Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Menkeu Inggris Kecam Trump Plin-plan Perangi Iran: Tak Jelas Tujuannya

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Inggris[1] Rachel Reeves mengecam pemerintahan Amerika Serikat (AS) Donald Trump[2] soal penanganan perang di Iran [3]serta menyinggung dampak ekonomi konflik tersebut.

Ia menyerukan deeskalasi segera, seraya memperingatkan tentang meningkatnya risiko terhadap stabilitas ekonomi global yang disebabkan oleh penutupan Selat Hormuz.

Reeves mengecam pemerintahan Trump dengan mengatakan tujuan perang di Iran tersebut tidak jelas dan terus berubah. Tujuan AS terus bergeser mulai penggantian rezim, melindungi sekutu di kawasan hingga menghentikan program nuklir Teheran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak yakin konflik ini telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih aman. Selama enam minggu terakhir, tidak jelas apa sebenarnya tujuan konflik ini," kata Reeves dalam wawancara bersama CNBC pada Rabu (15/4).

Ia mengatakan telah terjadi kerusakan jangka panjang yang signifikan pada fasilitas minyak dan gas di Timur Tengah.

"Bahkan jika konflik ini berakhir besok, akan ada dampak jangka panjang. Kerusakan sudah terjadi," imbuhnya.

[Gambas:Youtube][4]

Ia lantas mengatakan Inggris masih memiliki hubungan yang sangat baik dengan AS, tetapi mereka tidak selalu harus setuju dalam segala hal dengan Washington.

Reeves juga menyinggung soal pernyataan IMF yang memprediksi Inggris yang merupakan importir gas, akan merasakan dampak terbesar terhadap pertumbuhan di antara semua negara ekonomi terkaya di dunia akibat perang Iran.

Reeves yakin Inggris dapat mengalahkan perkiraan tersebut. Ia optimis pertumbuhan Inggris akan lebih tinggi dan inflasi akan lebih rendah jika perang berakhir. Karenanya, ia lantang menyerukan agar negosiasi diplomatik antara AS-Iran yang sempat gagal, kembali dilakukan.

"Itu hanya bisa terjadi melalui de-eskalasi. Kebijakan ekonomi terbaik, tidak hanya bagi Inggris tetapi juga secara global, adalah de-eskalasi dan pembukaan kembali Selat Hormuz," pungkasnya.

(fln/pta) Add logo.png?v=12.3.2 as a preferred
source on Google
[5]

References

  1. ^ Inggris (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ Donald Trump (www.cnnindonesia.com)
  3. ^ Iran (www.cnnindonesia.com)
  4. ^ [Gambas:Youtube] (www.youtube.com)
  5. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...