bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.062 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merilis aturan new normal bagi para karyawan. Kebijakan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Dikutip dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id, dalam surat keputusan tersebut diatur tentang jarak antarkaryawan di dalam kantor. Materi aturan ini masuk dalam bagian memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat. Pertama, higiene dan sanitasi lingkungan kerja, meliputi: • Memastikan seluruh area kerja bersih dan higienis dengan melakukan pembersihan secara berkala menggunakan pembersih dan desinfektan yang sesuai (setiap 4 jam sekali). Terutama pegangan pintu dan tangga, tombol lift, peralatan kantor yang digunakan bersama, area dan fasilitas umum lainnya. • Menjaga kualitas udara tempat kerja dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ruangan kerja, pembersihan filter AC. Kedua, menyiapkan sarana cuci tangan, meliputi: • Menyediakan lebih banyak sarana cuci tangan (sabun dan air mengalir). • Memberikan petunjuk lokasi sarana cuci tangan • Memasang poster edukasi cara mencuci tangan yang benar. • Menyediakan handsanitizer dengan konsentrasi alkohol minimal 70% di tempat-tempat yang diperlukan (seperti pintu masuk, ruang meeting, pintu lift, dll) Ketiga, physical Distancing dalam semua aktifitas kerja. Meliputi, pengaturan jarak antarpekerja minimal 1 meter pada setiap aktivitas kerja (pengaturan meja kerja/workstation, pengaturan kursi saat di kantin, dll) Terawan menjelaskan dunia usaha dan masyarakat memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan karena besarnya populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktifitas bekerja. "Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya," kata Terawan dikutip dari situs sehatnegeriku.kemkes.go.id, Minggu (24/5/2020). Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan. "Untuk itu pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," ujar Terawan. Simak Video "WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati" [==] (kil/hns) Sumber
-
Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merilis aturan new normal bagi para karyawan. Kebijakan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Dikutip dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id, dalam surat keputusan tersebut diatur tentang jarak antarkaryawan di dalam kantor. Materi aturan ini masuk dalam bagian memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat. Pertama, higiene dan sanitasi lingkungan kerja, meliputi: • Memastikan seluruh area kerja bersih dan higienis dengan melakukan pembersihan secara berkala menggunakan pembersih dan desinfektan yang sesuai (setiap 4 jam sekali). Terutama pegangan pintu dan tangga, tombol lift, peralatan kantor yang digunakan bersama, area dan fasilitas umum lainnya. • Menjaga kualitas udara tempat kerja dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ruangan kerja, pembersihan filter AC. Kedua, menyiapkan sarana cuci tangan, meliputi: • Menyediakan lebih banyak sarana cuci tangan (sabun dan air mengalir). • Memberikan petunjuk lokasi sarana cuci tangan • Memasang poster edukasi cara mencuci tangan yang benar. • Menyediakan handsanitizer dengan konsentrasi alkohol minimal 70% di tempat-tempat yang diperlukan (seperti pintu masuk, ruang meeting, pintu lift, dll) Ketiga, physical Distancing dalam semua aktifitas kerja. Meliputi, pengaturan jarak antarpekerja minimal 1 meter pada setiap aktivitas kerja (pengaturan meja kerja/workstation, pengaturan kursi saat di kantin, dll) Terawan menjelaskan dunia usaha dan masyarakat memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan karena besarnya populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktifitas bekerja. "Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya," kata Terawan dikutip dari situs sehatnegeriku.kemkes.go.id, Minggu (24/5/2020). Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan. "Untuk itu pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," ujar Terawan. Simak Video "WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati" [==] (kil/hns) Sumber
-
Follow detikFinance Minggu, 24 Mei 2020 22:30 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Jakarta - Selain tol Trans Sumatera dari Bakauheni hingga Aceh, dibangun pula ruas tol pendukung atau sirip. Salah satunya ruas simpang Indralaya-Muara Enim. Foto 1 dari 4 Dikutip dari Instagram Hutama Karya, pemmbangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tak hanya fokus pada koridor utama yang terbentang dari Bakauheni hingga Aceh saja, namun juga membangun sirip JTTS dengan tujuan untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antar kota-kota di Pantai Barat dan Pantai Timur Sumatera. Foto: Dok. PT Hutama Karya (Persero) Baca Juga detikOto Jalanan Bakal Sepi Tanpa Mudik, Lalu Lintas Jelang Lebaran Diprediksi Turun Drastis detikNews Kapolda Bengkulu soal Pembebasan Lahan Tol ke Sumsel: Kami Backup Penuh detikOto 'Lalu Lintas Saat Larangan Mudik Bisa Lebih Turun Lagi' detikOto Imbas PSBB dan Larangan Mudik, Traffic di Jalan Tol Turun Drastis detikOto Ini Mekanisme 'Pengusiran' Pemudik di Jalan Tol detikOto Nekat Mudik Lewat Tol Bakal Disuruh Balik di Titik Ini detikOto Hari Pertama Lebaran, Kendaraan Lalu Lalang di Tol Jakarta-Tangerang detikNews Tol Dalam Kota Ramai Lancar Sumber
-
