Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

LNG TANGGUH: BP Siapkan US$12 Miliar Kembangkan Train 3

Recommended Posts

JAKARTA: BP siap berinvestasi sekitar US$12 miliar untuk mengembangkan Train 3 Kilang LNG Tangguh, Papua.

 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) telah menyetujui Plan of Further Development atau rencana pengembangan lanjutan untuk lapangan gas Tangguh.

 

Adapun persetujuan rencana pengembangan lanjutan tersebut diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, David Cameron, setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Chief Executive BP Group Bob Dudley, dan BP Presiden Regional Asia Pasifik, William Lin.

 

“Total investasi proyek untuk train 3 diperkirakan mencapai US$ 12 miliar. Ini berita besar bagi BP. Sebagai salah satu investor asing terbesar di Indonesia, ini mendorong kami untuk terus berinvestasi,” kata David Cameron dalam siaran pers, Jumat (2/11/2012).

 

Menurutnya, perluasan Lapangan Tangguh akan menjadi langkah signifikan untuk mewujudkan potensi dari aset strategis utama. Kesepakatan ini merupakan kemajuan dan komitmen jangka panjang Inggris untuk bekerja sama dengan Indonesia.

 

BP dan mitra dalam proyek Tangguh akan memulai tender untuk front-end engineering and design jasa untuk pengembangan train 3. Proyek tersebut akan mencakup pembangunan fasilitas penerimaan gas di darat, dermaga, tangki penampungan LNG, dan tangki penyimpanan kondensat yang terletak di Teluk Bintuni, Kabupaten Papua Barat.

 

Train 3 ini nantinya akan menambah kapasitas produksi LNG Tangguh sebanyak 3,8 juta ton per tahun menjadi 11,4 juta ton per tahun. Pemerintah Indonesia telah menyatakan akan mengalokasikan 40 % produksi train 3 LNG Tangguh atau sekitar 200 juta kaki kubik per hari untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

 

Sejak awal September lalu, BP mengajukan rencana pengembangan train 3 Kilang LNG Tangguh. Persetujuan rencana tersebut sangat penting untuk menentukan investasi final yaang akan dilakukan pada 2014. Dengan begitu, commissioning operasi bisa dimulai sekitar tahun 2018.

 

Kilang Tangguh dioperaasikan oleh BP Indonesia dengan saham sekitar 37,16 %. Mitra BP lainnya antara lain, MI Berau B.V (16,30 %), CNOOC Ltd (13,90 %), Nippon Oil Exploration (Berau), Ltd (12.23 %), KG Berau/KG Wiriagar (10 %), LNG Japan Corporation (7,35 %), and Talisman (3,06 %). (bas)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...