Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

DUNIA PENDIDIKAN: UI luncurkan Akademi Energi Surya

Recommended Posts

DEPOK: Universitas Indonesia akan meluncurkan Program Akademi Energi Surya (Solar Academy) pertama di Asia Tenggara.  

 

Solar Academy adalah institusi pendidikan dan pelatihan tenaga surya, yang merupakan kerja sama antara Departemen Teknik Elektro Fakultas Tenik UI dan perusahaan energi terbarukan dari Jerman, Inutec Solarzentrum.  

 

Siane Indriani, Kepala Kantor Komunikasi UI, mengatakan peluncuran tersebut ditandai dengan penyelenggaraan seminar Solar Energy for Our Future, yang akan berlangsung  Selasa 24 Juli,  di Ruang Apung Perpustakaan Pusat UI, Depok.

 

Dia menuturkan Indonesia merupakan negara kaya potensi sumber energi terbarukan, khususnya  tenaga surya yang mencapai hingga 4,8 kWh/m2/hari. Namun, potensi pemanfaatan tenaga surya di Indonesia belum optimal. 

 

Jika dibandingkan dengan kapasitas pembangkit listrik terpasang di Indonesia sebesar 33,7 GW, maka kontribusi tenaga surya untuk pembangkit listrik baru sebesar 0,05%.

 

“Hal itu akan dibahas dalam seminar Solar Energy for Our Future. Juga dibicarakan mengenai potensi, perkembangan, serta penggunaan energi terbarukan di Indonesia, khususnya tenaga surya,” ujarnya dalam siaran pers UI, Senin (23/7/2012).

 

Selain itu, tambahnya, isu global mengenai energi terbarukan vs energi nuklir juga dibahas dalam seminar ini, dimana isu tersebut menjadi polemik di bidang ketahanan energi nasional. 

 

Para pembicara yang tampil a.l. Udo Dettman (pakar energi nuklir Jerman), Prof Rinaldi Dalimi (anggota Dewan Energi Nasional), Rudolf Rauch (Penanggung jawab program energy terbarukan untuk ASEAN dari GIZ), serta Alexander Kaub (CEO Inutec Solazentrum).

 

Siane menuturkan penyelenggaraan seminar ini merupakan wujud konkrit kepedulian UI terhadap arah penggunaan serta kondisi kebijakan energi nasional. Seminar ini diharapkan dapat menjawab permasalahan bangsa Indonesia mengenai krisis Ketahanan Energi Nasional. 

 

Peserta seminar terdiri dari para stakeholder terkait penggunaan dan kebijakan energi nasional, seperti pemerintah selaku penentu kebijakan energi nasional kementerian ESDM, pengelola energi nasional PT PLN Persero, kalangan pebisnis vendor Telekomunikasi, dan perusahaan sel surya serta kalangan akademisi.(msb)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...