Follow detikFinance Minggu, 24 Mei 2020 22:30 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Jakarta - Selain tol Trans Sumatera dari Bakauheni hingga Aceh, dibangun pula ruas tol pendukung atau sirip. Salah satunya ruas simpang Indralaya-Muara Enim. Foto 1 dari 4 Dikutip dari Instagram Hutama Karya, pemmbangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tak hanya fokus pada koridor utama yang terbentang dari Bakauheni hingga Aceh saja, namun juga membangun sirip JTTS dengan tujuan untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antar kota-kota di Pantai Barat dan Pantai Timur Sumatera. Foto: Dok. PT Hutama Karya (Persero) Baca Juga detikOto Jalanan Bakal Sepi Tanpa Mudik, Lalu Lintas Jelang Lebaran Diprediksi Turun Drastis detikNews Kapolda Bengkulu soal Pembebasan Lahan Tol ke Sumsel: Kami Backup Penuh detikOto 'Lalu Lintas Saat Larangan Mudik Bisa Lebih Turun Lagi' detikOto Imbas PSBB dan Larangan Mudik, Traffic di Jalan Tol Turun Drastis detikOto Ini Mekanisme 'Pengusiran' Pemudik di Jalan Tol detikOto Nekat Mudik Lewat Tol Bakal Disuruh Balik di Titik Ini detikOto Hari Pertama Lebaran, Kendaraan Lalu Lalang di Tol Jakarta-Tangerang detikNews Tol Dalam Kota Ramai Lancar Sumber
-
Jakarta - Tak hanya membaca buku, rupanya dalam mengisi waktu luang di tengah pandemi COVID-19, Bill Gates terbilang sering main kartu remi atau di negara barat disebut bridge. Tak sekedar bermain kartu, permainan ini juga membutuhkan strategi dan kekuatan otak dalam melancarkan taktiknya menghadapi lawan. Hobi tersebut cukup ditekuni Gates dan juga Warren Buffett, pemilik perusahaan investasi Berkshire Hathaway. Kedua tokoh tersebut makin getol bermain kartu remi saat merebaknya virus Corona di berbagai penjuru dunia. Miliarder dan juga investor Apple itu mengungkapkan bahwa ia bisa saja menghabiskan waktu selama delapan jam seminggu, yang mana menurut Buffett hal itu dapat mengasah keterampilan dan mengalahkan Gates. "Saya mungkin bermain 100 kali lebih sering daripada Gates. Jadi mungkin, itu satu-satunya permainan di dunia di mana saya akan memiliki sedikit keunggulan dengannya," tutur Buffett dilansir dari CNBC, Sabtu (23/5/2020). Pengalaman bermain kartu ini juga diungkapkan Gates dalam tulisan di blognya. Pendiri Microsoft itu mengatakan kalau ia main kartu remi bersama teman-teman lamanya. "Kami tidak perlu bertemu secara pribadi sekarang karena berlindung di suatu tempat, tetapi kami masih bermain secara online," ucap Gates. "Ada banyak pilihan bagus di luar sana, termasuk panduan untuk mempelajari permainan ini dan platform online yang dimainkan Buffett dan saya itu disebut Bridge Base," kata suami Melinda Gates ini melanjutkan. Gates juga melontarkan keresahannya tatkala game kartu kesukaannya itu beberapa waktu lalu sempat tumbang. "Saya merasa khawatir beberapa bulan lalu, ketika layanan mereka down sebentar, tetapi itu kembali dengan cepat. Saya terkejut betapa leganya saya melihatnya berjalan lagi," pungkasnya. Simak Video "Bill Gates Buka Suara soal Pembuatan Vaksin Corona" [==] (agt/fyk) Sumber
-
Jakarta - Untuk memulai situasi new normal dan menjaga roda perekonomian, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Terawan mengatakan panduan yang diterbitkan ini bertujuan untuk memutus rantai penularan COVID-19. Dalam aturan juga disebutkan jika masih ada pekerja esensial yang harus tetap bekerja selama pembatasan sosial skala besar (PSBB) berlangsung maka pekerja juga harus mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja. "Pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu dan sebagainya untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C," ujar Terawan dalam KMK tersebut dikutip Minggu (24/5/2020). Selain itu manajemen juga harus memantau dan memperbaharui perkembangan informasi COVID-19 di wilayahnya. Manajemen harus membentuk tim penanganan COVID-19 di tempat kerja yang terdiri dari pimpinan, bagian kepegawaian, bagian K3 dan petugas kesehatan yang diperkuat dengan surat keputusan dari pimpinan tempat kerja. Pimpinan atau pemberi kerja juga harus memberikan kebijakan dan prosedur untuk pekerja melaporkan setiap ada kasus yang dicurigai COVID-19 yang memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas. Selain itu pemberi kerja diharapkan tidak memperlakukan kasus positif sebagai suatu stigma. Pemberi kerja juga harus mengatur bekerja dari rumah atau work from home. "Juga menentukan pekerja esensial yang perlu tetap bekerja atau datang ke tempat kerja dan pekerja yang dapat melakukan pekerjaan dari rumah," jelasnya. Klik halaman selanjutnya. Simak Video "WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati" [==] Sumber
-
Jakarta - Untuk memulai situasi new normal dan menjaga roda perekonomian, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Terawan mengatakan panduan yang diterbitkan ini bertujuan untuk memutus rantai penularan COVID-19. Dalam aturan juga disebutkan jika masih ada pekerja esensial yang harus tetap bekerja selama pembatasan sosial skala besar (PSBB) berlangsung maka pekerja juga harus mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja. "Pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu dan sebagainya untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C," ujar Terawan dalam KMK tersebut dikutip Minggu (24/5/2020). Selain itu manajemen juga harus memantau dan memperbaharui perkembangan informasi COVID-19 di wilayahnya. Manajemen harus membentuk tim penanganan COVID-19 di tempat kerja yang terdiri dari pimpinan, bagian kepegawaian, bagian K3 dan petugas kesehatan yang diperkuat dengan surat keputusan dari pimpinan tempat kerja. Pimpinan atau pemberi kerja juga harus memberikan kebijakan dan prosedur untuk pekerja melaporkan setiap ada kasus yang dicurigai COVID-19 yang memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas. Selain itu pemberi kerja diharapkan tidak memperlakukan kasus positif sebagai suatu stigma. Pemberi kerja juga harus mengatur bekerja dari rumah atau work from home. "Juga menentukan pekerja esensial yang perlu tetap bekerja atau datang ke tempat kerja dan pekerja yang dapat melakukan pekerjaan dari rumah," jelasnya. Klik halaman selanjutnya. Simak Video "WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati" [==] Sumber
