Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

bot

Moderators
  • Jumlah Konten

    130.261
  • Bergabung

  • Kunjungan terakhir

    Never

Everything posted by bot

  1. Jakarta - Pandemi Corona telah memukul kegiatan ekonomi termasuk dunia usaha di dalamnya. Banyak kegiatan usaha yang melakukan efisiensi bahkan hingga gulung tikar. Pelaku usaha mesti mencari jalan keluar agar tetap bisa bertahan. Terlebih, tidak ada kepastian kapan pandemi ini akan usai. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, dalam kondisi seperti ini kegiatan usaha yang mampu pindah ke online yang bisa bertahan. "COVID-19 ini membatasi interaksi, sehingga aktivitas ekonomi benar-benar terpukul. Kegiatan yang mampu pindah ke online dan digital yang bisa survive," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual dengan BNPB, Selasa lalu (30/6/2020). Dia menjelaskan saat ini konsumsi masyarakat diproyeksi masih akan turun. Padahal, konsumsi masyarakat memegang peranan yang besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu hingga 59%. "Ketidakpastian juga menyebabkan pelemahan investasi. Aktivitas menjalankan investasi mereka terhenti akibat COVID-19. Itu juga menurunkan aktivitas ekonomi," ujar dia. Sebelumnya, ekonomi nasional diprediksi masih akan tertekan akibat pandemi COVID-19. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi atau minus 2,8% hingga minus 3,9% pada 2020. Simak Video "Tips Sukses Bisnis Jeans ala Oldblue Co" [==] (acd/zlf) Sumber
  2. Jakarta - Pandemi Corona telah memukul kegiatan ekonomi termasuk dunia usaha di dalamnya. Banyak kegiatan usaha yang melakukan efisiensi bahkan hingga gulung tikar. Pelaku usaha mesti mencari jalan keluar agar tetap bisa bertahan. Terlebih, tidak ada kepastian kapan pandemi ini akan usai. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, dalam kondisi seperti ini kegiatan usaha yang mampu pindah ke online yang bisa bertahan. "COVID-19 ini membatasi interaksi, sehingga aktivitas ekonomi benar-benar terpukul. Kegiatan yang mampu pindah ke online dan digital yang bisa survive," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual dengan BNPB, Selasa lalu (30/6/2020). Dia menjelaskan saat ini konsumsi masyarakat diproyeksi masih akan turun. Padahal, konsumsi masyarakat memegang peranan yang besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu hingga 59%. "Ketidakpastian juga menyebabkan pelemahan investasi. Aktivitas menjalankan investasi mereka terhenti akibat COVID-19. Itu juga menurunkan aktivitas ekonomi," ujar dia. Sebelumnya, ekonomi nasional diprediksi masih akan tertekan akibat pandemi COVID-19. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi atau minus 2,8% hingga minus 3,9% pada 2020. Simak Video "Tips Sukses Bisnis Jeans ala Oldblue Co" [==] (acd/zlf) Sumber
  3. Jakarta - Menjadi womenpreneur tentu bukanlah hal mudah. Apalagi saat ini peran wanita di dunia bisnis masih sering sekali diremehkan. Namun, salah satu artis sekaligus musisi ternama Tanah Air, Maia Estianty membuktikan bahwa wanita juga bisa sukses dalam berbisnis. Melalui Live Streaming "Energy for Womenpreneur", Maia membagikan kisahnya yang sempat kesulitan membayar kredit apartemen yang dibelinya. Saat itu, Maia memutuskan untuk keluar dari industri musik dan memilih jalan menjadi seorang womenpreneur dengan berjualan skincare lewat media sosial. "Saya pensiun dari dunia musik, karena memang ternyata jualan online melalui media sosial ini sangat berjalan baik dan itu benar-benar membantu saya untuk menyekolahkan anak-anak sampai ke luar negeri," ujar Maia pada live streaming HUT ke-74 BNI yang disiarkan oleh detikcom. Saat itu, Maia mengaku dalam keadaan terpaksa untuk berbisnis karena memiliki kredit tanpa bunga berupa apartmen. Mengikuti jejak temannya yang telah lebih dulu berkecimpung di dunia kecantikan, Maia akhirnya memberanikan diri untuk terjun ke dunia bisnis kecantikan dengan modal Rp 100 juta. "Waktu itu pertama kali saya modalnya hanya US$ 10.000 kalau nggak salah US$ masih Rp. 10.000 berarti Rp 100 juta. Modal dari kantong sendiri, saya beli skincare nggak taunya gila-gilaan jalan banget dan selanjutnya saya berani ambil sekian miliar untuk mengembangkan penjualan," jelasnya. Hingga saat ini, Maia mengaku bisnisnya masih tetap lancar meskipun di tengah pandemi COVID-19, bahkan tidak mengalami penurunan pemasukan. Maia saat ini terus mengembangkan bisnisnya dengan membesarkan platform media sosialnya, termasuk melalui YouTube. "Oh ternyata lewat media sosial, platform (bisnis) saya ternyata bisa berjalan dengan baik. Akhirnya mau nggak mau saya harus membereskan media platform saya maupun itu Twitter, Instagram, dan YouTube," pungkasnya. Media sosial memang menjadi salah satu faktor utama dalam pengembangan bisnis. Hal yang sama juga disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang juga menjadi pembicara dalam live streaming tersebut. Teten mengatakan sejak pandemi, banyak wanita yang mulai mengambil alih berbisnis dari rumah dan memasarkannya melalui market online dan aplikasi digital. Lebih lanjut ia mengatakan teknologi digital dan e-commerce yang semakin berkembang pesat memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk berkarya. Namun, dalam berbisnis, terhubung dengan marketplace online menjadi hal penting yang juga perlu ditingkatkan oleh womenpreneur. "Terhubung dengan marketplace online ini menjadi sangat penting. Karena terbukti yang terhubung dengan e-commerce sekarang tumbuh bahkan cukup luar biasa. Tapi di market online ini kan kita akan bersaing dengan brand lain bahkan brand besar, nah disini faktor kualitas, kapasitas supply, pengelolaan marketingnya yang cepat terhadap permintaan konsumen itu menjadi penting," katanya. Maia Estiany Foto: detikcom lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Maia Estianty Ungkap Masa Sulit Usai Bercerai dari Dhani" [==] Sumber
