bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.129 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta - Pemerintah ingin mengembangkan food estate (lumbung pangan nasional). Hal ini dilakukan dalam rangka pengembangan lahan pertanian untuk menjamin ketahanan pangan nasional selama masa pandemi virus Corona (COVID-19). "Presiden meminta kita mengembangkan yang namanya food estate," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020). Airlangga mengatakan akan kembali mengembangkan food estate yang pernah dibuat seperti di Kalimantan Tengah bekas lahan gambut, di Kabupaten Mappi dan di Merauke. Khusus untuk tahun 2020 ini akan disiapkan lahan sebesar 300.000 hektare (Ha). "Tadi kami rapatkan dengan tim di mana Bapak Presiden memberi arahan agar berkonsentrasi pada satu lokasi yaitu di Kalimantan Tengah dan ditargetkan kawasannya sekitar 160.000 dengan ekstensifikasi lahan yang sudah ada dan khsusus 2020 dipersiapkan sebesar 30.000 hekatre (ha)," terang Airlangga. Dengan luas lahan segitu, akan ditanam padi hibrida sehingga hasilnya bisa mencapai 6 ton per Ha. "Jadi hasilnya cukup baik ditanaman hibrida bisa mencapai 6 ton per Ha sehingga dengan revitalisasi irigasi diharapkan bisa meningkat dan kita bisa punya 1 hamparan yang cukup untuk memproduksi padi," imbuhnya. Dengan adanya Corona, berbagai negara telah berpikir untuk memenuhi kebutuhan negaranya masing-masing. Sehingga dalam berbagai kebutuhan termasuk pangan, berbagai negara harus putar otak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. "Protectionism itu meningkat, berbagai negara mulai berpikir bahwa crisis value change harus diproduksi di negara masing-masing. Ini termasuk untuk farmasi dan demikian termasuk security pada pangan," jelasnya. Simak Video "Blak-blakan Menyiasati Pandemi untuk Menggerakkan Ekonomi" [==] (hns/hns) Sumber
-
Follow detikFinance Kamis, 18 Jun 2020 23:00 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Bukittinggi - Kementerian PUPR baru saja meresmikan wajah baru Pasa Ateh Kota Bukittinggi. Seperti apa potretnya? Yuk, lihat. Foto 1 dari 6 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) baru saja meresmikan wajah baru Pasa Ateh Kota Bukittinggi siang tadi, Kamis (18/6/2020). Istimewa/PUPR. Baca Juga detikTravel Akhir Cerita Kucing Emas Langka yang Kena Jerat Babi di Sumbar detikNews Sedih, Kucing Emas Langka yang Kena Jerat Babi di Sumbar Mati detikNews Mengenal Catopuma Temminckii, Satwa Langka yang Kena Jerat Babi di Sumbar detikTravel Kasihan, Kucing Emas Langka Terjerat Perangkap Babi di Sumbar detikNews Kucing Emas yang Langka Terjerat Perangkap Babi di Agam Sumbar detikNews Detik-detik Harimau Sumatera yang Resahkan Warga Solok Dievakuasi detikTravel Imbas Pandemi, Wisata Jam Gadang Sepi Usai Lebaran detikTravel Gema Talempong dari Minangkabau Sumber
-
Follow detikFinance Kamis, 18 Jun 2020 23:00 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Bukittinggi - Kementerian PUPR baru saja meresmikan wajah baru Pasa Ateh Kota Bukittinggi. Seperti apa potretnya? Yuk, lihat. Foto 1 dari 6 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) baru saja meresmikan wajah baru Pasa Ateh Kota Bukittinggi siang tadi, Kamis (18/6/2020). Istimewa/PUPR. Baca Juga detikTravel Akhir Cerita Kucing Emas Langka yang Kena Jerat Babi di Sumbar detikNews Sedih, Kucing Emas Langka yang Kena Jerat Babi di Sumbar Mati detikNews Mengenal Catopuma Temminckii, Satwa Langka yang Kena Jerat Babi di Sumbar detikTravel Kasihan, Kucing Emas Langka Terjerat Perangkap Babi di Sumbar detikNews Kucing Emas yang Langka Terjerat Perangkap Babi di Agam Sumbar detikNews Detik-detik Harimau Sumatera yang Resahkan Warga Solok Dievakuasi detikTravel Imbas Pandemi, Wisata Jam Gadang Sepi Usai Lebaran detikTravel Gema Talempong dari Minangkabau Sumber
-
Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi Sukamdani mengatakan dampak virus Corona sangat memukul semua negara termasuk Indonesia. Dia pun memberikan tiga masukan kepada pemerintah terkait penanganan pandemi ini. Pertama, Hariyadi meminta penanganan Corona lebih ditingkatkan salah satunya dibuat pelacakan atau tracing yang langsung terhubung dengan handphone (HP) untuk mengetahui seseorang positif Corona. Cara ini dinilai sudah dilakukan di beberapa negara. "Ini penting selain kita test (COVID-19) tapi juga harus melakukan pelacakan diri. Bagaimana pun tanpa penanganan yang tepat ini membuat perasaan kita jadi khawatir atau waswas," kata Hariyadi dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020). Kedua, Hariyadi meminta stimulus buat pengusaha ditingkatkan. Selama ini stimulus yang diberikan pemerintah dinilai belum bisa dirasakan oleh pengusaha. "Stimulus sampai hari ini dampaknya belum bisa terlalu dirasakan oleh dunia usaha. Pada intinya semua stimulus itu terkait untuk meringankan beban biaya. Jadi itu sangat kita butuhkan untuk menekan beban agar kita masih mempunyai nafas yang panjang," kata Hariyadi. Ketiga, meminta pemerintah untuk membuat model kerja untuk memulihkan permintaan (demand). Hal ini dinilai perlu karena pengusaha sudah sangat terpukul omzetnya akibat pandemi. "Kami berharap semua masukan yang telah kami sampaikan dapat sekiranya diberikan perhatian. Paling tidak kita sama-sama cari jalan keluar karena memang sangat sulit," jelasnya. Simak Video "Jokowi Ingin Ada Bantuan ke Usaha Mikro hingga Sektor Informal" [==] (hns/hns) Sumber
-
Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi Sukamdani mengatakan dampak virus Corona sangat memukul semua negara termasuk Indonesia. Dia pun memberikan tiga masukan kepada pemerintah terkait penanganan pandemi ini. Pertama, Hariyadi meminta penanganan Corona lebih ditingkatkan salah satunya dibuat pelacakan atau tracing yang langsung terhubung dengan handphone (HP) untuk mengetahui seseorang positif Corona. Cara ini dinilai sudah dilakukan di beberapa negara. "Ini penting selain kita test (COVID-19) tapi juga harus melakukan pelacakan diri. Bagaimana pun tanpa penanganan yang tepat ini membuat perasaan kita jadi khawatir atau waswas," kata Hariyadi dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020). Kedua, Hariyadi meminta stimulus buat pengusaha ditingkatkan. Selama ini stimulus yang diberikan pemerintah dinilai belum bisa dirasakan oleh pengusaha. "Stimulus sampai hari ini dampaknya belum bisa terlalu dirasakan oleh dunia usaha. Pada intinya semua stimulus itu terkait untuk meringankan beban biaya. Jadi itu sangat kita butuhkan untuk menekan beban agar kita masih mempunyai nafas yang panjang," kata Hariyadi. Ketiga, meminta pemerintah untuk membuat model kerja untuk memulihkan permintaan (demand). Hal ini dinilai perlu karena pengusaha sudah sangat terpukul omzetnya akibat pandemi. "Kami berharap semua masukan yang telah kami sampaikan dapat sekiranya diberikan perhatian. Paling tidak kita sama-sama cari jalan keluar karena memang sangat sulit," jelasnya. Simak Video "Jokowi Ingin Ada Bantuan ke Usaha Mikro hingga Sektor Informal" [==] (hns/hns) Sumber
-
Jakarta - Layanan konferensi Zoom banyak dikecam karena masalah data privasi dan keamanan pengguna. Nah, mereka kemudian mengumumkan akan menyediakan enkripsi atau penyandian end-to-end yang sayangnya pada awalnya hanya tersedia khusus untuk pelanggan berbayar. CEO Zoom, Eric Yuan beralasan mereka ingin memberikan (enkripsi end-to-end) kepada pengguna dari kalangan perusahaan atau pengguna bisnis. "Kami ingin memberikan (enkripsi end-to-end) kepada setidaknya pengguna perusahaan atau pengguna bisnis. Pengguna gratis, tentu saja, tidak akan kami berikan," kata Yuan seperti dikutip detikINET dari CNBC pada beberapa waktu lalu. "Karena kami juga ingin kerja bersama, misalnya, dengan FBI, dengan penegak hukum lokal jika ada beberapa orang yang menggunakan Zoom untuk tujuan jahat kan?" sambungnya. Nah kini kabarnya baiknya seperti dilansir detiKINET dari Ubergizmo, Kamis (18/6/2020), Zoom berubah pikiran. Layanan enkripsi end-to-end bakal tersedia untuk semua pengguna, bukan hanya bagi mereka yang membayar. "Kami senang telah mengidentifikasi jalur ke depan yang menyeimbangkan hak sah semua pengguna untuk privasi dan keamanan pengguna di platform kami," ujar juru bicara Zoom. "Ini akan memungkinkan kami untuk menawarkan E2EE (End-to-end-encryption) sebagai fitur tambahan canggih untuk semua pengguna kami di seluruh dunia baik untuk pengguna gratis dan berbayar dan mempertahankan kemampuan untuk mencegah dan melawan penyalahgunaan di platform kami." lanjutnya. Simak Video "Daftar Negara dan Lembaga yang Larang Penggunaan Zoom" [==] (jsn/jsn) zoom enkripsi end-to-end Sumber
-
Jakarta - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari buka suara menanggapi keluhan peserta Kartu Pra Kerja belum menerima insentif. Denni mengatakan sedang menunggu review dari Komite Cipta Kerja dan Lembaga Pengawas soal program Kartu Pra Kerja. Penantian review itu pula, menurut Denni, menjadi alasan pendaftaran Kartu Pra Kerja gelombang IV belum dibuka. "Kenapa belum dibayar? Itu termasuk di dalam ketika kenapa kita belum buka Gelombang IV, itu karena kita masih menunggu review Komite dan lembaga pengawas," ujar Denni dalam sebuah webinar, Kamis (18/6/2020). Denni menjelaskan karena program ini menggunakan uang negara maka harus ada pengawasan dan pengecekan dari pemerintah. "Karena kan ini uang negara. Kami hanya ikuti kebijakan Komite, mereka sedang review dengan lembaga pengawas," kata Denni. Kemudian soal pembayaran insentif sendiri Denni mengingatkan agar para peserta bisa melakukan upgrade aplikasi e-wallet. Lalu melakukan verifikasi dan memastikan semua data yang digunakan sama. "Setelah pelatihan pertama, jadi teman-teman melakukan verifikasi dan upgrade dari rekening maupun e-wallet. Nah ini bisa saja gagal, misal nomor telepon ganti, atau rekeningnya, NIK juga beda. Maka harus dipastikan itu semua sama," papar Denni. Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang" [==] (hns/hns) Sumber
-
Follow detikFinance Kamis, 18 Jun 2020 22:00 WIB Foto Bisnis Pradita Utama - detikFinance Jakarta - New normal membuat pelaku usaha melakukan adaptasi agar dapat bertahan di tengah pandemi COVID-19. Protokol kesehatan jadi salah satu adaptasi yang dilakukan. Foto 1 dari 9 Seorang barista sedang membuat kopi di kedai Fam Coffee yang berada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (18/6/2020). Baca Juga detikTravel Kesiapan Solo Zoo Jelang Dibuka Besok detikInet Inovasi Developer Circles Facebook Kembangkan Aplikasi di New Normal detikTravel Catat! Ini Tanggal Trans Studio Theme Park Beroperasi Kembali detikFood Hii! Restoran Ini Pakai Hantu untuk Promosikan Social Distancing detikTravel Suasana 'New Normal' Hari Pertama di Trans Studio Mal Cibubur detikTravel 5 Tempat Wisata Bandung yang Buka Saat Ini detikTravel Siap Dibuka, Solo Zoo Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal detikNews Protokol Kesehatan saat Pengambilan Dokumen Kelulusan Sumber
-
Jakarta - Pengguna internet yang sering menggunakan media sosial seperti Facebook dan YouTube untuk mencari informasi seputar virus Corona ditemukan lebih mudah percaya akan teori konspirasi seputar penyakit ini. Hal ini merupakan hasil dari studi yang dilakukan oleh Ipsos Mori untuk King's College London. Temuan ini juga memperjelas bagaimana informasi menyesatkan tentang COVID-19 menyebar sekaligus sumbernya. Dikutip detikINET dari CNBC, Kamis (18/6/2020) studi yang dilakukan di Inggris ini menemukan 30% responden yang disurvei pada akhir Mei percaya bahwa virus Corona diciptakan di laboratorium, naik 25% dari awal April. Sementara itu 8% responden percaya gejala COVID-19 terkait dengan pancaran radiasi dari 5G, dan 7% percaya bahwa virus Corona sebenarnya tidak ada. Semua klaim ini telah dibantah oleh ilmuwan. Studi tersebut mengatakan 60% dari mereka yang percaya bahwa 5G menyebabkan virus Corona