Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia
Masuk untuk mengikuti  
bot

Mudik Idulfitri 2026 Diprediksi Tingkatkan Perputaran Ekonomi Nasional

Recommended Posts

Jakarta, CNN Indonesia --

Kegiatan mudik pada momen Idulfitri telah menjadi instrumen penggerak utama ekonomi nasional, dengan lonjakan konsumsi rumah tangga hingga 20 persen dibanding bulan biasa. Aktivitas massal ini pun menciptakan efek domino beruntun, termasuk bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah yang pendapatannya bisa tembus antara 50 sampai 70 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, fenomena mudik secara nasional berkontribusi sekitar 1,5 persen terhadap pertumbuhan ekonomi tahunan, yang mendorong pemerataan peredaran uang mencapai ke berbagai wilayah.

Juru Bicara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengakui bahwa setiap pengeluaran pemudik menciptakan dampak ganda bagi pelaku ekonomi, termasuk UMKM, pedagang, dan sektor jasa transportasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peningkatan aktivitas tersebut juga berkontribusi pada kenaikan pendapatan dari sektor perdagangan dan jasa. Dengan potensi yang besar tersebut, sinergi kebijakan serta penguatan peran UMKM menjadi kunci untuk mengoptimalkan momentum mudik Lebaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," kata Haryo.

Pada Idulfitri 2026, aktivitas ekonomi diperkirakan akan meningkat dibandingkan pada 2025 yang mencatatkan pergerakan 154,62 juta orang. Tahun ini, mobilitas dan belanja masyarakat diharapkan dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 5,5 sampai 5,6 persen.

Optimisme tersebut didukung berbagai kebijakan, antara lain alokasi stimulus fiskal lebih dari Rp12,8 triliun, penyaluran bantuan sosial jelang Idulfitri sebesar Rp11,92 triliun kepada 5,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hingga diskon tarif transportasi senilai Rp911,16 miliar.

Dengan kontribusi konsumsi rumah tangga yang mencapai sekitar 53-54 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), beragam stimulus itu diproyeksikan mampu memberikan dampak positif terhadap kinerja ekonomi nasional.

Haryo menjelaskan, pemerintah setiap tahun menjalankan berbagai langkah pendorong aktivitas ekonomi pada momen mudik Idulfitri, seperti diskon tiket transportasi umum yang dikompensasi melalui subsidi dan insentif fiskal, maupun penangguhan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 6 persen untuk tiket pesawat pada Lebaran 2025 yang berhasil menurunkan harga tiket hingga 14 persen.

Selain itu, biaya kebandaraan dan harga avtur di 37 bandara ikut diturunkan guna meningkatkan jangkauan layanan penerbangan bagi masyarakat, diikuti gelaran Program Mudik Gratis, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 2022-2025.

Kebijakan WFA ini sendiri dinilai sebagai inovasi yang tak hanya menguraikan kepadatan arus mudik, tetapi juga mampu memperpanjang durasi tinggal pemudik di kampung halaman. Dengan rutinitas bekerja dan tetap menerima pendapatan, pemudik memiliki lebih banyak waktu untuk beraktivitas dan berbelanja, sehingga mendorong perputaran uang dan memperkuat aktivitas ekonomi.

"Meski ada tekanan global akibat konflik Iran dan Israel-AS, fundamental ekonomi kita tetap kuat. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen tidak menaikkan harga BBM saat ini, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Jadi untuk Idulfitri tahun ini diprediksi kita optimis ekonomi bisa lebih baik dari tahun sebelumnya," pungkas Haryo.

(rea/rir) Add logo.png?v=12.3.1 as a preferred
source on Google

====
[2]

[1]

References

  1. ^ Add as a preferred source on Google (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ ==== (www.cnnindonesia.com)

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites
Masuk untuk mengikuti  

×
×
  • Create New...