Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

DEMO BURUH: Pengusaha Angkutan Pelabuhan Tekor Rp12 Milliar

Recommended Posts

JAKARTA: Aksi mogok dan demo para supir pengangkut barang dan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok membuat para pengusaha angkutan itu mengalami kehilangan pendapatan (loss revenew)? hingga Rp12 milliar.

 

Angka ini dihitung dari 12.000 unit armada yang beroperasi di pelabuhan hari ini (Rabu, 3/10/2012) gagal melakukan kegiatan dan order pengangkutan baru bisa dilaksanakan esok hari (Kamis,4/10).

 

Sejumlah pengusaha angkutan? dan pengurus asosiasi yang tergabung dalam Organda DKI Jakarta, juga langsung melakukan rapat mendadak menyikapi kondisi hari ini, di kantor Organda DKI Jakarta, Rabu (3/10/2012).

 

Ketua Organda DKI Soedirman mengatakan kerugian itu? berasal dari ongkos angkut yang hilang selama satu ritase (pulang pergi) dengan rute pengangkutan jarak Pendek seperti? Bekasi,Cikarang, Karawang, Bogor, Tangerang dan sekitarnya dengan ukuran peti kemas 20 kaki, belum termasuk untuk rute panjang seperti ke Cikampek, Bandung Jawa Barat dan sekitarnya.

 

Dia mengatakan rata-rata ada 12.000-an armada yang setiap hari melayani order pengangkutan peti kemas dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok, dengan rincian pengangkutan untuk peti kemas ekspor? 5.000 bok dan impor 7.000 bok/hari.

 

?In-out (keluar masuk) rata-rata 12.000 armada yang melayani pelabuhan Priok setiap hari,? ujarnya kepada Bisnis ditemui di Kantor Organda DKI Jakarta, Rabu (3/10/2012).

 

Soedirman mengatakan hilangnya pendapatan dari ongkos angkut tersebut? berasal hanya berasal dari untuk jarak dekat/pendek yang rata-rata ongkos angkut-nya? Rp1 juta-Rp1,2 juta/bok. ?Rata-rata 12.000 unit, dan jika dikalikan rata-rata Rp.1 juta, kerugian pengusaha angkutan mencapai Rp.12 milliar hari ini,? paparnya.

 

Dia mengatakan, saat ini operator angkutan pelabuhan hanya mampu melayani angkutan rata-rata satu ritase/hari meskipun untuk jarak dekat. Hal ini kata dia, akibat kemacetan di jalur distribusi dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok sehingga membutuhkan waktu sangat lama.

 

Soedirman mengatakan akibat terhambatnya proses distribusi kargo dari dan pelabuhan otomatis mengganggu kegiatan di pabrik atau industri.?Multiplier efeknya sudah pasti akan berasa pada industri,? tuturnya.

 

Ketua Organda Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel) DKI Jakarta Gemilang Tarigan mengatakan kerugian yang dialami pengusaha angkutan pelabuhan tidak hanya yang berasal dari ongkos angkut, tetapi juga beban operasional tetap ditanggung perusahaan angkutan, seperti uang makan Sopir dan Kernet yang tetap dibayarkan untuk hari ini.

 

Gemilang? mengatakan sejak pagi hari ini, mayoritas pemilik trailler dan pengusaha angkutan pelabuhan memilih untuk mengandangkan armadanya sehingga sejumlah order pengangkutan tidak bisa dilayani menyusul adanya aksi demo tersebut. ?Daripada mobil kami di rusak massa lebih baik kami kandangkan di garasi,? ujarnya.

 

Dia mengungkapkan, tanpa mogok-pun pengusaha angkutan pelabuhan seringkali mengalami tekor akibat kemacetan di jalur distribusi dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok sehingga mendongkrak pemakaian bahan bakar minyak.

 

Ratusan sopir yang tergabung dalam serikat buruh transportasi pelabuhan indonesia (SBTPI) melakukan aksi long march dari jalan cakung cilincing menuju pelabuhan TanJung Priok sejak pagi hari ini pukul 09.00 Wib.

 

Aksi ini berdampak, lumpuhnya aktivitas distribusi kargo dari dan ke pelabuhan itu, sebab? arah ruas jalan menuju pelabuhan tertutup konvoi massa SBTPI.(K1/msb)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...