Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

KONTRAK KARYA KOBA TIN: Pemerintah tak akan perpanjang

Recommended Posts

JAKARTA: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa pemerintah tidak perlu memperpanjang izin Kontrak Karya (KK) milik PT Koba Tin.

 

Hal ini diungkapkan oleh Thamrin Sihite, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM usai Pembukaan Indonesian Mining Association (IMA) CSR Expo di Jakarta Convention Center (JCC).

 

“Kami menilai tidak perlu ada perpanjangan kontrak karya,” kata Thamrin, Kamis (12/7).

 

Alasan tidak perlu dilakukan perpanjangan kontrak perusahaan timah tersebut lantaran PT Koba Tin dirasa sudah mampu untuk mengelola tambang timah. Sehingga tidak perlu dilakukan perpanjangan kontrak lagi. “Bahkan smelter pun kita sudah mampu,” tegasnya.

 

Menurut Thamrin, teknologi yang digunakan oleh PT Koba Tin dalam mengelola timah sudah bisa diadopsi oleh perusahaan nasional. Jika tujuannya untuk kepentingan nasional, maka sebaiknya diserahkan kepada perusahaan nasional.

 

Sebagai informasi, PT Koba Tin merupakan perusahaan eksplorasi dan pengolahan tambang timah patungan di Bangka Belitung antara PT Timah Tbk (25 %) dan Malaysia Smelting Corporation Berhard (75 %).

 

Kontrak Karya (KK) PT Koba Tin ditetapkan berakhir pada 2003, namun Menteri ESDM yang ketika itu dijabat oleh Purnomo Yusgiantoro memperpanjang KK PT Kobatin hingga April 2013.

 

Kemudian, pada April 2012 lalu, PT Koba Tin mengajukan ijin perpanjangan kepada Kementrian ESDM. Adapun PT Koba Tin memiliki luas areal lahan sebesar 41.510,3 hektare (ha).

 

Berdasarkan data Kementrian ESDM, produksi Koba Tin tiap tahunnya mengalami penurunan. Produksi Koba Tin sempat mengalami produksi puncak mencapai 24.000 ton. Namun, pada 2010 lalu, produksi timah Koba Tin di bawah 10.000 metrik ton. (11/Bsi)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...