-
Jakarta - Berita terpopuler detikFinance di hari Lebaran pertama, Minggu (24/5/2020) tentang kebijakan new normal yang disiapkan pemerintah. New normal di sini artinya masyarakat hidup dan tetap beraktivitas di tengah wabah Corona. Namun aktivitas dilengkapi rambu-rambu berupa protokol kesehatan yang ketat. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun sudah merilis aturan new normal bagi karyawan lewat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Pengin tahu informasi selengkapnya? Baca 5 berita detikFinance terpopuler berikut ini. (kil/hns) Sebelumnya Luhut Bicara Berdamai dengan Corona, Putusan Plin-plan Cuti Bersama 1 / 6 Selanjutnya Aturan New Normal bagi Karyawan Sumber
-
Jakarta - Berita terpopuler detikFinance di hari Lebaran pertama, Minggu (24/5/2020) tentang kebijakan new normal yang disiapkan pemerintah. New normal di sini artinya masyarakat hidup dan tetap beraktivitas di tengah wabah Corona. Namun aktivitas dilengkapi rambu-rambu berupa protokol kesehatan yang ketat. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun sudah merilis aturan new normal bagi karyawan lewat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Pengin tahu informasi selengkapnya? Baca 5 berita detikFinance terpopuler berikut ini. (kil/hns) Sebelumnya Luhut Bicara Berdamai dengan Corona, Putusan Plin-plan Cuti Bersama 1 / 6 Selanjutnya Aturan New Normal bagi Karyawan Sumber
-
Jakarta - Google tengah menguji sebuah fitur baru di layanan Rich Communication Services (RCS) mereka, yaitu fitur enkripsi end-to-end. Layanan yang mirip dengan iMessage milik Apple itu saat ini memang belum mempunyai fitur enkripsi, berbeda dengan iMessage yang asli. Namun ke depannya Google bakal memberikan perlindungan tersebut ke dalam RCS, yang membuat layanan tersebut setara dengan WhatsApp, Signal, Telegram, dan lainnya. Keberadaan fitur baru ini diketahui dari beberapa baris kode di pembaruan yang akan datang. Dalam 12 barus kode itu tersempil shortcut bertuliskan 'e2ee' (end-to-end encryption). Namun dari barisan kode itu juga diketahui kalau fitur baru ini membutuhkan koneksi internet yang cukup kuat agar bisa berfungsi. Jika koneksi internet sedang tak bagus, maka pesan tersebut akan dikirimkan lewat jalur SMS/MMS. Namun yang jelas jika pengirimannya dilakukan lewat SMS/MMS, akan ada notifikasi ke pengguna yang memberitahukan kalau pesan mereka akan dikirimkan tanpa enkripsi, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Sabtu (24/5/2020). RCS adalah pengganti layanan pengiriman pesan lewat SMS miliik Google. Karena pesan dikirimkan lewat jaringan internet, pesannya bisa mencapai 8000 karakter (bukan 160 seperti SMS), dan pengguna pun bisa mengirimkan foto ataupun video berukuran besar. Lalu di RCS juga punya penanda jika pesan yang dikirimkan sudah terkirim dan sudah dibuka oleh si penerima pesan, juga saat pengguna sedang mengetik pesan. Layaknya layanan pengiriman pesan lain seperti WhatsApp dan lain sebagainya. Simak Video "Canggih! Android Kini Dirancang Makin Ramah Penyandang Disabilitas" [==] (asj/asj) Sumber
-
Jakarta - Sekitar 70% pesawat maskapai pelat merah Garuda Indonesia terpaksa dikandangkan. Kebijakan ini diambil karena banyak rute yang berkurang penerbangannya gara-gara merebaknya Corona. Demikian disampaikan Director of Maintenance Garuda Indonesia Rahmat Hanafi seperti dikutip dari Instagram @garuda.indonesia, Minggu (24/5/2020). "Dalam masa COVID ini kita banyak melakukan grounded pesawat karena rute berkurang, flight berkurang, jadi beberapa pesawat kita grounded," terang Rahmat. Meski demikian, pesawat yang dikandangkan ini tidak dibiarkan begitu saja. Pesawat tetap dirawat agar layak terbang. Jelasnya, untuk layak terbang manajemen Garuda melakukan perawatan yang disebut prolog inspection sesuai dengan manual perawatan masing-masing pesawat. Sebutnya, hal yang dilakukan dalam prolog inspection antara lain menutup mesin dengan pelindung. Hal itu dilakukan agar tidak ada partikel masuk ke mesin. Kemudian, kabin pesawat pun juga dirawat dan dibersihkan dalam prolog inspection. "Beberapa hari biasanya 14 hari kita buka lagi agar udara mengalir, kalau misalnya pesawat lama digrounded atau prolog apa yang ada seat cushion ataupun seat cover kita akan copot kemudian seatnya dibersihkan," papar Rahmat. "Kemudian yang kita copot dimasukkan ke shop akan dibersihkan dan disimpan dalam kondisi yang membuat seat yang serviceable atau kondisi bagus," tambahnya. Rahmat menambahkan, sebelum pesawat kembali terbang pun mesti dicek 2 hingga 3 hari sebelumnya. Hal itu untuk memastikan pesawat aman. "Walaupun begitu saat pesawat akan kita operasikan kita akan lakukan preparation untuk ready for flight jadi pesawat kita ambil storage 2 atau 3 hari sebelumnya. Kita cek semua baik mesinnya, kabinnya, sistemnya agar pesawat itu tetap aman dan pada saat dipakai kondisinya reliable sehingga tidak ada masalah saat dioperasikan," ujar Rahmat. Simak Video "Garuda Indonesia Pangkas Gaji Karyawan, THR Tetap Cair" [==] (acd/hns) Sumber
