Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

bot

Moderators
  • Jumlah Konten

    129.891
  • Bergabung

  • Kunjungan terakhir

    Never

Everything posted by bot

  1. Jakarta - Sebuah robot beroda saat ini sedang populer di kota Milton Keynes, Inggris karena telah membantu banyak warga yang 'terjebak' di rumah karena aturan terkait COVID-19. Robot yang memiliki bentuk kotak persegi panjang serta beroda enam ini sudah menjadi pemandangan yang biasa berlalu lalang di kota tersebut karena penduduknya sudah menggunakannya sebagai pengantar bahan makanan selama lebih dari dua tahun. Namun sejak pemerintah telah memberlakukan aturan social distancing dan juga harus melakukan segala aktifitas di rumah untuk menghindari virus Corona, robot ini semakin sibuk dari sebelumnya. Robot ini memberikan layanan secara gratis kepada staf layanan kesehatan nasional (National Health Service) dan juga meningkatnya permintaan dari masyarakat umum "Saat ini kami menawarkan pengiriman gratis ke semua pekerja layanan kesehatan nasional di masyarakat. Kami ingin membuat hidup sedikit lebih mudah bagi orang-orang di masa yang sangat menegangkan saat ini," kata Henry Harris-Burland, dari Starship, perusahaan yang membuat robot ini seperti dilansir detiKINET dari Reuters. "Banyak dari mereka yang melakukan pekerjaan 80 jam seminggu dan mereka tidak punya waktu untuk pergi ke toko sembako. Jadi mereka menggunakan robot kami untuk berbelanja. Kami merasa terhormat bahwa kami bisa menjadi bagian dari solusi itu," lanjutnya. Robot ini mampu mengangkat beban hingga 10 kg dengan jarak tempuh lebih dari 1 kilometer. Kecepatan maksimalnya hingga 6 km/jam. Starship pun telah menggandakan armada untuk pengiriman robot di kota Milton Keynes menjadi 70 dalam tiga minggu terakhir, Harris-Burland mengatakan mereka telah menyelesaikan 100.000 pengiriman otonom di kota. "Banyak warga telah menjangkau kami secara online meminta kami untuk mengirim ke lingkungan mereka," katanya. "Kami melakukan segala secepat mungkin untuk memperluas dalam menawarkan layanan ini kepada lebih banyak orang, terutama pada saat yang sangat penting ini," tutupnya. Simak Video "Masih Syuting saat Pandemi Corona, Indra Bekti Tak Berani Sentuh Anak" [==] (jsn/afr) Sumber
  2. Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melalui surat nomor S-255/MBU/04/2020 melarang direksi, komisaris dan pengawas perusahaan mendapatkan tunjangan hari raya (THR). Namun untuk pegawai BUMN, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan untuk para pegawai diserahkan ke perusahaan masing-masing. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Royke Tumilaar memastikan para pegawai akan tetap mendapatkan THR. "Kalau pegawai tetap lah, karena kita kan sudah cadangkan. Apalagi profitnya masih oke," kata Royke saat berbincang dengan detikcom, Senin (27/4/2020). Dia mengungkapkan, pembagian THR ini masih sesuai dengan jadwal seperti pada tahun-tahun sebelumnya. "THR ini masih tetap sesuai jadwal ya," imbuh dia. Sebelumnya memang, para bos Bank BUMN tidak mendapatkan THR pada lebaran tahun ini. Kementerian BUMN menyebut jika uang THR tersebut dapat digunakan untuk kegiatan sosial seperti donasi untuk penanggulangan COVID-19 di Indonesia. Dalam surat tersebut tercantum jika perlu dilakukan langkah untuk meminimalisasi dampak keuangan BUMN dan peningkatan kepekaaan dan kesadaran sosial pejabat BUMN dalam menghadapi kondisi nasional tersebut. Dari surat itu ada sekitar 110 BUMN yang direksi sampai komisarisnya yang tidak mendapatkan THR. Simak Video "Uang Miliaran Rupiah Raib, Nasabah Segel Kantor Unit Bank Mandiri" [==] (kil/ang) Sumber
  3. Jakarta - Xiaomi resmi memperkenalkan sistem operasi terbarunya, MIUI 12. Sejumlah peningkatan keamanan disertakan begitu pula fitur baru, apa saja? MIUI 12 berbasis Android 10. Ini menjadi sistem operasi pertama rancangan Xiaomi yang lolos tes perlindungan privasi dari TÜV Rheinland. Ada banyak fitur baru yang dibawa MIUI 12. Berikut beberapa di antaranya seperti dilansir dari Android Authority; Dark Mode 2.0 Fitur Dark Mode 2.0 akan membawa peredupan wallpaper ke ponsel Xiaomi. Fitur ini akan bekerja mengikuti waktu. Jadi wallpaper akan meredup seiring perubahan siang ke malam. Dark Mode 2.0 Foto: Android Authority Xiaomi turut mengubah teks begitu beralih dari mode terang ke gelap. MIUI 12 secara otomatis menyesuaikan tebal huruf untuk mengurang silau ketika mode malam dihidupkan. Kontras font turut disesuaikan tergantung pada lingkungan sekitar pengguna. Ini bakal meningkatkan keterbacaan teks dalam kondisi cahaya rendah. Desain Intuitif Di MIUI12, Xiaomi telah memvisualisasikan informasi sistem inti. Mereka menyebutnya Desain Visual Sensorik Ini memungkinkan kamu melihat status sistem secara sekilas. Nantinya ketika membuka halaman Pengaturan di ponsel atau memeriksa hal-hal seperti ketersediaan penyimpanan, kamu akan melihat informasi sistem yang disajikan dalam bentuk grafik dan diagram visual, sehingga lebih mudah untuk dipahami. Desain Visual Sensori. Foto: Android Authority Super Wallpaper Xiaomi membawa "Super Wallpaper" di MIUI 12. Perusahaan besutan Lei Jun ini menciptakan animasi 3D Mars dan Bumi presisi tinggi berdasarkan data eksplorasi. Kamu dapat mengatur Super Wallpaper ini di layar ponsel yang terkunci dan tidak terkunci. Ketika mode gelap dihidupkan, planet yang dipilih akan memasuki waktu malam, sehingga meningkatkan pengalaman visual pengguna. Super Wallpaper Mars. Foto: GSM Arena Efek Animasi Baru Xiaomi sepertinya melakukan banyak perubahan visual pada MIUI 12. Antarmuka baru akan membawa efek cuaca yang realistis. Selain itu menunjukan perubahan cuaca seperti video timelapse. Animasi ikon aplikasi turut mendapat penyegaran. Ikon aplikasi akan menghasilkan umpan balik real-time berdasarkan gerakan pengguna. Xiaomi mengatakan perubahan arah dan kecepatan gerakan akan menyebabkan ikon aplikasi bereaksi berbeda, mulai dari membuka, menutup hingga menghapus. Animasi Baru. Foto: GSM Arena Gesture MIUI 12 juga menghadirkan gesture baru ke ponsel. Misalnya saat menggesek panel notifikasi, kamu dapat menggeser ke bawah panel untuk membentangkannya ke jendela kecil. [Gambas:Twitter] Privasi Pengguna dapat memilih untuk mengotorisasi aplikasi hanya sekali atau hanya saat menggunakannya. Izin akan dicabut setelah menggunakannya. Untuk aplikasi yang tidak memperjelas perizinan perangkat, opsi "selalu izinkan" tidak akan disediakan. MIUI 12 juga akan membantu pengguna melacak perilaku aplikasi. Kamu akan dapat melihat catatan tentang cara kerja aplikasi pada perangkat, informasi yang dikumpulkan dan lain-lain. Berbagi gambar juga lebih aman. Xiaomi mengatakan informasi sensitif seperti detail perangkat akan dihapus dari file gambar sebelum membaginya dengan siapa pun. Selain fitur yang disebutkan di atas, MIUI 12 membawa sejumlah perbaikan lainnya. Tanggal Rilis Xiaomi menunjukkan bahwa versi stabil MIUI 12 akan dirilis pada akhir Juni 2020. Sementara itu, program beta akan tersedia Cina hari ini. Batch 1: Mi 10 Pro Mi 10 Mi 9 Pro 5G Mi 9 MI 9 TE Redmi K30 5G Redmi K30 Pro Redmi K20 Pro Redmi K20 Batch 2: MIX MIX 3 Mi MIX 2s Mi CC9 Pro Mi CC9 Mi 9 SE Mi 8 Mi 8 EE Redmi Note 8 Pro Redmi Note 7 Pro Redmi Note 7 Batch 3: Mi CC9e Mi Note 3 Mi Max 3 Mi 8 SE Mi Mix 6 Mi 6X Redmi Note 8 Redmi 8 Redmi 8A Redmi 7 Redmi 7A Redmi 6 Pro Redmi 6 Redmi 6A Redmi Note 5 Redmi S2 Simak Video "Meluncur saat Pandemi Corona, Redmi 8A Pro Dibanderol Rp 1,5 Jutaan" [:)] (afr/afr) Sumber
