bot
Moderators-
Jumlah Konten
134.000 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Tekanan terhadap kurs rupiah yang terjadi hari ini hingga bergerak ke level Rp 17.100 per dolar AS tak terlepasnya dari keluarnya aliran modal asing dari pasar negara-negara berkembang ke negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat untuk ditaruh di greenback. Hal ini terindikasi dari menguat drastisnya indeks dolar, DXY. Pagi tadi, saat pembukaan perdagangan perdana pasar keuangan. mata uang Garuda diperdagangkan di level Rp 17.100 per dolar AS, atau melemah 0,09% dibanding penutupan perdagangan pekan lalu, berdasarkan data Refinitiv. Sedangkan DXY menguat tajam 0,37% ke level 99,01. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI) Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, khusus di Indonesia, outflow terjadi untuk jenis investor jangka pendek. Tipe investor ini kata dia kerap melepas investasi portofolio saat ada risiko sentimen, seperti perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. "Karena lebih sensitif terhadap sentimen risiko. Mereka akan hitung, hedging dan return ada selisih positif apa enggak. Mereka hitung yield, currency profit, hedging. Ketika hitungan tipis mereka keluar, sebentar. Saat ada change mereka masuk lagi, karena lebih sensitif terhadap sentimen risiko," kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas (DPMA) Bank Indonesia (BI) Erwin Gunawan Hutapea dalam acara Central Banking Forum 2026 CNBC Indonesia, Senin (13/4/2026). Meski begitu, Erwin memastikan, pergerakan kurs rupiah dibanding negara lain cenderung lebih stabil meski dalam tren yang melemah, menandakan bahwa investor jangka menengah panjang masih percaya diri terhadap fundamental ekonomi dan rupiah. Berdasarkan catatan Bank Indonesia, indeks volatilitas rupiah memang masih menjadi yang terendah dibanding 7 negara lain, besarannya hanya 4,75%. 7 Negara itu seperti India rupee 8,92%, Filipina peso 10,55%, Thailand bath 12,40%, Meksiko peso 13,20%, Brazil real 13,69%, Argentina peso 14,50%, dan Afrika Selatan rand 16,34%. Depresiasi atau pelemahan kurs rupiah pun masih lebih baik dibanding banyak negara, meskipun nilainya sudah ke level Rp 17.100 per dolar AS. BI mencatat, depresiasi hingga pekan ini sejak awal tahun hanya 2,91%, padahan Korea won mencapai 2,85% terhadap dolar AS, India rupee 3,08%, dan Turki lira 3,69%. "Real money mereka lihat kepastian, prospek jangka panjang, umumnya dana pensiun, central bank, SWF. Ini kita perlu jaga agar tipe seperti ini tidak keluar. Biasanya kalau tipe ini keluar artinya ada persoalan perspektif fundamental ekonomi kita," tegas Erwin. (arj) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- Industri perasuransian di Indonesia hingga Februari 2026 mencatatkan pertumbuhan aset 6,8% (yoy) menjadi Rp 1.219 ,35 Triliun dengan pendapatan premi tumbuh 3,5% (yoy) menjadi Rp 62,37 Triliun. President Commisioner INARE, Firdaus Djaelani mengatakan kenaikan kinerja industri asuransi di awal tahun 2026 ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang masih kuat sehingga industri reasuransi juga bisa mencatatkan pertumbuhan premi hingga 7,41%. Tren pertumbuhan premi asuransi harus diikuti dengan perilaku industri yang baik terkait kualitas underwriting yang sehat hingga pembayaran klaim yang cepat. Data AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia) mencatat adanya ten pertumbuhan di 2026 utamanya di sektor properti bisa tumbuh 8% hingga asuransi kredit hingga suretyship (penjaminan), asuransi Marine Hull serta asuransi motor seiring dengan berkembangnya motor listrik. Meski demikian, sejumlah sektor seperti asuransi kesehatan dan asuransi dengan klaim besar masih akan mengalami tantangan. Lalu seperti apa perkembangan industri asuransi RI di 2026? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan President Commisioner INARE, Firdaus Djaelani dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 13/04/2026) Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan awal pekan ini dengan pelemahan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda menutup perdagangan Senin (13/4/2026) di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,06% ke level Rp17.095/US$. Meski masih melemah, posisi ini menunjukkan rupiah tetap bertahan di bawah level psikologis Rp17.100/US$. Sepanjang perdagangan, rupiah sempat menyentuh Rp17.135/US$, namun tekanan tersebut perlahan mereda hingga akhirnya ditutup lebih rendah dari level tersebut. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,26% ke level 98,906. Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini terutama dipengaruhi oleh faktor eksternal, khususnya penguatan dolar AS di pasar global. Kondisi ini terjadi ketika investor kembali memburu aset aman setelah pembicaraan panjang antara Washington dan Teheran belum menghasilkan kesepakatan damai. Akibatnya, pasar kembali dibayangi ketidakpastian yang kini sudah berlangsung hingga pekan ketujuh. Presiden AS Donald Trump pada Minggu juga menyatakan Angkatan Laut AS akan mulai memblokade Selat Hormuz, jalur sempit yang dilalui sekitar 20% pasokan energi harian dunia dan yang secara efektif telah ditutup Iran sejak perang pecah pada akhir Februari. Langkah tersebut mendorong harga minyak naik lebih dari 30% dan memicu kekhawatiran baru terhadap lonjakan inflasi global. Pada akhirnya, penguatan dolar AS di pasar global membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas. Meski begitu, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David E. Sumual menilai secara fundamental rupiah masih cukup baik. Ia menilai, jika dibandingkan dengan mata uang lain, kekuatan relatif rupiah justru menunjukkan perbaikan. "Saya cuma mau menunjukkan dari sisi fundamental strength rupiah cukup baik. Biasanya ekonom menghitungnya relative strength dibanding mata uang lain - membaik," katanya dalam Central Banking Forum 2026 bertema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global di Jakarta, Senin (13/4/2026). David juga menyoroti inflasi Indonesia yang masih relatif terkendali. Menurut dia, meski sempat meningkat pada Februari dan Maret, tekanan inflasi di dalam negeri perlahan mulai menurun. Karena itu, ia menilai rupiah sebenarnya memiliki ruang untuk menguat. Adapun pelemahan yang terjadi saat ini, menurutnya, lebih banyak dipengaruhi oleh pergerakan investor jangka pendek. "Pergerakan rupiah dominan memang relatif lebih digerakkan oleh investor portofolio," paparnya. (evw/evw) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjalin sinergi terkait memberdayakan ekonomi umat melalui koperasi. Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama pada Selasa (7/4) menandai langkah strategis kedua pihak untuk memperkuat peran koperasi sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi berbasis umat. Menteri Koperasi (Menkop), Fery Juliantono optimistis bahwa kerja sama ini merupakan pintu yang membuka kolaborasi intensif di masa depan. Menurutnya, program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih (KDMP) sangat layak dan ideal untuk diposisikan sebagai lembaga ekonomi yang dapat mengoptimalkan pemberdayaan ekonomi dari level paling bawah, yaitu desa. "Program Kopdes/Kel Merah Putih ini adalah pengejawantahan dari Asta Cita Bapak Presiden yaitu membangun dari desa dan dari bawah. Ketika kita melakukan itu banyak ditemui masalah yang sifatnya mendasar sehingga ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan yang harus diselesaikan melalui koperasi," kata Menkop Ferry di Kantor Pusat MUI Jakarta, Selasa (7/4). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Dalam sinergi ini, MUI yang menaungi sekitar 87 ormas Islam diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh potensinya untuk membangun ekonomi umat melalui koperasi-koperasi eksisting ataupun terlibat dalam pemberdayaan dan pengembangan Kopdes/Kel Merah Putih. "Kami berharap MUI semakin memperkuat dakwah ekonominya dan terus mendorong agar umat Islam bisa punya pabrik sendiri. Kita punya kekuatan dan sumber daya yang sangat besar sehingga ini menjadi momentum kita semua untuk masuk di sektor riil," kata Ferry. Menkop meyakini, kolaborasi dengan MUI akan dapat memperkuat ekosistem ekonomi umat berbasis koperasi, serta memperluas partisipasi masyarakat menjadi anggota koperasi. Menurutnya, koperasi bisa menjadi instrumen utama dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan. Gerai-gerai Kopdes/Kel Merah Putih yang saat ini diakselerasi pembangunan fisiknya disebut Ferry disiapkan untuk membantu pemasaran dari produk-produk yang dihasilkan dari masyarakat atau UMKM di bawah naungan MUI. Ia memastikan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih akan menjadi offtaker dari seluruh produk masyarakat desa serta menjadi lembaga ekonomi umat untuk memastikan seluruh program dan bantuan pemerintah pusat dapat tersalurkan tepat sasaran. "Kami akan prioritaskan produk lokal apalagi yang diproduksi oleh Ormas Islam setelah dikurasi dan diinkubasi oleh LPDB dapat didistribusikan melalui gerai-gerai Kopdes. Jadi jangan takut untuk tidak terserap, kita akan tempatkan produknya di rak paling depan," ucap Ferry. Untuk itu, Ferry berharap dukungan optimal dari seluruh pihak, khususnya MUI, agar program strategis nasional yaitu Kopdes/Kel Merah Putih dapat berjalan dan beroperasi secara optimal. Bersama dengan MUI dan juga Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Kemenkop berkomitmen untuk memastikan target pengembangan ekonomi umat dapat tercipta melalui ekosistem koperasi. "Mudah-mudahan ini menjadi langkah kita bersama, mohon dukungannya karena tugas membangun Koperasi Desa ini tidak ringan dan semoga koperasi ini bisa bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Ferry. Wakil Ketua Umum MUI, M. Cholil Nafis menyatakan menyambut baik penandatanganan MoU bersama Kemenkop. Ia menilai hal ini sebagai langkah nyata pemberdayaan ekonomi umat. Menurut Cholil, prinsip kerja sama yang disepakati harus berpedoman pada konsep ta'awun (saling tolong menolong), kemudian takaful (saling melindungi). "Alhamdulillah kita ketemu untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman. Mari kita wujudkan kesepahaman ini dengan ta'awun dan takaful untuk membangun negeri," ujarnya. Cholil turut menyoroti fakta bahwa umat Islam memiliki jumlah penduduk besar, namun kontribusi ekonomi syariah masih rendah sehingga diperlukan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional. Untuk itu, koperasi diyakini sebagai instrumen yang tepat untuk memberdayakan umat khususnya bagi organisasi-organisasi masyarakat (ormas) islam. Melalui Koperasi, ekonomi syariah dan ekosistem halal dapat dioptimalkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Insyaallah ormas yang tergabung di MUI siap mendukung agar program prioritas Presiden bisa dijalankan dengan baik khususnya koperasi desa merah putih dengan melibatkan ormas," pungkas Cholil. (rea/rir) Add as a preferred source on Google ==== [2] [1]References^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten "raja tekstil" PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) alias Sritex menjadi salah satu dari 18 emiten yang diputuskan delisting dari pasar modal RI. Sritex "ditendang" PT Bursa Efek Indonesia (BEI), karena mengalami pailit. SRIL beserta 17 emiten lainnya akan resmi hengkang dari BEI pada 10 November mendatang. Keputusan bursa ini merujuk kriteria delisting yang tertera pada Pengumuman Bursa terkait Penghentian Sementara, Pengumuman Bursa nomor Peng-00003/BEI.PLP/12-2025 tanggal 30 Desember 2025 perihal Potensi Delisting Perusahaan Tercatat; dan berdasarkan Peraturan Bursa Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa. Selanjutnya, sesuai dengan Peraturan Bursa No. I-N, perusahaan tercatat harus melaksanakan buyback saham. BEI menegaskan bahwa perusahaan tercatat yang telah diputuskan delisting tetap memiliki kewajiban sebagai perusahaan tercatat, sampai dilakukannya efektif delisting sebagaimana ditetapkan oleh bursa. "Persetujuan penghapusan pencatatan Efek Perseroan ini tidak menghapuskan kewajiban-kewajiban yang belum dipenuhi oleh Perseroan kepada Bursa," kata BEI dam pengumumannya. BEI menetapkan tanggal 10 Mei 2026 menjadi batas penyampaian Keterbukaan Informasi buyback dan mulai pelaksanaan buyback oleh para emiten delisting. Sementara masa pelaksanaan buyback emiten yang delisting ditetapkan mulai 11 Mei hingga 9 November 2026. Oleh karena itu, investor yang "nyangkut" di saham-saham delisting termasuk SRIL, harus mencermati keterbukaan informasi masing-masing perusahaan tersebut. Sritex sendiri memiliki rekam jejak panjang di pasar modal. Perusahaan itu menjadi salah satu pemain besar di industri tekstil nasional sebelum akhirnya terjerat masalah keuangan. Lantas tak heran jika banyak investor yang memegang SRIL. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Januari 2025, jumlah kepemilikan masyarakat di SRIL sebanyak 8.158.734.000 atau setara 39,89%. Adapun jumlah investor hingga akhir Maret 2026 mencapai 45.866 pemegang saham. Di antaranya, ada investor kakap Lo Kheng Hong. Hal ini terungkap usai PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) membuka data kepemilikan saham di atas 1%. Per 27 Februari 2026, pria yang akrab disapa Pak Lo itu tercatat menggenggam saham Sritex sebanyak 209.339.500 unit sekitar 1,02% dari saham yang beredar di publik. Dengan harga saham SRIL sebesar 146 per saham, kepemilikan Pak Lo di SRIL setara dengan dana Rp30,56 miliar dana milik LKH yang saat ini tersangkut di Sritex. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (9/4). Dalam peresmian tersebut, Ferry mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mimika yang membangun fasilitas koperasi secara mandiri menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Ia menegaskan kehadiran pemerintah pusat di Kampung Atuka merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Ferry juga menyampaikan salam Presiden Prabowo Subianto kepada warga Papua, khususnya masyarakat Kampung Atuka. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ferry mengaku terkesan dengan bangunan koperasi yang dibangun secara mandiri oleh pemerintah daerah. Menurut dia, ke depan operasional koperasi tidak lagi akan dibebankan pada APBD. Sebagai dukungan lanjutan, Kementerian Koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) akan memberikan pendampingan manajemen, serta membuka akses pembiayaan dan permodalan bagi koperasi. Selain itu, ia mendorong pembangunan pusat distribusi yang dikelola badan usaha milik daerah (BUMD), serta percepatan perizinan stasiun pengisian bahan bakar solar khusus nelayan di wilayah pesisir Papua Tengah. Ferry menyatakan Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua Tengah siap menjadi daerah percontohan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Indonesia. Ia juga mengajak seluruh warga Kampung Atuka untuk bergabung sebagai anggota koperasi agar manfaat ekonomi dapat kembali kepada masyarakat lokal. "Koperasi ini bukan milik pemerintah pusat, ini adalah milik masyarakat Papua, milik masyarakat Atuka. Tugas kami membantu supaya ekonomi masyarakat bisa tumbuh dan sejahtera," ucapnya. Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menkop beserta jajaran ke Kampung Atuka. Ia menilai kehadiran tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Deinas menyebut momen tersebut sebagai peristiwa bersejarah karena untuk pertama kalinya seorang menteri mengunjungi langsung Kampung Atuka sejak Indonesia merdeka. "Saya katakan bahwa baru pertama kali negara hadir di Kampung Atuka. Masyarakat Atuka yang menjemput kita dengan gembira luar biasa adalah bagian dari Negara Republik Indonesia," ujar Deinas dengan penuh haru. Deinas juga menegaskan bahwa pembangunan Provinsi Papua Tengah tidak boleh hanya bergantung pada investasi skala besar, melainkan harus berpijak pada kekuatan ekonomi rakyat melalui koperasi. Hal ini selaras dengan visi pembangunan "Papua Tengah Emas" yang berdaulat secara ekonomi. (ory/ory) Add as a preferred source on Google ==== [2] [1]References^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David E. Sumual mengungkapkan fakta menarik terkait dengan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. David mengungkapkan kedua nilai tukar ini tidak bisa sama-sama menguat atau mengalami apresiasi secara bersamaan. "Tidak bisa misalnya kondisi dolar menguat, kita (rupiah) menguat juga 10% misalnya, enggak bisa. Memang kelihatannya kalau kita lihat seperti bermain surfing, gelombangnya arahnya seperti apa, kita bermanuver. Terutama globalnya belum kita pastikan arahnya," kata David, dalam Central Banking Forum 2026 dengan tema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global, di Jakarta, Senin (13/4/2026). Dengan demikian, penjelasan secara ekonomi, nilai tukar bekerja seperti timbangan. Artinya, jika salah satu mata uang naik nilainya karena permintaan tinggi, maka secara otomatis mata uang lainnya akan terlihat turun atau melemah. Kondisi rupiah dan dolar sama-sama menguat akan semakin sulit di tengah kondisi global saat ini. Kendati sulit rupiah melawan dolar AS, David mengungkapkan pemerintah dan bank sentral sudah melakukan banyak upaya dalam melindungi nilai tukar rupiah, termasuk melalui swap agreement dengan sejumlah negara a.l. China, Jepang, Australia dan Korea Selatan. "Semacam asuransi atau secondary buffer kalau ada traumatik kondisi 98, kita kan tidak ada perjanjian seperti ini. perlu disampaikan posisi devisa ada secondary buffer yang US$ 100 miliar bisa menjaga volatilitas kalau dibutuhkan," ujarnya. Selain itu, di sisi transaksi non-spot, BI telah menetapkan peningkatan threshold jual Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF)/Forward dari US$ 5 juta per transaksi menjadi US$ 10 juta per transaksi, serta peningkatan threshold beli dan jual Swap dari US$ 5 juta menjadi US$ 10 juta per transaksi. "Ini untuk mengurangi tekanan di pasar karena kita masih terkonsentrasi (di pasar spot), perlu kita distribusikan ke pasar NDF, sehingga tidak menumpuk di pasar spot," kata David. Dengan demikian, aktivitas transaksi yang sifatnya hedging harus kembali diaktifkan. Melalui langkah-langkah, ini guncangan nilai tukar rupiah terhadap dolar dapat diredam sehingga tidak bergerak liar. (haa/haa) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah [1]berada di level Rp17.128 per dolar AS [2]pada Senin (13/4) pagi. Mata uang Garuda melemah 24 poin atau 0,14 persen dari perdagangan sebelumnya. Posisi tersebut sekaligus menjadi rekor terendah rupiah sepanjang sejarah. Pekan lalu, rupiah sempat menyentuh level Rp17.104 per dolar AS pada Jumat (10/4) sore sebelum kembali melemah. "Iya (mencapai rekor terendah)," kata Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi kepada CNNIndonesia.com. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas itu menjelaskan, tekanan terhadap rupiah dipicu kenaikan harga minyak mentah dunia yang kembali menembus US$100 per barel. Pada Senin ini, kontrak minyak mentah Brent naik US$6,71 atau 7,05 persen menjadi US$101,91 per barel pada pukul 01:04 GMT atau 08:04 WIB. Lalu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS tercatat berada di US$104,16 per barel, naik US$7,59 atau 7,86 persen. Menurut Ibrahim, kenaikan harga minyak membuat kebutuhan dolar untuk impor meningkat, sehingga memberi tekanan tambahan terhadap rupiah. "Pemerintah kan membutuhkan dana untuk membeli minyak 800-900 ribu paralel per hari. Itu berarti pemerintah harus mengimpor minyak yang cukup besar ya dengan dolar yang cukup besar. Inilah yang membuat Rupiah mengalami pelemahan," ujar Ibrahim. Ia memprediksi tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut sepanjang April. Nilai tukar diperkirakan melemah hingga Rp17.400 per dolar AS. Ibrahim menilai ketidakpastian konflik geopolitik dan lonjakan harga minyak menjadi faktor utama. Apalagi, gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang sebelumnya memberi harapan mereda, dilaporkan gagal mencapai kesepakatan. "Kalau hari ini Rp17.128 itu tertinggi, tapi di bulan April kemungkinan besar ini akan menuju ke Rp17.400," ujar Ibrahim. Secara terpisah, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal memberi pandangan serupa. Tekanan terhadap rupiah pada awal pekan ini dipicu kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan. "Faktor sentimen itu bisa mengubah kondisi 180 derajat dalam waktu singkat," ujar Faisal saat ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Senin. Namun, menurut dia, tekanan tajam tersebut biasanya terjadi pada fase awal, lalu berangsur mereda seiring adanya intervensi dari otoritas terkait di dalam negeri. Dengan berbagai upaya tersebut, Faisal memproyeksikan rupiah masih berpeluang menguat kembali hingga kisaran Rp16.900 per dolar AS. Di tengah pelemahan ini, ia juga menilai rupiah belum akan terdepresiasi hingga Rp20 ribu per dolar AS dalam waktu dekat. "Kalau saya lihat dari kaca mata sekarang itu potensinya untuk di atas apalagi sampai Rp20 ribu itu masih relatif kecil. Nah, tapi apapun ini kan kondisi rupiah, kondisi ekonomi, ini bergantung pada kondisi geopolitik. Susah kita prediksi," ujar Faisal. Namun, ia menilai level psikologis baru rupiah saat ini berada di kisaran Rp17 ribu per dolar AS. [Gambas:Youtube][3] (dhz/sfr) Add as a preferred source on Google [4] References^ rupiah (www.cnnindonesia.com)^ dolar AS (www.cnnindonesia.com)^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pertama pekan ini, Senin (13/4/2026), seiring penguatan dolar AS di pasar global. Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona merah pada level Rp17.100/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,09%. Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan terakhir, Jumat (10/4/2026), rupiah juga ditutup melemah tipis 0,03% ke posisi Rp17.085/US$. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David E. Sumual menilai kendati melemah, secara fundamental rupiah cukup baik. Bahkan jika dibandingkan dengan mata uang lain, kekuatan nilai tukar Garuda membaik. "Saya cuma mau menunjukkan dari sisi fundamental strength rupiah cukup baik. Biasanya ekonom menghitungnya relative strength dibanding mata uang lain - membaik," katanya, dalam Central Banking Forum 2026 dengan tema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global, di Jakarta, Senin (13/4/2026). David pun menuturkan Indonesia memang melakukan impor yang cukup besar. Impor yang besar memang memerlukan pasokan dolar yang berlimpah. Namun, David mengingatkan impor yang dilakukan oleh Indonesia mendorong ekspor. Kemudian, inflasi Indonesia masih terkendali. Inflasi di dalam negeri, menurut David, relatif rendah. Meskipun melonjak pada Februari dan Maret, tetapi perlahan mulai menurun. Oleh karena itu, dia memastikan rupiah layak menguat. Adapun, David melihat pelemahan rupiah saat lebih dipengaruhi oleh investor jangka pendek. "Pergerakan rupiah dominan memang relatif lebih digerakkan oleh investor portofolio," paparnya. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan menjelaskan, ada tiga indikator yang menandakan potensi penguatan rupiah ke depan. Tiga indikator ini ia sebut merupakan ukuran fundamental mata uang garuda. "Dari tiga indikator fundamental yang kita assess dan amati, rupiah itu kondisinya baik," kata Erwin dalam kesempatan yang sama. Faktor fundamental pertama yang menunjukkan rupiah sebetulnya dalam kondisi sehat ialah defisit transaksi berjalan yang masih di kisaran 0,69%. "Ini masih dalam batas toleransi kita," ucap Erwin. Kedua, ialah tekanan inflasi yang masih berada di kisaran target BI sepanjang tahun ini, 2,5% plus minus 1%, yakni 3,48% angka terakhir yang telah dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2026. Ketiga, ialah cadangan devisa yang kini masih di kisaran US$ 148,2 miliar. Besaran ini di atas standar global untuk memenuhi kewajiban 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. "Jadi dari tiga itu rupiah fundamentalnya baik-baik saja, meski kita bukannya imun terhadap gejolak global," tegasnya. Erwin mengatakan, tekanan kurs sejauh ini masih terkait dengan faktor risiko di eksternal, yakni perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran bukan masalah fundamental. "Sehingga dalam jangka menengah panjang rupiah punya harapan tren menguat. Kita harus sabar melihat konflik," tutur Erwin. (haa/haa) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal buka-bukaan soal kondisi Indonesia saat ini. Ia melihat, kondisi ekonomi Indonesia masih jauh lebih kuat dibandingkan jaman krisis di 1998. Adapun yang menjadi pembeda letak kekuatan ekonomi Indonesia saat ini dibandingkan dengan jaman krisis diantaranya yakni ada pada sektor riil. Menurutnya, kondisi sektor riil di tahun 1998 sangat rapuh sehingga tidak mampu menjaga pertumbuhan ekonomi kala itu. "Beberapa diantaranya sektor riil, kondisi fiskal, termasuk sektor keuangan. Sektor rill, jika dibandingkan dengan 1998, 2020 saat pandemi. Di 1998 riil rapuh, meski saat 1997 pertumbuhan ekonomi sempat tinggi," ujarnya dalam Central Banking Forum 2026 di The Grand Ballroom, Mandarin Oriental Jakarta, Senin, (13/4/2026). Penguatan sektor riil sendiri dinilainya sangat penting. Mengingat sektor ini menjadi tulang punggung utama perekonomian yang berkontribusi langsung pada pembentukan PDB. Jika pemerintah saat ini berhasil menjaga sektor riil tetap kuat dengan penciptaan lapangan pekerjaan yang terjaga. Ketahanan ekonomi Indonesia bakal tetap kuat di tengah kondisi geopolitik global. Ia pun melihat beberapa waktu terakhir, ada indikasi dalam 5 bulan akhir 2025 penjualan ritel naik terus hingga 3 bulan pertama 2026. "Di 2020 saat COVID, kuat riilnya. Tapi setelah COVID, pelemahan signifikan di sektor riil, ini yang harus kita balikkan," terangnya. Kedua lanjutnya soal fiskal. Ia mengakui tingkat utang Indonesia dan negara-negara lain tetap tinggi usai pandemi. Oleh sebab itu ia berharap pemerintah bisa mengelola dengan baik, atau menjaga defisit fiskal tidak lebih dari 3% untuk tetap menjaga kepercayaan pasar. "Yang membedakan kelembagaan dan sektor keuangan. Saat ini jauh lebih baik, jadi daya tahan dan antisipasi lebih baik untuk sekarang," tutupnya. (dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan daftar 18 emiten yang akan didepak tahun ini. Satu di antaranya adalah Tianrong Chemicals Industry (TDPM). Mengutip keterbukaan informasi, TDPM akan dihapus dari pencatatan efek atau delisting karena pailit. Saham TDPM sempat disuspensi sejak 27 April 2021 karena keterlambatan atas pembayaran pelunasan pokok MTN II. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Desember 202, DH Corporation Ltd tercatat sebagai penerima manfaat akhir dengan kepemilikan 72,51% atau 7.602.265.670 unit saham. Sisanya atau 27,49% digenggam oleh pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5%. Dalam data kepemilikan 1%, ada sejumlah pihak yang memegang saham TDPM. Satu di antaranya adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Perusahaan yang tergabung dalam Sinar Mas Group ini tercatat memiliki 119.127.550 saham TDPM atau 1,14%. Sesuai dengan Peraturan Bursa No. I-N, maka BEI menghimbau TDPM dan 17 emiten lain untuk melaksanakan buyback. Batas penyampaian keterbukaan informasi buyback dan mulai pelaksanaan buyback oleh Perseroan adalah 10 Mei 2026. Lalu masa pelaksanaan buyback adalah 11 Mei-9 November 2026. Selanjutnya TDPM akan efektif delisting mulai 10 November 2026. Adapun TDPM resmi dinyatakan pailit usai gugatan pembatalan perdamaian oleh PT Bata Merah Wisesa diterima pengadilan pada 10 Maret 2025. "Pada saat Keterbukaan Informasi ini diterbitkan, dan Berdasarkan hasil Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Jakarta Pusat atas Sidang Perkara Pembatalan Perdamaian dengan Nomor Perkara 4/Pdt.SusPembatalan Perdamaian /2025/PN.Niaga.jkt.pst pada tanggal 10 Maret 2025, bahwa Perseroan saat ini dinyatakan Pailit," mengutip keterangan perusahaan di keterbukaan informasi. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing mencatatkan net buy Rp574,9 miliar pada perdagangan sesi I Senin (13/4/2026). Total pembelian mencapai Rp3,0 triliun dan penjualan Rp2,4 triliun. Secara keseluruhan, aliran dana asing pada sesi pertama cenderung masuk ke saham energi dan grup konglomerasi. Sementara aksi jual terkonsentrasi pada saham-saham energi lainnya. Pada sisi pembelian, saham yang paling banyak dikoleksi asing adalah PT Petrosea Tbk. (PTRO), diikuti oleh saham milik konglomerat Prajogo Pangestu lainnya, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT). Selanjutnya, saham Grup Bakrie PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG). Aksi beli asing juga terlihat pada sejumlah saham big banks RI, yakni PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Sementara pada sisi penjualan, investor asing paling banyak melepas saham big bank lainnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Disusul saham minyak dan gas milik Happy Hapsoro PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) dan emiten Grup Sinar Mas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA). Mengutip data Indo Premier, berikut urutan saham yang paling banyak dibeli dan dijual investor asing pada sesi I perdagangan Senin, 13 April 2026: Saham Paling Banyak Dibeli Asing PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp157,7 miliar PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp86,0 miliar PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) - Rp72,3 miliar PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp54,1 miliar PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) - Rp44,3 miliar PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp40,6 miliar PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp38,3 miliar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp34,4 miliar PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp31,8 miliar PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) - Rp30,0 miliar Saham Paling Banyak Dijual Asing PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp116,2 miliar PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) - Rp38,3 miliar PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp31,0 miliar PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp22,9 miliar PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp18,0 miliar PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) - Rp11,9 miliar PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) - Rp11,4 miliar PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp8,7 miliar PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp8,2 miliar PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp6,5 miliar (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Daftar Isi Jakarta, CNN Indonesia -- Cara mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan [1]menjadi perhatian setelah sejumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dinonaktifkan pada awal 2026. Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Stevanus Adrianto Passat mengatakan saat ini peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 284,6 juta jiwa atau 99,3 persen dari keseluruhan penduduk Indonesia. Namun, sekitar 58,32 juta jiwa di antaranya merupakan peserta nonaktif sehingga perlu dibenahi secara serius oleh jajaran direksi BPJS Kesehatan. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Peserta yang terdampak tetap memiliki peluang untuk mengajukan reaktivasi sesuai ketentuan yang berlaku. "Kepesertaan yang dinonaktifkan masih dapat diaktifkan kembali apabila peserta memenuhi kriteria yang ditetapkan," ujar Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah beberapa waktu silam. Penonaktifan kepesertaan PBI JK dilakukan sebagai bagian dari pembaruan data berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang ditetapkan pada 19 Januari 2026 dan mulai berlaku 1 Februari 2026. Pembaruan ini bertujuan memastikan bantuan iuran tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Syarat Reaktivasi Peserta PBIPeserta yang dapat mengaktifkan kembali kepesertaannya adalah mereka yang sebelumnya tercatat sebagai peserta PBI JK dan dinonaktifkan pada Januari 2026. Selain itu, peserta harus masuk kategori masyarakat miskin atau rentan miskin berdasarkan hasil verifikasi di lapangan. Kriteria lain yang menjadi pertimbangan adalah kondisi kesehatan, seperti mengidap penyakit kronis atau berada dalam keadaan darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa. Mengacu pada Peraturan Menteri Sosial Nomor 21 Tahun 2019, kepesertaan yang telah dinonaktifkan masih dapat diaktifkan kembali dalam jangka waktu maksimal enam bulan sejak penonaktifan. Langkah Mengaktifkan Kembali BPJS KesehatanUntuk melakukan reaktivasi, peserta perlu mengajukan permohonan melalui dinas sosial setempat dengan membawa sejumlah dokumen, seperti Kartu JKN-KIS, Kartu Keluarga (KK), dan KTP. Jika status kepesertaan telah nonaktif lebih dari enam bulan, peserta harus terlebih dahulu mengajukan pendaftaran ulang ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setelah data diverifikasi, dinas sosial akan menerbitkan surat keterangan sebagai dasar pengajuan aktivasi kembali ke BPJS Kesehatan. Setelah proses reaktivasi selesai, peserta dapat kembali menggunakan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rumah sakit. Penentuan status dan cara cek kepesertaanStatus "tidak mampu" sebagai syarat utama PBI ditentukan melalui pendataan pemerintah daerah yang diverifikasi oleh Kementerian Sosial. Bagi masyarakat yang merasa memenuhi kriteria namun belum terdaftar, disarankan segera menghubungi pihak kelurahan atau desa agar data dimasukkan ke DTKS. Peserta juga dapat memantau status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN. Selain itu, layanan informasi tersedia melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, BPJS Kesehatan Care Center 165, maupun kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Dengan mengikuti prosedur tersebut, peserta yang memenuhi syarat dapat kembali mengaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan dan memperoleh akses layanan kesehatan sesuai ketentuan. [Gambas:Youtube][2] (del/sfr) Add as a preferred source on Google [3] References^ BPJS Kesehatan (www.cnnindonesia.com)^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Perang Iran-Amerika Serikat (AS) memicu penutupan Selat Hormuz. Hal ini meningkatkan risiko bagi asuransi umum yang memberikan proteksi bagi risiko klaim perdagangan internasional dan pelayaran. Direktur Utama Asuransi Asei Dody Dalimunthe menyebut premi asuransi perang berpotensi naik hingga tiga kali lipat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Meski demikian, sebagian besar pelaku industri lebih memilih untuk bersikap selektif dalam memilih risiko ketimbang langsung menaikkan harga premi. Dengan banyaknya perusaha yang merubah rute akibat penutupan Selat Hormuz, terjadi adanya keterlambatan pengiriman barang. Keterlambatan ini kemudian berimbas pada sektor asuransi perdagangan, terutama terkait kepastian pembayaran dalam transaksi ekspor-impor. "Nah delay ini impact-nya ke asuransi perdagangan. Karena barang yang harusnya diterima itu sebulan bisa molor ke sana. Sehingga di luar negeri yang mungkin sudah ada deal