mendapatkan informasi mereka dari YouTube, dibandingkan 14% dari mereka yang percaya klaim ini palsu. Sementara itu, 56% orang yang percaya tidak ada bukti bahwa virus Corona eksis menggunakan Facebook untuk mendapatkan informasi, hampir tiga kali lebih tinggi dari 20% yang tidak percaya dengan klaim itu. "Ini tidak mengejutkan, mengingat bahwa informasi di media sosial yang menyesatkan atau benar-benar salah," kata dosen senior di King's College London, Daniel Allington. Studi ini juga menemukan bahwa pengguna media sosial untuk mencari informasi seputar COVID-19 akan lebih mungkin untuk melanggar aturan lockdown yang ditetapkan untuk mencegah penyebaran virus. Peneliti mengatakan 58% orang yang keluar rumah saat memiliki gejala virus Corona menggunakan YouTube sebagai sumber informasi utama. Sedangkan 37% orang yang didatangi keluarga dan teman di rumahnya menggunakan Facebook sebagai sumber informasi. "Sekarang setelah beberapa aturan lockdown dilonggarkan, orang-orang akan harus membuat keputusannya sendiri tentang apa yang aman atau tidak aman -- artinya akses terhadap informasi COVID-19 yang berkualitas akan sangat dibutuhkan," jelas Allington. Facebook dan YouTube mengatakan mereka telah menghapus beberapa jenis misinformasi tentang virus Corona, misalnya tentang obat palsu yang diklaim bisa menyembuhkan dan teori bahwa virus ini terkait dengan 5G. Kedua platform ini juga bekerja sama dengan otoritas kesehatan seperti World Health Organization dan National Health service di Inggris untuk menampilkan informasi yang akurat tentang virus Corona. Tapi teori konspirasi seperti ini tetap terus menyebar. Di beberapa negara Eropa, menara 5G dibakar dan teknisi perusahaan telekomunikasi diganggu di jalanan oleh orang-orang yang mengklaim bahwa teknologi ini terkait dengan virus Corona. Simak Video "Pemosting Status FB 'Doakan Paramedis Kena Corona' Dibekuk!" [==] (vmp/fyk) Sumber
-
Jakarta - Pemerintah sedang mempercepat penemuan vaksin Corona (COVID-19) di Indonesia. Penemuan vaksin dalam waktu cepat menjadi penting untuk memutus mata rantai pandemi dan untuk menormalkan ekonomi kembali. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menyiapkan insentif pajak bagi perusahaan yang secepatnya menemukan vaksin tersebut. Salah satu yang akan diberikan adalah fasilitas pengurangan pajak penghasilan (PPh) hingga 300% dari biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan (Litbang). "Kalau mereka bisa mendapatkan vaksin lebih cepat maka akan ada fasilitas yang diberikan di sini adalah tax 300%. Untuk biaya 100% bisa diganti pada saat komersialisasi juga 100%, pada saat pendaftarannya ada 50% dan lembaga-lembaga dalam negeri 25%," kata Airlangga dalam diskusi virtual, Kamis (18/6/2020). Yang mengorganisir penemuan vaksin ini adalah Kementerian Riset dan Teknologi. Saat ini ada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta Indonesia sedang bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Korea Selatan. Selama proses penemuan vaksin itu, sesuai arahan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) masyarakat didorong untuk produktif namun aman dari COVID-19. Airlangga bilang, masyarakat harus memakai masker dan menjaga jarak sampai vaksin ditemukan. "Untuk itu pemerintah meminta aparat hukum baik itu TNI, Polisi, membantu mengawal di tempat umum dan protokol menggunakan masker dan jaga jarak harus dilakukan sampai vaksin ditemukan," imbuhnya. Simak Video "9.000 Warga Brasil Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Corona China" [==] (fdl/fdl) Sumber
-
Jakarta - Pemerintah RI melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengantisipasi lonjakan pengangguran di masa pandemi COVID-19. Sejauh ini, ada 1,7 juta pekerja formal maupun informal terkena imbas pandemi virus Corona. "Adanya pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap iklim ketenagakerjaan termasuk bertambahnya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun pengenaan status dirumahkan," kata Ida dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2020). Ida memaparkan, diprediksi ada tambahan pengangguran yang jumlahnya mencapai 2,92 hingga 5,23 juta orang. Ia menegaskan, pemerintah berupaya menekan lonjakan tersebut agar jumlahnya tidak terus bertambah hingga dua digit. Menteri kelahiran Mojokerto itu berharap investasi akan terus tumbuh hingga akhir tahun, sehingga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja. "Kita ingin dunia usaha terus membaik agar roda kegiatan ekonomi mampu bergerak yang pada akhirnya menyerap kembali tenaga kerja," ungkap Ida. "Di masa transisi kenormalan baru, diharapkan aliran investasi terus tumbuh hingga akhir tahun agar dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja, " lanjutnya. Ida menuturkan, Presiden Joko Widodo telah menetapkan enam kebijakan strategis meredam dampak pandemi terhadap dunia kerja. Pertama, yaitu paket stimulus ekonomi untuk dunia usaha agar tidak melakukan PHK. Kedua, insentif pajak penghasilan bagi para pekerja. Selanjutnya, dibuat jaring pengaman sosial melalui program bantuan sosial bagi pekerja formal dan informal. Kemudian, pemberian prioritas Kartu Prakerja bagi para pekerja yang menjadi korban PHK. Kelima, perluasan program industri padat karya. Keenam, perlindungan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) baik di negara penempatan maupun setelah kembali ke tanah air. "Selaras mitigasi tersebut, Kemnaker juga telah melakukan langkah strategis mulai dari refocusing anggaran maupun perubahan kebijakan untuk mempertimbangkan kelangsungan usaha dan perlindungan bagi pekerja, " ujar Ida. Simak Video "Pandemi Corona, Grab PHK 5% Karyawannya" [==] (ega/hns) Sumber
-
