiga, pembelajaran jarak jauh menuntut kemandirian belajar dari peserta didik itu sendiri. Kemandirian belajar secara online mencakup penguasaan kemampuan dasar seperti baca, tulis, dan berhitung. Selain itu, dituntut pula penguasaan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dasar, seperti mengunduh dan mengunggah konten belajar, menggunakan alat video conferencing, keterampilan mengetik dan membuat dokumen atau presentasi digital, serta etika berkomunikasi secara online. Murid sekolah dasar belajar dari rumah didampingi orangtua. Foto: Antara/Iggoy el Fitra Namun, yang terpenting dari pembelajaran jarak jauh adalah peserta belajar dituntut untuk mampu mengatur waktu dengan baik dan menghadirkan motivasi belajar pribadi. Hal ini barangkali sudah bisa dilakukan oleh pelajar usia sekolah menengah atas, sekolah menengah pertama, dan sekolah dasar kelas atas. Akan tetapi, bagi pelajar sekolah dasar kelas rendah dan pendidikan anak usia dini (PAUD), semangat belajar mereka masih sangat dipengaruhi oleh aspek sosial, yaitu keberadaan mereka dalam kelompok pertemanan, belajar melalui permainan, dan masih perlunya pendampingan yang intensif dari guru atau orangtua untuk setiap kegiatan pembelajaran. Keempat, saat ini sebagian besar orang dewasa di Indonesia dituntut working from home (WFH) alias bekerja dari rumah yang juga mengandalkan gadget dan jaringan internet memadai. Koneksi internet yang masih fluktuatif di sejumlah wilayah dan terbatasnya perangkat membuat pembagian waktu pemakaian gadget dalam satu keluarga cukup menantang. Kelima, dengan penerapan PSBB banyak layanan pendukung rumah tangga yang dibatasi untuk sementara waktu, seperti jasa asisten rumah tangga harian dan pengemudi (sopir) harian. Para orangtua yang bekerja dari rumah sambil melakukan tugas rumah tangga. Foto: Getty Images Hal ini berakibat pada pengalihan beban pekerjaan rumah tangga seluruhnya kepada keluarga masing-masing. Bagi sebagian keluarga, ini berarti tuntutan untuk melakukan WFH dengan bekerja penuh waktu dari rumah yang dibarengi dengan pengasuhan bayi dan balita, serta penyelesaian pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mencuci, dan membersihkan rumah. Jika sejumlah pekerjaan tersebut ditambah dengan tanggung jawab untuk mendampingi kegiatan belajar anak secara online selama 6-7 jam setiap harinya, maka dapat dibayangkan tekanan fisik maupun psikis yang terjadi di unit sosial terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga. Lima faktor di atas membuat kita harus mempertimbangkan ulang kurikulum dan target-target yang ingin dicapai melalui pembelajaran jarak jauh untuk anak-anak kita, setidaknya untuk 1 tahun ke depan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengumumkan kemungkinan skenario pembelajaran jarak jauh hingga akhir tahun 2020. Jika ini terjadi, maka pemerintah harus merumuskan ulang target-target pembelajaran di masa pandemi ini. Kegiatan belajar secara online diupayakan untuk tetap berlangsung, namun institusi pendidikan harus bersiap untuk menurunkan standar capaian ideal akademik. Perlu perumusan ulang tujuan KBM online untuk memaksimalkan pendidikan. Foto: Getty Images Penyesuaian standar ini dapat diimbangi dengan memaksimalkan masa-masa belajar di rumah melalui pembekalan karakter dan life skill melalui aktivitas keseharian di rumah, sebagaimana arahan Kemendikbud. Sebagai contoh, anak-anak dapat diajarkan bergotong royong di rumah melakukan beberapa pekerjaan bersama-sama seperti mencuci dan memasak, yang kelak akan menjadi bekal life skill mereka. Akan tetapi, jika tugas-tugas akademik dari sekolah masih terus diberikan seperti biasa, seperti tugas menulis esai, membuat laporan penelitian, presentasi, dan mengerjakan lembar kerja siswa secara online, maka sulit bagi anak untuk menyempatkan waktu belajar life skill tersebut. Hal yang perlu diingat adalah KBM online bukanlah 'classroom as usual' yang berjalan secara sinkronus (real-time) di dunia maya. KBM online adalah KBM yang terkendala secara jarak dan waktu sehingga sebaiknya diselenggarakan secara asinkronus. Oleh karena itu, perlu perumusan ulang tujuan-tujuan pembelajaran KBM online untuk setiap jenjang pendidikan, penurunan standar pencapaian akademik, dan memanfaatkan momentum COVID-19 ini untuk memaksimalkan pendidikan karakter, memberikan pembekalan life skill kepada anak, dan menguatkan ketahanan keluarga dengan pembagian fungsi dan peran keluarga yang baik. *) Penulis adalah dosen dan pemerhati pembelajaran jarak jauh. Simak Video "Sekolah Diliburkan Gegara Corona, Ini Alternatif Belajar Gratis via Online" [==] (rns/rns) Sumber
  6. Follow detikFinance Sabtu, 02 Mei 2020 22:00 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Jakarta - Demi antisipasi dampak pandemi COVID - 19 khususnya di kawasan pedesaan, Kementerian PUPR melanjutkan padat karya tunai dengan pembangunan infrastruktur. Foto 1 dari 4 Dengan program padat karya tunai, diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi akibat merebaknya pandemi COVID-19.Foto: Dok. Kementerian PUPR Baca Juga detikTravel Peran Besar Pariwisata Bagi Ekonomi Asia-Pasifik, Harus Diselamatkan! detikNews Prediksi Jokowi Corona Berakhir di Akhir Tahun detikNews Penjelasan Terbaru Jokowi soal Pariwisata Booming 2021 Usai Pandemi Corona detikTravel Jokowi Optimistis Tahun Depan Pariwisata Booming Kembali detikNews Jokowi: Wabah Corona Selesai Akhir Tahun, Pariwisata Indonesia Booming 2021 detikNews Jokowi Yakin Wabah Corona di Indonesia Selesai Akhir Tahun detikNews Jokowi yang Enggan Bantuan Sembako Dianggap Omdo detikNews Saat Jokowi Pangkas Anggaran Kemenristek hingga KPK Demi Lawan Corona Sumber