-
Jakarta - Sekitar 70% pesawat maskapai pelat merah Garuda Indonesia terpaksa dikandangkan. Kebijakan ini diambil karena banyak rute yang berkurang penerbangannya gara-gara merebaknya Corona. Demikian disampaikan Director of Maintenance Garuda Indonesia Rahmat Hanafi seperti dikutip dari Instagram @garuda.indonesia, Minggu (24/5/2020). "Dalam masa COVID ini kita banyak melakukan grounded pesawat karena rute berkurang, flight berkurang, jadi beberapa pesawat kita grounded," terang Rahmat. Meski demikian, pesawat yang dikandangkan ini tidak dibiarkan begitu saja. Pesawat tetap dirawat agar layak terbang. Jelasnya, untuk layak terbang manajemen Garuda melakukan perawatan yang disebut prolog inspection sesuai dengan manual perawatan masing-masing pesawat. Sebutnya, hal yang dilakukan dalam prolog inspection antara lain menutup mesin dengan pelindung. Hal itu dilakukan agar tidak ada partikel masuk ke mesin. Kemudian, kabin pesawat pun juga dirawat dan dibersihkan dalam prolog inspection. "Beberapa hari biasanya 14 hari kita buka lagi agar udara mengalir, kalau misalnya pesawat lama digrounded atau prolog apa yang ada seat cushion ataupun seat cover kita akan copot kemudian seatnya dibersihkan," papar Rahmat. "Kemudian yang kita copot dimasukkan ke shop akan dibersihkan dan disimpan dalam kondisi yang membuat seat yang serviceable atau kondisi bagus," tambahnya. Rahmat menambahkan, sebelum pesawat kembali terbang pun mesti dicek 2 hingga 3 hari sebelumnya. Hal itu untuk memastikan pesawat aman. "Walaupun begitu saat pesawat akan kita operasikan kita akan lakukan preparation untuk ready for flight jadi pesawat kita ambil storage 2 atau 3 hari sebelumnya. Kita cek semua baik mesinnya, kabinnya, sistemnya agar pesawat itu tetap aman dan pada saat dipakai kondisinya reliable sehingga tidak ada masalah saat dioperasikan," ujar Rahmat. Simak Video "Garuda Indonesia Pangkas Gaji Karyawan, THR Tetap Cair" [==] (acd/hns) Sumber
-
Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merilis aturan bagi New Normal bagi karyawan di tengah pandemi COVID-19. Kebijakan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Dalam salah satu poin keputusan tersebut, terdapat aturan New Normal bagi karyawan yang bekerja secara shift alias bergantian. Berikut aturannya: (1) Untuk pekerja shift a) Jika memungkinkan tiadakan shift 3 (waktu kerja yang dimulai pada malam hingga pagi hari) b) Bagi pekerja shift 3 atur agar yang bekerja terutama pekerja berusia kurang dari 50 tahun. (2) Mewajibkan pekerja menggunakan masker sejak perjalanan dari/ke rumah, dan selama di tempat kerja. (3) Mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja, pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, dan sebagainya untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuh. Jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C. (4) Memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat, a) Higiene dan sanitasi lingkungan kerja • Memastikan seluruh area kerja bersih dan higienis dengan melakukan pembersihan secara berkala menggunakan pembersih dan desinfektan yang sesuai (setiap 4 jam sekali). Terutama pegangan pintu dan tangga, tombol lift, peralatan kantor yang digunakan bersama, area dan fasilitas umum lainya. • Menjaga kualitas udara tempat kerja dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ruangan kerja, pembersihan filter AC. b) Sarana cuci tangan • Menyediakan lebih banyak sarana cuci tangan (sabun dan air mengalir). • Memberikan petunjuk lokasi sarana cuci tangan • Memasang poster edukasi cara mencuci tangan yang benar. • Menyediakan handsanitizer dengan konsentrasi alkohol minimal 70% di tempat-tempat yang diperlukan (seperti pintu masuk, ruang meeting, pintu lift, dll) c) Physical Distancing dalam semua aktifitas kerja. Pengaturan jarak antar pekerja minimal 1 meter pada setiap aktifitas kerja (pengaturan meja kerja/workstation, pengaturan kursi saat di kantin, dll). d) Mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui Pola Hidup Sehat dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tempat kerja sebagai berikut: • Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Mendorong pekerja mencuci tangan saat tiba di tempat kerja, sebelum makan, setelah kontak dengan pelanggan/pertemuan dengan orang lain, setelah dari kamar mandi, setelah memegang benda yang kemungkinan terkontaminasi. • Etika batuk Membudayakan etika batuk (tutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam) dan jika menggunakan tisu untuk menutup batuk dan pilek, buang tisu bekas ke tempat sampah yang tertutup dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelahnya. • Olahraga bersama sebelum kerja dengan tetap menjaga jarak aman, dan anjuran berjemur matahari saat jam istirahat. • Makan makanan dengan gizi seimbang • Hindari penggunaan alat pribadi secara bersama seperti alat sholat, alat makan, dan lain lain. Simak Video "WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati" [==] (kil/hns) Sumber
-
