Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

"Kenapa Penjual Tempe Mogok 3 Hari?"

Recommended Posts

BANDUNG - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat Ferry Sofwan Arif berharap mogok penjual tempe dan tahu tidak terjadi selama tiga hari.Seperti diketahui, rencananya hari ini hingga tiga hari mendatang penjual tahu dan tempe melakukan mogok jualan akibat tingginya harga kedelai sebagai bahan utama pembuatan tahu dan tempe.

 

"Mogok itu aspirasi Pusat Koperasi Tahu Tempe (Puskopti) juga tetapi kalau tiga hari berhenti kenapa tidak satu hari saja. Itu juga aspirasi," kata Ferry saat dikomfirmasi Rabu (25/7/2012).

 

Menurutnya, dengan mogok tiga hari yang rugi bukan hanya pelaku usaha atau penjual tahu dan tempe, tetapi juga masyarakat atau konsumen tahu tempe. Terlebih ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap tahu tempe sangat tinggi sebagai makanan yang memenuhi protein yang menggantikan protein hewani.

 

"Dampaknya tentu kepada masyarakat tidak terpenuhinya kebutuhan tahu tempe," tambahnya.

 

Dia menambahkan, mogok penjual tahu tempe sebagai bentuk merapatkan barisan pelaku usaha tahu tempe dalam menyikapi harga kedelai yang mencapai Rp8.000 per kilogram. Mereka menuntut mengurangi bea masuk kedelai impor agar harga kedelai jadi tidak tinggi.

 

"Kita akan koordinasi nanti sama-sama tetapkan harga. Kita lihat kedelai lokal di mana saja tempat produksinya," papar dia.

 

Sebagai informasi, kebutuhan kedelai di Indonesia sebanyak 70 persen di antaranya dipenuhi dari impor, sedangkan 30 persennya dari kedelai lokal. Kebutuhan di Jabar sendiri 13 ribu ton per bulan sedangkan untuk industri tahu tempe 20 ribu ton per bulan. (gna)

(rhs)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...