  4. Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa Sastraatmaja menyatakan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) kini berada di titik nadir imbas pandemi COVID-19. Sebab sektor usaha tersebut mayoritas berhenti produksi. Dia menjelaskan pemanfaatan tingkat produksi atau utilisasi sudah di bawah 20% dan menuju 5%. Tak menutup kemungkinan jika utilisasi industri tekstil akan menjadi 0%. "Utilisasi sudah di bawah 20% menuju ke 5%. Mungkin istilahnya sudah mencapai titik nadir kalau saya bilang titik nadir karena menuju 0%," kata dia dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI secara virtual, Senin (27/4/2020). Mau tidak mau pihaknya pun harus merumahkan karyawan. Hingga pekan kedua April, sudah ada 2.159.832 buruh yang dirumahkan, atau 80% dari total pekerja di industri TPT. "Data terakhir kondisi di lapangannya, untuk kondisi terakhir minggu lalu kita data tiap minggu dan ini data minggu lalu, jumlah tenaga kerja yang dirumahkan sudah hampir 80%," jelasnya. Dia menjelaskan bagaimana virus Corona menghantam industri tekstil. Misalnya saja banyak orderan di pasar ekspor yang dibatalkan. Penjualan dalam negeri juga babak belur karena tutupnya kawasan Pasar Tanah Abang selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Demikian pula dengan pasar-pasar lainnya. "Order-order dalam negeri juga pasar seperti Tanah Abang dan pasar lainnya di kota-kota lainnya ditutup sehingga market kita ini boleh kata habis baik untuk ekspor maupun lokal. Jadi dengan terpaksa sekali anggota-anggota kami sudah menutup industrinya," jelasnya. Bagaimana dampak virus Corona ke bisnis tekstil? Lanjut ke halaman berikut Simak Video "Gegara Corona, Ramayana Depok PHK 87 Karyawannya" [==] Sumber
  5. Deretan foto berikut merupakan karya Ric Tse. Foto: Ric Tse via Petapixel Fotografer asal Hong Kong ini memanfaatkan waktunya saat isolasi di rumah. Foto: Ric Tse via Petapixel Ric membuat rangkaian foto bertema My Home's Rhapsody. Foto: Ric Tse via Petapixel Dia memadukan Lego dan mainan lainnya dengn barang-barang yang ada di rumahnya. Foto: Ric Tse via Petapixel "Karena saya tidak bisa keluar untuk mengambil foto, saya mulai berpikir tentang apa yang bisa diambil di rumah," tulis Ric di blognya. Foto: Ric Tse via Petapixel “Akhirnya, aku menggabungkan figur Lego dan barang-barang rumah tangga untuk membuat beberapa foto! Bisakah Anda menebak apa barang-barang rumah tangga itu? ” lanjut Ric. Foto: Ric Tse via Petapixel Ric memanfaatkan flash disk. Foto: Ric Tse via Petapixel Ketika kertas menjadi arena seluncur salju. Foto: Ric Tse via Petapixel Kuas makeup pun bisa dimanfaatkan. Foto: Ric Tse via Petapixel Atau bekas penyimpanan telur. Foto: Ric Tse via Petapixel Tisu bisa dijadikan gaun pengantin. Foto: Ric Tse via Petapixel Atau bisa menggunakan selotip. Foto: Ric Tse via Petapixel Bila ada kompor listrik di rumah bisa dimanfaatkan. Foto: Ric Tse via Petapixel Kamu bisa melihat karya Ric lain di situs pribadinya di sini. Foto: Ric Tse via Petapixel Atau bisa mengakses akun Instagramnya di sini. Foto: Ric Tse via PetapixelSumber
  6. Jakarta - Telkom Regional II area Jabodetabek memberikan bantuan kepada empat rumah sakit rujukan penanganan COVID-19, yakni RSUD Kota Bekasi, RSUD Serang, RSUD Kabupaten Tangerang, dan RS Persahabatan Jakarta. Bantuan yang diberikan meliputi masker kain, sarung tangan latex, hand sanitizer, disinfektan, sepatu boots, dan baju hazmat. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Executive Vice President Telkom Regional II Teuku Muda Nanta didampingi Deputy Executive Vice President Infrastructure Telkom Regional II Ya'aro Hulu, melalui video conference. Total bantuan yang diberikan sebesar Rp 400 juta. Selain itu, Telkom Regional II juga menggalang dana secara online dari para karyawan di area Telkom Regional II melalui platform LinkAja. Dari penggalangan dana itu terkumpul donasi Rp 100 juta yang kemudian disalurkan dalam bentuk alat-alat medis untuk petugas medis yang menangani pasien COVID-19. Telkom Foto: dok Telkom "Kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan para korban agar segera pulih kembali serta tenaga medis yang bekerja siang malam merawat pasien agar senantiasa sehat. Kami harap beberapa donasi yang digalang ini dapat membantu para tenaga medis dan masyarakat yang membutuhkan dalam melindungi diri dari sebaran virus," ujar Nanta dalam keterangan resmi Telkom, Senin (27/4/2020). Telkom Regional II bersama dengan Serikat Karyawan (Sekar) Telkom Jakarta juga memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk karyawan dan teknisi Telkom yang bertugas di lapangan, petugas medis, serta masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19. Sebelumnya, Sekar Telkom Jakarta menggalang donasi dari karyawan dan masyarakat untuk memberikan bantuan kepada enam RSUD dan 26 Puskesmas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Serang. Telkom Foto: dok Telkom Di samping itu, Telkom Regional II bersama Majelis Ta'lim Telkom Group (MTTG) Regional II memberikan donasi Rp 50 juta rupiah kepada ustadz dan ustadzah yang aktif mengajar di wilayah MTTG Regional II. Donasi diberikan sebagai apresiasi kepada para ustadz dan ustadzah dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan. Simak Video "Telkom Benarkan Suspect Corona yang Meninggal adalah Karyawannya" [:)] (ega/fay) Sumber
  7. Jakarta - Sebelum virus Corona menginfeksi banyak negara, rasanya tidak banyak yang kenal dengan Zoom. Aplikasi ini mendadak naik daun ketika semua negara menerapkan lockdown, semua orang menggunakannya untuk berkomunikasi. Bos Zoom Eric Yuan membeberkan pada Desember 2019 jumlah penggunanya masih 10 juta. Sementara bulan Maret lalu, user-nya tembus 200 juta. Apa yang membuat aplikasi ini begitu jadi pilihan di antara layanan video conference yang ada di pasaran? Dan bagaimana nasib aplikasi ini setelah wabah Corona usai, akankah tetap digunakan? Semua itu dibahas di podcast Obat Gaptek bersama Pengamat Keamanan dari Vaksincom Alfons Tanujaya berikut ini: (afr/fay) Sumber