dengan pembeli di sana bisa-bisa dia pembelinya menunggu kelamaan dan nggak jadi beli. Jadi barang menumpuk di sana, dan dia nggak bisa bayar ke si ekspor itu," jelas Dody ditemui wartawan di Jakarta, Senin, (13/4/2026). Masih dari pemain pelat merah, Presiden Direktur Tugu Insurance Adi Pramana tak menampik pihaknya mengantisipasi adanya peningkatan risiko atas dampak perang ini. Apalagi, TUGU sebagai anak usaha Pertamina ikut memproteksi kapal tanker minyak dan gas (migas) milik Pertamina. "Ini memang untuk perang ini ya pasti ada sedikit peningkatan risiko jadi ada sedikit penambahan klaimnya itu tapi kita usahakan bahwa kami benar-benar support jadi ya sudah kita mungkin full effort lah untuk membawa kapal tersebut kembali ke Indonesia," ujar Adi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, (10/4/2026). Meski hingga saat ini belum ada klaim, namun segmen asuransi offshore menjadi salah satu kontributor terbesar dari Gross Written Premium (GWP) TUGU selama tahun 2025. Diketahui, asuransi offshore berkontribusi terhadap 10,52% dari total GWP sebesar Rp6,37 triliun. Belum lama ini, 2 Kapal Tanker minyak milik PT Pertamina (Persero) masih tertahan di Selat Hormuz. Minggu lalu, pemerintah sedang melakukan komunikasi intens dengan pihak Iran agar kapal tersebut bisa segera ke luar. "Lagi dilakukan komunikasi yang intens terkait dengan dua kapal itu. Insya Allah doain bisa cepat. Ada jeda 2 Minggu daripada eskalasi di Timur Tengah. Mudah-mudahan bisa cepat selesai," terang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat Konfrensi Pers di Istana Negara, Rabu (8/4/2026). Bahlil menekankan, bahwa 2 kapal tanker milik Pertamina itu membawa minyak mentah atau crude bukan impor produk jadi yakni Bahan Bakar Minyak (BBM). "Tinggal crudenya saja sekitar 20%-25% (Impor minyak dari timur Tengah)" tegas Bahlil. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menantea[1], bisnis minuman teh kekinian yang didirikan oleh Jerome Polin [2]pada 2021, resmi menutup permanen seluruh gerainya pada 25 April 2026 setelah lima tahun beroperasi. Pengumuman penutupan permanen ini disampaikan menagemen melalui unggahan di Instagram resmi mereka @menantea.toko. "Berat rasanya mengatakan ini. Namun, seperti yang sudah diinfokan oleh Mintea2, seluruh cabang Menantea akan resmi tutup operasional per tanggal 25 April 2026," tulis manajemen yang dikutip pada Senin (13/4). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menantea pun memberikan kenang-kenangan perpisahan bagi seluruh pelanggannya melalui diskon besar-besaran pada periode 10-24 April 2026. "Sebagai penutupan perpisahan kami, dalam 15 hari terakhir ini, MenanTeam ingin memberikan kado spesial untuk kalian. Promo clearance sale, 10ribu/cup dan 15ribu/cup untuk cabang Papua," imbuh manajemen. Pengumuman penutupan juga disampaikan oleh kakak Jerome Polin, Jehian Panangian Sijabat yang membangun bisnis tersebut bersama sang adik. Dalam unggahannya, Jehian mengungkap selain persaingan bisnis yang makin ketat, kesalahan pemilihan partner bisnis membuat usaha pertamanya yang dirintis tersebut gagal bersaing. "Bagi kami ini adalah perusahaan pertama. Sayangnya, kami belum siap menghadapi sisi gelap dunia bisnis. Kami kurang melakukan background research terhadap calon partner bisnis, kami tidak rutin melalukan audit internal keuangan. Seiring berjalannya waktu, kami menemukan kesalahan dalam operasional Menantea," jelasnya. Menambahkan komentar dalam unggahan kakaknya, Jerome Polin mengungkap banyak pelajaran yang didapat dari 'anak pertamanya' ini. "Biggest lesson: Jangan gampang percaya sama orang, meskipun keliatannya udah berpengalaman, bisa aja nilep/menipu. Pastikan kita ngerti bisnisnya, dan bikin kontrak/perjanjian yang jelas di awal," ujar Jerome Polin. [Gambas:Youtube][3] (ldy/sfr) Add as a preferred source on Google [4] References^ Menantea (www.cnnindonesia.com)^ Jerome Polin (www.cnnindonesia.com)^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil atau IPR per Februari 2026 mengalami kenaikan sebesar 6,5% (yoy). Kenaikan ini lebih tinggi jika dibandingkan IPR Januari 2026 sebesar 5,7% (yoy). Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso mengemukakan pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan penjualan pada mayoritas kelompok, terutama Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dan Subkelompok Sandang. "Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2026 tumbuh sebesar 4,1% (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada pada fase kontraksi sebesar 2,7% (mtm)," papar Denny, dalam rilis resmi, Senin (14/4/2026). Peningkatan tersebut didukung oleh kinerja penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang sejalan dengan kenaikan permintaan masyarakat saat periode Ramadan. Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang yaitu Mei 2026, diprakirakan meningkat, sementara pada enam bulan yang akan datang yaitu Agustus 2026, diprakirakan relatif stabil. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Mei 2026 sebesar 157,4, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH April 2026 sebesar 153,9 seiring kenaikan harga bahan baku. Sementara itu, IEH Agustus 2026 diprakirakan sebesar 157,2, relatif stabil dibandingkan dengan IEH pada Juli 2026 sebesar 157,1. Adapun, BI juga memperkirakan kinerja penjualan eceran pada Maret 2026 tetap tumbuh. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2026 yang diprakirakan tumbuh sebesar 2,4% (yoy). "Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi," kata Denny. Kemudian, secara bulanan, Denny menuturkan penjualan eceran pada Maret 2026 diprakirakan tumbuh sebesar 9,3% (mtm), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026 sebesar 4,1% (mtm). Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Subkelompok Sandang sejalan dengan peningkatan permintaan rumah tangga selama periode perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 H. (haa/haa) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur CORE Indonesia Mohammad Faisal mengungkapkan menjaga stabilitas nilai tukar menjadi langkah penting, terutama untuk meredam efek dari peningkatan harga komoditas akibat perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Volatilitas dan tekanan nilai tukar terlihat di beberapa negara, termasuk dialami Indonesia. Meski demikian, volatilitas pada nilai tukar rupiah menurutnya masih cukup rendah dan dapat diredam dengan kebijakan yang tepat. "Masih bisa diredam, cadangan devisa masih cukup, dampak stabilisasi menurunkan cadangan devisa, namun secara nilai masih bisa diintervensi," ungkap Faisal dalam Central Banking Forum, dengan tema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global, di Jakarta, Senin (13/4/2026). Dia menegaskan langkah bank sentral harus diapresiasi, dengan upaya menjaga nilai tukar tanpa menaikkan BI Rate. Faisal menilai ini menjadi hal positif untuk stabilitas nilai tukar ke depan. Dari sisi inflasi, Indonesia pun masih lebih rendah dibandingkan negara lainnya. Secara nilai Inflasi bulanan lebih rendah di Maret dibandingkan Februari, sementera secara tahunan tidak sampai 3,5%. "Selain karena nilai tukar stabil, peran pemerintah untuk pertahankan harga BBM domestik, ini sangat penting untuk menjaga inflasi," kata Faisal. Jika dilihat ke belakang, jika BBM naik, dampak langsung dan tidak langsung adalah ke harga pangan. "Pernah kami lakukan simulasi, saat bahas stabilitas, yang jadi sorotan adalah tata Kelola fiscal. Jika harga minyak US$ 84 per barel atau lebih dengan nilai tukar Rp 16.800-17.000 subsidi energi yg dibutuhkan lebih dari Rp 100 triliun. Sehingga tata kelola fiskal, jadi tantangan yg sangat besar dan dihindari agar tidak sampai 3%," jelasnya. Faisal mengapresiasi kebijakan pemerintah yang mempertahankan defisit anggaran tidak lebih dari 3,5%. Untuk itu, dibutuhkan 'ongkos' dan langkah strategis. Yang paling utama adalah efisiensi, sehingga dibutuhkan peninjauan Kembali dan refocusing pada program-program unggulan. "Ini baik untuk jaga stabilitas, dan kesehatan fiskal, tingkatkan kepercayaan diri dunia usaha," ungkapnya. Dia juga menilai program hilirisasi mulai terlihat dampaknya sejak awal pandemi, dan mendorong surplus perdagangan, bukan hanya CPO dan batu bara, melainkan juga nikel hingga besi baja. "Kalau ini terus diperkuat, defisit menipis dan bisa kembali ke surplus, atau current account ini dilihat investor, san pengaruh kekuatan stabilitas nilai tukar rupiah," tegas Faisal. (rah/rah) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- IHSG berhasil melanjutkan tren penguatan dan menutup perdagangan sesi I, Senin (13/04/2026) di zona hijau di 7.492 meski Rupiah masih menghadapi tekanan hingga terperosok ke posisi Rp 17.120 per Dolar AS. Sentimen apa yang mempengaruhi pergerakan pasar modal RI? Selengkapnya simak ulasan Andi Shalini dengan Equity Analyst CNBC Indonesia, Gelson Kurniawan dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 13/04/2026) Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) memperkirakan, kurs rupiah akan mengalami penguatan dalam jangka waktu menengah panjang. Meskipun, saat ini tengah dalam periode tekanan, hingga ke level Rp 17.100 per dolar AS. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan menjelaskan, ada tiga indikator yang menandakan potensi penguatan rupiah ke depan. Tiga indikator ini ia sebut merupakan ukuran fundamental mata uang garuda. "Dari tiga indikator fundamental yang kita assess dan amati, rupiah itu kondisinya baik," kata Erwin dalam acara Central Banking Forum 2026 CNBC Indonesia, Senin (13/4/2026). Faktor fundamental pertama yang menunjukkan rupiah sebetulnya dalam kondisi sehat ialah defisit transaksi berjalan yang masih di kisaran 0,69%. "Ini masih dalam batas toleransi kita," ucap Erwin. Kedua, ialah tekanan inflasi yang masih berada di kisaran target BI sepanjang tahun ini, 2,5% plus minus 1%, yakni 3,48% angka terakhir yang telah dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2026. Ketiga, ialah cadangan devisa yang kini masih di kisaran US$ 148,2 miliar. Besaran ini di atas standar global untuk memenuhi kewajiban 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. "Jadi dari tiga itu rupiah fundamentalnya baik-baik saja, meski kita bukannya imun terhadap gejolak global," tegasnya. Erwin mengatakan, tekanan kurs sejauh ini masih terkait dengan faktor risiko di eksternal, yakni perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran bukan masalah fundamental. "Sehingga dalam jangka menengah panjang rupiah punya harapan tren menguat. Kita harus sabar melihat konflik," tutur Erwin. (arj/haa) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur CORE Indonesia Mohammad Faisal mengungkapkan kondisi Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lain, dalam menghadapi perang Amerika Serikat dengan Iran. Dari sisi harga komoditas, negara-negara dunia harus mempersiapkan diri pada kenaikan harga minyak. Apalagi dengan gagalnya gencatan senjata, tekanan masih akan dirasakan ke depannya. Menurutnya Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara lainnya, karena tingkat ketergantungannya tidak setinggi Filipina dan Malaysia. "Ketergantungan terhadap Gulf Country (negara teluk), kita masih lebih baik. Filipina 90%, Malaysia 70%, Indonesia 20% ini karena masih impor dari negara-negara Afrika. Dalam konteks ketahanan energi, kita masih jauh lebih baik dari negara tetangga," ungkap Faisal dalam Central Banking Forum, dengan tema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global, di Jakarta, Senin (13/4/2026). Selain itu, Indonesia juga gencar melakukan percepatan transisi energi, sehingga tidak hanya mengandalkan minyak. Dia menilai transisi energi harus lebih banyak didorong, termasuk pemanfaatan batu bara. Meski aman dari sisi energi, Faisal menyoroti potensi peningkatan harga yang cukup krusial, salah satunya pangan. Peningkatan harga pupuk misalnya, bisa berimbas pada komoditas pangan, seperti gula dan kedelai. "Sebelum perang sudah meningkat, kemudian setelah Januari meningkat lebih tinggi. Sehingga bisa diredam dengan menjaga stabilitas nilai tukar sangat penting," ungkapnya. Dari sisi nilai tukar rupiah, meski terjadi volatilitas, Indonesia masih bisa meredam dampaknya karena cadangan devisa masih cukup. "Yang cukup diapresiasi adalah nilai tukar selama ini tanpa menaikkan suku bunga BI Rate masih dipertahankan. Ini hal positif untuk stabilitas nilai tukar ke depan," kata Faisal. (rah/rah) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Malaysia[1] bersiap menghadapi potensi kelangkaan bahan bakar (BBM[2]) yang diperkirakan terjadi mulai Juni 2026, seiring dampak konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap pasokan energi[3] global. Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah Mohd Nasir mengatakan periode Juni hingga Juli akan menjadi fase krusial dalam menjaga ketersediaan energi nasional. "Juni dan Juli akan menjadi periode yang sangat kritis untuk memastikan pasokan bahan bakar tetap tersedia," ujarnya, melansir Bloomberg. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menambahkan ketersediaan bahan baku lain berbasis minyak dan gas, termasuk untuk industri farmasi dan alat kesehatan, juga perlu dijaga. Sinyal kewaspadaan ini sebelumnya telah disampaikan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang menyebut ketidakpastian pasokan energi bisa mulai terasa pada Juni. Hal ini menegaskan kerentanan Malaysia terhadap tekanan krisis energi global. Meski demikian, pemerintah setempat memastikan pasokan energi masih dalam kondisi aman untuk jangka pendek. Akmal menyebut ketersediaan BBM untuk April dan Mei masih stabil, namun tantangan utama akan muncul setelahnya. [Gambas:Youtube][4] Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah mulai mengambil langkah diversifikasi sumber pasokan energi serta memperkuat kerja sama dengan mitra dagang utama. Di sisi lain, lonjakan permintaan di sejumlah wilayah sempat memicu gangguan sementara di beberapa stasiun pengisian bahan bakar. Namun, Wakil Menteri Perdagangan Dalam Negeri Fuziah Salleh menegaskan kondisi tersebut bersifat sementara dan sedang ditangani. "Posisi pasokan bahan bakar negara masih stabil dan mencukupi," ujarnya sambil mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah juga menepis laporan media asing yang menyebut adanya ekspor solar dari Malaysia ke Filipina. Perusahaan energi nasional Petroliam Nasional (Petronas) menegaskan tidak memiliki perjanjian pasokan dengan pihak Filipina dan tetap memprioritaskan kebutuhan domestik. Selain langkah pengamanan pasokan, pemerintah Malaysia juga mengaktifkan kembali kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sejak pertengahan April. Kebijakan ini diterapkan hingga tiga hari dalam seminggu, sebagai bagian dari upaya penghematan energi. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk seluruh sektor. Pegawai di bidang keamanan, kesehatan, dan pendidikan tetap diwajibkan bekerja dari kantor guna menjaga layanan publik. Selain itu, hanya ASN yang tinggal lebih dari 8 kilometer dari kantor dan berada di wilayah tertentu seperti Kuala Lumpur, Putrajaya, Selangor, dan ibu kota negara bagian yang memenuhi syarat WFH. Dalam pelaksanaannya, pegawai yang bekerja dari rumah diwajibkan menggunakan aplikasi pelacakan berbasis geolokasi bernama SPOT-Me untuk mencatat kehadiran dan aktivitas kerja secara berkala, bahkan hingga setiap jam. Kebijakan ini menuai beragam tanggapan. Sebagian pegawai menyambut positif karena dapat menghemat waktu dan biaya, namun ada pula yang menilai pekerjaan tertentu menjadi kurang efisien jika dilakukan dari rumah. Sejumlah kalangan juga menilai dampak kebijakan ini terhadap penghematan energi relatif terbatas. Ekonom memperkirakan hanya sekitar 260 ribu dari total 1,3 juta ASN yang memenuhi syarat WFH, sehingga penghematan bahan bakar yang dihasilkan kurang dari 1 persen dari total konsumsi nasional. Agar lebih berdampak, kebijakan serupa dinilai perlu diperluas ke sektor swasta, meskipun hal tersebut berpotensi menimbulkan tantangan baru bagi dunia usaha. (del/ins) Add as a preferred source on Google [5] References^ Malaysia (www.cnnindonesia.com)^ BBM (www.cnnindonesia.com)^ pasokan energi (www.cnnindonesia.com)^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Malaysia[1] bersiap menghadapi potensi kelangkaan bahan bakar (BBM[2]) yang diperkirakan terjadi mulai Juni 2026, seiring dampak konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap pasokan energi[3] global. Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah Mohd Nasir mengatakan periode Juni hingga Juli akan menjadi fase krusial dalam menjaga ketersediaan energi nasional. "Juni dan Juli akan menjadi periode yang sangat kritis untuk memastikan pasokan bahan bakar tetap tersedia," ujarnya, melansir Bloomberg. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menambahkan ketersediaan bahan baku lain berbasis minyak dan gas, termasuk untuk industri farmasi dan alat kesehatan, juga perlu dijaga. Sinyal kewaspadaan ini sebelumnya telah disampaikan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang menyebut ketidakpastian pasokan energi bisa mulai terasa pada Juni. Hal ini menegaskan kerentanan Malaysia terhadap tekanan krisis energi global. Meski demikian, pemerintah setempat memastikan pasokan energi masih dalam kondisi aman untuk jangka pendek. Akmal menyebut ketersediaan BBM untuk April dan Mei masih stabil, namun tantangan utama akan muncul setelahnya. [Gambas:Youtube][4] Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah mulai mengambil langkah diversifikasi sumber pasokan energi serta memperkuat kerja sama dengan mitra dagang utama. Di sisi lain, lonjakan permintaan di sejumlah wilayah sempat memicu gangguan sementara di beberapa stasiun pengisian bahan bakar. Namun, Wakil Menteri Perdagangan Dalam Negeri Fuziah Salleh menegaskan kondisi tersebut bersifat sementara dan sedang ditangani. "Posisi pasokan bahan bakar negara masih stabil dan mencukupi," ujarnya sambil mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah juga menepis laporan media asing yang menyebut adanya ekspor solar dari Malaysia ke Filipina. Perusahaan energi nasional Petroliam Nasional (Petronas) menegaskan tidak memiliki perjanjian pasokan dengan pihak Filipina dan tetap memprioritaskan kebutuhan domestik. Selain langkah pengamanan pasokan, pemerintah Malaysia juga mengaktifkan kembali kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sejak pertengahan April. Kebijakan ini diterapkan hingga tiga hari dalam seminggu, sebagai bagian dari upaya penghematan energi. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk seluruh sektor. Pegawai di bidang keamanan, kesehatan, dan pendidikan tetap diwajibkan bekerja dari kantor guna menjaga layanan publik. Selain itu, hanya ASN yang tinggal lebih dari 8 kilometer dari kantor dan berada di wilayah tertentu seperti Kuala Lumpur, Putrajaya, Selangor, dan ibu kota negara bagian yang memenuhi syarat WFH. Dalam pelaksanaannya, pegawai yang bekerja dari rumah diwajibkan menggunakan aplikasi pelacakan berbasis geolokasi bernama SPOT-Me untuk mencatat kehadiran dan aktivitas kerja secara berkala, bahkan hingga setiap jam. Kebijakan ini menuai beragam tanggapan. Sebagian pegawai menyambut positif karena dapat menghemat waktu dan biaya, namun ada pula yang menilai pekerjaan tertentu menjadi kurang efisien jika dilakukan dari rumah. Sejumlah kalangan juga menilai dampak kebijakan ini terhadap penghematan energi relatif terbatas. Ekonom memperkirakan hanya sekitar 260 ribu dari total 1,3 juta ASN yang memenuhi syarat WFH, sehingga penghematan bahan bakar yang dihasilkan kurang dari 1 persen dari total konsumsi nasional. Agar lebih berdampak, kebijakan serupa dinilai perlu diperluas ke sektor swasta, meskipun hal tersebut berpotensi menimbulkan tantangan baru bagi dunia usaha. (del/ins) Add as a preferred source on Google [5] References^ Malaysia (www.cnnindonesia.com)^ BBM (www.cnnindonesia.com)^ pasokan energi (www.cnnindonesia.com)^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menggelar PINTU Goes to Campus bertajuk Financial Literacy di Bale Sawala, Universitas Padjajaran (Unpad) Jatinangor, Bandung, Jawa Barat pada Kamis (9/4). CMO PINTU, Timothius Martin pada kesempatan ini menyoroti masa depan adopsi crypto. Ia menilai, investasi kripto saat ini sudah semakin diterima masyarakat, termasuk oleh 21 juta orang Indonesia yang melakukan trading. Bagi Timothius, tantangan kini sudah berubah bukan lagi tentang adopsi kripto, melainkan soal literasi dan edukasi. "Untuk itu, PINTU bekerja sama dengan OJK, Universitas, dan Investortrust, menggelar acara edukasi dan literasi ke kampus-kampus, tujuannya untuk bersama-sama memberikan edukasi tentang aset crypto khususnya kepada generasi muda masa depan, yakni teman-teman mahasiswa agar dapat memiliki pemahaman yang matang sebelum mulai berinvestasi," tutur Timothius. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Seiring peningkatan minat generasi muda terhadap investasi digital, industri crypto terus mengalami pertumbuhan. Berdasarkan data dari OJK per Februari 2026, jumlah investor aset crypto di Indonesia telah mencapai 21,07 juta. Tren ini juga tercermin secara global, World Economic Forum mencatat sekitar 42 persen investor Gen Z telah memiliki aset crypto. Hal tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap investasi digital sekaligus menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan di tengah tren tersebut. "Di tengah perkembangan industri yang cepat dan berbagai faktor global yang memengaruhi pasar, penting bagi generasi muda tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memahami investasi secara mendalam. Kami akan terus berkomitmen untuk menghadirkan ruang belajar agar generasi muda dapat membangun pemahaman yang matang dan mengambil keputusan finansial secara bijak," ujar Timo. Sejalan, Rektor Unpad Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyatakan bahwa literasi keuangan bagi mahasiswa sangat diperlukan. Terlebih, kini ada begitu banyak produk keuangan. Arief pun menyampaikan apresiasi kepada PINTU atas kolaborasi dengan OJK dan para pemangku kepentingan lainnya atas inisiatif literasi keuangan ini. Ia berharap, langkah ini dapat bermanfaat dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik. "Sekarang begitu banyaknya produk keuangan, begitu banyaknya masalah-masalah keuangan yang kalau kita tidak pelajari secara baik, kalau kita tidak kenal, maka ini akan menyebabkan hal-hal yang menjadi permasalahan di masa yang akan datang, Oleh karenanya, saya berterima kasih kepada OJK, kepada PINTU, Investortrust dan seterusnya, untuk bisa memberikan sharing mengenai hal tersebut kepada kita semua di Unpad," kata Arief. Sementara, Djoko Kurnijanto selaku Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto turut memberikan imbauan kepada mahasiswa tentang literasi keuangan. Menurutnya, ada dua kondisi terkait tantangan dunia kripto ini. "Jadi kita menemui dua kondisi ya. Di satu sisi memang investasi atau masalah financial literacy ini satu masalah tersendiri. Namun ketika didalami, ada tantangan lagi terkait dengan aset crypto di mana masih terjadi gap antara literasi dengan inklusi. Inilah yang kemudian membuat kami terus melakukan langkah-langkah bagaimana caranya supaya masyarakat yang melakukan investasi crypto ini tidak sekadar ikut-ikutan," ujarnya. Djoko menjelaskan, filosofi investasi yang ada di OJK masih sangat relevan dengan yang ada di crypto, khususnya di poin 2L, yaitu Legal dan Logis. "Pastikan daftar aset keuangan digitalnya itu legal dan pastikan bertransaksi dengan exchange atau Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berlisensi dan diawasi oleh OJK dan pastikan logis jangan mudah tergiur tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan pasti," pungkas Djoko. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 200 mahasiswa ini turut dihadiri Rektor Unpad Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Djoko Kurnijanto, Kepala Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 OJK Provinsi Jawa Barat Melati Usman, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad Dian Masyita, Wakil Pemimpin Redaksi Investortrust.id Abdul Aziz, SVP Strategy & Business PINTU Andy Putra, dan Chief Marketing Officer PINTU, Timothius Martin. Dalam kesempatan yang sama, PINTU turut menyerahkan penghargaan bagi delapan mahasiswa Unpad yang berprestasi. (rea/rir) Add as a preferred source on Google ==== [2] [1]References^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Jaringan agensi kreatif independen Feel Good Network resmi memperluas ekspansi regionalnya dengan memasuki pasar Malaysia. Ekspansi ini ditandai dengan peluncuran Tales Asia, agensi kreatif full-service yang berbasis di Kuala Lumpur, serta penunjukan tiga pimpinan senior untuk memperkuat pertumbuhan bisnis. Langkah ini diambil di tengah pertumbuhan pesat ekonomi digital Asia Tenggara. Berdasarkan studi e-Conomy SEA 2025 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital kawasan diproyeksikan melampaui US$300 miliar pada tahun ini. Pertumbuhan belanja iklan digital juga tercatat meningkat 16 persen secara tahunan, didorong oleh tren video commerce, konten berbasis kreator, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Selain itu, hubungan ekonomi antara Indonesia dan Malaysia dinilai semakin erat. Wisatawan Malaysia tercatat sebagai kelompok pengunjung terbesar ke Indonesia sepanjang 2024. Di sisi lain, sejumlah merek Indonesia di sektor makanan dan minuman (F&B) serta gaya hidup mulai memperluas ekspansi ke Malaysia. CEO Feel Good Network, Wisnu Satya Putra, mengatakan ekspansi ini didorong oleh kebutuhan brand yang bergerak lintas negara namun masih minim mitra strategis yang memahami kedua pasar. "Brands bergerak dan bertumbuh dengan cepat, namun hanya sedikit mitra yang memahami dari kedua sisi. Kami membangun Feel Good Network untuk memahami isu tersebut, memadukan adaptabilitas yang independen dengan pemahaman strategis, sehingga klien selalu mendapatkan ide yang cepat dan eksekusi matang," ujarnya. Peluncuran Tales Asia dipimpin oleh Lila Talitha yang menjabat sebagai Chief Creative Officer (CCO) Feel Good Network sekaligus Founder Tales Asia. Talitha memiliki pengalaman lebih dari 16 tahun di industri kreatif di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Ia dikenal sebagai pemimpin kreatif dengan