  7. Follow detikFinance Sabtu, 02 Mei 2020 22:00 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Jakarta - Demi antisipasi dampak pandemi COVID - 19 khususnya di kawasan pedesaan, Kementerian PUPR melanjutkan padat karya tunai dengan pembangunan infrastruktur. Foto 1 dari 4 Dengan program padat karya tunai, diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi akibat merebaknya pandemi COVID-19.Foto: Dok. Kementerian PUPR Baca Juga detikTravel Peran Besar Pariwisata Bagi Ekonomi Asia-Pasifik, Harus Diselamatkan! detikNews Prediksi Jokowi Corona Berakhir di Akhir Tahun detikNews Penjelasan Terbaru Jokowi soal Pariwisata Booming 2021 Usai Pandemi Corona detikTravel Jokowi Optimistis Tahun Depan Pariwisata Booming Kembali detikNews Jokowi: Wabah Corona Selesai Akhir Tahun, Pariwisata Indonesia Booming 2021 detikNews Jokowi Yakin Wabah Corona di Indonesia Selesai Akhir Tahun detikNews Jokowi yang Enggan Bantuan Sembako Dianggap Omdo detikNews Saat Jokowi Pangkas Anggaran Kemenristek hingga KPK Demi Lawan Corona Sumber
  8. Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menginstruksikan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) untuk menggelar berbagai pelatihan tanggap Corona (COVID-19) sebagai upaya mitigasi dampak wabah tersebut. Ida menjelaskan ada beberapa program pelatihan yang dikembangkan di BLK atau BPP yaitu program pelatihan memasak, pembuatan baju APD (hazmat), masker, pelindung wajah (face shield), hand sanitizer/cairan disinfektan, pelatihan instalasi wastafel, dan pembuatan peti COVID-19. "Melalui pelatihan tanggap COVID-19 di BLK, kita berdayakan masyarakat, pencari kerja serta para pekerja yang ter-PHK dan yang dirumahkan akibat terdampak COVID-19," kata Ida, dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020). Hal itu Ida sampaikan saat dirinya membuka Program Pelatihan Tanggap COVID-19 dalam rangkaian kegiatan May Day 2020 di BLK Lembang, Jawa Barat pada hari ini. Menurut Ida, pelatihan tanggap COVID-19 bertujuan untuk memberdayakan masyarakat yang terdampak oleh penyebaran COVID-19, serta meningkatkan ketahanan ekonomi melalui pemberian insentif berupa uang saku pelatihan. "Program COVID-19 sudah dilakukan oleh BLK dan BPP sejak pertengahan bulan Maret 2020, dan untuk tahap I sudah diproduksi dan didistribusikan. Saat ini masih tahap II dan sebagian besar hasilnya sudah didistribusikan. Untuk tahap III diperkirakan sampai dengan bulan Juni 2020," ungkap Ida. Ida mengatakan jumlah BLK dan BPP yang mengikuti pelatihan tanggap COVID-19 ada sebanyak 19 BLK UPTP, 2 BPP UPTP, 129 BLK UPTD, dan 4 BLK Komunitas. "Pelatihan mempertimbangkan protokol kesehatan, PSBB dan kebijakan/peraturan pemerintah lainnya, maka metode pelatihan yang digunakan berupa Online Training, Blended Training, Distance Training dan Offline Training," pungkas Ida. Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker Bambang Satrio Lelono mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan refocusing kepada program-program pelatihan di BLK-BLK sebagai upaya untuk mengantisipasi COVID-19 dan dampaknya. "Refocusing program pelatihan kerja di BLK ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19," pungkas Bambang Sebagai informasi, jenis-jenis program pelatihan yang mengalami refocusing menjadi program pelatihan tanggap COVID-19 adalah jenis program pelatihan yang memiliki durasi/waktu pelatihan yang panjang (lebih dari 240 jam pelajaran (JP)) dan membutuhkan kehadiran peserta secara fisik seperti program pelatihan ptomotif, las, listrik, bangunan, AC/refrigerasi, atau sejenisnya. Pelatihan tanggap COVID-19 telah menghasilkan produksi masker sebanyak 2.097.500 buah, faceshield 64.800 buah, hand sanitizer 136.250 liter, baju APD/Hazmet sebanyak 56.000 buah, cooking 318.000 box nasi, wastafel COVID-19 1.584 buah, peti COVID-19 sebanyak 50 buah, dan disinfektan 82.940 liter. Hasil produksi dari pelatihan tersebut, digunakan/dimanfaatkan oleh masyarakat guna menanggulangi penyebaran COVID-19, di antaranya untuk petugas rumah sakit dan puskesmas, petugas TNI dan POLRI, posko penanganan COVID-19 dan BNPB, asosiasi kedokteran/tenaga kesehatan, relawan penanganan COVID-19, pengendara jalan umum dan ojek, pedagang pasar dan kaki lima, pegawai/karyawan instansi pemerintah/swasta, petugas sekuriti kementerian/lembaga serta instansi pemerintah daerah dan swasta. Simak Video "Menaker Harap Penambahan Cuti Bersama 2020 Tingkatkan Produktivitas" [==] (mul/mpr) Sumber