Oxford - Vaksin Corona buatan Oxford University disebut-sebut salah satu kandidat terbaik dan saat ini telah memasuki tahap uji coba pada manusia. Akan tetapi terbersit keraguan setelah kera yang disuntik vaksin itu ternyata akhirnya tetap terkena Corona dan berpotensi tetap bisa menularkannya. Sempat disebut kebal COVID-19, rupanya 6 kera yang dites terkena Corona. Selain itu, level COVID-19 yang ada di bodi mereka disebut sama saja dengan kera yang tidak divaksin sehingga kemungkinan dapat menularkan. Menanggapi itu, profesor Andrew Pollard dari Oxford selaku salah satu pembuat vaksin itu menyatakan vaksin yang mereka kembangkan mencapai tujuan utamanya, yaitu melindungi mereka yang divaksin dari bahaya COVID-19 paling serius. "Trial itu melibatkan sejumlah kecil monyet, yang ditunjukkan adalah vaksin ini mencegah pneumonia di hewan tersebut," cetusnya, seperti dikutip detikINET dari Daily Mail. "Hal itu mendukung vaksin pada manusia karena itulah yang sungguh ingin kami ketahui, yaitu apakah bisa mencegah pneumonia dan infeksi berat di manusia," paparnya. Selain itu, monyet yang divaksin juga tidak mengalami kerusakan jantung. Hal itu yang membuat pihak Oxford yakin dalam melangkah ke trial pada manusia. Sumber
-
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus merampungkan persiapan pembangunan Data Center Nasional. Pihak Kominfo pun optimis proses pembangunannya dimulai tahun ini. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Menkominfo Johnny G Plate sudah mengirimkan surat ke Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa untuk percepatan. Pihaknya optimis proyek ini bisa diselesaikan tahun ini. "Mudah-mudahan tahun ini bisa kita selesaikan, dan sudah mulai pembangunannya," ujar pria yang kerap disapa Semmy itu saat acara Lebaran Virtual Kominfo, Minggu (24/5/2020). Untuk diketahui pemerintah akan membangun Data Center Nasional di Jakarta dan ibu kota baru. Pembangunan ini dilakukan lantaran jumlah data pemerintah tersebar di banyak data center. Diungkap Menkominfo saat ini ada ada 2.700 pusat data dan ruang server pemerintah. Menurut dia, sebagian besar pusat data tersebut tidak memenuhi standar. Lebih lanjut, Johnny menyebut mengintegrasikan data pemerintah tidak mudah mengingat pada 2018 saja kapasitasnya mencapai 36 petabyte. Dalam 6 tahun, akan meningkat menjadi 82 petabyte, dan 15 tahun ke depan meningkat menjadi 140 petabyte. Kembali ke Lebaran Virtual Kominfo, di kesempatan tersebut, Semmy turut membeberkan peran pihaknya dalam membantu Gugus Tugas COVID-19 dalam mengintegrasikan sistem yang mereka miliki. Disinggung pula rencana Ditjen Aptika dalam menyiapkan masyarakat Indonesia untuk percepatan masuk ke ruang digital. Menurutnya ruang digital bukan lagi ruang yang tanpa aturan. Ruang digital harusnya sudah dianggap sebagai realitas. Makanya pihaknya ingin melakukan sosialisasi dengan masyarakat bagaimana berdamai juga dengan gadget-gadget yang mereka miliki. "Bagaimana bisa memanfaatkan gadget-gadget ini untuk hal-hal yang produktif, ini yang kita lakukan untuk memasuki normal baru. Di Aptika, kami akan membekali semua pekerja kami dengan gadget mobility, jadi bisa bekerja dari mana saja, dan diharapkan ini sebagai percontohan untuk memasuki new normal, khususnya di pemerintahan," pungkasnya. Simak Video "Kominfo Gelar Pelatihan Digital Selama PSBB Corona" [==] (afr/fyk) Sumber
-
Jakarta - Tak seperti Elon Musk dan Mark Zuckerberg yang menikmati kenaikan kekayaan saat pandemi COVID-19. Miliarder lain justru mengalami kerugian alias boncos gara-gara hantaman Corona. Kekayaan mereka tergerus karena kondisi ekonomi tertekan akibat merebaknya Corona. Mengutip CNBC.com, miliarder yang mengalami kerugian akibat pandemi ini adalah Warren Buffet yang kekayaannya anjlok hingga US$ 20 miliar. Kemudian kekayaan Bill Gates juga turun hingga US$ 4,3 miliar. Kondisi bisnis melawan pandemi ini memang sangat berat. Terutama di sektor pariwisata, bisnis ritel sampai perhotelan. Seperti Ralph Lauren yang mencatatkan penurunan kekayaan hingga US$ 100 juta menjadi US$ 5,6 miliar. Lalu pengusaha hotel John Pritzker yang kekayaannya merosot US$ 34 juta menjadi US$ 2,56 miliar. Berbeda dengan mereka bos Amazon Jeff Bezos mencatatkan kenaikan kekayaan hingga US$ 34,6 miliar. Kekayaan Bezos juga meningkat 31% menjadi US$ 147 miliar. Sedangkan mantan istri Bezos juga mengalami peningkatan kekayaan menjadi US$ 48 miliar. Sementara itu untuk bos Facebook Mark Zuckerberg mencatatkan kenaikan kekayaan 46% menjadi US$ 80 miliar. Kemudian bos Tesla, Elon Musk juga mencatatkan pertumbuhan keuntungan yang tinggi selama dua bulan ini. Kekayaannya naik 48% menjadi US$ 36 miliar. Simak Video "Louis Vuitton hingga Prada Ikut Produksi APD untuk Lawan Corona" [==] (kil/hns) Sumber
-
Jakarta - Tak seperti Elon Musk dan Mark Zuckerberg yang menikmati kenaikan kekayaan saat pandemi COVID-19. Miliarder lain justru mengalami kerugian alias boncos gara-gara hantaman Corona. Kekayaan mereka tergerus karena kondisi ekonomi tertekan akibat merebaknya Corona. Mengutip CNBC.com, miliarder yang mengalami kerugian akibat pandemi ini adalah Warren Buffet yang kekayaannya anjlok hingga US$ 20 miliar. Kemudian kekayaan Bill Gates juga turun hingga US$ 4,3 miliar. Kondisi bisnis melawan pandemi ini memang sangat berat. Terutama di sektor pariwisata, bisnis ritel sampai perhotelan. Seperti Ralph Lauren yang mencatatkan penurunan kekayaan hingga US$ 100 juta menjadi US$ 5,6 miliar. Lalu pengusaha hotel John Pritzker yang kekayaannya merosot US$ 34 juta menjadi US$ 2,56 miliar. Berbeda dengan mereka bos Amazon Jeff Bezos mencatatkan kenaikan kekayaan hingga US$ 34,6 miliar. Kekayaan Bezos juga meningkat 31% menjadi US$ 147 miliar. Sedangkan mantan istri Bezos juga mengalami peningkatan kekayaan menjadi US$ 48 miliar. Sementara itu untuk bos Facebook Mark Zuckerberg mencatatkan kenaikan kekayaan 46% menjadi US$ 80 miliar. Kemudian bos Tesla, Elon Musk juga mencatatkan pertumbuhan keuntungan yang tinggi selama dua bulan ini. Kekayaannya naik 48% menjadi US$ 36 miliar. Simak Video "Louis Vuitton hingga Prada Ikut Produksi APD untuk Lawan Corona" [==] (kil/hns) Sumber