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah menyampaikan dokumen kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dokumen itu pun disetujui sebagai dasar penyusunan APBN 2021. Artinya anggaran penerimaan lebih kecil dibandingkan belanja negara. "Tahun depan defisit diperkirakan antara 3,21% hingga 4,17% dari GDP," kata Sri Mulyani saat rapat kerja (raker) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) tahun anggaran 2021, Kamis (18/6/2020). Defisit fiskal itu didapat dari penerimaan negara yang ditarget 9,90-11% terhadap PDB, sedangkan belanja negara ditarget sebesar 13,11-15,17%. Sehingga angka defisit diperkirakan berada pada kisaran 3,21-4,17% di 2021. "Angka defisit jadi jauh lebih rendah atau menurun dari perkiraan defisit tahun ini yang sebesar 6,34% atau dalam Perpres 54 masih di 5,07%, artinya ini menunjukkan tahun depan mulai melakukan konsolidasi fiskal secara hati-hati tanpa men-distrupsi pemulihan ekonomi, Namun defisit diperkirakan di atas 3%," ujarnya. Dengan defisit tersebut, Sri Mulyani mengaku primari balanced atau keseimbangan primer kembali ke zona negatif. Pada tahun depan, diperkirakan keseimbangan primer negatif 1,24% sampai 2% terhadap PDB. Simak Video "Jokowi Sebut Penanganan Corona Bikin Defisit APBN Bertambah" [==] Sumber
-
Jakarta - CEO Amazon Jeff Bezos bergabung dengan sederet pemimpin perusahaan teknologi lainnya, meminta seluruh karyawannya memperingati Juneteenth. Disebut juga sebagai Hari Kebebasan atau Hari Emansipasi, Juneteenth setiap tanggal 19 Juni adalah hari libur di Amerika Serikat (AS) yang memperingati dihapuskannya perbudakan di negara bagian Texas pada 1865. Dalam memonya pada Selasa (16/6), Bezos meminta semua karyawan membatalkan semua pertemuan dan rapat yang akan digelar pada hari Jumat pekan ini (19/6) untuk menghormati Juneteenth. Kilas balik peristiwa ini, pada 19 Juni 1865, seorang tokoh dalam peringatan Juneteenth, Mayor Jenderal Gordon Granger membacakan Proklamasi Emansipasi kepada warga Amerika Afrika. Peristiwa ini memang merayakan emansipasi orang kulit hitam dari perbudakan di AS, sehingga Juneteenth merujuk kepada emansipasi ras Afrika-Amerika di seluruh AS. Ketimbang meliburkan perusahaannya, Jeff Bezos menawarkan berbagai kesempatan belajar online untuk karyawan sepanjang hari hari itu. Bezos menyebutkan, karyawan harus meluangkan waktu untuk berefleksi, belajar, dan saling mendukung. Isi memo Jeff Bezos kepada seluruh karyawan Amazon. Peringatan Juneteenth tahun ini mungkin akan terasa lebih dalam maknanya. AS saat ini sedang dirundung isu rasialisme atas kematian warga kulut hitam AS George Floyd di tangan oknum anggota kepolisian. Peristiwa ini membuka luka lama kelompok kulit hitam di negara tersebut. Tak cuma Amazon yang memaknai Juneteenth di tengah derasnya dukungan atas isu Black Lives Matter yang menuntut keadilan bagi George Floyd. CEO Twitter Jack Dorsey menyebutkan perusahaannya akan memperingati Juneteenth dengan meliburkan perusahaan. Selain itu, Google juga menginstruksikan karyawannya membatalkan semua jadwal rapat di hari Jumat (19/6). Sementar Facebook, sama seperti Amazon, mendorong karyawannya memperingati Juneteenth sebagai hari belajar dan bercermin diri. Simak Video "Pandemi Corona Bikin Harga Saham Amazon Selangit!" [==] (rns/fyk) Sumber
-
Contohnya adalah gambar si mbak cantik ini, kakinya kok jadi meleyot begitu ya? Foto: via Go Social Eaaak, kepalanya ke mana coba? Foto: via Go Social Waduh kok kakinya cuma ada dua dan tanpa kuping sih, Cing? Foto: via Go Social Hmm... kalau yang sebelumnya kepalanya yang 'hilang', ini justru badannya yang transparan. Foto: via Go Social Jalanannya dan mobilnya jadi gepeng dan berbentuk peletat-peletot. Foto: via Go Social Badan, paha, dan kaki yang terpisah. Foto: via Go Social Tidak! Apa kakinya terhisap ke dalam tanah?! Foto: via Go Social Loh, kepala anjingnya jadi ada dua? Ini kembar siam atau efek dari glitch ya? Foto: via Go Social Udah bergaya keren, kok tega sih dibikin menciut begini, huhu. Foto: via Go Social Sumber
-
Jakarta - Pengusaha di hampir semua sektor terdampak virus Corona (COVID-19). Salah satunya pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H Maming meminta agar anggotanya diberikan kuota untuk menjadi peserta kartu pra kerja. Hal itu disampaikan langsung ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam diskusi virtual 'Mendorong Peran Dunia Usaha dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional'. "Masalah program kartu pra kerja, kita mau paling tidak HIPMI diikutsertakan. Masih banyak yang tidak dapat pra kerja," kata Mamin, Kamis (18/6/2020). Mamin menjelaskan, pengusaha kecil sulit mendapat pinjaman dari bank. Sehingga sudah banyak pengusaha yang collaps akibat tidak lagi memiliki pendapatan. "Kadang-kadang di bank pengusaha-pengusaha kecil yang belum ada nama jadi susah. Saya harus memperjuangkan kawan yang ada di seluruh Indonesia mudah-mudahan ada pinjaman relaksasi," ucapnya. "Tidak perlu 100% tapi setidaknya ada HIPMI yang mendapatkan kartu pra kerja itu," tambahnya. Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang" [==] (fdl/fdl) Sumber
-
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi daya beli atau tingkat konsumsi rumah tangga turun ke level 0% di kuartal II-2020. Hal itu menyusul rendahnya realisasi inflasi pada Mei 2020. Realisasi inflasi pada Mei 2020 sebesar 0,07% dikarenakan rendahnya daya beli masyarakat. Pasalnya, angka tersebut menjadi inflasi Lebaran paling rendah sejak 1978. "Kami perkirakan kuartal II, konsumsi rumah tangga yang tadinya masih bisa tumbuh sekitar 3% akan mengalami pelemahan lebih lanjut di kisaran 0%," kata Sri Mulyani saat rapat kerja (raker) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) tahun anggaran 2021, Kamis (18/6/2020). Untuk mengatasi masalah inflasi, Sri Mulyani meminta Bank Indonesia bisa memberikan kebijakan moneter yang lebih akomodatif lagi. Sedangkan dari sisi pemerintah, dirinya bilang akan menjaga stabilitas inflasi agar momentum pemulihan ekonomi nasional cepat terealisasi. "Bagaimana kita bisa kembalikan inflasi ke kuartal selanjutnya, akan jadi salah satu bagian terpenting dalam skenario pemulihan ekonomi Indonesia tahun 2020, yang kita harapkan momentumnya diakselerasi di tahun 2021," ungkapnya. "Karena inflasi tidak jadi salah satu ancaman pada saat ini, kita berharap Bank Indonesia juga bisa lebih memberikan kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Hari ini BI sudah turunkan (suku bunga) 25 bps pada angka 4,25 % namun kita lihat inflasi kita masih di sekitar angka 2 bahkan di bawah 3%," tambahnya. Simak Video "Pemerintah Masih Ada Utang Bagi Hasil 2019 Ke DKI Rp 2,58 T" [==] (hek/fdl) Sumber
