Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

INDUSTRI MEBEL Jatim kesulitan bahan baku

Recommended Posts

SURABAYA: Pasokan bahan baku rotan dan kayu yang terbatas membuat Industri mebel di Jatim kesulitan memenuhi pasar ekspor.

 

Taufik Gani Wakil Ketua Asmindo Jatim mengatakan pembatasan ekspor rotan dalam bentuk gelondongan oleh pemerintah  tidak diikuti dengan regulasi masalah pendistribusian dari Kalimantan dan Sulawesi ke Pulau Jawa.

 

Dengan begitu larangan ekspor tersebut tidak berdampak terhadap ketersediaan pasokan bahan baku rotan di Jawa Timur.

 

"Sampai saat ini industri mebel di Jatim tetap kesulitan pasokan bahan baku rotan," ujarnya, Selasa (28/8/2012).

 

Sementara untuk industri mebel dengan bahan baku kayu terhambat oleh peraturan ilegal loging. Taufik membenarkan pasokan kayu dari Jawa masih relatif besar tetapi karena banyaknya aturan yang harus dipenuhi terkait ilegal loging harga komoditas tersebut semakin mahal.

 

Harga kayu mahoni misalnya yang semula Rp2,25 juta per kubik, sekarang menjadi Rp2,5 juta per kubik. Sementara kayu jati yang awalnya Rp15 juta per kubik saat ini bisa tembus Rp20 juta per kubik.

 

Bahkan untuk rotan poles yang dulunya hanya Rp11.000 per kg menjadi Rp16.000 per kg.

 

Keterbatasan pasokan bahan baku tersebut membuat industri mebel di Jatim semakin sulit memenuhi permintaan ekspor.

 

Padahal sekarang ini prospek pasar produk tersebut di luar negeri semakin membaik menyusul perlambatan ekonomi di China. (ra)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...