-
Jakarta - Situs prakerja.go.id besutan pemerintah kini punya tandingan yakni prakerja.org. Situs alternatif ini dibangun sebagai salah satu bentuk kritik terhadap pemerintah untuk program Pra Kerja. Inisiator prakerja.org Andri W Kusuma mengungkapkan situs tandingan tersebut dibuat karena pemerintah dinilai boros dalam menggunakan uang negara. Padahal untuk pelatihan yang ada di prakerja.go.id bisa didapatkan secara gratis. "Jadi ini bentuk nyinyir kita kepada program pemerintah ya. Sebenarnya bisa gratis," kata Andri saat dihubungi detikcom, Selasa (19/5/2020). Dia mengungkapkan, saat ini orang-orang yang dirumahkan atau di-PHK justru lebih membutuhkan bantuan langsung bukan dalam bentuk pelatihan berbayar "Masa orang lagi susah dan butuhnya makan diminta ambil pelatihan. Uangnya dari pemerintah dan ikut pelatihan diambil lagi berarti sama pemerintah. Ini sepertinya kurang manusiawi," ujarnya. Menurut Andri sebenarnya program yang dibuat pemerintahan Presiden Jokowi ini sangat baik untuk mengatasi isu PHK dan penyerapan tenaga kerja. Sebelumnya situs tandingan prakerja.go.id yakni prakerja.org. Mengutip laman resmi disebutkan pelatihan-pelatihan yang diberikan tanpa biaya alias gratis. Kemudian kualitas pelatihan bersaing dengan pelatihan berbayar. Selanjutnya prakerja.org membuka semua pihak berkontribusi memberikan pelatihan gratis. "Prakerja.org adalah bentuk kritik terhadap pemerintah terhadap program Kartu praKerja. Lihat manifesto lengkap kami. Anda bisa bergabung dalam aksi nyata dengan menghubungi kami di admin@prakerja.org," tulis pengumuman tersebut. Disebutkan pula seluruh informasi yang ada di prakerja.org bersifat pendidikan dan bukan untuk keperluan komersial. Dari laman resmi disebutkan pelatihan-pelatihan yang diberikan tanpa biaya alias gratis. Kemudian kualitas pelatihan bersaing dengan pelatihan berbayar. Selanjutnya prakerja.org membuka semua pihak berkontribusi memberikan pelatihan gratis. "Prakerja.org adalah bentuk kritik terhadap pemerintah terhadap program Kartu praKerja. Lihat manifesto lengkap kami. Anda bisa bergabung dalam aksi nyata dengan menghubungi kami di admin@prakerja.org," tulis pengumuman tersebut. Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang" [==] (kil/hns) Sumber
-
Jakarta - Situs prakerja.go.id besutan pemerintah kini punya tandingan yakni prakerja.org. Situs alternatif ini dibangun sebagai salah satu bentuk kritik terhadap pemerintah untuk program Pra Kerja. Inisiator prakerja.org Andri W Kusuma mengungkapkan situs tandingan tersebut dibuat karena pemerintah dinilai boros dalam menggunakan uang negara. Padahal untuk pelatihan yang ada di prakerja.go.id bisa didapatkan secara gratis. "Jadi ini bentuk nyinyir kita kepada program pemerintah ya. Sebenarnya bisa gratis," kata Andri saat dihubungi detikcom, Selasa (19/5/2020). Dia mengungkapkan, saat ini orang-orang yang dirumahkan atau di-PHK justru lebih membutuhkan bantuan langsung bukan dalam bentuk pelatihan berbayar "Masa orang lagi susah dan butuhnya makan diminta ambil pelatihan. Uangnya dari pemerintah dan ikut pelatihan diambil lagi berarti sama pemerintah. Ini sepertinya kurang manusiawi," ujarnya. Menurut Andri sebenarnya program yang dibuat pemerintahan Presiden Jokowi ini sangat baik untuk mengatasi isu PHK dan penyerapan tenaga kerja. Sebelumnya situs tandingan prakerja.go.id yakni prakerja.org. Mengutip laman resmi disebutkan pelatihan-pelatihan yang diberikan tanpa biaya alias gratis. Kemudian kualitas pelatihan bersaing dengan pelatihan berbayar. Selanjutnya prakerja.org membuka semua pihak berkontribusi memberikan pelatihan gratis. "Prakerja.org adalah bentuk kritik terhadap pemerintah terhadap program Kartu praKerja. Lihat manifesto lengkap kami. Anda bisa bergabung dalam aksi nyata dengan menghubungi kami di admin@prakerja.org," tulis pengumuman tersebut. Disebutkan pula seluruh informasi yang ada di prakerja.org bersifat pendidikan dan bukan untuk keperluan komersial. Dari laman resmi disebutkan pelatihan-pelatihan yang diberikan tanpa biaya alias gratis. Kemudian kualitas pelatihan bersaing dengan pelatihan berbayar. Selanjutnya prakerja.org membuka semua pihak berkontribusi memberikan pelatihan gratis. "Prakerja.org adalah bentuk kritik terhadap pemerintah terhadap program Kartu praKerja. Lihat manifesto lengkap kami. Anda bisa bergabung dalam aksi nyata dengan menghubungi kami di admin@prakerja.org," tulis pengumuman tersebut. Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang" [==] (kil/hns) Sumber
-