  8. Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) merilis portal sistem informasi geografis penginderaan jauh sebaran COVID-19. Beralamatkan covid19.lapan.go.id, portal rancangan LAPAN ini dirancang sebagai media berbagi pakai konten sistem informasi geografis terkait virus Corona di Indonesia. Adapun informasi yang terkandung dalam portal tersebut terdiri dari update data kasus COVID-19 di Tanah Air, lokasi laboratorium dan rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan, distribusi positif COVID-19 dan mobilitas infrastruktur akses DKI Jakarta, serta perbandingan kualitas udara. [Gambas:Twitter] "LAPAN berupaya memberikan info potensi sebaran COVID-19 berdasarkan data penginderaan jauh terkait kepadatan pemukiman, kepadatan akses transportasi, posisi fasilitas umum (terminal, pasar, dan lain-lain), serta data dari pihak-pihak terkait," tutur Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin saat dihubungi detikINET. Thomas menjelaskan situs covid19.lapan.go.id masih terus dikembangkan. "LAPAN juga berkoordinasi dengan PNPB/Gugus Tugas untuk mengkaji kebutuhan info geospasial berbasis penginderaan jauh yang bisa diintegrasikan dengan data mereka," tutur Thomas. Simak Video "Yuk! Belajar Cara Membuka Masker Kain yang Benar" [:)] (agt/fay) Sumber
  9. Pemerintah harus serius jalankan Perppu No 1/20 untuk antisipasi dampak Covid-19. == JAKARTA -- Pemerintah harus sungguh-sungguh menjalankan Perppu No 1/20 untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 terhadap stabilitas sistem keuangan dan perekonomian. Industri penggerak sektor riil dan menyerap banyak tenaga kerja perlu mendapatkan insentif. Pengamat ekonomi INDEF Ariyo DP Irhamna mengatakan dampak ekonomi dari pandemi Covid 19 bila dibiarkan akan menimbulkan problem ekonomi serius. Imbasnya pada akhirnya dikhawatirkan bisa merembet ke krisis keuangan. "Untuk itu pemerintah perlu mengambil langkah-langkah strategis yang benar-benar dijalankan untuk melindungi perekonomian nasional dari krisis keuangan sebagai dampak turunan Covid 19," ujar dia di Jakarta. Pemerintahan sudah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang undang (Perppu) No. 01/ 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Salah satu kebijakan yang tertera dalam Perpu adalah dukungan dana insentif sebesar Rp 70,1 triliun dan relaksasi perpajakan bagi sektor dunia usaha yang terdampak Covid 19. Selain itu adanya kebijakan penundaan pembayaran cicilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan ultra mikro serta penundaan pembayaran pinjaman terutama untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan pelaku ekonomi kecil lainnya. Pemerintah juga melakukan penurunan tarif PPh badan dari 25 persen menjadi 22 persen. Namun, Ariyo menilai kebijakan itu belum cukup. Industri penggerak sektor ril yang menyerap banyak tenaga kerja juga perlu diperhatikan. Industri tersebut perlu mendapatkan insentif seperti penurunan pajak dan tidak ada kenaikan cukai. Sehingga para pelaku usaha yang terdampak Covid 19, benar benar mendapatkan kemudahan untuk menunda kewajiban membayar cicilannya selama beberapa bulan atau sampai wabah ini berlalu. "Insentif kemudahan kepada para pelaku usaha agar semua tagihan atau cicilan maupun kewajiban pembayarannya ditunda dahulu," ujarnya menjelaskan. "Bukan dihapus dan bukan pengurangan utang, melainkan tidak ditagih. Tapi masanya diperpanjang, sehingga selama pandemi ini tidak ada penagihan." Sumber
  10. Askopindo mengharapkan koperasi simpan pinjam mendapat relaksasi pajak bunga simpanan == JAKARTA -- Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (Askopindo) menyatakan koperasi simpan pinjam layak dan sangat pantas mendapatkan relaksasi perpajakan. Hal ini sebagaimana diatur dalam Perppu Nomor 1 tahun 2020. "Kamilah yang lebih banyak bersentuhan langsung dengan pelaku UMKM dan pekerja informal, jadi koperasi simpan pinjam yang lebih menguasai peta di lapangan. Identifikasi dapat terlihat jelas dalam database kami karena mayoritas pelaku UMKM & pekerja informal diwadahi oleh koperasi simpan pinjam sebagai pembina dan pemberi pembiayaan," kata Ketua Umum Askopindo Sahala Panggabean dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (27/4). Askopindo pun mengharapkan koperasi simpan pinjam dapat diberikan pula relaksasi pajak atas pendapatan bunga simpanan. Hal ini dipandang krusial sebagai antisipasi penarikan simpanan dari para anggota penyimpan yang butuh dana akibat dampak ekonomi pandemi Covid-19. "Bila relaksasi ini disetujui, bahkan otomatis menambah daya beli rumah tangga para anggota koperasi simpan pinjam sehingga dapat menjadi buffer pertumbuhan ekonomi nasional, semoga tidak sampai minus atau terjadi resesi. Ini sesuai keinginan Pak Teten(Menkop) berdasarkan arahan Pak Presiden," ucap Sahala Sementara itu, Direktur Eksekutif Generasi Optimis Research and Consulting, Frans Meroga menilai sangat bijak bila pemerintah mengabulkan apa yang disuarakan oleh Askopindo. Frans bahkan melihat bahwa PPh pasal 25 atas pendapatan badan pun dinihilkan di tahun 2020, agar dapat menjadi ruang gerak likuiditas bagi gerakan koperasi agar dapat membayar semua biaya operasional. "Biaya operasional itu termasuk gaji, bahkan sebentar lagi harus bayar THR. Pemerintah pasti tidak mau korban PHK yang sudah 2 juta orang saat ini akan bertambah lagi. Menteri Ketenagakerjaan saja kemarin sudah memelas kepada pelaku usaha untuk sedapat mungkin tidak PHK karyawannya," katanya. Frans mendorong agar pemerintah memberikan kepercayaan lebih bagi koperasi simpan pinjam guna mebantu para pelaku UMKM agar tangguh bertahan menghadapi dampak pandemi ini. Sebelumnya, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) merestrukturisasi kredit dan mendampingi mitra pengakses dana bergulir yang terdampak Covid-19. Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo dalam jumpa pers secara virtual di Jakarta, Senin (27/4), mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah kebijakan guna menjaga aktivitas perekonomian koperasi dan UMKM tetap kondusif. Kebijakan yang disiapkan Kementerian Koperasi dan UKM bersama LPDB-KUMKM berupa restrukturisasi pembiayaan bagi penerima dana bergulir LPDB-KUMKM yaitu koperasi dan UMKM, kata Supomo. Kebijakan kelonggaran dan relaksasi pembiayaan bagi mitra LPDB-KUMKM tersebut kata dia, merupakan upaya maksimal guna menangkal dampak terburuk dari semakin menyebarnya Covid-19 terutama di sektor ekonomi mikro dan makro. Restrukturisasi pinjaman/pembiayaan berbentuk penundaan pembayaran angsuran pokok, penundaan pembayaran angsuran jasa, penundaan atau pengurangan jasa, perpanjangan jangka waktu, dan/atau penambahan fasilitas pinjaman/pembiayaan. Mitra LPDB-KUMKM yang berhak mendapat kebijakan tersebut adalah koperasi dan UKM, katanya. sumber : Antara Sumber