-
Jakarta - CTO Basecamp David Heinemeier Hansson, pengembang layanan email Hey.com menyebut perilaku Apple layaknya seorang preman. Apa penyebabnya? Pernyataan Hansson tersebut dilontarkan setelah Apple menolak memperbaiki sebuah bug dan memaksa Basecamp memberikan opsi pelanggan Hey untuk berlangganan layanannya itu lewat App Store. "Saya sangat kaget terhadap ancaman tersebut. Saya pikir seharusnya ancaman seperti itu disamarkan lewat sebuah eufinisme atau sejenisnya," ujar Hansson. Apple memang mewajibkan para developer aplikasi di App Store untuk mengikuti aturan-aturan yang ketat. Termasuk mewajibkan para developer untuk memberikan opsi pembelian in-app jika ingin menawarkan konten yang sebelumnya bisa dibeli lewat platform lain. Hey.com adalah layanan email yang belum lama ini diluncurkan. Mereka menawarkan layanan alternatif Gmail dengan biaya USD 99 setiap tahunnya. Namun saat ini, mereka hanya memberikan opsi berlangganan lewat situsnya. [Gambas:Twitter] Apple awalnya memang memberi izin aplikasi ini untuk ditampilkan di iOS. Namun menurut Hansson, saat Hey meminta perbaikan sebuah bug, permintaan tersebut ditolak karena mereka tak memberikan opsi pembelian in-app itu lewat App Store, dan kemudian pembaruan aplikasi Hey pun ditolak oleh Apple. "Layaknya mafia, mereka menghubungi kami lewat telepon. Menyatakan kalau, pertama, mereka memecahkan jendela kami dengan menolak permintaan perbaikan bug). Kemudian, tanpa eufinisme (ungkapan yang lebih halus), mereka menyatakan akan membakar toko kami (dengan menghapus aplikasi kami), kecuali kami membayar," tulis Hansson lewat twitternya. Kebanyakan developer memang menjadikan opsi pembelian in-app lewat App Store sebagai jalan terakhir untuk monetasi layanannya. Pasalnya Apple menerapkan 'pajak' sampai dengan 30% untuk setiap transaksi pembelian digital yang dilakukan lewat App Store. Contohnya adalah Netflix, yang sudah tak lagi menawarkan opsi berlangganan lewat App Store sejak 2018. Lalu ada juga Spotify yang mengaku harus meningkatkan biaya langganan layanannya untuk menutupi pemasukan mereka yang hilang dari potongan pajak Apple tersebut. Masih banyak lagi developer yang mengeluhkan skema pajak Apple ini, dan Apple tetap bergeming terhadap aturan ini, meskipun sebenarnya mereka memberikan keringanan terhadap sejumlah aplikasi ataupun membebaskan mereka dari pajak tersebut. Simak Video "20% Produksi iPhone Akan Pindah ke India" [==] (asj/asj) apple app store Sumber
-
Bukittinggi - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) baru saja meresmikan wajah baru Pasar Atas atau Pasa Ateh Kota Bukittinggi siang tadi, Kamis (18/6/2020). Peresmian itu dilakukan secara virtual oleh Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo bersama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. Dengan begitu, kini warga Bukittinggi dan pendatang bisa kembali menikmati pengalaman berbelanja di Pasa Ateh sekaligus berwisata di sana. Wajah baru Pasa Ateh Bukittinggi ini dibangun dengan konsep green building atau ramah lingkungan terdiri dari 837 kios baru yang siap diisi pedagang. Perombakan besar-besaran di sana dilakukan sebab sebelumnya, Pasa Ateh sempat mengalami kebakaran yang hebat pada 2017 silam. Oleh karena telah resmi dibuka untuk publik, Wempi mengingatkan Gubernur Sumbar dan Wali Kota Bukittinggi agar langsung menerapkan protokol kesehatan di sana agar Pasa Ateh tidak menjadi pusat penyebaran baru COVID-19. "Kita tentu tidak ingin, pasar yang baru dibangun menjadi episentrum baru penularan COVID-19," kata Wempi dalam peresmian virtual, Kamis (18/6/2020). Di kesempatan yang sama, Irwan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Kementerian PUPR atas dukungannya pada pembangunan kembali Pasa Ateh Bukittinggi. Irwan juga mengucapkan terima kasih kepada Jusuf Kalla yang ketika itu sebagai Wakil Presiden RI, menginisiasikan rencana pembangunan Pasa Ateh pasca kebakaran. "Kami sudah hitung dengan Pak Wali (Wali Kota Bukittinggi), kalau pakai dana APBD provinsi dan kota, itu mungkin 10 tahun baru selesai dibangun, uang kita tidak cukup," kata Irwan Prayitno. Ia juga mengucapkan selamat kepada Pemko Bukittinggi, pedagang dan masyarakat Kota Bukittinggi, yang akhirnya punya tambahan situs wisata baru, satu kesatuan dengan Jam Gadang. "Mohon dijaga bangunan megah ini, ikuti protokol kesehatan, tetap pakai masker, jaga jarak, kita ingin pedagang tetap produktif dan aman dari COVID-19," ucapnya. Pada kesempatan yang sama, Ramlan Nurmatias dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mewujudkan pembangunan kembali pasar kebanggaan warga Bukittinggi itu. Ia mengakui, Pemkot Bukittinggi takkan mampu mewujudkan pembangunan Pasar Ateh, tanpa adanya kucuran dana dari pemerintah pusat yang hampir mencapai Rp 300 miliar. "Kalau mengandalkan APBD kami tidak tahu kapan Pasa Ateh akan dibangun kembali," kata Ramlan. Ramlan menambahkan, Pemko Bukittinggi juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar per tahun untuk biaya operasional dan pemeliharaan Pasa Ateh agar tetap terawat dengan baik. Simak Video "Maunya Gratisan, Sekelompok Pemuda Ngamuk Obrak-abrik Warung Tuak" [==] (dna/dna) Sumber
-