  4. Jakarta - Menjadi womenpreneur tentu bukanlah hal mudah. Apalagi saat ini peran wanita di dunia bisnis masih sering sekali diremehkan. Namun, salah satu artis sekaligus musisi ternama Tanah Air, Maia Estianty membuktikan bahwa wanita juga bisa sukses dalam berbisnis. Melalui Live Streaming "Energy for Womenpreneur", Maia membagikan kisahnya yang sempat kesulitan membayar kredit apartemen yang dibelinya. Saat itu, Maia memutuskan untuk keluar dari industri musik dan memilih jalan menjadi seorang womenpreneur dengan berjualan skincare lewat media sosial. "Saya pensiun dari dunia musik, karena memang ternyata jualan online melalui media sosial ini sangat berjalan baik dan itu benar-benar membantu saya untuk menyekolahkan anak-anak sampai ke luar negeri," ujar Maia pada live streaming HUT ke-74 BNI yang disiarkan oleh detikcom. Saat itu, Maia mengaku dalam keadaan terpaksa untuk berbisnis karena memiliki kredit tanpa bunga berupa apartmen. Mengikuti jejak temannya yang telah lebih dulu berkecimpung di dunia kecantikan, Maia akhirnya memberanikan diri untuk terjun ke dunia bisnis kecantikan dengan modal Rp 100 juta. "Waktu itu pertama kali saya modalnya hanya US$ 10.000 kalau nggak salah US$ masih Rp. 10.000 berarti Rp 100 juta. Modal dari kantong sendiri, saya beli skincare nggak taunya gila-gilaan jalan banget dan selanjutnya saya berani ambil sekian miliar untuk mengembangkan penjualan," jelasnya. Hingga saat ini, Maia mengaku bisnisnya masih tetap lancar meskipun di tengah pandemi COVID-19, bahkan tidak mengalami penurunan pemasukan. Maia saat ini terus mengembangkan bisnisnya dengan membesarkan platform media sosialnya, termasuk melalui YouTube. "Oh ternyata lewat media sosial, platform (bisnis) saya ternyata bisa berjalan dengan baik. Akhirnya mau nggak mau saya harus membereskan media platform saya maupun itu Twitter, Instagram, dan YouTube," pungkasnya. Media sosial memang menjadi salah satu faktor utama dalam pengembangan bisnis. Hal yang sama juga disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang juga menjadi pembicara dalam live streaming tersebut. Teten mengatakan sejak pandemi, banyak wanita yang mulai mengambil alih berbisnis dari rumah dan memasarkannya melalui market online dan aplikasi digital. Lebih lanjut ia mengatakan teknologi digital dan e-commerce yang semakin berkembang pesat memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk berkarya. Namun, dalam berbisnis, terhubung dengan marketplace online menjadi hal penting yang juga perlu ditingkatkan oleh womenpreneur. "Terhubung dengan marketplace online ini menjadi sangat penting. Karena terbukti yang terhubung dengan e-commerce sekarang tumbuh bahkan cukup luar biasa. Tapi di market online ini kan kita akan bersaing dengan brand lain bahkan brand besar, nah disini faktor kualitas, kapasitas supply, pengelolaan marketingnya yang cepat terhadap permintaan konsumen itu menjadi penting," katanya. Maia Estiany Foto: detikcom lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Maia Estianty Ungkap Masa Sulit Usai Bercerai dari Dhani" [==] Sumber
  5. Jakarta - Emas adalah salah satu komoditas berharga yang diperdagangkan di seluruh dunia. Kecantikan, ketahanan dan harga emas menjadikan logam mulia ini banyak digandrungi, baik untuk mata uang hingga perhiasan. Emas sudah menjadi simbol kekayaan dan kemewahan di hampir setiap budaya. Emas pertama kali ditemukan di sungai, dalam tanah dunia kuno dengan kondisi yang masih sangat alami. Meski tak diketahui jelas kapan pertama kali umat manusia menemukan emas, namun emas dipercaya sudah eksis ribuan tahun lamanya. Pada tahun 40.000 SM, pecahan-pecahan emas ditemukan di gua-gua Spanyol. Di sekitaran tahun 3600 SM, emas sudah diolah melalui proses peleburan oleh para tukang emas Mesir. Mengutip informasi dari Gold Price, penduduk mesir tercatat dalam sejarah sebagai penakluk emas pertama di dunia. Penduduk Mesir diceritakan mempekerjakan tahanan perang dan budak untuk mendulang tambang emas primitif pada zaman mereka. Menurut catatan sejarah, penduduk Mesir melakukan semua itu ketika harga emas belum memiliki nilai tukar resmi tetapi dicari hanya berdasarkan keinginan tinggi untuk menjadikan emas sebagai komoditas. Di tahun 2600 sebelum masehi (SM), penduduk Mesopotamia kuno (kini menjadi Republik Irak) sudah menempa emas menjadi perhiasan. Kaum Mesopotamia ini dipercaya sebagai manusia yang pertama kali menggunakan emas sebagai perhiasan. Lalu, di tahun 1223 SM, makam Tutankhamen yang ikonik atau peti mati Firaun dibuat dengan balutan emas. Lalu, pada tahun 950 SM, kuil pertama kaum Yahudi yakni Bait Salomo (kini dikenal sebagai Tembok Ratapan) dibangun dengan konstruksi berbahan dasar emas. Dilansir dari Gold Price, koin emas dipercaya muncul pertama kali pada tahun 700 SM. Sejak itu, koin emas digunakan sebagai mata uang menggantikan peraturan barter. Harga emas sudah bisa menggantikan mata uang. Lalu, di tahun 564 SM, Raja Croesus dari Lidia meningkatkan teknik pemurnian emas dan membangun mata uang emas internasional pertama. Dilansir dari situs resmi World Gold Council, pada abad ke-18 tepatnya tahun 1854, Inggris dan beberapa koloninya yang menggunakan Gold Standart. Gold Standart adalah sistem di mana berbagai negara menetapkan nilai mata uangnya dalam jumlah emas tertentu. Harga emas mulai ditetapkan per ons dan disesuaikan nilainya dengan berbagai mata uang utama di dunia. Sementara, negara-negara lainnya hanya menggunakan perak untuk mata uang. Pada abad ke-19, harga emas mulai ditetapkan dengan menggunakan sistem Gold Standart, tepatnya di tahun 1914 di mana pecahnya Perang Dunia Pertama. Ketika peperangan yang disebabkan Perang Napoleon mulai mereda, uang yang terdiri dari specie (koin emas, perak, atau tembaga) serta uang kertas mulai diterbitkan di bank. lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Kabar Baik Atau Buruk? Harga Emas Hampir Rp 1 Juta/Gram!" [==] Sumber
  6. Jakarta - Emas adalah salah satu komoditas berharga yang diperdagangkan di seluruh dunia. Kecantikan, ketahanan dan harga emas menjadikan logam mulia ini banyak digandrungi, baik untuk mata uang hingga perhiasan. Emas sudah menjadi simbol kekayaan dan kemewahan di hampir setiap budaya. Emas pertama kali ditemukan di sungai, dalam tanah dunia kuno dengan kondisi yang masih sangat alami. Meski tak diketahui jelas kapan pertama kali umat manusia menemukan emas, namun emas dipercaya sudah eksis ribuan tahun lamanya. Pada tahun 40.000 SM, pecahan-pecahan emas ditemukan di gua-gua Spanyol. Di sekitaran tahun 3600 SM, emas sudah diolah melalui proses peleburan oleh para tukang emas Mesir. Mengutip informasi dari Gold Price, penduduk mesir tercatat dalam sejarah sebagai penakluk emas pertama di dunia. Penduduk Mesir diceritakan mempekerjakan tahanan perang dan budak untuk mendulang tambang emas primitif pada zaman mereka. Menurut catatan sejarah, penduduk Mesir melakukan semua itu ketika harga emas belum memiliki nilai tukar resmi tetapi dicari hanya berdasarkan keinginan tinggi untuk menjadikan emas sebagai komoditas. Di tahun 2600 sebelum masehi (SM), penduduk Mesopotamia kuno (kini menjadi Republik Irak) sudah menempa emas menjadi perhiasan. Kaum Mesopotamia ini dipercaya sebagai manusia yang pertama kali menggunakan emas sebagai perhiasan. Lalu, di tahun 1223 SM, makam Tutankhamen yang ikonik atau peti mati Firaun dibuat dengan balutan emas. Lalu, pada tahun 950 SM, kuil pertama kaum Yahudi yakni Bait Salomo (kini dikenal sebagai Tembok Ratapan) dibangun dengan konstruksi berbahan dasar emas. Dilansir dari Gold Price, koin emas dipercaya muncul pertama kali pada tahun 700 SM. Sejak itu, koin emas digunakan sebagai mata uang menggantikan peraturan barter. Harga emas sudah bisa menggantikan mata uang. Lalu, di tahun 564 SM, Raja Croesus dari Lidia meningkatkan teknik pemurnian emas dan membangun mata uang emas internasional pertama. Dilansir dari situs resmi World Gold Council, pada abad ke-18 tepatnya tahun 1854, Inggris dan beberapa koloninya yang menggunakan Gold Standart. Gold Standart adalah sistem di mana berbagai negara menetapkan nilai mata uangnya dalam jumlah emas tertentu. Harga emas mulai ditetapkan per ons dan disesuaikan nilainya dengan berbagai mata uang utama di dunia. Sementara, negara-negara lainnya hanya menggunakan perak untuk mata uang. Pada abad ke-19, harga emas mulai ditetapkan dengan menggunakan sistem Gold Standart, tepatnya di tahun 1914 di mana pecahnya Perang Dunia Pertama. Ketika peperangan yang disebabkan Perang Napoleon mulai mereda, uang yang terdiri dari specie (koin emas, perak, atau tembaga) serta uang kertas mulai diterbitkan di bank. lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Kabar Baik Atau Buruk? Harga Emas Hampir Rp 1 Juta/Gram!" [==] Sumber
