Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Jembatan Selat Sunda Diklaim Tahan "Godaan" Bencana

Recommended Posts

BdZK8gEFKZ.jpgIlustrasi. (Foto: Situs BPJT)

 

 

 

JAKARTA - Jembatan Selat Sunda (JSS) diklaim akan tahan terhadap bencana alam. Tsunami dan gelombang vertikal yang mungkin terjadi, diperkirakan tidak banyak berdampak bagi JSS."Tsunami yang mungkin terjadi tidak akan membahayakan jembatan," kata Konsultan Jembatan Selat Sunda Wiratman Wangsadinata, seperti dikutip dari paparan pra-desain untuk penunjang pra studi kelayakan JSS, Jakarta, Jumat (12/10/2012).

 

Wiratman menjelaskan, menurut perhitungannya, ketinggian gelombang tsunami yang mungkin terjadi di Selat Sunda, tidak akan lebih tinggi dari ruang bebas vertikal jembatan, yakni 85 meter di atas permukaan laut tertinggi. "Pada kasus Selat Sunda, struktur jembatan didesain untuk menahan gempa hingga besaran sembilan skala richter," katanya.

 

Selain itu, jika ada potensi gempa dari gunung krakatau tidak akan memberi pengaruh signifikan. Ini lantaran jarak lokasi tersebut cukup jauh. "Karena jaraknya (jarak gunung) ke lokasi jembatan yang besar sekira 50 kilometer (km), pengaruh gempa vulkanik akibat letusan Gunung Anak Krakatau tidak signifikan," katanya.

 

Sebagai informasi, seperti dikutip dari buku Public Private Partnership Proyek Infrastruktur di Indonesia yang dikeluarkan Bappenas, proyek JSS ini diperkirakan menelan dana sampai USD25 miliar atau Rp225 triliun yang ditargetkan konstruksi awalnya akan mulai di 2015 dan beroperasi 2025.

 

Jembatan yang menghubungkan Jawa-Sumatera sepanjang 27,4 km ini rencananya akan digarap pihak konsorsium melalui PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) yang telah membuat Pra-Studi Kelayakan Jembatan Selat Sunda dan telah diserahkan pada Gubernur Banten, Lampung dan pemerintah pusat pada 13 Agustus 2009.

 

Berikut rencana Ukuran dan kapasitas Jembatan Selat Sunda. Lebar jembatan 60 meter, 2x3 jalur lalu lintas raya, 2x1 jalur darurat, lintasan ganda (double track) rel kereta, pipa gas, pipa minyak, kabel fiber optik cable, juga kabel listrik. (mrt)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...