Jakarta - Dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional yang telah dimulai secara berangsur-angsur dari awal bulan Juni lalu, Shopee akan memberikan bantuan untuk ekonomi UMKM. Adapun bantuan yang akan diberikan adalah berupa pinjaman spesial hingga perluasan jangkauan bisnis ekspor untuk para mitra penjual UMKM. Melalui program 'Dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional Shopee' Shopee menyasar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia sebagai sektor yang terkena dampak paling berat di tengah pandemi saat ini. Mengingat bantuan ekonomi sangat diperlukan sebagai bagian krusial dari penanganan COVID-19, Shopee turut ambil peran untuk mendukung Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 (PP 23/2020) tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan untuk dapat bantu menyiasati dampak hebat COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia, diperlukan sinergi berkelanjutan dari pemerintah dan pihak swasta. Program bantuan 'Dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional Shopee' merupakan komitmen lanjutan Shopee setelah sebelumnya merilis program stimulus Dukungan COVID-19 100M Shopee. Program ini juga telah dikurasi agar dapat menjawab kebutuhan utama dari para pelaku terdampak di masa pemulihan ekonomi ini. "Selain menyediakan bunga pinjaman spesial dan stimulus modal, Shopee juga turut menyertakan inisiatif ekspor untuk terus memperluas jangkauan mitra penjual UMKM kami. Kami harap, bantuan ekonomi ini dapat tepat guna dan membantu sektor UMKM secara signifikan di tengah situasi pandemi," ungkap Handhika dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2020). Hal ini juga sejalan dengan pernyataan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Febrio Nathan Kacaribu di konferensi pers BKF tentang Program PEN, yaitu pemerintah menilai ada urgensi bantuan pemulihan ekonomi dalam rangka mengatasi dampak COVID-19 agar tidak mengoreksi ekonomi lebih dalam. Terlebih karena telah meluluhlantakkan aktivitas ekonomi di berbagai lini, seperti konsumsi yang terganggu, ekspor-impor yang terkontraksi, hingga nihilnya pertumbuhan ekonomi. Oleh karenanya dibutuhkan bantuan dari semua sisi agar masyarakat Indonesia siap menghadapi pembukaan ekonomi di masa new normal ini. Klik halaman selanjutnya Sumber
-
Konsumsi rumah tangga yang melemah sudah terlihat sejak kuartal lalu. == JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal kedua tahun ini akan berada pada kisaran nol persen dibandingkan kuartal kedua 2019 (year on year/ yoy). Angka tersebut melambat signifikan dibandingkan realisasi kuartal pertama yang sebesar 2,84 persen (yoy). Kebijakan social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah secara bertahap sejak Maret menyebabkan aktivitas ekonomi terhambat. Dampaknya, pendapatan masyarakat menjadi terganggu. "Kami perkirakan, kuartal kedua, konsumsi rumah tangga yang tadinya bisa tumbuh tiga persen akan mengalami pelemahan lebih lanjut di kisaran nol persen," ujar Sri dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR melalui telekonferensi, Kamis (18/6). Dengan kondisi tersebut, Sri menyebutkan, laju inflasi tidak menjadi ancaman stabilitas ekonomi saat ini. Oleh karena itu, ia berharap Bank Indonesia dapat memberikan kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Konsumsi rumah tangga yang melemah sudah terlihat sejak kuartal lalu. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan konsumsi rumah tangga kuartal pertama 2019 dapat mencapai 5,02 persen, yang kemudian turun signifikan pada kuartal pertama 2020. Sri mengatakan, pelemahan konsumsi dan daya beli masyarakat ini menyebabkan tingkat inflasi menurun. Tercatat, inflasi pada Mei yang di dalamnya terdapat momentum Ramadan dan Lebaran sebesar 2,19 persen (yoy). Kondisi tersebut menjadi laju inflasi terendah sepanjang lima bulan terakhir. Komponen inflasi inti melanjutkan tren penurunan mencapai 2,65 persen yang menjadi indikasi pelemahan permintaan. Sementara, komponen volatile food juga mengalami penurunan inflasi sejak Maret akibat penurunan permintaan dan pelimpahan pasokan. Sri menyebutkan, mengembalikan inflasi pada kuartal ketiga dan keempat akan menjadi salah satu pekerjaan rumah penting pemerintah. "Khususnya dalam skenario pemulihan ekonomi 2020 yang kita harapkan momentumnya diakselerasi tahun 2021," kata mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut. Sumber
-
Jakarta - Pengamat telekomunikasi Nonot Harsono mengatakan, pemblokiran Telkom terhadap Netflix harus tetap dilanjutkan. Sebagai informasi, Telkom menutup akses Netflix di jaringan IndiHome, WiFi.id, dan Telkomsel, sejak pengumuman ekspansi Netflix ke Indonesia pada awal 2016 silam sampai sekarang. Dalam beberapa kesempatan terakhir, perusahaan BUMN ini mengakui bahwa mereka sedang dalam proses pembicaraan dengan layanan video on demand asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Akan tetapi, Telkom memberi sinyal agar Netflix terlebih dahulu mematuhi peraturan yang berlaku, salah satunya soal take down konten untuk menjamin kenyamanan pelanggan. "Dukung Telkom memblokir aplikasi atau layanan Over The Top yang mau ambil untung dari wilayah Indonesia tanpa mau bagi hasil serupa, berupa pajak dan PNBP," ujar Nonot, Kamis (18/6/2020). Sementara itu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak bakal menarik Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebanyak 10% kepada para pelanggan Netflix hingga Spotify. Aturan ini juga berlaku untuk perusahaan digital lainnya. "Dukung Telkom untuk memperlakukan semua platform atau aplikasi global sebagai network-suers, maka Telkom akan semakin besar dan Indonesia akan dihormati oleh negara lain," ungkap Nonot. Mantan Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) ini mengungkapkan, pemblokiran Netflix oleh Telkom ini tidak akan merugikan perusahaan BUMN tersebut. "Justru menaikkan posisi tawar Telkom. Tidak sekadar dilewatin trafik besar Netflix tanpa bayar dan nambang duit dari wilayah Indonesia. Sementara negara pusing mikirin APBN yang defisit," jelasnya. Di satu sisi, Telkom juga diimbau untuk mengembangkan platform serupa Netflix yang menurut Nonot, bisa dilakukan secara bertahap. Simak Video "Telkom Siap Buka Blokir Netflix, Tapi..." [==] (agt/rns) Sumber
-
Jika likuiditas terjaga, bank akan mudah untuk pulih ketika pandemi Covid-19 mereda. == JAKARTA -- Presdir PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja menilai industri perbankan saat ini sebaiknya melupakan dahulu profitabilitas. Menurut Jahja yang terpenting adalah menjaga likuiditas, mengingat belum ada kepastian kapan tekanan pandemi Covid-19 akan berakhir. “Lupakan profitability (profitabilitas), pasti profitability akan turun, tapi yang penting likuiditas,” kata Jahja dalam seminar daring (webinar) Strategi Perbankan Bangkitkan Dunia Usaha di Tengah Pademi Covid-19, di Jakarta, Kamis (18/6). Di tengah tekanan pandemi Covid-19 ini, Jahja mengibaratkan likuiditas di pasar keuangan seperti aliran darah dalam tubuh manusia. Maka itu, untuk menjaga kualitas usaha, dan juga komitmen kepada nasabah, dia menganjurkan agar industri perbankan memprioritaskan kecukupan likuiditas. “Saya ambil contoh, dalam tubuh ada aliran darah. Kita boleh menjaga fisik kita dengan olahraga agar tubuh sehat. Tapi kalau suatu saat, kita jatuh dan ada pendarahan, maka yang mesti ditolong adalah pendarahannya dulu,” kata dia. Maka dari itu, kebijakan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lebih banyak menyasar untuk memastikan kecukupan likuiditas. Jika likuiditas terjaga, kata Jahja, bank akan mudah untuk pulih ketika pandemi Covid-19 sudah mereda. “Nanti setelah (likuiditas) mengalir, profitability dan kelayakan bisnis juga akan mengalir dengan sendirinya. Ini adalah yang sangat fundamental,” ujarnya. Saat ini, lanjut dia, memang pemerintah sudah melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk beberapa sektor ekonomi. Namun itu bukan jaminan bahwa kegiatan ekonomi sudah siap pulih dan siap untuk terakselerasi. “Apakah akan terus new normal atau malah terus kasus bertambah? Apakah nanti akan diketatkan lagi (PSBB)? Bagaimana dunia bisnis? Jadi sampai adanya serum dan vaksin Covid-19 ditemukan, kita tidak tahu ini sampai kapan. Jadi mesti siap sedia untuk jangka waktu yang cukup lama,” ujar pemimpin bank swasta terbesar di Tanah Air itu. sumber : Antara Sumber
-
Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menilai bantuan dari pemerintah untuk meringankan biaya listrik masih kurang. Memang sudah ada yang mendapatkan insentif, bahkan ada yang gratis, namun bagi golongan nonsubsidi juga butuh bantuan. Anggota Ombudsman Laode Ida mengatakan pemerintah seharusnya juga memberikan insentif bagi pengguna listrik nonsubsidi. Hal ini dilakukan agar lonjakan tagihan dampak Corona tidak terjadi. "Pemerintah tak beri fasilitas khusus bagi yang tidak peroleh subsidi. Maka ke depan kalau ada force majeur begini, harus ada kebijakan alternatif dan afirmatif untuk mereka yang tidak dapat subsidi agar tidak alami lonjakan tagihan sebagai dampak dari kegiatan di rumah," ujar Laode dalam konferensi pers virtual via YouTube, Kamis (18/6/2020). "Kami menyarankan untuk ini dilakukan, ini diperlukan kebijakan khusus untuk yang tidak bersubsidi bisa diberi keringanan," lanjutnya. Hal ini sendiri menurut Laode sudah dibicarakan dengan PLN, namun menurutnya PLN tak bisa berbuat banyak. Laode mengatakan insentif harus digerakkan oleh pemerintah dengan restu DPR. "Reaksi PLN saya kira belum bisa langsung membuat itu, kan PLN hanya operator, yang bisa upayakan ini pemerintah lewat restu DPR. Kita lihat perkembangannya, kita nggak bisa desak," ujar Laode. Klik halaman selanjutnya. Simak Video "Tagihan Listrik Naik, Tompi: PLN Harus Perbaiki Komunikasi Publik" [==] Sumber
-
Jakarta - Pandemi COVID-19 telah mengancam pendapatan petani kecil kelapa sawit independen di Indonesia karena rendahnya harga tandan buah segar (TBS). Petani bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) telah menemukan bahwa penjualan kredit RSPO telah menyediakan dana tambahan dan dukungan yang dibutuhkan untuk melihatnya melalui masa sulit ini. Dalam acara virtual berjudul 'Dampak COVID-19 Pada Petani Bersertifikat RSPO', Penasihat Senior Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi), Rukaiyah Rafik, mengungkapkan beberapa kesulitan yang dialami petani. Menurutnya, selain harga TBS rendah, petani merasakan kesulitan karena baik pabrik kelapa sawit dan kegiatan manufaktur berjalan lamban. Kegiatan tersebut terhambat karena pembatasan sosial skala besar (PSBB). Namun di sisi lain, harga pupuk tetap tinggi. "Karena banyak petani swadaya tidak memiliki sarana untuk mengangkut TBS mereka ke pabrik, mereka bergantung pada 'perantara' atau bisnis perantara untuk menyediakan layanan ini, tetapi pembatasan dalam kegiatan dan pergerakan karena COVID-19 telah berdampak pada mereka dan sumber mata pencaharian utama karena mereka tidak dapat menjual atau mengangkut TBS mereka ke pembeli. Pandemi juga mempengaruhi stok pupuk dan input untuk perkebunan petani serta harga makanan," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2020). Rukaiyah menambahkan bahwa petani bersertifikat RSPO memiliki lembaga dan jaringan yang kuat untuk mendukung mereka, serta standar akuntabilitas. Dia menambahkan para petani ini juga memiliki beragam bisnis atau tanaman selama pandemi, yang selanjutnya mendukung mata pencaharian mereka. Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto, menjelaskan pada satu titik selama pandemi, harga TBS turun di bawah Rp 1.000 per kg (atau sekitar USD 0,07 per kilogram) di tingkat petani swadaya. Sementara itu, harga TBS untuk petani plasma (petani yang bermitra dengan perusahaan penghasil kelapa sawit) tercatat antara Rp 1.200 per kg dan Rp 1.300 (USD 0,08-0,09) per kg. "Harga di bawah Rp 1.100 sulit bagi petani yang memiliki lebih dari dua anak, dengan anak mereka mengejar pendidikan tinggi, atau mereka yang memiliki anggota keluarga lain yang bergantung pada mereka, seperti orang tua mereka. Karena produktivitasnya yang rendah, antara 1 hingga 1,2 ton per hektare per bulan, mereka menjual hasil produksi mereka kepada perantara. Mereka juga memiliki beban hutang kepada para tengkulak karena para petani memiliki pinjaman, yang harus dilunasi selama panen," katanya. Dia menambahkan bahwa banyak petani kelapa sawit tidak memiliki sumber pendapatan lain dan hanya mengandalkan minyak sawit. Sebuah studi SPKS 2018 mengungkapkan hanya 30% petani yang memiliki mata pencaharian alternatif mulai dari pengolahan, penanaman karet, dan menjadi pedagang kecil. Tanah yang disisihkan selama era Orde Baru untuk petani PIR selama periode transmigrasi, yang mencakup 0,75 hektare telah dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. "Keadaan petani terpuruk karena kenaikan harga pupuk, yang kadang-kadang langka. Tidak ada protokol kesehatan untuk petani/ pemanen. Petani membutuhkan uang tunai sementara proses transaksi untuk TBS untuk petani yang menjual ke perusahaan biasanya diproses antara satu atau dua minggu setelah produk dikirim ke pabrik atau perkebunan," ungkapnya. Manajer Smallholders Program Indonesia RSPO, Guntur Cahyo Prabowo, mengatakan selama pandemi, sertifikasi membantu mendukung sekitar 6.000 anggota yang terdiri dari 26 kelompok tani, melalui penjualan minyak kelapa sawit bersertifikasi RSPO melalui kredit RSPO. "Sebanyak USD 1,5 juta dicairkan untuk 30 kelompok petani kecil independen bersertifikasi RSPO dari transaksi penjualan minyak sawit bersertifikat antara Mei 2019 dan Mei 2020," terang Guntur. Ia menambahkan saat pandemi yang tak terduga ini, sertifikasi terbukti menjadi aset besar bagi petani ketika berhadapan dengan ketidakpastian situasi. Ini termasuk persyaratan untuk sertifikasi seperti organisasi petani yang kuat dan perencanaan keuangan, membantu meningkatkan daya tawar mereka selama pandemi. Perwakilan petani dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Independen, YB. Zainanto Hari Widodo, mengatakan tidak ada bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah yang difokuskan pada petani kelapa sawit. "Sebagai petani bersertifikat RSPO, kami mendapatkan bantuan makanan pokok dan pupuk untuk anggota kami. Bantuan untuk non-anggota dari petani bersertifikat RSPO termasuk pemberian peralatan kesehatan, dukungan untuk pusat kesehatan masyarakat [Puskesmas] dalam area asosiasi, membantu untuk mendirikan pusat pemantauan COVID-19 dan bantuan untuk orang-orang yang rentan secara ekonomi," tuturnya. Namun, jenis bisnis lainnya, seperti Usaha Kecil Menengah (UKM) juga mengalami kesulitan untuk memasarkan produk seperti sayuran, ikan, dan bahan makanan lainnya, selama pandemi. Sentimen serupa juga dimiliki oleh seorang perwakilan petani dari UD Lestari, sebuah unit bisnis petani, Jumadi. Ia mengatakan dampak COVID-19 terhadap mata pencaharian petani dan keluarganya sangat penting karena banyak yang takut dan ingin meninggalkan kampung halaman mereka karena risiko infeksi. Jumadi mengatakan bahwa setelah hampir empat tahun disertifikasi oleh RSPO, ada banyak manfaat yang dia nikmati, seperti menerima lebih banyak pengetahuan tentang budidaya kelapa sawit berkelanjutan serta mendapat manfaat dari kenaikan harga tambahan dari penjualan TBS bersertifikasi. "Untuk manfaat yang diterima selama pandemi, para petani menerima bantuan dari PT Unilever, termasuk sampo, sabun dan deterjen," kata dia. Perwakilan petani dari Sumatra Selatan, Pairan, menambahkan mereka juga menikmati manfaat sertifikasi RSPO selama pandemi. Hasil dari insentif RSPO memang digunakan untuk membantu kegiatan sosial dari upaya pencegahan COVID-19 bagi masyarakat lokal. Acara online ini dipandu oleh RSPO dan CNN Indonesia dan menghadirkan beberapa pembicara, termasuk Manajer Smallholders Program Indonesia RSPO, Guntur Cahyo Prabowo; Penasihat Senior Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi), Rukaiyah Rafik; Sekretaris Jenderal Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto. Perwakilan petani dari Sumatera Utara, Jambi, Riau, Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah juga hadir dalam acara ini. (ega/hns) Sumber
-
Jakarta - Pandemi virus Corona (COVID-19) nyatanya telah meningkatkan angka pengangguran di masyarakat. Tak sedikit pekerja sudah dirumahkan tanpa gaji bahkan jadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Bukan hanya pekerja yang jadi korban, pebisnis juga merasakan hal serupa. Banyak bisnis yang gulung tikar gegara Corona. Akhirnya, alih profesi atau alih bisnis menjadi pengusaha rumahan jadi solusi. Berbagai jenis bisnis makanan cepat saji pun bermunculan. Salah satunya bisnis makanan beku (frozen food). Pengalaman alih bisnis ini dialami oleh Ronal Mediansyah pemilik Parkia Adventure, perusahaan yang bergerak di bidang team building dan outdoor games provider. Ia kini malah jadi penjual frozen food. "Kondisi seperti ini memaksa kita untuk beralih ke bisnis hulu seperti ini, awalnya sih kami kepikiran mau jual sayur-sayuran, tapi kami sudah riset dan segala macam tapi ternyata persaingannya sudah terlalu banyak, akhirnya kami sebarkan kuesioner dan hasilnya mayoritas itu lebih suka dan tertarik dengan makanan jadi atau frozen food itu, maka akhirnya kami memilih frozen food," kata Ronal kepada detikcom, Kamis (18/6/2020). Untuk memulai bisnis frozen food ini, ternyata hanya butuh modal sekitar Rp 5 juta - Rp 10 juta. Akan tetapi, selama 1,5 bulan berjalan, Ronal mampu mengumpulkan omzet hingga Rp 30 juta. "Modal awal dan costnya itu tidak terlalu tinggi karena kita tidak perlu dapur dan tempat khusus seperti itu, waktu itu kurang lebih Rp 5-10 jutaan ya untuk beli bahan dan belajar ngolahnya itu, nah untuk omzet itu kurang lebih Rp 20-30 jutaan," ungkap Ronal. Bagaimana Ronal bisa langsung cuan padahal baru pertama kali terjun di dunia bisnis makanan? Buka halaman selanjutnya: Simak Video " Tips Cuan Bisnis Frozen Food saat Pandemi" [==] Sumber