  11. Hingga April 2020, LPDB-KUMKM telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 113,1 miliar. == JAKARTA -- Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) merestrukturisasi kredit Koperasi dan UMKM. LPDB juga mendampingi mitra pengakses dana bergulir yang terdampak Covid-19. Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo dalam jumpa pers secara virtual di Jakarta, Senin (27/4), mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah kebijakan guna menjaga aktivitas perekonomian koperasi dan UMKM tetap kondusif. “Kebijakan yang disiapkan Kementerian Koperasi dan UKM bersama LPDB-KUMKM berupa restrukturisasi pembiayaan bagi penerima dana bergulir LPDB-KUMKM yaitu koperasi dan UMKM,” kata Supomo. Kebijakan kelonggaran dan relaksasi pembiayaan bagi mitra LPDB-KUMKM tersebut kata dia, merupakan upaya maksimal guna menangkal dampak terburuk dari semakin menyebarnya COVID-19 terutama di sektor ekonomi mikro dan makro. Restrukturisasi pinjaman/pembiayaan berbentuk penundaan pembayaran angsuran pokok, penundaan pembayaran angsuran jasa, penundaan atau pengurangan jasa, perpanjangan jangka waktu, dan/atau penambahan fasilitas pinjaman/pembiayaan. ”Mitra LPDB-KUMKM yang berhak mendapat kebijakan tersebut adalah koperasi dan UKM,” katanya. Mereka dapat mengirimkan surat permohonan restrukturisasi pinjaman/pembiayaan yang ditujukan kepada Menteri Koperasi dan UKM c.q Direktur Utama LPDB-KUMKM dengan dikirimkan ke alamat kantor LPDB-KUMKM di Jalan Letjend MT Haryono Kav. 52-52 Pancoran Jakarta Selatan 12770, atau melalui surat digital (email) dengan alamat: info@danabergulir.com. Surat permohonan restrukturisasi pinjaman tersebut ditembuskan ke Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kelonggaran atau relaksasi pinjaman itu kata dia, dapat diberikan untuk mitra-mitra LPDB-KUMKM yang memiliki status kolektibilitas lancar atau kurang lancar saat kebijakan tersebut dikeluarkan. Selain itu, restrukturisasi pinjaman diberikan untuk jangka waktu paling lama 12 (dua belas) bulan sejak tanggal penetapan Direktur Utama LPDB-KUMKM. Penerima restrukturisasi juga wajib untuk memberikan laporan kepada LPDB-KUMKM sesuai hak dan kewajiban sebagaimana yang diperjanjikan dengan direksi LPDB-KUMKM. Terkait kebijakan restrukturisasi pinjaman LPDB-KUMKM, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM terus memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan tersebut, serta LPDB-KUMKM wajib melaporkan kepada Menteri Koperasi dan UKM setiap bulannya. Supomo berharap sejumlah skema program relaksasi dan restrukturisasi tersebut mampu meringankan beban koperasi dan UMKM di Indonesia. Hingga April 2020, LPDB-KUMKM telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 113,1 miliar atau 6,11 persen dari target penyaluran tahun 2020 yakni sebesar Rp 1,85 triliun. “Akumulasi penyaluran dana bergulir sejak tahun 2008 hingga 2020 berjumlah Rp 10,37 triliun, dengan jumlah mitra yang disalurkan sebanyak 3.020 mitra,” kata Supomo. Sasaran mitra yang menerima dana pinjaman LPDB-KUMKM di tengah kondisi pandemi Covid-19, di antaranya koperasi yang terkena dampak signifikan akibat wabah, koperasi yang memiliki usaha berbasis ekspor baik langsung maupun anggotanya, dan koperasi bidang kesehatan terutama koperasi karyawan yang mendukung operasional rumah sakit melalui pinjaman/pembiayaan dana BPJS atau produksi alat kesehatan. Selain itu, koperasi yang bergerak dalam sektor atau program prioritas Kemenkop, koperasi yang usahanya telah mendukung perekonomian setempat, dan koperasi yang usahanya di bidang substitusi impor juga menjadi sasaran utama mitra penerima dana LPDB-KUMKM. sumber : Antara Sumber
  12. Jakarta - Pada masa wabah COVID-19 ini semua pihak diharapkan tetap berada di rumah saja dan mengindahkan gerakan physical distancing atau menjaga jarak fisik dengan orang lain untuk mengatasi penyebaran virus Corona. Dengan #DiRumahAja, segala aktivitas pun dilakukan dari rumah, seperti work from home, study from home, hingga pray from home. Namun untuk urusan finansial apakah banking from home merupakan langkah yang efektif? Nah, BCA membagikan beberapa tips efektif #BankingFromHome yang #DibikinSimpel. Gimana caranya? Berikut tips-tipsnya. Urusan Beli/Belanja Online Untuk urusan beli atau belanja dari rumah, kamu bisa memanfaatkan situs belanja online atau aplikasi toko online. Untuk pembayarannya, kamu tinggal pilih bank transfer via BCA mobile, Kartu Kredit BCA, maupun OneKlik. Lagi enak-enakan maskeran tiba-tiba listrik mati, atau pulsa dan kuota internet habis, kamu bisa membelinya secara online. Di aplikasi BCA mobile ada fitur m-Commerce yang bisa digunakan untuk membeli pulsa listrik prabayar, pulsa HP, kuota internet, dan sebagainya. Bagi yang suka beli buku, film, dan sebagainya, kamu bisa melakukan pembelian melalui Google Play Store menggunakan Google Voucher. Nah, untuk pembelian Google Voucher bisa juga melalui fitur m-Commerce BCA mobile, lho! Urusan Top Up Saldo e-Wallet Lagi WFH tiba-tiba perut keroncongan? Tenang saja, kamu bisa beli makanan dan minuman secara online karena saat ini sudah banyak layanan pesan antar makanan. Namun bagaimana jika saldo e-Wallet milik kamu kurang? Foto: Dok. BCA Keep calm, top up saja pakai Virtual Account di BCA mobile atau pakai OneKlik. Dalam beberapa saat, makanan tersaji di meja rumah. Menariknya lagi, ada banyak promo cashback yang ditawarkan lho! Mulai dari Promo Top Up Gopay dan Link Aja hingga Promo Top Up Shopee yang membuat pengeluaran menjadi makin hemat! Urusan Transfer-transfer Bagi yang butuh transfer-transfer, ada 3 tips simpel dari BCA untuk mengirim uang dari rumah aja. Pertama adalah transfer ke rekening BCA/bank lain/Virtual Account dengan membuka fitur m-Transfer di BCA mobile. Tinggal pilih mau transfer ke sesama BCA, bank lain, atau ke Virtual Account. Kedua transfer menggunakan QR Code. Caranya yaitu dengan membuka fitur QR di BCA mobile, Anda bisa transfer dari daftar QRku atau dari QR yang kamu terima. Foto: Dok. BCA Ketiga, untuk transfer dalam jumlah besar bisa pakai KlikBCA saja. Mulai 27 Maret - 31 Mei 2020, limit transfer harian KlikBCA naik dari Rp 100 juta menjadi Rp 250 juta per hari per user id. Berlaku untuk transfer antar-BCA maupun ke bank lain dalam negeri. Bayar Tagihan-tagihan Sedang sibuk work from home, handphone kamu tiba-tiba dibombardir SMS, email, dan telepon berisi perintah untuk bayar tagihan? Buka saja fitur m-Payment di BCA mobile dan tinggal pilih mau bayar tagihan apa saja. Foto: Dok. BCA Sambil nonton film serial kamu, segala urusan pembayaran tagihan seperti tagihan kartu kredit, handphone, BPJS, asuransi, internet, dan lainnya akan selesai seketika. Buka Tabungan Kamu masih belum memiliki tabungan BCA? Mau buka sekarang tapi takut keluar rumah? Tenang saja, buka tabungan sekarang suda bisa #DiRumahAja. Caranya tinggal download BCA mobile di handphone, kemudian pilih menu Buka Rekening Baru. Tinggal ikuti tutorialnya lalu dalam hitungan menit kamu sudah bisa punya rekening baru meski sambil leyeh-leyeh di sofa ruang tamu. Itulah beberapa tips banking from home yang efektif ala BCA saat kamu sedang berada #DiRumahAja. Foto: Dok. BCA Buka tabungan BCA dulu baru bisa pakai BCA mobile. Stay safe and stay healthy ya! Info selengkapnya bisa cek di sini. (adv/adv) Sumber
