Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

PENULIS AUSTRALIA Berkunjung ke Indonesia

Recommended Posts

JAKARTA: Penulis-penulis dari Australia? berkunjung ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai bagian dari peningkatan program anak-anak dan pemuda Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) yang berlangsung sampai Minggu (7/10).

 

Para penulis Australia yang akan ambil bagian dalam program tersebut adalah novelis Colin Falconer dari Australia Barat; novelis Inez Baranay dari Sydney; penulis fiksi anak-anak dan dewasa Jon Daust dari Australia Barat; dan penulis dan wartawan Ruby Murray dari Melbourne.

 

Prakarsa ini akan membawa para penulis ke Aceh, Jakarta, Makassar (Sulawesi); Banjarmasin (Kalimantan); dan Kupang (NusaTenggara Timur).? Di antara organisasi kesenian dan kepemudaan di mana mereka akan bekerja adalah: Komunitas Tikar Pandan, Komunitas Komseni, Komunitas Payingkul, dan Komunitas Sastra Papua.

 

Dengan dukungan dana dari Lembaga Australia Indonesia, para penulis Australia tersebut akan memberikan lokakarya sehari yang dikembangkan oleh masing-masing penulis bersama dengan tokoh masyarakat, penulis setempat dan pemuda.

 

?Para penulis tersebut akan ambil bagian dalam forum terbuka untuk penulis, penyair, pemikir, pemimpin masa depan, dan penulis lagu yang sedang tumbuh serta mahasiswa dan anggota masyarakat yang berminat,? kata Produser Eksekutif UWRF Jane Fuller, Jumat (5/10/2012).

 

Gagasan di belakang program ini adalah untuk mengembangkan jangkauan UWRF di luar Bali dan untuk memperdalam hubungan yang telah terjalin antara festival dengan masyarakat melalui program kesusasteraan, penulisan, gagasan dan melek huruf.

 

?Masyarakat, para penulis, penulis yang sedang berkembang dan para peserta lainnya akan berkumpul bersama untuk belajar, berkiprah, berbagi dan berdiskusi tentang kesusasteraan dan gagasan. Mereka semua akan mendapat kesempatan untuk mendiskusikan pikiran dan perspektif mereka dengan penulis tamu, yang memfasilitasi pertukaran gagasan, proses dan jaringan,? ujarnya.

 

Sementara itu Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, menyatakan program anak-anak dan kepemudaan merupakan contoh yang luar biasa dari kolaborasi dan pertukaran silang-budaya Indonesia-Australia.

 

?Para penulis Australia akan menjadi duta besar kebudayaan untuk Australia,? tutur Dubes Moriarty.

 

?Ini merupakan suatu kesempatan untuk mengembangkan saling pengertian di Indonesia dan Australia tentang mutu dan keanekaragaman kesusasteraan negara lain.

 

Hal ini juga akan memberikan kesempatan untuk mengembangkan pemahaman silang-budaya dan mendirikan hubungan jangka-panjang dengan para penulis dan masyarakat yang mereka kunjungi serta orang yang mereka temui dari seluruh Indonesia,? tuturnya. (sut)?

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...