  9. Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menginstruksikan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) untuk menggelar berbagai pelatihan tanggap Corona (COVID-19) sebagai upaya mitigasi dampak wabah tersebut. Ida menjelaskan ada beberapa program pelatihan yang dikembangkan di BLK atau BPP yaitu program pelatihan memasak, pembuatan baju APD (hazmat), masker, pelindung wajah (face shield), hand sanitizer/cairan disinfektan, pelatihan instalasi wastafel, dan pembuatan peti COVID-19. "Melalui pelatihan tanggap COVID-19 di BLK, kita berdayakan masyarakat, pencari kerja serta para pekerja yang ter-PHK dan yang dirumahkan akibat terdampak COVID-19," kata Ida, dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020). Hal itu Ida sampaikan saat dirinya membuka Program Pelatihan Tanggap COVID-19 dalam rangkaian kegiatan May Day 2020 di BLK Lembang, Jawa Barat pada hari ini. Menurut Ida, pelatihan tanggap COVID-19 bertujuan untuk memberdayakan masyarakat yang terdampak oleh penyebaran COVID-19, serta meningkatkan ketahanan ekonomi melalui pemberian insentif berupa uang saku pelatihan. "Program COVID-19 sudah dilakukan oleh BLK dan BPP sejak pertengahan bulan Maret 2020, dan untuk tahap I sudah diproduksi dan didistribusikan. Saat ini masih tahap II dan sebagian besar hasilnya sudah didistribusikan. Untuk tahap III diperkirakan sampai dengan bulan Juni 2020," ungkap Ida. Ida mengatakan jumlah BLK dan BPP yang mengikuti pelatihan tanggap COVID-19 ada sebanyak 19 BLK UPTP, 2 BPP UPTP, 129 BLK UPTD, dan 4 BLK Komunitas. "Pelatihan mempertimbangkan protokol kesehatan, PSBB dan kebijakan/peraturan pemerintah lainnya, maka metode pelatihan yang digunakan berupa Online Training, Blended Training, Distance Training dan Offline Training," pungkas Ida. Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker Bambang Satrio Lelono mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan refocusing kepada program-program pelatihan di BLK-BLK sebagai upaya untuk mengantisipasi COVID-19 dan dampaknya. "Refocusing program pelatihan kerja di BLK ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19," pungkas Bambang Sebagai informasi, jenis-jenis program pelatihan yang mengalami refocusing menjadi program pelatihan tanggap COVID-19 adalah jenis program pelatihan yang memiliki durasi/waktu pelatihan yang panjang (lebih dari 240 jam pelajaran (JP)) dan membutuhkan kehadiran peserta secara fisik seperti program pelatihan ptomotif, las, listrik, bangunan, AC/refrigerasi, atau sejenisnya. Pelatihan tanggap COVID-19 telah menghasilkan produksi masker sebanyak 2.097.500 buah, faceshield 64.800 buah, hand sanitizer 136.250 liter, baju APD/Hazmet sebanyak 56.000 buah, cooking 318.000 box nasi, wastafel COVID-19 1.584 buah, peti COVID-19 sebanyak 50 buah, dan disinfektan 82.940 liter. Hasil produksi dari pelatihan tersebut, digunakan/dimanfaatkan oleh masyarakat guna menanggulangi penyebaran COVID-19, di antaranya untuk petugas rumah sakit dan puskesmas, petugas TNI dan POLRI, posko penanganan COVID-19 dan BNPB, asosiasi kedokteran/tenaga kesehatan, relawan penanganan COVID-19, pengendara jalan umum dan ojek, pedagang pasar dan kaki lima, pegawai/karyawan instansi pemerintah/swasta, petugas sekuriti kementerian/lembaga serta instansi pemerintah daerah dan swasta. Simak Video "Menaker Harap Penambahan Cuti Bersama 2020 Tingkatkan Produktivitas" [==] (mul/mpr) Sumber
  10. Jakarta - Sebanyak 15 juta data pengguna Tokopedia ditengarai bocor di forum dark web. Perusahaan e-commerce besutan William Tanuwijaya ini angkat bicara mengenai hal tersebut. VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengatakan pihaknya selalu berupaya menjaga kerahasiaan data pengguna. Pasalnya bisnis Tokopedia adalah bisnis kepercayaan. "Keamanan data pengguna merupakan prioritas utama Tokopedia," tegas Nuraini saat dihubungi detikINET, Sabtu (2/5/2020). Berkaitan dengan isu yang beredar, Tokopedia menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna. Namun mereka memastikan informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi. "Meskipun password dan informasi krusial pengguna tetap terlindungi di balik enkripsi, kami menganjurkan pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan," ujar Nuraini. Tokopedia disebutkan turut menerapkan keamanan berlapis, termasuk dengan OTP yang hanya dapat diakses secara real time oleh pemilik akun. Karena itu mereka kerap mewanti-wanti pengguna untuk tidak memberikan kode OTP kepada siapapun dan untuk alasan apapun. "Saat ini, kami terus melakukan investigasi dan belum ada informasi lebih lanjut yang dapat kami sampaikan," pungkas Nuraini. Sebelumnya diberitakan belasan juta data pribadi pengguna Tokopedia dituding bocor dan ditawarkan di forum online. Informasi tersebut diungkap akun Twitter @underthebreach. Disebutkan peretasan terjadi pada Maret 2020, ini mempengaruhi 15 juta pengguna meskipun peretas mengatakan ada lebih banyak data yang dimiliki. "Basis data berisi email, hash kata sandi, nama," terang akun @underthebreach. Simak Video "Dengan Teknologi, Tokopedia Buka Jalan Menuju Tanah Suci" [==] (afr/afr) Sumber
