Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

INDUSTRI PENERBANGAN: 'Delay', Garuda Bayar Kompensasi

Recommended Posts

PEKANBARU: Maskapai Garuda Indonesia mengeluarkan kompensasi terhadap seluruh penumpang awak pesawat tersebut yang sebelumnya sempat mengalami delay akibat tergelincirnya salah satu pesawat di Bandara SSK II Pekanbaru.

 

"Pemulihan atas insiden tergelincirnya Garuda GA 174 pada Selasa (17/7) lalu telah dilakukan. Mulai dari pembersihan jalur bandara hingga pemberian kompensasi berupa kupon terhadap seluruh penumpang yang sempat mengalami keterlambatan ketika peristiwa itu terjadi," kata General Manager (GM) Garuda Indonesia Cabang Pekanbaru, Riau, Suyatno di Pekanbaru, Kamis (19/7/2012).

 

 

Kompensasi yang dimaksud, demikian Suyatno, yakni berupa uang tunai dengan besaran yang sesuai pada Peraturan Menteri Nomor.77 Tahun 2011.

 

 

Dalam Permen No.77 Tahun 2011 itu disebutkan bahwa sesungguhnya penumpang pesawat dari sebuah maskapai penerbangan yang delay atau mengalami keterlambatan dari waktu atau jam penerbangan yang telah ditentukan lebih dari empat jam, maka Maskapai Penerbangan itu wajib memberikan asuransi ganti rugi Rp300.000 untuk setiap penumpang.

 

 

Selanjutnya bagi setiap penumpang yang kehilangan bagasi maskapai penerbangan akan memberikan ganti rugi sebesar Rp200.000  per kilogram maksimun Rp4 juta, bagasi dianggap hilang apabila dalam 14 Jam tidak dapat ditemukan.

 

 

Untuk kehilangan sementara bagasi penumpang juga mendapat ganti rugi uang tunggu Rp200.000 per hari paling lama 3 hari, sedang bagi bagasi penumpang yang rusak disesuaikan dengan jenis, ukuran, bentuk dan merek barang.

 

 

Sementara itu, untuk kargo yang hilang, pengangkut membayar ganti rugi Rp100.000 per kilogram dan yang rusak Rp50.000  per kilogram. Bila penumpang meninggal dunia, dalam Permen tersebut juga diatur asuransinya, yakni Rp1,25 miliar.

 

Suyatno menjelaskan sejumlah penumpang yang sempat mengalami delay akibat peristiwa itu juga sempat memberikan penginapan di sejumlah hotel yang ada di Pekanbaru.

 

 

Kemudian semalam (Rabu 18/7), kata dia, seluruh penumpang tersebut juga telah diterbangkan dengan menggunakan sembilan armada yang telah disiapkan.

 

 

"Sebenarnya, dalam sehari, Garuda Indonesia mempersiapkan enam armada penerbangannya. Namun, tiga lagi yang merupakan pesawat cadangan terpaksa diturunkan untuk mengakomodir seluruh penumpang itu," katanya.(Antara/msb)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...