Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

LISTRIK INDONESIA: Satu Dari Empat Orang, Alias 26% Warga Tak Nikmati Listrik

Recommended Posts

BOGOR: Satu dari empat orang di Indonesia belum dapat menikmati terangnya cahaya listrik di malam hari.

 

Direktur Keuangan PLN Setio Anggoro Dewo mengatakan untuk menjangkau mereka yang belum mendapatkan listrik, PLN tidak bisa bertindak 100% secara korporasi.

 

"Rasio elektrifikasi kita belum 100%, masih ada sekitar 26% lagi yang belum terlistriki. Dari empat orang Indonesia, satu orang belum dapat listrik," ujarnya di sela-sela acara workshop Rasionalisasi Tarif Listrik Menuju Subsidi Tepat Sasaran, Rabu (31/10/2012).

 

Dewo menegaskan PLN secara sadar mengaitkan rasio elektrifikasi dengan rencana investasi. Oleh sebab itu, tidak mungkin PLN tidak menjangkau tempat-tempat yang sebenarnya tidak menguntungkan, apalagi ditambah dengan besarnya investasi untuk menyediakan listrik di sana.

 

"PLN ngga mungkin 100% bertindak secara korporasi. Kalau begitu PLN ngga akan ke Indonesia Timur, mending di Jawa saja yang sudah jelas menguntungkan," ujarnya.

 

Dewo menambahkan dalam empat tahun ke depan, PLN akan investasi rata-rata Rp40 triliun per tahun. Investasi diperlukan selain untuk melistriki masyarakat yang belum terlistriki, juga untuk menyediakan listrik bagi pelanggan eksisting yang pemakaian listriknya kian bertambah.

 

PLN mencatat selama semester I/2012 saja, pertumbuhan listrik di Jawa-Bali mencapai 2.600 MW dari total pertumbuhan listrik di Indonesia sebesar 3.500 MW. Secara keseluruhan, PLN mencatat pertumbuhan listrik per semester I/2012 sebesar 10,2%.

 

"Pertumbuhan listrik di Indonesia cukup tinggi. Waktu krisis 2008 saja listrik masih tetap tumbuh 6%," tambahnya.

 

Menurut Dewo, dalam 10 tahun ke depan Indonesia rata-rata butuh 5.000 MW per tahun dan 1.500 MW diantaranya untuk reserve atau cadangan. Jika tidak ada cadangan, maka saat pembangkit sedang menjalani pemeliharaan serta perawatan, bisa repot.

 

"Kalau di Singapura itu 50:50, setiap satu pembangkit ada satu cadangan," jelasnya. (bas)

 

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...