Sydney - Seorang ilmuwan top di Australia meminta ada investigasi khusus untuk menyelidiki asal muasal sesungguhnya COVID-19 lantaran timnya menemukan bahwa virus tersebut secara unik bisa beradaptasi untuk menginfeksi manusia. Profesor Nikolai Petrovsky yang memimpin tim tersebut menyatakan COVID-19 bukan infeksi penyakit dari hewan ke manusia (zoonotic) biasa karena tampaknya punya kemampuan luar biasa untuk memasuki tubuh manusia dari hari pertama. Akademisi dari Flinders University itu menyebut memang virus Corona ini ada kemungkinan menular dari hewan dalam sebuah peristiwa alam yang ganjil, tapi kemungkinan atau teori bahwa ia bocor dari laboratorium tidak bisa juga dikesampingkan. "Saya tidak pernah melihat virus zoonotic yang bertingkah seperti ini sebelumnya," kata dia, dikutip detikINET dari Daily Mail. Pria yang ikut membuat vaksin COVID-19 di Australia ini menyebut virus baru yang melompat dari hewan biasanya menguat untuk beradaptasi di manusia. Tapi untuk alasan yang belum terjelaskan, COVID-19 beradaptasi sempurna saat menginfeksi manusia tanpa perlu berkembang lagi. Ia menyinggung 'kebetulan' bahwa virus yang paling dekat hubungannya dengan COVID-19 dipelajari di laboratorium di Wuhan, kota asal mula wabah Corona. Maka kemungkinan kebocoran, sekecil apapun, menurutnya tak boleh diabaikan. "Implikasinya mungkin tidak bagus buat ilmuwan atau politik global, tapi hanya karena jawabannya mungkin menimbulkan masalah, kita tidak bisa melarikan diri darinya," kata dia. "Saat ini memang tidak ada bukti sebuah kebocoran tapi ada cukup data yang mencemaskan kami. Hal itu tetap merupakan sebuah kemungkinan sampai (terbukti) tidak," imbuhnya. Australia sendiri termasuk negara yang gencar menyuarakan agar asal usul COVID-19 diselidiki dengan serius. Adapun di kalangan ilmuwan, kebanyakan sepakat COVID-19 berasal dari binatang walau ada yang beda pendapat seperti profesor tersebut. Adapun pemerintah China ataupun ilmuwan dari Wuhan Institute of Virology sudah berulangkali membantah COVID-19 dibuat atau bocor dari laboratorium bersangkutan. Simak Video "Lab Wuhan Bantah Jadi Biang Penyebaran Virus Corona" [==] (fyk/afr) Sumber
-
Jakarta - Kementerian Kesehatan menerbitkan panduan untuk bekerja di situasi new normal. Panduan New Normal itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Pemerintah menyebut dalam situasi pandemi COVID-19 roda perekonomian harus tetap berjalan dengan mengedepankan langkah pencegahan. Dalam keterangan dikutip dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengungkapkan dunia usaha dan masyarakat memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan karena besarnya populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktifitas bekerja. "Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya," kata dia dikutip dari situs sehatnegeriku.kemkes.go.id, Minggu (24/5/2020). Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan. "Untuk itu pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," ujar Terawan. Panduan pencegahan penularan Covid-19 secara rinci antara lain: Selama PSBB bagi Tempat Kerja a. Kebijakan Manajemen dalam Pencegahan Penularan Covid-19 1) Pihak manajemen agar senantiasa memantau dan memperbaharui perkembangan informasi tentang COVID19 di wilayahnya. (Secara berkala dapat diakses di http://infeksiemerging.kemkes.go.id. dan kebijakan Pemerintah Daerah setempat). 2) Pembentukan Tim Penanganan Covid-19 di tempat kerja yang terdiri dari Pimpinan, bagian kepegawaian, bagian K3 dan petugas Kesehatan yang diperkuat dengan Surat Keputusan dari Pimpinan Tempat Kerja. 3) Pimpinan atau pemberi kerja memberikan kebijakan dan prosedur untuk pekerja melaporkan setiap ada kasus dicurigai Covid-19 (gejala demam atau batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak nafas) untuk dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan. 4) Tidak memperlakukan kasus positif sebagai suatu stigma. 5) Pengaturan bekerja dari rumah (work from home). Menentukan pekerja esensial yang perlu tetap bekerja/datang ke tempat kerja dan pekerja yang dapat melakukan pekerjaan dari rumah. Klik halaman selanjutnya untuk informasi new normal bagi pekerja yang essensial selama PSBB Simak Video "WHO Ingatkan Kelonggaran Menuju New Normal Harus Dilakukan Hati-hati" [==] Sumber
-
Jakarta - Kementerian Kesehatan menerbitkan panduan untuk bekerja di situasi new normal. Panduan New Normal itu tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Pemerintah menyebut dalam situasi pandemi COVID-19 roda perekonomian harus tetap berjalan dengan mengedepankan langkah pencegahan. Dalam keterangan dikutip dari situs resmi sehatnegeriku.kemkes.go.id, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengungkapkan dunia usaha dan masyarakat memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan karena besarnya populasi pekerja dan besarnya mobilitas, serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktifitas bekerja. "Tempat kerja sebagai lokus interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya," kata Terawan dikutip dari situs sehatnegeriku.kemkes.go.id, Minggu (24/5/2020). Peraturan Pemerintah nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja. Namun dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan. "Untuk itu pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," ujar Terawan. Panduan pencegahan penularan Covid-19 secara rinci antara lain: Selama PSBB bagi Tempat Kerja a. Kebijakan Manajemen dalam Pencegahan Penularan Covid-19 1) Pihak manajemen agar senantiasa memantau dan memperbaharui perkembangan informasi tentang COVID19 di wilayahnya. (Secara berkala dapat diakses di http://infeksiemerging.kemkes.go.id. dan kebijakan Pemerintah Daerah setempat). 2) Pembentukan Tim Penanganan Covid-19 di tempat kerja yang terdiri dari Pimpinan, bagian kepegawaian, bagian K3 dan petugas Kesehatan yang diperkuat dengan Surat Keputusan dari Pimpinan Tempat Kerja. 3) Pimpinan atau pemberi kerja memberikan kebijakan dan prosedur untuk pekerja melaporkan setiap ada kasus dicurigai Covid-19 (gejala demam atau batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak nafas) untuk dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan. 4) Tidak memperlakukan kasus positif sebagai suatu stigma. 5) Pengaturan bekerja dari rumah (work from home). Menentukan pekerja esensial yang perlu tetap bekerja/datang ke tempat kerja dan pekerja yang dapat melakukan pekerjaan dari rumah. Klik halaman selanjutnya untuk informasi new normal bagi pekerja yang essensial selama PSBB Sumber