rekam jejak internasional, termasuk meraih lebih dari 200 penghargaan serta membawa sejumlah agensi meraih gelar "Agency of the Year". Keahliannya juga diakui secara global, dengan keterlibatan sebagai juri di berbagai ajang internasional seperti ANDY Awards, The One Show, MAD STARS, dan Adfest. "Saya memutuskan untuk bergabung dengan Feel Good Network karena filosofi yang mendeskripsikan diri saya. Bertumbuh harus dirasakan dengan baik, atau 'feel good', tidak dipaksakan namun memiliki intensi, berkelanjutan dan menginspirasi para pihak yang terlibat," katanya. Talitha menilai peluang kolaborasi lintas negara di kawasan Asia Tenggara semakin besar, khususnya dalam membantu brand memahami perbedaan budaya dan kebiasaan konsumen di tiap negara. Menurutnya, Tales Asia dirancang sebagai jembatan budaya yang memungkinkan brand tetap relevan secara lokal tanpa kehilangan identitas utama saat berekspansi secara regional. "Kami melihat kesempatan besar untuk membantu Brands bergerak di Indonesia & Malaysia, dengan keahlian untuk memahami budaya dan kebiasaan masing-masing negara, membuatnya menjadi relevan tanpa harus kehilangan identitas. Ini adalah peran yang ingin kita jalani, jembatan budaya yang menjadi kekuatan lokal demi pertumbuhan regional," tuturnya Tunjuk Tiga Pimpinan Senior Selain peluncuran Tales Asia, Feel Good Network juga mengumumkan penunjukan tiga pimpinan senior baru, yakni Reza Akbar sebagai Chief Growth Officer (CGO), Erick Sebastian sebagai Chief Content Officer (CCO), dan Ranggaz Laksmana sebagai Group Strategic Advisor. Reza dan Erick akan memimpin percepatan pertumbuhan perusahaan melalui penguatan kemitraan strategis, pengembangan solusi lintas unit, serta peningkatan efektivitas perencanaan dan pengukuran kinerja. Sementara itu, Ranggaz Laksmana membawa pengalaman dalam pengembangan bisnis berbasis venture-building di berbagai sektor konsumen. Perannya diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha sekaligus memperluas perspektif perusahaan terhadap perilaku audiens dan peluang pertumbuhan brand. Model Kerja Berbasis Spesialisasi Sejak didirikan pada 2025, Feel Good Network mencatat pertumbuhan signifikan hingga delapan kali lipat dan telah bermitra dengan lebih dari 20 klien dari berbagai industri. Perusahaan ini mengusung pendekatan kolaboratif berbasis spesialisasi, dengan menghadirkan tim ahli di bidang konten, strategi kreatif, sosial media, data, hingga commerce dalam satu ekosistem terpadu. Pendekatan tersebut dinilai penting di tengah tantangan baru yang dihadapi brand modern, mulai dari kebutuhan produksi konten dalam skala besar, pengelolaan influencer, hingga pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan bisnis. Reza Akbar menjelaskan, klien saat ini tidak lagi sekadar mencari agensi, melainkan mitra strategis yang mampu mendorong pertumbuhan bisnis secara terukur. "Sebagian membutuhkan skala konten yang besar tanpa kehilangan kualitas. Yang lain ingin mengubah media sosial menjadi saluran bisnis yang nyata, atau akhirnya menghubungkan data dengan berbagai keputusan yang benar-benar berarti," kata Reza. "Strategi dan kreativitas menentukan arahnya; para spesialis yang tepat memastikan semuanya berjalan dan memberikan dampak. Inilah yang menggerakkan tahun pertama kami - dan inilah yang akan kami perbesar ke depannya," tambah Reza. Dengan peluncuran Tales Asia serta penguatan struktur kepemimpinan, Feel Good Network menargetkan pertumbuhan yang semakin agresif di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperluas layanan di bidang konten, strategi kreatif, sosial, data, dan commerce. (ory/ory) Add as a preferred source on Google ==== [2] [1]References^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik arah ke zon hijau setelah sempat ambruk pagi tadi, Senin (13/4/2026). Indeks menguat 0,46% atau naik 34,23 poin ke level 7.492,73. Sebanyak 305 saham turun, 348 naik, dan 162 tidak bergerak. Nilai transaksi sesi satu mencapai Rp 10,10 triliun, melibatkan 23,55 miliar saham dalam 1,51 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun terkerek menjadi Rp 13.325 triliun. Mayoritas sektor perdagangan menguat dengan kenaikan terbesar dicatatkan oleh infrastruktur dan barang baku. Sementara itu sektor teknologi dan finansial tercatat mengalami pelemahan terbesar hari ini. Emiten konglomerat tercatat menjadi penggerak utama kinerja IHSG. Tercatat emiten Prajogo Pangestu menjadi tiga emiten dengan kontribusi terbesar atas kenaikan IHSG. Ketiganya adalah BRPT dengan sumbangsih 16,6 indeks poin, BREN 9,22 indeks poin dan TPIA 7,24 indeks poin. Kemudian ada juga tiga emiten lain Prajogo yang masuk dalam 10 besar penggerak IHSG yakni CUAN, PTRO dan CDIA. Sementara itu empat emitan lain yang masuk 10 besar penopang kinerja IHSG hari ini adalah IMPC dan 3 emiten Grup Bakrie yakni ENRG, BRMS dan VKTR. Kinerja positif IHSG ini terjadi seiring dengan kondisi geopolitik yang masih belum stabil. Presiden Donald Trump pada Minggu mengatakan bahwa AS akan memblokade Selat Hormuz setelah pembicaraan yang digelar di Pakistan untuk mengakhiri perang Iran mengalami kebuntuan. "Efektif segera, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang terbaik di dunia, akan memulai proses MEMBLOKADE setiap kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz," kata Trump dalam unggahan di platform media sosialnya, Truth Social. "Blokade akan dimulai dalam waktu dekat. Negara-negara lain akan terlibat dalam blokade ini. Iran tidak akan diizinkan mengambil keuntungan dari tindakan pemerasan ilegal ini." U.S. Central Command menyatakan dalam unggahan di X pada Minggu malam bahwa militer AS akan mulai menerapkan blokade tersebut pada Senin pukul 10 pagi waktu Timur AS. CENTCOM mengatakan informasi tambahan akan diberikan kepada kapal-kapal komersial sebelum blokade dimulai. Mereka menambahkan bahwa AS tidak akan menghalangi kapal yang melintas menuju dan dari pelabuhan non-Iran. Blokade hanya akan diberlakukan terhadap kapal yang masuk atau keluar dari pelabuhan atau wilayah pesisir Iran, termasuk seluruh pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman. Pengumuman blokade AS ini menghancurkan harapan bahwa perang akan berakhir dalam beberapa hari ke depan setelah pembicaraan damai di Islamabad. Langkah ini juga mengancam memperburuk krisis ekonomi yang telah mencengkeram ekonomi global sejak perang pecah dan Iran mulai membatasi akses ke selat tersebut, jalur sempit yang dilalui sekitar seperlima minyak dunia. Trump mengatakan blokade AS bertujuan menghentikan Iran mengendalikan selat itu dan memperoleh keuntungan ekonomi sementara dunia menderita akibat penutupannya. Trump juga mengumumkan bahwa Angkatan Laut AS akan mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar tol kepada Iran. Iran disebut sedang bersiap mengenakan tarif kepada kapal yang ingin melintas di selat tersebut, langkah yang memicu kemarahan Trump ketika Iran berupaya memperkuat kendalinya atas jalur itu di tengah gencatan senjata dua pekan dalam konflik tersebut. Pembicaraan damai yang dimediasi Pakistan runtuh karena, menurut AS, Iran tidak bersedia menghentikan upayanya memperoleh senjata nuklir. Tuntutan Iran mencakup kendali atas Selat Hormuz, pembayaran reparasi perang, dan gencatan senjata di seluruh kawasan, termasuk di Lebanon, menurut televisi pemerintah Iran dan para pejabat. Iran juga menuntut pelepasan aset-asetnya yang dibekukan di luar negeri. Delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance bertemu dengan negosiator Iran dan Pakistan selama lebih dari 21 jam dalam pertemuan tatap muka yang langka itu. Perang dan hampir tertutup totalnya selat tersebut telah memberi tekanan besar pada harga minyak dan ekonomi global. Pasar bergerak liar sepanjang konflik, dan harga minyak sempat melonjak hingga lebih dari US$100 per barel. Dari domestik, agenda pertama datang dari rilis Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia pada Senin (13/4/2026). Data ini kerap menjadi salah satu petunjuk tercepat untuk membaca perilaku konsumsi rumah tangga. Bank Indonesia sebelumnya memperkirakan Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 tumbuh 6,9% secara tahunan, lebih tinggi dibanding Januari yang tumbuh 5,7%. Secara bulanan, penjualan eceran juga diprakirakan naik 4,4%, berbalik dari kontraksi 2,7% pada Januari. Kenaikan tersebut terutama ditopang permintaan masyarakat selama Ramadan dan persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional Idulfitri. Kelompok suku cadang dan aksesori, perlengkapan rumah tangga, serta sandang disebut menjadi penopang utama. Pasar akan mencermati apakah lonjakan konsumsi hanya bersifat musiman atau mencerminkan daya beli yang memang mulai menguat. Ini penting karena konsumsi rumah tangga masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber