Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

bot

Moderators
  • Jumlah Konten

    129.189
  • Bergabung

  • Kunjungan terakhir

    Never

Everything posted by bot

  1. Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah [1]ditutup di level Rp16.896 per dolar AS[2] pada Kamis (15/1) sore. Mata uang Garuda melemah 31 poin atau minus 0,18 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp16.880 per dolar AS pada perdagangan sore ini. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Mata uang Asia bervariasi. Yuan China turun 0,06 persen, dolar Singapura turun 0,09 persen, peso Filipina melemah 0,15 persen, ringgit Malaysia plus 0,26 persen, won Korea Selatan naik 0,48 persen, yen Jepang naik 0,03 persen, dan baht Thailand naik 0,32 persen. Di negara maju, pergerakan nilai tukar juga bervariasi. Poundsterling Inggris stagnan, euro Eropa minus 0,05 persen, franc Swiss turun 0,04 persen, dolar Kanada naik 0,01 persen, dolar Australia melemah 0,07 persen. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah terhadap dolar AS seiring sentimen negatif yang berlanjut terkait defisit anggaran serta prospek pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI). "Di sisi lain, dolar AS masih menguat didukung data ekonomi AS yang solid dan retorika hawkish dari para pejabat The Fed," ujar Lukman pada CNNIndonesia.com. ====[3] (fby/sfr) References^ rupiah (www.cnnindonesia.com)^ dolar AS (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  2. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto[1] tidak khawatir defisit[2] Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN[3]) yang nyaris menyentuh batas maksimal 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir 2025 lalu. Ia menyinggung defisit di negara lain dua kali lipat dari Indonesia. "Jangan khawatir tentang defisit anggaran 3 persen, Negara lain dua kali lipat dan mereka tidak khawatir. Jadi mengapa kita harus khawatir tentang hal itu?," kata Airlangga dalam acara Business Outlook Indonesia Business Council (IBC) melalansir Detik.com, Rabu (14/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Defisit APBN 2025 tercatat di level Rp695,1 triliun atau 2,92 persen terhadap PDB. Angka tersebut hampir menyentuh batas maksimal defisit APBN menurut Undang-Undang Keuangan Negara (UUKN), 3 persen terhadap PDB. "Defisit APBN 2025 dijaga di bawa 3 persen dari PDB, dengan realisasi pendapatan negara mencapai 91,7 persen dan belanja negara 95,3 persen dari target," beber Airlangga. Airlangga menyampaikan pemerintah telah memerhitungkan segala risiko ekonomi, baik dari kondisi nilai tukar hingga pasar modal Tanah Air. Untuk itu, Airlangga optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi ke depan. "Akan ada banyak kabar baik yang akan datang dan saya pikir tren global, termasuk IMF (International Monetary Fund) cukup optimistis terhadap ekonomi Indonesia," ujarnya. Di samping itu, Airlangga mengklaim ekonomi Indonesia jauh dari jurang resesi. Bahkan peluang Tanah Air masih lebih baik dibandingkan Amerika Serikat (AS), China, hingga Jepang. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, meliputi pelambatan ekonomi dan meningkatnya ketegangan geopolitik, Airlanngga tetap optimistis. "Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan kuat dengan probabilitas resesi rendah berdasarkan penilaian Bloomberg, dibandingkan dengan AS, China dan Jepang," ungkap Airlangga. Dia menjelaskan, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh di kisaran 5 persen selama tujuh tahun terakhir. Adapun angka inflasi Indonesia diklaim masih terkendali di level 2,92 persen. "Indeks keyakinan konsumen meningkat menjadi 123,5 persen, didorong berbagai stimulus pemerintah per Desember, tercermin pada meningkatnya konsumsi masyarakat," jelasnya. Di sisi lain, Ekonom Citigroup Helmi Arman menaikkan proyeksi defisit APBN RI 2026 ke level 3,5 persen terhadap PDB. Angka tersebut meningkat dari proyeksi sebelumnya di level 2,7 persen. ====[4] Dia memprediksi, pemerintah akan merevisi UUKN dan melonggarkan batas defisit APBN yang lama, pada semester kedua tahun ini. "Opsi tersebut bisa dihindari jika pemerintah memilih memangkas tajam anggaran belanja," ujar Arman melansir dari Bloomberg, Senin (12/1). Sementara itu, rasio utang RI terhadap PDB diperkirakan meningkat di kisaran 42 persen pada 2029. Angka tersebut meningkat dari perkiraan 2025 yakni 39 persen. (ins/sfr) References^ Airlangga Hartarto (www.cnnindonesia.com)^ defisit (www.cnnindonesia.com)^ APBN (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  3. Jakarta, CNBC Indonesia- Pelaku pasar keuangan global 2026 masih mewaspadai sejumlah sentimen yang masih menimbulkan ketidakpastian di awal tahun 2026, mulai dari Ketegangan geopolitik Timur Tengah, Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, perang dagang hingga tekanan Pemerintahan Presiden AS, Donald Trump kepada Gubernur The Fed, Jerome Powell. Menilik gejolak global yang masih panas dan dampaknya terhadap arah pergerakan pasar dan kebijakan bank sentral, Direktur Investasi PT Bahana TCW Investment Management, Doni Firdaus memandang prospek Bank Indonesia untuk mempertahankan level suku bunga acuan 4,75% pada RDG BI di Januari 2026. Proyeksi arah kebijakan suku bunga RI ini didasarkan pada kondisi Rupiah yang masih mengalami tekanan di tengah penguatan Dolar indeks serta potensi lonjakan inflasi di tengah upaya pemerintah mengerek ekonomi. Bahana TCW juga belum melihat dampak signifikan pemangkasan BI Rate yang sudah mencapai 100 Bps namun transmisinya ke perbankan dan ekonomi ril sehingga BI belum akan kembali menurunkan suku bunga. Selain itu posisi Rupiah yang tengah mengalami tekanan membuat BI masih akan jadi pertimbangan penting BI untuk menahan level BI Rate. Seperti apa pelaku pasar melihat arah kebijakan suku bunga di tengah gejolak awal tahun 2026? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Investasi PT Bahana TCW Investment Management, Doni Firdaus dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) Sumber
  4. Jakarta, CNBC Indonesia — Bareskrim Polri meningkatkan status penanganan perkara dugaan pembiayaan proyek properti fiktif yang dilakukan oleh fintech peer to peer lending (P2P) Dana Syariah Indonesia (DSI) ke tahap penyidikan. Kasus ini diduga melibatkan praktik penghimpunan dana dari ribuan lender untuk membiayai proyek fiktif. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut pihaknya telah menerima empat laporan perkara terkait kasus tersebut. Total korban dalam perkara ini disebut lebih dari 1.500 lender, dengan pihak terlapor yakni Taufiq Aljufri selaku Direktur Utama DSI. Ade Safri menjelaskan, kronologi perkara bermula dari adanya aduan kesulitan penarikan dana oleh lender pada Juni 2025. Dalam skema awal, total porsi bagi hasil seharusnya sebesar 23%, dengan alokasi 18% untuk lender dan sisanya menjadi bagian DSI. Namun dalam praktiknya, dana yang dihimpun dari lender diduga digunakan untuk mendanai proyek-proyek fiktif. Penyidik menduga DSI menciptakan borrower fiktif maupun menggunakan borrower asli, tetapi dengan proyek yang tidak pernah ada dan dilakukan tanpa sepengetahuan borrower. "Jadi tanpa sepengetahuan borrower, PT DSI menciptakan proyek properti fiktif. Di antara 100 proyek yang diklaim, 99 di antaranya fiktif," jelas Ade dalam Rapat bersama Komisi III DPR RI, di Jakarta, Kamis, (15/1/2026). Bareskrim juga mengungkap latar belakang operasional DSI yang berdiri pada 2017 dan mulai beroperasi sejak 2018. Meski demikian, DSI baru mengantongi izin usaha resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2021. Dalam proses penyidikan, Bareskrim turut menerima laporan hasil analisis transaksi keuangan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Laporan yang diterima pada 15 Januari 2025 tersebut menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan penelusuran dan pelacakan aset. "Ada beberapa indikasi fraud yang ditemukan, di mana dana lender yang dihimpun di rekening escrow DSI dialihkan ke perusahaan afiliasi PT DSI ini. Ini masuk ke rekening vehiclenya, atau perusahaan yang terafiliasi dengan PT DSI," jelasnya. Selain itu, penyidik juga menemukan adanya proyek fiktif yang dibuat dengan memanfaatkan identitas borrower yang sudah terdaftar di sistem. Dalam kasus ini, borrower yang namanya digunakan disebut tidak mengetahui bahwa identitasnya dipakai untuk proyek fiktif tersebut. Terkait penelusuran aset, Bareskrim telah melakukan analisis aliran dana untuk melacak hasil kejahatan. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap dugaan upaya pengaburan dan penyamaran aset hasil tindak pidana. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan temuan indikasi fraud, PT DSI diduga melanggar ketentuan Pasal 158 Peraturan OJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI). Pelanggaran tersebut antara lain mencakup larangan melakukan kegiatan usaha di luar ruang lingkup LPBBTI sebagaimana diatur dalam Pasal 158 huruf A dan huruf D. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  5. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi[1] mengungkap Presiden RI Prabowo Subianto [2]menginstruksikan 80 persen kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP[3]) dialokasikan untuk keilmuan saintek (science, technology, engineering, and mathematic/ STEM). Ia menyampaikan itu usai Prabowo berdiskusi dengan akademisi dari berbagai perguruan tinggi Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1). "Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen," kata Pras. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menyampaikan wacana itu guna mengejar ketertinggalan Indonesia dalam bidang tersebut. Pemerintah tengah fokus mengejar ketertinggalannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Pada hari ini, Prabowo berdiskusi dengan guru besar, rektor, hingga dekan ke Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1) hari ini. Wamendikti Saintek Stella Christie menyebut pertemuan ini merupakan momen bersejarah. Ia menyebut Prabowo merupakan presiden yang sangat peduli akan perkembangan iptek di Indonesia. Ia juga menyampaikan di bawah kepemimpinan Prabowo anggaran Kemendikti Saintek mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam kesempatan itu, Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan peningkatan anggaran riset nasional hingga 50 persen. Ia menyampaikan Prabowo menaruh perhatian besar terhadap peningkatan dana penelitian di Indonesia. Ia pun menyatakan peningkatan ini penting lantaran dana riset Indonesia saat ini baru sekitar 0,3 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB). ====[4] (mnf/sfr) References^ Prasetyo Hadi (www.cnnindonesia.com)^ Prabowo Subianto (www.cnnindonesia.com)^ LPDP (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  6. Jakarta, CNBC Indonesia - Para investor perlu mencermati leading dan lagging stocks. Keduanya mencerminkan kinerja suatu saham, yang dapat menjadi pertimbangan investor dalam menentukan pilihannya, apakah ingin membeli, menahan, atau menjual. Saham leading adalah saham yang kinerjanya menggerakkan pasar secara keseluruhan, dan pergerakannya mendahului gerak pasar secara umum. Sementara saham laggard adalah saham yang relatif berkinerja buruk terhadap pasar, memiliki imbal hasil yang lebih rendah dari rata-rata pasar. Menilik laporan perkembangan ekonomi dan pasar modal Indonesia edisi Januari 2026 yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), saham-saham milik konglomerat masih menjadi penopang pergerakan IHSG sepanjang tahun lalu. Mulai dari saham DCII milik konglomerat teknologi Toto Sugiri, saham BRMS dan BUMI milik Grup Bakrie, BRPT dan PTRO milik konglomerat petrokimia Prajogo Pangestu, hingga FILM milik konglomerat media dan hiburan Manoj Punjabi. Namun pergerakan saham leading tertinggi terjadi pada MORA, yang melesat 2.463,83% secara year to date (ytd) 2025. Saham itu menyumbang 68,14 poin bagi indeks. Leading stock penyumbang poin sebesar adalah DSSA milik Grup Sinar Mas, dengan kontribusi terhadap IHSG sebesar 246,68 poin. Sementara itu, saham-saham blue chip menjadi lagging bagi indeks. Seperti saham big banks RI BBCA, BBRI, BMRI. BEI menyoroti bahwa sektor perbankan memang memiliki dampak terbesar bagi pergerakan IHSG. BBCA pun menjadi saham lagging dengan bobot pemberat terbesar, yakni 97,39 poin. Sementara penurunan harga saham lagging terbesar secara ytd dialami oleh AMRT, minus 30,70% ytd. Lantas apa saja saham yang mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun lalu? Mengutip data BEI pada Senin (15/1/2026), berikut 10 saham leading dan lagging secara ytd 2025. Leading 1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA): +246,68 poin, +172,97% 2. PT DCI Indonesia Tbk. (DCII): +200,48 poin, +375,06% 3. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT): +147,11 poin, +255,43% 4. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS): +88,87 poin, +217,92% 5. PT MD Entertainment Tbk. (FILM): +86,82 poin, +297,75% 6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM): +85,18 poin, +28,41% 7. PT Astra International Tbk. (ASII): +77,99 poin, +36,73% 8. PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA): +68,14 poin, +2.463,84% 9. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI): +62,09 poin, +210,17% 10. PT Petrosea Tbk. (PTRO): +50,55%, +296,20% Lagging 1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA): -97,39 poin, -16,54% 2. PT Bayan Resources Tbk. (BYAN): -76,80 poin, -22,47% 3. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN): -65,88 poin, -24,19% 4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI): -64,90 poin, -10,29% 5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI): -57,22 poin, -10,53% 6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT): 38,24 poin, -30,70% 7. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP): -17,36 poin, -27,91% 8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO): -16,10 poin, -25,51% 9. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI): -14,41 poin, -20,96% 10. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO): -13,64 poin, -8,57% (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  7. Jakarta, CNBC Indonesia- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, masih ada 29 perusahaan asuransi yang belum memenuhi ketentuan ekuitas minimum sesuai aturan OJK. Otoritas menargetkan, jumlah perusahaan yang memenuhi syarat permodalan tersebut akan terus meningkat hingga batas akhir tahap pertama, pada akhir tahun 2026. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) berikut ini. Sumber
  8. Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah Garuda ditutup tertekan 0,15% ke level Rp16.880/US$. Posisi ini sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang masa, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 24 April 2025, ketika rupiah ditutup di level Rp16.865/US$. Sepanjang perdagangan, rupiah sempat dibuka menguat hingga 0,33% dan berada di level Rp16.800/US$ pada awal perdagangan. Namun, seiring berjalannya perdagangan, tekanan jual terus meningkat sehingga rupiah berbalik melemah hingga ditutup di zona terendah hari ini. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,05% atau terapresiasi ke level 99,186. Penguatan dolar AS ini menjadi salah satu faktor eksternal yang menekan pergerakan rupiah, seiring meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset berdenominasi dolar. Pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/ The Fed) di tengah rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang relatif solid. Data menunjukkan inflasi produsen AS pada November meningkat tipis, disusul penjualan ritel yang tumbuh lebih kuat dari perkiraan. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak memiliki rencana untuk memecat Ketua The Fed Jerome Powell, meredam kekhawatiran pasar terkait independensi bank sentral AS. Meski demikian, pasar masih memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan akhir bulan ini, dengan peluang pemangkasan suku bunga mulai terbuka pada pertengahan tahun. Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) menegaskan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga di tengah tekanan global. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin G. Hutapea, menyatakan bahwa pergerakan mata uang global pada awal 2026, termasuk Indonesia, masih dipengaruhi oleh eskalasi tensi geopolitik, kekhawatiran terhadap independensi bank sentral di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed, di tengah meningkatnya kebutuhan valuta asing domestik pada awal tahun. Meski menghadapi tekanan eksternal tersebut, Erwin menegaskan Bank Indonesia konsisten menjaga stabilitas nilai tukar melalui kebijakan stabilisasi yang dilakukan secara berkesinambungan. Langkah tersebut mencakup intervensi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) off-shore di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika, serta intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, Domestic NDF (DNDF), dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Selain itu, berlanjutnya aliran masuk modal asing, khususnya ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan pasar saham, serta posisi cadangan devisa yang memadai, dinilai turut menjadi faktor penopang stabilitas rupiah di tengah volatilitas pasar keuangan global. (evw/evw) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  9. Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Jenderal Pajak (DJP[1]) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini bisa menyita dan menjual saham[2] para pengemplang pajak[3]. Ini adalah bagian dari upaya penagihan bagi wajib pajak yang menunggak kewajibannya dan mulai berlaku sejak ditetapkan pada 31 Desember 2025. Kewenangan ini tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-26/PJ/2025 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penyitaan dan Penjualan atas Surat Berharga Berupa Saham yang Diperdagangkan di Pasar Modal dalam Rangka Penagihan Pajak. Beleid ini adalah turunan dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 61 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penagihan Pajak atas Jumlah Pajak yang Masih Harus Dibayar. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Dalam rangka pelaksanaan penagihan pajak, berdasarkan PMK Nomor 61 Tahun 2023, negara berwenang melakukan penyitaan dan penjualan barang milik penanggung pajak berupa saham yang diperdagangkan di pasar modal," tulis DJP dalam bagian pertimbangan beleid ini yang dikutip, Kamis (15/1). Dalam beleid ini ada tiga ruang lingkup yang diatur. Pertama, rekening dalam pelaksanaan penyitaan dan penjualan saham di pasar modal dalam rangka penagihan Pajak. Kedua, pemblokiran saham dalam Sub Rekening Efek dan harta kekayaan yang tersimpan dalam Rekening Dana Nasabah milik Penanggung Pajak. Ketiga, penyitaan dan penjualan saham yang diperdagangkan di pasar modal. Kemudian, dalam rangka pelaksanaan penyitaan dan penjualan saham di pasar modal, maka Direktur Jenderal Pajak harus memiliki Rekening Efek, Rekening Dana Nasabah, dan Rekening Penampungan Sementara atas nama Direktorat Jenderal Pajak. Sementara untuk tata caranya, pelaksanaan penyitaan bisa dilakukan ketika pejabat sudah terlebih dahulu menyampaikan permintaan, yakni pemberitahuan nomor rekening keuangan penanggung pajak, pemberitahuan informasi saldo harta kekayaan penanggung pajak yang ditujukan kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. Pemberitahuan nomor Rekening Keuangan Penanggung Pajak sebagaimana dimaksud, termasuk informasi yang dapat berupa: a. Nomor Tunggal Identitas Pemodal; b. nomor Sub Rekening Efek; c. jenis dan jumlah surat berharga yang terdapat di dalam Sub Rekening Efek; d. nama dan kode surat berharga yang terdapat di dalam Sub Rekening Efek; e. Perantara Pedagang Efek Anggota Bursa yang mengelola Sub Rekening Efek; f. nomor Rekening Dana Nasabah; dan g. Bank Rekening Dana Nasabah. ====[4] (ldy/sfr) References^ DJP (www.cnnindonesia.com)^ saham (www.cnnindonesia.com)^ pajak (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  10. Jakarta, CNN Indonesia -- Sinar Mas melalui pilar usaha Sinar Mas Agribusiness and Food menggelar program pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi 66 guru dari 44 satuan PAUD di Kota Dumai, Riau, guna memperkuat kapasitas pengajaran serta meningkatkan pengalaman belajar anak-anak usia dini di ruang kelas, beberapa waktu lalu. Dalam implementasinya, Sinar Mas turut menggandeng Tzu Chi Sinar Mas, PT Ivo Mas Tunggal selaku anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, ADM, serta pemerintah daerah setempat. General Manager PT Ivo Mas Tunggal, Paulus Tumanggor menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan fasilitator program. Ia optimistis, bahwa selain meningkatkan kompetensi guru, pelatihan yang telah berjalan sejak Juli 2025 ini juga dapat memperluas jejaring profesional antar pendidik PAUD. "Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat sekaligus mendampingi anak-anak pada masa emas pertumbuhannya," kata Paulus. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Mengusung tema 'Mengajar dengan Hati, Kreativitas, dan Kepositifan untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini yang Tangguh', para peserta mendapatkan pembekalan terkait tiga fokus area pembelajaran, yakni disiplin positif, pembelajaran dengan memanfaatkan bahan daur ulang, serta metode pembelajaran imersif bagi guru taman kanak-kanak. Seorang peserta pelatihan, Kepala Sekolah TK Negeri 1 Sungai Sembilan, Fitriyani mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait perkembangan dan pendekatan kepada anak yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan kreatif, sehingga anak jadi tertarik untuk belajar. "Pelatihan ini sangat bermanfaat, tidak hanya dari materi yang disampaikan, tetapi juga dari berbagai perspektif dan pengalaman baru yang kami dapatkan," tutur Fitriyani. Di kesempatan yang sama, Walikota Dumai, H. Paisal dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kesiapan belajar anak sejak usia dini. Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, serta terkait upaya menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas. "Pemerintah Kota Dumai menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ini merupakan bagian dari upaya bersama kita dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini," pungkas Paisal. Selama ini, perusahaan yang dinaungi Sinar Mas Agribusiness and Food telah menjadikan inisiatif dalam ranah pendidikan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial guna menjangkau masyarakat, khususnya anak-anak usia didik beserta pelajar. Hal ini dikarenakan sebagian besar fasilitas produksi yang mereka kelola berada jauh dari pusat kota. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  11. Jakarta, CNBC Indonesia- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat aturan pinjaman fintech peer to peer lending untuk menekan risiko kredit macet. OJK menetapkan batas maksimum rasio utang terhadap penghasilan melalui SEOJK 19 Tahun 2025, sebagai turunan dari POJK 40 Tahun 2024. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) berikut ini. Sumber
  12. Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengenakan sanksi administratif berupa peringatan tertulis, denda, dan pembatasan kegiatan usaha kepada PT Dana Syariah Indonesia (DSI) terkait dengan pelanggaran ketentuan dalam penyelenggaraan usaha pinjaman daring atau Pindar sebagaimana diatur dalam POJK 40/2024. "OJK terus menindaklanjuti indikasi pelanggaran melalui mekanisme pengawasan dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku," sebagaimana disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam jawaban tertulis, dikutip Kamis, (15/1/2026). Sebelumya, OJK telah memfasilitasi pertemuan berkala antara manajemen DSI dan perwakilan lender sejak Oktober 2025 sebagai bagian daripelindungan konsumen, dan proses komunikasi tersebut terusdimonitor. Lalu, sejak 2 Desember 2025, DSI berada dalam pengawasan khusus dan pemeriksaan khusus masih berlangsung, termasuk pendalaman transaksi dan kepatuhan terhadap ketentuan. "Penelusuran aset dan underlying pendanaan dilakukan dalam rangka pemeriksaan khusus yang saat ini masih berjalan untuk memastikan kelengkapan data dan informasi," ungkapnya. Berdasarkan pemantauan terhadap upaya pengembalian dana lender, saat ini DSI tengah berupaya untuk menginventarisasi aset-aset yang dikuasai untuk digunakan sebagai sumber pengembalian dana lender. OJK juga bekerja sama dengan PPATK dalam rangka penelusuran transaksi keuangan DSI. Adapun pemblokiran rekening dilakukan berdasarkan kewenangan PPATK. Setiap permohonan terkait pembukaan rekening ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku. Lebih lanjut, Agusman mengatakan bahwa Indikasi fraud masih terus dilakukan pendalaman secara komprehensif. Sesuai ketentuan POJK 40/2024, Penyelenggarawajib menyediakan akses informasi kepada Lender atas penggunaandananya. Ke depan, OJK terus melakukan penguatan pengaturan dan pengawasanterhadap industri Pindar guna memastikan kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan, penerapan tata kelola perusahaanyang baik, manajemen risiko yang memadai, serta peningkatanpelindungan konsumen. Langkah-langkah tersebut dilakukan untukmenjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri Pindar, termasukPindar syariah. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  13. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani[1] melaporkan realisasi investasi[2] mencapai Rp1.931,2 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/ yoy) dan 101,3 persen dari target investasi 2025 yang dipatok Rp1.905,6 triliun. "Target investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun alhamdulillah tercapai, bahkan lebih sedikit dari target yang dicanangkan," ucap Rosan dalam konferensi pers di Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, Kamis (15/11). Menurut Rosan, 2025 bukanlah tahun yang mudah. Pasalnya, ekonomi global masih diliputi ketidakpastian, mulai dari perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, hingga fragmentasi perdagangan internasional. Belum lagi, pada November lalu, bencana melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Namun, Indonesia bisa melalui berbagai tantangan itu dengan baik. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Ini membuktikan Indonesia selalu bisa menjaga kepercayaan investor dan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan berkesinambungan," ujarnya. Rosan mengungkapkan ribuan triliun investasi itu berhasil menyerap 2.710.532 tenaga kerja atau naik 10,4 persen (yoy). Berdasarkan wilayah, mayoritas investasi berada di luar Pulau Jawa yang menyentuh Rp991,2 triliun atau 51,3 persen.Kemudian, 48,7 persen sisanya ada di Pulau Jawa dengan realisasi Rp940 triliun. Secara provinsi, Jawa Barat dan Jakarta mendominasi investasi dengan realisasi masing-masing Rp296,8 triliun (15,4 persen) dan Rp270,9 triliun (14 persen). Tahun lalu, sebagian besar investasi berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp1.030,3 triliun alias 53,4 persen dari total capaian investasi. Adapun kontribusi penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp900,9 triliun atau 46,6 persen. Singapura masih menjadi negara dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia dengan nilai investasi US$17,4 miliar.Kemudian ada Hong Kong yang mengucurkan US$10,6 miliar, China US$7,5 miliar, Malaysia US$4,5 miliar, dan Jepang senilai US$3,1 miliar. Rosan kemudian merinci lima besar subsektor realisasi investasi tahun lalu. Pertama, investasi paling besar datang dari industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan peralatannya senilai Rp262 triliun atau 13,6 persen dari total investasi. Kedua, subsektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi senilai Rp211 triliun atau 10,9 persen. Ketiga, subsektor pertambangan sebesar Rp199,6 triliun alias 10,3 persen. Keempat, jasa lainnya yang menyerap Rp170,5 triliun atau 8,8 persen. Kelima, subsektor perumahan, kawasan industri, perkantoran senilai Rp140,4 triliun alias 7,3 persen. ====[3] (sfr) References^ Rosan Roeslani (www.cnnindonesia.com)^ investasi (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  14. Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, mengumumkan pembayaran dividen interim kepada para pemegang saham pada Kamis, 15 Januari 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada Rabu,17 Desember 2025, emiten berkode saham BBRI telah menetapkan dividen interim tunai untuk tahun buku 2025 sekurang-kurangnya Rp 20,6 triliun atau setara dengan Rp 137 per saham. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) berikut ini. Sumber
  15. Jakarta, CNN Indonesia -- PT Adhi Karya [1]Tbk buka suara terkait pembongkaran tiang monorel[2] di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta[3]. Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Rozi Sparta mengakui tiang monorel tersebut milik perusahaan sebagai kontraktor yang melaksanakan pekerjaan konstruksi di kawasan tersebut. "Tiang konstruksi monorail saat ini tercatat sebagai aset Adhi sesuai dengan putusan pengadilan negeri Jakarta Selatan pada tahun 2012 dan legal opinion jamdatun tahun 2017 yang menjadi rujukan hukum dalam pencatatan aset," ujar Rozi dalam keterangan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (15/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Terkait pembongkaran, Rozi mengatakan sebagai mitra pembangunan pemerintah, Adhi berkomitmen untuk memastikan seluruh proses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia memastikan, Adhi juga sangat mendukung kebijakan yang diambil Pemprov Jakarta dalam penyelesaian permasalahan tiang monorel melalui pembongkaran. Hanya saja, perusahaan berharap dalam proses yang dilakukan didampingi oleh lembaga hukum seperti Kejaksaan Agung dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). "Terkait dengan pembongkaran tiang monorel agar tercipta sinergi dan tata kelola yang baik diperlukan solusi berupa pendampingan oleh lembaga independen, seperti JAMDATUN/BPKP," jelasnya. Pendampingan itu, kata Rozi, diperlukan agar penyelesaian pembongkaran tiang monorel tersebut mendapatkan keputusan yang komprehensif dan berlandaskan hukum dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. "Mengingat Adhi merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan setiap tindakan penghapusan atau pengambilalihan aset (dalam hal ini pembongkaran tiang monorel) memerlukan kepastian hukum terlebih dahulu," pungkasnya. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI akan membongkar tiang monorel yang mangkrak mulai minggu ketiga Januari. Pada November 2025, Pramono sempat memberi tenggat waktu sebulan kepada Adhi Karya untuk membongkar tiang-tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Jika dalam satu bulan tidak ada tindakan, Pemprov DKI akan melakukan pembongkaran. ====[4] (ldy/pta) References^ Adhi Karya (www.cnnindonesia.com)^ tiang monorel (www.cnnindonesia.com)^ Jakarta (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  16. Daftar Isi Jakarta, CNBC Indonesia - Krisis di Iran memantik gelombang demo besar dan telah menelan 2.500 korban jiwa. Namun, pertanda terbesar bahwa keadaan akan memburuk di Iran bukan berasal dari kemarahan oposisi negara yang telah lama terpendam atau harapan kaum muda yang frustrasi karena ingin memperoleh kebebasan lebih besar. Pertanda itu malah datang dari runtuhnya sebuah bank. Mengutip The Wall Street Journal, akhir tahun lalu, Bank Ayandeh, yang dikelola oleh kroni-kroni rezim terbebani kerugian hampir US$ 5 miliar (Rp 83,5 triliun) akibat tumpukan pinjaman macet, akhirnya resmi diputuskan bangkrut. Pemerintah Iran bergerak cepat melebur dan menggabungkan bank bangkrut tersebut menjadi bank negara dan mencetak uang dalam jumlah besar untuk mencoba mengakali kerugian yang dialami institusi keuangan bermasalah itu. Hal itu memang menutupi masalah, tetapi sama sekali tidak menyelesaikannya. Sebaliknya, kegagalan tersebut menjadi simbol sekaligus pemicu keruntuhan ekonomi yang pada akhirnya memicu protes yang kini menjadi ancaman paling signifikan bagi rezim sejak berdirinya Republik Islam pada setengah abad yang lalu. Runtuhnya bank tersebut memperjelas bahwa sistem keuangan Iran, yang tertekan akibat sanksi bertahun-tahun, pinjaman macet, dan ketergantungan pada uang cetak yang mengerek inflasi, telah menjadikan ekonomi Iran semakin tidak mampu membayar utang dan kekurangan likuiditas. Lima bank lain diperkirakan juga mengalami kondisi yang sama parahnya. Krisis ini terjadi pada waktu yang paling buruk. Kredibilitas pemerintah Iran telah terpuruk akibat perang 12 hari dengan Israel dan AS pada bulan Juni yang menunjukkan bahwa mereka