Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

DAMPAK MUSIM HUJAN: Lebak berlakukan siaga banjir & longsor

Recommended Posts

LEBAK: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Banten, memberlakukan siaga bencana banjir dan longsor seiring meningkatnya curah hujan di daerah itu.

 

"Kami minta warga tetap waspada terhadap bencana alam, terlebih curah hujan malam hari," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Muklis di Rangkasbitung, Jumat (9/11).

 

Ia mengatakan, selama dua pekan terakhir curah hujan di Kabupaten Lebak meningkat.Curah hujan turun rata-rata sekitar pukul 13.30 sampai pukul 17.00 WIB dengan kapasitas ringan dan sedang.Selain hujan juga disertai petir dan tiupan angin kencang.

 

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, yakni mereka berada di bantaran aliran sungai dan perbukitan diminta waspada terhadap bencana alam tersebut.

 

Imbauan peringatan kewaspadaan itu untuk mencegah korban jiwa."Kami minta warga mengungsi ke tempat lain jika hujan terus menerus khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir," kata Muklis.

 

Muklis menyebutkan, jumlah desa di Kabupaten Lebak yang masuk kategori rawan banjir tahunan dan longsor tercatat 42 desa.

 

Sejauh ini, kata dia, pihaknya belum menerima laporan adanya bencana banjir dan longsor, meskipun curah hujan meningkat.Bahkan, pergerakan arus Sungai Ciujung, Cisimeut, Ciberang relatif normal.

 

"Kami minta masyarakat selalu siaga jika hujan deras, terutama malam hari agar tidak menjadi korban banjir dan longsor," ujarnya.

 

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini mempersiapkan peralatan evakuasi guna mengantisipasi terjadi banjir dan longsor.

 

Peralatan evakuasi tersebut antara lain perahu karet, pakaian pelampung, kendaraan dapur, tenda, dan logistik serta obat-obatan.

 

Selain itu juga petugas dan relawan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) melakukan ronda selama 24 jam dengan bergantian, mengingat curah hujan cukup tinggi terjadi siang hingga sore dan malam.

 

Koordinator Tagana Kabupaten Lebak Aan mengatakan bahwa pihaknya mengintruksikan kepada anggotanya agar waspada menghadapi musim hujan akhir 2012.

 

Biasanya, ujar dia, memasuki musim hujan sejumlah daerah di Lebak rawan bencana longsor dan banjir. "Kami menugaskan beberapa anggota untuk siaga dengan cepat bergerak memberikan pertolongan jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam itu," katanya. (Antara/Bsi)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...