Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Banyak Diekspor, Kualitas Jamu RI Menurun

Recommended Posts

R84czlGDTa.jpgIlustrasi. Foto: Corbis

 

 

 

JAKARTA - Kualitas jamu di Indonesia diakui mengalami penurunan. Hal itu karena komoditas terbaik untuk jamu banyak yang diekspor sehingga berpengaruh terhadap jamu asli Indonesia."Misalnya temulawak, temulawak yang konsumsi masyarakat Indonesia sekarang ini mutunya turun, kenapa? Yang bagus-bagus diekspor ke luar negeri khususnya ke Korea dan China," kata Ketua Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GPJI) Charles Saerang, di Jakarta, Selasa (12/6/2012).

 

Dirinya pun khawatir mutu jamu di Indonesia akan menjadi hancur. Ini karena banyak impor bahan jamu termasuk kunyit, ekstraknya diambil dari Negeri Tirai Bambu, yakni China. "Kan lucu, dia yang ambil bahan kita tapi ekstraknya dia yang impor," tambahnya.

 

Meski regulasi untuk industri jamu dirasakan lebih dari cukup, Charles mengritik rendahnya pembinaan Kementerian Kesehatan terhadap pelaku industri jamu di dalam negeri. "Pola pikir mengangkat image jamu mana? Enggak ada, cuma ngomongnya saja regulasi," jelasnya.

 

Selain itu, Charles melihat saat ini pelaku industri jamu di Tanah Air mulai menurun, yang sebelumnya berjumlah ratusan pengusaha. "Sudah mulai turun, nggak mau bikin jamu lagi karena di-sweeping terus ditangkepin sama oknumnya dibuatlah pemerasan, jadi ATM," sebutnya.

 

"Jadi anggota kita banyak yang kena ATM, kenapa? Karena enggak ngerti aturan, diambil semua barang-barangnya termasuk ATM juga itu," pungkasnya. (Iman Rosidi/Sindoradio/ade)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...