  11. Jakarta - Lion Air group yaitu Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), dan Batik Air (kode penerbangan ID) menunda rencana layanan operasional dengan perizinan khusus (exemption flight) pada rute domestik. Sebelumnya, Lion Air Group menjadwalkan penerbangan mulai Minggu (3/5/2020). Penundaan operasional exemption flight Lion Air Group berlaku hingga ada pemberitahuan selanjutnya (until further notice/ UFN). "Penundaan terjadi karena dibutuhkan persiapan- persiapan yang lebih komprehensif, agar maksud dan tujuan pelaksanaan penerbangan tersebut tetap berjalan sesuai ketentuan berlaku serta memenuhi unsur-unsur keamanan dan keselamatan penerbangan, termasuk tidak menyebabkan penyebaran corona virus disease (Covid-19)," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020). Danang menjelaskan Lion Air Group selalu berkoordinasi bersama regulator serta berbagai pihak terkait, dengan harapan apabila penerbangan dilaksanakan bisa berjalan lancar. Selain itu agar bisa memenuhi kebutuhan transportasi udara sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama masa angkutan udara Idul Fitri, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu, Danang menjelaskan tujuan utama operasional perizinan khusus (exemption flight) adalah membantu kemudahan mobilisasi guna melayani pebisnis bukan untuk mudik, serta tujuan penerbangan yang mencakup: 1. Pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu kenegaraan; 2. Operasional kedutaan besar, konsulat jenderal, dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional di Indonesia; 3. Operasional penerbangan khusus repatriasi (repatriasi) yang melakukan pemulangan warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA); 4. Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat; 5. Operasional angkutan kargo; dan 6. Operasional lainnya berdasarkan izin Direktur Jenderal Perhubungan Udara. "Lion Air Group meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Kepada calon tamu atau penumpang yang sudah membeli tiket pesawat udara atau memiliki reservasi perjalanan, agar melakukan proses pengembalian (refund) melalui Kantor Penjualan Tiket (Ticketing Town Office) Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, layanan kontak pelanggan (call center) 021-6379 8000 dan saluran (channel) pembelian lainnya di mana calon penumpang membeli tiket," terang Danang. Simak Video "Viral! Pramugara Lion Air Bantu dan Suapi Penumpang Lansia" [==] (hek/hns) Sumber
  12. Jakarta - Apple akan meluncurkan iPhone 12 dalam hitungan bulan. Sejumlah bocoran tentang penerus iPhone 11 ini telah bermunculan, termasuk harganya. Bocoran kali ini datang dari YouTuber dan pembocor gadget Jon Prosser. Lewat cuitannya, ia menjabarkan harga dari keempat model iPhone 12 yang akan meluncur. Dikutip detikINET dari GSM Arena, Sabtu (2/5/2020) untuk model iPhone 12 akan hadir dalam dua ukuran yaitu 5,4 inch dan 6,1 inch. Untuk model 5,4 inch akan dihargai USD 649 (Rp 9,6 juta) dan model 6,1 inch dibanderol USD 749 (Rp 11 juta). Kedua model di atas akan dilengkapi dengan fitur-fitur seperti 5G, layar OLED, bodi aluminium dan dua kamera belakang. Jika benar, maka ini pertama kalinya Apple merilis iPhone yang memiliki display OLED dengan harga di bawah USD 999. Jika laporan Prosser akurat, maka harga iPhone entry level selanjutnya akan lebih murah dibanding iPhone 11 yang dibanderol USD 700. Tapi ponsel ini memiliki layar yang lebih kecil dibanding iPhone 11, yang ukuran layarnya 6,1 inch. Sedangkan untuk iPhone 12 Pro dengan layar 6,1 inch akan dibanderol USD 999 (Rp 14,7 juta) dan iPhone 12 Pro Max dengan layar 6,7 akan dihargai USD 1.099 (Rp 16,2 juta). Harga ini sama seperti harga masing-masing pendahulunya. Untuk kedua ponsel premium di atas, Apple akan menyelipkan fitur-fitur seperti bodi stainless steel, layar OLED, 5G dan tiga kamera belakang serta sensor LiDAR. Bocoran ini terlihat menjanjikan karena Prosser dikenal sebagai pembocor yang cukup akurat. Sebelumnya ia membocorkan jadwal peluncuran iPhone SE dan harga Samsung Galaxy S20 dengan tepat. Apple biasanya mengumumkan iPhone baru pada awal bulan September dan akan diluncurkan ke publik tidak lama setelahnya. Tapi beberapa laporan menyebut kehadiran ponsel yang ditunggu-tunggu ini mungkin tertunda akibat pandemi virus Corona. Bagaimana detikers, bocoran harga iPhone 12 di atas sesuai ekspektasi kalian atau tidak? Simak Video "Rumor iPhone 12 Pro Bakal Sematkan Sensor LiDAR" [==] (vmp/afr) Sumber
  13. Jakarta - Berita terpopuler detikFinance, Sabtu (2/5/2020) tentang badai PHK melanda Indonesia. Kini badai PHK menerjang 2.500 karyawan PT Shyang Yao Fung, produsen sepatu kelas dunia, Adidas. Perusahaan tersebut berlokasi di Tangerang, Banten. Selain PHK karyawan dan menutup pabrik di Tangerang, perusahaan tersebut memindahkan aktivitas produksinya ke Brebes, Jawa Tengah. Selain itu, berita terpopuler lainnya adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan soal utang demi mengatasi masalah Corona, dan soal Kartu Pra Kerja. Pengin tahu informasi selengkapnya? Baca 5 berita detikFinance terpopuler berikut ini. (hns/fdl) Sebelumnya Sri Mulyani Sentil Anies Baswedan, Garuda Potong Gaji Karyawan 1 / 6 Selanjutnya Gelombang PHK Terjang Karyawan Pabrik Sepatu Adidas Sumber
  14. Jakarta - PLN memastikan tarif dasar listrik seluruh golongan tarif tidak naik, termasuk rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) dan diatasnya. Seperti diketahui penetapan tarif dilakukan 3 bulan sekali oleh pemerintah. Untuk tarif April hingga saat ini dinyatakan tetap, yakni sama dengan periode 3 bulan sebelumnya. "Kami pastikan saat ini tidak ada kenaikan listrik, harga masih tetap sama dengan periode tiga bulan sebelumnya. Bahkan sejak tahun 2017 tarif listrik ini tidak pernah mengalami kenaikan," tutur Executive Vice President Corporate Communcation and CSR, I Made Suprateka. Besaran tarif yang berlaku saat ini sebagai berikut: 1. Tarif untuk tegangan rendah sebesar Rp 1.467/kWh 2. Tarif untuk R-1/900 VA RTM sebesar Rp 1.352/kWh 3. Tarif untuk tegangan menengah sebesar Rp 1.115/kWh 