Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

MUDIK LEBARAN: Pengguna Sepeda Motor Diprediksi Naik 27%

Recommended Posts

JAKARTA: Diprediksikan jumlah masyarakat DKI Jakarta yang menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan mudik saat lebaran akan meningkat lebih dari 27% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

 

Dinas Perhubungan DKI menghimbau masyarakat untuk kembali menggunakan angkutan publik yang sudah disediakan oleh pemerintah.

 

Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono mengatakan bahwa penggunaan kendaraan bermotor rawan kecelakaan.  "Kalau orang naik motor itu di atas 3 jam sudah hilang konsentrasinya. Banyangkan saja sambil membawa barang yang banyak dan membonceng. Kalau masalah tarif, untuk masyarakat sudah disediakan bus ekonomi yang harganya terjangkau," ujar Pristono, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (20/7/2012).

 

Menurut perhitungan Dishub, karena jumlah pengendara motor yang semakin tinggi, diperkirakan masyarakat yang menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan mudik mencapai 1,5 juta jiwa atau bertambah 27,8% dari 1,1 juta jiwa pada 2011.

 

Peningkatan jumlah penumpang juga terjadi pada pengguna kendaraan mobil pribadi sebanyak 17% (4,4 juta jiwa). Malah, ia menyayangkan penggunaan angkutan publik sebagai kendaraan mudik diperkirakan akan mengalami penurunan.

 

Pengguna angkutan laut/kapal tercatat akan mengalami penurunan 19%, begitu pula pada pengguna bus angkutan kota antar provinsi (AKAP) sebanyak 9%. Disebabkan penurunan jumlah gerbong yang disediakan karena kondisi yang tidak layak, sambungnya, diperkirakan jumlah penumpang pengguna kerteta api juga menurun sebanyak 7%.

 

Bahkan untuk pengguna bus AKAP, tutur Pristono, jumlah penurunan sudah terjadi sejak tahun 2011 lalu. Ia menyampaikan bahwa banyak bus yang kosong, karena jumlah penumpangnya sedikit. Jumlah penumpang terdeteksi menurun di Terminal Kampung Rambutan dan Lebak Bulus pada tahun lalu.

 

"Hanya pesawat saja yang mengalami peningkatan sampai 18,28%.

 

Orang-orang tadi banyak yang beralih menggunakan angkutan udara karena harga yang ditawarkan saat ini lebih murah. Seringkali harga tiket kereta sama dengan harga yang ditawarkan oleh pesawat. Ini yang membuat orang beralih menggunakan angkutan udara," papar Pristono.(msb)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...