Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Jumlah Orang Kaya di Asia Susul Amerika Utara

Recommended Posts

qpbGyB5P40.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

NEW YORK - Untuk pertama kalinya, masyarakat di Asia memiliki jutawan lebih banyak ketimbang Amerika Utara. Menurut penelitian dari Capgemini dan RBC Wealth Management, jumlah jutawan di Amerika Utara turun menjadi 3,4 juta pada 2011, sementara di Asia jumlah jutawan meningkat 1,6 persen, dan melonjak lebih dari 3,4 juta jiwa.Secara keseluruhan, saat ini terdapat 11 juta orang yang memiliki aset lebih dari USD1 juta (tidak termasuk tempat tinggal mereka).

 

Memang jika dilihat secara negara, Amerika Serikat (AS) masih menempati urutan pertama dengan jumlah jutawan perorangan terbesar. tahun lalu, AS mencatat ada 3,067 juta jutawan, dan total kekayaan Amerika Utara mencapai USD11,4 triliun dibandingkan dengan Asia yang hanya sebesar USD10,7 triliun. Sekadar informasi, dalam risetnya, RBC mengkategorikan Asia adalah China, Japan, India dan 12 negara lainnya.

 

Pertumbuhan jutawan di Asia, merupakan bukti adanya peralihan pertumbuhan ekonomi dunia. Eropa dan Amerika sudah menjadi "uang tua", dan Asia adalah "uang baru".

 

Sementara, potensi "uang baru" lainnya berada di Amerika Latin, Afrika, dan negara-negara perbatasan lainnya. Jumlah jutawan di kawasan Timur tengah meningkat 2,7 persen, dan di Afrika melonjak 3,9 persen. Akan tetapi, Amerika Latin mencatat pertumbuhan jutawan terbesar, dengan kenaikan mencapai 5,4 persen, meskipun pada kenyataannya jumlah jutawan di sana hanya 500 ribu orang.

 

"Hal ini penting, karena untuk pertama kalinya, tahun ini, ASia pasifik memiliki jutawan dengan pendapatan kategori sangat tinggi, lebih banyak dari negara lain," ungkaop kepala peneliti RBC Wealth Management, George Lewis, seperti dilansir dari CNBC, Rabu (20/6/2012).

 

Sementara Asia mendapatkan pertumbuhan signifikan karena meningkatnya jumlah jutawan individu, namun jutawan di dunia tidak terlalu terpengaruh tahun lalu. Pasalnya, jumllah jutawan tetap flat, dan total kekayaan para jutawan di seluruh dunia turun untuk pertama kali sejak krisis di 2008. Jika diakumulasikan, total kekayaan jutawan di seluruh dunia masih merosot 1,7 persen menajdi USD42 triliun.

 

Para jutawan juga tidak bertambah kaya karena adanya resesi, hal ini ditujukan oleh inflasi meningkat. Jumlah jutawan di Amerika telah turun selama lima tahun terakhir. Jumlah individu yang mempunyai kekayaan lebih dari USD30 juta turun 2,5 persen, sementara jutawan dengan aset berkisar pada USD5-USD10 juta hanya turun satu persen. Sedangkan jumlah jutawan yang memiliki aset USD1-USD5 juta telah meningkat sebesar 1,1 persen.

 

Menurut RBC, Penurunan ini sebagian besar didorong oleh kinerja pasar saham, dan melambatnya pertumbuhan PDB seluruh dunia,

 

Meski demikian, 11 juta orang jutawan ini, tetap memiliki kekayaan lebih, dibandingkan akumulasi 99 persen penduduk AS. Namun, RBC mengatakan prospek jutawan untuk tahun ini adalah penuh ketidakpastian, karena perlamabtan ekonomi dan politik, termasuk krisis euro. (mrt)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...