4. Tarif untuk tegangan tinggi sebesar Rp 997/kWh Adanya peningkatan tagihan rekening listrik pada pelanggan rumah tangga lebih disebabkan oleh meningkatnya penggunaan masyarakat akibat adanya pandemi virus corona yang membuat masyarakat banyak melakukan aktifitas di rumah. "Kami memahami di tengah pandemi ini, kebutuhan masyarakat akan listrik bertambah. Peningkatan penggunaan listrik sangat wajar terjadi dengan banyaknya aktifitas di rumah. Biasanya siang hari tidak ada aktifitas, saat ini kita harus bekerja dari rumah, otomatis penggunaan bertambah, misalnya untuk laptop dan pendingin ruangan," tambah Made. Untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi virus corona, PLN juga telah menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan tagihan rekening listrik pelanggan rumah tangga daya 450VA, pelanggan bisnis dan industry kecil daya 450 VA. Serta potongan tagihan sebesar 50 persen untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi. Sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19, PLN juga telah menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stand meter bagi pelanggan pasca bayar. Sebagai gantinya, untuk mulai rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stan dan foto kWh meter. Pelanggan pascabayar dapat mengirimkan angka stan kWh meter melalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan nomor 08122 123 123. Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp. Laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya. Sementara, bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka kWh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir. Simak Video "Detik-detik Kabel Listrik di Panglima Polim Jaksel Terbakar" [==] (fdl/hns) Sumber
  15. Telah teridentifikasi adanya beberapa daerah yang belum menyampaikan Laporan APBD. == JAKARTA -- Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang luar biasa terhadap perekonomian nasional dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah telah mengeluarkan stimulus untuk menjaga masyarakat dan perekonomian, melalui Perppu No. 1/2020 dan Perpres No. 54/2020. Kepala Komunikasi Kemenkeu, Rahayu Puspasari mengatakan seiring perubahan dampak Covid-19 yang semakin meluas, diperlukan upaya penanganan bersama antara Pemerintah dan Pemda melalui realokasi dan refocusing anggaran belanja APBN dan APBD TA 2020 untuk penanganan pandemi dan dampak Covid-19. "Untuk itu, Pemda perlu melakukan penyesuaian APBD TA 2020 sesuai pedoman yang telah ditetapkan dalam aturan," ujar Rahayu melalui siaran persnya, Sabtu (2/5). Aturan tersebut adalah Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ dan 117/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 Dalam Rangka Penanganan Covid-19, serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional (SKB Mendagri dan Menkeu), dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 2020 Dalam Rangka Penanganan Pandemi Covid-19 dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional (PMK No.35/2020). Hasil penyesuaian APBD tersebut dituangkan dalam Laporan Penyesuaian APBD (Laporan APBD) dan selanjutnya wajib disampaikan kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri. Guna memastikan komitmen Pemda dalam pencegahan/penanganan Covid-19, maka sesuai ketentuan PMK No.35/PMK.07/2020 Pemda yang tidak memenuhi ketentuan Laporan APBD TA 2020 dapat dilakukan penundaan penyaluran sebagian DAU dan/atau DBH-nya. "Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan bersama Kementerian Dalam Negeri, telah teridentifikasi adanya beberapa daerah yang belum menyampaikan Laporan APBD," ujarnya. Sementara terhadap daerah yang telah menyampaikan laporan Penyesuaian APBD, telah dilakukan evaluasi dengan mempertimbangkan potensi penurunan Pendapatan Asli Daerah, terutama yang berasal dari pajak dan retrbusi daerah, sebagai akibat dari menurunnya kegiatan masyarakat dan perekonomian. Selain itu, evaluasi tersebut juga memperhatikan perkembangan pandemi Covid-19 di masing-masing daerah yang memerlukan pencegahan/penanganan secara cepat dengan anggaran yang memadai. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi tersebut, telah ditetapkan penundaan sebagian penyaluran DAU bulan Mei 2020 untuk beberapa daerah dengan memperhatikan pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri. Ketentuan penundaan tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 10/KM.7/2020 (KMK No. 10/2020). Penundaan DAU dikenakan kepada : (i) Pemda yang belum menyampaikan Laporan APBD, dan (ii) Pemda yang telah menyampaikan Laporan APBD namun belum sesuai ketentuan SKB dan PMK No. 35/2020, berdasarkan kriteria sebagai berikut: 1. Rasionalisasi belanja barang/jasa dan belanja modal masing-masing minimal sebesar 50 persen, serta adanya rasionalisasi belanja pegawai dan belanja lainnya, dengan memperhitungkan perkiraan penurunan pendapatan daerah; 2. Adanya upaya Pemda untuk melakukan rasionalisasi belanja daerah, dengan memperhatikan: a. kemampuan keuangan daerah, dengan memberikan toleransi total rasionalisasi belanja barang/jasa dan belanja modal sekurang-kuranganya 35 persen; b. penurunan Pendapatan Asli Daerah yang ekstrim sebagai dampak dari menurunnya aktivitas masyarakat dan perekonomian, dan/atau c. perkembangan tingkat pandemi Covid-19 di masing-masing daerah yang perlu segera mendapatkan penanganan