tidak mampu melindungi penduduknya dari serangan luar. Para pemimpinnya menolak segala permintaan dalam negosiasi mengenai program nuklir, sehingga pencabutan sanksi menjadi mustahil. Pada bulan November, Israel dan AS mengancam akan menyerang lagi jika Iran mencoba untuk membangun kembali persenjataan rudal balistik atau upaya nuklirnya. Mata Uang Tertekan Rial Iran jatuh ke dalam spiral penurunan baru yang hampir tidak dapat dihentikan oleh negara tersebut. Tindakan penegakan hukum AS telah memutus akses Iran terhadap aliran dolar yang sangat penting dari Irak, secara signifikan mengurangi likuiditas mata uang asing dari penjualan minyak, dan membuat cadangan devisa luar negerinya tidak dapat diakses karena sanksi. Setelah puluhan tahun melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah dan menggunakan aliran uang gelap untuk menjaga perekonomian negara yang babak belur agar tetap berfungsi, Teheran telah mencapai jalan buntu dan tidak memiliki banyak opsi untuk mengatasi krisis ekonomi yang semakin dalam atau sekedar untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang semakin putus asa. Ratusan pedagang, yang biasanya tidak mau ikut bergabung dalam protes massal di negara itu, kini ramai-ramai turun ke jalan-jalan Teheran untuk menuntut bantuan. "Bank Ayandeh adalah bank yang sangat berpengaruh dan korup yang menggarisbawahi bahwa sistem perbankan Iran merupakan saluran untuk memperkaya orang-orang yang berpengaruh," kata Adnan Mazarei, mantan wakil direktur Departemen Timur Tengah dan Asia Tengah di Dana Moneter Internasional (IMF), dikutip dari The Wall Street Journal, Kamis (15/1/2026). Ia menyebut kegagalan bank tersebut memperparah hilangnya legitimasi rezim setelah serangan Israel. Sejarah Bank Ayandeh Adapun Bank Ayandeh didirikan pada tahun 2013 oleh Ali Ansari, seorang pengusaha Iran yang menggabungkan dua bank milik negara dengan bank swasta lain yang ia dirikan sebelumnya untuk membentuk bank baru. Ia berasal dari salah satu keluarga terkaya di Iran dan memiliki rumah mewah bernilai jutaan dolar di London utara. Secara politik, ia dipandang dekat dengan mantan Presiden konservatif Mahmoud Ahmadinejad. Inggris menjatuhkan sanksi kepada Ansari tahun lalu, hanya beberapa hari setelah runtuhnya Ayandeh, menyebutnya sebagai "bankir dan pengusaha Iran yang korup" yang membantu membiayai organisasi paramiliter dan bisnis elit Iran yang luas, Korps Garda Revolusi Islam. Dalam sebuah pernyataan pada bulan Oktober, Ansari menyalahkan kegagalan bank tersebut pada "keputusan dan kebijakan yang dibuat di luar kendali bank." Ayandeh menawarkan suku bunga tertinggi di antara bank-bank Iran lainnya, menarik jutaan deposan dan banyak meminjam dari bank sentral. Para ekonom menyebut bank sentral mencetak uang untuk menjaga agar bank tersebut tetap likuid dan bertahan. Seperti bank-bank Iran bermasalah lainnya, Ayandeh memiliki sejumlah besar pinjaman bermasalah, salah satu dari berbagai faktor yang akhirnya menyebabkan kegagalannya. Investasi Serampangan Investasi terbesar Ayandeh adalah Iran Mall, yang dibuka pada tahun 2018. Proyek tersebut menampilkan kemewahan yang berlebihan yang tidak masuk akal di tengah stagnasi ekonomi Iran lainnya. Sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dunia, mal ini merupakan "kota dalam kota" dengan bioskop IMAX sendiri, perpustakaan, kolam renang, dan kompleks olahraga, serta taman dalam ruangan, ruang pamer mobil, dan aula cermin yang dimodelkan seperti istana kekaisaran Persia abad ke-16. Para ekonom dan pejabat Iran mengatakan proyek ini merupakan contoh pinjaman mandiri, di mana Ayandeh secara efektif meminjamkan uang kepada perusahaan-perusahaannya sendiri. Ketika bank itu bangkrut, sebuah laporan di kantor berita Tasnim, mengutip seorang pejabat tinggi bank sentral, mengatakan bahwa lebih dari 90% sumber daya bank terikat dalam proyek-proyek yang dikelola sendiri. Virus yang Dibiarkan Hidup Ayandeh selama bertahun-tahun berada di bawah pengawasan beberapa politisi konservatif dan reformis yang mendorong penutupan bank tersebut dan berpendapat bahwa dukungan bank sentral terhadap Ayandeh akan mendorong inflasi karena kebutuhannya untuk mencetak uang guna mendanai bank sakit. Seruan tersebut mencapai puncaknya akhir tahun lalu. Kepala peradilan Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejei, secara terbuka meminta bank sentral pada bulan Oktober untuk mengambil tindakan, mengancam di media sosial untuk mengambil tindakan hukum jika otoritas perbankan tidak turun tangan. Bank sentral mengumumkan pembubaran bank tersebut keesokan harinya. Pemerintah mengambil alih utang bank dan memaksanya untuk bergabung dengan pemberi pinjaman milik negara terbesar di negara itu, Bank Melli. Setidaknya lima bank Iran lainnya sekarang menghadapi nasib serupa, menurut para ekonom dan pernyataan dari seorang pejabat bank sentral tahun lalu. Termasuk Bank Sepah milik negara, salah satu bank terbesar di negara itu, yang sebelumnya telah menyerap bank-bank gagal lainnya. Ekonomi Iran Runtuh Keruntuhan ekonomi Iran telah berlangsung selama bertahun-tahun tetapi terjadi dengan cepat dalam beberapa bulan terakhir. Mata uang nasional terjun bebas. Harga pangan naik dengan laju inflasi tahunan 72%, hampir dua kali lipat rata-rata dalam beberapa tahun terakhir. Negara ini juga menghadapi krisis energi dan air yang sangat parah sehingga Presiden Masoud Pezeshkian mengusulkan pemindahan ibu kota dari Teheran ke wilayah yang lebih dekat ke pantai Samudra Hindia. Upah tidak mengikuti kenaikan harga, dan kenaikan harga yang cepat mendorong warga Iran ke titik paling kritis. Orang-orang mengatakan mereka tidak mampu lagi membeli makanan. Dengan nilai rial yang terus turun setiap jam, pemilik toko tidak tahu bagaimana menetapkan harga. Importir merugi bahkan sebelum mereka dapat menjual barang dagangan mereka. Sementara pemerintah menghabiskan uang untuk menutup Ayandeh, mereka memangkas dukungan untuk masyarakat. Anggaran yang diusulkan pemerintah pada bulan Desember mencakup sejumlah langkah penghematan. Anggaran tersebut menyerukan penghapusan insentif nilai tukar bagi importir, penghapusan beberapa subsidi roti, dan penjualan bensin impor dengan harga pasar. "Kelas menengah Iran telah hancur," kata seorang seniman wanita berusia 43 tahun yang tinggal di Teheran. "Ketika Anda bahkan tidak bisa lagi mencoba mendapatkan makanan, Anda tidak punya apa-apa lagi untuk kehilangan." Pelarian Modal dari Iran Para ekonom mengatakan krisis keuangan yang semakin memburuk ini mencapai puncaknya bersamaan dengan tekanan sangat besar lainnya termasuk pengetatan sanksi internasional, dampak perang tahun lalu dengan Israel, dan bertahun-tahun salah urus ekonomi yang melemahkan kemampuan pemerintah Iran untuk mengatasinya. Sanksi AS dan Eropa yang semakin memburuk telah memaksa industri minyak Iran untuk bergantung pada "armada bayangan" internasional berupa kapal tanker untuk mengekspor produknya, yang berarti bahwa lebih banyak pendapatan minyak mengalir ke tangan perantara dan lebih sedikit ke kas negara dan perekonomian Iran secara keseluruhan. Tindakan keras AS terhadap pencucian uang oleh bank-bank Irak telah merampas salah satu sumber dolar terpenting Iran. Bank-bank Irak dikenal sebagai "paru-paru" sistem keuangan Iran, memberikan likuiditas kepada bank-bank Iran yang terisolasi. Perang Juni dengan Israel juga memberikan guncangan hebat yang membuat pemerintah perlu meningkatkan pengeluaran pertahanan untuk membangun kembali kemampuan militernya sendiri dan memperkuat sekutu seperti Hizbullah. Tekanan militer mulai meningkat lagi pada akhir tahun setelah jeda enam bulan. AS dan Israel memperingatkan akan adanya serangan baru terkait program rudal Iran, ancaman yang diperkuat oleh serangan Amerika di Caracas untuk menangkap presiden Venezuela pada awal Januari. Kekhawatiran tentang serangan baru mempercepat pelarian modal dari Iran yang dimulai selama perang 12 hari musim panas lalu dengan Israel. Warga Iran membuang rial dan memindahkan uang mereka ke mata uang asing, emas, dan aset seperti mata uang kripto. Djavad Salehi-Isfahani, seorang ekonom di Virginia Tech, memperkirakan total pelarian modal Iran tahun lalu berkisar antara $10 miliar hingga $20 miliar. Masyarakat Teriak & Turun ke Jalan Krisis energi akibat kekurangan gas alam yang dimulai pada tahun 2024 menyebabkan pemadaman listrik yang berkepanjangan. Pemadaman terjadi meskipun negara tersebut memiliki kekayaan minyak dan gas yang melimpah dan menimbulkan pertanyaan tentang upaya pemerintah yang berisiko selama beberapa dekade untuk memperkaya uranium. Pemadaman listrik yang semakin meningkat, kekurangan air yang semakin parah, dan mata uang yang semakin tidak berharga memicu kesan di antara banyak warga Iran bahwa negara mulai gagal. Pemerintah mencoba menenangkan para pengunjuk rasa dengan memperkenalkan subsidi tunai bulanan sebesar 10 juta rial per orang atau sekitar US$ 7 (Rp 120.000), dan berjanji untuk menindak tegas para pelaku yang mengerek harga. Gubernur bank sentral Iran mengundurkan diri pada akhir Desember dan digantikan oleh Abdolnaser Hemmati, mantan menteri perekonomian, yang telah dimakzulkan oleh parlemen tahun lalu ketika negara tersebut jatuh ke dalam krisis mata uang. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Protes dimulai pada akhir tahun dan meningkat selama dua minggu, menyebar ke puluhan kota di seluruh negeri. Ribuan orang melakukan protes dalam beberapa hari terakhir meskipun terjadi pemadaman internet dan penindakan keras pemerintah yang mengakibatkan ribuan orang tewas. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  17. Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar[1]) berencana melepas saham[2] Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati [3]lewat pertukaran kepemilikan saham (swap share) dengan pemerintah pusat. Pemprov Jabar mengincar kepemilikan saham Bandara Husein Sastranegara Bandung sebagai kompensasi. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Dedi Mulyadi mengatakan langkah ini merupakan opsi rasional untuk mengakselerasi pengembangan BIJB Kertajati agar ditangani sepenuhnya oleh pusat, sembari mengamankan aset daerah di lokasi. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Pak Gubernur kemudian berpikir, salah satu alternatifnya untuk mempercepat pengembangan tujuan dari pembangunan Kertajati, memberikan pelimpahan dari provinsi ke pusat. Maksudnya saham yang dimiliki oleh provinsi di Kertajati yang dominan itu dilepas," ujar Dedi, dikutip dari Antara, Rabu (15/1). Pemprov Jabar ingin tidak sekadar melepas saham, melainkan menukarnya dengan hak kepemilikan di bandara yang terletak di jantung Kota Bandung. Bandara yang menjadi incaran adalah Bandara Husein Sastranegara. Pemprov Jabar sendiri masih memegang dominasi kepemilikan saham BIJB Kertajati sebesar kurang lebih 70 persen, sementara sisanya dimiliki oleh PT Angkasa Pura II dan Koperasi ASN Jawa Barat. "Diganti atau dilepas, dengan harapannya mungkin Husein. Provinsi bisa sahamnya disimpan di Husein," ujar Dedi. Dedi mengatakan besarnya porsi saham daerah di Bandara Kertajati menjadi beban tersendiri dalam fleksibilitas pengembangan bandara. Dengan menyerahkan saham mayoritas ke pusat, Dedi berharap kendali operasional, pelayanan, hingga pengaturan rute penerbangan dapat dieksekusi lebih cepat dan masif oleh pemerintah pusat tanpa hambatan birokrasi daerah. Pelepasan saham sendiri disiapkan untuk 2027. Namun, Dedi memastikan komitmen Pemprov Jabar pada 2026 tidak berubah. Pihaknya tetap mengalokasikan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar untuk menjaga "denyut nadi" operasional BIJB Kertajati tahun ini. "Untuk 2027 ke depan, kita sudah mempersiapkan tukar guling. Minimal dalam konteks saham ya, karena kalau urusan hubungan udara sih sebetulnya sudah kewenangannya pusat," katanya. Sementara itu, Direktur Utama PT BIJB Ronald H Sinaga menegaskan manajemen secara profesional siap mengikuti keputusan para pemegang saham. "Kalau kami siap saja, kalau pusat mau mengelola mengambil alih mangga silakan, bagus. Bagi kita enggak masalah siapa pemegang sahamnya karena kita kan manajemen yang mengelola bandara," ujar Ronald. Ronald menjelaskan jika Kertajati ingin tetap menyandang status Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maka Pemprov Jabar wajib mempertahankan saham minimal 51 persen. Namun, jika akan dikelola pemerintah pusat melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan diambil, maka pemerintah pusat memiliki diskresi untuk mencaplok seluruh saham dengan konsekuensi mengambil alih seluruh liabilitas finansialnya. "Kalau jadi BUMN ya silakan diambil semua, tapi konsekuensinya utang sekitar Rp2 triliun harus dibayar atau ditanggung pusat," ujar Ronald. ====[4] (fby/sfr) References^ Jabar (www.cnnindonesia.com)^ saham (www.cnnindonesia.com)^ (BIJB) Kertajati (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  18. Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten yang tergabung dalam himpunan bank negara (Himbara) kompak melesat pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2025). Penguatan saham bank BUMN ikut mendorong reli IHSG yang kini telah menembus level psikologis 9.000. Hingga akhir perdagangan sesi pertama hari ini, saham Bank Negara Indonesia (BBNI) memimpin penguatan dengan kenaikan 4,82% ke Rp 4.570 per saham. Dalam sepekan saham BBNI telah naik 8,55% dan dalam tiga bulan terakhir telah naik 20%. Kemudian ada saham Bank Mandiri (BMRI) yang hari ini menguat 3,82% ke Rp 5.025 per saham. Dalam sepekan saham bank yang fokus di segmen korporasi ini telah naik 4,25% dan dalam tiga bulan terakhir mengalami apresiasi 23%. Lalu diikuti oleh saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang menguat 2,42% ke Rp 3.810 per saham pada perdagangan hari ini. Saham bank yang memiliki fokus di segmen UMKM ini telah naik 7,32% dalam tiga bulan terakhir. Diketahui hari ini, Bank Mandiri dan BRI telah menuntaskan aksi korporasi penting yakni pembagian dividen interim kepada pemegang saham yang berhak. BRI membagikan dividen interim Rp 137 per saham, sedangkan Bank Mandiri membagikan Rp 100 per saham. Selain tiga raksasa perbankan Tanah Air tersebut, saham dua bank yang dikendalikan oleh Danantara juga ikut menguat hari ini. Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) hari ini menguat 2,22% ke Rp 2.300 per saham, dengan saham Bank Tabungan Negara (BBTN) naik 1,67% ke Rp 1.220 per saham. Melesatnya harga saham-saham perbankan secara luas terjadi beriringan dengan koreksi yang dialami oleh saham-saham emiten konglomerat. Diketahui emiten grup konglomerat telah menjadi penopang kinerja IHSG dalam dua tahun terakhir, dengan saham-saham sektor perbankan malah bergerak sebaliknya. Meski saham-saham emiten perbankan harganya masih relatif tertekan, namun tetap mampu memberikan return kepada para pemegang saham, utamanya lewat dividen. BMRI dan BBRI diketahui telah membagikan dividen interim, namun investor masih menantikan dividen final dari bank-bank BUMN yang diproyeksi angkanya akan lebih besar dari pembagian dividen interim. Seluruh emiten bank BUMN diketahui secara rutin membagikan dividen kepada para pemegang saham, dengan pembagian dividen final akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang umumkan dilaksanakan pada kuartal pertama setiap tahunnya. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  19. Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah penguatan Indeks harga saham gabungan yang berhasil menutup perdagangan Sesi I, Kamis 15 Januari 2025 ke level 9.046, nilai tukar Rupiah masih mengalami tekanan dan merosot ke level Rp 16.875 per Dolar AS Seperti apa analisa pergerakan pasar modal RI? Selengkapnya simak ulasan Shania Alatas dengan dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 15/01/2026) Sumber
