Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

MP3EI: Implementasi proyek-proyek diharapkan dapat memeratakan pertumbuhan di

Recommended Posts

JAKARTA: Pemerintah berharap implementasi proyek-proyek yang terangkum dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dapat memeratakan pertumbuhan di seluruh Indonesia, sehingga tidak berpusat di Jawa.

 

Prasetijono Widjojo, Deputi bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas, menuturkan secara spasial, Jawa mendominasi struktur perekonomian Indonesia. Dominasi Jawa, kata Prasetijono, harus lebih diseimbangkan dengan memacu perekonomian wilayah lainnya di Indonesia.

 

"Sebetulnya ini fenomena lama. Program MP3EI itu, kita harap bisa memeratakan pertumbuhan ekonomi di seluruh indonesia supaya lebih seimbang," katanya, pekan lalu.

 

Berdasarkan data BPS, Pulau Jawa menyumbang peran terbesar dalam pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada 2010 dan 2011, sebesar masing-masing 58,1%  dan 57,6%. Tren ini berlanjut pada kuartal I dan II/2012 yang proporsinya sebesar 57,5%.

 

Dengan persentase tersebut, Pulau Jawa mendominasi pembentukan PDB Nasional dibandingkan pulau-pulau lainnya di Indonesia. Pasalnya, dalam pembentukan PDB sepanjang 2011 misalnya, peran pulau Sumatera hanya 23,5%, Bali dan Nusa Tenggara 2,6%, Kalimantan 9,6%, Sulawesi 4,6%, serta Maluku dan Papua 2,1%.

 

Namun, menurut Prasetijono, tingginya peran Jawa berbanding lurus dengan besarnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi yang berlangsung di pulau tersebut.

 

"Dari sisi penduduk, di Jawa ada 80% dari 240 juta orang Indonesia. Jadi kekuatan demand paling kuat ada di Jawa. Kalau Papua, walau pulaunya lebih besar dai Jawa, tapi penduduknya hanya 3 juta orang. bagaimana mau menciptakan permintaan yang lebih tinggi?," ujarnya.

 

Prasetijono menuturkan dengan implementasi MP3EI infrastruktur dan investasi tumbuh dan membuat masing-masing daerah memiliki daya tarik ekonomi. Daya tarik inilah yang mampu menggerakan perekonomian daerah dan merangsang urbanisasi.

 

"Kita harus bikin lebih imbang, tapi itu bukan suatu proses yang instan. Infrastruktur dan konektivitasnya harus dibangun, itu akan menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja. Jadi orang tidak terus ke Jawa," pungkasnya. (api)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...