dengan anggaran yang memadai; 3. Penggunaan hasil rasionalisasi belanja daerah untuk dialokasikan bagi pencegahan/penanganan Covid-19, jaring pengaman sosial, dan menggerakkan/memulihkan perekonomian di daerah. Dengan adanya penundaan penyaluran sebagian DAU, diharapkan: (i) bagi Pemda yang belum menyampaikan Laporan Penyesuaian APBD dapat segera menyampaikan laporan dimaksud, dan (ii) bagi Pemda yang Laporan Penyesuaiaan APBD-nya belum sesuai ketentuan dan kriteria evaluasi sebagaimana tersebut diatas dapat segera melakukan revisi laporan tersebut dan menyampaikan kembali kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri. Apabila Pemda segera menyampaikan laporan Penyesuaian APBD sesuai ketentuan, maka sebagian DAU yang ditunda akan disalurkan kembali pada bulan Mei 2020. Namun apabila Pemda tidak segera merevisi dan menyampaikan kembali laporan dimaksud, maka DAU-nya tetap akan ditunda sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk itu dari waktu ke waktu akan terus dilakukan monitoring pelaksanaan realokasi dan refokusing APBD dengan memperhatikan perkembangan pandemi dan dampak Covid-19 di masing-masing daerah. Hasil monitoring tersebut akan digunakan sebagai dasar pelaksanaan penyaluran DAU pada bulan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku. Sumber
  16. Jakarta - Perekonomian Indonesia terganggu akibat pandemi Corona (COVID-19). Pemulihan ekonomi ini diprediksi bisa terjadi pada akhir 2020 dan membaik pada 2021. Direktur Eksekutif INDEF Tauhid Ahmad menjelaskan saat ini kondisi ekonomi makro Indonesia terkena pukulan yang hampir merata. Bahkan pemerintah juga telah menghitung kondisi terburuk perekonomian di skenario 2,3% hingga minus 0,4%. "Saya yakin dalam situasi ini bisa lebih rendah. Intervensi dari pemerintah yang kurang cepat akan menyebabkan pemulihan yang lebih lama," kata Tauhid dalam sebuah diskusi, Sabtu (2/5/2020). Sebenarnya masih ada harapan perekonomian nasional akan tumbuh pada akhir 2020 dan 2021 keyakinannya lebih baik. Namun syaratnya konsumsi masyarakat harus diperkuat dan harus mewaspadai inflasi yang diprediksi akan meningkat dalam 2-3 bulan ke depan. Langkah cepat mendorong laju konsumsi masyarakat salah satunya memangkas harga bahan bakar minyak (BBM). "Pemerintah harus memperkuat konsumsi domestik dengan menurunkan harga BBM 20-30%. Apalagi permintaan turun, harga di luar juga turun kita punya produksi bisa dimanage dengan baik," jelas dia. Langkah cepat lainnya dalam mendorong laju konsumsi adalah pemberian bantuan langsung tunai (BLT). Bantuan yang diberikan secara tunai akan memudahkan masyarakat berbelanja, sehingga ujungnya nanti sektor usaha juga bergerak. Dia menambahkan pemerintah juga harus lebih sering memperbarui data penduduk miskin yang membutuhkan bantuan. Pasalnya akibat pandemi ini ada masyarakat yang tadinya tidak miskin, menjadi miskin. "Apalagi untuk kelompok UMKM individu di sektor informal dan pekerja yang terkena PHK dan mereka tidak terdeteksi. Ini jadi makin sulit. Memang harus ada pengkinian data dibarengi dengan data perbankan agar lebih mudah," jelas dia. Apalagi pemerintah saat ini juga sudah memberikan stimulus ekonomi untuk UMKM seperti subsidi bunga, penundaan angsuran. "Dibutuhkan kebersamaan untuk menangani problem COVID-19 ini dari sisi ekonomi dan sosial. Pemerintah pusat dan daerah juga harus bekerja sama dengan baik untuk menangani ini," jelasnya. Simak Video "Gegara Corona, Penjualan Pertamina Terendah Sepanjang Sejarah" [==] (kil/hns) Sumber
  17. Kinerja bank-bank BUMN masih terjaga dan tumbuh positif. REPUBLIKA.CO.ID --- Oleh Novita Intan, Intan Pratiwi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memastikan kinerja keuangan masih tumbuh positif di tengah penyebaran wabah Covid-19. Hal ini tercermin dari sisi likuiditas dan pertumbuhan kredit bank pelat merah yang tumbuh positif hingga Maret 2020. Ketua Himbara Sunarso mengatakan, pertumbuhan kredit secara keseluruhan masih mampu tumbuh 11,03 persen (year on year/yoy). Dia memerinci, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tumbuh 9,38 persen (yoy), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 14,84 persen (yoy), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tumbuh 11,2 persen (yoy), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebesar 4,59 persen (yoy). “Likuiditas Himbara masih tercukupi, di antaranya, berdasarkan LDR (loan to deposit ratio) BRI pada level 90,39 persen, Bank Mandiri 94,91 persen, BNI 92,3 persen, dan BTN 114,2 persen. Jadi, hingga Maret, likuiditas bank Himbara masih baik,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/5). Sunarso menjelaskan, pertumbuhan aset secara keseluruhan bank BUMN juga tumbuh sebesar 7,09 persen dengan nilai Rp 3.530 triliun, di antaranya, BRI tumbuh 5,82 persen, Bank Mandiri 9,15 persen, BNI 7,9 persen, dan BTN tumbuh 2,27 persen. Kinerja positif ini terjadi meski anggota Himbara harus menggencarkan restrukturisasi kredit nasabah yang terdampak Covid-19. Hingga 24 April 2020, Himbara telah merealisasikan restrukturisasi kredit nasabah sebanyak 832.052 debitur. Nilai outstanding kredit yang direstrukturisasi senilai Rp 120,9 triliun. Sunarso mengatakan, angka tersebut terdiri atas debitur UMKM dan juga non-UMKM. Debitur UMKM tercatat 801.685 debitur telah mendapat restrukturisasi kredit dengan nilai outstanding Rp 87,36 triliun dan debitur non-UMKM sebesar 30.367 nasabah dengan outstanding kredit senilai Rp 33,4 triliun. Sumber
