Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

GEDUNG TERTINGGI: Mercury City Tower terinspirasi Chrysler & Citibank

Recommended Posts

Mercury City, menara menjulang milik miliuner Rusia Igor Kesaev kini menggeser gedung Shard di London sebagai pencakar langit tertinggi di Eropa.

 

Menara yang terletak di distrik keuangan kota Moskow ini memiliki tinggi 339 meter atau 1.112 kaki, 29 meter lebih menjulang dibandingkan dengan Shard, seperti dilansir laman Independent, Sabtu (3/11).

 

"Ketika aku pertama kali datang ke New York 1991 silam dan melihat gedung Chrysler dan Citibank, aku berpikir bahwa gedung semacam ini harus muncul di Moskow," kata Kesaev.

 

Kini, lanjutnya, 20 tahun kemudian, mimpi tersebut menjadi kenyataan.

 

Kesaev, yang mencetak kekayaan US$1,8 miliar dari bisnis tembakau dan ritel makanan, merupakan salah satu tycoon yang memulai pembangunan gedung-gedung pencakar langit di Kota Moskow.

 

Miliuner Chalva Tchigirinsky berencana membangun gedung setinggi 612 meter yang dirancang Norman Foster setelah krisis global berlalu.

 

Kesaev menyebutkan, investasi pembangunan gedung Mercury ini mencapai US$1 miliar. Gedung mewah tersebut terdiri dari 90.000 meter persegi untuk perkantoran, dan 20.000 meter persegi untuk apartemen.

 

"Akan ada permintaan yang kian membaik untuk ruang perkantoran di lokasi prestisius seperti Moskow," kata Nikola Obajdin, bos perusahaan properti Knight Frank di Moskow.

 

Uang sewa di pasaran saat ini diperkirakan mencapai US$800 - US$900 per meter per tahun.

 

Sementara itu, untuk nilai sewa apartemen, diperkirakan ada di kisaran US$11.100 per meter persegi.

 

"Mungkin dibutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat tahun bagi Mercury untuk bisa menjual unit-unit apartemennya," kata Olga Tarakanova, kepala penjualan Knight Frank.

 

Pengembang seperti Capital Group, yang dimiliki Vladislav Doronin, kini menawarkan apartemen di gedung-gedung pencakar langit di Kota Moskow dengan harga US$6.500 per meter persegi. (redaksi@bisnis.co.id)

 

Foto: Kyivpost.com

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...