  7. Jakarta - Bahasa isyarat, seperti semua bahasa lainnya, perlu dipelajari agar dapat memahami dan menggunakannya. Namun bahasa isyarat lebih menantang karena sering tidak dimengerti oleh lawan bicaranya. Ada sebuah teknologi yang dapat memudahkan komunikasi dengan bahasa isyarat. Para peneliti dari Sekolah Teknik Samulei UCLA telah mengembangkan sarung tangan yang dapat dipakai untuk merekam gerakan dari bahasa isyarat lalu menejermahkannya ke dalam sebuah teks. "Kepada mereka yang tidak memahaminya, harapan kami adalah bahwa ini akan menjadi cara mudah bagi orang-orang yang menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi langsung dengan non bahasa isyarat tanpa membutuhkan orang lain untuk menerjemahkan untuk mereka," ujar Jun Chen, asisten profesor bioteknologi di UCLA seperti dikutip detikINET dari Ubergizmo. Ia juga menambahkan, alat ini dapat membantu lebih banyak orang untuk belajar bahasa isyarat secara mandiri. Cara kerja sarung tangan ini cukup sederhana. Sarung tangan akan menampilkan sensor yang membentang di sepanjang masing-masing jari. Setiap kali jari-jari bergerak maka sensor akan berusaha mendeteksi sebuah gerakan apa yang dibuat dan kemudian menerjemahkan gerakan-gerakan tersebut ke dalam bahasa Inggris. Meskipun teknologi ini bukan hal baru, UCLA mengklaim bahwa desain mereka kurang besar dibandingkan dengan desain lain dan lebih nyaman digunakan. Teknologi ini bisa ditebus dengan biaya USD 50 atau sekitar Rp 720 ribuan untuk pembelian bahannya. Banderol tersebut juga dapat dikurangi ketika diproduksi dalam jumlah banyak. Sarung tangan ini diklaim memiliki fungsi yang baik sebagai prototipe yang mampu menafsirkan 60 tanda bahasa isyarat dengan akurasi hampir 99%. [embedded content] (jsn/rns) sarung tangan bahaya isyarat Sumber
  8. Jakarta - Serapan anggaran kesehatan yang masih minim menjadi penyebab geramnya Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam video yang diunggah beberapa waktu lalu, Jokowi marah dan sempat melontarkan ancaman reshuffle. Jokowi marah, lantaran isu kesehatan tengah menjadi masalah yang paling utama di Indonesia. Namun anggaran kesehatan yang disiapkan begitu besar malah serapannya sangat kecil. Di sisi lain, Kementerian Keuangan menyetujui tambahan anggaran Kementerian Kesehatan sebesar Rp 25 triliun. Anggaran tersebut diambil dari alokasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya sektor kesehatan. Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan serapan anggaran kesehatan yang dimaksud Presiden Jokowi adalah merujuk pada program pemulihan ekonomi nasional (PEN). "Kesehatan itu kita harus lihat dua posisi antara kesehatan untuk penanganan COVID sama kesehatan pagu eksisting yang APBN atau kementerian," kata Askolani di gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/7/2020). Askolani menyebut, serapan anggaran Kementerian Kesehatan hingga saat ini sudah cukup baik. Sayangnya, ia tidak merinci sudah berapa persen realisasinya hingga Juni 2020. "Kalau dari sisi yang anggaran eksisting itu memang sudah cukup bagus, tapi yang jadi catatan presiden adalah PEN. Supaya kita bisa jawab dengan tepat," ujarnya. lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Presiden Jokowi Luapkan Emosi ke Menterinya, Sandiaga: Motivasi" [==] Sumber
  9. Jakarta - Pandemi virus Corona atau COVID-19 telah membuat permintaan properti mengalami penurunan drastis. Meski begitu masih ada secercah harapan, permintaan hunian masih ada meski tak sebesar seperti biasanya. Kondisi saat ini seharusnya dianggap sebagai tantangan bagi pelaku industri properti. Jika pintar mencari celah maka tentu masih bisa bertahan. "Dalam kondisi saat ini, semua pelaku bisnis properti dihadapkan pada sebuah tantangan untuk dapat beradaptasi mengikuti kondisi dunia yang berubah sangat cepat. Kita dipaksa untuk lebih cepat lagi menyesuaikan diri. Perubahan yang terjadi membuat sebuah kondisi normal yang tidak normal lagi atau yang biasa disebut the new normal," kata CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda. Dari sisi pelaku usaha juga harus selalu berusaha untuk berinovasi khususnya dalam hal kegiatan sales marketing. Misalnya dengan memanfaatkan jaringan media sosial dan kemajuan teknologi informasi dalam memperkenalkan dan memasarkan produk seperti yang dialkukan PT Repower Asia Indonesia Tbk (Repower) misalnya, "Selain itu, dalam menghadapi kebijakan work from home, perseroan hingga sekarang terus melakukan terobosan dalam hal teknologi informasi agar aktivitas perkantoran bisa tetap berjalan dan ter-update dalam menghadapi era new normal," kata Direktur Utama PT Repower Asia Indonesia Tbk Aulia Firdaus. Perusahaan ini mengaku optimistis mampu menjaga penjualan sepanjang 2020 seiring masih tingginya kebutuhan akan hunian. Sepanjang triwulan I-2020, penjualan hunian perseroan melonjak 142% dari Rp 1,68 miliar menjadi Rp 4,07 miliar per akhir Maret 2020.. Meski dalam situasi pandemi, perusahaan yakin bisa mendapatkan penjualan dengan menargetkan segmen end user atau konsumen akhir yang dipandang tetap membutuhkan rumah. Repower mengklaim bahwa konsep dan produk perumahan yang disodorkan sangat menunjang kegiatan-kegiatan yang dilakukan dari rumah di tengah pandemi Covid-19. Simak Video "Investasi Properti Diprediksi Jadi Bisnis Terlaris 2020 " [==] (zlf/zlf) Sumber
