bot
Moderators-
Jumlah Konten
134.929 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta, CNBC Indonesia- Upaya Indonesia mendorong hilirisasi bauksit nasional masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kendala pembangunan smelter bauksit yang tidak semulus pengembangan smelter nikel. Ketua Umum Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI), Ronald Sulistyanto mengatakan kemajuan hilirisasi bauksit membutuhkan regulasi yang berpihak kepada industri, Hal ini penting untuk mendukung hilirisasi bauksit sebagai primadona baru bagi sektor minerba RI. Selain itu persoalan lahan dan persoalan modal yang besar masih menjadi tantangan, di sektor hulu permasalahan Harga jual bauksit yang lebih rendah dari Harga Patokan Mineral (HPM) tingkat penambang dan tidak mengikuti aturan pemerintah masih menjadi masalah. ABI berharap adanya kepastian hukum dalam pelaksanaan aturan harga untuk memberi ketenangan bagi penambang. ABI berharap dukungan regulasi yang bisa mempercepat hilirisasi dan memberi kepastian bagi pengusaha. Lalu Seperti apa tantangan dan PR RI mengembangkan hilirisasi bauksit RI? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Ketua Umum Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI), Ronald Sulistyanto dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 03/02/2026) Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah[1] bertengger di level Rp16.754 per dolar AS[2] pada Selasa (3/2) sore. Mata uang Garuda menguat 44 poin atau 0,26 persen dari perdagangan sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkanrupiahdi posisi Rp16.777 per dolar AS. Mata uang di kawasan Asia cenderung menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,03 persen, yuan China menguat 0,13 persen, dolar Singapura menanjak 0,2 persen, won Korea Selatan menguat 0,37 persen, bath Thailand menguat 0,37 persen dan ringgit Malaysia menguat 0,5 persen. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Pelemahan dialami oleh dolar Hong Kong sebesar 0,03 persen dan peso Filipina sebesar 0,02 persen. Di negara maju, mata uang utama juga kompak berada di zona hijau. Tercatat, poundsterling Inggris menguat 0,12 persen, euro Eropa menguat 0,17 persen, hingga dolar Australia naik 1,1 persen. Pengamat Mata Uang Ibrahim Assuaibi mengungkapkan penguatan rupiah hari ini dipengaruhi oleh oleh sentimen eksternal dan internal. Dari sisi eksternal, pasar mencermati sikap Presiden AS Donald Trump terhadop konflik di Iran. Selain itu, Trump juga sepakat untuk memangkas tarif impor produk India dari 50 persen menjadi 18 persen sebagai imbalan atas penghentian pembelian minyak Rusia oleh India dan penurunan hambatan perdagangan. "Kemudian, Presiden AS Donald Trump menominasikan mantan gubernur Federal Reserve Kevin Warsh sebagai ketua bank sentral berikutnya. Meskipun nominasi tersebut menghilangkan poin ketidakpastian utama bagi pasar, mengurangi permintaan aset aman, Warsh juga dipandang sebagai pilihan yang kurang lunak daripada yang diharapkan pasar," ujar Ibrahim melalui keterangan tertulis. Di internal, S&P Global Market Intelligence mencatat Purchasing Managers' Index (PMI)Manufaktur Indonesia berada di level 52,6 pada Januari 2026. Angka tersebut naik dari level 51,2 pada Desember 2025. Kenaikan tergolong sedang dan pertumbuhan terus meningkat dengan indeks di atas 50. "S&P melihat kenaikan kebutuhan produksi dan kondisi permintaan yang membaik mendorong perusahaan untuk menaikkan pembelian input selama enam bulan berturut-turut. Perusahaan juga melaporkan upaya menaikkan inventaris pra dan pasca produksi untuk mempersiapkan kenaikan produksi di tengah permintaan yang terus naik," ujarnya. Lebih lanjut, Ibrahim memperkirakan rupiah bakal tertekan pada perdagangan esok hari dan ditutup di rentang Rp16.750-Rp16.780 per dolar AS. ====[3] (sfr) References^ rupiah (www.cnnindonesia.com)^ dolar AS (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya sudah mengirimkan surat kepada pihak-pihak yang akan masuk ke dalam susunan panitia seleksi (Pansel) yang akan mengawal seleksi calon pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pansel OJK ini nantinya akan diisi oleh perwakilan pemerintah, BI, OJK, LPS, sektor keuangan, akademisi hingga tokoh masyarakat. Menurut Purbaya, surat penyusunan perwakilan anggota Pansel sudah dikirim hari ini, salah satunya ke Bank Indonesia (BI) yang akan mengirimkan wakilnya. Sementara itu, untuk perwakilan dari publik atau swasta dan sektor keuangan, sudah dikontak satu per satu. "Ini kita sedang ngirim surat ke BI dan pihak-pihak terkait untuk kirim perwakilan sebagai pansel. Untuk yang private dari masyarakatnya kita akan kontak satu-satu untuk menjadi anggota Pansel," paparnya, Selasa (3/2/2026). Purbaya menegaskan pihaknya ingin Pansel segera terbentuk. Adapun, menurutnya, pembentukannya juga terbilang telat jika mengacu pada undang-undang yang sekarang. Sayangnya, dia tidak mengungkapkan hambatannya. "Terutamanya ada tenaga undang-undang yang nggak bisa menunggu sekian-sekian. Harusnya sebenarnya sekarang udah telat. Paling telat. Kalau kita ikutin undang-undang yang ada sekarang," ujarnya. (haa/haa) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - World Bank atau Bank Dunia menilai Indonesia memerlukan investasi asing langsung yang masif guna mencapai tujuan menjadi negara maju. Namun, upaya mengenjot investasi ini terbentur antara rasa nasionalisme dan kontrol keuangan yang ketat. Lead Country Economist World Bank untuk Indonesia dan Timor Leste David Knight menilai ada benturan antara dana asing yang ingin mengendalikan semua dan pemerintah yang mempertahankan kepemilikannya. Kondisi ini, menurut Bank Dunia, menjadi penghambat dalam pertumbuhan investasi Indonesia. David pun mencontohkan dua perusahaan di Indonesia yang mengalami benturan dalam investasi ini. Dua perusahaan tersebut adalah Telkomsel dan PT Freeport Indonesia. Menurutnya, dua perusahaan ini mengontrol ketat kendali keuangan, sambil membatasi kemitraan asing. Ini dinilai mengurangi daya tarik perusahaan dari kaca mata investor asing. "Jika saya memikirkan Telkomsel dan Freeport, dua contoh hebat perusahaan kelas dunia di sini, dan apa yang telah mereka lakukan adalah mereka mampu mempertahankan entitas Indonesia yang memiliki kendali keuangan, tetapi mereka tetap membatasi kendali operasional dengan mitra asing," kata David, dalam IES 2026, yang diadakan di Hotel Shangrila, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Namun, David menilai permasalahan ini telah menemukan jalan keluarnya melalui hadirnya Danantara. "Nah, itu tidak selalu berhasil, itulah sebabnya saya sebenarnya cukup bersemangat tentang Danantara," kata David. Dia melihat Danantara sebagai meskin penarik investasi. Seperti diketahui, investor asing kerap melihat pelaku domestik di Indonesia terlalu waspada terhadap perusahaan besar yang ingin masuk dan jelas mereka merasa dirugikan secara skala. Namun, dengan adanya Danantara, mereka bisa menjadi penyeimbang. "Penyeimbang yang memiliki koneksi yang baik, dan demikian pula, pemerintah dapat memiliki kendaraan tersebut untuk menarik investasi asing karena jelas kedua entitas tersebut memiliki kepentingan yang kuat untuk berhasil," ujarnya. (haa/haa) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang hari ini, Selasa (3/2/2026). Indeks ditutup naik 2,53% ke level 8.122. Sebanyak 677 saham naik, 121 turun, dan 160 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 28,58 triliun, melibatkan 56,62 miliar saham dalam 3,19 juta kali transaksi. Bumi Resources (BUMI) kembali menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi hari ini, yakni Rp 6,16 triliun. BUMI tercatat naik 20% ke level 264. Seiring dengan pergerakan positif IHSG, aliran dana asing mulai kembali masuk ke pasar modal. Sepanjang sesi 1, foreign buy mencapai Rp 5,2 triliun, selisih tipis dengan foreign sell yang juga berada di level Rp 5,2 triliun. Tercatat Bumi Resources (BUMI) menjadi saham yang paling banyak diincar asing dengan nilai mencapai Rp 402 miliar. Kemudian diikuti oleh Darma Henwa (DEWA) Rp 171,9 miliar dan Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp 85,7 miliar. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi melihat, hal ini menunjukkan sudah mulai lebih terkonfirmasi lagi kepercayaan dan kepastian di para investor kita terkait dengan rencana besar kita untuk mendorong dan mengedepankan reformasi integritas ini. "Alhamdulillah hari ini mudah-mudahan berlanjut ya. Kita melihat sejauh ini sih tadi indeks masih hijau. Sekarang sudah di 1,5% dan merata. Semua indeks sektoral, semua indeks utama IDX30, LQ45 itu semuanya juga hijau. Artinya mengalami kenaikan yang merata," tutur Hasan kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, (3/2/2026). Seiring penguatan ini, asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp654,94 miliar pada perdagangan kemarin. Aksi beli asing ini baru terjadi setelah tiga hari ke belakang tercatat derasnya arus keluar dari saham-saham Indonesia. "Artinya asing sudah mulai masuk ke pasar kita dan mulai itu menunjukkan adanya tingkat kepercayaan atas apa yang kita luncurkan kemarin," jelas Hasan. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) telah ikut bergabung dalam konsorsium hilirisasi nikel dengan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Industri Baterai Indonesia. Hal itu ditandai dalam penandatanganan framework agreement pada 30 Januari 2026 lalu. Perjanjian tersebut terdiri dari ANTM, PT Industri Baterai Indonesia, dan HYD Investment Limited. Dalam hal ini, anak usaha DAAZ termasuk dalam HYD Investment Limited, yang terbentuk dalam konsorsium. Konsorsium itu terdiri dari Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd., EVE Energy Co. Ltd., dan Daaz Nexus Energy Limited. Sementara konsorsium pengembangan hilirisasi nikel tersebut merupakan bagian dari insiatif pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik. "Framework Agreement ini bersifat sebagai kerangka awal dan pelaksanaan kerja sama selanjutnya masih bergantung pada pemenuhan ketentuan prasyarat pendahuluan, serta perundingan dan penandatanganan perjanjian-perjanjian definitif," kata Direktur Utama DAAZ, Mahar Atanta Sembiring dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (3/2/2026). Ia menjelaskan, penandatanganan Framework Agreement tersebut tidak serta-merta menimbulkan kewajiban investasi yang bersifat final dan mengikat bagi DAAZ. Perseroan akan senantiasa memastikan bahwa setiap tindak lanjut dari Framework Agreement dilaksanakan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Ekspor minyak Venezuela[1] melonjak tajam pada Januari 2026 setelah Amerika Serikat [2](AS) merebut kendali ekspor negara dengan cadangan minyak[3] terbesar dunia tersebut. Pemicu lonjakan lain adalah dicabutnya blokade minyak Venezuela oleh AS, yang sebelumnya diberlakukan Trump untuk menekan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro. Mengutip Reuters, ekspor minyak Venezuela mencapai sekitar 800 ribu barel per hari (bph) pada Januari 2026, naik signifikan dibandingkan 498 ribu bph atau setara dengan 60 persen pada Desember 2025. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Volume ekspor Januari 2026 mendekati rata-rata ekspor Venezuela selama setahun pada 2025, yang mencapai 847 ribu bph. Kenaikan ini terjadi setelah Washington mengakhiri blokade kapal tanker Venezuela, serta mulai memberikan izin ekspor kepada sejumlah pedagang minyak internasional. Departemen Keuangan AS memberikan lisensi awal kepada Trafigura dan Vitol untuk mengekspor stok minyak Venezuela. Data menunjukkan, produksi, pengolahan, dan pengapalan minyak dari negara anggota OPEC itu kembali dipercepat setelah izin tersebut terbit. Trafigura dan Vitol mengekspor sekitar 12 juta barel minyak mentah dan bahan bakar Venezuela atau setara 392 ribu bph sepanjang Januari. Sebagian besar dikirim ke terminal penyimpanan di Karibia, sebelum dipasarkan ke AS, Eropa, dan India. Masih ada 18 juta hingga 38 juta barel minyak yang akan diekspor dalam kesepakatan pasokan senilai US$2 miliar atau senilai dengan Rp33,5 triliun (asumsi kurs Rp16.770 per dolar AS) antara Caracas dan Washington, dengan hasil penjualan masuk ke dana yang diawasi AS. Pekan lalu, Departemen Keuangan AS juga mengeluarkan lisensi luas yang mengizinkan perusahaan AS berbisnis dengan perusahaan minyak milik pemerintah Venezuela, PDVSA, termasuk untuk mengekspor, menyimpan, mengangkut, dan memurnikan minyak Venezuela. Chevron dan Vitol juga mengirimkan sejumlah kargo nafta berat ke PDVSA dan perusahaan patungannya pada Januari, yang dibutuhkan untuk mengencerkan minyak ekstra berat Venezuela agar dapat diproduksi dan diekspor. AS pun menjadi tujuan utama ekspor minyak Venezuela, dengan volume sekitar 284 ribu bph pada Januari. Dari jumlah tersebut, 220 ribu bph dikirim oleh Chevron, melonjak dari 99 ribu bph pada bulan sebelumnya. Sementara itu China yang dulu menjadi tujuan utama ekspor Venezuela dengan porsi lebih dari 70 persen, kini hanya diberi jatah 156 ribu bph pada Januari 2026. Tidak tercatat pula pengiriman minyak ke Kuba, sekutu politik Venezuela. Desember tahun lalu, AS memberlakukan embargo minyak Venezuela, juga menyita tujuh kapal tanker, yang menyebabkan lebih dari 40 juta barel minyak mentah dan bahan bakar menumpuk di tangki darat dan kapal. Kondisi tersebut memaksa perusahaan energi milik Venezuela, PDVSA, memangkas produksi pada awal Januari. ====[4] (lau/pta) References^ Venezuela (www.cnnindonesia.com)^ Amerika Serikat (www.cnnindonesia.com)^ minyak (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo [1]mengungkapkan 4 dari 28 perusahaan yang izinnya dicabut mengajukan keberatan kepada Presiden Prabowo[2] Subianto. Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mencabut izin puluhan perusahaan itu lantaran aktivitas bisnisnya diduga menjadi biang kerok banjir Sumatra. Hashim menyebut keempat perusahaan yang keberatan menilai pencabutan izin tersebut keliru. Pasalnya, lokasi aktivitas bisnis mereka tidak berada di wilayah terdampak banjir. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Saya juga sudah dengar dari 28 perusahaan itu ada kurang lebih ada 4 yang keberatan, karena mereka jauh dari Sumatra Utara, jauh dari Sumatra Barat dan sama sekali tidak ada di Aceh," kata Hashim di acara ESG Sustainability Forum 2026 CNBC Indonesia, di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (3/2). Menurutnya, keempat perusahaan itu meminta Prabowo meninjau ulang pencabutan izin usaha tersebut. "Ada 4 perusahaan, pemiliknya sampaikan ke pemerintah, juga sampaikan ke presiden itu minta ditinjau kembali (pencabutan izinnya), karena mereka sama sekali tidak terkait," imbuh adik Prabowo tersebut. Hashim menegaskan Prabowo berkali-kali mengatakan tak ingin ada putusan hukum yang keliru (miscarriage of justice). Maka, jika memang ada kebijakan yang keliru, perusahaan dipersilakan mengajukan keberatan. "Presiden sudah katakan beberapa kali termasuk ke saya, dia tidak mau lagi miscarriage of justice. So, kalau perusahaan-perusahaan itu memang keberatan, itu saya kira segera diajukan keberatannya. Saya kira itu tepat sekali," ujar Hashim. Namun, Hashim juga mengingatkan pemerintah memiliki bukti-bukti yang kuat sehingga mencabut izin 28 perusahaan yang diduga memicu banjir Sumatra, yakni gelondongan kayu-kayu yang terbawa arus banjir. "Ini ada contoh-contoh nyata di mana kayu gelondongan itu, itu jelas itu akibat tindakan liar. Itu ada foto-foto dan video dan sebagainya," papar Hashim. Menurutnya, kayu-kayu gelondongan yang hanyut terbawa banjir bukanlah tumbang karena kejadian alami. Barisan kayu gelondongan yang tersapu juga tampak hasil penebangan besar-besaran, bukan penebangan oleh rakyat yang biasanya sekadar pakai gergaji. "So, itu sudah bukti nyata. Itu bukan dari pembukaan incidental, ya. Itu sistemik. Menurut pemerintah, saya juga setuju, itu sistemik. Pakai alat besar, ekskavator, bulldozer, dan bukannya chainsaw. Kalau rakyat pakai chainsaw, ini bukan chainsaw yang dipakai," ungkapnya. Pemerintah mencabut perizinan pemanfaatan hutan (PPBH) 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran kerusakan hutan yang membuat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), pada Selasa (20/1). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan keputusan pencabutan izin 28 perusahaan diambil Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas melalui zoom meeting dari London, Inggris pada Senin 19 Januari. "Bapak presiden mengambil keputusan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta. Prasetyo menyebut 28 perusahaan tersebut terdiri dari 22 perusahaan berusaha pemanfaatan hutan atau PBPH hutan alam dan hutan tanaman seluas 1.010.592 hektare serta 6 perusahaan di bidang tambang, perkebunan, dan perizinan berusaha pemanfaatan hasil hutan kayu atau PBPHHK. Berikut daftar 28 perusahaan yang dicabut usai banjir Sumatra yang menewaskan ribuan warga: A. Daftar 22 PBPH (Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan)Wilayah Aceh (3 Unit): 1. PT. Aceh Nusa Indrapuri 2. PT. Rimba Timur Sentosa 3. PT. Rimba Wawasan Permai Wilayah Sumbar (6 Unit): 1. PT. Minas Pagai Lumber 2. PT. Biomass Andalan Energi 3. PT. Bukit Raya Mudisa 4. PT. Dhara Silva Lestari 5. PT. Sukses Jaya Wood 6. PT. Salaki Summa Sejahtera Wilayah Sumut (13 Unit): 1. PT. Anugerah Rimba Makmur 2. PT. Barumun Raya Padang Langkat 3. PT. Gunung Raya Utama Timber 4. PT. Hutan Barumun Perkasa 5. PT. Multi Sibolga Timber 6. PT. Paneil Lika Sejahtera 7. PT. Putra Lika Perkasa 8. PT. Sinar Belantara Indah 9. PT. Sumatera Riang Lestari 10. PT. Sumatera Sylva Lestari 11. PT. Tanaman Industri Lestari Simalungun 12. PT. Teluk Nauli 13. PT. Toba Pulp Lestari Tbk. B. Daftar 6 Badan Usaha Non-KehutananWilayah Aceh (2 Unit): 1. PT. Ika Bina Agro Wisesa (IUP Kebun) 2. CV. Rimba Jaya (PBPHHK) Wilayah Sumut (2 Unit): 1. PT. Agincourt Resources (IUP Tambang) 2. PT. North Sumatra Hydro Energy (IUP PLTA) Wilayah Sumbar (2 Unit): 1. PT. Perkebunan Pelalu Raya (IUP Kebun) 2. PT. Inang Sari (IUP Kebun). ====[3] (pta/sfr) References^ Hashim Djojohadikusumo (www.cnnindonesia.com)^ Prabowo (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Volatilitas pasar dan kebijakan kenaikan batas free float menjadi 15% disebut akan berpengaruh pada minat perusahaan untuk melakukan Initial Public Offering (IPO). Bahkan, target IPO disebut bisa dipangkas di tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengakui kebijakan tersebut dapat berdampak pada pencapaian target IPO. Namun, ia menegaskan OJK saat ini lebih mengedepankan prinsip kualitas dibandingkan kuantitas emiten baru. Menurut Hasan, dalam kerangka reformasi dan penguatan integritas pasar modal, OJK akan lebih fokus menghadirkan perusahaan tercatat yang berkualitas. Ia menilai dalam jangka pendek, jumlah IPO mungkin menjadi lebih terbatas. "Kalau itu (revisi target IPO) menjadi konsekuensi, akan kami lakukan. Karena nanti kewajiban pemenuhan besaran free float kalau dilihat nanti di Peraturan bursanya kemungkinan akan kita berlakukan sejak awal untuk yang IPO baru. Tentu nanti perusahaan yang berminat untuk lebih memberikan kesempatan porsi publik memiliki lebih besar tentu akan tetap menjalankan rencana IPO-nya," jelas Hasan di Press Room BEI, Jakarta, Selasa, (3/2/2026). Hasan meyakini dampak pembatasan kuantitas IPO hanya bersifat sementara dan tidak mengubah prospek jangka panjang pasar modal Indonesia. Dalam horizon jangka panjang, ia berharap pasar akan semakin atraktif dan lebih menarik dibandingkan kondisi sebelumnya. Meski demikian, OJK berharap kebijakan kenaikan free float justru disambut positif oleh calon emiten. Ia menegaskan bahwa ketentuan tersebut merupakan standar internasional yang juga diterapkan oleh bursa-bursa utama dunia. "Tapi kami harapkan justru mereka (calon emiten) menyambut ini dengan baik juga. Kita lihat apakah kalau terlanjur diberlakukan peraturannya tentu mereka harus mengikutiapa yang menjadi bagian dari yang diatur lebih lanjut di peraturan bursanya," tamdasnya. Ia menilai, peningkatan porsi saham yang dimiliki publik bertujuan memperkuat daya tarik pasar modal. Dengan ketersediaan saham publik yang memadai, BEI diharapkan semakin kompetitif dan menarik bagi investor. Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan target Initial Public Offering (IPO) sebanyak 50 saham baru di tahun 2026. Dari target tersebut, 6 diantaranya adalah emiten berkapitalisasi jumbo atau lighthouse. Eks Direktur BEI Iman Rachman kala masih menjabat mengatakan, BEI telah menetapkan beberapa target berdasarkan asumsi makro ekonomi dan global. Diantaranya, Rata-rata Transaksi Harian (RNTH) mencapai Rp15 triliun. Sementara dari sisi pencatatan efek diproyeksikan sebesar 505 efek. "Pencatatan efek di 2026 diantaranya 50 saham baru. BEI mengupayakan berbagai hal dan kanal distribusi informasi, dan target investor tambah 2 juta investor baru di 2026," kata Iman saat pembukaan perdagangan saham tahun 2026, di Jakarta, Jumat (2/1/2026). Lebih jauh, Iman pun buka suara lebih jauh tentang kisi-kisi emiten yang akan melantai di bursa. Meski demikian, ia mengaku belum ada pembahasan terkait kemungkinan IPO BUMN. "Lighthouse enam (emiten). Iya (dari konglomerat)," ujarnya. (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian ESDM[1] menegaskan pengembangan kendaraan listrik[2] (electric vehicle/EV) dan energi baru terbarukan (EBT[3]) bukan lagi sekadar opsi kebijakan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menekan polusi dan emisi karbon nasional. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan EV menjadi salah satu instrumen penting dalam menurunkan emisi, sejalan dengan kebijakan pemerintah. "Selaras dengan kebijakan pemerintah untuk penurunan emisi, memang electric vehicle salah satu poin yang harus kita cermati sebagai tools untuk menurunkan emisi," ujar Eniya dalam EVolution Indonesia Forum yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia, Selasa (3/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menambahkan, pengembangan EV tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan dorongan hilirisasi dan industrialisasi. Tujuannya untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. "Pemerintah menangkap bahwa electric vehicle harus jalan dengan upaya untuk mendorong hilirisasi dan industrialisasi serta meningkatkan nilai tambah," ujarnya. Selain sektor transportasi, Eniya menekankan peran krusial energi baru terbarukan dalam menekan polusi, terutama di sektor ketenagalistrikan yang selama ini masih bergantung pada energi fosil. "Di sisi lain kita juga harus menumbuhkan renewable energy karena salah satu solusi untuk menurunkan emisi," ujarnya. Menurut Eniya, pemerintah juga terus memperluas akses listrik berbasis energi bersih ke seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari agenda transisi energi. Harapannya, semua tempat di Indonesia itu harus terlistriki paling lambat pada 2029. Ia menyebut, upaya percepatan EBT dan EV telah menunjukkan hasil nyata, baik dari sisi penurunan emisi maupun perbaikan kualitas lingkungan. "Dengan adanya realisasi penambahan di sektor elektrifikasi ini, ini sudah membantu juga menurunkan emisi sebanyak 82,47 juta ton," ucap Eniya. Ke depan, Eniya menegaskan pemerintah akan terus mengakselerasi pengembangan EV dan EBT agar transisi energi berjalan konsisten. Hal ini sekaligus menjawab tantangan polusi dan perubahan iklim. "Jadi kita berharap salah satunya electric vehicle menjadi salah satu tools untuk menurunkan emisi ini," tutupnya. ====[4] (ldy/sfr) References^ Kementerian ESDM (www.cnnindonesia.com)^ kendaraan listrik (www.cnnindonesia.com)^ EBT (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah bergerak positif pada perdagangan Selasa (3/2/2026), dengan ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Merujuk data Refinitiv, rupiah menutup perdagangan dengan apresiasi 0,18% ke posisi Rp16.755/US$. Kinerja ini berbalik arah dibanding penutupan perdagangan sebelumnya, ketika rupiah melemah tipis 0,03% di level Rp16.785/US$. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah dibuka menguat di Rp16.750/US$ atau naik 0,21%. Dengan demikian, rupiah bergerak dalam rentang Rp16.750-Rp16.785/US$ di sepanjang perdagangan. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau berada di zona merah dengan koreksi 0,27% ke level 97,371. Pergerakan ini berbanding terbalik dari penutupan perdagangan sebelumnya, saat DXY menguat tajam 0,66% ke posisi 97,632. Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. Dolar kembali turun setelah sempat pulih dalam beberapa hari terakhir usai pencalonan Kevin Warsh sebagai kandidat ketua Federal Reserve memunculkan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Namun, pelaku pasar menilai kondisi fundamental yang mendorong tren pelemahan dolar belum berubah, sementara ketidakpastian kebijakan AS tetap tinggi. Tekanan juga datang dari isu fiskal, setelah otoritas tenaga kerja AS menyatakan rilis data ketenagakerjaan nonfarm payrolls yang dijadwalkan Jumat berpotensi tertunda akibat partial government shutdown. Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) menegaskan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan terus menguat, sesuai dengan kuatnya fundamental ekonomi Indonesia. "Jadi kemarin-kemarin kan di level Rp 16.900-an kan ya, pelan-pelan kemudian sekarang di level Rp 16.700-Rp 16.800. Kita tentunya optimis bagaimana disampaikan Pak Gubernur bahwa rupiah akan cenderung menguat," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso di kawasan Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026). "Karena prospek ekonomi Indonesia, karena fundamental Indonesia bagus, dan juga tentunya karena yield surat berhaga Indonesia yang kompetitif. Dan kita harapkan semua pihak juga bisa ikut sama-sama menciptakan kondisi yang kondusif untuk pasar keuangan Indonesia yang lebih baik," tegasnya. Ramdan Denny juga memastikan BI akan terus hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan, termasuk intervensi bila diperlukan. "Artinya BI tetap akan mengoptimalkan semua instrumen yang ada untuk membawa rupiah itu stabil dan cenderung menguat, kan gitu ya. Dan ini yang kita lakukan apabila diperlukan bisa intervensi ya, baik di pasar domestik maupun di pasar offshore. Dan tentunya kan secara bertahap rupiah bisa dibuat stabil," paparnya. (evw/evw) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mencatatkan penyaluran kredit sebesar 15,9% secara tahunan atau year on year (yoy). Torehan itu didukung oleh ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif. Pertumbuhan tersebut juga ditopang oleh struktur pendanaan yang semakin kuat. Struktur pendanaan berbasis dana murah (CASA) BNI semakin solid, menopang efisiensi biaya dana di tengah dinamika pasar. "Strategi pertumbuhan kredit yang terdiversifikasi menjadi kunci dalam menjaga kualitas portofolio di tengah perlambatan ekonomi global," ujar Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena dalam keterangan pers, Selasa (3/2/2026). Hingga akhir 2025, pertumbuhan kredit yang mencapai double digit itu sepenuhnya didanai oleh dana murah dengan pertumbuhan CASA sebesar 28,9% yoy, ditopang oleh pertumbuhan giro sebesar 43,8% yoy dan tabungan yang mencatat pertumbuhan 11,2% yoy. Struktur pendanaan yang sehat tersebut menopang pengelolaan likuiditas secara optimal. Sementara dari sisi kualitas aset, BNI mencatatkan perbaikan berkelanjutan yang tercermin dari penurunan rasio non-performing loan (NPL) dan Loan at Risk (LaR). NPL bruto tercatat sebesar 1,9% atau membaik 10 bps yoy, sementara Loan at Risk (LaR) 8,5% atau membaik 1,8% yoy, mencerminkan penurunan eksposur risiko kredit secara menyeluruh dan sudah kembali ke kondisi sebelum pandemi. Di sisi lain, NPL coverage ratio mencapai 205,5% dan LaR coverage ratio mencapai 46,9%, menunjukkan tingkat pencadangan yang kuat dan prudent dalam mengantisipasi potensi tekanan risiko ke depan. "Kami terus memperkuat proses underwriting, pemantauan portofolio secara granular, serta penanganan kredit bermasalah secara dini. Pemanfaatan data analytics dan early warning system menjadi kunci untuk menjaga kualitas aset tetap terkendali," jelas Paolo. Dengan kombinasi pertumbuhan kredit yang sehat, struktur pendanaan yang solid, serta kualitas aset yang membaik, BNI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp20,0 triliun sepanjang 2025. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM[1]) menerbitkan peraturan menteri terbaru yang menjadi payung besar bagi percepatan transisi energi [2]nasional. Regulasi ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai sektor dan teknologi dalam upaya menekan emisi sekaligus mempercepat pencapaian target net zero emission (NZE). Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengungkapkan pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2025 tentang Peta Jalan (Road Map) Transisi Energi Sektor Ketenagalistrikan sebagai dasar pelaksanaan transisi energi lintas sektor. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Salah satu upaya di transisi ini, pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 10 (Permen ESDM 10/2025). Di sini, kita bisa menggarisbawahi semua sektor, itu bisa masuk," ujar Eniya dalam EVolution Indonesia Forum yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia, Selasa (3/2). Ia menjelaskan regulasi tersebut mencakup berbagai instrumen penurunan emisi, mulai dari pemanfaatan teknologi co-firing hingga pengurangan penggunaan bahan bakar fosil, khususnya diesel. "Termasuk di dalamnya ada teknologi co-firing, ada pengurangan BBM, pengurangan penggunaan diesel," imbuhnya. Selain itu, peraturan tersebut juga menegaskan arah kebijakan pemerintah terkait pembatasan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) baru serta percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan. "Lalu untuk moratorium PLTU baru dan juga pengembangan energi baru terbarukan termasuk di dalamnya ada hidrogen, ada nuklir," kata Eniya. Ia menambahkan, penguatan infrastruktur transmisi menjadi bagian penting dari kebijakan ini, mengingat perannya dalam menyalurkan energi terbarukan dari pusat produksi ke wilayah konsumsi. "Ada yang paling penting lagi adalah pembangunan transmisi, karena ini yang akan bisa mengevakuasi renewable energy dari satu tempat ke tempat lain," ucapnya. Menurut Eniya, penerbitan Permen ESDM 10/2025 menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan transisi energi berjalan terarah dan konsisten dengan target jangka panjang nasional. "Dalam hal ini, kita akan berusaha mewujudkan net zero emission itu sampai dengan 2060," tutup Eniya. ====[3] (ldy/sfr) References^ ESDM (www.cnnindonesia.com)^ transisi energi (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT PLN (Persero) melanjutkan penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) dengan mengoptimalkan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) secara berkelanjutan. Sepanjang 2025, PLN Group memanfaatkan hingga 3,44 juta ton FABA atau 103,46 persen dari total produksi FABA. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa pemanfaatan FABA bukan hanya solusi pengelolaan residu pembakaran batu bara, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi masyarakat. Kini, produk-produk pengolahan FABA PLN yang semakin beragam telah dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di berbagai sektor dan masyarakat sekitar lokasi pembangkit listrik. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "PLN memandang FABA sebagai sumber daya yang memiliki nilai tambah. Pemanfaatannya tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, namun juga mendorong terciptanya lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pembangunan infrastruktur nasional," ujar Darmawan. Sementara dibanding tahun sebelumnya, pemanfaatan FABA di 2025 juga mengalami peningkatan 2,44 persen year on year (yoy) dari 3,40 juta ton pada 2024. Adapun sejak 2023, pemanfaatan FABA tercatat telah mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Seiring masifnya pemanfaatan FABA sebagai limbah non-B3, timbunan FABA di ash yard menunjukkan tren penurunan sejak 2023. "Kondisi ini menunjukkan pengelolaan FABA PLN semakin terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus memastikan tidak ada lagi penumpukan residu pembangkitan yang berpotensi berdampak pada lingkungan," kata Darmawan. Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo menjelaskan, pemanfaatan FABA PLN Group juga berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca. Hingga Desember 2025, total pengurangan emisi dari pemanfaatan FABA mencapai 166.472 ton CO2 yang berasal dari substitusi semen, subgrade atau lapisan dasar jalan, beton pracetak, dan beton ready mix. Selain sektor infrastruktur, FABA juga berguna untuk berbagai kebutuhan lain, seperti penetralisir air asam tambang dan pembenah tanah di sektor pertanian. "Saat ini PLTU di lingkungan PLN Group telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 300 pemanfaat FABA, yang terdiri dari badan usaha berizin, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pemerintah daerah, TNI/Polri, kelompok masyarakat, hingga lembaga pemasyarakatan di sekitar PLTU," tutur Rizal. Rizal melanjutkan, pemanfaatan FABA skala industri dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pelaku usaha. Salah satunya adalah kerja sama pemanfaatan FABA sebagai bahan baku semen Portland Composite Cement (PCC). "Kerja sama ini melibatkan 18 PLTU dan 15 pabrik semen nasional. FABA diambil langsung dari unit PLTU dan diangkut menuju fasilitas produksi pabrik semen menggunakan armada khusus," ucapnya. Di sektor pertambangan, PLN melalui PLTU Ombilin bekerja sama dengan perusahaan tambang di Sumatra Barat dalam pemanfaatan FABA. Hingga Desember 2025, total 251.406 ton FABA PLTU Ombilin digunakan sebagai penetralisir air asam tambang. PLN Group juga bersinergi dengan 22 perusahaan batching plant (industri pembuat beton cair siap pakai) yang memanfaatkan FABA dari 13 PLTU. PLTU Tanjung Jati B menjadi unit dengan pemanfaatan terbesar untuk skema ini, yakni mencapai 140.436 ton, yang dimanfaatkan oleh lebih dari 15 perusahaan batching plant. (rea/rir) ==== [1] References^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir[1] menyebut saham[2] emiten yang anjlok selama beberapa waktu terakhir memang valuasinya terlalu tinggi alias kemahalan. Pasalnya, meski aktivitas perdagangan cenderung menurun, sentimen pasar masih mampu mendorong aksi beli bersih investor asing (net foreign buy) pada perdagangan awal pekan ini. "Memang banyak retail melihat nih banyak saham-saham yang kemarin saya bilang uninvestability atau saham-saham yang memang dengan valuasi yang sangat tinggi (kemahalan) mengalami koreksi," ujar Pandu saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Senin (2/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Sementara, menurut Pandu, saham berkualitas masih dibeli oleh investor. "Kalau dilihat saham-saham yang fundamental itu mengalami malah net buy dan positif. Jadi ini menarik juga kalau lihat top 10, top 15 buy, top 10, top 15 sell, seperti yang kita bicarakan hari Minggu kemarin malah memang sekarang mulai terjadi," terangnya. Melihat hal tersebut, Pandu menilai saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli saham berkualitas. "Untuk saham-saham yang punya valuasi yang baik, fundamental yang baik, likuiditas yang baik, maybe it's a good time to buy," kata Pandu. Pandu juga mengingatkan investor seharusnya membeli saham untuk jangka panjang, bukan jangka pendek. "Kita harus lihat balik ke fundamental, ke valuasi, kita harus membeli juga melihat saham-saham, dan ini bagus lah juga untuk pemikiran buat teman-teman, jangan hanya melihat short-term. Investasi itu harus memikir medium to long-term," jelasnya. Pekan lalu, IHSG anjlok selama dua hari beruntun hingga menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt). Indeks babak belur setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia. Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks. Pada Rabu (28/1) sore, IHSG ditutup di level 8.320, terperosok 659,67 poin atau minus 7,35 persen dari perdagangan sebelumnya. Kemudian, indeks ditutup di level 8.232 pada perdagangan Kamis (29/1) sore. Indeks saham merosot 88,35 poin atau minus 1,06 persen dari perdagangan sebelumnya, setelah sempat tertekan ke level 7.481 siang harinya. Awal pekan ini, IHSG masih merah dengan ditutup di level 7.922. Indeks merosot 406,9 poin atau minus 4,88 persen dari perdagangan sebelumnya. Pada sesi I perdagangan hari ini, indeks naik 1,57 persen ke level 8.047 setelah investor asing mulai melakukan akumulasi beli. ====[3] (fln/sfr) References^ Pandu Sjahrir (www.cnnindonesia.com)^ saham (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah menilai harga karbon di Indonesia saat ini masih tergolong rendah dan belum mencerminkan biaya riil penurunan emisi. Kondisi tersebut mendorong Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM[1]) untuk menyiapkan skema baru, agar perdagangan karbon nasional menjadi lebih menarik dan bernilai ekonomis bagi pelaku industri. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, harga karbon domestik saat ini masih berada di kisaran yang belum memadai untuk menutup biaya teknologi penurunan emisi, seperti carbon capture and storage (CCS). "Nah, pada saat kita berhitung harga karbon saat ini, ini kalau saya masih melihatnya kurang tinggi ngejualnya," ujar Eniya dalam EVolution Indonesia Forum yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia, Selasa (3/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menjelaskan, biaya untuk menangkap emisi karbon melalui teknologi CCS terbilang tinggi, yakni sekitar US$100 per ton CO₂. Namun, harga karbon yang diperdagangkan di dalam negeri saat ini masih jauh di bawah angka tersebut. "Nah, ini kalau kita jual karbon, harusnya juga setara dengan harga tersebut. Saat ini di Indonesia masih sekitar US$5-US$10 per ton, kita baru ingin membahas ini menjadi US$20 atau US$40, mudah-mudahan ini bisa bergerak lebih cepat lagi. Nah, skema-skema untuk pembahasan tentang karbon makro ini sedang kita persiapkan," kata Eniya. Untuk itu, pemerintah tengah menyiapkan rancangan regulasi turunan guna memperjelas mekanisme perdagangan karbon nasional. Regulasi tersebut disiapkan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional. "Jadi rancangan peraturan negerinya sudah disiapkan untuk menerjemahkan Perpres 110 tadi yang tentang karbon," imbuhnya. Eniya menyebutkan, ke depan pemerintah akan mempermudah skema perdagangan karbon agar industri yang melakukan mitigasi emisi dapat memperoleh manfaat ekonomi, baik melalui pasar domestik maupun internasional. "Dan nanti kita harapkan industri-industri yang melakukan upaya mitigasi penurunan emisi, ini bisa memperdagangkan karbonnya baik di dalam negeri maupun di luar negeri," katanya. Menurut Eniya, peningkatan harga dan kemudahan perdagangan karbon diharapkan mampu memperkuat kelayakan finansial proyek-proyek hijau. Dengan begitu, upaya penurunan emisi dapat berjalan seiring dengan dorongan investasi berkelanjutan. "Dengan adanya payback dari nilai karbon, dari sini kita berharap komitmen untuk menurunkan emisi selaras dengan NDC kita," tutup Eniya. ====[2] (ldy/inn) References^ ESDM (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia - Frekuensi transaksi saham-saham "gorengan" diyakini akan sedikit dalam enam bulan ke depan. Ahli Hukum Pasar Modal, Rio Christiawan menyebut ini bisa menjadi sinyal positif bagi pasar modal RI. Menurutnya, praktik goreng-menggoreng saham sudah dibatasi dalam revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait. Maka demikian transaksi saham gorengan akan berkurang. "Karena ketentuan tentang insider trading saham gorengan itu sebenarnya sudah ada di perubahannya undang-undang P2SK. Jadi mestinya itu bisa jadi sinyal yang positif," kata Rio dalam Podcast Cuap Cuap Cuan, dikutip Senin (2/2/2026). Di samping itu, ia mengatakan semangat reformasi pasar modal RI akan mendorong pemberantasan praktik menggoreng saham. Rio mengatakan arus modal yang masuk lebih penting ketimbang berapa banyak frekuensi transaksi di pasar saham. "Dengan semangat do or die kita di emerging market harusnya otoritas bursa akan mengintercept sedemikian rupa sehingga goreng-menggoreng ini tidak akan terjadi banyak. Karena yang paling penting untuk investor itu adalah dana real yang ada di market itu. Bukan transaksinya, tetapi dana yang masuk melalui market," pungkasnya. Lebih lanjut, Rio berkata bahwa para investor harus optimistis dalam menyikapi gejolak yang menimpa pasar modal RI selama sepekan terakhir, yang dipicu oleh peringatan keras Morgan Stanley Capital International (MSCI). Ia menyebut peristiwa