  20. Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia[1] (BI) mencatat utang[2] luar negeri (ULN) Indonesia turun menjadi US$423,8 miliar atau setara Rp7.148,48 triliun (asumsi kurs Rp16.867 per dolar AS) pada November 2025. Angka tersebut lebih baik dibandingkan posisi utang Oktober 2025 yang mencapai US$424,9 miliar. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan secara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 0,2 persen (year on year/yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,5 persen (yoy). Kondisi ini dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 menurun. Periode tersebut, ULN Indonesia mencapai USS$423,8 miliar lebih rendah dibandingkan dengan Oktober 2025 yakni US$424,9 miliar," ujar Denny dalam keterangan resmi, Kamis (15/1). Dari sisi pemerintah, ULN pada November 2025 tercatat US$209,8 miliar lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yakni US$ 210,5 miliar. Sementara secara tahunan melambat dari 4,7 persen (yoy) pada Oktober 2025 menjadi 3,3 persen (yoy) per November 2025. Perkembangan tersebut dipengaruhi pergerakan kepemilikan surat berharga negara seiring tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. "Sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ULN tetap dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel, serta pemanfaatannya terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas yang mendorong keberlanjutan dan penguatan perekonomian nasional," kata Denny. Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (22,2 persen dari total ULN pemerintah), administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (19,7 persen), jasa pendidikan (16,4 persen), konstruksi (11,7 persen), serta transportasi dan pergudangan (8,6 persen). Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99 persen dari total ULN pemerintah. Sementara itu, ULN swasta pada November 2025 tercatat US$191,2 miliar, turun dibandingkan dengan posisi Oktober 2025 sebesar US$191,7 miliar. Perkembangan tersebut dipengaruhi rendahnya kontraksi ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (non financial corporations), yang tercatat sebesar 0,4 persen (yoy). Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan dan penggalian, dengan pangsa mencapai 80,5 persen terhadap total ULN swasta. Terkait struktur ULN, Denny menyampaikan kondisi utang luar negeri Indonesia tetap terjaga. Hal ini tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 29,3 persen pada November 2025, dari 29,4 persen pada Oktober 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 86,1 persen dari total ULN. "Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," ujar Denny. ====[3] (fby/ins) References^ Bank Indonesia (www.cnnindonesia.com)^ utang (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  21. Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melambung dan menyentuh level 9.100 untuk pertama kalinya pada perdagangan sesi 1 hari ini, Kamis (15/1/2026). Di tengah koreksi dalam pada saham-saham konglomerat dalam beberapa waktu terakhir, saham bank jumbo justru mendapat apresiasi dari investor pada perdagangan hari ini. Sebagaimana diketahui beberapa waktu ke belakang saham bank jumbo mendapat tekanan jual yang cukup besar dan membuat harganya mengalami koreksi. Pada akhir sesi 1, emiten perbankan, khususnya yang berada di kelompok bank modal inti (KBMI) 4 menjadi penopang indeks. Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi pendorong utama IHSG dengan masing-masing bobot 14,37 indeks poin dan 14,15 indeks poin. Dari sisi kenaikan harga saham, Bank Negara Indonesia (BBNI) melesat paling kencang, yakni 4,82% ke level 4.570. BMRI dan BBRI masing-masing naik 3,82% dan 2,42%, sedangkan BBTN 1,67%. Berdasarkan nilai transaksi, saham bank jumbo juga mendominasi pada perdagangan sesi 1 hari ini. BBRI mencatat Rp 2,02 triliun, BMRI Rp 1,54 triliun, dan BBNI Rp 629 miliar. Sebagai catatan, total transaksi pada sesi 1 perdagangan hari ini mencapai Rp 16,8 triliun. Artinya nyaris 30% dari total transaksi merupakan sumbangsih dari ketiga saham bank tersebut. Sementara itu, sejumlah saham konglomerat, utamanya emiten milik Prajogo Pangestu dan Bakrie menjadi pemberat IHSG. Barito Renewables Energy (BREN) yang koreksi 1,81% membebani IHSG sebesar 6,48 indeks poin. Lalu Bumi Resources Minerals (BRMS) dan Bumi Resources (BUMI) yang masing-masing turun 3,2% dan 1,81% menyumbang -5,97 indeks poin dan -3,12 indeks poin. Adapun pasar keuangan Indonesia hari ini akan menutup perdagangan pada pekan kedua Januari 2026. Pasar keuangan libur pada Jumat untuk memperingati Isra Mi'raj. Dengan perdagangan pekan ini yang pendek maka pelaku pasar perlu mencermati sejumlah sentimen, baik dari dalam ataupun luar negeri. Di dalam negeri, tekanan terhadap mata uang Garuda kini telah melampaui sekadar fluktuasi angka di layar monitor perdagangan antarbank, melainkan sudah memukul pasar fisik secara nyata. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada perdagangan hari ini, harga jual Dolar AS di sejumlah money changer utama di Jakarta telah menembus angka keramat Rp17.000. Di kawasan sentra valuta asing seperti Menteng, Jakarta Pusat, kurs jual tercatat berada di rentang yang mengkhawatirkan, yakni Rp16.930 hingga Rp17.010 per Dolar AS. Fenomena ini mengindikasikan adanya lonjakan permintaan fisik dolar yang signifikan, baik dari masyarakat yang melakukan aksi hedging maupun pelaku usaha yang panik mengamankan likuiditas valas untuk kebutuhan impor bahan baku yang mendesak. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  22. Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sepanjang 2025 kinerja pasar modal Indonesia menorehkan pergerakan yang positif pada seluruh sektor. Perusahaan-perusahaan teknologi menjadi sektor yang paling diminati dibandingkan sektor keuangan. Sektor teknologi atau IDXTECHNO menjadi yang paling unggul dengan kenaikan sekitar 138,35%. Sektor tersebut menjadi sektor dengan performa terbaik tahun ini. Sektor ini mengalami kebangkitan setelah sepanjang tahun 2024 lalu mengalami kehancuran dengan penurunan sebesar 9,87%. Selanjutnya, disusul oleh sektor industri atau IDXINDUST dengan kenaikan sekitar 108,11%, lalu diikuti oleh sektor infrastruktur atau IDXINFRA yang naik 80,62%, dan sektor energi atau IDXENERGY yang naik 65,60%. Sektor berbasis komoditas dan pembangunan fisik seperti IDXBASIC dan IDXPROPERTY juga mencatat kinerja kuat, masing-masing naik sekitar 64,40% dan 54,98%. Sementara sektor transportasi atau IDXTRANS dan sektor konsumsi siklikal IDXCYCLIC juga menunjukkan pemulihan kuat dengan kenaikan di atas 45%. Padahal, sektor transportasi di tahun 2024 lalu merupakan sektor dengan penurunan paling dalam sebesar 18,78%. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sekitar 22,13%, namun saham-saham klasifikasi LQ45 hanya naik 2,41%. Dari data tersebut menunjukkan bahwa saham-saham big caps relatif tertinggal dibandingkan saham-saham sektoral yang lebih agresif. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  23. Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman[1] menyampaikan penanganan kerusakan sektor pertanian akibat bencana [2]di Sumatra memerlukan Rp6,61 triliun pada 2026. Dari jumlah tersebut, Kementan menyiapkan anggaran Rp1,49 triliun, sementara sisanya sekitar Rp5,1 triliun diusulkan sebagai tambahan anggaran. "Selain dengan alokasi anggaran APBN Kementerian Pertanian 2026 yang siap digulirkan sebesar Rp1,49 triliun, kami memperkirakan kebutuhan anggaran untuk membantu pemulihan sektor pertanian di tiga provinsi terdampak tersebut memerlukan anggaran tambahan Rp5,1 triliun," ujar Amran dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (14/1). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Anggaran Rp1,49 triliun yang telah disiapkan tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi lahan sawah rusak ringan dan sedang serta jaringan irigasi sebesar Rp736,21 miliar, bantuan benih tanaman pangan Rp68,6 miliar, rehabilitasi kawasan perkebunan Rp50,46 miliar, serta penyediaan alat dan mesin pertanian, pupuk, dan pestisida senilai Rp641,25 miliar. Bantuan difokuskan pada wilayah dengan tingkat kerusakan tertinggi, khususnya lahan sawah yang mengalami kerusakan ringan dan sedang. Sementara itu, tambahan anggaran Rp5,1 triliun diusulkan untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian secara menyeluruh di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Usulan tersebut mencakup rehabilitasi sawah sekitar Rp3,4 triliun, rehabilitasi kawasan perkebunan Rp456,4 miliar, bantuan benih hortikultura Rp19,1 miliar, pakan ternak Rp262,8 miliar, sarana dan prasarana pertanian Rp674,7 miliar, serta rehabilitasi bangunan dan sarana penunjang lainnya sekitar Rp291 miliar. Banjir yang melanda wilayah utara dan tengah Sumatra sejak akhir November 2025 merupakan bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, luapan sungai, dan tanah longsor. Wilayah terdampak tersebar di tiga provinsi, dengan daerah yang paling terdampak antara lain Aceh Tamiang, Agam, Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Berdasarkan data per 13 Januari 2026, total sawah yang terdampak bencana di ketiga provinsi tersebut mencapai sekitar 107,4 ribu hektare (ha). Luasan itu terdiri atas sawah rusak ringan 56,1 ribu ha, rusak sedang 22,2 ribu ha, dan rusak berat 29,1 ribu ha. "Dari lahan sawah yang terdampak tersebut, luas areal tanaman padi dan jagung yang mengalami puso atau gagal panen mencapai 44,6 ribu hektare," ujar Amran. Selain tanaman pangan, bencana juga berdampak pada sektor perkebunan dan hortikultura. Lahan perkebunan terdampak pada komoditas kopi, kakao, kelapa dalam, dan lainnya di luar sawit mencapai 29,3 ribu ha. Adapun lahan hortikultura berupa sayuran, buah, dan tanaman obat terdampak sekitar 1.800 ha. Pada subsektor peternakan, dampak banjir tercatat cukup besar dan merata di berbagai jenis ternak. Data Kementan menunjukkan ternak sapi dan kerbau terdampak mencapai 26.120 ekor, terdiri atas 24.059 ekor di Aceh, 1.641 ekor di Sumatera Utara, dan 420 ekor di Sumatera Barat. Untuk ternak kambing dan domba, jumlah terdampak mencapai 43.156 ekor, masing-masing 39.128 ekor di Aceh, 3.705 ekor di Sumatera Utara, dan 323 ekor di Sumatera Barat. Selain itu, ternak babi terdampak tercatat sebanyak 5.050 ekor, seluruhnya berada di Sumatra Utara. Dampak terbesar terjadi pada ternak unggas, dengan total 750.665 ekor terdampak, terdiri atas 545.909 ekor di Aceh, 116.885 ekor di Sumatra Utara, dan 87.871 ekor di Sumatra Barat. Kerusakan juga terjadi pada sarana pendukung peternakan dan pertanian. Tercatat rumah potong hewan (RPH), puskeswan, pos inseminasi buatan, dan bank pakan rusak sebanyak 58 unit. Selain itu, alat dan mesin pertanian (alsintan) hilang atau rusak mencapai 2.387 unit, balai penyuluhan pertanian rusak 74 unit, jaringan irigasi dan DAM rusak sepanjang 153 kilometer, bendungan rusak tiga unit, serta jalan produksi pertanian rusak sebanyak 820 unit. Amran menyampaikan data kerusakan sektor pertanian tersebut bersifat dinamis dan terus diperbarui melalui koordinasi antara Kementan dan pemerintah daerah di wilayah terdampak. ====[3] (del/sfr) References^ Andi Amran Sulaiman (www.cnnindonesia.com)^ bencana (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
  24. Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten energi PT Indika Energy Tbk (INDY) mengumumkan pembentukan anak usaha baru yang berbisnis di bidang manufaktur kendaraan bermotor melalui dua entitas anaknya, PT Energi Makmur Buana (EMB) dan PT Mitra Motor Group (MMG), pada 12 Januari 2026. Anak usaha tersebut bernama PT INVI Manufaktur Andalan Indonesia (IMAI). Dengan ini, IMAI akan menjalankan kegiatan usaha di bidang industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan industri trailer dan semi trailer. "Dengan pembentukan anak perusahaan ini, Perseroan akan memiliki anak usaha baru yang laporan keuangannya akan terkonsolidasi," jelas manajemen INDY dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa, (15/1/2026). Untuk diketahui, EMB dan MMG merupakan anak perusahaan yang lebih dari 99% sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh PT Indika Energy Tbk. Manajemen Indika Energy menyatakan bahwa pendirian anak usaha ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. "Pembentukan ini dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikas Perseroan serta untuk memastikar agar Perseroan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan," ungkapnya. Sebelumnya, emiten terafiliasi konglomerat Arsjad Rasjid ini menegaskan akan melakukan efisiensi operasional dan fokus menggarap proyek tambang emas untuk memperbaiki kinerja keuangannya yang sempat anjlok di kuartal III-2025. Presiden Direktur Indika Energy Aziz Armand menyebut, kondisi industri batu bara masih menantang. Namun, tren pemulihan mulai terlihat sejak Juli seiring membaiknya keseimbangan supply-demand. Dia menambahkan bahwa perusahaan akan meningkatkan fokus pada cost efficiency di tahun 2026. Strategi utama INDY akan beralih pada cash preservation dan refocusing belanja modal untuk stabilitas jangka panjang. Selain itu, perseroan memastikan bahwa sebagian besar capital expenditure tahun depan akan diarahkan untuk pengembangan tambang emas Awak Mas. Fokus tersebut sejalan dengan strategi diversifikasi bisnis non-batubara. "Memang fokus kita adalah supaya tambang emas ini bisa mencapai atau menyelesaikan konstruksinya dan mulai komersialnya di awal tahun 2027, ataupun di akhir penyelesaian akhir 2026," jelas Aziz dalam paparan publik INDY, Kamis, (27/11/2025). Sekadar mengingatkan, emiten pertambangan ini pada 9 bulan pertama 2025 anjlok 99% ke US$497 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu alias year on year (YoY). Performa INDY terutama ditekan oleh penurunan pendapatan, utamanya akibat penurunan harga rata-rata batu bara dan volume penjualan perseroan. Sementara pendapatannya sebesar US$1,4 miliar atau turun 19% (YoY), lebih rendah dari US$1,78 miliar yang diraih pada periode yang sama tahun lalu. Namun beban pokok kontrak dan penjualan mengecil dari US$1,51 miliar selama 9M24 menjadi US$1,24 miliar selama sembilan bulan pertama tahun ini. (ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
  25. Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan hari ini, Kamis (15/1/2026). Indeks naik 14,24 poin atau 0,16% ke level 9.046,83. Sebanyak 351 saham naik, 327 turun, dan sisanya belum bergerak. Nilai transaksi hingga jeda makan siang tergolong ramai atau mencapai Rp 16,81 triliun, melibatkan 30,55 miliar saham dalam 2,16 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kini menyentuh level Rp 16.472 triliun atau nyaris mencapai US$ 1 miliar. Adapun pada perdagangan kemarin, untuk pertama kalinya IHSG parkir di level 9.000. Sektor konsumer non primer dan finansial tercatat menjadi motor penggerak utama kinerja IHSG hari ini. Sementara itu, sektor infrastruktur dan barang baku tercatat mengalami koreksi paling dalam hari ini. Duo bank BUMN yang dikendalikan Danantara tercatat menjadi penopang utama kinerja IHSG hari ini. Saham Bank Mandiri (BMRI) melesat 3,82% ke Rp 5.025 per saham dengan kontribusi penguatan 14,37 indeks poin. Lalu disusul oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang melesat 2,42% ke Rp 3.810 per saham dengan sumbangsih 14,15 indeks poin. Kedua emiten tersebut diketahui baru saja menuntaskan pembagian dividen interim atas kinerja tahun buku 2025. BBRI diketahui telah membayarkan dividen kepada pemegang saham yang berhak senilai Rp 137 per saham, sedangkan BMRI membagikan sejumlah Rp 100 per saham. Sementara itu saham milik konglomerat tercatat menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini, dengan sumbang koreksi paling besar dibebani oleh saham BREN dan BUMI. Adapun pasar keuangan Indonesia hari ini akan menutup perdagangan pada pekan kedua Januari 2026. Pasar keuangan libur pada Jumat untuk memperingati Isra Mi'raj. Dengan perdagangan pekan ini yang pendek maka pelaku pasar perlu mencermati sejumlah sentimen, baik dari dalam ataupun luar negeri. Di dalam negeri, tekanan terhadap mata uang Garuda kini telah melampaui sekadar fluktuasi angka di layar monitor perdagangan antarbank, melainkan sudah memukul pasar fisik secara nyata. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada perdagangan hari ini, harga jual Dolar AS di sejumlah money changer utama di Jakarta telah menembus angka keramat Rp17.000. Di kawasan sentra valuta asing seperti Menteng, Jakarta Pusat, kurs jual tercatat berada di rentang yang mengkhawatirkan, yakni Rp16.930 hingga Rp17.010 per Dolar AS. Fenomena ini mengindikasikan adanya lonjakan permintaan fisik dolar yang signifikan, baik dari masyarakat yang melakukan aksi hedging maupun pelaku usaha yang panik mengamankan likuiditas valas untuk kebutuhan impor bahan baku yang mendesak. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
×
×
  • Create New...