  10. Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) buka suara soal kalung 'antivirus' Corona yang kini jadi sorotan publik. Kalung tersebut diklaim bukan obat. Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Kementerian Pertanian, Indi Dharmayanti menjelaskan semua inovasi yang dilakukan Kementan masih dalam tahap invitro dengan proses riset dan penelitian yang masih panjang. "Sebenarnya bukan obat untuk Corona, karena riset masih terus berjalan. Tapi ini adalah ekstrak dengan metode desilasi untuk bisa membunuh virus yang kita gunakan di laboratorium. Toh sesudah kita lakukan screening ternyata eucalyptus ini memiliki kemampuan membunuh virus influenza bahkan Corona," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2020). Dalam keterangan tersebut, kata Indi, produk ini tetap akan dipasarkan melalui pihak ketiga, dalam hal ini perusahaan yang bergerak di bidang minyak berbahan dasar tanaman eucalyptus. "Dalam waktu dekat mungkin akan dipasarkan melalui perusahaan swasta," katanya. Saat dikonfirmasi, Indi menjelaskan jika kalung ini merupakan pengembangan dari beberapa produk yang diluncurkan sebelumnya seperti roll on, balsem, minyak aroma terapi dan lain-lain. Dia menyatakan, memang itu bukanlah obat untuk Corona. "Bukan, klaim kita yang di BPOM adalah jamu melegakan saluran pernapasan, mengurangi sesak tapi punya konten teknologi di mana kita buktikan invitro bisa membunuh Corona model dan influenza, cenderung mengurangi paparan," ujarnya. Dia mengatakan, hal itu masih potensi. Dirinya juga tak pernah menyebutkan jika itu sebagai antivirus Corona. "Iya, masih potensi COVID. Saya selalu bilang itu potensi semua wawancara tidak klaim itu antivirus kok. Itu berpotensi karena kita akan buktikan pengobatan COVID," jelasnya. lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Ampuhkah Kalung 'Antivirus' Eucalyptus untuk Tangkal COVID-19?" [==] Sumber
  11. Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para pelaku usaha di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif untuk memanfaatkan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Kebijakan tersebut tentunya dikeluarkan dalam upaya mitigasi dan mempercepat pulihnya perekonomian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dari dampak pandemi COVID-19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, pemerintah telah menggulirkan berbagai program yang dapat dimanfaatkan industri parekraf yang terdampak pandemi COVID-19. Salah satunya melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 44/PMK.03/2020 sebagai perluasan dari PMK 23. PMK ini mengatur tentang pemberian insentif berupa subsidi PPh 21, pembebasan PPh Pasal 22 Impor, dan pengurangan PPh Pasal 25 sebesar 30 persen. Termasuk untuk sektor pariwisata dan yang mencakup perhotelan, restoran, biro perjalanan wisata, dan usaha wisata lainnya serta bidang ekonomi kreatif seperti fotografi, periklanan, perfilman, dan lainnya. "Namun pemanfaatan program ini oleh industri masih rendah, baru dipergunakan oleh 200 ribu wajib pajak atau sebesar 8 persen dari 2,3 juta wajib pajak," kata Wishnutama dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2020). Wishnutama juga mengimbau kepada industri agar lebih aktif dan mengoptimalkan kebijakan stimulus dan relaksasi yang diberikan sehingga keberlangsungan industri pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif tetap laju di tengah pandemi. Kemenparekraf sendiri akan terus melakukan sosialisasi kepada industri agar informasi ini tersampaikan dengan baik. Termasuk proaktif menghubungi para pelaku agar dapat memanfaatkan kebijakan stimulus dan relaksasi. "Seperti pengurangan pajak dan lainnya yang mereka eligible (berhak) bukan hanya untuk tahun ini tapi juga untuk tahun depan," imbuh Wishnutama. Kemenparekraf juga memiliki program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) yang menyasar UMKM di beberapa subsektor yang telah ditetapkan. Sektor tersebut antara lain kuliner, fesyen, kriya, aplikasi, film animasi dan video, game developer, serta pariwisata (khususnya desa wisata). "Untuk tahun 2020 ini kami menyiapkan dana sebesar Rp 24 miliar untuk dukungan pengembangan UMKM lewat program Bantuan Insentif Pemerintah," pungkas Wishnutama. Sebagai informasi, Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan lima skema perlindungan dan pemulihan ekonomi bagi sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pada skema tersebut juga termasuk program khusus bagi pelaku usaha ultra mikro yang diharapkan dapat membuat mereka dapat bertahan di tengah pandemi COVID-19. Simak Video "Sejumlah Kementerian Bakal Duduk Bareng Bahas Tuntas Startup" [==] (ega/zlf) kemenparekraf Sumber
  12. Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencabut larangan ekspor benih lobster melalui Permen KP Nomor 12 tahun 2020 yang terbit dua bulan lalu. Namun untuk menjadi eksportir, ada sederet syarat yang harus dipenuhi. Mulai dari kemampuan berbudidaya hingga komitmen menggandeng nelayan dalam menjalankan usaha budidaya lobster. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengajak masyarakat untuk melihat Permen KP Nomor 12 tahun 2020 tidak hanya dari sisi ekspor benih lobster. Karena lahirnya permen tersebut untuk mendorong budidaya lobster nasional yang selama ini terhambat karena larangan mengambil benih lobster. "Prioritas pertama itu budidaya, kita ajak siapa saja, mau koperasi, korporasi, perorangan silahkan, yang penting ada aturannya. Pertama harus punya kemampuan berbudidaya. Jangan tergiur hanya karena ekspor mudah untungnya banyak. Nggak bisa," ujar Menteri Edhy, Minggu (5/7/2020). Lewat Permen KP Nomor 12 juga, KKP ingin mendorong kesejahteraan dan meningkatkan pengetahuan nelayan dalam berbudidaya lobster. Eksportir harus membeli benih lobster dari nelayan dengan harga di atas Rp5.000 per ekor. Harga itu lebih tinggi dibanding ketika masih berlakunya aturan larangan pengambilan benih lobster. KKP juga mewajibkan eksportir menggandeng nelayan dalam menjalankan usaha budidaya lobster. Menteri Edhy ingin nelayan tidak hanya mendapat keuntungan ekonomis dari menjual benih lobster, tapi juga mendapat pengetahuan tentang berbudidaya. "Selain kemampuan berbudidaya, berkomitmen ramah lingkungan tidak merusak, dan yang paling penting berkomitmen dengan nelayannya sendiri. Dia harus satu garis dan dia harus membina nelayannya sendiri. Jadi nggak bisa nanti nelayan perusahaan ini pindah ke perusahaan itu, yang akhirnya tarik-tarikan. Si nelayan harus mendapat perlakuan baik dan diajak ikut berbudidaya juga," urai Menteri Edhy. Menteri Edhy memastikan, proses seleksi untuk menjadi eksportir benih lobster terbuka untuk siapa saja baik perusahaan maupun koperasi berbadan hukum. Selama pengaju memenuhi persyaratan dan kualifikasi, KKP tidak akan mempersulit. Bahkan agar proses seleksi hingga ekspor berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum, semua dirjen dilibatkan termasuk bagian inspektorat. "Ada cerita-ceritanya saya yang menentukan salah satu perusahaan. Tidak benar itu. Sudah ada timnya. Tim budidaya, tim perikanan tangkap, karantinanya, termasuk saya libatkan irjen. Semuanya terlibat, ikut turun tangan," tegasnya. Menteri Edhy berharap, budidaya lobster yang sudah mulai berjalan bisa terus tumbuh. Dengan begitu, benih hasil tangkapan nelayan didistribusikan sepenuhnya untuk pembudidaya lobster dalam negeri sehingga tak perlu diekspor. "Kita prioritas budidaya, sekarang sudah berjalan. Perusahaan sudah membeli benih lobster dari nelayan. Namun kemampuan budidayanya masih belum besar sehingga ada sisa benih. Masak iya dikembalikan lagi, bisa rugikan. Sementara ada peluang ekspor. Ya sudah ekspor, tapi budidaya tetap jalan. Ini bagian dari proses, kalau budidaya kita sudah kuat, bisa saja tidak ada ekspor benih lagi," pungkas Edhy. Sementara itu, dibanyak kesempatan Menteri Edhy juga menjelaskan alasan utamanya mengizinkan kembali pengambilan benih lobster, untuk membantu masyarakat yang menggantungkan hidup dengan mencari benih lobster. Ada puluhan ribu nelayan kehilangan pekerjaan akibat aturan larangan menangkap benih lobster. Simak Video "Penyelundupan Benih Lobster Rp 66 Miliar ke Singapura Digagalkan!" [==] (mpr/zlf) Sumber
