Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

KARGO RODA DUA: Masuk bulan puasa, kiriman naik 50%

Recommended Posts

JAKARTA: Pengiriman kendaraan roda dua melalui perusahaan jasa ekspedisi pada bulan puasa meningkat hingga 50%.

 

"Jasa pengiriman motor menuju luar Jakarta semakin banyak diminati konsumen, seiring imbauan pemerintah bagi pemudik untuk tidak mengendarai sepeda motor," kata Humas JNE Visi Firman di Jakarta, Jumat.

 

Maraknya pemudik yang menggunakan layanan paket motor sudah diperkirakan JNE Pusat. Yaitu dengan menyediakan jasa pengiriman motor melalui jalur darat ('trucking') ke hampir seluruh kota di Indonesia, kata Visi.

 

Pemudik tidak perlu repot dan lelah untuk mengendarai motor saat mudik Lebaran nanti.

 

Dia menambahkan, jasa kiriman motor untuk waktu terkini memang menjadi primadona.

 

Sementara itu, Johari Zein, CEO JNE Express Across Nation mengatakan tidak ada kenaikkan harga jasa ekspedisi motor menjelang Lebaran.

 

Karena pihaknya ingin mendukung pemudik mengirimkan motornya melalui JNE agar mereka terhindar dari resiko di jalan raya terutama untuk rute jarak jauh.

 

"Biasanya, barang yang bersifat personal seperti sepeda motor dimanfaatkan konsumen yang mudik untuk keperluan transportasi di kampung halamannya," katanya.

 

Johari Zein mengakui perusahannya memang secara alami membangun kualitas jasa pengiriman dengan kecepatan, keamanan (resiko kecil), dan tanggung jawab layanan. Tetapi juga tidak memungkiri proses pengiriman barang pelanggan tidak selalu lancar.

 

"Ada kemungkinan terlambat karena faktor di luar kita seperti pesawat tertunda (delay), kondisi jalan raya, dan atau permasalahan penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakaheuni yang tiba-tiba macet, itu bisa menyebabkan keterlambatan," kata Johari.

 

Dia mengatakan akan terus memperbaiki segala yang kurang agar menghindari kekecewaan pelanggan dan selanjutnya memperbaikinya.

 

"Harus selalu bisa mengakomodir kebutuhan ketika kondisi terkadang tidak diinginkan, tapi sejak awal kita pikirkan perencanaan kontigensi (cadangan)," kata Johari.

 

Ketika satu kiriman mengalami keterlambatan, secara otomatis tindakan standar adalah mempercepat agar bisa mengejar waktu yang hilang.

 

Dia mencontohkan terdapat kiriman yang seharusnya sampai esok hari, tapi karena tidak dapat berangkat karena masalah seperti tidak adanya ruang kargo (off loaded of cargo space) maka yang dilakukan di esok hari adalah meningkatkan layanan dengan memberikan layanan jasa setingkat diatasnya.

 

"Dengan kata lain, tingkat pelayanan naik dari regular ke premium. Bila perlu dengan hand carry tanpa ada biaya tambahan," katanya. (Antara/arh)

 

 

 

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...