Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Bakrie Klaim Pembangunan Pipa Gas Kepodang Tak Terlambat

Recommended Posts

TdFSy4CyEM.jpgLogo BNBR. (Foto: dok BNBR)

 

 

 

JAKARTA - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melalui PT Bakrie Oil & Gas Infrastructure sebagai pelaksana pembangunan pipa Gas Kepodang mengklaim pembangunan pipa gas tersebut tidak terlambat.Pihak BNBR menyatakan, pembangunan ini merupakan bentuk dukungan BNBR terhadap proses transformasi energi dari BBM ke gas bumi yang giat dilakukan pemerintah. Sehingga sejak awal berkomitmen menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu sesuai target Pemerintah dalam hal ini BP Migas dan BPH Migas.

 

"Pembangunan pipa gas Kepodang akan menyesuaikan dengan rencana pembangunan platform produksi gas Petronas," jelas Direktur Bakrie Oil & Gas Infrastructure, Bambang Banyudoyo, dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Selasa (17/7/2012).

 

Sekadar informasi, lapangan gas Kepodang yang dikelola oleh Petronas baru akan berproduksi pada akhir 2014, sehingga pembangunan pipa gas oleh Bakrie & Brothers akan sesuai dengan jadwal.

 

Saat ini BNBR masih menunggu penugasan dari BPH Migas dan finalisasi (penandatanganan) Gas Transportation Agreement (GTA) atau Perjanjian Pengangkutan Gas oleh Petronas Carigali Muriah Limited (PCML), Bakrie & Brothers (BNBR) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

 

Perjanjian tersebut akan menjadi dasar bagi perseroan dalam pembangunan pipa sepanjang 207 kilometer (km) tersebut. Diharapkan penugasan tersebut dari BPH Migas kepada BNBR dapat diterima akhir bulan Juli ini dan dapat segera ditindaklanjuti.

 

Dia menambahkan, BNBR juga sudah mengirimkan surat kepada Kementerian ESDM mengenai komitmen perseroan untuk menyelesaikan pembangunan pipa kepodang bersamaan dengan produksi gas dari Petronas.

 

Pembangunan Pipa Gas Kepodang merupakan bentuk dukungan BNBR terhadap proses transformasi energi dari BBM ke gas yang giat dilakukan pemerintah.

 

"Dengan skema ini, biaya pembangunan pipa tidak termasuk dalam cost of recovery yang tentunya menguntungkan bagi negara dan akan banyak sumur-sumur marjinal sepanjang jalur pipa yang dapat memanfaatkan pipa open access tersebut," pungkasnya. (ade)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...