  13. Jakarta - Emas merupakan salah satu logam mulai yang menjadi komoditas berharga dan diperdagangkan secara internasional. Harga emas yang tinggi dan terus naik menjadi instrumen investasi yang tetap eksis dari tahun ke tahun. Logam mulia itu punya sejarah yang cukup panjang dari ditemukannya hingga kini bernilai tinggi. Emas pertama kali ditemukan manusia dalam kondisi yang masih alami di sungai dan tanah di zaman kuno. Emas adalah logam mulia yang pertama kali ditemukan umat manusia. Perdebatan akan kapan dan di mana manusia pertama kali bersentuhan dengan emas itu masih terus berlangsung di kalangan arkeolog. Dilansir dari Gold Price, emas ditemukan dalam keadaan paling dasar dan alami - di sungai dan di tanah dunia kuno - dan emas adalah salah satu logam mulia pertama yang diketahui umat manusia. Sebagai respons alami terhadap keindahan dan kelangkaannya, emas menjadi simbol royalti dan kemewahan di hampir setiap budaya yang bisa mendapatkannya. Kecemerlangan dan ketahanannya terhadap noda membuat logam mulia ini menjadi komoditas pembuat perhiasan yang ideal, dan akhirnya menjadi mata uang yang bisa bertahan. Namun, ada sedikit konsensus dalam komunitas arkeologi dan ilmiah tentang mengidentifikasi kapan dan di mana manusia pertama kali bersentuhan dan mulai menggunakan emas. Di tahun 2600 sebelum masehi (SM), penduduk Mesopotamia (kini Republik Irak) sudah menggunakan perhiasan emas yang ditempa oleh kaum tersebut. Sejak itu, emas mulai diolah dan dirancang untuk berbagai perhiasan. Harga emas pun sudah cukup tinggi kala itu. Pada tahun 1223 SM, makam Firaun yang ikonik terbuat dari emas. Dan menurut legenda pada tahun 950 SM, kuil atau Bait Solomon di Yerusalem dibangun dengan emas sebagai bahan konstruksi. Dilansir dari situs resmi World Gold Council, memasuki tahun 550 SM emas dijadikan sebagai mata uang atau koin atas perintah Raja Croesus dari Lydia (kini menjadi suatu daerah di Turki). Sejak itu, koin emas menjadi mata uang di banyak negara sebelum adanya uang kertas. Harga emas kian bernilai tinggi. lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Imbas Perang Dagang AS-China, Harga Emas Antam Melambung Tinggi" [==] Sumber
  14. Jakarta - Google menyetop penjualan Pixel 3a dan 3a XL, keduanya tak lagi bisa ditemukan di toko online Google Store, namun masih tersedia di sejumlah peritel pihak ketiga untuk menghabiskan stok yang masih ada. Penyetopan penjualan Pixel 3a ini memunculkan rumor peluncuran Pixel 4a yang disebut bakal meluncur pada 13 Juli, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Minggu (5/7/2020). Setahun lalu, rumor peluncuran Pixel versi murah terdengar tak meyakinkan, namun nyatanya Google merilis Pixel 3a di ajang Google I/O dengan harga yang menarik, yaitu USD 399. Padahal ponsel ini menggunakan sistem kamera yang sama seperti Pixel 3, saudara tuanya yang dijual dengan harga lebih mahal. Kehadiran Pixel 3a ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk menikmati sistem kamera yang berkualitas namun dengan harga lebih murah. Namun bagaimana dengan Pixel 4a yang kabarnya bakal segera diluncurkan ini? Pixel 4a disebut menggunakan layar OLED 5,8 inch dengan resolusi 1080 x 2340 pixel. Prosesornya adalah Snapdragon 730 yang dipasangkan dengan RAM 6GB dan storage 64GB, dan kabarnya bakal dijual dengan harga USD 349. Rumor yang beredar sejauh ini menyebut Pixel 4a bakal mempunyai sebuah kamera belakang 12 megapixel dan sebuah kamera depan 8 megapixel. Baterainya berkapasitas 3080mAh, lebih besar dari Pixel 4. Namun rumor yang bertebaran saat ini memang berbeda-beda, karena ada juga yang menyebut Pixel 4a baru akan diluncurkan saat Google merilis Pixel 5. Google biasanya merilis ponsel flagshipnya pada akhir tahun, tepatnya pada bulan Oktober setiap tahunnya. Ada juga yang menyebut bahwa Pixel 5 bukanlah perangkat flagship karena menggunakan prosesor Snapdragon 765, bukan Snapdragon 865. Namun untuk kepastiannya, kita harus menunggu sampai Google benar-benar merilis perangkat tersebut. Simak Video "Google Optimistis Pandemi Covid-19 Jadi Motivasi Percepat Digitalisasi" [==] (asj/rns) Sumber
  15. Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik laporan Bank Dunia yang menunjukkan Indonesia telah naik kelas dari sisi pendapatan perkapita. Kini Jokowi menargetkan Indonesia bisa keluar dari jebakan negara kelas menengah. Pada 1 Juli 2020 lalu, Bank Dunia mengumumkan bahwa pendapatan nasional bruto (gross national income/GNI) per kapita Indonesia naik dari posisi sebelumnya $3.840 menjadi $4.050. Dengan demikian, Indonesia kini dikategorikan sebagai negara berpenghasilan menengah atas (upper middle income country) dari sebelumnya negara berpenghasilan menengah bawah (lower middle income country). "Capaian ini patut kita syukuri bahwa kita berjalan ke arah yang benar, bahwa kita harus terus melangkah maju menuju ke negara berpenghasilan tinggi. Dengan mengedepankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Jokowi dilansir dari laman resmi Presiden RI, Minggu (5/7/2020). Meski demikian, Jokowi memandang menjadi negara berpenghasilan tinggi bukanlah hal yang mudah. Sebab banyak negara-negara dunia ketiga yang sudah puluhan tahun bahkan mendekati satu abad hanya berhenti sebagai negara berpenghasilan menengah, atau terjebak pada middle income trap. "Itulah yang tidak kita inginkan. Pertanyaannya, apakah kita mempunyai peluang untuk keluar dari middle income trap? Saya jawab tegas, kita punya potensi besar. Kita punya peluang besar untuk melewati middle income trap. Kita punya peluang besar untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi," tegasnya. Kepala Negara melanjutkan, untuk mencapai hal tersebut tentu dibutuhkan prasyarat. Beberapa di antaranya yaitu infrastruktur yang efisien yang mulai dibangun oleh pemerintah, dan cara kerja cepat yang kompetitif dan berorientasi pada hasil. Untuk itu, perlu diupayakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, produktif, inovatif, dan kompetitif. "Di sinilah posisi strategisnya pendidikan tinggi, yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, mencetak generasi muda yang produktif dan kompetitif yang selalu berjuang untuk kemanusiaan dan untuk kemajuan Indonesia," imbuhnya. Tugas mulia pendidikan tinggi tersebut tentu tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa-biasa