-
Jakarta - Produk antivirus Corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) resmi dipatenkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan). Produk ini akan dikerjasamakan bersama PT Eagle Indo Pharma (Cap Lang) untuk segera dipasarkan ke masyarakat luas. "Saya berterima kasih PT Eagle Indo Pharma bisa membantu kita sama-sama tentunya supaya ini tersedia di masyarakat," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam acara Penandatanganan Kerja Sama terkait Lisensi Formula Antivirus Berbasis Minyak Eucalyptus, Senin (18/5/2020). Menurut Fadjry sejak proses uji coba saja, produk ini sudah mendapat respons positif dari berbagai pihak. Fadjry mengaku sudah banyak mendapat permintaan dari masyarakat atas produk-produk tersebut. "Permintaannya cukup banyak ini seluruh gubernur nelfon saya ini, seluruh menteri-menteri sudah juga menelepon, minta semua ini, tapi belum tersedia barangnya ini, kita masih membuat manual," katanya. Untuk itu, kerja sama bersama Cap Lang ini diharap mampu mempercepat produksi massal ketiga produk antivirus itu demi memenuhi permintaan masyarakat luas. "Harapan saya memang nanti kita coba bantu nanti bagaimana mendorong ini bisa teregistrasi cepat sehingga teman-teman PT Eagle Indo Pharma bisa memproduksi cepat juga. Sehingga paling tidak kita bisa berkontribusi juga terhadap penekanan penyebaran COVID-19," tambahnya. Adapun ketiga produk yang sudah dipatenkan dan siap diproduksi massal di antaranya terdiri dari: 1. Aromatik Antivirus berbasis Minyak Atisiri dengan nomor pendaftaran paten P00202003578 2. Ramuan Inhaler Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003574 3. Ramuan Serbuk Nano Encapsulated Antivirus berbasis Eucalyptus dengan nomor pendaftaran paten P00202003580 Selain itu, ada juga satu produk antivirus lain yang masih dalam proses pematenan yakni Minyak Sirih Eucalyptus Citriodora dan Eucalyptus Globulus. Produk ini dianggap ampuh menangkal Virus Avian Influenza, Influenza subtype H5N1 dan Gammacoronavirus. Manjur nggak sih sebenarnya? Klik halaman berikut ini. Sumber
-
Follow detikFinance Minggu, 24 Mei 2020 17:40 WIB Foto Bisnis Grandyos Zafna - detikFinance Jakarta - Kawasan pertokoan Pinangsia sepi dari aktivitas penjual dan pembeli. Momen Lebaran dan PSBB jadi sejumlah faktor yang membuat kawasan itu minim aktivitas warga. Foto 1 dari 10 Salah satu toko yang berada di kawasan Pinangsia, Jakarta Barat, tampak tutup, Minggu (24/5/2020). Baca Juga detikNews Curhat Pedagang Kembang Omzet Turun karena Peziarah Kurang Imbas Corona detikTravel Tempat Karantina COVID-19 di Raja Ampat Secantik Ini Wolipop Lebaran di Korea, Selebgram Hijab Ayana Moon Tetap Kerja detikSport Bahagianya Phita Haningtyas Dikunjungi Keluarga saat Lebaran detikNews Mengapa Negara-negara Kaya Alami Kematian COVID-19 yang Tinggi? detikNews Gayus Tambunan dan Abu Bakar Ba'asyir Dapat Remisi Lebaran 2020 detikNews Hong Kong Kembali Bergejolak di Tengah Pandemi Wolipop Foto: Pesona Kecantikan Artis Bermukena saat Salat Ied, Bikin Adem Sumber
-
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan bulan suci Ramadan dan Idul Fitri dijalankan dalam suasana yang berbeda dari sebelumnya. Kondisi ini dapat memperkokoh kita untuk berdamai dengan COVID-19. Namun ditegaskan olehnya bahwa berdamai di sini bukan berarti menyerah dengan virus Corona, akan tetapi menyesuaikan diri dengan kondisi baru. "Berdamai bukan berarti menyerah. Berdamai di sini menyesuaikan diri dengan kedisiplinan yang tinggi untuk menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya untuk memutus mata rantai COVID-19," kata Johnny saat Lebaran Virtual Kominfo, Minggu (24/5/2020). Menkominfo menuturkan sebagai mana arahan presiden masalah kesehatan menjadi yang utama. Namun aspek non medis juga sebagai prioritas untuk dilaksanakan karenanya produktivitas ekonomi dan industri serta dunia usaha tetap harus dilaksanakan untuk menjaga lapangan kerja rakyat dan penghasilan masyarakat. 'Singkatnya produktif dan aman COVID-19 dengan jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan pakai sabun menjadi normal baru dalam keseharian kita sampai ditemukan anti virus dan vaksin dan obat COVID-19," kata Johnny. 'Kondisi ini disebutkan era normal baru, normal baru memastikan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas di saat bersamaan produktivitas dan social ekonomi tetap terjaga," lanjutnya. Era normal baru ini harus dilakukan bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa. Kominfo menyebut kerjasama ini dengan lima jaringan sinergi, di mana lembaga pemerintah, masyarakat sipil, dunia akademis, dunia usaha dan media harus terus bergotong-royong secara sungguh-sungguh menghadapi pandemi COVID-19. "Saya sangat mengapresiasi dan hatur terima kasih sebesarnya untuk masyarakat yang sudah patuh dengan tidak mudik dan menjalankan silaturahmi dan lebaran secara virtual," kata Menkominfo. "Saya yakin bersama kita menang dari COVID-19," pungkasnya. Simak Video "Kominfo Temukan 1.125 Hoax di Medsos" [==] (afr/fyk) Sumber