sebagai "shocking" tetapi tidak meruntuhkan fundamental Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). "Shocking itu adalah dinamika biasa di dalam bursa. Justru kalau kita di bursa itu kan kita menganalisis chart. Karena chart itu tidak mungkin stable kan. Jadi ini peristiwa yang fundamental, tapi dengan tadi penanganan yang cepat, mudah-mudahan dalam 6 bulan tadi, saya bisa balik lagi ke Cuap Cuap Cuan lagi bilang, nah 6 bulan lebih baik kan," tutur Rio. Seperti diketahui, IHSG "babak belur" sepanjang pekan lalu, dan mengalami trading halt selama dua hari beruntun. Itu terjadi usai pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penilaian free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes. Dalam pengumuman tersebut, MSCI menyoroti masih adanya kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia meski terdapat perbaikan minor pada data free float dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI). MSCI menjelaskan bahwa sebagian pelaku pasar global mendukung penggunaan laporan Monthly Holding Composition Report dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai data tambahan. Namun, banyak investor menyampaikan kekhawatiran signifikan atas kategorisasi pemegang saham KSEI yang dinilai belum cukup andal untuk mendukung penilaian free float dan kelayakan investasi. Menurut MSCI, persoalan mendasar masih berkaitan dengan keterbatasan transparansi struktur kepemilikan saham serta potensi perilaku perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga wajar. Oleh karena itu, MSCI menilai dibutuhkan informasi kepemilikan saham yang lebih rinci dan dapat diandalkan, termasuk pemantauan konsentrasi kepemilikan saham, guna mendukung penilaian free float yang lebih robust. Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko perputaran indeks dan risiko investabilitas sembari menunggu adanya perbaikan transparansi dari otoritas pasar terkait. Dalam kebijakan sementara tersebut, MSCI akan membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham atau Number of Shares (NOS) hasil peninjauan indeks maupun aksi korporasi. Selain itu, MSCI tidak akan menambahkan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) serta menahan migrasi naik antar segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard. Atas kejadian ini, terdapat kemungkinan penurunan bobot saham Indonesia dalam MSCIEmerging Markets Indexes. Bahkan, MSCI membuka peluang reklasifikasi Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market, dengan tetap melalui proses konsultasi pasar. Tercatat, IHSG terkoreksi 6,94% secara akumulatif sepanjang perdagangan pekan terakhir Januari. Padahal, indeks telah berhasil mencapai level psikologis 9.100 pada bulan pertama 2026. Pada awal pekan ini, koreksi masih berlanjut. Setelah sempat ambles lebih dari 5%, indeks berakhir ditutup 4,88% di posisi 7.922,73 pada Senin (2/2/2026). (fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia- Emiten perbankan, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI), mencatatkan laba bersih sebesar Rp 20,04 triliun, dan total aset sebesar Rp 1.362 triliun di akhir tahun 2025. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Selasa, 03/02/2026) berikut ini. Sumber
-
Video: Hashim Djojohadikusumo: Pasar Karbon RI Dimulai Juli 2026
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta, CNBC Indonesia- Utusan Khusus Presiden di Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menargetkan pasar karbon di Indonesia bisa berjalan pada Juli 2026. Perdagangan karbon ini ditargetkan dapat mencapai miliaran Dolar Amerika Serikat. Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Selasa, 03/02/2026) berikut ini. Sumber -
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah terus memacu percepatan transisi energi untuk memastikan puncak emisi[1] nasional tidak bergeser melewati 2030. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT[2]) serta transformasi sektor transportasi, termasuk percepatan adopsi kendaraan listrik[3]. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menegaskan, pemerintah harus bekerja keras dalam lima tahun ke depan agar puncak emisi tetap tercapai sesuai target yang telah ditetapkan. "Kita akan berusaha mewujudkan net zero emission itu sampai dengan 2060 dan kalau kita lihat, kita 5 tahun ini harus sangat berusaha agar titik puncak emisinya tidak bergerak lebih dari 2030," ujar Eniya dalam EVolution Indonesia Forum yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia, Selasa (3/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia mengingatkan, apabila puncak emisi bergeser lebih dari 2030, maka beban upaya penurunan emisi akan menjadi jauh lebih berat. Hal tersebut berpotensi memperpanjang dan memperdalam langkah mitigasi yang harus dilakukan pemerintah. "Jadi titik puncaknya kalau bergerak ke 2035 upaya untuk menurunkan emisi akan lebih effort-nya lebih panjang lagi, lebih kuat lagi," kata Eniya. Dalam konteks tersebut, Eniya menegaskan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam menekan emisi, sejalan dengan arah kebijakan nasional dan visi Astacita yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto. "Nah, dari sini kita berharap salah satunya electric vehicle menjadi salah satu tools untuk menurunkan emisi ini," jelasnya. Menurut Eniya, pengembangan EV tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi besar penurunan emisi lintas sektor, khususnya di sektor transportasi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang emisi karbon. "Selain itu berbagai mandatori di sektor transportasi tentang mandatori biofuel, lalu penggunaan mungkin nanti bahan bakar yang tidak menggunakan karbon, termasuk ada amonia, ada hidrogen ke depan, termasuk nuklir itu kita garis bawahnya menjadi satu tools," terangnya. Eniya menambahkan, pemerintah juga terus mendorong bauran energi bersih di sektor ketenagalistrikan agar elektrifikasi transportasi, termasuk EV, benar-benar ditopang oleh sumber energi rendah emisi. "Nah, di sektor ketenagalistrikan saat ini kalau kita melihat bauran energi mix nasional, di 2025 semester 1 kemarin kita bisa mencapai 16 persen energi mix nasional itu," ucapnya. Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap percepatan transisi energi tidak hanya menjaga komitmen penurunan emisi, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi hijau nasional menuju target net zero emission 2060. "Jadi ini cukup bagus untuk nanti menggerakkan karena semua grip bisa menyalurkan listrik ke sektor transportasi dan kita berharap berbagai upaya untuk mendorong hadirnya kendaraan listrik ini bisa dipercepat," pungkasnya. ====[4] (ldy/ins) References^ emisi (www.cnnindonesia.com)^ EBT (www.cnnindonesia.com)^ kendaraan listrik (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang hari ini, Selasa (3/2/2026). Pasar mulai tenang setelah dihajar sentimen negatif dalam beberapa hari terakhir. Seiring dengan pergerakan positif IHSG, aliran dana asing mulai kembali masuk ke pasar modal. Sepanjang sesi 1, foreign buy mencapai Rp 5,2 triliun, selisih tipis dengan foreign sell yang juga berada di level Rp 5,2 triliun. Tercatat Bumi Resources (BUMI) menjadi saham yang paling banyak diincar asing dengan nilai mencapai Rp 402 miliar. Kemudian diikuti oleh Darma Henwa (DEWA) Rp 171,9 miliar dan Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp 85,7 miliar. Selain itu, saham emiten milik Hapsoro juga masuk dalam keranjang belanja asing. Bukit Uluwatu Villa (BUVA) mencatat net buy Rp 85,7 miliar dan Rukun Raharja (RAJA) Rp 85,5 miliar. Begitu pula dengan emiten milik Prajogo Pangestu, seperti Barito Pacific (BRPT), Petrosea (PTRO), dan Chandra Daya Investasi, dengan masing-masing net buy Rp 56,7 miliar, Rp 49 miliar, dan Rp 39 miliar. Pun saham emiten perkapalan Buana Lintas Lautan (BULL) juga diborong dengan net buy Rp 40,5 miliar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai IHSG mulai beranjak stabil usai sejumlah inisiatif yang dilaksanakan beberapa waktu ke belakang. Bahkan, kepercayaan investor asing berangsur membaik. Sebagaimana diketahui, IHSG melaju semakin kencang menjelang akhir sesi 1 hari ini, Selasa (3/2/2026). Hingga pukul 10.44 WIB IHSG naik 1,07% ke level 8.007,65 atau melesat 295 poin dari level terendah perdagangan intraday hari ini. Per pukul 11.21 WIB IHSG melaju semakin kencang dengan penguatan 1,54% atau naik 121,63 poin ke level 8.044,36. Sebanyak 586 saham naik dan 180 turun. Nilai transaksi jelang siang ini mencapai Rp 15,68 triliun, melibatkan 31,66 miliar saham dalam 1,69 juta kali transaksi. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi melihat, hal ini menunjukkan sudah mulai lebih terkonfirmasi lagi kepercayaan dan kepastian di para investor kita terkait dengan rencana besar kita untuk mendorong dan mengedepankan reformasi integritas ini. "Alhamdulillah hari ini mudah-mudahan berlanjut ya. Kita melihat sejauh ini sih tadi indeks masih hijau. Sekarang sudah di 1,5% dan merata. Semua indeks sektoral, semua indeks utama IDX30, LQ45 itu semuanya juga hijau. Artinya mengalami kenaikan yang merata," tutur Hasan kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, (3/2/2026). Seiring penguatan ini, asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp654,94 miliar pada perdagangan kemarin. Aksi beli asing ini baru terjadi setelah tiga hari ke belakang tercatat derasnya arus keluar dari saham-saham Indonesia. "Artinya asing sudah mulai masuk ke pasar kita dan mulai itu menunjukkan adanya tingkat kepercayaan atas apa yang kita luncurkan kemarin," jelas Hasan. Di sisi lain, Hasan pun melihat adanya fenomena kelompok saham yang secara rata-rata turun dan secara rata-rata naik. Ini menunjukkan adanya kelompok saham dengan fundamental baik mulai mendapat aliran dana minat pembelian lebih banyak kemarin. Sehingga, sekalipun secara komposit indeks kemarin turun, tapi ternyata saham-saham itu justru mencatat kenaikan. "Sebaliknya, saham-saham yang mungkin selama ini dikenal sebagai saham-saham yang sudah memiliki tingkat apresiasi atau rasio harga PER-nya tinggi, meski tetap dalam transaksi wajar, kemarin kalau kita lihat mendapat tekanan melepaskan pemilikan melalui aksi penjualan," terangnya. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto[1] mengungkapkan pemerintah tengah menjalankan agenda reformasi pasar modal[2] Indonesia. Reformasi tersebut bertumpu pada empat pilar utama, yakni likuiditas, transparansi, tata kelola, dan penegakan hukum. Dengan agenda itu, pemerintah ingin memperkuat struktur pasar sekaligus memulihkan kepercayaan investor usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terperosok 8 persen pekan lalu. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Indonesia baru saja mengumumkan reformasi pasar modal yang agendanya berkonsentrasi pada empat pilar, yaitu likuiditas, transparansi, governance, dan enforcement," ujar Airlangga dalam Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Shangri-La Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (3/2). Ia menambahkan respons awal pasar terhadap kebijakan tersebut mulai terlihat dari pergerakan IHSG yang kembali menguat ke zona hijau dan bergerak di kisaran level 8.000-an. "Hari ini pasar modal sudah kembali ke zona hijau. Ini respons yang positif dari pasar," kata Airlangga. Airlangga menjelaskan salah satu fokus utama reformasi adalah peningkatan likuiditas melalui penguatan porsi saham publik atau free float. Pemerintah mendorong kenaikan batas minimal free float dari sebelumnya 7,5-10 persen menjadi 15 persen. Langkah ini diharapkan memperdalam pasar dan meningkatkan aktivitas perdagangan saham. Selain likuiditas, aspek transparansi juga diperketat melalui penyesuaian ketentuan keterbukaan informasi. Ambang batas kepemilikan saham kategori 'others' yang wajib dilaporkan diturunkan dari 5 persen menjadi 1 persen. Dengan kebijakan ini, kepemilikan saham di atas 1 persen wajib diungkap, termasuk informasi ultimate beneficiary owner. "Di atas 1 persen harus di-disclose termasuk ultimate beneficiary owner-nya. Ini sebetulnya mudah karena di KSEI sudah berbasis digital, datanya sudah ada, tinggal disclosure-nya saja," ujar Airlangga. Pilar berikutnya menyangkut perluasan basis investor institusional. Pemerintah membuka ruang lebih besar bagi dana pensiun untuk berinvestasi di pasar saham, khususnya pada saham-saham dengan fundamental kuat. Batas penempatan investasi saham oleh dana pensiun yang sebelumnya maksimal 10 persen kini dapat ditingkatkan hingga 20 persen. Kebijakan tersebut juga berlaku bagi institusi besar seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Menurut Airlangga, investasi ini diarahkan ke saham-saham berfundamental kuat, termasuk yang tergabung dalam indeks saham unggulan seperti LQ45. ====[3] (del/sfr) References^ Airlangga Hartarto (www.cnnindonesia.com)^ pasar modal (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah mencatat penambahan kapasitas energi baru terbarukan (EBT[1]) mencapai 1,3 gigawatt (GW) sepanjang 2025. Realisasi tersebut menjadi yang terbesar dalam lima tahun terakhir. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyebut realisasi tersebut sebagai tonggak penting dalam percepatan transisi energi di Indonesia. "Nah, saat ini Alhamdulillah tahun ini sudah ada penambahan 1,3 gigawatt dari energi baru terbarukan dan ini capaian terbesar selama lima tahun. Belum pernah dalam satu tahun kita bisa mencapai penambahan 1,3 gigawatt," ujar Eniya dalam EVolution Indonesia Forum yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia, Selasa (3/2). ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Ia menjelaskan, penambahan kapasitas EBT tersebut berdampak langsung terhadap penurunan emisi gas rumah kaca. Realisasi elektrifikasi dan pengembangan EBT telah membantu menekan emisi karbon dalam jumlah besar. "Dan dengan adanya realisasi penambahan di sektor elektrifikasi ini, ini sudah membantu juga menurunkan emisi sebanyak 82,47 juta ton CO2-nya," kata Eniya. Menurutnya, kontribusi penurunan emisi tersebut tidak hanya berasal dari sektor ketenagalistrikan, melainkan didukung oleh kebijakan di sektor lain, termasuk transportasi dan energi non-listrik. "CO2-nya sudah bergerak termasuk di dalamnya ada realisasi di sektor transportasi yang non-kelistrikan yaitu kita ada mandatori program biodiesel," jelasnya. Ke depan, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas EBT akan terus meningkat, terutama dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), guna mendukung bauran energi nasional sekaligus menekan laju emisi menuju target net zero emission 2060. "Nah, ini kita harapkan nanti tahun ini, juga mulai tumbuh karena ada beberapa hal yang kita cermati harus tambah itu paling besar nanti di hydro, pembangkit listrik tenaga air dan juga PLTS. Dan pembangkit listrik tenaga surya juga menjadi satu harapan ke depan untuk kita bisa tambah secara cepat dan secara masif," pungkasnya. ====[2] (ldy/ins) References^ EBT (www.cnnindonesia.com)^ ==== (www.cnnindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyampaikan transaksi pembelian saham PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA). Dalam transaksi ini, Perseroan bertindak sebagai pembeli saham, sedangkan penjual adalah Koperasi Pegawai Indosat (Kopindosat). Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), INET membeli sebanyak 1.687.455.000 lembar saham PADA atau setara dengan 53,57% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh PADA. Nilai transaksi pembelian saham tersebut mencapai Rp106,39 miliar. Nilai ini setara dengan 29,41% dari nilai ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 30 September 2025. Meskipun tergolong sebagai transaksi material, nilai transaksi masih berada di bawah ambang batas 50% dari ekuitas Perseroan sehingga tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perseroan menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi maupun transaksi benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/2020. Tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan sebagai pembeli dengan Kopindosat sebagai penjual saham. Sebelum transaksi dilakukan, struktur kepemilikan saham PADA didominasi oleh Kopindosat dengan kepemilikan sebesar 59,86%. Setelah transaksi akuisisi selesai, Perseroan menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 53,57%, sementara kepemilikan Kopindosat turun menjadi 6,29%. Sedangkan struktur kepemilikan lainnya tetap dipegang oleh pemegang saham lama, termasuk masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5%. Pertimbangan akuisisi tersebut karena Personel Alih Daya adalah salah satu penyedia layanan outsourcing terbesar di Indonesia dengan jaringan operasi di lebih dari 25 kota dan tenaga kerja profesional lebih dari 36.000 orang. Layanannya meliputi layanan teknikal & pemeliharaan telekomunikasi, call center, layanan perkantoran, keamanan, manajemen sumber daya manusia, serta layanan distribusi/logistik. Di sisi lain, grup usaha Perseroan memiliki beberapa rencana pengembangan signifikan termasuk pengembangan jaringan fiber to the home (FTTH) di Pulau Bali, Pulau Lombok dan Provinsi Kalimantan Barat. "Dengan latar belakang tersebut, transaksi ini dipandang sebagai upaya menggabungkan layanan digital dan infrastruktur teknologi dengan layanan outsourcing SDM berbasis teknologi, menciptakan ekosistem layanan human-tech yang terintegrasi," tulis manajemen, Selasa (3/2/2026). Melalui akuisisi PADA, Perseroan dapat memperluas portofolio bisnisnya dari layanan digital dan teknologi murni ke layanan operasional berbasis tenaga kerja yang luas. Ini memungkinkan INET untuk memasuki segmen outsourcing dan manajemen SDM, yang selama ini berjalan terpisah dari lini inti bisnis teknologi. Langkah tersebut bukan sekedar diversifikasi, tetapi juga memperluas lini pendapatan dan potensi sinergi baru antara solusi digital dan tenaga kerja manusia terutama dalam layanan managed service, digital workforce, serta platform teknologi yang mendukung operasional SDM. Transaksi ini juga diharapkan menciptakan efisiensi operasional melalui konsolidasi fungsi back-office, teknologi, dan jaringan distribusi sumber daya. Efisiensi ini bisa menurunkan biaya unit dan meningkatkan profitabilitas jangka panjang. Selain itu, kombinasi portofolio diharapkan menambah nilai jangka panjang bagi pemegang saham kedua perusahaan. Dengan adanya akuisisi tersebut, pengaruh transaksi pada kondisi keuangan dan operasional Perseroan antara lain, mendukung kekuatan operasional ekspansi Perseroan dan entitas anak lainnya terutama terkait proyek penggelaran jaringan FTTH di Pulau Bali, Pulau Lombok, dan Provinsi Kalimantan Barat. Kemudian, mengakselerasi ekspansi ke jasa outsourcing dan SDM terintegrasi, sehingga Perseroan tidak hanya menjadi pemain digital namun juga pengelola operasional berbasis SDM. Lalu, menciptakan ekosistem layanan yang luas dan terpadu, memadukan teknologi, platform, serta sumber daya manusia untuk pelanggan Perseroan. Serta, memperluas jangkauan pasar dan kapabilitas layanan, memanfaatkan jaringan PADA yang telah matang di berbagai kota besar di Indonesia. Dan meningkatkan nilai tambah dan diversifikasi pendapatan perusahaan secara keseluruhan, sehingga meningkatkan daya saing Perseroan di pasar domestik. "Di mana dengan pengaruh-pengaruh secara operasional tersebut di atas maka transaksi akuisisi PADA ini akan berpengaruh positif pula pada kondisi keuangan Perseroan di masa yang akan datang," tutupnya. (mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC] [1] References^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)Sumber
-
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BP Batam, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (Kemeninveshil/BKPM), dan Kementerian UMKM (KemenUMKM) untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di Batam. Penandatanganan dilakukan dalam acara Batam Investment Gala: Economic Transformation Through Investment di Batam, Kamis (29/1). Acara dihadiri Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, Wakil Meninveshil/BKPM Todotua Pasaribu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad, serta Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya dan Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya. Kolaborasi ini bertujuan mendukung transaksi perbankan, pembiayaan, dan penguatan UMKM di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. BRI menandatangani dua MoU sekaligus dalam kesempatan tersebut. MoU pertama dengan BP Batam mencakup pemanfaatan produk dan layanan perbankan untuk kebutuhan transaksi dan pembiayaan di kawasan. MoU kedua bersama Kementerian UMKM dan BP Batam fokus pada perluasan akses permodalan dan investasi bagi UMKM. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Batam memiliki keunggulan strategis sebagai pusat industri manufaktur berbasis ekspor dengan lokasi dekat Singapura dan jalur perdagangan global. Status kawasan perdagangan bebas membuat Batam berperan penting meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat regional dan global. Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, menyatakan kerja sama ini bagian dari komitmen BRI memperkuat ekosistem investasi dan peran UMKM sebagai penggerak ekonomi. BRI ingin membangun konektivitas investasi dari masuknya Foreign Direct Investment (FDI), penguatan kawasan industri, hingga pemberdayaan UMKM. "BRI memandang UMKM tidak semata sebagai penerima pembiayaan, melainkan sebagai mitra strategis dalam ekosistem investasi yang berkelanjutan, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/1). BRI menyediakan layanan terintegrasi melalui pendekatan BRI One Solution, mulai dari pembiayaan, pengelolaan transaksi, hingga pendampingan usaha. Layanan ini diperkuat dengan BRI QLola, platform digital yang dirancang sebagai one-stop corporate digital ecosystem untuk memenuhi kebutuhan korporasi dalam pengelolaan arus kas, transaksi, dan likuiditas secara efisien. QLola menawarkan berbagai fitur seperti cash and liquidity management, collection (BRIVA, auto debit, dan receivable management), pembayaran domestik dan internasional, payroll, pajak, treasury, hingga trade finance. Di sisi lain, hingga 2025 BRI telah mengembangkan lebih dari 42 ribu klaster usaha di berbagai daerah sebagai wadah penguatan kapasitas dan kolaborasi pelaku usaha. BRI juga menghadirkan LinkUMKM, platform digital yang menghubungkan UMKM dengan pasar, mitra usaha, dan akses layanan keuangan. Sebanyak 14,98 juta UMKM telah memanfaatkan platform ini untuk memperluas jangkauan usaha dan naik kelas. Pada kesempatan tersebut, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, mengumumkan realisasi investasi nasional periode Januari-Desember 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun atau 101,3% dari target Rp1.905,6 triliun. BP Batam berkontribusi signifikan dengan realisasi investasi Rp69,3 triliun, melampaui target Rp60 triliun atau 15,5% di atas sasaran. "Angka ini bukan sekedar angka tapi mencerminkan bahwa adanya kepercayaan baik itu pengusaha dalam negeri maupun luar negeri. Investasi ini memang sangat strategis maka kerja kami berupaya menjemput bola agar realisasi investasi ini dapat segera terlaksana," tegas dia. Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi pun memberikan 9 penghargaan Investment Awards kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha atas kontribusi mereka. BP Batam menerima beberapa penghargaan, di antaranya Anugerah Capaian Realisasi Investasi Melampaui Target Tahun 2025 dan Anugerah Pengembangan Iklim Investasi Tahun 2025. Penghargaan juga diberikan kepada pelaku usaha di berbagai kategori. Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza, menyatakan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga diharapkan memberikan dukungan menyeluruh bagi UMKM di Batam. "Melalui perluasan akses permodalan dan investasi, pendampingan ekspor, peningkatan kapasitas usaha, serta integrasi UMKM ke dalam rantai pasok kegiatan investasi, kami berharap UMKM di Batam dapat naik kelas, menjadi penopang ekonomi lokal, dan berdaya saing di rantai nilai global," tuturnya. Sebagai langkah awal, Kementerian UMKM melalui program Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises (ACCES) akan melakukan pendampingan akses pembiayaan dan pelatihan peningkatan kapasitas bagi UMKM di Batam. Kolaborasi strategis BRI, BP Batam, BKPM, dan Kementerian UMKM diharapkan menciptakan ekosistem investasi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. (rir) Sumber