saja. Menurut Jokowi, sudah sepatutnya dunia pendidikan tinggi mengembangkan cara dan strategi baru yang smart-short-cut dan out of the box, sehingga tidak hanya disibukkan dengan urusan administrasi semata. Jokowi menyadari permasalahan pendidikan tinggi sangat kompleks. Ribuan anggota FRI juga memiliki kemampuan yang bervariasi, dari yang sudah berkompetisi di tingkat dunia, hingga yang masih berjuang dengan masalah kekurangan dosen, perpustakaan tidak layak, dan kelas yang tidak memadai. Justru karena itulah, Presiden berpandangan bahwa cara-cara yang luar biasa harus terus dikembangkan. "Pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran berharga bagi kita. Krisis telah memaksa kita untuk mengembangkan cara-cara baru. Membangun norma-norma baru membangun standar kebaikan dan kepantasan yang baru," jelasnya. "Kuliah daring yang selama ini sangat lamban dijalankan sekarang sangat berkembang. Kuliah daring telah menjadi new normal bahkan menjadi next normal. Dan saya yakin akan tumbuh normalitas-normalitas baru yang lebih inovatif dan lebih produktif," tutupnya. Simak Video "Hasil Survei ASI: 75,6% Setuju Kabinet Jokowi-Ma'ruf Dirombak" [==] (das/zlf) Sumber
  16. Bengkulu - Manager PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu Haris Andika menyebut sebanyak 32.453 pelanggan di Provinsi Bengkulu menunggak tagihan listrik. Total tunggakan mencapai Rp 9 miliar lebih. "Angka tunggakan listrik itu pada pelanggan yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu dengan total tunggakan Rp 9.188.568.134 termasuk pelanggan BUMN, BUMD, instansi vertikal dan Polri," ujar Haris saat dikonfirmasi, Minggu (05/07). Haris menjelaskan, tunggakan listrik tertinggi, terjadi di PLN Unit Curup, Kabupaten Rejang Lebong dengan nilai Rp 2.431.760.137 dengan jumlah yang menunggak sebanyak 6.051 pelanggan. Kemudian disusul unit Nusa Indah, Kota Bengkulu sebesar Rp 2.200.900.701 dengan jumlah yang menunggak sebanyak 4.630 pelanggan. Sedangkan di Kabupaten Bengkulu Utara yang menunggak sebanyak 4.642 pelanggan, Kabupaten Bengkulu Selatan 4.356 pelanggan, Kabupaten Kepahiang 3.268 pelanggan. Selanjutnya, Kabupaten Kaur 3.099 pelanggan, Kabupaten Mukomuko 2.639 pelanggan, Kabupaten Seluma 2.239 pelanggan, dan Kabupaten Lebong sebanyak 467 pelanggan. Haris menegaskan, sesuai dengan aturan PLN, pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggan yang menunggak bayar ini, terlebih pelanggan yang menunggak lebih dari tiga bulan. "Sanksinya bisa saja dilakukan pencabutan atau pemutusan aliran listrik, ini kita lakukan untuk menekan piutang tagihan listrik yang saat ini membengkak, meskipun demikian kita tetap imbau agar pelanggan membayar tagihan tepat waktu," demikian Haris. Simak Video "Ombudsman: Ada Tarif Listrik Warga yang Naik hingga 1.000%" [==] (zlf/zlf) Sumber
  17. Jakarta - Juni lalu beredar kabar Xiaomi sedang menggarap teknologi charger 120W. Yang menarik, teknologi tersebut segera bisa dicicipi. Pasalnya, Xiaomi telah membuat charger 20V/6A 120W. Perangkat yang memiliki nomor model MDY-12-ED itu sudah diujicoba dan dinyatakan lulus oleh badan sertifikasi 3C China. Ini artinya, perangkat tersebut sudah siap diedarkan di pasaran. Dengan begitu, perusahaan besutan Lei Jun itu pun bisa memproduksinya secara massal. Tapi yang menjadi pertanyaan, perangkat apa saja yang mendukung pengisian cepat tersebut. Seperti kita ketahui, saat ini belum ada perangkat ponsel yang memiliki kemampuan tersebut. Sertifikasi 3C milik charger 120W Xiaomi Foto: undefined Berdasarkan catatan detikINET, dukungan paling tinggi baru mencapai 65W. Dan itu pun bukan ponsel Xiaomi, melainkan Find X2 Pro besutan Oppo. Bisa jadi, perusahaan yang berbasis di China ini mempersiapkan charger tersebut untuk ponsel barunya di masa depan. Atau prediksi lainnya, perangkat isi ulang tersebut untuk Mi Notebook. Untuk diketahui, bulan lalu Xiaomi dan Vivo saling pamer teknologi pengisian cepat. Kala itu masing-masing menyodorkan charger 100W dan 120W. Dengan teknologi 100W, Xiaomi bisa mengisi baterai 4.000 mAh dalam waktu hanya 17 menit. Sementara teknologi 120W milik Vivo hanya butuh 13 menit untuk isi penuh baterai 4.000 mAh. Simak Video "China-India Alami Konflik, Bos Xiaomi: Tak Berdampak ke Bisnis Kami" [==] (afr/rns) Sumber
  18. Jakarta - Memiliki modal menjadi salah satu masalah dalam memulai usaha. Meski sudah memiliki rencana yang bagus untuk membuka usaha, semua tidak bisa berjalan kalau tidak ada modal. CEO Investor Muda Jason Gozali menjelaskan beberapa cara bagi para wirausaha untuk dapat modal memulai usahanya. Cara yang pertama adalah mencari permodalan dengan memberikan langsung proposal ke pemilik modal. Misalnya mau membuka startup, bisa mencoba lewat institusi venture capital. "Kalau bisnis butuh modal, salah satu cara buat mendapatkannya adalah lewat banyak institusi venture capital, tinggal submit aja dicoba siapa tahu ada investor yang mau modalin," ungkap Jason dalam talk show bersama BNPB yang ditayangkan di YouTube, ditulis Minggu (5/7/2020). Meminjam uang juga jadi opsi untuk dapat modal. Jason menyarankan meminjam uang bisa langsung ke orang terdekat, orang tua, keluarga, ataupun teman. Pasalnya, untuk meminjam ke bank, tak semua bisnis bisa diterima bank. "Bisa juga pinjam, lebih baik ke orang tua, family, and friend, kan kalau bank susah juga ya. Nggak semua bisnis bisa diterima bank," ujar Jason. Jason juga bercerita, bisa saja seorang wirausaha negosiasi dengan beberapa supplier. Kemudian melakukan sistem konsinyasi, menjual barang tanpa modal, kalau barang laku baru mendapatkan bagi hasil. "Saya juga punya banyak kisah, kalau teman saya bisa jualan sesuatu sistem konsinyasi. Jadi supplier percaya sama dia, dikasih barangnya ke teman saya tanpa modal, barang laku baru bagi hasil," papar Jason. Sementara itu, menurut Nadhifa Maulidiya seorang pelaku UMKM pembuat masker mengatakan dirinya memulai usaha dengan bermodalkan uang tabungannya. Dia mengatakan butuh sedikit nekat juga untuk memulai usaha dengan bermodalkan tabungan pribadi. "Modal saya nggak banyak, semua pakai hasil tabungan aja, plus nekat aja lah. Pelan-pelan kan ada pemasukan. Apalagi kalau produksi pertama banyak yang minat ya kan kita tingkatkan produksi, berarti pemasukan nambah lagi," jelas Nadhifa. Simak Video "Tips Jadi Pengusaha Sukses di Usia Muda" [==] (zlf/zlf) Sumber
