Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

RATING ASURANSI: Peringkat Himalaya Pelindung [Idr] BBB+

Recommended Posts

JAKARTA: PT ICRA Indonesia (ICRA Indonesia) memberikan peringkat [idr] BBB+ dengan prospek stabil terhadap kemampuan membayar klaim PT Asuransi Himalaya Pelindung (Himalaya).

 

Dalam siaran pers hari ini 17 Juli 2012, peringkat yang diberikan kepada Himalaya Pelindung mengindikasikan kemampuan membayar klaim yang moderat dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan asuransi domestik yang lain.

 

Peringkat ini telah mempertimbangkan kinerja Himalaya yang cukup solid dalam menghasilkan premi,

profitabilitas yang membaik, dan permodalan yang relatif kuat.

 

Di sisi lain, peringkat ini dibatasi oleh loss ratio yang relatif tinggi --yang dapat dihubungkan dengan rasio retensi yang juga tinggi--, tingkat kompetisi yang semakin ketat di lini bisnis utamanya, dan fleksibilitas finansial yang terbatas.

 

Peringkat dapat mengalami perbaikan bila Himalaya meningkatkan profil operasionalnya seperti diversifikasi yang semakin baik ke segmen-segmen non-kendaraan bermotor --yang tingkat kompetisinya lebih rendah-- dan/atau memperkuat fleksibilitas finansialnya.

 

Sebaliknya, peringkat ini dapat mengalami tekanan jika Himalaya mengalami penurunan kinerja operasional dan/atau jika Himalaya berekspansi secara agresif dengan mengkompromikan kebijakan underwriting/pertanggungannya, yang dapat menekan profil finansialnya.

 

PT Asuransi Himalaya Pelindung merupakan perusahaan asuransi umum yang sebelumnya dikenal

dengan nama PT Asuransi Nirbaya Sraya, yang memulai operasinya pada 1983 dengan hanya

bergerak pada lini asuransi harta benda dan kendaraan bermotor.

 

Berawal dari melayani pelanggan di daerah Pecinan di Jakarta dan Bandung, perusahaan ini telah memperluas basis pelanggannya dengan menarik pemegang saham-pemegang saham baru (yang merupakan profesional-profesional dalam bidang asuransi dengan pengalaman lebih dari 25 tahun) dan membawa serta mitra reasuransi terkemuka seperti Swiss Re.

 

Saat ini perusahaan memiliki 23 cabang dan 14 kantor pemasaran yang tersebar di pulau Sumatra, Jawa dan Kalimantan.

 

Pemegang saham Himalaya seluruhnya terdiri dari kalangan profesional asuransi seperti Kornelius

Simanjuntak (38%), Budhi Hartono Hadi Purnomo (38%), dan Josef Sunarwinto (24%).

 

Selama 2011, Himalaya menghasilkan premi bruto sebesar Rp160,4 miliar (naik 19,1% dari tahun

sebelumnya) dengan pendapatan premi neto sebesar Rp101,3 miliar (naik 11,1%).

 

Pada kuartal I 2012, premi bruto tercatat sebesar Rp 21,5miliar (turun 15%) dengan pendapatan premi neto Rp15,6 miliar (naik 2%). (faa)

 

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...