  13. Jakarta - Pada masa wabah COVID-19 ini semua pihak diharapkan tetap berada di rumah saja dan mengindahkan gerakan physical distancing atau menjaga jarak fisik dengan orang lain untuk mengatasi penyebaran virus Corona. Dengan #DiRumahAja, segala aktivitas pun dilakukan dari rumah, seperti work from home, study from home, hingga pray from home. Namun untuk urusan finansial apakah banking from home merupakan langkah yang efektif? Nah, BCA membagikan beberapa tips efektif #BankingFromHome yang #DibikinSimpel. Gimana caranya? Berikut tips-tipsnya. Urusan Beli/Belanja Online Untuk urusan beli atau belanja dari rumah, kamu bisa memanfaatkan situs belanja online atau aplikasi toko online. Untuk pembayarannya, kamu tinggal pilih bank transfer via BCA mobile, Kartu Kredit BCA, maupun OneKlik. Lagi enak-enakan maskeran tiba-tiba listrik mati, atau pulsa dan kuota internet habis, kamu bisa membelinya secara online. Di aplikasi BCA mobile ada fitur m-Commerce yang bisa digunakan untuk membeli pulsa listrik prabayar, pulsa HP, kuota internet, dan sebagainya. Bagi yang suka beli buku, film, dan sebagainya, kamu bisa melakukan pembelian melalui Google Play Store menggunakan Google Voucher. Nah, untuk pembelian Google Voucher bisa juga melalui fitur m-Commerce BCA mobile, lho! Urusan Top Up Saldo e-Wallet Lagi WFH tiba-tiba perut keroncongan? Tenang saja, kamu bisa beli makanan dan minuman secara online karena saat ini sudah banyak layanan pesan antar makanan. Namun bagaimana jika saldo e-Wallet milik kamu kurang? Foto: Dok. BCA Keep calm, top up saja pakai Virtual Account di BCA mobile atau pakai OneKlik. Dalam beberapa saat, makanan tersaji di meja rumah. Menariknya lagi, ada banyak promo cashback yang ditawarkan lho! Mulai dari Promo Top Up Gopay dan Link Aja hingga Promo Top Up Shopee yang membuat pengeluaran menjadi makin hemat! Urusan Transfer-transfer Bagi yang butuh transfer-transfer, ada 3 tips simpel dari BCA untuk mengirim uang dari rumah aja. Pertama adalah transfer ke rekening BCA/bank lain/Virtual Account dengan membuka fitur m-Transfer di BCA mobile. Tinggal pilih mau transfer ke sesama BCA, bank lain, atau ke Virtual Account. Kedua transfer menggunakan QR Code. Caranya yaitu dengan membuka fitur QR di BCA mobile, Anda bisa transfer dari daftar QRku atau dari QR yang kamu terima. Foto: Dok. BCA Ketiga, untuk transfer dalam jumlah besar bisa pakai KlikBCA saja. Mulai 27 Maret - 31 Mei 2020, limit transfer harian KlikBCA naik dari Rp 100 juta menjadi Rp 250 juta per hari per user id. Berlaku untuk transfer antar-BCA maupun ke bank lain dalam negeri. Bayar Tagihan-tagihan Sedang sibuk work from home, handphone kamu tiba-tiba dibombardir SMS, email, dan telepon berisi perintah untuk bayar tagihan? Buka saja fitur m-Payment di BCA mobile dan tinggal pilih mau bayar tagihan apa saja. Foto: Dok. BCA Sambil nonton film serial kamu, segala urusan pembayaran tagihan seperti tagihan kartu kredit, handphone, BPJS, asuransi, internet, dan lainnya akan selesai seketika. Buka Tabungan Kamu masih belum memiliki tabungan BCA? Mau buka sekarang tapi takut keluar rumah? Tenang saja, buka tabungan sekarang suda bisa #DiRumahAja. Caranya tinggal download BCA mobile di handphone, kemudian pilih menu Buka Rekening Baru. Tinggal ikuti tutorialnya lalu dalam hitungan menit kamu sudah bisa punya rekening baru meski sambil leyeh-leyeh di sofa ruang tamu. Itulah beberapa tips banking from home yang efektif ala BCA saat kamu sedang berada #DiRumahAja. Foto: Dok. BCA Buka tabungan BCA dulu baru bisa pakai BCA mobile. Stay safe and stay healthy ya! Info selengkapnya bisa cek di sini. (adv/adv) Sumber
  14. Posisi petani dan penyuluh menjaga pangan sebagai kebutuhan pokok stabilitas nasional == CILEGON -- Peran pangan di tengah situasi sulit saat ini setara alat kesehatan (Alkes) dan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis menangani pasien Covid-19, maka posisi penyuluh dan petani pertanian sama penting dengan tenaga medis. Pangan sebagai kebutuhan pokok manusia sekaligus menjaga stabilitas nasional di tengah berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa sektor ekonomi lain boleh ditunda atau distop, sementara sektor pertanian harus tetap berjalan, kegiatan usahatani harus tetap jalan karena manusia tiap hari membutuhkan pangan. "Ketika hampir semua orang dianjurkan diam di rumah maka penyuluh dan petani serta tenaga medis tetap harus keluar rumah untuk bekerja sesuai tugas masing-masing. Mereka adalah pejuang kehidupan untuk menyelamatkan negeri ini dari pandemi Covid-19," kata Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi tiap kali tatap muka online (video conference) dengan petani dan penyuluh. Penyuluh pusat Kementerian Pertanian RI, Susilo Astuti selaku pendamping kegiatan penyuluhan pertanian di Provinsi Banten melaporkan kegiatan pendampingan penyuluh. Shofi Nur Prihatin mendampingi kelompok tani (Poktan) Kedaung dan Kosambi panen seluas 25,2 hektar di Kecamatan Citangkil. Produktifitas 6 ton gabah kering panen [GKP] per hektar. Kegiatan panen Poktan Cigiteh seluas 25 hektar di Kelurahan Cigiteh, Kecamatan Jombang hasil rata-rata hampir lima ton GKP per hektar didampingi penyuluh Devi Yuningsih. Sementara penyuluh Dwi Ambar Susanti mendampingi Poktan Suka Makmur di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil panen seluas lima hektar. Produktifitasnya hampir enam ton GKP per hektar. "Penyebaran virus Corona harus diwaspadai, tapi tidak harus membuat panik. Caranya? Hindari kerumunan dan menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter atau social distancing sebagai Protokol Kewaspadaan," kata Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan BPPSDMP) Leli Nuryati. Sumber
