Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Respons Pengumuman MSCI, OJK Tegas Lakukan Langkah Ini

Recommended Posts

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons pengumuman rebalancing MSCI. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi menegaskan bahwa regulator sejak awal telah menyiapkan empat langkah utama untuk meningkatkan transparansi struktur kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu para penyedia indeks global dalam menghitung porsi saham free float secara lebih akurat.

Pertama, kata Hasan, pihaknya berkomitmen mendorong peningkatan free float melalui perubahan dan penerbitan peraturan bursa yang mewajibkan peningkatan kepemilikan saham free float menjadi 15%, dari sebelumnya 7,5%.

"Ini terus kami kawal karena ada timeline implementasi setiap tahunnya," ujar Hasan saat konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/5/2026).

Kedua, OJK pada Maret lalu menghadirkan transparansi kepemilikan saham di atas 1% kepada publik untuk seluruh saham tercatat di BEI. Selain itu, regulator juga menghadirkan granularitas atau detail klasifikasi investor sehingga jenis investor dan setiap pemilik saham dapat terlihat lebih jelas.

Kemudian pada April, OJK menerbitkan High Shareholding Concentration (HSC). Bersamaan dengan itu, OJK dan self-regulatory organization (SRO) juga memperkuat penegakan ketentuan dan pengawasan terhadap potensi pelanggaran di pasar modal, termasuk dengan mempublikasikan hasil pengawasan, pemeriksaan, serta sanksi terhadap pihak-pihak yang tidak patuh.

Menurut Hasan, seluruh peningkatan transparansi dan integritas tersebut telah diakui oleh investor maupun penyedia indeks global.

"Dalam pengumuman index review terakhir, terlihat ada saham-saham yang setelah transparansinya dibuka, memudahkan index provider untuk mengecualikan bagian tertentu yang sebelumnya diklaim sebagai free float, namun setelah dibuka ternyata bukan merupakan bagian free float," jelasnya.

Hasan juga menilai terdapat sejumlah saham yang mengalami tren penurunan harga sehingga tidak lagi memenuhi kriteria yang ditetapkan penyedia indeks global. Akibatnya, terdapat saham yang keluar dari indeks maupun mengalami penyesuaian bobot dan penurunan klasifikasi.

Meski demikian, Hasan menekankan reformasi yang dilakukan bukan sekadar menjawab tantangan jangka pendek, melainkan bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun fondasi pasar modal yang lebih kuat dan kredibel.

"Reformasi ini akan terus kami lanjutkan hingga seluruh rencana aksi tuntas, agar pasar modal Indonesia memiliki tingkat integritas yang diakui luas, baik oleh investor domestik maupun global," ucapnya.

OJK menyebut hasil rebalancing MSCI kali ini merupakan konsekuensi jangka pendek dari proses reformasi integritas pasar tersebut. Sementara itu, reformasi struktural memang dapat menimbulkan tekanan jangka pendek, termasuk penyesuaian harga saham terdampak.

"Short term pain ini harus dihadapi. Penurunan dalam jangka pendek merupakan konsekuensi, dengan harapan penyesuaian indeks ini akan membentuk baseline baru yang menghadirkan kualitas saham tercatat yang lebih baik dan menjadi pilihan investasi investor," tutur Hasan.

Ke depan, OJK berharap semakin banyak saham Indonesia dapat memenuhi kriteria untuk masuk ke indeks global seperti MSCI maupun FTSE Russell.

"Long term gain yang kami kejar adalah peningkatan kualitas pasar secara keseluruhan. Kami terus berkomunikasi dengan berbagai representasi investor dan index provider seperti FTSE dan MSCI. Pasar kita masih dinilai baik, kredibel, dan prospektif. Terbukti tidak ada penurunan klasifikasi pasar dan Indonesia tetap berada di kategori emerging market," ujarnya.

(Zefanya Aprilia/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[1] [Gambas:Video CNBC]
[2]

References

  1. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnbcindonesia.com)
  2. ^ [Gambas:Video CNBC] (www.cnbcindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...