Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

Bisnis tak berkembang, infrastruktur IT di kawasan timur terbengkelai

Recommended Posts

MAKASSAR: Pemerintah mengakui pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia belum merata, khususnya di kawasan Timur Indonesia (KTI) karena minimnya minat perusahaan penyedia jasa telekomunikasi untuk mengembangkan bisnisnya.

 

 

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Suprawoto mengatakan, 70% pembangunan infrastruktur telekomunikasi masih terkonsentrasi di kawasan Barat Indonesia.

 

 

”Kondisi tersebut dipengaruhi minimnya minat perusahaan penyedia jasa telekomunikasi termasuk PT Telkom, untuk mengembangkan bisnisnya karena dirasa kurang menguntungkan,” kata Suprawoto.

 

 

Mengatasi persoalan tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan program MPLIK. Khusus di Sulsel, tahun ini disalurkan 105 unit mobil yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses internet secara gratis terutama di daerah terpencil.

 

 

Guna mengoptimalkan program ini, pihaknya akan menanggung biaya operasionalnya selama empat tahun, sehingga tidak membebani keuangan daerah.

 

 

Gubernur Provinsi Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, jumlah bantuan pemerintah pusat melalui MPLIK di Sulsel masih cukup rendah, dibanding jumlah kecamatan yang mencapai 435 kecamatan.

 

 

”Kami akan berinisiatif meminta tambahan unit ke Kementerian Komunikasi dan Informatika, terutama untuk wilayah kepulauan,” ujarnya. (arh)

 

 

 

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...