Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Investasi Korsel Ditargetkan USD50 Miliar

Recommended Posts

siWOcQRly7.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan, investasi Korea Selatan (Korsel) di Indonesia hingga 2014 mendatang bisa mencapai sekira USD50 miliar. Menteri Perindustrian MS Hidayat memperkirakan, realisasi nilai investasi Korsel di Indonesia hingga semester I-2012 telah mencapai USD15 miilar."Kita mengutamakan investasinya masuk ke Indonesia dengan suatu target jumlah tertentu. Di sektor perdagangan, banyak bidang komoditi yang kita kita lakukan. Namun dalam investasi, saya ingin agar investasinya masuk dengan target setiap tahunnya berapa," kata Hidayat seusai bertemu dengan Wakil Menteri Ekonomi Pembangunan Korsel Yoon Sang Jick, di Kemenperin, Jakarta, Jumat (20/7/2012).

 

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah sektor industri untuk menarik investasi Korsel, seperti automotif, baja, petrokimia, elektronika, dan smelter.

 

"Saya juga mengundang mereka masuk di sektor smelter. Mereka mau masuk di bisnis yang lain, terutama yang berhubungan dengan sumber daya alam,” ujarnya.

 

Hidayat mengaku, pemerintah Korsel mengeluhkan masalah demonstrasi buruh yang sering terjadi di Indonesia. Untuk itu, Hidayat menegaskan, pemeirntah akan terus berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di Tanah Air.

 

Hidayat menambahkan, pada November mendatang, para pengusaha Korsel akan bertemu dengan sejumlah menteri Indonesia untuk membahas mengenai berbagai hal, termasuk investasi.

 

Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kemenperin Agus Tjahajana menuturkan, dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Korsel Yoon Sang Jick, membahas masalah-masalah yang dihadapi oleh investor Korsel di Indonesia, termasuk soal tenaga kerja.

 

"Dan kita telah melaporkan tentang apa yang difasilitasi. Corporate tax, tax holiday, tanah, isu lingkungan, ketenagakerjaan," kata Agus.

 

Hidayat menambahkan, hingga saat ini, komitmen investasi Korsel terlihat di sejumlah sektor industri, seperti baja, ban mobil, dan petrokimia. (Sandra Karina/Koran SI/ade)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...