Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Marak Sentimen Negatif, Minyak Mentah Merosot ke USD101/Barel

Recommended Posts

8B3vf11Qzx.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

SINGAPURA - Harga minyak mentah pada perdagangan global semakin terpuruk. Bahkan menjadi yang terpuruk dalam lima setengah tahun terakhir secara beruntun. Sementara tekanan lainnya juga datang dari indeks manufaktur China yang tumbuh tidak sesuai ekspektasi.Melansir Bloomberg, Jumat (1/6/2012), harga minyak berjangka merosot 0,7 persen setelah menurun secara bulanan pada 2008 lalu. Sedangkan Purchasing Managers Indeks (PMI) di China jatuh ke 50,4 pada mei, di bawah perkiraan para analis sebesar 52.

 

Faktor lainnya, pengangguran di Amerika Serikat (AS) tercatat meningkat. Di sisi lain, angka persediaan minyak mentah negari Paman Sam tersebut mencapai tingkat tertingginya dalam 22 tahun terakhir. Sentimen negatif lain juga datang dari turunnya peringkat kredit delapan regional Eropa oleh Fitch rating.

 

"Salah satu masalah utama Eropa adalah telah memanifestasikan seluruh ekonomi dunia sebagai dampak penurunan kepercayaan dari konsumen dan bisnis," ujar Kepala Analis Pasar pada CMC Market Ric Spooner, di Sydney.

 

Harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun 63 sen ke USD85,90 per barel. Sementara dalam perdagangan elektronik di Nymex WTI merosot ke USD86,05 per barel, serta merupakan penutupan terendah sejak 20 Oktober 2011. Harga ini lebih rendah 13 persen, atau jatuh 5,2 persen minggu ini.

 

Selain itu, harga minyak mentah jenis Brent untuk Juli turun 38 sen atau 0,4 persen ke USD101,49 per barel di perdagangan London ICE Futures Europe Exchange. Serta harga premi kontrak Brent terhadap WTI kembali melebar ke USD15,35 per barel, dari sebelumnya USD14,34 per barel.

(mrt)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...