Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

MASUK BURSA: Pemerintah Dinilai Kurang Serius Dorong BUMN untuk Listrik

Recommended Posts

JAKARTA: Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) menilai pemerintah kurang serius mendorong BUMN untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal.

 

Ketua Umum AEI Airlangga Hartarto menyatakan permintaannya lagi agar BUMN sektor perkebunan masuk ke pasar modal.

 

Hal itu disampaikan Airlangga terkait minimnya jumlah BUMN yang menggelar penawaran umum perdana IPO  (initial public offering).

 

"Sektor kuat seperti sektor perkebunan tidak didorong-dorong [masuk bursa], padahal banyak. Mungkin ada masalah, atau mungkin juga takut dengan transparansi. Lebih banyak yang swasta sekarang," ujar Airlangga dalam sosialisasi peraturan Bapepam-LK sore ini.

 

Dia mengatakan, sebagai salah satu anggota Komisi VI DPR, baru ada salah satu emiten yang sedang diproses untuk IPO tahun ini, yaitu PT Semen Baturaja.

 

IPO perusahaan infrastruktur itu, lanjutnya, juga belum pasti dapat lolos dari proses di DPR sehingga belum tentu ada BUMN yang melantai di bursa tahun ini.

 

Menurutnya, jumlah BUMN yang IPO tergantung dari pengajuan yang dilakukan pemerintah, bukan dari sisi DPR.

 

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Ito Warsito mencatat sejak 1991 jumlah BUMN yang sudah mencatatkan sahamnya di papan bursa baru 18 perusahaan. "Tiap tahun satu emiten BUMN [yang IPO] saja tidak ada." (sut)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...