  19. Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) buka suara soal kalung 'antivirus' Corona. 'Antivirus' tersebut saat ini menjadi sorotan dan tak jarang menuai kritik. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Fadjry Djufry menegaskan produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) akan diproduksi masal melalui pihak swasta. Menurutnya, Kementan hanya melakukan penelitian serta uji laboratorium saja. "Kita sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan swasta dan mereka sepakat untuk memproduksi produk tersebut secara masal," ujar Fadjry dalam keterangan tertulis Kementan, Minggu (5/7/2020). Dalam proses produksinya, Balitbangtan telah menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk membantu memasarkannya ke masyarakat. Tak hanya dalam negeri saja, Balitbangtan tengah melakukan pendekatan kerjasama dengan mitra asing seperti perusahaan pharmaceuticals dari Jepang Kobayashi dan Aptar Pharma dari Rusia. Kedua perusahaan tersebut sudah memiliki cakupan pemasaran di berbagai negara mulai dari Asia Tenggara, China, Jepang, Amerika Serikat, Rusia hingga Eropa. "Saya harap kerja sama yang kami coba lakukan ini bisa mempercepat produksi massal produk antivirus itu demi memenuhi permintaan masyarakat luas. Sehingga paling tidak kita bisa berkontribusi juga terhadap penekanan penyebaran COVID-19," paparnya. Produk antivirus tersebut tersedia dalam berbagai bentuk seperti inhaler, roll on, salep, balsem, dan diffuser. Sementara itu, Kepala Balai Besar penelitian Veteriner, Indi Dharmayanti menjelaskan bahwa produk ini efektif digunakan setiap hari. Sebab hanya dengan 5-15 menit diinhalasi akan efektif bekerja sampai ke alveolus. Artinya dengan konsentrasi 1 persen saja sudah cukup membunuh virus 80-100 persen. "Produk ini dapat melegakan saluran pernapasan, kemudian menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri, mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut," kata Indi. lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Heboh Kalung Antivirus Corona Kementan, Terbuat dari Apa Sih?" [==] Sumber
  20. Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) buka suara soal kalung 'antivirus' Corona. 'Antivirus' tersebut saat ini menjadi sorotan dan tak jarang menuai kritik. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Fadjry Djufry menegaskan produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) akan diproduksi masal melalui pihak swasta. Menurutnya, Kementan hanya melakukan penelitian serta uji laboratorium saja. "Kita sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan swasta dan mereka sepakat untuk memproduksi produk tersebut secara masal," ujar Fadjry dalam keterangan tertulis Kementan, Minggu (5/7/2020). Dalam proses produksinya, Balitbangtan telah menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk membantu memasarkannya ke masyarakat. Tak hanya dalam negeri saja, Balitbangtan tengah melakukan pendekatan kerjasama dengan mitra asing seperti perusahaan pharmaceuticals dari Jepang Kobayashi dan Aptar Pharma dari Rusia. Kedua perusahaan tersebut sudah memiliki cakupan pemasaran di berbagai negara mulai dari Asia Tenggara, China, Jepang, Amerika Serikat, Rusia hingga Eropa. "Saya harap kerja sama yang kami coba lakukan ini bisa mempercepat produksi massal produk antivirus itu demi memenuhi permintaan masyarakat luas. Sehingga paling tidak kita bisa berkontribusi juga terhadap penekanan penyebaran COVID-19," paparnya. Produk antivirus tersebut tersedia dalam berbagai bentuk seperti inhaler, roll on, salep, balsem, dan diffuser. Sementara itu, Kepala Balai Besar penelitian Veteriner, Indi Dharmayanti menjelaskan bahwa produk ini efektif digunakan setiap hari. Sebab hanya dengan 5-15 menit diinhalasi akan efektif bekerja sampai ke alveolus. Artinya dengan konsentrasi 1 persen saja sudah cukup membunuh virus 80-100 persen. "Produk ini dapat melegakan saluran pernapasan, kemudian menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri, mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut," kata Indi. lanjut ke halaman berikutnya Simak Video "Ampuhkah Kalung 'Antivirus' Eucalyptus untuk Tangkal COVID-19?" [==] Sumber
  21. Jakarta - Banyak investor reksa dana yang mengalami penurunan nilai investasi selama masa pandemi wabah COVID-19. Apalagi untuk jenis reksa dana saham yang ikut turun akibat merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Direktur Infovesta Utama Parto Kawito menjelaskan, wajar jika produk reksa dana turun jika underlying asetnya juga mengalami penurunan. Bukan hanya jenis saham, reksa dana jenis lain jika underlying asetnya turun nilainya juga ikut turun . Namun penurunan nilai reksa dana bukan berarti investor itu sudah mengalami kerugian. Selama dia belum mencairkan reksa dananya maka investor masih memiliki peluang untuk mendapatkan gain. Sebab jika sentimen negatif terhadap underlying aset sudah berlalu ada potensi nilainya kembali naik. "Kerugian baru terjadi ketika investor melakukan redemption atas reksa dana yang dimilikinya," ujar Parto dalam keterangan tertulis dilansir Minggu (4/7/2020). Parto mengingatkan, investasi reksa dana juga pernah mengalami goncangan luar biasa seperti pada krisis di 1998 dan 2008. Namun setelah krisis itu berlalu nilai reksa dana kembali naik. Justru menurutnya saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan investasi di reksa dana. Sebab dengan banyaknya penurunan, maka banyak produk reksa dana yang nilainya terdiskon. Itu artinya ketika pulih kembali ada potensi mendapatkan keuntungan yang jauh lebih tinggi. "Justru kalau ada uang sekarang waktunya top up, jadi harga rata-ratanya semakin baik. Ini saatnya membalikkan kerugian," tuturnya. Oleh karena itu, Parto menyarankan, dalam situasi krisis akibat Pandemi COVID-19 seperti saat ini sebaiknya investor tidak panik atau melakukan redemption reksa dananya. Sebab, selama unit penyertaan masih ada di rekening investor, penurunan aset reksa dana yang terjadi baru menciptakan potensi kerugian. Belakangan ini industri reksa dana juga terguncang ketika 13 manajer investasi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Asuransi Jiwasraya. Hal itu membuat investor panik dan membuat nilai reksa dana turun. Simak Video "Dengan Rp 10.000 Bisa Investasi di Reksa Dana!" [==] (das/zlf) reksa dana invetasi reksa dana Sumber
  22. Jakarta - Banyak investor reksa dana yang mengalami penurunan nilai investasi selama masa pandemi wabah COVID-19. Apalagi untuk jenis reksa dana saham yang ikut turun akibat merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Direktur Infovesta Utama Parto Kawito menjelaskan, wajar jika produk reksa dana turun jika underlying asetnya juga mengalami penurunan. Bukan hanya jenis saham, reksa dana jenis lain jika underlying asetnya turun nilainya juga ikut turun . Namun penurunan nilai reksa dana bukan berarti investor itu sudah mengalami kerugian. Selama dia belum mencairkan reksa dananya maka investor masih memiliki peluang untuk mendapatkan gain. Sebab jika sentimen negatif terhadap underlying aset sudah berlalu ada potensi nilainya kembali naik. "Kerugian baru terjadi ketika investor melakukan redemption atas reksa dana yang dimilikinya," ujar Parto dalam keterangan tertulis dilansir Minggu (4/7/2020). Parto mengingatkan, investasi reksa dana juga pernah mengalami goncangan luar biasa seperti pada krisis di 1998 dan 2008. Namun