  18. Jakarta - Tokopedia dirundung kabar tak sedap. Belasan juta data pribadi penggunanya dituding bocor dan ditawarkan di forum online. Informasi tersebut diungkap akun Twitter @underthebreach. Disebutkan peretasan terjadi pada Maret 2020, ini mempengaruhi 15 juta pengguna meskipun peretas mengatakan ada lebih banyak data yang dimiliki. [Gambas:Twitter] "Basis data berisi email, hash kata sandi, nama," terang akun @underthebreach. Mengkhawatirkannya, seperti diinformasikan sang peretas, data kemungkinan besar tanpa informasi salt. Jadi mempermudah hacker untuk menebak password. Karena itu akun @GilangHamidy yang membalas cuitan @underthebreach menyarankan pengguna untuk mengganti password. Karena ditakutkan informasi yang diberikan benar-benar tidak mengandung salt. [Gambas:Twitter] detikINET sudah mengonfirmasi soal kasus ini ke Tokopedia. Sudah direspon, hanya saja pihak perusahaan besutan William Tanuwijaya ini belum bisa berkomentar karena hendak berkoordinasi internal. Simak Video "Dengan Teknologi, Tokopedia Buka Jalan Menuju Tanah Suci" [==] (afr/afr) Sumber
  19. Jakarta - Setiap 2 Mei, David Beckham merayakan tanggal kelahirannya. Netizen tidak lupa akan hal itu, karenanya mereka ramai-ramai mengucap selamat ulang tahun (Ultah) bagi pesepak bola berdarah Inggris itu. Pantauan detikINET pada Sabtu malam (2/5/2020) lebih dari 13 ribu tweet menyemarakan perayaan ultah ke-45 Beckham. Segenap doa dan harapan disampaikan netizen seluruh dunia. Tak ayal nama David Beckham bertengger di daftar trending topic Indonesia dan dunia. Berikut rangkumannya: [Gambas:Twitter] [Gambas:Twitter] [Gambas:Twitter] [Gambas:Twitter] [Gambas:Twitter] [Gambas:Twitter] Simak Video "Cuitan #banjir Kembali 'Meluap' di Linimasa" [==] (afr/afr) david beckham trending topic Sumber
  20. Jakarta - Himpunan pengusaha muda Indonesia (Hipmi) menjelaskan saat pandemi ini para pengusaha juga mengalami kesulitan untuk menjalankan operasional perusahaan. Wakil Ketua Umum Hipmi Eka Sastra mengatakan sejumlah pengusaha telah berkomunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penundaan pembayaran utang dan agar mendapatkan fasilitas untuk menghadapi situasi ini. "Mayoritas pengusaha pingsan, kami juga berkaca dari pengusaha senior di Kadin, kalau senior kami megap-megap, kami lebih parah," kata Eka dalam sebuah diskusi radio, Sabtu ( 2/5/2020). Dia mengungkapkan sektor usaha juga membutuhkan stimulus dan penanganan yang tepat dari pemerintah. Masalahnya, menurut Eka saat ini di sisi ekonomi Indonesia tidak memiliki gugus tugas agar bisa lebih kompak dan satu suara. "Kalau kesehatan jelas, ada gugus tugasnya. Kalau ekonomi kita tidak punya jadi agar iramanya lebih berjalan baik. Sekarang kan OJK dengan kebijakan keringanan kredit, Kemenkeu dengan utak-atik anggaran dan dari sisi Kemensos ada bantuan-bantuan ini sepertinya tidak terkoordinir dengan baik," kata dia. Dia menyampaikan gugus tugas ini juga bisa untuk koordinir kebutuhan pemulihan ekonomi di daerah dan pusat. Menurut Eka, gugus tugas ekonomi ini juga harus dilakukan untuk perbaikan ekonomi di masa yang akan datang. Sementara, Wakil ketua umum Kadin Suryani Motik menjelaskan hal ini yang membuat ekonomi dan para pengusaha seolah tak punya induk untuk melihat kebijakan apa lagi yang dikeluarkan dan bisa dijalankan. Simak Video "Ekonomi Asia Suram Imbas Corona!" [==] (kil/hns) Sumber
  21. Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk pertama kalinya berbincang kembali di depan publik setelah dinyatakan sembuh Corona. Budi Karya bercerita berbagai hal selama dirawat di RSPAD Gatot Subroto. Dia sempat berbicara soal pertama kali dinyatakan positif Corona. Budi Karya bercerita tidak ada yang menyangka bahwa dirinya terjangkit Corona, awalnya dia hanya sakit tifus. Dia pun bercerita sempat 14 hari tidak sadar. "Jadi saya nggak tahu kalau kena COVID ini, karena datanya itu saya tifoid (tifus) dari laboratoriumnya. Saya masuk lah RSPAD, di tengah itu baru dinyatakan COVID saya nggak tahu malah. Yang jelas saya nggak sadar 14 hari," kisah Budi Karya dalam video conference, Senin (27/4/2020). Dia mengaku bisa sembuh dari Corona adalah mukjizat. Dia bercerita bagaimana dirinya terlalu memaksakan fisiknya secara berlebihan dalam bekerja hingga akhirnya tak kuat menahan serangan Corona. "Saya mengatakan ini adalah mukjizat bagi saya. Saya memang lakukan kegiatan fisik yang berlebihan sehingga pada saat ada virus terpaksa harus terkena," kata Budi Karya. Klik halaman selanjutnya. Simak Video "Sembuh dari Corona, Budi Karya: Tanpa RSPAD, Kita Nggak Ketemu Lagi" [==] Sumber
  22. Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk pertama kalinya berbincang kembali di depan publik setelah dinyatakan sembuh Corona. Budi Karya bercerita berbagai hal selama dirawat di RSPAD Gatot Subroto. Dia sempat berbicara soal pertama kali dinyatakan positif Corona. Budi Karya bercerita tidak ada yang menyangka bahwa dirinya terjangkit Corona, awalnya dia hanya sakit tifus. Dia pun bercerita sempat 14 hari tidak sadar. "Jadi saya nggak tahu kalau kena COVID ini, karena datanya itu saya tifoid (tifus) dari laboratoriumnya. Saya masuk lah RSPAD, di tengah itu baru dinyatakan COVID saya nggak tahu malah. Yang jelas saya nggak sadar 14 hari," kisah Budi Karya dalam video conference, Senin (27/4/2020). Dia mengaku bisa sembuh dari Corona adalah mukjizat. Dia bercerita bagaimana dirinya terlalu memaksakan fisiknya secara berlebihan dalam bekerja hingga akhirnya tak kuat menahan serangan Corona. "Saya mengatakan ini adalah mukjizat bagi saya. Saya memang lakukan kegiatan fisik yang berlebihan sehingga pada saat ada virus terpaksa harus terkena," kata Budi Karya. Klik halaman selanjutnya. Simak Video "Sembuh dari Corona, Budi Karya: Tanpa RSPAD, Kita Nggak Ketemu Lagi" [==] Sumber