  15. Masyarakat cenderung memilih investasi paling aman dengan risiko rendah. ==JAKARTA -- Sepanjang tahun ini hingga akhir pekan kemarin, harga emas Pegadaian telah mencatat penguatan sebesar 21 persen sehingga menjadikan logam mulia sebagai salah satu aset teraman di tengah pandemi Covid-19. Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero) Amoeng Widodo menyebutkan, pada Januari, emas masih bertengger di kisaran Rp 700 ribu per gram dan hingga akhirnya pekan ini berada di atas Rp 900 ribu per gram, tepatnya Rp 939 ribu per gram (per 27 April 2020). "Harga emas yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun seiring kondisi perekonomian global yang tak menentu dan pandemi corona menjadikan logam mulia sebagai aset safe haven," kata Amoeng di Jakarta, Senin (27/4). Amoeng menjelaskan, di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, banyak masyarakat Indonesia kebingungan memilih menjual atau menyimpan emas mereka. Pasalnya, dalam kondisi tak menentu, masyarakat cenderung memilih investasi yang paling aman dengan risiko rendah. Menurut Amoeng, saat terjadi kenaikan harga emas seperti saat ini, menabung emas adalah pilihan yang bijak. Hal ini dikarenakan menabung dalam bentuk emas merupakan investasi paling menguntungkan dan bersifat likuid atau mudah dicairkan. "Jadi solusinya kalau membutuhkan dana, lebih baik dijaminkan ke lembaga keuangan yang menyediakan skema pinjaman dengan jaminan emas," kata dia. Pegadaian mencatat hingga saat ini terdapat kurang lebih 5,3 juta nasabah yang memiliki produk Tabungan Emas per Maret 2020. Produk Tabungan Emas dapat dimiliki melalui transaksi digital melalui aplikasi Pegadaian Digital dan beberapa marketplace yang sudah bekerja sama. Transaksi digital dalam menabung di Tabungan Emas Pegadaian pun cukup mudah, bisa dilakukan dengan cara transfer bank. Top up saldo tabungan emas juga dapat dilakukan melalui ATM ataupun secara online melalui channel perbankan. Artinya nasabah tidak perlu datang ke outlet. Untuk transaksi secara manual, Tabungan Emas Pegadaian dapat diakses masyarakat melalui transaksi di 4.115 outlet dan 9.674 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Produk Tabungan Emas ini memiliki keunggulan bisa dijual kembali ke Pegadaian bila sewaktu-waktu nasabah memerlukan dana dengan harga emas terkini. Keunggulan lain dengan memiliki Tabungan Emas adalah, selain bisa dijual kembali juga bisa dijadikan agunan gadai, diwujudkan fisik berupa logam mulia atau perhiasan, hingga menjadi agunan biaya naik haji dan umrah. sumber : ANTARA Sumber
  16. Jakarta - Pemerintah resmi memberlakukan penurunan pajak perusahaan mulai April ini. Dengan demikian wajib pajak (WP) badan umum mendapat pengurangan tarif pajak dari 25% menjadi 22%. Serta WP badan yang memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pun mendapat pengurangan tarif pajak dari 20% menjadi 19%. Cukupkah penurunan tarif pajak itu menutupi kerugian yang diterima bisnis hotel dan restoran karena Corona? Menurut Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran penurunan tarif pajak tersebut sebenarnya belum cukup untuk menutupi kerugiaan yang diterima bisnis hotel dan restoran selama ini. Yusran bilang yang paling dibutuhkan bisnis hotel dan restoran saat ini adalah pembebasan pajak. "Sebenarnya dalam kondisi ini sih pengaruh tidak terlalu banyak penurunan pajak itu, justru yang kita harapkan tadinya kan aturan terhadap pembebasan pajak itu yang seharusnya dikeluarkan bukan penurunannya," ujar Yusran kepada detikcom, Senin (27/4/2020). Lantaran bila hanya diturunkan tarif pajaknya maka masih ada biaya yang wajib dikeluarkan perusahaan setiap bulannya. Sedangkan, kedua bisnis ini rata-rata sudah tidak beroperasi atau kehilangan omzet akibat diserang pandemi Corona. "Sektor pariwisata itu saat ini sudah banyak yang tutup. Rata-rata tidak beroperasi. Artinya kondisi perusahaan juga sudah terjadi rugi," tambahnya. Sektor hotel dan restoran disebutnya telah kehilangan omzet hingga 90%. Namun, manfaat penghematan yang didapat perusahaan dari penurunan tarif pajak hanya sekitar 10%. Sehingga belum sanggup menutupi kerugiaan yang diperoleh. "Bayangkan okupansi kita rata-rata paling tinggi cuma 10% ya kan, itu juga cuman beberapa, yang lainnya sudah banyak yang tutup. Meski ada penghematan sekitar 10% an, tapi kalau ditanya apakah itu membantu atau tidak, menurut saya itu tidak terlalu banyak," tuturnya. Selain pembebasan pajak, bisnis hotel dan restoran disebutnya juga butuh relaksasi tarif listrik hingga BPJS. "Yang paling membebani kita itu adalah masalah PLN dan BPJS. Makanya kita mengharapkan itu diberikan satu relaksasi, belum lagi peraturan OJK yang udah keluar itu tidak serta merta terimplementasi sesuai dengan yang kita harapkan," tutupnya. Simak Video "Buntut Corona, Sektor Pertanian Sampai Pariwisata Dapat Insentif Pajak" [Gambas:Video 20detik] (dna/dna) Sumber
  17. Jakarta - Sektor transporasi darat khususnya angkutan penumpang mengalami tekanan yang berat karena dampak virus Corona. Hal itu ditambah kebijakan pemerintah yang melarang masyarakat untuk mudik. Sekjen Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono menjelaskan, dampak virus Corona sangat terasa ketika pemerintah menyerukan social distancing. Kemudian, dilanjutkan dengan kebijakan menutup tempat pariwisata. "Jadi bukan larangan mudik dulu, begitu COVID semua langsung parah. Semua langsung turun drastis. Apalagi ketika pemerintah ada seruan social distancing itu sudah turun. Kemudian tempat wisata ditutup, maka angkutan kita moda pariwisata 100% berhenti. Angkutan lain juga, jalan tapi turunnya sampai 90%," jelasnya kepada detikcom, Senin (27/4/2020). Kondisi pengusaha semakin sulit. Terlebih, saat pemerintah memutuskan untuk melarang mudik. Hal itu membuat angkutan yang menghubungkan daerah-daerah dengan wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau zona merah berhenti. "Kemudian larangan mudik kemudian praktis semua area asal PSBB menuju daerah lain betul-betul dibatasi, disekat. Posisi saat ini berhenti ya sudah kalau posisi berhenti mau diapain, terminal tutup, semua tutup meskipun angkutan tidak daalam trayek kayak taksi boleh jalan, meski boleh jalan nggak ada penumpang," paparnya. Dengan kondisi tersebut, dia menuturkan, rata-rata moda angkutan seperti bus harus masuk depo alias dikandangkan. Hal itu selanjutnya berdampak pada karyawan terutama para sopir bus yang mau tak mau mesti dirumahkan. "Sekarang kalau nggak jalan berarti dirumahkan bahwa 1-2 korporasi pasti ada skenario pengamanan. Kalau sakadar beras 5-10 kg itu mungkin dilakukan. Tapi kalau berjalannya panjang siapa yang tahan nafasnya. Nggak ada kuat," ujarnya. "Sekarang kan posisinya istilahnya temen-temen no work no pay. Kan ketika mereka merekrut tak berjalan jangka pendek maunya. Kan ada pembinaan, pendidikan, kalau tiba-tiba semua bubar kan ya eman-eman semuanya," imbuhnya. Simak Video "Dievakuasi Petugas, Pasien Corona di Mamuju Disemangati Warga" [Gambas:Video 20detik] (acd/dna) Sumber