setelah krisis itu berlalu nilai reksa dana kembali naik. Justru menurutnya saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan investasi di reksa dana. Sebab dengan banyaknya penurunan, maka banyak produk reksa dana yang nilainya terdiskon. Itu artinya ketika pulih kembali ada potensi mendapatkan keuntungan yang jauh lebih tinggi. "Justru kalau ada uang sekarang waktunya top up, jadi harga rata-ratanya semakin baik. Ini saatnya membalikkan kerugian," tuturnya. Oleh karena itu, Parto menyarankan, dalam situasi krisis akibat Pandemi COVID-19 seperti saat ini sebaiknya investor tidak panik atau melakukan redemption reksa dananya. Sebab, selama unit penyertaan masih ada di rekening investor, penurunan aset reksa dana yang terjadi baru menciptakan potensi kerugian. Belakangan ini industri reksa dana juga terguncang ketika 13 manajer investasi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Asuransi Jiwasraya. Hal itu membuat investor panik dan membuat nilai reksa dana turun. Simak Video "Dengan Rp 10.000 Bisa Investasi di Reksa Dana!" [==] (das/zlf) reksa dana invetasi reksa dana Sumber
  23. Jakarta - Perusahaan asal Jepang Sony memutuskan untuk mengganti nama besar yang sudah membawanya berkiprah selama 60 tahun di industri teknologi. Dikutip dari Gizchina, dalam rapat tahunan para pemegang saham Jumat (3/7), para pemegang saham menyetujui pengajuan perubahan nama perusahaan dari Sony menjadi 'Sony Group'. Perubahan nama ini akan berlaku efektif mulai April 2021. Keputusan ini diharapkan akan mengantar Sony pada identitas yang lebih luas. Selama ini, pengembangan elektronik menjadi bisnis utama Sony. Dengan perubahan nama menjadi Sony Group, artinya akan ada perluasan pada layanan dan bisnis lainnya. Sony adalah perusahaan multinasional yang didirikan pada tahun 1946 oleh Jing Shenda dan Shoda Morita. Jing Shenda memiliki latar belakang di bidang penelitian dan pengembangan teknologi, sekaligus ahli dalam public relations dan marketing. Keahliannya mengantarkan Sony menjadi perusahaan besar hingga memiliki kantor pusat yang saat ini berlokasi di Sony City, Konan, Minato-ku, Tokyo. Keputusan ini akan tercatat dalam sejarah Sony, sebagai pertama kalinya mengubah nama perusahaan setelah 60 tahun berkarya. "Kami memutuskan mengubah nama menjadi Sony Group karena kami ingin menciptakan keragaman penuh pada portfolio bisnis untuk mempromosikan pengembangan dan evolusi bisnis," kata CEO Sony Yoshida Kenichiro. Hal ini tampaknya sesuai dengan kondisi pandemi saat ini. Sejumlah analis menilai, situasi pandemi akan bermanfaat dengan model bisnis Sony yang beragam mulai dari game, musik, dan bisnis hiburan lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang berdiam di rumah. Strategi ini dinilai dapat mengimbangi kerugian dalam penjualan produk elektronik. Simak Video "Penampakan dan Jeroan PlayStation 5 yang Menggoda Iman" [==] (rns/rns) sony sony ganti nama Sumber
  24. Jakarta - Buka usaha menjadi salah satu cara untuk menambah pundi-pundi keuntungan. Namun, terkadang dilema sering muncul saat memilih produk apa yang akan dijual, juga ada ketakutan rugi. CEO Investor Muda Jason Gozali memberikan tips dalam memilih suatu produk yang akan dijual, seorang wirausaha harus paham dua teori pasar. Pasar red ocean dan blue ocean. Pertama, pasar red ocean, barang-barang yang dijual adalah barang yang benar-benar dibutuhkan saat ini, barangnya pun pasti laku dijual. Hanya saja, barang red ocean memilki banyak pesaing. Dia mencontohkan jualan masker di tengah pandemi. "Pasar itu ada dua, pertama pasar red ocean, kayak misalnya, semua jual masker sekarang. Maka kalau mau bertahan dalam jual masker ya kita harus bikin beda, misalnya masker transparan, atau yang ada logo tertentu," ungkap Jason dalam talk show bersama BNPB yang ditayangkan di YouTube, ditulis Minggu (5/7/2020). Jason menekankan, bahwa barang yang dijual di pasar red ocean harus memiliki strategi pemasaran yang menarik untuk membedakan diri dengan produk serupa yang banyak beredar. "Nah kalau yang red ocean itu semua yang dijual adalah barang yang bisa laku mudah. Tapi strategi pemasarannya harus berbeda dan unik," kata Jason. Kemudian ada pasar blue ocean, barang-barang yang dijual adalah yang masih sangat sedikit saingannya. Biasanya barang baru, ataupun hasil inovasi. Jason mengingatkan, kemungkinan karena barang blue ocean terbilang baru, beberapa ejekan akan menyasar si penjualnya. Maka dari itu, sebagai wirausaha harus tetap teguh memberikan penjelasan soal barang yang dia jual. "Lalu ada juga pasar blue ocean yang orang belum lakukan sama sekali, nah itu sedikit pesaingnya. Cuma kalau yang blue ocean itu harus tahan kalau sering dijelek-jelekin, karena kita bawa hal baru," ungkap Jason. Jason mencontohkan, zaman dahulu saat salah satu merek air mineral dalam kemasan baru muncul, konsep aid minum di dalam botol plastik sempat diremehkan. Namun sekarang buktinya bisa laku, dan banyak yang buka usaha serupa. "Sama seperti Aqua tuh, dulu diledekin, siapa orang mau beli minuman di botol plastik? Eh sekarang laku, banyak yang ikutin. Jadi blue ocean ini resikonya lebih tinggi tapi hasil maksimal," pungkas Jason. Simak Video "Tips Jadi Pengusaha Sukses di Usia Muda" [==] (zlf/zlf) Sumber
  25. Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan kembali naik. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020. "Untuk menjaga kualitas dan kesinambungan program Jaminan Kesehatan, kebijakan pendanaan Jaminan Kesehatan, termasuk kebijakan iuran perlu disinergikan dengan kebijakan keuangan negara secara proporsional dan berkeadilan serta dengan memperhatikan pertimbangan dan amar Putusan Mahkamah Agung Nomor 7 P/HUM/2020," demikian pertimbangan Perpres 64/2020 dikutip detikcom, Minggu (5/7/2020). Berikut 3 fakta kenaikan iuran BPJS Kesehatan: 1. Naik 2 Kali Setahun, Turun Sekali Kenaikan iuran ini tercatat menjadi yang kedua kali selama setahun. Kenaikan sebelumnya pada awal tahun dibatalkan Mahkamah Agung. Dalam beleid tadi, iuran BPJS Kesehatan untuk kelas I peserta mandiri atau PBPU dan BP menjadi Rp 150.000 per orang per bulan atau naik 85,18%, kelas II menjadi Rp 100.000 per orang per bulan atau naik 96,07%. Sementara itu, khusus untuk peserta kelas III iuran yang dibayarkan hanya Rp 25.500 per orang per bulan sepanjang tahun 2020. Sedangkan di tahun berikutnya peserta kelas III akan membayar Rp 35.000 per orang per bulan. 2. Kelas III Naik Tahun Depan Dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 dijelaskan bahwa iuran BPJS Kesehatan yang naik hanya untuk kelas I dan II. Iurannya, resmi naik per hari ini dan naik hampir 100%. Sementara itu, untuk golongan kelas III iurannya masih akan sama tanpa perubahan tahun ini. Tahun depan, iuran kelas III baru akan naik. lanjut ke halaman beriikutnya Simak Video "Bos BPJS Kesehatan Yakin Naiknya Iuran Bisa Atasi Defisit" [==] Sumber
×
×
  • Create New...