  23. Follow detikFinance Sabtu, 02 Mei 2020 19:13 WIB Foto Bisnis Jens Schlueter/Getty Images - detikFinance Jakarta - Antonov An-225 Mriya adalah pesawat kargo terbesar di dunia. Pesawat tersebut dirancang para insinyur Uni Soviet pada masa-masa akhir Perang Dingin. Foto 1 dari 10 Hanya satu pesawat Antonov An-225 yang pernah dibangun oleh perusahaan Antonov yang berbasis di Kiev. Baca Juga detikNews Rusia Catat Hampir 10 Ribu Kasus Corona dalam Sehari, Totalnya 124.054 detikNews Setelah Perdana Menteri, Menteri Rusia Juga Terinfeksi Virus Corona detikHealth Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin Dinyatakan Positif Virus Corona detikNews Melonjak 7 Ribu dalam 24 Jam, Total Kasus Corona di Rusia Tembus 100 Ribu detikNews Lockdown di Rusia Dikhawatirkan Picu Kecanduan Warga pada Miras detikNews Rusia Perpanjang Larangan Masuk untuk Warga Asing Selama Pandemi Corona detikNews Pilot Pesawat Jet Banting Setir Jadi Kurir detikNews Mengintip Megahnya Masjid Suleymaniye di Turki Sumber
  24. Follow detikFinance Sabtu, 02 Mei 2020 19:13 WIB Foto Bisnis Jens Schlueter/Getty Images - detikFinance Jakarta - Antonov An-225 Mriya adalah pesawat kargo terbesar di dunia. Pesawat tersebut dirancang para insinyur Uni Soviet pada masa-masa akhir Perang Dingin. Foto 1 dari 10 Hanya satu pesawat Antonov An-225 yang pernah dibangun oleh perusahaan Antonov yang berbasis di Kiev. Baca Juga detikNews Rusia Catat Hampir 10 Ribu Kasus Corona dalam Sehari, Totalnya 124.054 detikNews Setelah Perdana Menteri, Menteri Rusia Juga Terinfeksi Virus Corona detikHealth Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin Dinyatakan Positif Virus Corona detikNews Melonjak 7 Ribu dalam 24 Jam, Total Kasus Corona di Rusia Tembus 100 Ribu detikNews Lockdown di Rusia Dikhawatirkan Picu Kecanduan Warga pada Miras detikNews Rusia Perpanjang Larangan Masuk untuk Warga Asing Selama Pandemi Corona detikNews Pilot Pesawat Jet Banting Setir Jadi Kurir detikNews Mengintip Megahnya Masjid Suleymaniye di Turki Sumber
  25. Jakarta - Kementerian Keuangan menunda kucuran Dana Alokasi Umum (DAU) kepada sejumlah daerah. Penundaan dilakukan pada alokasi penyaluran Mei 2020. Penundaan DAU berlaku bagi pemda yang belum menyampaikan Laporan APBD, dan pemda yang telah menyampaikan Laporan APBD namun belum sesuai ketentuan SKB dan PMK No. 35/2020. Ketentuan SKB yang dimaksud, pertama adalah rasionalisasi belanja barang/jasa dan belanja modal masing-masing minimal sebesar 50%, serta adanya rasionalisasi belanja pegawai dan belanja lainnya, dengan memperhitungkan perkiraan penurunan pendapatan daerah. Kedua, adanya upaya pemda untuk melakukan rasionalisasi belanja daerah, dengan memperhatikan: kemampuan keuangan daerah, dengan memberikan toleransi total rasionalisasi belanja barang/jasa dan belanja modal sekurang-kurangnya 35%; penurunan Pendapatan Asli Daerah yang ekstrim sebagai dampak dari menurunnya aktivitas masyarakat dan perekonomian, dan/atau perkembangan tingkat pandemi COVID-19 di masing-masing daerah yang perlu segera mendapatkan penanganan dengan anggaran yang memadai. Ketiga, penggunaan hasil rasionalisasi belanja daerah untuk dialokasikan bagi pencegahan/penanganan COVID-19, jaring pengaman sosial, dan menggerakkan/memulihkan perekonomian di daerah. "Dengan adanya penundaan penyaluran sebagian DAU, diharapkan bagi pemda yang belum menyampaikan Laporan Penyesuaian APBD dapat segera menyampaikan laporan dimaksud. Lalu, diharapkan juga bagi pemda yang Laporan Penyesuaian APBD-nya belum sesuai ketentuan dan kriteria evaluasi sebagaimana tersebut di atas dapat segera melakukan revisi laporan tersebut dan menyampaikan kembali kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri," ujar Rahayu Puspasari Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, dalam keterangan tertulis Sabtu (2/5/2020). Apabila pemda segera menyampaikan Laporan Penyesuaian APBD sesuai ketentuan, maka sebagian DAU yang ditunda akan disalurkan kembali pada bulan Mei 2020. Namun apabila pemda tidak segera merevisi dan menyampaikan kembali laporan dimaksud, maka DAU-nya tetap akan ditunda sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk itu dari waktu ke waktu akan terus dilakukan monitoring pelaksanaan realokasi dan refocusing APBD dengan memperhatikan perkembangan pandemi dan dampak COVID-19 di masing-masing daerah. Hasil monitoring tersebut akan digunakan sebagai dasar pelaksanaan penyaluran DAU pada bulan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku. Keputusan penundaan DAU juga sudah disepakati oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemerintah daerah juga diminta segera mengatur ulang APBD-nya untuk penanganan masalah Corona. Klik halaman selanjutnya. Sumber
×
×
  • Create New...