Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

PASAR TRADISIONAL: Proyek Revitalisasi Itqoni Group Didukung Bank

Recommended Posts

JAKARTA:Itqoni Group, pengembang yang fokus pada pasar,  tengah merevitalisasi tiga pasar tradisional pada tahun ini, dan menjajaki beberapa pasar lagi dalam beberapa tahun ke depan.

 

Presiden Direktur Itqoni Group Irwan Khalis mengatakan tiga pasar tradisional yaitu Cikampek, Karawang, dan Pasar Seni Batu di Malang sudah mengantongi dukungan pembiayaan bank.

 

Sejumlah pasar tradisional lain yang masih dijajaki adalah  pembangunan

pasar tradisional di daerah Bandung, Balikpapan, Samarinda, Pekanbaru, dan Bukittinggi.

 

"Pasar tradisional harus diberdayakan dengan cara dibenahi dan direvitalisasi agar mampu bersaing dengan menjamurnya pasar modern dan minimarket," ujarnya, Minggu (5/8).

 

Itqoni merupakan, perusahaan asal Malaysia yang bergerak diberbagai sektor industri.  Itqoni Group khusus bergerak dalam pengembangan pasar dan sudah  sukses merevitalisasi sejumlah pasar diantaranya Pasar Johar Baru, Pasar Bantul, Pasar Rangkasbitung, Malang, dan Bandung Barat

 

Menurut Irwan, masih ada sekitar 13.000 pasar tradisional di Indonesia yang akan dibidik untuk dibenahi dan direvitalisasi.

 

Irwan menjelaskan tahun ini Itqoni fokus merevitalisasi tiga pasar, yaitu di Cikampek, Karawang, dan Pasar Batu. Itqoni sudah mengantongi pembiayaan dari Exim Bank Malaysia senilai US$25 juta untuk pengembangan ketiga pasar itu.

 

"Kami mendapat dukungan dari Exim Bank karena hasil kerjasama yang sudah dilakukan petinggi Itqoni di Malaysia," ujarnya.

 

Irwan menjelaskan pasar tradisional harus terus dipertahankan dan dibenahi karena menampung banyak tenaga kerja dan mempunyai pelanggan tetap sejak lama.

 

Dia menyebutkan dana yang dibutuhkan untuk renovasi pasar tradisional tidaklah kecil, tergantung kapasitas pasar dan daya tampung. 

 

Revitalisasi Pasar Karawang dibutuhkan dana US$6 juta, dan untuk Pasar Cikampek US$4 juta dan Batu sekitar US$15 juta.

 

Dia mengatakan pasar tradisional terus terancam dengan menjamurnya pasar ritel modern ataupun minimarket. Sejumlah pemda juga tidak menerapkan zonasi yang baik sehingga pasar tradisional kerap berhadap-hadapan langsung dengan pasar modern.

 

Padahal,  lanjutnya, untuk bisa bersaing dengan pasar ritel, pasar tradisional memerlukan pengembangan infrastruktur yang lebih baik.

 

"Persainganya sudah tidak sehat, terlalu bebas. Mereka (pasar modern) mengelilingi pasar tradisional yang sudah ada. Padahal aturannya pasar modern tidak boleh dekat dengan pasar tradisional, harusnya pasar modern jaraknya dua kilometer dari pasar tradisional," katanya.

 

Data yang diperoleh Bisnis meyebutkan, kondisi saat ini, pasar tradisional diperkirakan susut 8,1% per tahun, sedangkan pasar modern tumbuh 31,4% per tahun.  Artinya, dalam waktu 12 tahun ke depan pasar tradisional akan musnah kalau tidak direvitalisasi dan terus dibiarkan bersaing dengan pasar modern secara bebas.

 

Saat ini, ada 13.000 pasar tradisional yang mempekerjakan 12 juta pedagang. Kalau dibagi rata, setiap tahun ada 1.053 pasar tradisional yang harus diselamatkan. Setiap pasar dibutuhkan biaya  sekitar Rp50 miliar untuk direnovasi.

 

"Dengan keterbatasan anggaran pemda, maka dibutuhkan peran swasta. Kami siap menjadi mitra pemda yang akan membenahi pasar tradisionalnya," katanya. (bas)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...