Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

MATA AIR: 50 Sumber Di Kota Batu Diuji Laboratorium

Recommended Posts

BATU--Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Batu  melakukan pendataan dan pengujian sampel terhadap sumber air yang ada di wilayahnya.

         

 

Pengujian sampel tersebut dilakukan kepada sedikitnya 50 sumber mata air yang ada. Uji sampel juga akan dilakukan kepada sumber mata air lainnya untuk mengetahui sejauhmana kondisi air yang ada di Kota Batu.

         

 

Kepala KLH Kota Batu Mukhlis mengatakan uji sampel dilakukan untuk mengetahui sejauhmana mutu air yang dihasilkan dari sumber air tersebut. Pengujian dinilai penting untuk dilakukan karena air yang berasal dari sumber air tersebut dikonsumsi masyarakat secara langsung.

 

“Saat ini sebanyak 50 sumber air sudah kami ambil sampelnya untuk kemudian diperiksa lebih lanjut di laboratorium. Menurut rencana pengujian akan kami lakukan pada semua mata air yang ada di Batu,” ujarnya, Jumat (20/7/2012).

 

Menurutnya, sesuai data sementara jumlah sumber air di Kota Batu sebanyak 138 unit. Jumlah tersebut dimungkinkan masih akan bertambah. Dalam pengujian tersebut KLH melibatkan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti Dinas Pengairan dan Bina Marga, PDAM, dan beberapa lembaga lainnya.

 

“Pengujian dilakukan untuk mengetahui kadar air maupun jumlah debit air, termasuk peruntukan air tersebut nantinya,” jelasnya.

 

 

Saat ini, lanjut dia, beberapa sumber air di Kota Batu, selain diambil oleh PDAM juga digunakan oleh Himpunan Pengguna Air Minum (Hipam), serta irigasi pertanian.

 

Untuk Hipam dan irigasi, ujar Mukhlis,  dikelola oleh masyarakat desa atau lembaga swasta. Agar air yang digunakan itu sehat dan layak dikonsumsi oleh masyarakat, KLH sengaja melakukan pengujian dan pendataan. Terkait denganpendataan sumber mata air lainnya, KLH akan melibatkan dinas terkait.

 

Keberadaan sumber air di Batu mendapat perhatian serius dari KLH. Maklum, dalam beberapa kurun tahun terakhir jumlah debit sumber air di Kota Batu diprediksi terus turun. (bas)

 

Penyebab turunnya debit air tersebut  diantaranya akibat banyaknya alih fungsi lahan. Dimana eforia reformasi yang tidak terkontrol dengan membuka lahan yang semestinya sebagai hutan lindung dan resapan air berubah menjadi lahan perkebunan sayur dan sebagainya.

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...