  18. Jakarta - Menteri Sosial Juliari Batubara mempersilakan para pemerintah daerah (Pemda) untuk menyalurkan bantuan sosial dari masing-masing anggaran di daerah. Meskipun pemerintah pusat juga berhati-hati dalam penyalurannya agar tidak terjadi penumpukan data penerima. Untuk penyaluran bansos tunai di luar wilayah Jabodetabek sendiri pemerintah pusat memang tengah berhati-hati dalam penghimpunan data penerima. Kemensos sendiri mengacu dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun Juliari menegaskan, Pemda tidak harus mengacu pada data DTKS. Dia mempersilakan Pemda untuk menyalurkan bantuan sesuai data yang dimiliki. "Jadi Pemda juga silakan dan ini sudah kami sampaikan berkali-kali, silahkan memberikan nama-nama penerima bansos yang tidak ada di dalam DTKS tersebut. Kami tidak mengunci daerah untuk hanya mengambil data-data yang dari kami, dari DTKS kami. Tidak sama sekali. Silahkan, karena kami tahu teman-teman di daerah juga sangat memahami apa yang paling baik untuk daerahnya," tuturnya dalam konferensi pers virtual, Senin (27/4/2020). Untuk penyaluran bansos tunai di lur wilayah Jabodetabek sendiri, pemerintah pusat menggunakan sumber anggaran dari dana desa. Pemerintah akan menguapayakan agar tidak terjadi penumpukan penerima dari bantuan lain. "Misalnya ada satu keluarga yang sudah menerima bansos tunai dari Kemensos Rp 600 ribu, dia terima lagi bansos tunai dari dana desa Rp 600 ribu. Ini harus kita hindari supaya tidak terjadi kekacauan di bawah," tuturnya. Meski begitu, pemerintah pusat juga memberikan keleluasaan bagi kepala daerah yang juga memiliki program bansos dari anggarannya masing-masing. "Tidak perlu ragu, tidak perlu takut, tidak perlu khawatir bahwa apabila ada satu keluarga yang sudah menerima bansos dari pusat apakah bansos dalam bentuk sembako apakah itu bansos dalam bentuk tunai mereka takut kalau memberikan lagi bansos dari mereka. Silahkan, tidak ada halangan sama sekali dari pemerintah pusat. Karena memang anggaran tersebut adalah anggaran dari daerah," terangnya. Juliari menegaskan, pemerintah pusat hanya mengatur penerima bantuan di daerah yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat. Simak Video "Jokowi Minta Menteri dan Pemda Alokasikan Anggaran untuk Tangani Corona" [Gambas:Video 20detik] (das/fdl) Sumber
  19. Jakarta - Berita terpopuler detikFinance Senin (27/4) tentang pemangkasan pajak penghasilan (PPh) bagi badan usaha. Pemotongan pajak tersebut dari 25% menjadi 22%, dan berlaku mulai April ini. Selain itu berita terpopuler lainnya adalah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan sembuh dari Corona. Budi Karya sempat menjalani perawatan sekitar 2 bulan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Pengin tahu informasi selengkapnya? Baca 5 berita terpopuler detikFinance berikut ini. (hns/dna) Sebelumnya Pekerja Manufaktur Gajian 6 Bulan Bebas Pajak 1 / 6 Selanjutnya Pajak Perusahaan Dipotong Jadi 22% Sumber
  20. Jakarta - Organisasi Angkutan Darat (Organda) mencatat, penurunan penumpang imbas dari wabah virus Corona telah mencapai 90%. Dengan kondisi saat ini, pengusaha tengah putar otak untuk mengatasi persoalan utangnya. Apa lagi sekarang ada larangan mudik dari pemerintah yang memaksa bus tak beroperasi. "Saat ini informasi yang diterima DPP penumpang umum sudah turun 90%, jadi kami bukan lagi menghitung tambah kerugian, tetapi sudah lebih kepada bagaimana restrukturisasi utang perusahaan angkutan dapat segera diberlakukan menyeluruh," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Organda, Adrian Djokosoetono kepada detikcom, Senin (27/4/2020). "Dengan sisa penumpang 10% saja sudah tidak cukup untuk bayar bunga kredit. Sama seperti yang terjadi di angkutan udara. Kebijakan relaksasi perpajakan dan BPJS juga diharapkan segera ada realisasi," sambungnya. Sementara, Sekjen Organda Ateng Haryono mengungkapkan, jika angkutan penumpang berhenti total secara sebulan maka potensi pendapatan yang hilang sekitar Rp 11 triliun. "Kalau kita simulasi, seluruh angkutan yang diinvestasikan banyaknya swasta nasional berhenti maka skenario kami di angkutan penumpang kalau dihentikan sebulan kerugian kita berapa sih? Itu hampir Rp 11 triliun, sektiar Rp 10,9 triliun," ujarnya. Angkutan logistik belum sepenuhnya berhenti. Namun, dia memperkirakan sekitar 50% berhenti. Dengan 50% berhenti, maka potensi pendapatan yang hilang sekitar Rp 7 triliun, dan jika digabung dengan angkutan penumpang maka potensi kerugiannya sekitar Rp 18 triliun. "Kalau itu hilang, ya seberapa tahan? Saya sependapat temen-temen, itu kalau berkepanjangan semuanya lempar handuk 2-3 bulan, lempar handuk, nggak bisa ngapa-ngapain," ujarnya. Simak Video "Jokowi Larang Seluruh Warga Mudik Lebaran Tahun Ini!" [Gambas:Video 20detik] (acd/dna) Sumber
  21. Jakarta - Organisasi Angkutan Darat (Organda) mencatat, penurunan penumpang imbas dari wabah virus Corona telah mencapai 90%. Dengan kondisi saat ini, pengusaha tengah putar otak untuk mengatasi persoalan utangnya. Apa lagi sekarang ada larangan mudik dari pemerintah yang memaksa bus tak beroperasi. "Saat ini informasi yang diterima DPP penumpang umum sudah turun 90%, jadi kami bukan lagi menghitung tambah kerugian, tetapi sudah lebih kepada bagaimana restrukturisasi utang perusahaan angkutan dapat segera diberlakukan menyeluruh," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Organda, Adrian Djokosoetono kepada detikcom, Senin (27/4/2020). "Dengan sisa penumpang 10% saja sudah tidak cukup untuk bayar bunga kredit. Sama seperti yang terjadi di angkutan udara. Kebijakan relaksasi perpajakan dan BPJS juga diharapkan segera ada realisasi," sambungnya. Sementara, Sekjen Organda Ateng Haryono mengungkapkan, jika angkutan penumpang berhenti total secara sebulan maka potensi pendapatan yang hilang sekitar Rp 11 triliun. "Kalau kita simulasi, seluruh angkutan yang diinvestasikan banyaknya swasta nasional berhenti maka skenario kami di angkutan penumpang kalau dihentikan sebulan kerugian kita berapa sih? Itu hampir Rp 11 triliun, sektiar Rp 10,9 triliun," ujarnya. Angkutan logistik belum sepenuhnya berhenti. Namun, dia memperkirakan sekitar 50% berhenti. Dengan 50% berhenti, maka potensi pendapatan yang hilang sekitar Rp 7 triliun, dan jika digabung dengan angkutan penumpang maka potensi kerugiannya sekitar Rp 18 triliun. "Kalau itu hilang, ya seberapa tahan? Saya sependapat temen-temen, itu kalau berkepanjangan semuanya lempar handuk 2-3 bulan, lempar handuk, nggak bisa ngapa-ngapain," ujarnya. Simak Video "Jokowi Larang Seluruh Warga Mudik Lebaran Tahun Ini!" [Gambas:Video 20detik] (acd/dna) Sumber
