Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

IHSG Ambruk, Rupiah Tetap Tenang

Recommended Posts

Mwyrn1uhBo.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

JAKARTA - Sentimen negatif nampaknya masih menaungi pergerakan saham-saham di Asia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada pembukaan tadi, IHSG langsung anjlok tiga persen ke 3.684.Belum adanya kepastian di zona Eropa, membuat investor cenderung melarikan diri ke aset safe haven, dan lebih memilih dolar Amerika Serikat (AS) ketimbang komoditas lainnya. Hal ini, tentu membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami tekanan.

 

Meski begitu, rupiah tetap stabil di kisaran Rp9.450 per USD. Data Bloomberg mencatat, rupiah diperdagangkan di Rp9.440 per USD, atau melemah 85 poin. Sedangkan yahoofinance mencatat rupiah diperdagangkan di level Rp9.448 per USD.

 

Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih, mengungkapkan Bank Indonesia (BI) terus menjaga pasar termasuk intervensi di pasar forward, sehingga nilai tukar rupiah bisa kembali ke level Rp.9.390 per USD akhir pekan lalu. Sementara itu indeks di bursa Asia juga masih melemah, termasuk IHSG.

 

Namun, sentimen global yang masih negatif dengan kondisi pasar AS dan Eropa ditutup turun pada akhir perdagangan mingu lalu, mensinyalkan Koreksi kemungkinan masih berlanjut dengan memburuknya kondisi perbankan di Spanyol. "Untuk rupiah, kami perkirakan masih dalam penjagaan BI," kata dia dalam risetnya, Senin (4/6/2012).

 

Sebelumnya, IHSG anjlok lebih dari tiga persen pada awal perdagangan pekan ini. Alhasil, IHSG didaulat menjadi pemimpin pelemahan indeks di Asia Pasifik pagi ini. IHSG anjlok 115 poin atau tiga persen ke 3.684. Sementara LQ45 turun 24,25 poin menjadi 617,18.

 

Bursa Asia pagi ini terpantau dibuka melemah signifikan sekira dua persen terimbas koreksi yang terjadi di bursa AS. Sementara harga minyak melanjutkan pelemahannya ke level USD82,4 per barel diikuti beberapa harga metal di pasar Asia. Beberapa saham berbasis komoditas diperkirakan akan kembali mengalami tekanan koreksi.

 

Nikkei anjlok 174 poin atau 2,06 persen ke 8.266, Hang Seng turun 437,83 poin atau 2,36 poin ke 18.120 dan Straits Times turun 40,54 poin atau 1,487 poin ke 2.705,17. (mrt)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...