Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Bisnis -> Mudik Bawa Berkah Bagi Pengelola SPBU

Recommended Posts

JAKARTA - Hari Raya Lebaran menjadi momen di mana masyarakat kembali ke kampung halaman mereka untuk bersilaturahmi. Dengan ritual tradisi tahunan menjelang Lebaran yang akan kembali terjadi, yaitu mudik. Mudik biasa dilakukan dengan transportasi darat, laut, maupun udara.

 

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sendiri memperkirakan jumlah penumpang angkutan darat mencapai sembilan juta, sedangkan angkutan kereta api mencapai 2,91 juta disusul angkutan udara yang mencapai 2,48 juta serta angkutan laut sejumlah 1,04 juta.

 

Sedangkan, jumlah pemudik khusus angkutan darat akan didominasi oleh sepeda motor yang diprediksikan meningkat 7,42 persen dari 2,30 juta di 2010 menjadi 2,47 juta di 2011 dan untuk mobil pribadi meningkat 6,08 persen dari 1,54 juta di 2010 menjadi 1,63 juta di 2011.

 

Dari jumlah tersebut, proporsi kendaraan periode mudik 2011 yakni sepeda motor 56,35 persen dan mobil 30,78 persen. Sedangkan sisanya yakni bus, truk, dan kontainer. Dengan banyaknya pemudik menggunakan transportasi darat, maka dapat dipastikan adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada titik-titik arus mudik.

 

PT Pertamina (Persero), selaku pemasok BBM terbesar di Indonesia mengaku telah menyiagakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada titik-titik tersebut untuk melayani pembelinya 24 jam. Tak tanggung-tanggung, Pertamina juga mengatakan tetap siaga pada Hari Raya Lebaran. "Tidak ada (SPBU) yang tutup," tegas Vice President Corporate Communication Pertamina Mohammad Harun saat berbincang dengan okezone di Jakarta.

 

Menurutnya, saat terjadi arus mudik merupakan kesempatan bagi SPBU yang dilewati jalur para pemudik untuk dapat meningkatkan penjualannya.

 

"Kalau 24 jam buka artinya kan penjualan mereka akan meningkat, kalau penjualan meningkat margin dan keuntungan mereka akan naik. Kan ini sebetulnya momen komersial juga mereka karena omzet mereka (pengelola SPBU) nambah," tutur dia.

 

Harun memang tidak bisa secara eksplisit mengungkapkan seberapa besar keuntungan yang akan diterima oleh masing-masing SPBU. Pasalnya, keuntungan yang didapat oleh SPBU bervariasi, tergantung dari permintaan SPBU itu sendiri. "Dan pengaturan di kita," tambah Harun.

 

Pertamina sendiri sebelumnya mengatakan akan menambah stok BBM untuk memenuhi kebutuhan Lebaran mulai H-10 hingga H+10 (18 hari). Penambahan stok itu meliputi premium sebanyak 1,28 juta kiloliter (kl) dan solar sebanyak 1,31 juta kl. Untuk itu, Pertamina akan menaikkan impor BBM menjadi 8,4 juta barel pada Juli-Agustus untuk premium, sementara impor solar naik menjadi 4,4 juta barel. Dari angka itu, impor premium mengalami naik dibanding tahun lalu yang hanya 7,2 juta barel.

 

Selain itu, Pertamina telah mempersiapkan Satuan Petugas (Satgas) untuk memantau ketersediaan stok kebutuhan BBM pada saat Lebaran. Satgas ini akan bekerja pada H-10 hingga H+10 dan akan membuka beberapa pos mudik Lebaran yaitu di wilayah Jawa Barat, wilayah Pantura dan Pantai Selatan, serta Jawa Tengah.

 

Langkah Pertamina ini juga mendapat dukungan dari Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, dalam website Kementerian ESDM Darwin mengatakan Kementerian ESDM berkoordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina guna mengantisipasi arus mudik.

 

Langkah-langkah tersebut, kata Darwin, pertama adalah kesiapan armada tangki-tangki dan SPBU-SPBU di jalur mudik, penambahan mobil tangki atau switching Mobil Tangki (solar ke premium) yang terdiri di SPBU disekitar jalur Indramayu-Cirebon.

 

"Dan menyiapkan kantong-kantong BBM premium di beberapa SPBU di daerah untuk mengantisipasi apabila ada kemacetan atau gangguan jalur distribusi sehingga lebih dekat adanya stok-stok tambahan disekitar SPBU-SPBU yang penting," tulis Darwin di website tersebut.

 

Langkah selanjutnya, kata Darwin, adalah melakukan kembali pengaturan pembedaan jalur pelayanan antara motor dan mobil serta menyediakan pelayanan SPBU transit khusus sepeda motor, Pembentukan Posko Kementerian ESDM, dan Satgas BBM di seluruh wilayah/region dan kantor pusat Pertamina dan SPBU beroperasi penuh 24 jam.

 

"Khususnya di jalur mudik dan balik mulai H-15 sampai dengan H+15 sepanjang Jalur Pantura, Selatan, arah Merak, dan Lampung. Keamanan Stok BBM (Stock Build Up) melalui optimasi kilang dan impor," tegas dia.

(wdi)

 

 

 

 

 

Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Plugin | Settlement Statement | WordPress Tutorials

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...