  22. Jakarta - Pemerintah menyiapkan mekanisme penyaluran bantuan sosial tunai untuk masyarakat terdampak wabah COVID-19 di luar wilayah Jabodetabek. Pemerintah pusat khawatir adanya penerima bansos ganda antara data penerima di pemerintah pusat dan daerah. Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan, saat ini belum banyak daerah yang dilakukan penyaluran bansos tunai lantaran belum dilakukan sinkronisasi data. Dia menekankan pemerintah pusat bersikap hati-hati atas penyaluran itu. "Karena apabila kami nanti mengirimkan uang salah tentunya nanti terjadi permasalahan di lapangan yang tidak kami inginkan maupun Pemda juga tidak inginkan," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (27/4/2020). Namun untuk penyaluran bansos tunai di luar wilayah Jabodetabek ada dua mekanismenya. Pertama disalurkan melalui kantor pos dan armada motornya, jika penerima tidak memiliki rekening bank. Lalu yang kedua via transfer melalui bank milik pemerintah (Himbara). "Pertama pengirimannya lewat kantor-kantor pos dan lewat armada-armada motor pos. Khususnya untuk nama-nama penerima yang tidak memiliki rekening di bank-bank Himbara," tuturnya. Juliari menambahkan untuk bansos sembako di Jabodetabek sendiri sudah mulai berjalan sejak seminggu yang lalu. Target penyalurannya untuk 1,2 juta keluarga di Jakarta. "Tanggal 4 atau paling lambat tanggal 5 Mei ini untuk tahap pertama sudah selesai dan kami akan lanjutkan untuk tahap yang kedua. Rencananya juga untuk yang Bodetabek tanggal 1 Mei ini akan berjalan untuk yang bansos sembako untuk 2 minggu ke depan. Jadi penyalurannya kami bagi dua kali sebulan," tutupnya. Simak Video "Larangan Mudik Beri Dampak Ekonomi, Ini Solusi Menkeu" [Gambas:Video 20detik] (das/fdl) Sumber
  23. Jakarta - Pandemi Corona telah membuat roda perekonomian yang kemudian menurunkan daya beli masyarakat. Hal itu pun menghantam industri properti dan membuat harga rumah mengalami penurunan. Pengamat Properti sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, kondisi industri properti bisa dilihat dari sisi harganya. Saat ini relatif harga properti terus mengalami penurunan. "Dari sisi harga properti saat ini harga relatif sedang di bawah, koreksi terjadi. Tapi dari sisi konsumen tidak semua mereka akan membeli apalagi end user yang tergerus daya belinya," terangnya kepada detikcom. Penurunan pembeli, terjadi dari segmen pembeli end user yang memang untuk kebutuhan hunian. Mereka cenderung memilih untuk menahan diri demi mengamankan pemenuhan kebutuhan hidupnya di tengah kondisi ekonomi yang terguncang akibat wabah COVID-19. Pembeli dari segmen investor yang relatif masih memiliki daya beli. Namun itu pun relatif, tergantung dari psikologis investor.Penurunan harga properti pun sudah terlihat dari data benchmark pasar perumahan Jabodebek-Banten. Menurut catatannya di kuartal I-2020 nilai penjualan perumahan di Jabodebek-Banten sudah turun 50,1%, sementara untuk apartemen diprediksi turun lebih dari 60%. Ali menjelaskan saat ini banyak dari pengembang yang mulai memberikan relaksasi dari sisi pembayaran. Bahkan ada yang memberikan diskon yang cukup besar. "Harusnya sekarang banyak pengembang yang mulai relaksasi dari sisi cara pembayaran. Bahkan ada yang berikan diskon cukup besar. Mereka masih melihat situasi. Tapi dengan kondisi ini pun sebenarnya investor sudah mendapatkan harga yang bagus," tuturnya. Untuk diskon sendiri rata-rata yang diberikan pengembang saat ini sekitar 10-15% yang juga tergantung dari cara bayar. Simak Video "Investasi Properti Diprediksi Jadi Bisnis Terlaris 2020 " [Gambas:Video 20detik] Sumber
  24. Jakarta - Pandemi Corona telah membuat roda perekonomian yang kemudian menurunkan daya beli masyarakat. Hal itu pun menghantam industri properti dan membuat harga rumah mengalami penurunan. Pengamat Properti sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, kondisi industri properti bisa dilihat dari sisi harganya. Saat ini relatif harga properti terus mengalami penurunan. "Dari sisi harga properti saat ini harga relatif sedang di bawah, koreksi terjadi. Tapi dari sisi konsumen tidak semua mereka akan membeli apalagi end user yang tergerus daya belinya," terangnya kepada detikcom. Penurunan pembeli, terjadi dari segmen pembeli end user yang memang untuk kebutuhan hunian. Mereka cenderung memilih untuk menahan diri demi mengamankan pemenuhan kebutuhan hidupnya di tengah kondisi ekonomi yang terguncang akibat wabah COVID-19. Pembeli dari segmen investor yang relatif masih memiliki daya beli. Namun itu pun relatif, tergantung dari psikologis investor.Penurunan harga properti pun sudah terlihat dari data benchmark pasar perumahan Jabodebek-Banten. Menurut catatannya di kuartal I-2020 nilai penjualan perumahan di Jabodebek-Banten sudah turun 50,1%, sementara untuk apartemen diprediksi turun lebih dari 60%. Ali menjelaskan saat ini banyak dari pengembang yang mulai memberikan relaksasi dari sisi pembayaran. Bahkan ada yang memberikan diskon yang cukup besar. "Harusnya sekarang banyak pengembang yang mulai relaksasi dari sisi cara pembayaran. Bahkan ada yang berikan diskon cukup besar. Mereka masih melihat situasi. Tapi dengan kondisi ini pun sebenarnya investor sudah mendapatkan harga yang bagus," tuturnya. Untuk diskon sendiri rata-rata yang diberikan pengembang saat ini sekitar 10-15% yang juga tergantung dari cara bayar. Simak Video "Investasi Properti Diprediksi Jadi Bisnis Terlaris 2020 " [Gambas:Video 20detik] Sumber
  25. Jakarta - Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai insentif keringanan pajak yang diberikan pemerintah selama pandemi virus Corona belum cukup menekan masalah para pelaku usaha. Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengungkapkan para pelaku usaha masih membutuhkan stimulus lainnya di luar sektor pajak. "Untuk saat ini, istilah 'cukup' itu hanya bisa ada kalau wabahnya sudah terkendali dan ekonomi nasional mulai bergerak normal. Selama hal tersebut belum terjadi, kondisi pelemahan ekonomi saat ini bisa spiralling menjadi semakin buruk hingga kita krisis besar-besaran. Ini yang perlu kita hindari bersama saat ini dengan segala cara," kata Shinta saat dihubungi detikcom, Jakarta, Senin (27/4/2020). Shinta mengaku pengusaha masih membutuhkan insentif keringanan tarif listrik seperti menghilangkan tarif abodemen, menunda iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Usulan tersebut demi perusahaan tetap memiliki likuiditas yang cukup untuk menjalankan bisnisnya. "Selain itu, kami juga mengusulkan agar JHT bisa dicairkan tanpa menunggu PHK agar pekerja bisa memiliki likuiditas yang cukup untuk bertahan sepanjang wabah tanpa harus di-PHK," jelasnya. Sampai saat ini pemerintah sudah memberikan insentif keringanan pajak kepada dunia usaha berupa pembayaran tarif PPh Pasal 21 yang ditanggung, penundaan pembayaran PPh Pasal 22 impor, pengurangan tarif PPh Pasal 25, percepatan restitusi PPN. Anggaran stimulus fiskal yang disediakan pemerintah harus ditambah. Anggaran yang sudah mencapai sekitar Rp 438,3 triliun masih kurang untuk menyelamatkan ekonomi nasional dari hantaman COVID-19. Menurut Shinta, pemerintah harus menyiapkan anggaran penanggulangan COVID-19 hingga Rp 1.600 triliun atau setara 10% terhadap produk domestik bruto (PDB). Total anggaran ini tidak hanya untuk dunia usaha melainkan juga dimanfaatkan sebagai jaring pengaman nasional. Simak Video "Asyik! Anies Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Listrik di Jakarta" [Gambas:Video 20detik] Sumber
×
×
  • Create New...